Roadshow Program Sosialisasi BAKTI, AA-RS Paparkan Digitalisasi Program

MANADO,GN – Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw dan  Richard Sualang, mengikuti acara Roadshow Program Sosialisasi Bakti, kamis (30/09/21), di Ruang Serba Guna Pemerintah Kota Manado.

Roadshow Program Sosialisasi Bakti ini dengan tema “Menuju Indonesia Digital 2024: Merdeka Dalam Konektivitas”  Pelaksana kegiatan ini adalah BAKTI-Kemenkominfo dan Metro TV.

 

Acara diawali dengan sambutan Gubernur yang disampaikan oleh Kadis Kominfo Provinsi Sulut Dr. Christiano Talumepa.

Walikota sendiri ikut menjadi narasumber dalam acara ini dan menyampaikan tentang program digitalisasi yang ada di Kota Manado termasuk menyampaikan berbagai kendala dengan pelaksanaan Program ini bagi Pemerintah Kota Manado.

Tampak hadir Sekretaris Kota Manado Micker C.S. Lakat, Kadis Infokom Kota Manado  Erwin Kontu dan pejabat lainnya serta beberapa Kepala Sekolah dan guru-guru yang dibatasi.

Berhubung masih dalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19, sehingga acara ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.(**/dfy)




AA – RS Panen Singkong Di Buha

MANADO, GN – Panen singkong di kelurahan Buha Kecamatan Mapanget dihadiri Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang, kamis (30/09/21).

Kegiatan ini dalam rangka Sinergitas TNI-POLRI dan Pemkot Manado Guna Mendukung Ketahanan Pangan Kota Manado di Masa Pandemi.

Pada kesempatan itu Walikota AA manyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres atas inisiatif memanfaatkan lahan kosong untuk program ketahanan pangan dalam bentuk penanaman Singkong, jagung dan lain-lain.

” Dimasa-masa sulit begini biasanya logistik terganggu. Pemerintah siap membantu program-program seperti kerena untuk kebutuhan masyarakat.” ucap Walikota AA.

Kapolres juga menyampaikan soal pemanfaatan tanah pemkot yang dipinjam untuk penanan Singkong yang saat ini akan dipanen.

Dalam rangkaian kegiatan ini, dilakukan kembali penanaman oleh Walikota dan Wakil Walikota serta forkopimda dan diikuti secara bersama-sama oleh personil TNI Polri dan perwakilan masyarakat yang hadir.

Selanjutnya Walikota dan Wakil Walikota, Kapolres dan Forkopimda memberikan hasil panen dan Bansos kepada perwakilan masyarakat Buha.

Hadir dalam kegiatan ini mewakili Dandin Manado Kasdim, mewakili Danpomal, mewakili Dalanutsri dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Sulut Resor Kota Manado Kombes Pol Elvianus Laoli S.I.K., M.H. Sekretaris Kota Manado  Micler C.S. Lakat, Kadis Pertanian dan pejabat lainnya, camat Mapanget, Lurah dan para Ketua Lingkungan (Kaling). (dfy)




AA – RS Dampingi Olly Dondokambey Saat Kegiatan Vaksinasi Di SMAN 1

 

MANADO,GN – Pelaksanaan kegiatan Vaksinasi, rabu (29/09/21), di SMAN 1 Manado, dipantau langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama Walikota Manado  Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang

Ini merupakan rangkaian kegiatan  dalam program vaksinasi massal nasional yang diinisiasi oleh Badan Intelejen Negara RI dan diperuntukkan bagi pelajar dan santri. Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota dan rombongan mengikuti kegiatan ini secara virtual bertempat di SMA Negeri 1 Manado. Selain itu juga, dilaksanakan Peluncuran Aplikasi dari BIN dalam rangka keterlibatan pemberantasan virus Covid-19.

Dalam  Kegiatan ini, hadir juga secara zoom meeting Ketua DPR RIi Puan Maharani.Dia melakukan dialog dengan beberapa daerah yang mengikuti kegiatan ini secara virtual antara lain dengan Tangerang Selatan, Kalimantan Barat termasuk dengan SMA Negeri 1 Manado dari Provinsi Sulawesi Utara.

