SKPD Hobi Silpa, Fraksi Golkar Minta Gubernur Beri Peringatan

Sulut,GN- Pemandangan umum Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang disampaikan oleh juru bicara Fraksi, Meiva Salindeho-Lintang meminta Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (ODSK) agar memberi peringatan kepada Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) yang hobi melakukan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa).
“Dana perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019 sangat terbatas, maka wajib di pressure dan diberi peringatan bagi SKPD yang hobinya membuat silpa atau tidak mampu melaksanakan penyerapan anggaran dengan maksimal. Ini sangat menggangu program ODSK,” ujarnya dari podium Selasa,(13/8/19).

Dikatakan Meiva, dengan sisa waktu yang singkat di tahun 2019, Pemprov kiranya lebih bijaksana dengan berbagai pelaksanaan proyek agar dapat terlaksana dengan baik, tepat waktu dan tidak terjadi Silpa.

“Silpa merupakan salah satu faktor pembayaran perekonomian daerah,” kata Meiva.

Terkait masukan fraksi Golkar tersebut, Gubernur Sulut melalui Wakil Gubernur Steven O.E Kandouw mengingatkan kepada jajaran SKPD soal penyerapan anggaran tersebut, dikolaborasikan dengan DPRD Sulut.
“Mari kita optimalkan pengelolaan keuangan kita sesuai yang diatur dalam perundang-undangan,” tukas Wagub. (sisco)




Persiapan Pengambilan Sumpah/Janji Anggota DPRD Sulut Periode 2019/2024 Setwan Gelar Rapat Bersama

Sulut,GN- Pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Sulut Periode 2019-2024 akan digelar September mendatang. Sekretariat Dewan (Setwan) Provinsi Senin,(5/8/19)Menggelar rapat membahas persiapan. Sekretaris Dewan (Sekwan) Sulawesi Utara (Sulut) Bartolomeus Mononutu SH mengatakan, sesuai jadwal pelaksanaannya pada Senin 9 September 2019.

“Kami melakukan rapat dengan staf,Kepala Sub Bagian (Kasub) serta sejumlah Kepala Bagian (Kabag) dilingkungan Sekretriat terkait dengan persiapan pelaksanaan pengambilan sumpah janji anggota DPRD Sulut periode 2019/2024,” jelas Mononutu Selasa, (5/8/19).

Rapat tersebut membahas antara lain persiapan seperti para pejabat serta tokoh agama yang terkait dengan kegiatan tersebut. Selain itu, pihak sekretariat telah membahas seremoni dan rundown acara pada tanggal 9 September 2019. (sisco)




Gabung PDI-P, Elektabilitas Owner Raewaya Group Semakin Melejit

Sulut,GN- Masuknya Joune Ganda,SE dalam struktur DPD PDI-P Sulut dan dipercayakan sebagai Wakil Ketua Bidang Ekonomi, Elektabilitas Owner Raewaya Group ini semakin melejit.

Posisi strategis sebagai Wakil Ketua partai besar sekelas PDI-P, saat Rakerda PDI-P Sulut 26 Juli 2019 lalu yang dipimpin Ketua DPD PDI-P Olly Dondokambey,SE memiliki alasan dan harapan terhadap posisi wakil ketua kepada Joune Ganda yaitu pendekatan politis dan historis.

Yang pertama, Joune Ganda merupakan salah seorang pengusaha sukses asal Minut/Sulut yang berkiprah pada kanca bisnis tingkat nasional.Posisi ini hampir dipastikan sosok Joune Ganda cukup familiar dengan pengambil kebijakkan tingkat pusat, katakanlah pada tingkat Menteri terkait.Termasuk para politikus di senayan.

Melalui bendera bisnis Raewaya Group dan salah satunya PT Dharma Sarana Semen Nusantara yang bergerak dalam bidang Industri Semen dan sejumlah bisnis pengelolaan kawasan wisata di Bali dan tempat lainnya di Indonesia termasuk di Sulut, Joune Ganda terus menunjukkan kemapanan untuk menatap dunia politik.

