RDP Dengan Mitra Kerja Bahas Tindaklanjut Hasil Turun Lapangan, Berikut Kegiatan DPRD Sulut

Sulut,GN – Berikut informasi kegiatan Sekretariat dan DPRD Sulawesi Utara, Senin 04 Mei 2026.

1. IBADAH RUTIN PIMPINAN DAN ANGGOTA DPRD, SEKRETARIAT DRPD SERTA FORUM WARTAWAN DPRD SULUT, Pukul  09.00.Wita bertempat  di Ruang Rapat Paripurna.

2. RAPAT LANJUTAN PEMBAHASAN PANSUS PERATURAN DPRD PROV.SULUT TENTANG TATA TERTIB DPRD, Pukul  11.00 Wita bertempat di Ruang Rapat DPRD.

3. RAPAT INTERNAL KOMISI II, Pukul  10.30 Wita bertempat di Ruang Rapat Komisi II

4. RDP KOMISI III BERSAMA DINAS PUPR DAERAH PROV. SULUT DAN UPTD WLYH II BOLAANG MONGONDOW PROV.SULUT DLM RANGKA TINDAK LANJUT HASIL KUNJUNGAN LOKASI KOMISI III, Pukul  13.00 Wita bertempat di Ruang Rapat Komisi III

5. KEPALA BALAI JALAN NASIONAL (BPJN) BERSAMA STAKEHOLDER TERKAIT DLM RANGKA TINDAKLANJUT HASIL KUNJUNGAN LAPANGAN, Pukul  14.00 Wita bertempat di Ruang Rapat Komisi III. (sisco)




Bahas Kerjasama, Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou Manado Terima Kunjungan Kerja Rektor Universitas Klabat

Manado,GN- Direktur Layanan Operasional RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dr Wega Sukanto,SpB,TKV(k) menerima kunjungan kerja Tim Universitas Klabat (Unklab) yang dipimpin langsung Rektor Unklab Danny Ivan Rantung,MBA. Ph,D, di aula lantai 2 kantor pusat RS Kandou,Kamis (16/1/2025).

Kunjungan kerja ini bertujuan membahas kerjasama RSUP Kandou Manado dalam mendukung pembukaan Prodi Kedokteran di Unklab. Dalam kerjasama ini, RSUP Kandou Manado diharapkan, dapat berperan sebagai rumah sakit pendidikan yang akan mendukung proses pembelajaran mahasiswa kedokteran Unklab.

“Kami menyambut baik rencana pembukaan Prodi Kedokteran di  Unklab. RSUP  Kandou Manado siap mendukung pengembangan Prodi Kedokteran di Unklab dengan memberikan fasilitas  dan sumber daya yang diperlukan untuk proses pembelajaran,” kata dr Wega.

Lanjut dr Wega, kerjasama ini merupakan langkah  penting dalam meningkatkan akses  pendidikan kedokteran di Sulawesi Utara.

” Untuk itu kami berharap  kerjasama ini dapat menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional untuk melayani masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Rektor Unklab Danny Ivan Rantung,MBA,PhD memberikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan RSUP Kandou Manado terhadap rencana dari Universitas Klabat. Rektor pun berharap kerjasama ini dapat terjalin dengan baik dan berkelanjutan untuk mendukung pembukaan Prodi Kedokteran di Unklab.

“Kami mengharapkan dukungan yang  berkelanjutan dari RSUP Kandou Manado dalam menjalankan program pendidikan kedokteran di Unklab. Kerjasama ini akan  menjadi  langkah penting dalam  meningkatkan  kualitas pendidikan  kedokteran  di Sulawesi Utara,” tukas Rektor. (sisco/*)




Temui Menteri PANRB RI, Bupati Sangihe Bahas Penataan Birokrasi Dan Penyelesaian Isu THL

SANGIHE,GN – Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde,SH,MH bertemu dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, untuk mendiskusikan strategi penataan birokrasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe serta penyelesaian isu tenaga honorer lepas (THL), Kamis (16/01/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Pj. Bupati Wounde menyampaikan rencana penataan birokrasi yang mencakup pengisian jabatan kosong dan rotasi jabatan, pembinaan jabatan fungsional serta rasionalisasi perangkat daerah yang kurang efektif dan efisien guna menciptakan penyelenggaraan sistem pemerintahan yang lebih berkualitas. “Kami berkomitmen untuk memastikan birokrasi di Sangihe menjadi lebih profesional dan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ungkap Wounde.

