Partai Golkar Sulut Buka Pendaftaran Bakal Calon Gubernur Dan Wakil Gubernur

Sulut,GN- Pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk partai Golkar Sulut rencananya akan Segera di buka. ini disampaikan oleh Bendahara DPD l Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) Jems Artur Kojongian. “Sesuai hasil rapat DPD l Partai Golkar Sulut telah ditetapkan tanggal pendaftaran bagi bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut),” ucapnya Senin,(18/11/19).

Lanjutnya, dikatakannya pendaftaran akan di buka Senin hari 18 sampai 23 November 2019. “Pendaftaran bagi bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut akan di buka mulai Senin hari ini 18 hingga 23 November 2019. Pendaftaran di kantor Sekretaraiat DPD l Partai Golkar Sulut di bilangan Martadinata Paal dua Manado,” ujarnya.

“Untuk pendaftran tersebut, dibuka secara umum dan siapa saja bisa mendaftar di partai golkar. Partai ini adalah terbuka untuk umum,” tutupnya. (*/Sisco)




Aspirasi Di Realisasikan,Winsulangi Salindeho Sampaikan Terimakasih Kepada Gubernur

Sulut,GN- Jalan pintareng-ngalipaeng yang di gaungkan oleh anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) daerah pemilihan Nusa Utara Winsulangi Salindeho yang merupakan jalan Provinsi dan anggarannya sangat minim, mendapat respon positif dari Pemerintah Provinsi Sulut.

Anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho (Foto:gemparnews)

Ketika ditemui awak media ini, Salindeho Menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Sulut dimana telah merespons aspirasinya terkait anggaran jalan tersebut. Disampaikannya, anggaran jalan yang kurang lebih 12 Miliar langsung di tata dan dimasukan pada APBD Induk 2020.

” Saya sebagai perwakilan dari Nusa Utara Menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Sulut,telah mendengarkan dan merealisasikan aspirasi ini dalam anggaran APBD induk 2020. Informasi ini saya terima langsung dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum,dimana anggaran jalan pintareng-Ngalipaeng kurang lebih 12 Miliar,” jelasnya Jumat (15/11/19) dikantor DPRD Sulut.
Anggaran ini,ditegaskannya akan terus dikawal sehingga Sesuai dengan peruntukan anggaran jalan pintareng-Ngalipaeng.

Salindeho berharap, Pemerintah Provinsi Sulut kedepannya terus memperhatikan wilayah Kepulauan Nusa Utara. (Sisco)




Empat Kali Terjadi Pergantian Ketua DPD Gerindra Sulut, Melky Suawah Tetap Di Pertahankan

Sekretaris Gerindra Sulut Melky Suawah (Foto: ist)

Sulut,GN- Khabar beredarnya pergantian Ketua DPD Gerindra Sulut Wenny Lumentut (WL) kepada Wenny Warouw (WW) sempat menjadi tanda tanya bagi banyak kalangan masyarakat. Pimpinan Gerindra Sulut telah mengalami beberapa kali pergantian mulai dari Ketua Gleny Kairupan,Vonny Panambunan,Weny Lumentut hingga informasi yang di dapat Pimpinan beralih lagi ke Weny Warouw.
Ada Hal yang menarik setelah terjadi beberapa kali pergantian Ketua Gerindra Sulut. Seperti Sekretaris Gerindra Sulut Melky Suawah masih tetap dipertahankan, meskipun sudah empat kali terjadi pergantian Ketua Gerindra Sulut.
Kepada awak media ini,Suawah mengatakan bahwa pergantian ditubuh partai Gerindra sudah biasa. “Pergantian Pimpinan Gerindra Sulut sudah biasa,semua ini merupakan hak dari DPP Gerindra. Kita sebagai petugas partai harus siap,” ungkapnya Saat ditemui Kamis,(14/11/19).
Terkait dirinya masih dipercayakan sebagai Sekretaris Gerindra Sulut, Suawah hanya bisa tersenyum, sambil menyebutkan sebuah kepercayaan yang diberikan oleh DPP harus dijalankan. ” Sebagai petugas partai,kita harus siap menjalankan keputusan bahkan kepercayaan yang telah diberikan,” tutupnya . (Sisco)




Salindeho Pastikan Kawal Pembahasan 13 Ranperda Tahun 2020

Sulut,GN- Badan Legislasi (BALEG) DPRD Propinsi Sulawesi Utara telah menetapkan 13 Ranperda yang telah disepakati bersama antara Baleg DPRD Sulut dengan Pemerintah Provinsi Sulut yang masuk agenda pembahasan Legislasi di DPRD Tahun 2020.