Yang kedua, posisi tawar dalam bidang politis kiprah Joune Ganda ternyata karena faktor kedekatan dan ikatan kekerabatan dengan Menseskab Pramono Anun yang notabene mantan Sekjen DPP PDI-P.Alasan kedekatan ini cukup mempengaruhi jatuhnya posisi wakil Ketua kepada Joune Ganda disamping alasan prinsip lainnya.

Dengan faktor kedekatan dengan keluarga salah seorang petinggi partai penguasa saat ini, maka secara otomatis sosok Joune Ganda tidak asing bagi pengurus DPD PDI-P Sulut
khususnya dengan ketua Olly Dondokambey,SE bersama dedengkot partai besutan Megawati Soekarno Putri lainnya.

Merujuk pada dua alasan strategis diatas, dapat diprediksikan PDI-P bakal memutuskan Joune Ganda sebagai sosok yang dijagokan untuk bertarung pada Pilkada 2020 mendatang untuk Kabupaten Minahasa Utara.

Tak kaget lagi, sejak masuk dalam struktur partai PDI-P Sulut dan digadang akan masuk bursa Pilbub Minahasa Utara lewat perahu politik PDI-P,serta terlibat pada banyak kegiatan olahraga antara lain mensponsori turnamen Golf di Jakarta,Event Manado Fiesta Bridge Tournament 2019 nama suami tercinta dari Rizya Ganda Davega menjadi perbincangan sejumlah kalangan dengan beragam pendapat.

Namun yang pasti, saat ini elektabilitas Joune Ganda makin mengkristal ditandai banyaknya aspirasi dan spekulasi positif yang semakin membentuk opini bahwa Minut butuh sosok pemimpin muda,kreatif, profesional dan mapan dalam berbagai hal.

Meskipun pesta demokrasi 2020 masih cukup jauh, namun aroma pro dan kontra bahkan sejumlah prediksi kekuatan calon pemimpin Kabupaten Minahasa Utara telah mulai menjadi santer dibicarakan berbagai kalangan.

Masuknya nama Joune Ganda makin memantapkan optimisme, pengusaha sukses itu bakal diusung PDIP maju di Pilkada Minut 2020.

Bahkan Denny Lolong Ketua DPC PDIP Minut berujar bahwa wajar saja muncul optimisme Joune bakal diusung PDIP Sulut untuk maju di Pilbup Minut 2020 mendatang.

Menurutnya, bukan hal mudah bisa terpilih masuk struktur DPD PDIP Sulut.
“Artinya sosok Joune dipercaya memiliki komitmen dan kapasitas untuk membesarkan PDIP, ” ujar sosok yang digadang jadi Ketua DPRD Minut ini sambil menegaskan terlepas dari hal diatas PDIP tetap punya mekanisme untuk mengusung calon pemimpin daerah.

Kini,diantara sejumlah nama calon pemimpin Kabupaten Minut yang mencuat,nama Joune Ganda memiliki magnet yang cukup kuat di publik bahkan internal Partai PDI-P Sulut yang di pimpin Bendahara umum DPP PDI-P Olly Dondokambey.

Saat ini,Joune Ganda menyerahkan sepenuhnya ungkapan aspirasi yang menginginkannya untuk memantapkan diri menatap posisi kursi panas orang nomor satu di Minut.

Apapun penilaian segelintir orang, Joune Ganda berpendirian bahwa semua akan berproses sesuai mekanisme dan dinamika publik dan perkembangan politik yang berkembang serta menyerahkan sepenuhnya pada kehendak Sang Pencipta.

