Paripurna DPRD Sulut, Rhesa Waworuntu Bacakan 182 Aspirasi Warga Minahasa dan Kota Tomohon

Sulut,GN– Pada Rapat Paripurna DPRD Sulut, Selasa (9/9/2025), anggota DPRD Sulut Rhesa Waworuntu dari dapil Minahasa dan Kota Tomohon, menyampaikan secara langsung hasil pelaksanaan reses ketiga tahun 2025.

Anggota DPRD Sulut Rhesa Waworuntu Menyerahkan Hasil Reses (foto: Gemparnews)

Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja AKD dan Penyampaian Laporan Pelaksaan Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun 2025 Sekaligus Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun 2025 dan Penyampaian/Penjelasan Gubernur Terhadap Ranperda Provinsi Sulawesi Utara Tentang Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sulut Sekaligus Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Tersebut dan Tanggapan Terhadap Pemandangan Umum Fraksi ini di berlangsung di Kantor DPRD Sulut siang tadi.

Rhesa Waworuntu di percayakan oleh Anggota DPRD Sulut dari dapil Minahasa dan Kota Tomohon untuk menyampaikan Hasil Pelaksanaan Reses atau menyampaikan Aspirasi masyarakat kepada Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.

Rhesa menjelaskan bahwa Aspirasi dari Masyarakat Minahasa-Tomohon terdiri dari 182 poin yang telah di serap oleh Anggota Dewan.

“Adapun Aspirasi yang telah kami terima ada 182 Aspirasi yang terbagi dalam 7 Bidang, yang pertama Bidang Infrastruktur ada 111 aspirasi, kedua Pertanian sebanyak 10, Perikanan 1, Perekonomian sebanyak 10, UMKM Sosial Kemasyarakatan 31, Kesehatan 10, dan pendidikan 9 Aspirasi.” kata Rhesa.

“Demikian Laporan Pelaksanaan Reses Kedua Masa Persidangan ketiga tahun 2025 daerah pemilihan Minahasa dan Kota Tomohon. Kami akan serahkan kepada Pimpinan DPRD dan Gubernur Provinsi Sulawesi Utara.” Tutupnya.

Hadir dalam Rapat Paripurna tersebut, Pimpinan DPRD Sulut beserta Anggota DPRD Sulut, Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur Sulut, Jajaran Forkopimda, jajaran SKPD Provinsi Sulawesi utara serta tamu undangan.(sisco)




Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut Temui Masa Aksi Demo di Depan Kantor

Sulut,GN- Sejumlah organisasi mahasiswa yakni HMI, LMND, PMII, PMKRI, KAMMI, dan masyarakat menggelar aksi demo di halaman kantor DPRD Sulawesi Utara, Senin (1/9/2025).

Massa aksi demo mahasiswa dan masyarakat di temui oleh Ketua DPRD dr Fransiscus Andi Silangen, SpB-KBD bersama Wakil ketua dan para anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di depan gerbang kantor DPRD Sulut.

Ketua DPRD Sulut juga mendoakan masa aksi demo agar mendapatkan penyertaan Tuhan dalam menyampaikan aspirasi sehingga proses penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan baik.

“Kami pimpinan dan anggota DPRD Sulut menunda kegiatan reses DPRD untuk menerima aspirasi masyarakat ini. Sehingga saya berharap dapat dilakukan dengan tertib, aman, dan damai,” kata Silangen di depan masa aksi, Senin (1/9/2025) tadi.

Silangen menjelaskan terkait dengan hak-hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, diatur dalam undang-undang bahkan dalam aturan di tingkat internasional.

Dia juga meminta kepada masa aksi demo dapat menyampaikan aspirasi masyarakat oleh para perwakilan masa aksi dan akan diterima dalam ruangan rapat bersama pimpinan dan anggota DPRD Sulut.

“Apa yang menjadi aspirasi masyarakat agar dapat disampaikan oleh perwakilan karena anggota DPRD ini hadir semua agar lebih terarah dalam kita berdialog,” ucapnya.