Winsulangi Salindeho yang adalah ketua Badan Legislasi DPRD Sulut, memastikan akan mengawal pembahasan 13 Ranperda Tahun 2020 mendatang. Meskipun banyak agenda dan kesibukan lainnya, kegiatan berjalan sesuai agenda kerja di DPRD Sulut.

Program Pembentukan Perda Tahun 2020 menurut mantan Bupati Sangihe ini, sangat penting dan strategis sebagai dasar perumusan kebijakan publik dan menentukan arah pembangunan dan pemerintahan daerah.

” Setiap perda yang dibuat harus mendapatkan dukungan anggaran untuk kesejahteraan rakyat Sulawesi Utara,” kata Dia.

Lanjut politisi senior dari Partai Golkar Sulut ini, memaparkan bahwa sesuai Peraturan DPRD Sulut No. 2/2019 Pasal 57 huruf (a), Tentang Tata tertib DPRD, tugas dan Wewenang Badan Pembentukan Peraturan Daerah adalah.

“Menyusun rancangan Program Pembentukan PERDA yang memuat daftar urut Rencana PERDA berdasarkan skala prioritas pembentukan rancanagn PERDA disertai alasan untuk setiap tahun anggaran dilingkup DPRD,”ungkapnya.

Dari hasil rapat bersama Biro Hukum Setda Propinsi dan Tiem Koordinasi untuk mengeluarkan usulan RANPERDA dari Usulan Inisiatif DPRD dan Pemerintah Propinsi Sulut serta Daftar Kumulatif Terbuka, Disepakati 13 Program Pembentukan PERDA Tahun 2020 sebagai berikut:

RANPERDA Prakarsa DPRD :
Perlindungan dan pemeliharaan pohon, Fakir miskin dan Anak terlantar, Hak Protokoler Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut.

RANPERDA Prakarsa Gubernur Sulut :
Irigasi, Pengelolaan Samapah, Pengelolaan Barang Milik Daerah, Kawasan Tanpa Rokok, Pencegahan dan Penanganan Korban Peredaran Orang di Sulut, Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Sulawesi Utara, Penyelenggaraan Pendidikan.

RANPERDA Daftar Kumulatif Terbuka: Pertanggung jawaban Pembahasan APBD 2019, Perubahan Anggaran 2020, dan APBD Tahun 2021. (*/Sisco)




Pangemanan Sebut APBD Harus Pro Rakyat

Sulut,GN- Sebagai bentuk tanggungjawab kepada masyarakat dan konstituennya, anggota DPRD Sulawesi Utara, Melky Jakhin Pangemanan menyelenggarakan diskusi bersama dengan melibatkan para tokoh birokrat, tokoh masyarakat, pakar dan ahli, guna memberikan sumbangsih pemikiran yang konstruktif untuk kemajuan daerah.

Melky Pangemanan (Foto: gemparnews.com)

“Penyelenggaraan kegiatan ini adalah bentuk kita memperkuat gagasan, karena ini dalam proses kita menanti penetapan APBD TA 2020,” ujar ketua PSI Sulut ini, saat ditemui awak media di ruang rapat Komisi IV DPRD Sulut, Senin (11/11/19).