“Saat ini hampir semua yang saya usahakan dan mimpikan telah terwujud,kini saatnya saya kembali untuk memberi diri bagi kemajuan daerah saya, dan jika diberikan perintah dan kepercayaan maka soal mekanisme partai itu hal mutlak yang akan saya patuhi dan penuhi.” Tukas Joune Ganda kepada awak media. (*/Sisco)




Praha Inspirasi Baru Pariwisata Sulut, Dubes : Kami Siap Fasilitasi Kerjasama

Praha,GN- Peran DPRD Provinsi Sulut untuk semakin meningkatkan posisi strategis Sulut menjadi destinasi pariwisata dunia, ditunjukkan oleh anggota DPRD Sulut,dalam rangkaian tugas kunjungan kerja/studi banding di Kota Praha sejak tanggal 29 Juli dan akan berakhir 2 Agustus 2019 nanti.
Tim DPRD yang terdiri dari Amir Liputo, Edison Masengi, Juddi Moniaga, Edwin Lontoh dan Audy Wongkar,didamping Kabag Umum Jackson Ruaw, dalam pertemuan khusus bersama Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Republik Cekoslowakia, Kenssy D Ekaningsih, yang didampingi pejabat kedutaan, membahas sejumlah topik penting dalam rangka pengembangan pariwisata Sulawesi Utara, seperti antara lain Potensi Pariwisata kota praha, kontribusi sektor pariwisata dalam pertumbuhan ekonomi dan perdagangan kota praha, dukungan dan pengembangan infrastruktur bagi destinasi pariwisata, kebijakan pengembangan usaha industri pendukung.

Menurut Wakil Ketua Komisi III Amir Liputo, Praha menampilkan karakteristik kota yang unik dan mengandung nilai historikal, serta mengesankan sebagai kota modern.Pemerintah dan masyarakat luar biasa tetap memelihara bahkan mengembangkan bangunan bangunan peninggalan abad pertengahan yang sangat bersejarah. Dan ini menjadi inspirasi bagi pariwisata Sulut. “Sulut harus menjaga bangunan yang punya nilai sejarah dan dipromosikan serta dibuat souvenirnya” Kata Liputo.

Sementara, Sekretaris Komisi III Edison Masengi mengapresiasi peran Pemerintah dalam memelihara obyek wisata kota praha melalui dukungan pengembangan infrastruktur. Jalan berbatu batu, kastil dan jembatan dijaga dan dipelihara Pemerintah, sehingga tetap memiliki daya tarik yang khas dan modern. “Gereja gereja katolik dengan bentuk yang kokoh dengan arsitektur religius telah menambah daya tarik para wisatawan”, ujar Masengi.

Dalam kaitan dengan ekonomi dan perdagangan, menurut Edwin Lontoh, posisi strategis Kota Praha telah meningkatkan arus wisatawan yang datang, yang secara langsung menambah income Kota Praha. “Menurut Praha Tourism Board, Setiap tahun jumlah wisatawan sekitar 24 jutaan orang, telah mendinamisasi ekonomi kota praha, serta telah menempatkan Kota Praha sebagai penyumbang nilai tambah terbesar dalam pertumbuhan ekonomi di Republik Ceko. “Sulut patut mencontoh pemerintah kota praha dengan kebijakan pengembangan usaha outlet outlet untuk barang barang branded, yang tidak hanya di downtown tapi juga wilayah pinggiran, sehingga mendorong turis mengunjungi daerah pinggiran kota praha, dan membuka peluang tenaga kerja dan pendapatan masyatakat,”tukas Anggota Komisi II Edwin Lontoh.

Dalam kaitan itu, menurut Audy Wongkar, majunya pariwisata kota praha, juga karena adanya kebijakan Transportasi Terpadu Kota Praha. Melalui badan pengelolanya, Prazska Integrovana Doprava (PID), turis difasilitasi saat melakukan perjalanan dalam kota. Selain turis menikmati destinasi pariwisata sambil jalan kaki, turis juga menggunakan moda transportasi secara terpadu hanya dengan satu tiket atau kartu, dalam berbagai kategori baik jumlah jam hari atau bulan. Sekali beli tiket dapat menggunakan kereta, tram dan bus sepuasnya. “Ini luar biasa jika Kota Kota di Sulut seperti ini, sangat membantu masyarakat dan turis”, lanjut Kader PDIP ini.

