Di Hadiri Surya Paloh, Ribuan Masa Nasdem Padati Stadion Klabat

Sulut,GN- Ribuan masa pendukung partai Nasdem Sulut memadati lokasi kampanye di stadion klabat Manado Rabu,( 27/3/19).
Kampanye Partai Nasdem ini, dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh.
Pantauan awak media ini, Ketua tim Pemenangan Felly Runtuwene, Ketua DPW Partai Nasdem Sulut Max M Lomban, Ketua Tantim Yasti Supredjo, Ketua Pelaksana Kampanye Vonny A Panambunan, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Manado GSV Lumentut dan jajaran petinggi partai Nasdem lainnya juga turut hadir dalam kampanye terbuka.
Saya berharap paling tidak dimulai dari orang kader partai nasdem di sulut merestorasi kembali kebudayaan.
Inilah harapan saya maka pada pemilu 17 April Mendatang,merupakan pemilu serentak yang dilaksanakan. “Saya menitipkan harapan saya untuk seluruh proses perjalanan membuktikan pertumbuhan ekonomi di akui oleh dunia, maka pemimpin yang baik itu yaitu Jokowi,” tukas Surya Paloh dalam orasi kampanye. (sisco)




KSOP Manado Dukung Pelindo, Pemanfaatan Area Pelabuhan

Sulut,GN- Rencana pemanfaatan area pelabuhan Manado oleh pihak PT Pelindo mendapat dukungan dari Kantor Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado.

Kepada awak media ini, Kepala KSOP Manado Wembly Wetik menjelaskan bahwa pihaknya mendukung penuh pengembangan area pelabuhan. ” Saya mendukung setiap rencana Pelindo Manado untuk pengembangan area pelabuhan. Seperti rencana Pelindo mengembangkan restoran diatas air (terapung red) dikawasan pelabuhan Manado ini,” jelas wembly.

Lanjut dikatakannya, rencana tersebut telah dikoordinasi dengan KSOP Manado. ” Pelindo telah menyampaikan rencana tersebut kepada kami, sebab dalam pengembangan area kawasan harus meminta ijin dulu kepada KSOP sebagai otoritas pelabuhan. Kami sudah mengkaji dan area restoran terabung tidak mengganggu setiap aktivitas kapal,” ujarnya.

Selain itu,dikatakannya dalam pengelolaan kawasan pelabuhan Manado Pelindo menyetor konsensi 2,5 persen per tri wulan untuk masuk ke kas negara. ” Pelindo juga membayar Konsensi dari hasil pengelolaan kawasan pelabuhan kepada pemerintah melalui kode billing dan 2,5 persen langsung di setor ke kas negara,” jelasnya lagi.

Wembly berharap, pengelolaan kawasan pelabuhan menjadi daya tarik bagi pengunjung,apalagi Sulawesi Utara merupakan tujuan wisatawan dan juga mendukung setiap program pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menjadikan Sulut sebagai daerah tujuan pariwisata. ” Kami juga mendukung setiap program rencana pemerintah Provinsi Sulut oleh Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw menjadikan Sulut sebagai tujuan,” tutup Kepala KSOP Manado ini. (sisco)




Andrei Angouw Titip Aspirasi di Pembahasan Pra Musrenbang

Manado,GN-Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Andrei Angouw (AA) menyampaikan aspirasinya di pembahasan Pra Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Sulut, yang digelar di Hotel Aryaduta, Selasa (26/3/19).

Menurut AA, pembahasan Pra Musrenbang diharapkan dapat menjawab dan mengakomodir berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Ada begitu banyak permasalahan yang dihadapi masyarakat. Hal itu saya temukan di lapangan saat bertemu dan bertatap muka dengan mereka,” ujarnya.

Lanjut AA, apa yang dikeluhkan masyarakat sebenarnya sederhana, yakni permasalahan sehari-hari.

“Contohnya saja seperti pembangunan di sempadan sungai. Kemudian bencana banjir, apa yang menjadi penyebab dan bagaimana cara penanganannya. Nah, hal-hal seperti itulah yang diharapkan dapat diselesaikan,” sebutnya.

Intinya, AA menegaskan agar pembahasan Pra Musrenbang RKPD, dapat menjawab seluruh aspek yang dibutuhkan masyarakat. Pastinya yang membawa perubahan dan kesejahteraan.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw menjelaskan tentang 7 prioritas pembangunan hingga agenda politik pemilihan umum (Pemilu) yang akan dilaksanakan serentak pada 17 April 2019.