Pangemanan mengatakan, APBD ini harus pro rakyat dan harus melibatkan patisipasi publik. “Prinsip penyusunan APBD salah satunya adalah partisipatif. Oleh karena itu, kita mendorong supaya APBD ini pro rakyat, dan bentuk keterlibatan publik adalah bagian dari tugas kita juga, dan sebagai anggota DPRD adalah fungsi kita untuk mengawasi kebijakan dan anggaran yang akan digunakan tahun anggaran 2020,” kata Dia.
Pangemanan menyebutkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan bukan bermaksud menggerogoti peran Banggar. ”Tidak ada maksud lebih untuk menggerogoti atau mengambil peran dari Badan Anggaran (Banggar) dan lain sebagainya, tapi lebih pada melibatkan publik mengetahui proses APBD itu. Dan, ketika nantinya ditetapkan, tentunya menjadi bahan juga evaluasi kedepan. Sehingga poin-poin krusial yang menjadi pokok pembahasan kita yang mungkin tidak relevan, itu bisa dimasukan di APBD Perubahan,” pungkas pangemanan. (Sisco)




Ketua DPRD Sulut Pimpin Rapat Paripurna Mendengarkan Penjelasan Gubernur Terhadap Ranperda APBD 2020

Sulut,GN- Rapat Paripurna DPRD Sulut Dalam rangka mendengarkan penjelasan Gubernur Sulut terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD 2020, serta Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, sekaligus mendengarkan Jawaban dan Penjelasan Gubernur terhadap pemandangan umum fraksi bertempat diruang Paripurna DPRD, Selasa (5/11/19) dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw.

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw saat memimpin jalannya rapat Paripurna didampingi Wakil Ketua Victor J. Mailangkay, Wakil Ketua James Arthur Kojonginan, Wakil Ketua Billy Lombok.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey Menyampaikan apresiasi atas dukungan pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara terhadap Pembangunan di bumi nyiur melambai.

“Berkat persatuan, sinergitas dan kebersamaan yang kuat, serta
dukungan dari DPRD Provinsi Sulawesi Utara, kita senantiasa mampu
merajut tantangan pembangunan menjadi peluang bahkan kekuatan Sulawesi
Utara dalam menghadapi era persaingan global,” kata gubernur Sulut ini.

Lanjut Dia, Pemerintah provinsi Sulut telah menetapkan tema rencana RKPD tahun 2020 yakni memantapkan Sumber Daya manusia yang berkualitas dan peningkatan pemerataan infrastruktur.

“Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, Pemantapan sumber daya manusia, Pariwisata, ketahanan pangan dan industri ekonomi kreatif, Pemerataan infrastruktur, Ketenteraman dan ketertiban masyarakat, dan sukses Pemilu Kepala Daerah, Reformasi Birokrasi, serta Mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan hidup,” tukasnya.

Turut hadir wakil Gubernur Steven Kandouw, Sekertaris Provinsi Edwin Silangen, Pejabat Struktural ASN Eselon III dan IV, unsur Forkopimda Sulut, BIN, BPK, BPKP, Tokoh Masyarakat dan Undangan lainnya. (Sisco)




Prioritaskan Pengembangan Ekonomi Kreatif, BSGo Siapkan Generasi Muda Potensial

Andrei Angouw: DPRD Suport Langkah BSGo Dan Eksekutif Kembangkan Potensi Ekonomi Kreatif

Sulut,GN- Momentum pelaksanaan AIS 2019 di Sulut bakal melahirkan generasi muda potensial diberbagai sektor terlebih pengembangan ekonomi kreatif.
Direktur utama BSGo, Jeffry Dendeng mengatakan pihaknya saat ini sementara berupaya menciptakan generasi muda yang potensial.
“Saat ini BSGo sedang mengawal 30 orang yang telah selesai ikut boothcamp dengan berbagai kreatifitas yang dimilikinya. Kami akan terus bersama-sama dengan mereka dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif. Setelah berbagai pelatihan yang diikuti mereka, nantinya akan terus disupport total oleh BSGo,”jelas Dendeng.

Dirinya juga mengaku saat ini pihak BSGo sedang menyiapkan lokasi untuk pengembangan starup-starup baru.
“Nanti akan disiapkan tempat untuk para generasi muda mengembangkan bakatnya. Kami akan fasilitasi semuanya agar kedepan ada aplikasi yang berhubungan dengan Perbankan dan cocok untuk diterapkan BSGo kami akan membelinya. Siapa tahu kedepan lahir star up-star up baru dari dari Sulut dan tentu saja BSGo akan terus dampingi dan mensupport. Itu semua demi pengembangan ekonomi kreatif,”tandas Dendeng.
Menurutnya, pihak pemerintah pusat juga sudah melirik ekonomi kreatif baru yang merupakan potensi dari Sulut.
“Kami sudah bertemu dengan beberapa deputi di badan ekonomi kreatif dan mereka melirik paduan suara. Ternyata menurut mereka paduan suara yang ada di Sulut telah merakyat dan apabila dikelola dengan profesional hal itu adalah potensi ekonomi kreatif yang berasal dari Sulut. Hal ini juga akan disupport BSGo,”pungkasnya.