Proses negosiasi terkait perwakilan penyampaian aspirasi masih terus berlangsung hingga berita ini diterbitkan. (sisco)




Start 30 Agustus, 45 Anggota DPRD Sulut Turun Reses

Sulut,GN – Sebanyak 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) akan melakukan kegiatan reses kedua tahun 2025. Sesuai hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Sulut, kegiatan reses dimulai 30 Agustus sampai 6 September 2025 selama delapan (8) hari.

Plt Sekretaris DPRD Sulut Niklas Silangen, S.Sos,M.Si (foto : Gemparnews)

Ini dikatakan oleh Plt Sekretaris DPRD Sulut Niklas Silangen, S.Sos,M.Si ketika di wawancarai media Gemparnews.com diruangan kerjanya, Kamis (28/08/2025).

“Sesuai dengan hasil Badan Musyawarah mulai 30 Agustus sampai 6 September 2025, Pimpinan dan anggota DPRD Sulut akan turun melakukan reses ke daerah pemilihan masing – masing,” kata Sekwan .

Lanjut Sekwan menjelaskan, sekretariat juga menugaskan staf untuk mendampingi pimpinan dan anggota DPRD dalam rangka memfasilitasi kegiatan reses tersebut.

“Kami dari sekretariat juga menugaskan staf untuk mendampingi, dalam rangka memfasilitasi kegiatan reses pimpinan maupun anggota DPRD Sulut saat menyerap aspirasi warga masyarakat di dapil masing – masing,” jelas Sekwan.

Terkait besaran anggaran untuk menunjang kegiatan reses pimpinan dan anggota DPRD, Sekwan mengatakan setiap anggota mendapatkan 42 juta rupiah.

“Jadi anggaran reses untuk anggota DPRD Sulut per orang sebanyak 42 juta rupiah, dengan rincian 36 juta rupiah untuk biaya makan minum dan 6 juta rupiah untuk sewa tempat, kursi, tenda dan sound sistem,” ujarnya.

“Untuk biaya makan minum anggarannya langsung di transfer ke pihak penyedia dan begitu juga biaya sewa tempat dan lainnya,” sambung Sekwan.

Sementara, pimpinan dan anggota DPRD kata Sekwan menerima uang perjalanan dinas selama melaksanakan kegiatan reses.

“Untuk perjalan dinas langsung di terima oleh pimpinan dan anggota DPRD selama kegiatan reses. Begitu juga staf pendamping, mereka juga mendapatkan anggaran perjalanan dinas karena ada pimpinan dan anggota DPRD yang akan melakukan kegiatan reses di daerah Bolmong Raya dan Kepulauan Nusa Utara,” tutupnya. (sisco)




Seska Budiman Angkat Bicara Dalam Rapat Pansus Kepemudaan, Ini Yang di Tanyakannya

Sulut,GN- Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemberdayaan Kepemudaan  Melakukan Pembahasan Dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Di ruang Serbaguna DPRD Sulut, Senin (26/5/2025).

Anggota Pansus Kepemudaan Seska Budiman (foto : ist)

Anggota DPRD Sulut juga sebagai anggota Pansus Kepemudaan, Seska Budiman menanyakan pembahasan pansus kali ini melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh pansus sebelumnya.

“Saat ini kita telah masuk pembahasan, mungkin beberapa langkah sudah di lewati pansus sebelumnya. Apakah kita akan kembali membahas apa yang dilakukan pansus sebelumnya seperti sosialisasi, atau mengundang ormas kepemudaan untuk hadir dalam pembahasan,”ujar Budiman.

Ketua Pansus Eldo Wongkar mengatakan, akan mereview kembali draf yang ada pada ranperda, dan akan melaksanakan kunjungan kerja, melakukan uji Publik dengan organisasi kepemudaan di Sulut.

“Kita akan mereview pasal-per pasal, kunjungan kerja ke daerah yang telah membentuk peraturan daerah terkait kepemudaan, dan mungkin ada FGD mengundang organisasi kepemudaan,” jelas Eldo.