Dia menanyakan seputar progres pelaksanaan vaksinasi di Sulut termasuk kapan proses belajar tatap muka akan dimulai. Gubernur memberikan gambaran soal pelaksanaan vaksinasi di Sulut yang sedang digalakan dan akan fokus 350 ribu untuk target sisa termasuk para siswa dan akan dituntaskan Bulan Oktober sehingga sudah bisa melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka.

Pada kesempatan itu juga, Ketua DPR RI ini menyampaikan beberapa arahan agar Indonesia terbebas dari pandemi Covid-19 serta mendorong setiap daerah khususnya para siswa agar dapat mengikuti program pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi tahap kedua.

Hadir dalan kegiatan ini, Ketua BIN Prof. DR. Budi Gunawan dan beberapa pejabat negara. Sementara di Provinsi Sulut, selain Gubernur, Walikota Manado dan wakil Walikota Manado juga hadir Ketua DPRD Provinsi Sulut  Fransiscus Silangen, Anggota DPRD Provinsi Sulut  Rocky Wowor, Sekprov Sulut  Edwin Silangen, Asisten I dan Kadis Diknas Provinsi Sulut serta pejabat teknis lainnya.

Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19, kegiatan berlangsung tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19. (**/dfy)

 




APM Dan Dinas Lingkungan Hidup Manado Gelar Aksi Jumat Bersih

MANADO, GN -Mendukung program kebersihan lingkungan dari Pemerintah Kota Manado, Aliansi Pers Manado ( APM) bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado mengadakan kegiatan bersih bersih Pantai di kelurahan Bitung Karang kecamatan Tuminting, Jumat ( 24/09/21). Kegiatan ini melibatkan sejumlah ASN Dinas dan anģgota Aliansi Pers Manado.

Menurut ketua APM Steven Rondonuwu, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan mensukseskan program Pemerintah kota Manado.

” Dengan kegiatan bersih – bersih pantai ini, akan menjadi acuan untuk diteruskan kepada Pemerintah Kota, agar menjadi program rutin bagi setiap SKPD setiap hari jumat mengadakan kegiatan bersih – bersih.” Tegas Rondonuwu.

 

Sementara itu, sejumlah Wartawan yang tergabung dalam organisasi APM, menyatakan sangat mendukung program ini, karena menurut mereka, program bersih- bersih ini akan menggerakan masyarakat untuk tertib dalam membuang sampah. ( dfy)

 




DPRD Dan Pemerintah Kota Manado Gelar Rapat Paripurna Penandatanganan Rancangan Awal RPJMD

MANADO, GN – Pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) Tahun 2021 – 2026 berlangsung lancar, hal itu terlihat saat Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota dr Richard Sualang menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Manado tentang Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Awal (RPJMD) Kota Manado Tahun 2021-2026.

 

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Manado Dra. Altje Dondokambey M.Kes. Apt. Dilanjutkan pembacaan Laporan Panitia Khusus tentang Rancangan Awal RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026 oleh Ketua Pansus Ibu Rosalita Manday.

Adapun agenda Rapat Paripurna kali ini adalah;
1. Laporan Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado Tahun 2021 -2026.
2. Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado Tahun 2021-2026 antara DPRD Kota Manado dengan Pemerintah Kota Manado.
3. Sambutan Walikota Manado terhadap RPJMD Kota Manado tahun

Selesai Laporan dari Panitia Khusus dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD Tahun 2021-2026 dimulai dari Sekretaris Kota Manado, Ibu Ketua DPRD dan para Wakil Ketua DPRD serta Walikota Manado. Dilanjutkan dengan penyerahan Nota Kesepakatan dari Ketua DPRD Kota Manado kepada Walikota Manado.

Ketika diberikan kesempatan menyampaikan sambutannya sehubungan dengan Rancangan Awal RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026 ini, Walikota menyampaikan banyak terima kasih karena telah membahas RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026.

“Ini akan dikonsultasikan ke Pemerintah Provinsi dan nantinya Pemerintah Kota akan membuat Rancangan Perda RPJMD untuk kedepannya,” kata Walikota.

Walikota memaparkan beberapa contoh yang akan dituntaskan seperti soal air bersih. “Dari sekarang sudah terlayani baru 30 persen untuk air bersih dan nantinya akan ditingkatkan hingga mencapai 100 persen pada tahun 2026,” tambah Walikota.

Hal lain juga disampaikan soal Pendidikan, infrastruktur jalan, drainase dan penataan sektor perdagangan seperti pedagang kaki lima terutama yang berada di trotoar-trotoar. Juga soal revitalisasi pasar-pasar ikut dikemukakan Walikota soal pelaksanaannya.