Sementara itu, DPRD Sulut telah berkomitmen untuk mendukung sepenuhnya pengembangan ekonomi kreatif ini.
“Tentu saja dengan pelaksanaan AIS 2019 diSulut akan menjadi momentum kebangkitan para kaum muda milenial yang kreatif. DPRD akan support total berbagai upaya yang dilakukan BSGo maupun pihak eksekutif,”tegas Ketua DPRD, Andrei Angouw.(**)




Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw Hadiri Pembukaan AIS Startup And Business Summit 2019

Sulut,GN – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan membuka Archipelagic and Island States (AIS) Startup and Business Summit 2019 yang dilaksanakan dikawasan Megamas Manado Sulawesi Utara, Kamis (31/10/19) pagi sekitar pukul 10.30 Wita.

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw Hadiri Pembukaan AIS Forum 2019 Di Kawasan megamas

Menteri dalam sambutannya mengatakan bahwa AIS Startup dan Business Summit 2019 ini merupakan bagian kerja sama enam negara kepulauan dan 41 negara-negara pulau yang dimulai sejak tahun lalu.
Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw Dan Sekprov Sulut Bersama Undangan Lainnya

“Tujuannya adalah untuk saling mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama di antara negara-negara AIS Forum,” ujar Luhut.
Menteri Luhut Binsar Panjaitan Dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey Saat Pembukaan AIS Forum 2019

Menteri pada kesempatan itu, mengajak anak muda dan dunia pendidikan Sulawesi Utara untuk melakukan studi dan kajian yang mendalam soal meteorologi.

“Saya mohon juga, Pak Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Ketua DPRD Andrei Angouw agar mendorong ekonomi kreatif di sini. Karena ini menjadi penting, karena Manado menjadi tujuan turis. Belum lagi Manado adalah salah satu dari enam hub di Indonesia, dan ke depan juga pembangunan pesawat terbang,” tambah Luhut

Menteri Luhut Binsar Panjaitan Saat Memberikan Sambutannya Sekaligus Membuka AIS Forum 2019

Sementara itu, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw saat menanggapi hal tersebut, mengatakan siap memberi dukungan penuh mendongkrak ekonomi kreatif warga Sulut.

“Mengingat ekonomi kreatif merupakan hasil karya dari manusia-manusia yang kreatif, mereka akan semakin maju dalam membuat sajian produk ke masyarakat terlebih mereka mendapat fasilitas untuk mewujudkan hal itu,” kata Angouw disela-sela kegiatan tersebut.

Angouw Menyampaikan bahwa ekonomi kreatif ini akan menciptakan lapangan pekerjaan dengan banyaknya orang mengemukakan gagasannya akan menciptakan banyak lapangan kerja dan mengurangi jumlah pengangguran.

“Selain itu akan mengurangi tindakan Kriminal walaupun dampaknya tidak secara langsung, namun dengan berkurangnya jumlah pengangguran akan mengurangi juga angka tindakan kriminalitas yang mungkin terjadi,” Tutur Angouw.

Lanjut Angouw mengatakan Sulut akan mampu mengikuti perkembangan era teknologi yang ada,sehingga akan menciptakan masyarakat Kreatif.

“Persaingan dalam bisnis yang akan membuat bisnis itu sendiri jadi lebih menarik untuk ikut serta didalamnya. Sehingga akan tercipta pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan mempercepat pembangunan,” tegasnya.

Dia juga memberi apresiasi dengan adanya kegiatan AIS tersebut dapat menjadi wadah promosi bagi daerah.