Rapat pansus tersebut dihadiri Ketua Pansus Eldo Wongkar, Wakil Ketua, Angelia Wenas, Sekertaris Dhea Lumenta, Anggota Pierre Makisanti, Rhesa Waworuntu, Paula Runtuwene, Vionita Kuera, Seksa Budiman, Harry Porung, Hillary Tuwo, dan dihadiri Biro Hukum, Dinas Pemuda dan Olahraga, dan Kaban Kesbangpol Provinsi Sulut.(sisco)




Ketua Fraksi Demokrat Royke Anter Dorong Anggota Fraksi Harus Aktif

Sulut,GN- Usai melaksanakan rapat fraksi Demokrat Jumat (7/2/2025) di kantor DPRD Sulut kepada sejumlah media, Ketua fraksi Demokrat Royke Anter mendorong semua anggota harus berperan aktif di setiap alat kelengkapan dewan yang telah ditugaskan.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulut Royke Anter Ketika di Wawancarai Sejumlah Media (foto : Gemparnews)

Dorongan ini disampaikan oleh ketua fraksi demokrat untuk mendukung program fraksi yang akan dilaksanakan di tahun 2025 ini.

“Rapat fraksi Demokrat tadi membahas program – program fraksi yang akan dikerjakan di tahun 2025,” kata Anter.

“Semua anggota fraksi demokrat harus aktif di setiap alat kelengkapan dewan yang sudah ditugaskan,” sambungnya.

Selain itu, Anter menegaskan fraksi Demokrat di DPRD Sulut juga mendukung program dan kerja yang tujuannya mensejaterahkan masyarakat Sulawesi Utara.

“Bersama Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih mendukung dalam setiap program dan kerja yang tujuannya mensejaterahkan masyarakat, tidak ada yang lain,” tandasnya. (sisco)




Louis Carl Schramm: Banyak Pekerjaan Yang Harus Diselesaikan, Pelajari Skala Prioritas Untuk di Perjuangkan

Sulut,GN- Anggota DPRD Sulut Louis Carl Schramm, usai pelantikan di kantor DPRD  kepada sejumlah media mengungkapkan bahwa masih banyak Pekerjaan Rumah(PR) yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

” Kami sebagai Fraksi utuh di DPRD ini nanti akan kami pelajari dulu apa yang akan menjadi skala prioritas, untuk diperjuangkan, jadi kita akan mempelajari, mengkaji dan mempercepat penyelesaian, mengingat kalau ada pembahasan RUU kita bisa antisipasi.” ungkap Louis, Senin ( 9/9.2024).

Menurutnya, fraksi Gerindra adalah utuh maka dari 4 Komisi yang ada, semua anggotanya akan mendapat Komisi sesuai dengan kemampuan di bidangnya masing-masing.

” Kalau saya lebih cocok di komisi satu.” ujar Ketua Partai Gerindra Manado.

Dia berharap Kota Manado akan lebih maju dari sekarang.

“Banyak hal yang harus dituntaskan di Kota manado ini, termasuk infrastruktur yang harus diperbaiki dan dikerjakan, hal ini akan menjadi perhatian saya di DPRD Sulut.” tandasnya. (sisco)




Ketua Pengadilan Tinggi Manado Lantik 43 Anggota DPRD Sulut Periode 2024-2029

Sulut, GN Dari 45 anggota DPRD Sulut, hanya 43 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) periode 2024-2029 resmi dilantik, Senin (9/9/2024).

Sementara dua nama memilih tidak dilantik. Keduanya adalah Melky Jaklin Pangemanan (PSI), dan Yusra Alhabsy (PKB).

Pangemanan hadir dalam pelantikan tapi tidak berdiri di depan untuk dilantik. Sedangkan Yusra tidak terlihat dalam paripurna pelantikan.

Acara pelantikan digelar di ruang paripurna Kantor DPRD Sulut. Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen didampingi Wakil Victor Mailangkay, Raski Mokodompit, dan Billy Lombok.