Merespons diskusi yang berkembang hangat dan penuh kekeluargaan, Dubes Kenssy menantang Pemprov dan DPRD Sulut untuk membangunan kerjasama kepariwisataan, pengelolaan Enceng Gondok dan pengembangan moda transportasi terpadu. “kami siap membantu, memfasilitasi dengan Pemerintah Kota Praha dan Republik Ceko, dan Pemerintah Sulut diharapkan dapat mengembangkan dan mempromosikan wisata laut dan alam yang sangat disukai warga ceko,”kata Dia.

“Untuk maksud itu, pemerintah akan mengundang Pemda Sulut dan pihak terkait pariwisata untuk hadir dalam expo pariwisata dunia yang akan dilaksanakan di kota praha, pada bulan februari 2020, yang akan diikuti oleh 30 negara Eropa dan Amerika,sehingga diharapkan wisata Sulut bisa lebih dikenal dunia dan menarik minat wisatawan Eropa ke sulut melihat wisata pantai dan wisata alam,”tutup dubes.(*/Sisco)




Andrei Angouw Pimpin Rapat Paripurna, DPRD Dan Pemrov Sulut Sepakati KUA-PPAS APBD-P Tahun 2019

Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2019.

Ketua DPRD Sulut Menyerahkan KUA-PPAS APBD-P Tahun 2019 Yang Taleh Di Sepakati Kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey

Kesepakatan itu ditandai dengan ditandatanganinya nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang KUA PPAS Perubahan Tahun 2019 oleh Gubernur Olly Dondokambey dan Ketua DPRD Andrei Angouw di Ruang Rapat DPRD Sulut, Selasa (23/7/2019).


Gubernur Sulut Olly Dondokambey Dalam sambutannya mengapresiasi seluruh pimpinan dan anggota DPRD Sulut atas penyelenggaraan rapat paripurna sekaligus menandatangani nota kesepakatan terhadap KUA PPAS perubahan APBD Provinsi Sulut Tahun 2019.


“Telah menjadi tekad dan komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing daerah berdasarkan potensi lintas dimensi yang terus dipacu melalui penguatan pilar-pilar penggerak dalam rangka menjawab visi Pembangunan Daerah yaitu terwujudnya Sulawesi Utara yang Berdikari dalam ekonomi berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya,” kata Gubernur.


Lanjutnya, penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan meliputi dua bagian penting, yakni kebijakan pendapatan daerah dan kebijakan belanja daerah. Kebijakan penganggaran ini,m
secara umum ditujukan untuk memecahkan permasalahan penting dan mendesak, yang dapat menjadi sektor pengungkit dan mengarah pada sektor pendorong utama pembangunan.

“Besaran anggaran yang diusulkan diperuntukkan terhadap program/kegiatan mendesak dan dipandang penting. Selain itu, alokasi anggaran pada program dan kegiatan menampung aspirasi masyarakat sesuai hasil reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara,” ungkap Gubernur.

Lanjutnya Gubernur, pihaknya optimis sinergitas Pemprov dan DPRD Sulut semakin memantapkan pencapaian visi pembangunan daerah, khususnya terhadap pemantapan eksistensi Sulut sebagai salah satu pintu gerbang di Kawasan Timur Indonesia serta memantapkan pencapaian sepuluh sasaran utama pembangunan Sulut tahun 2019.

“Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, pembangunan pendidikan, pembangunan kesehatan, revolusi mental dan reformasi birokrasi, infrastruktur dan pengembangan wilayah termasuk wilayah perbatasan, kedaulatan pangan, trantibmas, peningkatan daya saing investasi, pembangunan pariwisata dan pengelolaan bencana dan mitigasi iklim,” tukas Dondokambey.