“Sangat bagus sebagai sarana promosi pariwisata Sulut, dan semoga acara acara seperti ini lebih sering dilaksanakan di Sulut,”pungkasnya. (adv)




Salindeho Minta Dishub Atur Route Kapal Komersial Sangihe-Talaud

Watania: Dishub Hanya Bisa Memfasilitasi Ijin Route ke Kemenhub

Sulut,GN- Guna memaksimalkan konektivitas kapal komersial(Penumpang) ke wilayah Kepulauan Nusa Utara (Sangihe,Talaud dan Sitaro) agar dapat terlayani dengan baik perlu diatur kembali route kapal komersial tersebut. Seperti route kapal dari pelabuhan Tahuna Sangihe menuju ke Kepulauan Talaud begitu juga sebaliknya, disinyalir jarang dilintasi oleh kapal komersial.

Anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho (Foto: gemparnews)

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho angkat bicara. Kepada awak media ini, Salindeho menegaskan Dinas Perhubungan (Dishub) kembali mengatur jalur atau route kapal ke Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud ataupun sebaliknya. ” Karena jarang kapal dari pelabuhan Tahuna Sangihe menuju ke Kabupaten Kepulauan Talaud,sehingga kami meminta kepada Dinas Perhubungan untuk mengatur kembali route kapal. Bayangkan jika masyarakat atau penumpang dari Tahuna menuju Talaud harus naik kapal ke manado kemudian naik kapal lagi menuju ke Talaud atau sebaliknya dari Talaud menuju ke Tahuna,harus Naik kapal ke manado kemudian kebali naik kapal ke Tahuna Sangihe. Betapa mahal ticket yang harus disiapkan oleh masyarakat (penumpang red),” tegas mantan Bupati Sangihe ini.
Dia berharap agar Dishub memperhatikan Hal ini. ” Ini perlu diperhatikan untuk kelancaran perekonomian dan kepentingan masyarakat Kepulauan di tiga Kabupaten,” ungkapnya.
Sementara,Kepala Dinas Perhubungan Sulut DR Linda Watania,MSi saat di hubungi menjelaskan bahwa untuk mengeluarkan izin route kapal komersial adalah wewenang dari Kementerian Perhubungan. ” Dinas tidak punya wewenang untuk mengatur izin route kapal komersial,itu wewenang dari Kementerian Perhubungan. Kami hanya bisa Memfasilitasi ke Kemenhub pengurusan izin, jika ada pengusaha kapal yang mau melintasi route tersebut,” jelas watania.
Kalau untuk kapal perintis,Watania mengatakan bahwa sudah ada kapal bantuan dari Kementerian Perhubungan,yang melintasi wilayah Kepulauan. ” Misalkan kapal sabuk Nusantara bantuan kapal dari Kementerian Perhubungan yang sudah melayani route wilayah Kepulauan,” ungkapnya.(Sisco)




Indonesia Itu Indah Dalam Satu Bingkai NKRI

Sulut,GN- Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap tanggal 28 Oktober,merupakan Hari yang sangat bersejarah bagi Pemuda di negara kesatuan Indonesia. Sejarah mencatat,bagaimana Pemuda Indonesia pada waktu dulu bersatu tanpa memandang suku, Ras dan Agama,sehingga dalam Satu Bingkai Indonesia.

Bertolak dari itu, ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dalam suasana memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-91 tahun angkat bicara. Angouw berujar bahwa berkaca dari sejarah para Pemuda ingin bersatu. “Harusnya kita berkaca dari sejarah para pemuda yang ingin negara kita ini menjadi satu. Jika sekarang ada yang berkoar untuk membuat perpecahan bangsa, maka harusnya malu, karena justru pemuda-pemudi dulu ingin kita satu tidak menunjukan kedaerahannya,” ujarnya Senin (28/10/19).

Sebab itu, Dia meminta para pemuda saat ini, apapun agama,suku atau ras, agar tidak lagi memikirkan perbedaan namun bagaimana menjaga dalam satu bingkai NKRI.

” Untuk itu saya ajak, kepada para pemuda, kita contoh 91 tahun lalu, bagaimana para pemuda mengikrarkan Sumpah Pemuda yakni berbangsa, bertanah air dan berbahasa satu,” tutupnya. (Sisco)