Pansus Penanggulangan Bencana DPRD Sulut Bahas Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana

Sulut,GN- Dr Ir Royke Roring selaku Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penanggulangan Bencana DPRD Sulawesi Utara di dampingi Sekretaris Prof. Paula Runtuwene, bersama Wakil Ketua Normans Luntungan, memimpin langsung jalannya pembahasan rancangan kebijakan Penanggulangan Bencana Daerah, yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Lantai 3 Kantor DPRD Sulut, pada Jumat, (04/07/ 2025).

Rapat Pansus Penanggulangan Bencana (foto: ist)

Dalam rapat tersebut, dibahas pentingnya peran kebijakan penanggulangan bencana dalam mendukung perencanaan dan pembangunan wilayah yang berkelanjutan, serta meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana.

Roring mempertanyakan sistem pengawasan pemanfaatan tata ruang di daerah, terutama terkait peran Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

Menanggapi hal itu, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sulut, Dr Flora Krisen, SH, MH, menjelaskan bahwa pengawasan memang telah dilakukan, dan PPNS Penataan Ruang memiliki wewenang untuk menyidik pelanggaran pemanfaatan ruang yang mengandung unsur pidana.

“Tentu kami akan terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana agar pengawasan ini lebih efektif,” kata Krisen.

Sementara itu, anggota DPRD Sulut, Nichk Lomban, turut menanyakan mengenai standar teknis bangunan tahan gempa serta bentuk pengaturannya dalam kebijakan yang sedang dirumuskan.

Rapat ini juga dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, terutama dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara.

Sebagaimana diketahui, Pansus Penanggulangan Bencana Daerah dibentuk untuk membahas dan merumuskan kebijakan strategis penanggulangan bencana di daerah, mencakup aspek pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pasca bencana.(sisco/*)




Tulus : Manajemen RSUD ODSK Benahi Taman Depan Rumah Sakit

Sulut,GN- Terkait plang nama RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara berubah dan viral di Media sosial (Medsos) membuat beberapa tanggapan dan spekulasi warga atas perubahan wajah plang tersebut.

Direktur RSUD ODSK Provinsi Sulut dr Lidya Tulus,MKes (foto: ist)

Menanggapi itu, Direktur RSUD ODSK Provinsi Sulut dr Lidya Tulus,MKes angkat bicara. Kepada media Gemparnews.com Kamis 03 Juli 2025 Direktur menyampaikan bahwa manajemen RSUD ODSK Provinsi Sulut sedang melakukan perbaikan di area taman depan.

Direktur menjelaskan plang nama rumah sakit yang menjadi sorotan warga sebenarnya bukan di copot untuk di hilangkan, tetapi di perbaiki lagi.

“Plang Nama RSUD ODSK di taman depan Rumah Sakit bukan dicopot untuk dihilangkan tapi sedang dalam.perbaikan oleh karena sudah keropos dan lampunya sudah korslet,” kata Direktur.

Selain itu, kata Direktur unruk menjadikan wajah rumah sakit menjadi indah kembali, maka manajemen dilakukan pengecatan.

“Perlu di cat kembali untuk menjadikan rumah sakit lebih indah dalam persiapan peningkatan pelayanan Health Tourism dan untuk masyarakat Sulut serta para tamu yang datang di provinsi Sulut,” jelas dr Lidya.

“Jadi intinya dalam pemeliharaan Manajemen RSUD Tipe B Provinsi Sulut,” tandasnya.

Diketahui, Gubernur Sulut Yulius Selvanus, di sela – sela rapat paripurna DPRD Kamis (03/07/2025) tadi siang ketika menanggapi interupsi wakil ketua fraksi PDI Perjuangan terkait perubahan nama RSUD ODSK Provinsi Sulut, Gubernur secara tegas mengatakan selama lima tahun ke pemimpinannya bersama Wakil Gubernur, tidak pernah terlintas ide untuk merubah nama rumah sakit tersebut. (sisco)




Gubernur Sulut Komitmen Tidak Akan Mengganti Nama Rumah Sakit ODSK

Sulut,GN – Setelah mendengarkan sikap fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulut terkait polemik penamaan Rumah Sakit Umum Daerah ODSK (Optimalisasi Daerah Sehatkan Keluarga) Provinsi Sulawesi Utara, yang di sampaikan oleh Wakil Ketua Fraksi Berty Kapojos pada saat rapat paripurna, Kamis (03/07/2025) langsung di tanggapi oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.