Tempat Pemakaman Umum (TPU) ikut ditanggapi Walikota dengan memprioritaskan pengadaannya di lokasi aset Pemkot di Kima Atas.

Soal BPJS Kesehatan, Walikota berharap agar seluruh masyarakat Kota Manado terutama yang tidak mampu nantinya akan tercover dengan BPJS.

Rapat paripurna ini dihadiri oleh unsur Wakil Ketua DPRD dan anggota DPRD yang terhormat. Hadir juga Sekot Manado Micler C.S. Lakat, Sekretaris Deawan Zainal Abidin, pejabat eselon lainnya

Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga rapat paripurna ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Vovid-19.

Bagi anggota DPRD dan para Kadis dan Kaban yang tidak hadir secara fisik, mengikuti rapat ini secara Online/Virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada Handphone/Laptop dari tempat masing-masing. (**/dfy)




Pendapat Ahli Virologi Jadi Dasar Pemkot Manado Ajak Warga Tuntaskan Vaksinasi 2 (Dua) Kali

MANADO, GN – Vaksinasi sangat penting dilakukan untuk meminimalisir resiko berat dari Virus Covid 19. Hal itu disampaikan oleh ahli Virologi dan Molekuler Biologi Universitas Udayana Prof. I Gusti Ngurah Mahardika

Dia mengatakan vaksinasi memang tidak membuat seseorang bebas dari paparan COVID-19, namun dengan vaksinasi bisa menurunkan risiko berat atau bahkan kematian.
Vaksinasi juga mampu mengurangi tekanan terhadap rumah sakit karena meringankan gejala infeksi pada pasien.

“Untuk itu amat penting untuk divaksin untuk mengurangi risiko berat,” ujar Prof. Mahardik dilansir dari Detik. Com.Jumat (23/7/2021)

Dijelaskannya, tingginya angka kematian harian, menurut Prof. Mahardika, efek vaksinasi memang baru terlihat terhadap laju penyebaran COVID-19 jika yang divaksin paling tidak 50%. Dia mencontohkan, di negara yang capaian vaksinasi COVID-19 di atas 50 persen, seperti Amerika Serikat dan Inggris, angka kematian rendah walau lonjakan kasus positif kembali tinggi.

Hal itu juga dibenarkan oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono. Dia menegaskan keampuhan vaksin baik bagi mereka yang terserang Covid maupun bagi yang belum.

Menurutnya, berdasarkan data yang dipegang Kemenkes tercatat sebagian besar pasien meninggal akibat Covid merupakan mereka yang belum divaksin.

“Laporan terakhir angka kematian akibat infeksi Covid pada beberapa saat ini, 90 persen sampai 94 persen adalah mereka yang belum divaksinasi, dengan adanya vaksinasi akan memberikan respon imun tubuh yang lebih baik. Baik itu apabila belum terinfeksi maupun setelah terinfeksi,” tuturnya.

Pemerintah Kota Manado juga kini tengah menggenjot pelaksanaan Vaksinasi..Dari data terakhir (28/7/2021) yamg dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Provinsi Sulut, Kota Manado untuk Vaksinasi tahap 1 mencapai 80.3 persen sedangkan untuk Vaksinasi tahap 2 baru 23.26 persen.

Walikota Manado Andrei Angouw terus menghimbau warga kota Manado agat segera melakukan Vaksinasi.

“Saya menghimbau warga manado untuk segera lakukan vaksinasi, bagi yang belum lakukan full vaccination segera dilakukan di lokasi yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kota,” Ujarnya.




Relokasi Perumahan Pandu, AARS Minta Perhatikan Aspek Kenyamanan

MANADO, GN – Relokasi bagi warga yang terkena dampak bencana Banjir bandang ke Perumahan milik Pemerintah di kelurahan Pandu, menjadi perhatian Wali Kota  Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang. Hal ini terlihat saat Rapat  perihal Perumahan Relokasi di Pandu, Selasa (27/07/21) di ruang Tolu Pemkot Manado.

Wali Kota berharap agar tujuannya diadakan relokasi ini benar-benar sesuai dan nantinya tempat asalnya akan ditertibkan oleh Pemerintah Kota Manado.
Sehubungan dengan ini, Wali Kota bertanya proses dan mekanismenya kepada peserta rapat.

