Wartawan Talaud Silaturahmi dengan Kejari Baru

Wartawan Kabupaten Talaud bersama Kejari Baru.

TALAUD,GN – Jurnalis di Kabupaten Kepulauan Talaud melakukan kunjungan di kantor Kejaksaan Negeri Talaud dalam rangka perkenalan dan silaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang baru, Agustiawan Umar,SH,MH, pada Rabu (15/05/19).

Kajari Talaud, Agustiawan Umar,SH,MH didampingi Kasi Intel Juan Palempung,SH mengatakan, Kejari tidak bisa bekerja sendiri untuk mencapai segala tujuan yang diharapkan tanpa ada peran wartawan di belakangnya. Karena wartawan dan medianya sangat profesional, sentral dalam mendukung pembangunan di segala sektor termasuk dengan Kejari.

“Wartawan merupakan mitra dalam tugas. Kalau tidak ada wartawan maka kami juga tidak akan berhasil mencapai tujuan yang diharapkan, karena pada prinsipnya wartawan adalah penyampai informasi kepada masyarakat. Orang yang selalu berada di lapangan serta sebagai kontrol sosial yang aktif menjalankan tugasnya, tanpa wartawan yang meliput segala kegiatan kami, maka apa yang kami kerjakan akan menjadi sia-sia karena tidak ada orang yang mengetahuinya,” ujar Kajari.

Selaku pejabat baru, Kajari Talaud meminta wartawan kooperatif, dapat memberikan saran, kritikan dan informasi namun yang bersifat membangun. Hal itu diperlukan sebagai bahan untuk perbaikan fungsi dan tugas Kejari ke depannya.

Di kesempatan yang sama Koordinator Wartawan masing-masing media di Kabupaten yang miliki wilayah perbatasan Negara ini, mengapresiasi sambutan Kajari.

Para kuli tinta mengatakan, kunjungan mereka ke Kejari, dalam rangka perkenalan diri dan medianya serta sekaligus ingin berkenalan dengan Kajari yang baru bertugas belum sebulan ini.(eko)




Tuange Dukung PN Melonguane Jadikan Talaud Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Plt Bupati Menandatangani Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi Bersama Perwakilan Forkopimda(foto:eko)

TALAUD, GN – Pengadilan Negeri Melonguane melaksanakan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah  Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) , Selasa (14/05/19) siang. Kegiatan dilangsungkan di ruang sidang utama pengadilan tersebut.

Dalam sambutanya Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange, Sos, M.si mengatakan dirinya sangat mengapresiasi program yang di canangkan oleh Pengadilan Negri Melonguane tersebut. “Pada Kesempatan ini saya mengajak saudara-saudara untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selaku pelaksana tugas Bupati, saya sangat mengapresiasi sikap tanggap dan cepat dari Pengadilan Negeri Melonguane dengan menggelar program ini,” Ucap Tuange.

Saya berharap dengan adanya Pencanangan Pembanguanan Zona Integritas ini, kabupaten talaud akan benar-benar menjadi daerah yang punya nama baik dan punya zona yang bebas korupsi. Sebagai wujud dimana kita menciptakan satu wilayah birokrasi yang bersih” ungkapnya.

“Sekali lagi, saya sangat mengapresiasi dan mendukung gerakan. Sekalipun pada kenyataannya masih ada yang terlibat kasus korupsi, seperti 15 orang ASN yang baru tadi berangkat memenuhi panggilan KPK. Untuk itu saya sangat berterima kasih kepada PN Melonguane, dengan adanya kegiatan ini, generasi muda kita bisa bersih dari korupsi,” tutupTuange (eko)




Tuange Tinjau dan Dengar Keluhan Pedagang Di Pasar Baru

Plt Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange, Sos, M.si langsung meninjau pasar sementara yang dibuka para pedagang. (foto:eko)

Talaud,GN – Akibat infrastruktur pasar yang tidak menunjang, para pedagang buka pasar kilat di Pantai indah Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud. Sudah seminggu, sekitar 60 pedagang itu berjualan di lokasi pasar yang belum jelas ijinya. Menangapi hal tersebut Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange, Sos, M.si langsung meninjau pasar yang dibuka para pedagang, pada Selasa (14/05/19) pagi.