Selain itu, diskusi juga berfokus pada penyelesaian masalah tenaga honorer, untuk diangkat menjadi PPPK. Pj. Bupati Wounde menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah pusat untuk memastikan proses transisi THL ke PPPK berjalan lancar, termasuk memberikan pendampingan bagi daerah dalam penyelesaian administratif dan teknis. “Kami juga membutuhkan solusi yang jelas untuk THL yang belum berhasil diangkat menjadi PPPK agar tetap memiliki kesempatan berkontribusi di sektor pelayanan publik. Mereka adalah orang-orang yang telah banyak berkontribusi untuk daerah sehingga layak untuk diperjuangkan agar bisa diangkat menjadi PPPK.

Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus mendorong percepatan pengangkatan THL menjadi PPPK sebagai bagian dari reformasi sistem ASN. Namun, untuk THL yang belum memenuhi syarat, pemerintah akan mengarahkan skema solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan daerah. “Kami berkomitmen memberikan kebijakan yang adil dan proporsional, sehingga proses penataan THL tidak mengganggu pelayanan publik di daerah,” ujar Rini Widyantini.

Pertemuan ini menjadi langkah yang sangat penting dalam mempercepat reformasi birokrasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe serta memberikan kepastian bagi seluruh THL terkait status kepegawaian mereka.

“Apa yg sudah saya mulai saya akan kawal dan tuntaskan, misalnya penempatan pegawai the right man on the right place, pengangkatan pegawai/THL dan pembinaan jabatan fungsional serta rasionalisasi perangkat daerah yg kurang efektif dan efisien”. Wounde menyarankan juga agar Pemkab Sangihe terus berkoordinasi dengan pusat walaupun dirinya nantinya sudah selesai dalam tugas jabatannya sebagai Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe. “Saya akan tetap membantu Daerah ini asalkan semua elemen baik eksekutif, legislatif dan masyarakat mau bergandeng tangan untuk membangun demi kemajuan bersama” ungkapnya.

Dalam kesempatan bertemu baik dengan Ibu Menteri PanRB dan juga Pak Mendagri Pj. Bupati yang didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra selaku Ketua Panitia, juga menyampaikan undangan sekaligus menyampaikan harapan Pemerintah dan masyarakat Sangihe agar beliau berdua bisa mengambil bagian menjadi tamu kehormatan dalam perayaan HUT ke-600 dan Pesta Adat Tulude.(RB)




Panas! Diskusi Terkait Penyesuaian Tarif PDAM Dan Rumah Sakit

SANGIHE,GN- Bertempat di ruang rapat rumah jabatan Bupati ,(4/5/2024), telah digelar diskusi bersama antara Pemerintah daerah, Direktur rumah sakit dan Direktur PDAM dengan aliansi aktivis Nusa Utara, yang membicarakan tentang Kenaikan penyesuaian tarif di PDAM dan rumah sakit.

Forum diskusi, langsung dipimpin oleh Penjabat Bupati Sangihe dr.Rinny Tamuntuan dan didampingi para asisten Setda.

Sebagai moderator adalah asisten dua Gregorius Londo, memberikan kesempatan pertama kepada pihak aliansi aktivis nusa Utara untuk menyampaikan apa tujuan dan harapan dalam diskusi tersebut,khususnya terkait Kenaikan tarif PDAM

Dari beberapa perwakilan aliansi aktivis Nusa Utara menyampaikan beberapa hal diantaranya, keluhan Kenaikan tarif PDAM dan RS yang terlalu memberatkan masyarakat ditengah-tengah kesulitan ekonomi saat ini.

Mereka pun meminta dalam closing statment , agar Kenaikan tarif PDAM dibatalkan atau naik secara bertahap.