Pimpinan Sidang bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut (foto: ist)

Dihadapan sidang paripurna DPRD Sulut, Gubernur menegaskan dirinya selaku Gubernur bersama Wakil Gubernur tidak pernah terlintas ide menggantikan nama Rumah Sakit Umum Daerah  ODSK Provinsi Sulawesi Utara.

“Kami berdua Gubernur dan Wakil Gubernur selama lima (5) tahun ke depan tidak pernah ada ide mengganti nama rumah sakit. Rumah sakit yang ada sekarang ini masih Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Utara, posisi masih seperti itu,” kata Gubernur.

Gubernur menjelaskan ODSK bukanlah sebuah nama, maka dirinya akan tetap menjaga dan berkomitmen tidak akan merubah nama.

“ODSK itu, bukanlah sebuah nama, Simbol itu tetap kita jaga. Kami berkomitmen tidak akan merubah,” tegas Gubernur.

“Jadi kalau ada issue dan lain sebagainya pergantian nama kami sepakat tidak akan merubah apa yang ada. Karena nama rumah sakit daerah itu garis besarnya ODSK. Nama ODSK itu bukan nama seseorang,” jelas Gubernur.

Gubernur sangat memahami ide dan gagasan cemerlang dari pemimpin sebelumnya, sehingga menurut Gubernur pergantian nama rumah sakit tidak akan terjadi dalam kepemimpinannya ke depan.

“Ini sudah membuming nama ODSK, kalau kita ganti namanya lagi, orang pasti jadi bingung. Nama rumah sakit ini sudah ngetop, sudah banyak yang kenal bukan hanya di Sulawesi Utara saja,” terang orang nomor satu di bumi nyiur melambai ini.

Gubernur konsisten dan sudah merencanakan bagaimana membangun rumah sakit ini lebih baik lagi ke depan bahkan Gubernur akan terus berupaya rumah sakit dapat membiayai secara mandiri.

” Tentunya kami sudah merencanakan bagaimana rumah sakit ODSK ini mampu untuk membiayai dan membayar utangnya sendiri. Itu yang kami terus berupaya untuk melakukannya,” tutupnya. (sisco)




Pansus Kepemudaan Terima Masukan dari Lintas Organisasi

Sulut,GN- Sebagai salah satu persyaratan untuk membuat ranperda kepemudaan yaitu menggali masukan dari berbagai unsur atau pihak yang terkait seperti organisasi kepemudaan.

Kegiatan FGD Pansus Kepemudaan bersama Organisasi Kepemudaan serta SKPD Sulut (foto: Gemparnews)

Maka dari itu, Panitia Khusus (Pansus) Kepemudaan bersama tim ahli menggelar Focus Group Discusion (FGD) dengan mengundang berbagai lintas organisasi kepemudaan di Sulawesi Utara.

Kegiatan FGD di laksanakan di ruangan rapat paripurna DPRD Sulut, Selasa (02/06/2025). Ketua Pansus Kepemudaan Eldo Wongkar memimpin jalannya kegiatan FGD dengan di pandu oleh tim ahli Dani Pinasang,SH,MH di hadiri juga Kepala SKPD Provinsi Sulut.

Pansus Kepemudaan dan tim ahli menerima berbagai masukan dari lintas organisasi kepemudaan untuk penyempurnaan draf yang sebelumnya telah di susun.

Ketua Pansus Eldo Wongkar menyampaikan bahwa masukan maupun saran dari teman – teman organisasi kepemudaan akan di tampung kemudian akan bahas dalam diskusi anggota pansus bersama tim ahli.

” Masukan dari teman – teman sangat baik, dan akan kami tampung untuk kita diskusikan kembali poin – poin mana yang akan kita tambahkan,” kata Eldo.

Adapun organisasi kepemudaan yang di undang antara lain GMNI Sulut, GAMKI Sulut, HIPMI Sulut, IMMI Sulut dan organisasi kepemudaan lainnya.(sisco)




Keluarga Pasien Asal Sorong Apresiasi Pelayanan Kesehatan di RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Warga asal Sorong Papua Barat Daya juga selaku keluarga pasien, Ibu Deysi menyampaikan ungkapan terima kasih dan apresiasi atas pelayanan kesehatan yang diberikan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Dimana salah satu pasien yakni anak dari Ibu Deysi, sementara dirawat di Instalasi Rawat Inap Anak (IRINA) E rumah sakit tersebut.

Menurut penuturan Ibu Deysi, sejak pertama kali dirujuk ke RSUP Kandou, Dia mengaku mendapat sambutan yang sangat baik bahkan pelayanan kesehatan para medis dengan prima.