Turut hadir, Direktur Bappenas Drs Sumedi Andono Mulyo,MA PhD dan sejumlah pimpinan kepala daerah dari kabupaten/kota.(*/sisco)




Matangkan Persiapan Kampanye Terbuka,Petinggi Nasdem Sulut Tinjau Lokasi

Ketua DPW Nasdem Sulut Max M Lomban (Foto: gemparnews)

Manado,GN- Panitia pelaksana, menjelang kampanye terbuka Partai Nasdem yang akan berlangsung Rabu, (27/3-19) terus dimatangkan.

Vonny Aneke Panambunan (VAP) Ketua DPD Nasdem Minahasa Utara (Minut) yang dipercayakan menjadi ketua panitia pelaksana, saat memantau lokasi persiapan kampanye di stadion klabat, Senin (25/3/19) bersama ketua DPW Nasdem Sulut Maximilian Lomban, Ketua DPD Nasdem Manado, GS Vicky Lumentut dan Komando pemenangan Partai Nasdem Felly Runtuwene untuk memastikan kesiapan pelaksanaan yang direncanakan bakal dihadiri langsung ketua Umum Surya Paloh bersama para petinggi DPP.

“Hampir 90 persen persiapan telah tuntas, tinggal beberapa bagian saja yang harus diselesaikan, “ ujar VAP.

Sementara itu untuk mengantisipasi banyaknya massa yang akan hadir dalam kampanye tersebut, pihak panitia telah menyiapkan beberapa tempat di loksi tersebut, mulai tengah lapangan serta beberapa bagian tribun yang tersedia.

“ Kami memperkirakan kurang lebih 75 ribu massa kader dan simpatisan Nasdem di seluruh DPD 15 Kabupaten/Kota akan hadir dalam kampanye terbuka Rabu nanti.” tambahnya.

Lanjut Panambunan mengatakan, panitia nantinya akan menghadirkan sejumlah artis nasional dan lokal untuk meramaikan pelaksanaan kampanye akbar tersebut serta beberapa pertunjukan konfigurasi.

“ Sesuai jadwal, pelaksanaan kampanye akan dimulai pukul 14.00 wita, tapi mungkin ada beberapa pertemuan informal sebelum kegiatan kampanye. Kita semua berharap tuntunan Tuhan agar pelaksanaan kampanye partai Nasdem di Sulawesi Utara berjalan dengan baik dan lancar, “ tutupnya. (sisco)




Kadiskes Sulut Buka Kegiatan Pelatihan Manegemen Puskesmas

Sulut,GN- Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr Deiby Kalalo di dampingi Kepala UPTD Bapelkes Dinkes Provinsi Sulut dr Diana Watania membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan I dan Angkatan II Bapelkes,18-28 Maret 2019.Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Bapelkes Dinkes Provinsi Sulut.

Ketua Panitia dalam laoprannya menyampaikan kegiatan ini di ikuti Puskesmas Kabupaten dan Kota se Provinsi Sulut. Jumlah yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 120 peserta yang terdiri dari angkatan pertama 60 Peserta yakni Kabupaten Kepulauan Sangihe 7 orang, Kabupaten Bolmut 2 orang, Bolmong 2 orang, Kabupaten Mitra 6 orang, Kabupaten Minahasa 8 orang, Kota Manado 3 orang dan Kota Tomohon 2 orang sedangkan angkatan kedua 60 Peserta yakni Kabupaten Kepulauan Sangihe 2 orang, Kabupaten Minsel 3 orang, Kabupaten Bolmut 2 orang, Kabupaten Bolmong 5 orang,Kabupaten Minahasa 6 orang, Kabupaten Mitra 3 orang, Kabupaten Bolsel 1 orang, Kabupaten Minut 1 orang,Kota Bitung 1 orang, Kabupaten Boltim 1 orang dan Kabupaten Kepulauan Talaud 1 orang.

Sementara itu,Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dr Deiby Kalalo dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pelatihan manajemen puskesmas yang dilaksanakan oleh Bapelkes Dinkes Provinsi Sulut. ” Sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini,dengan dilaksanakan pelatihan manajemen puskesmas semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan peserta yang mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.
Usai membuka kegiatan,Kepala Dinas langsung memberikan materi Kebijakan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK). Setelah selesai memberikan materi, dilanjutkan dengan pertanyaan dari peserta.