Sebelum diambil sumpah dan janji, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Sulut Niklas Silangen membacakan keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Ketua Pengadilan Tinggi Manado Asli Ginting memimpin langsung pengucapan sumpah dan janji anggota DPRD didampingi rohaniawan sesuai agama masing-masing.

Selanjutnya dilakukan penyematan pin anggota DPRD secara simbolis dan dipasangkan langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Manado.

Usai dilantik anggota DPRD langsung menempati tempat duduk.  Pantauan media ini, sejumlah anggota yang baru terpilih mengisi kursi anggota periode sebelumnya yang sudah tidak terpilih.

Setelah itu, Plt Sekretaris DPRD Sulut membacakan pimpinan DPRD sementara. Jabatan pimpinan sementara dijabat oleh satu orang ketua dan satu orang wakil.

Keduanya berasal dari dua partai politik yang memperoleh kursi terbanyak pertama dan kedua.

Parpol yang memperoleh kursi terbanyak pertama dan kedua di DPRD Sulut adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Golkar.

PDI-P menugaskan Fransiscus Andi Silangen sebagai Ketua DPRD sementara. Sedangkan, Golkar menunjuk Michaela Elsiana Paruntu sebagai Wakil Ketua DPRD sementara.

Rapat paripurna ini dihadiri Gubernur Olly Dondokambey, Forkopimda dan tamu undangan lainnya. Hadir juga Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene.

Berikut nama-nama anggota DPRD Sulut periode 2024-2029;

Dapil I Kota Manado:

Louis Carl Schramm (Partai Gerindra), perolehan suara sah 3.348

Royke Octavian Roring (PDI-P), perolehan sura sah 15.529

Irene Golda Pinontoan (PDI-P), perolehan suara sah 34.981

Jeane Laluyan (PDI-P), perolehan suara sah 11.015

Yongkie Limen (Partai Golkar), perolehan suara sah 11.530

Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (Parta NasDem), perolehan suara sah 9.546

H. Amir Liputo (PKS), perolehan suara sah 12.969

Royke Reynald Anter (Partai Demokrat), perolehan suara sah 18.998

Dapil II Minahasa Utara-Kota Bitung:

Julitje Margareta Maringka (Partai Gerindra), perolehan suara sah 8.581

Berty Kapojos (PDI-P), perolehan suara sah 18.722

Eugenie Nonarine Mantiri (PDI-P), perolehan suara sah 15.945

Ruslan Abdul Gani (PDI-P), perolehan suara sah 11.999

Priscilla Cindy Wurangian (Partai Golkar), perolehan suara sah 17.931

Nick Adicipta Lomban (Partai NasDem), perolehan suara sah 5.976

Henry Walukow (Partai Demokrat), perolehan suara sah 8.658

Melky Jakhin Pangemanan (PSI), perolehan suara sah 12.074

Dapil III Nusa Utara (Sangihe, Talaud, dan Sitaro):

Fransiscus Silangen (PDI-P), perolehan suara sah 23.594

Toni Supit (PDI-P), perolehan suara sah 21.720

Vionita Kuera (Partai Golkar), perolehan suara sah 10.467

Ronald Sampel (Partai Demokrat), perolehan suara sah 10.698

Normans Luntungan (Partai Perindo), perolehan suara sah 11.959

Dapil IV Dapil IV Bolmong Raya (Bolmong Timur, Bolmong Selatan, Bolmong, Bolmong Utara, Kotamobagu):

Yusra Alhabsyi (PKB), perolehan suara sah 16.562

Dhea Eucharisty Lumenta (Partai Gerindra), perolehan suara sah 6.173

Rocky Wowor (PDI-P), perolehan suara sah 38.567

Hj Muslimah Mongilong (PDI-P), perolehan suara sah 19.871

Feramitha Tiffani Mokodompit (PDI-P) perolehan suara sah 36.450

Harry Edward Porung (PDI-P), perolehan suara sah 24.001

I Ketut Sukadi (Partai Golkar), perolehan suara sah 11.085

Seska Ervina Budiman (Partai NasDem), perolehan suara sah 27.544

Haslinda Rotinsulu (Partai NasDem), perolehan suara sah 8.866

Angelia Regina Wenas (Partai Demokrat), perolehan suara sah 11.267

Dapil V Minahasa Selatan-Minahasa Tenggara:

Pricylia Elviera Rondo (PDI-P), perolehan suara sah 14.865

Eldo Wongkar (PDI-P), perolehan suara sah 39.773

Remly Kandoli (PDI-P), perolehan suara sah  20.806

Michaela Elsiana Paruntu (Partai Golkar), perolehan suara sah 31.150

Stela Marlina Runtuwene (Partai NasDem), perolehan suara sah 8.636

Billy Lombok (Partai Demokrat), perolehan suara sah 14.504

Dapil VI Minahasa-Tomohon:

Gracia Yubelinda Oroh (Partai Gerindra), perolehan suara sah 12.912

Robby Dondokambey (PDI-P), perolehan suara sah 28.113

Vonny Jane Paat (PDI-P), perolehan suara sah 16.349

Pierre Johan Sierra Makisanti (PDI-P), perolehan suara sah 13.095

Rhesa Reynard Andreas Waworuntu (PDI-P), perolehan suara sah 15.395

Inggried Jackqueline Nova Novieta Sondakh (Partai Golkar), perolehan suara sah 13.232

Braien Reiner Leonard Waworuntu (Partai NasDem), perolehan suara sah 15.224

Frangky Roger Mamesah (Partai Demokrat), perolehan suara sah 12.288
(sisco)




Umbola Sosialisasikan Tahapan Pilkada 2024 di Acara JCF

Sulut,GN- Java Culture Fest (JCF) menyelenggarakan Event Akbar Tahunan berkolaborasi dengan KPU Sulut. Event yang dilaksanakan oleh Pemuda Desa Purworejo Bersatu dan Liberia bersatu yang dimulai tanggal 29 Mei – 1 juni 2024 ini bertujuan untuk memperkenalkan keragaman budaya Jawa di Bolaang Mongondow Timur.

Anggota KPU Sulut yang sekaligus Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Awaluddin Umbola berkesempatan hadir di kegiatan tahunan Java Culture Fest (JCF) untuk mengsosialisasikan terkait Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 bertempat di Desa Modayag Bolaang Mongondow Timur,Rabu(29/5/2024).

Dalam kesempatannya, Awaluddin Umbola menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada penyelenggara karena KPU Sulut diberikan kesempatan untuk mensosialisasikan agenda KPU Sulut khususnya terkait Tahapan Pilkada yang sementara berjalan.
Didepan ratusan masyarakat Modayag Umbola menerangkan “ Setelah perekrutan PPK dan PPS, saat ini KPU Sulut tengah mempersiapkan perekturan Badan Adhoc yakni Panitia Pemutahkiran Data Pemilih (PPDP) yang mana tugas mereka nantinya datang ke rumah masyakarat secara langsung untuk kembali melakukan pemutakhiran data pemilih”, ujarnya.

“Selain itu untuk diketahui angka partisipasi masyarakat di Sulawesi Utara di Pemilu 2024 itu mencapai angka kurang lebih 82% melewati target rata-rata yakni 77,5%. Mengacu dari angka tersebut dapat disimpulkan bahwa partisipas masyarakat Sulawesi Utara di Pemilu 2024 cukup tinggi, untuk itu saya mengajak masyarakat yang hadir disini untuk kembali memeriahkan pesta demokrasi masyarakat indonesia pada tanggal 27 November 2024, tapi saya juga mengingatkan ditengah euforia Pemilihan Daerah di Sulawesi Utara ini hindari ujaran kebencian, hoaks, black campaigne dan perilaku-perilaku yang dapat memecah kerukunan khususnya di Bolaang Mongondow Timur ini’’, lanjut Umbola.