Berkaitan dengan itu, dirinya mengapresiasi kerja para tenaga kesehatan dan seluruh staf yang bekerja dengan profesional.

“Pelayanannya luar biasa, kami merasa sangat diperhatikan. Terima kasih untuk dokter dan perawat di IRINA E yang sudah membantu anak saya dengan penuh kasih sayang,” sebutnya ketika ditemui awak media, Rabu (02/07/2025).

Komitmen RSUP Kandou Manado, sebagai rumah sakit rujukan di kawasan Indonesia Timur, terus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, humanis, dan profesional.

Apresiasi dari ibu Deysi menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap layanan di RSUP Kandou Manado untuk meningkatkan mutu dan kualitas.

RSUP Kandou Manado menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat. Dengan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit menjadi momentum bagi tenaga kesehatan untuk terus berkarya, melayani yang terbaik. (sisco)




Ketua Komisi I Braien Waworuntu Sampaikan Selamat HUT Bhayangkara

Sulut,GN- Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Braien Waworuntu, Selasa (01/07/2025) tadi siang, memberikan ucapan selamat untuk semua anggota kepolisian di wilayah NKRI secara khusus POLDA Sulut.

Ketua Komisi I Braien Waworuntu (foto: Gemparnews)

Ucapan selamat yang disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Sulut terkait dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara.

Braien berharap kiranya Kepolisian Republik Indonesia menjadi pengingat bagi bangsa Indonesia dimana peran dan tugas POLRI menjadi Mitra kerja bagi Pemerintah daerah dan masyarakat Sulut, guna menciptakan daerah yang aman dan terkendali.

“HUT Bayangkara tak sekedar simbolisme semata namun secara luas POLRI melalui Polda Sulut menjadi harapan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, bahkan pelindung dan pengayom masyarakat, selain itu terciptanya sinergitas yang indah antara POLRI, Pemerintah dan Masyarakat dalam mewujudkan Sulawesi Utara Maju, sejaterah dan berkelanjutan.” tandasnya. (sisco)




Rapat Banmus Agendakan Paripurna DPRD Sulut

Sulut,GN- Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) dr Fransiscus A. Silangen, SpB-KBD memimpin rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD, Selasa, (01/07/2025) tadi siang.

Turut hadir mendampingi Ketua DPRD Sulut, yakni Wakil ketua DPRD dr Michaela Elsiana Paruntu dan Wakil ketua Stella Runtuwene AMD.Sek.

Dalam rapat tersebut Banmus DPRD mengagendakan rapat paripurna pada Kamis 03 Juli 2025. Selain itu, Banmus juga membahas rencana pelaksanaan paripurna terkait Ranperda Perubahan, termasuk pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Namun, agenda ini masih menunggu surat resmi dari pihak eksekutif.

Sementara itu, anggota Banmus Toni Supit dalam rapat tersebut menyampaikan laporan kegiatan serta mengatakan bahwa masa reses akan dilaksanakan pada akhir bulan Juli  sesuai dengan agenda yang telah direncanakan.

pantauan media Gemparnews.com,  Rapat berjalan dengan lancar dan untuk memastikan seluruh agenda legislatif berjalan sesuai mekanisme dan tepat waktu. (*/sisco)




Kajati Sulut Tunjang Program Pelayanan Kesehatan di RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Kandou Prof Dr dr Starry H Rampengan SpJP(K) MARS melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (24/06/2025).

Pertemuan Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut (foto: ist)

Dalam kunjungan tersebut, Dirut RSUP Kandou Manado di terima oleh
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Dr Andi Muhammad Taufik SH MH CGCAE bersama Wakil Kajati Dr Transiswara Adhi SH MHum di ruang kerja Kajati Sulut untuk melakukan pertemuan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Koordinator pada Bidang Datun Kejati Sulawesi Utara Krisnandar SH MH, dan juga beberapa pejabat RSUP Kandou Manado.

Prof Starry mengatakan pada intinya Kajati Sulut mendukung penuh setiap program pelayanan kesehatan di RSUP Prof Kandou Manado.

“Kajati Sulut mendukung penuh setiap program pelayanan kesehatan yang ada di rumah sakit kandou Manado,” katanya.