Rapat paripurna DPRD tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Sulut, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen dan para pejabat Pemprov Sulut. (Sisco)




Rapat Paripurna DPRD Sulut, Gubernur Sampaikan KUA-PPAS APBD 2020 serta KUA-PPAS APBD-P 2019

Sulut,GN- Menindak lanjuti hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang disepakati DPRD Sulut tanggal 19 Juli pekan lalu, DPRD Sulut menggelar Rapat Paripurna terkait Penyampaian dan Penjelasan Gubernur Sulut terhadap KUA-PPAS APBD 2020 serta KUA-PPAS APBD-P tahun 2019, Senin (22/7/19) diruangan Paripurna.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Menyampaikan KUA-PPAS APBD 2020 serta KUA-PPAS APBD-P 2019

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, memimpin jalannya rapat paripurna didampingi Wakil Ketua Marthen Manoppo dan dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wagub Sulut Steven OE Kandouw, Unsur Forkopimda dan sejumlah undangan.

Sekretaris DPRD Sulut Bartholomeus Mononutu pada rapat paripurna membacakan surat masuk mengawali acara rapat paripurna.

“Memperhatikan Permendagri nomor 33 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan KUA PPAS bahwa pemerintah daerah melakukan pembahasan KUA-PPAS di DPRD Sulut,” baca Bartolomeus Mononutu.

Sementara, Gubernur Sulut Olly Dondokambey menjelaskan KUA-PPAS tahun anggaran 2020 merupakan perwujudan komitmen tahun keempat pelaksanan RPJMD 2016-2021.

“Sejak tahun 2016 sampai sekarang kita menyusun dan menegakkan fondasi yang kuat dengan platfon daerah yang menjadi produktif lebih maju dan lebih berkeadilan. Kerja nyata selama 4 tahun ini tidak selalu mudah karena lingkungan ekonomi, sosial dan global yang terus mengalami perubahan yang sangat dinamis yang mengharuskan kita menyiapkan diri dengan baik, melakukan antisipsi dengan sangat cermat, serta membuat penyesuaian dengan sangat cepat,” ujar Gubernur.

Dalam KUA-PPAS tahun anggaran 2020, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan mencapai Rp1.283.962.659.102,-.

“Kedepan, pemerintah daerah akan berupaya meningkatkan kemandirian pendapatan Provinsi Sulut. Belanja daerah dianggarkan sebesar Rp.4.073.783.332.102,-. Belanja tidak lngsung sebesar Rp.2.230.538.457.000,-. Selanjutnya terhadap KUA-PPAS APBD-P tahun 2019, PAD sebesar Rp.4.098.657.797.000,-, mengalami perubahan menjadi Rp.4.110.613.637.600,- atau bertambah sebesar Rp.11.955.840.600,-,” kata Gubernur.

Lebih Lanjut dikatakan Gubernur Olly Dondokambey menyebutkan bila APBD adalah uang rakyat yang harus dijaga bersama.

“Uang rakyat yang harus kita jaga bersama dan dimanfaatkan secara bijak untuk kebutuhan rakyat di masa sekarang maupun generasi masa depan,” tukasnya. (Sisco)




Joune Ganda Dampingi Gubernur Olly di Pengucapan Minahasa

Sulut,GN- Calon kuat Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda ikut mendampingi Gubernur Olly Dondokambey menghadiri pengucapan Minahasa di Rudis Bupati Roy Roring di Tondano, Minggu (21/7/19) siang.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Turut di Dampingi Wakil Gubernur Steven kandouw, Sekertaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen beserta Ketua TP PKK Sulut, Rita Maya Dondokambey Tamuntuan, Ketua DPRD Provinsi Sulut Andrei Angouw dan pejabat Pemprov Sulut.

Kehadiran Gubernur Olly dan rombongan langsung disambut Bupati Roy Roring didampingi Ketua TP PKK Minahasa, Fenny Roring Lumanauw, dengan dijamu makan siang bersama.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Olly tak lupa mengucapkan selamat memperingati Pengucapan Syukur bagi seluruh masyarakat Minahasa.

“Selamat berpengucapan syukur bagi seluruh masyarakat Minahasa. Semoga ini menjadi berkah bagi kita semua,” ujar Olly.