“Harus diopname agar mereka yang direlokasi nyaman tinggal di Pandu,”  tutur Wali Kota.

Pihak BPBD melaporkan tentang apa yang sudah dilakukan saat ini. Cuma dari BPBD ada kendala ketika mengundang kelompok kelompok penerima bantuan terutama kendala ferifikasi dilapangan (data Juli 2021). Terdapat beberapa rumah ditinggal oleh yang bukan pemilik, dengan berbagai alasan yakni, sudah dibeli, disewa, hanya menjaga rumah dan lain sebagainya.

Camat ketika diminta tanggapan menyampaikan bahwa secara administrasi kependudukan banyak yang belum pindah di Pandu. Bagi Lurah kenyataan dilapangan Lokasi ini sering sunyi sebab yang pemilik hanya datang dan pergi karena tidak menetap. Bagi Lurah, situasi ini membuat kecemburuan sosial bagi warga Pandu asli terutama mereka-mereka yang belum memiliki rumah layak karena melihat rumah relokasi yang kosong dan tidak ditinggali.

Ketika menanggapi apa yang disampaikan baik oleh BPBD, Camat dan Lurah, Walikota berharap agar ada sosialisasi kepada mereka agar dapat memanfaatkan lokasi ini sebagaimana mestinya.

“Nama-namanya harus diverifikasi lagi terutama soal kepemilikan rumahnya termasuk tempat lamanya dimana,” kata Walikota.

Wali Kota juga menanyakan soal keabsahan tanah atau sertifikat yang merupakan tanah milik Pemerintah Provinsi terutama legalitas kepemilikannya. Untuk hal ini dijelaskan secara lengkap oleh Sekot Manado.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa akan berkunjung ke tempat relokasi ini untuk melihat kondisi lokasinya.

Bersama dalam Rapat ini Sekot Micler C.S. Lakat, Asisten I Pem dan Kesra  Heri Saptono, Kaban BPBD dan Kabid Terkait, Camat Bunaken dan Lurah Pandu.

Dalam situasi ini, setiap agenda Rapat maupun pertemuan lainnya, tetap memakai standart Protokol kesehatan pencegahan C19. Semua peserta rapat melalui rapid test/swab antigen terlebih dahulu.  (**/dfy)




AARS Hadiri Rapat Paripurna Pembahasan Rancangan Awal RPJMD Bersama DPRD Manado

MANADO, GN – Untuk memastikan berjalannya Program Pemerintah Kota Manado yang baru, Walikota dan Wakil Walikota Manado  Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam Rangka Pembahasan Tahap Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM) Kota Manado tahun 2021-2026, senin (26/07/21).

Rapat paripurna ini membahas sejumlah agenda :
1. Mendengarkan penjelasan Walikota Manado tentang Rancangan Awal RPJMD 2021 – 2026,
2. Penetapan Pansus Pembahasan Rancangan Awal RPJMD Kota Manado 2021-2026.

Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga rapat ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Vovid-19.

Bagi pejabat yang tidak hadir secara fisik, mengikuti rapat ini secara Online/Virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada Handphone/Laptop dari tempat masing-masing.

Rapat Paripurna dibuka oleh Ketua DPRD Altje Dondokambey dan dilanjutkan pembacaan beberapa surat masuk oleh Sekwan DPRD Kota Manado Zainal Abidin.

Selanjutnya penyampaian penjelasan oleh Walikota Manado tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado tahun 2021-2026.

RPJMD merupakan Dokumen Perencanaan Pembangunan lima tahun kedepan. Bagi Walikota RPJMD ini menjadi pedoman dari Pemerintah Daerah Kota Manado termasuk SKPD dalam melaksanakan pembangunan lima tahun kedepan.

Walikota menyampaikan ada kenaikan angka pengangguran karena kita masih dalam masa pendemi.
“Isu-isu strategis yang akan diansipasi kedepan adalah soal pergerakan jumlah penduduk. Juga soal peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Dan menjadi isu utama adalah bagaimana kita manangani pandemi covid 19,” jelas Walikota.
Pengurangan pengangguran juga menjadi isu strategis yang aka disikapi kedepan. Pemulihan ekonomi menjadi target kedepan supaya masyarakat tidak semakin terpuruk diera pandemi ini.