Sementara ditempat yang sama, Kepala Bapelkes Dinkes Provinsi Sulut berharap usai mengikuti kegiatan ini peserta dapat menyusun rencana kegiatan di puskesmas.Selain itu, diharapkan menjadi manager puskesmas ke depannya.

Hadir dalam kegiatan ini seluruh Kepala Dinas kabupaten dan kota serta pendamping Akreditasi.(sisco)




Sulut Tuan Rumah HUT TMII Ke 44

Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut Verry Sangian (foto: gemparnews)

Sulut,GN- Sulawesi Utara (Sulut) mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke-44.

Perhelatan akbar akan digelar mulai tanggal 18 – 21 April 2019 di Jakarta, dirangkaikan dengan kegiatan Pameran Produk Unggulan Khas Daerah, Kuliner Khas Nusantara, Pameran Bersama Museum se-Indonesia, Pawai Budaya, Gelar Gita Natya Nusantara, Gelar Cita Budaya Tradisi, Festival Ramayana dan Festival Pencak Silat.

Puncak Perayaan HUT TMII Sulawesi Utara akan mementaskan Drama Tari Kolosal “Cahaya Zaman” yang mengisahkan tokoh pahlawan asal Sulut Maria Walanda Maramis, karena perjuangannya telah mengangkat kaum perempuan Minahasa mencapai era gemilang, menjadi cahaya di setiap zamannya, perempuan Minahasa menjadi pelopor perubahan dan kemajuan peradaban. Drama Tari Kolosal ini diproduksi oleh Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut Fery RJ Sangian, SSos MAP selaku penanggung jawab produksi menjelaskan bahwa proses persiapan sudah berjalan sejak bulan Januari lalu, dimulai dengan pembentukan tim kerja, casting para penari dan pemusik, serta latihan yang dilaksanakan secara rutin di bawah arahan sutradara asal Sulut Eric MF Dajoh.

“Drama Tari yang rencananya dipentaskan di Gedung Sasono Langen Budoyo TMII Jakarta tanggal 20 April 2019 ini diperkirakan akan menyedot perhatian publik,” kata Sangian kepada awak media ini.

Sementara, Sekretaris Dinas Jenry Sualang, SPd MAP selaku pengarah mengharapkan melalui pementasan ini kekayaan seni budaya Sulawesi Utara akan semakin dikenal dan dicintai masyarakat luas.

“Drama Tari “Cahaya Zaman” akan menjadi suguhan spektakuler di perayaan puncak HUT TMII nanti. Dengan harapan pementasan kekayaan seni budaya Sulut semakin di kenal,” tutup Sualang. (sisco)




Tingkatkan Pengetahuan dan Ketrampilan Pembina Koperasi, UPTD Balatkop UKM Gelar Pelatihan

Para Peserta Pelatihan Foto Bersama(foto:gemparnews)

Sulut,GN- Koperasi merupakan badan usaha yang sesuai dengan pasal 33 undang-undang 1945 dan dengan semangat gotong-royong dan kemandirian dalam membangun kedaulatan perekonomian nasional sesuai undang-undang nomor 25 tahun 1992 tentang koperasi. Pembangunan koperasi harus dimulai dari mensosialisasikan prinsip dan nilai dasar koperasi, melakukan pendidikan anggota agar mampu melaksanakan kewajiban dan haknya sebagai anggota koperasi,menata kelembagaan koperasi dan mengembangkan usaha koperasi secara berkelanjutan.
Berkaitan dengan itu, UPTD Balai Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Balatkop dan UKM) Daerah Provinsi Sulawesi Utara(Sulut) menggelar pendidikan dan palatihan perkoperasian bagi pembina koperasi dan UKM se-Provinsi Sulut. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor UPTD Balatkop dan UKM,selama 5 hari (Senin 18-22 Maret 2019).