Pasalnya, para pedagang yang sebelumnya berjualan di pasar lama, dipindahkan secara paksa ke pasar baru oleh Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip sebelum jadi tersangka kasus suap. Diwaktu itu pedagang sangat tidak setuju, dikarnakan pasar yang baru lokasinya sangat sepi dari pembeli dan lapaknya tidak sesuai dengan jumlah pedagang di pasar lama. Akibatnya itu, masih banyak pedagang yang tidak mendapatkan lapak, dan kembali berjualan di pasar lama.

Para pedagang yang bertahan di pasar baru merasa dirugikan juga dengan keadaan yang sunyi serta tidak adanya akses kendaraan ke pasar baru. Arni salah satu pedagang asal Desa Alo Kecamatan Pulutan mengungkapkan, pendapatan yang di hasilkanya hanya Rp 20.000/ hari, dan sisa hasil jualanya harus di buang karena sudah tidak bisa di jual kembali.

Menyikapi keadaan tersebut, Petrus Simon Tuange, sebagi Pelaksana Tugas Bupati mengungkapkan Fungsi utama dari Pemerintah adalah mengatur. “Jika kita tidak mengijinkan mereka untuk berjualan, kemana mereka akan mencari nafkah. Kondisi yang tercipta tak diduga ini, akan di berikan toleransi berjualan sementara, dengan waktu batas yang belum di tentukan. Kita juga sebagai pemerintah akan melakukan kajian-kajian agar bisa meramaikan pasar baru yang sudah di bangun itu, ” pungkasnya.

Lebih lanjut dikatakannya,mekanisme pembangunan infrastruktur di Kabupaten Talaud ini, tidak sesuai adanya,dan jalan di tempat. “Jika kita tidak cepat merespon apa yang jadi kebutuhan masyarakat siapa lagi, selain kita sebagai Pemerintah Daerah, “tutup Tuange.(eko)




Pelantikan BPKP Sulut, Dihadiri (Plt Bupati) Petrus Simon Tuange

Tampak Wakil Gubernur Sulut, Bupati/Walikota se Sulut foto bersama dengan Kepala Perwakilan BPKP Sulut, di ruang C. J. Rantung Kantor Gubernur Sulut. (foto:ist)

TALAUD, GN – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange, Sos, M. Si menghadiri acara pelantikan Kepala perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulut, Sofyan Antonius, Ak, MM. Pelantikan itu bertempat di ruang C.J Rantung, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, pada Senin, (13/05/19).

Acara pelantikan tersebut turut di hadiri oleh Deputi BPKP RI. Kemudian acara pelantikan tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Drs. Steven Kandou SE, dan penanda tanganan berita acara.

Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan selamat bertugas di bumi nyiur melambai kepada pejabat yang baru, kiranya sinergitas yang telah terbangun selama ini akan terus terpupuk. Sambil mengucapkan terima kasih kepada pejabat yang lama. “Selamat bertugas ditempat tugas yang baru. Semoga tali persatuan akan terus kita pupuk,” ucap Kandow.

Hadir dalam kegiatan tersebut Forkompimda Sulut, seluruh Bupati/Walikota se Sulut, Sekretaris daerah se Sulut, Kepala Inspektorat se Sulut dan Pejabat Esselon 2 di lingkungan Pemprov Sulut.(eko)




Pasca Pemilu, Petinggi Kodam XIII/ Merdeka Kunjungi Wilayah Perbatasan

Pangdam XIII/ Merdeka Dijemput Dandim 1312/ Talaud (foto: eko)

TALAUD,GN – Pangdam XIII/ Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang SIP bersama rombongan, berkunjung ke Pulau terluar Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud. Rombongan tiba dengan mengunakan pesawat Wings Air ATR 72-600. Kunjungan Pangdam Merdeka ini dilakukan, untuk keamanan pasca Pemilu, serta memberikan pengarahan kepada prajurit.