Diakhir sambutan, Walikota memohon dukungan semua pihak khususnya dari DPRD Kota Manado agar RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026 dapat dibahas untuk dilaksanakan bagi masyarakat Kota Manado Lima Tahun kedepan.

Walikota juga berharap agar kita semua ikut berpartisipasi dalam penanganan covid. “Kita harus protokol kesehatan dan perlu sosialisasi agar kita dan juga masyarakat Kota Manado yang wajib vaksin untuk ikut vaksinasi,” Kunci Walikota.

Selesai sambutan Walikota, rapat paripurna diskors 10 menit oleh Ketua DPRD menunggu persiapan fraksi-fraksi untuk menyiapkan personilnya masuk dalam keanggotaan Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Manado tahun 2021 – 2026.

Setelah skors dicabut, rapat paripurna dilanjutkan dengan pembacaan surat masuk usulan nama-nama Pansus oleh Sekwan DPRD Kota. Nama-nama usulan setiap fraksi ini ditetapkan sebagai Pansus RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026 oleh Ketua DPRD dengan Ketua Pansusnya Ibu Rosalita Manday.

Rapat Paripurna ini dihadiri unsur Wakil Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kota Manado, Sekot Manado Micler C.S. Lakat, pejabat eselon lainnya, para Camat, unsur pers dan undangan. (**/dfy)




Miliki Alat Pembersih Sampah, Walikota AA: Gunakan Sebaik Baiknya

MANADO, GN – Masalah penanganan sampah merupakan salah satu masalah seríus untuk diatasi. Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Manado untuk menanganinya. Kali ini salah satu alat pembersih sampah didatangkan untuk menambah operasionalisasi sampah dilapangan. Sebelum dioperasionalkan, Walikota Manado  melihat langsung pengoperasian mesin Road Sweper ini, Jumat, (16/07/21). Mesin ini dilengkapi alat untuk membongkar dan menghisap sampah ringan.

Bersama Kadis DLH Frangky Porawouw dilapangan samping Kantor Walikota,  alat ini didemonstrasikan didepan Walikota. Bagaimana pengoperasian alat ini termasuk cara bongkar sampah dan cara sedop sampah ringan diperlihatkan kepada  Walikota.

Walikota berpesan agar alat ini dapat dioperasikan dijalan-jalan utama agar Manado menjadi semakin bersih.

” Fungsikan alat pembersih sampah ini dengan sebaik baiknya dan digunakan di jalan utama agar Kota Manado semakin bersih. ” Pesan Walikota AA.   (dfy)




Walikota Andrei Angouw Minta Warga Tuntaskan Vaksinasi Sampai Dua Kali

MANADO, GN – Program Vaksinasi Hebat yang disementara dijalankan Pemerintah Kota Manado akan memasuki tahap kedua, dimana warga yang sudah di Vaksin Pertama harus menuntaskan Vaksinasi sampai dua kali. Ini yang disampaikan Walikota Manado Andrey Angouw kepada warga.

Dalam himbauannya, Walikota meminta masyarakat kota Manado untuk menuntaskan Vaksinasi sampai dua kali.

” Masyarakat Kota Manado yang saya cintai; di catatan kami, sampai dengan tanggal 14 Juli 2021 ini, ada 12.716 masyarakat yang sudah lewat jadwal vaksin kedua. Orang yang dikategorikan telah tervaksinasi secara penuh, fully vaccinated person, adalah orang yang telah 2 minggu sejak menerima vaksin kedua. Vaksin pertama masih sangat tidak cukup untuk melindungi diri kita menghadapi virus covid-19 ini. Sampai dengan akhir bulan Juli akan ada 63.772 orang yang akan jatuh tempo jadwal vaksinasi kedua, yang sampai saat ini baru menerima vaksin pertama. ” Kata Walikota AA, Kamis (15/07/21).

Lanjutnya lagi, masyarakat diharapkan bergotong royong dalam usaha menuntaskan Pandemy C19 ini.

” Saya menghimbau bapak dan ibu  sekalian yang sudah lewat jadwal vaksinasi kedua untuk segera melakukan vaksinasi kedua; dan bagi masyarakat yang telah vaksinasi pertama untuk selalu mengingat jadwal vaksinasi kedua dan segera melakukan vaksinasi kedua saat tiba jadwal tersebut. Mari kita bergotong royong menghadapi pandemi ini dengan melakukan vaksinasi, salam bae. ” Ajak Walikota AA.    (dfy)