Ayub Ali Albugis Jabat Ketua Fraksi Nyiur Melambai

Sulut,GN- Setelah melakukan rapat Paripurna, Selasa (7/6/2022) terkait perubahan Alat Kelengkapan Dewan di DPRD Sulut posisi pimpinan di komisi 1,2,3 dan 4 terjadi perubahan. Bahkan ketua di dua fraksi dan Badan Kehormatan di DPRD Sulut juga ikut terjadi perubahan.

Ketua Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut Ayub Ali Albugis (foto: ist)

Untuk Ketua Fraksi Nyiur Melambai merupakan fraksi gabungan (Gerindra, PAN dan PKS) yang sebelumnya ketua fraksi dijabat oleh syeni Kalangi (Gerindra) saat ini telah pindah dan di jabat oleh Ayub Ali Albugis (PAN).

Kepada awak media ini, Ketua Fraksi Nyiur Melambai Ayub Ali Albugis menegaskan bahwa dalam pergantian pimpinan fraksi sebelumnya sudah ada kesepakatan dimana dua setengah tahun pertama dari Gerindra untuk ketua fraksi dan dua setengah tahun terakhir ketua dari PAN.

Lanjut, Albugis mengatakan bahwa tugas utama bagaimana mengawal aspirasi dari anggota fraksi nyiur melambai dan juga untuk lobi-lobi dan mengawal agar Fraksi Gabungan dapat masuk dalam pembahasan anggaran (APBD).

” Jadi tugas utama mengawal aspirasi anggota dari fraksi nyiur melambai,” tegasnya.
Berikut ini struktur pimpinan fraksi nyiur melambai DPRD Sulut.
Ketua : Ayub Ali Albugis
Wakil : Syeni Kalangi
Sekretaris: Amir Liputo
(sisco)




Berikut Ini Tanggapan Salah Satu Anggota DPRD Sulut Terkait Penjelasan Gubernur Terhadap KUA Dan PPAS APBD Sulut Tahun Anggaran 2021

Sulut,GN- Salah Satu anggota DPRD Sulut Ayub Ali Albugis menanggapi penjelasan Gubernur Sulut Terhadap KUA Dan PPAS APBD Sulut Tahun Anggaran 2021.
Ditemui awak media gemparnews.com diruangan kerjanya, Usai mengikuti rapat paripurna, Albugis menaruh harapan penuh dalam hal pemulihan ekonomi yang sebelumnya mengalami penurunan akibat pandemi covid-19 yang melanda Indonesia khususnya Sulawesi Utara.

Legislator DPRD Sulut Ayub Ali Albugis (foto: gemparnews.com)

” Mudah-mudahan pertumbuhan ekonomi dan IPM pulih kembali. Kedepannya pertumbuhan ekonomi lebih paripurna dari Sebelumnya,” ujar Albugis Kamis (13/8/2020).

Dia mendorong agar pemerintah dapat menekan kembali tingkat kemiskinan dan pengangguran sampai pada pertumbuhan ekonomi dan perbaikan harga pertanian. ” Tingkat pengangguran dan kemiskinan dapat ditekan, pertumbuhan ekonomi terjaga dengan bagus,inflasi aman,harga pertanian juga tumbuh dengan baik karena proyeknya akan di gulirkan kembali,” ucapnya.

Lebih jauh Albugis mengatakan, tanpa adanya proyek pemerintah maka akan terjadi stagnasi dalam pertumbuhan ekonomi, karena multi efeknya sangat besar. ” Dengan adanya pembangunan kembali maka akan menyerap tenaga kerja yang banyak. Dengan menyerap tenaga kerja yang banyak berarti juga menyerap biaya hidup yang banyak orang artinya kebutuhan hidup akan lebih meningkat,” terangnya.

Ditambahkannya, untuk pembahasan selanjutnya mengenai angka-angka akan di bahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). ” Soal angka-angka selanjutnya akan dibahas dengan TAPD,” pungkasnya. (sisco)