“TNI tetap harus tegas pada aturan yang berlaku. Warga Miangas janganlah mudah mengikuti isu antara warga yang menjadi pemecah persatuan dan kesatuan NKRI. Jangan pernah ragu untuk berbuat kebaikan untuk sesama masyarakat perbatasan dan tidak melakukan sebuah kesalahan. Budaya maaf harus di junjung tinggi, karena dengan meminta maaf akan dapat mempererat hubungan persaudaraan antara Satgas dengan masyarakat Pulau Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud,” kata Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Minggu (12/05/19).

Hari ini, Panglima Kodam XIII/ Merdeka, mengunjungi Satgas Pulau Terluar Yonif 715/ Motoliato yang bertugas di perbatasan Pulau Miangas. Kedatangan Pangdam XIII/ Merdeka, juga menyempatkan diri untuk berbaur dengan penduduk asli perbatasan utara NKRI itu, dan melakukan tanya jawab.

Dalam kunjungan itu, Pangdam melakukan pengecekan POSAD Pulau Terluar, POSAL Miangas serta Koramil 07 Miangas yang menjadi gerbang batas negara RI-Filiphina. Pangdam juga melihat langsung prosedur tentang peraturan lintas batas negara. Pangdam juga menyempatkan diri berkunjung ke Pantai Jokowi yang menjadi tren untuk membasuh muka para pejabat itu.

Letkol Arm Gregorius Eka Setiawan, SE,MIPol Sebagai Dandim 1312/ Talaud dan juga Dansatgas Pulau Terluar juga menyampaikan, suatu kebanggan dan kehormatan bagi Satgas Yonif 715/ Motoliato, bisa menerima kunjungan kerja Pangdam XIII/ Merdeka. ” Apalagi ini kunjungan bersama rombongan dengan staf Kodam ke jajaran Satgas Pulau Terluar Mingas,” jelas Dansatgas yang dekat dengan awak Media itu.

Rombongan Kunjungan kerja itu di hadiri:
Brigjen TNI Jhosep Robert Giri (Danrem 131/Santiago), Kolonel Cpl John Sihombing (Kapoksahli Pangdam), Kolonel Inf Farouk Pakar (Staf Ahli Pangdam), Kolonel Inf David Musa Hasibuan (Asops Kodam XIII/Mdk), Kolonel Inf I Dewa Agung (Aslog Kodam XIII/Mdk), Kolonel Inf Dedi Iswanto (Asinteldam XIII/Mdk), Kolonel Kav Abdul Haris (Asterdam XIII/Mdk), Kolonel Chb Widodo (Kahubdam XIII/Mdk), Kolonel Inf Taufiq Zega (Asrendam XIII/Mdk), Kolonel Ckm Benni (Kakesdam XIII/Mdk), Kolonel Inf Akatoto (Kasiops Korem 131/Stg), Kolonel Brantas (Kasiter Korem 131/Stg), Letkol Ckm Rokhutson Purba (Wakakesdam XIII/Mdk), Serda Toni Gumilar (Adc Pangdam XIII/Mdk), Serda Azizur (Staf Pendam XIII/Mdk). (eko)




Sepekan Para Petinggi TNI AL Kunjungi Lanal Talaud

Danguskamla di Jemput Danlanal Melonguane di Bandara.(foto:eko)

TALAUD, GN – Demi menjaga keamanan serta kedaulatan wilayah NKRI, khususnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, yang merupakan daerah berbatasan langsung dengan negara tetanga Filiphina. Hal tersebut membuat petinggi-petinggi TNI AL yang berperan penting dalam menciptakan keadaan aman, dan kondusif hingga ke daerah pelosok, menbuat daerah Kabupaten Talaud sering dikunjunggi petinggi TNI AL.

Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada II, Laksma TNI Iwan Isnurwanto, M.A.P, M. TR Bersama rombongan, dengan mengunaka Pesawat Udara CN-235 MPA P-8304 milik TNI AL singah di Kabupaten Talaud.

Jendral bintang satu itu bersama rombongan itu, tiba di Bandara Udara Melonguane pada Rabu (8/5/2019) siang sekira Pukul 11.00 WITA, dalam rangka operasi tugas pengawasan keamanan laut, yang menjadi wilayah hukum komando armada II manado.

Kedatangan Jendral tersebut juga dibarengi dengan kedatanga KRI I Gusti Ngurah Rai 332 yang sedang patroli di perairan Kabupaten Talaud. Para petinggi TNI AL itu disambut oleh Plt Bupati Kabupaten Talaud, Petrus Simon Tuange, Danlanal Melonguane Letkol Mar. Agustinus Purba, Dandim 1312 Talaud, Letkol Inf Gregorius Eka Setiawan, Wakapolres Kepulauan Talaud Kompol Maria Buida.

Danguskamla mengatakan bahwa kunjunganya ke talaud dalam rangka melaksanakan tugas pengawasan keamanan laut. “Saat ini Koarmada II sedang melakukan patroli laut dengan mengunakan Pesawat dan KRI, saat patroli, pesawat terbang rendah dari segala penjuru, untuk memantau situasi keamanan di laut Kabupaten ini. Patroli koordinasi ini dilakukan bersama-sama dengan Filipina untuk memastikan perbatasan Indo – Filiphina dalam keadaan aman.” Ucap Isnurwanto.

Untuk Koarmada Laut II Lanjutnya, di bagi atas dua fungsi tugas. “Gugus Tempur Laut (GUSPURLA) adalah untuk melakukan pertempuran di laut sebagai penjaga kedaulatan negara, Gugus Keamanan Laut (GUSKAMLA) bertugas untuk menjaga hukum dan keamanan di lautan,” ungkapnya.

Danguskamla menambahkan patroli bersama Negara Filiphina di batas Negara masing-masing ini, dilaksanakan dalam 40 hari dan di bagi dalam dua tahap. “Setiap tahap selama 20 hari. Tugas dari Guspurla dan Guskamla adalah untuk memastikan keadaan laut Negara kita dalam keadaan aman,” tutupnya. (eko)




Petrus Tuange Kembalikan 394 ASN Yang Di Mutasi SWM Lalu

Pembacaan Nama-nama ASN Yang Dimutasi SWM Lalu Berdasarkan SK. (foto:eko)

TALAUD, GN – Setelah ditetapkanya Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange SSos,MSi sebagai Pelaksana Tugas Bupati (PLT), Oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey. Dirinya menjalankan tugas Mentri Dalam Negeri (Mendagri) serta Gubernur yang pada waktu lalu mengenai pencabutan Surat Keputusan (SK) Aparatur Sipil Negara ASN yang di mutasi oleh Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip yang melangar aturan.

Plt Bupati Kepulauan Talaud Petrus S Tuange (foto: ist)

Pencabutan SK tersebut dilaksanakan PLT Bupati Talaud di Aula BPKSDM pada Selasa (7/5/2019) sore. Ada 394 ASN yang dikembalikan jabatanya semula.

Terpantau media ini menyebutkan, pencabutan Tiga SK tersebut berlangsung hingga pukul 18.37 WITA. Para pejabat di lingkup Pemda Talaud sangat mengapresiasi keputusan PLT Bupati.