Sementara itu, Bupati ROR pun menyampaikan terima kasih atas kunjungan dari gubernur dan rombongan

“Terimakasih juga karena pak gubernur dan rombongan boleh menyempatkan berkunjung di Minahasa,” singkat ROR.
(*/Sisco)




Berikut Komposisi Kepengurusan PDI Perjuangan Sulut Periode 2019-2024

Sulut,GN- Partai jawara pemilu di Sulawesi Utara (Sulut) PDI Perjuangan berkomitmen untuk memenangkan pilkada serentak 2020.

Langkah untuk mewujudkan komitmen memenangkan Pilkada serentak tersebut dengan membentuk kepengurusan yang baru dan solid.

Dengan itu, DPD PDI Perjuangan mengadakan Konferensi Cabang (Konfercab) dan Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Sulut serentak yang berlangsung di GKIC Novotel Manado, Sabtu (20/07/19).
Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menghasilkan jajaran pengurus lima tahun kedepan periode 2019 – 2024.

Kepengurusan yang dihasilkan dari Konferda adalah Sebagai berikut:
Pengurus DPD PDI Perjuangan Sulut,KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) masih tetap bertahan yakni Ketua Olly Dondokambey SE, Sekretaris Franky D Wongkar SH dan Andrei Angouw Bendahara.

Sedangkan untuk Jajaran Struktur Pengurus DPC, baru terdapat sejumlah nama yang mengisi jabatan Ketua, Sekretaris, Bendahara (KSB).

Berikut nama-nama yang disahkan untuk KSB DPC.

Manado :
Richard Sualang (Ketua)
Tonny rawung (Sekretaris)
Aaltje Dondokambey (Bendahara)

Minahasa Utara:
Denny Lolong (Ketua)
Decky Wagey (Sekretaris)
Jimmy Mekel (Bendahara)

Bitung :
Maurits Mantiri (Ketua)
Aldo Ratungalo (Sekretaris)
Budi Medea (Bendahara)

Sangihe :
HR Makagansa (Ketua)
Didi Sondakh (Sekretaris)
Denny Tampi (Bendahara)

Sitaro :
Tonny Supit (Ketua)
Mochtar Kaudis (Sekretaris)
John Ponto Janis (Bendahara)

Talaud :
Heber Pasiak (Ketua)
Jacob Mangole (Sekretaris)
Semuel Bentian (Bendahara)

Bolmong :
Yanny Tuuk (Ketua)
Masud Lauma Sekretaris)
Welty Komaling (Bendahara)

Bolmut :
Amin Lasena (Ketua)
Abdul Zamad Lauma (Sekretaris)
Franky Cendra (Bendahara)

Boltim :
Medy Lensun (Ketua)
Welkin Rareho (Sekretaris)
Susila Mamonto (Bendahara)

Bolsel :
Iskandar Kamaru (Ketua)
Resia Lamusu (Sekretaris)
Arifin Olii (Bendahara)

Kotamobagu :
Meidy Makalalag (Ketua)
Roy Kasenda (Sekretaris)
Adrianus Mokoginta (Bendahara)

Minsel :
Stevanus Lumowa (Ketua)
Margo Tawas (Sekertaris)
Meivi Karuh (Bendahara)

Mitra :
James Sumendap (Ketua)
Dolvy Rogahang (Sekretaris)
Decky Tololiu (Bendahara)

Minahasa :
Robby Dondokmbey (Ketua)
James Rawung (Sekretaris)
Glady Kandouw (Bendahara)

Tomohon :
Carol Senduk (Ketua)
Noldy Lengkong (Sekretaris)
Johny Runtuwene (Bendahara)

Selanjutnya untuk mengisi komposisi lengkap DPC, maka telah dibentuk Tim Formatur yang bekerja melengkapi Struktur Pengurus. (*/Sisco)




Mengabdi Untuk Masyarakat Pengusaha Muda Juone Ganda Ingin Membangun Minut

Juone Ganda Ketika Diwawancarai Sejumlah Awak Media (foto: gemparnews)