Tidak hanya ajakan sosialisasi melalui dialog interaktif, pada kegiatan ini KPU Sulut juga melakukan sosialisasi melalui games dan bagi-bagi merchandise kepada masyarakat yang hadir.(*/sisco)




viralnya Oknum Anggota DPRD Sulut Diduga Hamili Gadis, Ketua BK: Akan Ditindaklanjuti Sesuai Aturan Dan Kode Etik

Sulut,GN- Isu salah satu oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) diduga selingkuh dan hamili seorang gadis dan kasus ini sempat viral di media sosial dan menyita perhatian publik.

Ketua BK DPRD Sulut Sjenny F Kalangi (foto: ist)

Terkait itu, Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut telah melakukan rapat internal secara tertutup membahas kasus viral tersebut, Rabu (10/5/2023).

Ketua BK DPRD Sulut Sjenny F Kalangi mengatakan, pihaknya sudah membahas masalah atau isu yang berkembang terkait viralnya oknum anggota DPRD diduga hamili seorang gadis.

Kata Kalangi, BK akan bertindak sesuai aturan yang berlaku berdasarkan kode etik dan tata beracara.

“Akan menindaklanjuti segala sesuatu jika ada laporan, baik secara lisan atau tertulis,” katanya saat memberikan keterangan pers di Gedung DPRD Sulut.

Lanjutnya menjelaskan, BK akan meminta klarifikasi ke akun media sosial yang sudah mengunggah keterangan anggota DPRD Sulut diduga hamili seorang gadis.

“Kami pikir ini sudah membawa nama lembaga DPRD, jadi kami akan meminta klarifikasi dari media sosial tersebut,” ujarnya. (sisco)




14 Anggota DPRD Sulut Di Vaksinasi

Sulut,GN- Sebagaimana jadwal yang telah disampaikan oleh pihak sekretariat DPRD Sulut bahwa Selasa 02 Maret 2021 hari ini anggota DPRD akan menerima vaksin covid-19 langsung ditindak lanjuti.

Tim Vaksinasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulut langsung melakukan vaksinasi kepada 14 anggota DPRD Sulut bertempat dirungan sidang peripurna. Jenis vaksin yang di terima oleh anggota DPRD adalah vaksin sinovac.

Anggota DPRD Sulut Menerima Vaksin (foto : ist)

Anggota DPRD yang ambil bagian menerima vaksinasi yakni Agustine Kambey, Berty Kapojos, Arthur Kotambunan, Melky Jakhin Pangemanan, Melissa Gerungan, Henry Walukow, Ilham Idrus, Johny Panambunan, Imelda Novita Rewah, Muslimah Mongilong, Amir Liputo, Ronald Sampel, Fanny Legoh dan I Nyoman Sarwa.

Glady Kawatu selaku Sekretaris DPRD Sulut
mengatakan, usai menerima vaksinasi covid-19, diharapkan para anggota DPRD akan relatif lebih aman. “Anggota DPRD rasanya akan relatif lebih aman kalau sudah divaksin, tentu kita berharap pandemi ini segera berlalu,” terangnya.

Lebih jauh, Sekretaris DPRD Sulut menyampaikan terima kasih kepada jajaran pemerintah provinsi Sulut telah memfasilitasi penyaluran vaksin.

“ Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Sulut, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wagub dan Sekprov serta dinas kesehatan sudah memfasilitasi vaksinasi di kantor DPRD Sulut,” ungkapnya.

Kawatu berharap vaksinasi bagi anggota DPRD Sulut bisa tuntas pada hari ini.

Sementara itu, anggota DPRD Sulut Henry Walukow mengatakan bahwa efek setelah 20 menit dirinya menerima vaksin, merasa mengantuk. “Setelah divaksin, sekitar 20 menit berdiam saya merasa ngantuk dan badan malas untuk digerakkan,” tuturnya.

Ditempat yang sama, juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel,MPH menjelaskan, rasa mengantuk adalah efek yang paling banyak dirasakan setelah divaksin. “Itu efek yang normal dan biasanya disampaikan oleh orang yang sudah menerima vaksin,” pungkas Dandel.(sisco)