Saat di wawancarai awak media, Plt Bupati menjelaskan bahwa sebenarnya para ASN ini sudah tau mereka menempati posisi yang salah menurut SK. Oleh karna itu, saya bersyukur bahwa saya melakukan pengembalian tugas untuk meluruskan para ASN yang memegang SK : 251, 252 dan SK 83. “Mari kita bersatu dalam membangun Talad. Menurut saya Kabupaten ini sudah terlalu lama terjebak di kepemimpinan yang tidak solid. Jadi saya harap dengan kembalinya jabatan yang semula, mari kita sama2 membenahi kabupaten Talaud yang kita cintai ini, “ungkap Tuange.(eko)




Usai Dari Filiphina, Danlantamal VIII/ Manado Kunker Di Talaud

Danlantamal VIII/ Manado Di Jemput Secara Adat (foto:eko)

TALAUD, GN-  Danlantamal VIII/ Manado Laksma TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, M.Mar kunjungi Kabupaten Kepulauan Talaud, pada Sabtu (4/5/19). Sebelum Rombongan Danlantamal VIII kunjungi Kabupaten Talaud, rombongan dari Filiphina, untuk melaksanakan Upacara Pembukaan Corpat Philindo 2019 yang bertempat di Ballroom Pinnacle Hotel Davao, dengan mengunakan pesawat udara CN-235 MPA P-8304 TNI AL, serta KRI PDG-801.

Selaku Ketua Delegasi Danlantamal VIII, pelaksanaan Corpat Philindo Tahun 2018 sebelumnya dilaksanakan di Manado Sulut dan untuk Tahun 2019 ini dilaksanakan di Davao Philipina.

Danlantamal VIII tiba di Bandara Melonguane dengan mengunakan pesawat milik TNI AL sekira pukul 11.00 WITA, disambut Letkol Mar Augustinus Purba S.E sebagai Komandan Lanal Melonguane Kabupaten Talaud. Danlantamal sempat kagum melihat keadaan alam Kabupaten Talaud.

Mantan Komandan KRI Dewa Ruci itu, disambut dengan tarian Bara’a khas Talaud. Saat di wawancarai media ini Danlantamal VIII/ Manado, mengatakan,”Selama dirinya menjabat Danlantamal, baru kali ini dirinya berkunjung ke Kabupaten Talaud. Kunjungan kerja ini dirinya menyempatkan berputar-putar dengan mengunakan pesawat, melihat keadaan pulau dari udara serta melakukan foto udara. Dirinya juga sangat bersyukur bisa melihat darah yang indah yang dimiliki masyarakat Talaud,” pungkasnya.

Ikut dalam Kunker ini : KS Guskamla II Kolonel Laut (P) Joni Sudianto. Asops Guskamla II Kolonel Laut (P) M. Syamsuddin. Asintel Danlantamal VIII Kolonel Laut (E) Ir Arnoldus Triono, MM. Dan KRI Karang Pilang Mayor Laut (P) Farid Ardiansyah. Perwira staf ops Armada II Kapten Laut (P) Salus Yustian Harin P. Crew Pesud P-8304 : Letkol Laut (P)  Bambang Edi S (Capten Pilot). Mayor Laut (P) lwan Purwanto (Co Pilot), Kapten Laut (P) Martanto.

Setelah melaksanakan pengarahan kepada Prajurit Lanal Melonguane, Danlantamal VIII/ Manado, menyempatkan diri bertatap muka bersama Forkopimda Kabupaten Talaud. Selanjutnya langsung menuju bandara dan berangkat dengan pesawat milik TNI AL menuju Kabupaten Sangihe.(eko)




Diguyur Hujan Lebat Upacara Hardiknas Talaud, Tuange Gantikan SWM

Dibawah Hujan Lebat ASN dan Murid Tetap Menjalankan Upacara Hardiknas di Talaud. (foto: eko)

TALAUD, GN – Dibawah hujan lebat yang terjadi, Wakil Bupati Talaud, Petrus Simon Tuange SSos, MSi. menjadi inspektur upacara (Irup) upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang Ke – 111 di Tahun 2019. Upacara dilaksanakan di lapangan depan rumah dinas Bupati jalan Bui Batu, Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud, pada Kamis (2/5/19).