Sulut,GN- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sulawesi Utara (Sulut) semakin dekat. Sejumlah nama dan tokoh yang layak Dan pantas maju menjadi calon Kepala Daerah semakin bermunculan. Diantaranya sosok Pengusaha Muda asli Minahasa Utara (Minut) Juone Ganda.
Kepada sejumlah media,Sabtu (20/7/19) di GKIC Manado, Juone mengungkapkan kerinduannya mengabdi untuk masyarakat. Dikatakan, dirinya ingin memajukan dan membangun Minut yang adalah daerahnya sendiri,untuk semakin hebat.
Lebih jauh dikatakannya, hingga saat ini,dia terus melakukan sosialisasi ke masyarakat Menyampaikan visi,ide bahkan gagasan untuk kemajuan Minut.

“Untuk saat ini, saya masih pada tahap sosialisasi, dimana saya berusaha bertemu dengan masyarakat dan memberikan ide yang akan saya lakukan kalau Tuhan berkenan saya memimpin minut,” ujarnya.
Untuk mengaktualisasikan visi,ide dan gagasannya,
Juone mengatakan dirinya memilih PDI Perjuangan sebagai kendaraan politik, karena PDI Perjuangan memiliki paham yang sama dengan dengan dirinya.

“Dimana partai yang memiliki platform yang sama dengan cara berfikir, idialisme, nilai kebangsaan yang sama dengan saya. Dimana dasar dari pendiri PDI P yakni Bung Karno sebagai founding father yang memiliki visi yang luar biasa bagi kedepan, sehingga melalui partai ini saya berharap bisa mampu membawa Minut lebih hebat dimasa yang akan datang,” ungkap Juone.

Lebih lanjut dikatakan Pengusaha properti dan perminyakan ini, hal terpenting dalam membangun kabupaten Minut ada pada Sumber Daya Manusia (SDM).

“Konsep untuk memajukan Minut yang pertama kita harus mengedepankan SDM terlebih dahulu. Jadi SDM menjadi sangat penting, karena jika di Minut SDM nya baik maka itu akan menjadi basic untuk berkembang,” tutupnya. (sisco)




Mononutu: Kegiatan Bimtek Untuk Menyamakan Presepsi Kerja Setwan

Sulut,GN- Pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Forum Komunikasi Sekretariat DPRD se-Sulut tahun 2019 bertempat di Hall Anoa, Hotel Grandpuri Manado bertujuan untuk menyamakan Presepsi kerja Setwan.

Sekretaris DPRD Sulut Bartholomeus Mononutu Ketika Diwawancarai Sejumlah Awak Media (Foto : gemparnews)

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DPRD Sulut Bartholomeus Mononutu Kamis,(18/7/19) kepada sejumlah awak media.
“Jadi kegiatan ini dimaksudkan untuk menyamakan presepsi tentang semua tugas dan pekerjaan dunia sekertariat dewan. Karna tugas sekertariat dewan ini tidak lepas dari tugas dan fungsi anggota DPRD yang kita fasilitasi” kata Sekertaris Dewan Provinsi Sulut.

Lebih jauh Mononutu menyebutkan bahwa kegiatan Bimtek ini dirampung sekaligus dengan persiapan pelantikan anggota DPRD oleh Departemen Dalam Negeri

“Nanti ada satu narasmber dari Depdagri. Dia akan memberikan materi tentang persiapan pelantikan anggota DPRD.” sebut Mononutu.

Lanjutnya,rencana pelantikan anggota DPRD periode 2019-2024 akan dilaksanakan 9 September mendatang.

“Mengingat untuk DPRD Provinsi Sulut sendiri akan melaksanakan pelantikan anggota dewan 2019-2024 tanggal 9 September 2019.” lanjutnya.

Kegiatan Bimtek Setwan Se-Sulut dihadiri oleh Setwan 14 kabupaten/kota tambah 1 Setwan Provinsi Sulut. (Sisco)