Lanjut Dirut menjelaskan, Kajati berharap di bawah kepemimpinan direksi yang baru, pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado terus terjadi perubahan ke arah yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

” Kajati berharap rumah sakit kandou Manado terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi,” tutupnya. (sisco)




Sekretaris Komisi IV DPRD Sulut Cindy Wurangian Kritik Penerimaan Calon Siswa Melalui SPMB

Sulut,GN- Cindy Wurangian selaku Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mengkritik sejumlah persoalan dalam penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)  di lingkungan pendidikan Provinsi Sulut.

Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPRD Sulut Bersama Mitra Kerja Dinas Pendidikan Sulut (foto: ist)

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, Senin (23/6/2025) Cindy menilai, sistem SPMB ini masih menyisakan ruang-ruang yang perlu diperbaiki.

“Contohnya, ada staf di DPRD Sulut yang anaknya mendaftar ke SMA Negeri 1 Manado karena lokasinya dekat dengan tempat tinggal. Namun, pendaftarannya ditolak secara manual. Katanya, berdasarkan data tempat tinggal, wilayahnya termasuk dalam zona SMA Negeri 9 Manado,” ujar Wurangian.

Cindy mengungkapkan permasalahan tidak berhenti di situ, Setelah mencoba mendaftar ke SMA Negeri 9 Manado, siswa tersebut kembali ditolak dan justru diarahkan ke SMA Negeri 2 Manado.

“Padahal, lokasi SMA Negeri 2 sangat jauh dari rumah, ini jadi pertanyaan, apa solusinya? Kalau secara zonasi kecamatan memang masuk SMA Negeri 9, tapi secara jarak dan akses transportasi lebih dekat ke SMA Negeri 1. Cukup naik satu kali kendaraan umum. Hal-hal seperti ini yang harus menjadi masukan bagi pembuat kebijakan, khususnya Dinas Pendidikan Daerah,” ungkap Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulut.

Cindy menegaskan, meskipun sekolah bersifat gratis, namun jika siswa harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk transportasi, tentu akan membebani keluarga. “Ini yang harus jadi perhatian dan semoga ada solusi ke depannya,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, Dr Femmy J Suluh, Msi menjelaskan pihaknya akan segera melakukan verifikasi faktual terhadap dokumen para pendaftar, baik di SMA Negeri 1 maupun SMA Negeri 9 Manado.

“Besok mulai dilakukan verifikasi data. Di Manado sendiri masih ada beberapa sekolah yang kuotanya belum penuh. Misalnya, di SMA Negeri 3 Manado masih tersedia 60 kursi, SMA Negeri 6 Manado 60 kursi, SMA Negeri 2 Manado 64 kursi, dan SMA Negeri 10 Manado juga masih ada 60 kursi,” jelasnya.

Suluh mengatakan persoalan akses transportasi, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Manado untuk membuka jalur khusus transportasi sekolah, meski saat ini baru berlaku pada jam pergi dan pulang sekolah.

“Mudah-mudahan jalur khusus ini bisa juga menjangkau SMA Negeri 7 dan SMA Negeri 2 Manado,” tandasnya. (sisco)

 




Prof Sterry Tekankan Etika, Bekerja Dengan Hati Layani Pasien Ibarat Keluarga Sendiri

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), MARS, Senin (23/06/2025) melaksanakan tugasnya, setelah dilantik Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pekan lalu di kantor Kemenkes RI.

Prof Starry langsung memimpin rapat perdana dengan seluruh direktorat, untuk meninjau dan mengevaluasi kinerja dan pelayanan rumah sakit.

‎Dia menekankan etika dan pentingnya pelayanan maksimal dengan mengedepankan kerja sama tim.  “Intinya kita bekerja dengan hati, memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Kita harus memperlakukan pasien seperti keluarga sendiri, sopan, santun, dan ramah,” kata Prof Sterry.

‎Prof Sterry mengatakan peningkatan kualitas pelayanan RSUP Kandou menjadi fokus penting. Dia menyampaikan arahan dari Menteri Kesehatan untuk memperbanyak peran RSUP Kandou sebagai rumah sakit pengampu.

Terkait masalah parkir yang juga menjadi keluhan masyarakat, Prof Sterry berkomitmen untuk segera mengatasi masalah tersebut. “Parkir segera diturunkan,” ucapnya.

Komitmen yang tinggi dan semangat yang tidak pernah menyerah untuk menjadikan RSUP Kandou Manado sebagai rumah sakit unggulan di Indonesia bagian timur, di bawah kepemimpinan Direktur Utama yang baru, kiranya membawa dampak positif bagi warga masyarakat Sulawesi Utara dalam pelayanan kesehatan. (sisco/*)