Diketahui, Hardiknas diperingati setiap tangal 2 Mei, merupakan tanggal kelahiran Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang lebih dikenal Ki Hadjar Dewantara, seorang tokoh pendidikan nasional di Indonesia.

Hardiknas tahun ini hanya di hadiri seluruh Kepala dinas di lingkungan Pemda Talaud beserta murid di tingkat SD, SMP, dan SMA.

Dalam sambutanya Wabub menyampaikan,keyakinannya bahwa kebudayaan yang maju akan membuat pendidikan kita kuat. “Sebaliknya, jika pendidikan kita subur dan rindang, akar kebudayaan akan lebih menghujam kian dalam di tanah tumpah darah Indonesia,” terang wabup.

Tuange juga menambahkan Sebagai Wakil Bupati, dirinya mengajak kita semua merekatkan persatuan anak bangsa di tanah Porodisa. Demi kemajuan daerah ini, saya menegaskan pembangunan dan pelayanan di kabupaten talaud harus tetap berjalan walaupun kepala daerah sekarang berstatus tersangka. Tetapi Aparatur Sipil Negara, harus tetap menjalani tugasnya masing – masing sesuai tugas. “Sebagai anak Taroda, saya berharap kebenaran dan keadilan adalah di atas segala galanya, bukan jabatan. Saya turut prihatin atas peristiwa yang di alami ibu bupati. Hari ini saya sebagai wakil bupati berharap kita semua dapat memperbaiki kekurangan – kekurangan di tanah Porodisa,” tutup Tuange. (eko)




Pemilik Lapak Kecewa, Pengerjaan Lapak Tak Kunjung Usai

Talaud,GN – Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Sri Wahyuni Maria Manalip sebagai tersangka suap terkait pengadaan barang /jasa di Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun Anggaran (TA) 2019.

Kasus yang sempat membuat heboh seluruh masyarakat indonesia, khususnya Bumi Porodisa itu, menimbulkan dilema buat pemilik lapak di pasar Lirung Kabupaten Talaud. Pasalnya Revitalisasi Pasar Lirung Juga disebut – sebut KPK. Kini para pemilik lapak sebelumya harus membatasi jualan mereka karena mereka hanya numpang jualan di lapak yang lebih kecil.

Saat di temui awak media pada Rabu (01/05/19) Nurkholik, merupakan salah satu pedagang di Pasar Lirung yang sudah belasan tahun menempati lapak yang sebelumnya di rehap. Dirinya juga mengungkapkan, sebelumnya pihaknya sudah membayar uang sewa perbilan. “Sebelum ada perehapan dirinya membayar upah sewa sebesar Rp. 100.000 perbulan. Sebelumnya juga ada sebelas lapak yang di miliki tujuh orang, disaat lapak hendak di rehap, mereka membuat kesepakatan dengan pihak kontraktor untuk menempati kembali lapak yang baru jika sudah jadi,” tukasnya.

Dalam OTT tersebut, secara keseluruhan KPK mengamankan total enam orang di dua kota berbeda yaitu di Jakarta dan Kabupaten Kepulauan Talaud, diantaranya SWM Bupati Talaud, BNL, dan BHK yang sebagai pengusaha.

Nurkholik juga menambahkan, Hingga saat ini sudah lima bulan belum ada kejelasan terkait lapak mereka.

Pihak kontraktor juga sudah pernah menyampaikan bahwa lapak akan di pakai setelah diresmikan Bupati Talaud.

“Kini Bupati dan Kontraktor sudah ditahan KPK. Entah bagaimana nasip lapak mereka yang menjadi tempat cari nafkah,” tutup Nurkholik dengan kecewa.(eko)