” Kenaikan tarif PDAM ini sangat memberatkan masyarakat Sangihe, apa lagi di tengah-tengah kesulitan ekonomi saat ini, jadi kami minta Kenaikan tarif PDAM dan RS Sakit dibatalkan atau kenaikannya secara bertahap “kata Charles Aktivis Nusa Utara ini.

Jeck Seba , juga yang tergabung dalam aliansi aktivitas Nusa Utara ini pun mempertanyakan kualitas air dan pelayanan PDAM yang tidak sesuai harapan masyarakat, selain kedua anggota aktivis diatas beberapa orang pun menyampaikan hal-hal terkait Kenaikan tarif, Pelayanan dan manajemen PDAM.

Setelah pihak aliansi aktivis Nusa Utara selesai mengutarakan hal-hal yang mereka sampaikan, moderator memberikan kesempatan kepada Direktur PDAM Tahuna untuk memberikan komentar dan penjelasan.

Dalam Penjelasannya Direktur PDAM Teguh Salainti menyampaikan, bahwa regulasi yang dipakai adalah permendagri tahun 2017 dan tahun 2022 bukan regulasi 2007.

” Yang kami pakai ini adalah regulasi permendagri tahun 2017, dan 2022, tidak mengatur lagi 2007, kalau 2007 minta maaf saya tidak bisa menjawab, karena regulasinya sudah berbeda dengan apa yang kami pakai, regulasi 2017 dan diperbaharui dengan regulasi tahun 2020 itu terakhir, gampang sekali perhitungannya, dan saya kira teman-teman ini sudah banyak kali datang diruangan saya, dan saya sudah jelaskan secara transparan dan tidak ada yang disembunyikan disini,”terangnya.

Lebih jauh Salainti menjelaskan bahwa, pemberlakuan penyesuaian tarif telah mengikuti tahapan yaitu, dilakukan uji publik dan mengikuti aturan yang ada.

Ketika Direktur PDAM menjelaskan, pihak aliansi aktivis nusa Utara memotong pembicaraan, sehingga situasi menjadi panas terjadi perdebatan antar Direktur dengan pihak aliansi aktivis masyarajat Nusa Utara, dengan terjadinya perdebatan panas sehingga moderator langsung mengambil ahli dan menenangkan suasa.

Pj Bupati Sangihe dr.Rinny Tamuntuan sebagai pemimpin yang memperhatikan dan peduli dengan masyarakatnya, pada kesempatan itu langsung memberikan solusi dalam forum diskusi yaitu, Pemerintah Kabupaten akan menindaklanjuti hasil diskusi dengan melakukan langkah-langkah diantaranya, Pj Bupati meminta kepada pihak PDAM agar pelayanan harus nomor satu, tingkatkan pelayanan dengan perbanyak tenaga teknik, Pemeriksaan kualitas air,masyarakat yang masuk di data kemiskinan atau masyarakat tidak mampu akan menjadi perhatian Pemerintah.

” Untuk Masyarakat yang kurang mampu tentu ini menjadi perhatian Pemerintah tentang pemberlakuan kenaikan tarif, tetapi untuk pihak yang dianggap mampu atau pihak swasta tetap dijalankan, dan pihak PDAM harus memperhatikan dan meningkatkan pelayanan dan kualitas air,” Jelas Tamuntuan.

Turut hadir para asisten setda, kepala dinas kesehatan handry Pasandaran, Direktur rumah sakit Liun Kendage Tahuna dr.Aprikorus Loris, Direktur rumah sakit Liung Paduli dr.Polideng Dalawir.(ROBIN)




Bahas Pengamanan Jelang Idhul Fitri, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw Ikut Rapat Virtual Bersama Menkopolhukkam

Sulut,GN- Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw pada kemarin hari, (18/5-2020) di kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara mengikuti Rapat Koordinasi terkait Pengamanan dan penegakan protokol Kesehatan Covid 19 dalam rangka menyambut hari raya idul Fitri 1431 H.

Adapun rapat ini di pimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Politik,Hukum Dan HAM RI, bersama Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung melalui Video Conference.

Selain Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, turut serta pula dalam rapat yang dilaksanakan secara virtual ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wagub Steven Kandouw, Pangdam XIII Merdeka Manado, Kapolda Sulut, dan pimpinan Forkopimda lainnya. (*/sisco)