Kepala UPTD Balatkop dan UKM Daerah Provinsi Sulut Clara Polii mengatakan maksud pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan di bidang teknis perkoperasian bagi aparatur pembina koperasi,pengelola, pengurus koperasi,pengawas dan anggota koperasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan sehingga koperasi dapat di kelola dan dikembangkan sesuai dengan nilai-nilai, prinsip dan jati diri koperasi. “Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan,” jelas Polii kepada awak media ini Jumat, (22/3/19) diruangan kerjanya.
Lanjutnya mengatakan kegiatan ini dilaksanakan meliputi pendidikan dan pelatihan di bidang perkoperasian tentang kelembagaan,manajemen akutansi,usaha dan pengawasan koperasi.
Dia,berharap setelah selesai kegiatan ini, dapat bermanfaat bagi para peserta yang mengikuti pendidikan dan pelatihan perkoperasian bagi pembina koperasi. “Kiranya dapat memberikan manfaat bagi para peserta yang mengikutinya,” tutupnya. (sisco)




UPTD Balatkop dan UKM Sulut Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Para Peserta Melakukan Praktek Membuat Kue(foto:gemparnews)

Sulut,GN- Kewirausahawan atau enterpreneurs adalah para pemimpin bangsa yang membawa perubahan dan pembaharuan. Peran wirausahawan sangat strategis dalam pembangunan ekonomi bahkan sesungguhnya peran kewirausahawan sangat di butuhkan di berbagai bidang untuk melakukan pembaharuan. Gerakan kewirausahaan diarahkan pada upaya percepatan dan pengembangan untuk menopang ekonomi nasional. Ini dikatakan oleh Kepala UPTD Balai Diklat dan Usaha Kecil Menengah (Balatkop dan UKM) Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Clara Polii kepada awak media gemparnews.com Jumat,(22/3/19) diruangan kerjanya.
” Maksud dilaksanakannya kegiatan ini untuk melakukan pendididkan dan pelatihan kewirausahaan bagi pelaku usaha kecil menengah,baik calon wirausaha baru yang akan membuka usaha maupun wirausaha yang akan mengembangkan usaha,” jelas Polii.
Sementara sasaran kegiatan tersebut,Kepala UPTD menjelaskan pelaku usaha kecil menengah dan calon wirausaha baru dan kelompok usaha di Provinsi Sulut. ” Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pelaku usaha kecil menengah, sehingga dapat menjalankan dan mengembangkan usaha sesuai dengan prinsip bisnis yang sehat,”ungkapnya.
Di ketahui kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari sejak Senin 18-22 Maret 2019 bertempat di UPTD Balatkop dan UKM Provinsi Sulut. Peserta kegiatan ini dihadiri oleh utusan 15 Kabupaten dan Kota se Provinsi Sulut. (sisco)




Kurangnya Insenerator di Rumahsakit,Kadis DLHD Sulut: Perlu Membentuk Pengolahan Khusus Limbah Medis

Sulut,GN- Usai membuka kegiatan Seminar Pengolahan Limbah B3 di hotel Swiss bell Manado Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah(DLHD) Sulut Ir Marly Gumalag menegaskan perlunya Insenerator di setiap Rumahsakit dan Puskesmas yang ada di Sulawesi Utara (Sulut). “Kita ketahui pengolahan Limbah B3 termasuk limbah Khusus medis sangat penting. Kalau kita lihat kondisi di Sulut 146 Rumahsakit dan Puskesmas hanya ada beberapa saja yang mempunyai insenerator,” kata Marly Gumalag kepada sejumlah awak media saat di wawancarai Selasa,(19/3/19).

Lanjutnya mengatakan, dengan kurangnya insenerator maka pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut untuk mencari solusi. “Inilah yang kita harus cari solusi. Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, mungkin kita perlu membentuk pengolahan limbah khusus medis. Tidak perlu semuanya karena terlalu mahal harganya,” ujarnya.

Namun menurut Dia, beberapa staf dinas akan turun lapangan terlebuh dulu,untuk mengambil beberapa sampel dan data termasuk berapa produksinya. “Kita akan turun lapangan guna mengambil data dan termasuk berapa produksinya terlebih dulu,” tutup Gumalag. (sisco)




Kepala DLHD Sulut Marly Gumalag Buka Seminar Pengelolaan LB3

Sulut,GN- Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Sulut menggelar kegiatan Seminar Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) di hotel swiss bell manado Selasa, (19/3/19).
Kegiatan ini di buka langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Sulut Ir Marly Gumalag di dampingi Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan LB3 Ir Paula Pontoh dan di hadiri Kasubdit Agro Industri Direktorat Penilaian Kinerja Limbah B3 dan Limbah Non B3 KLHK Ibu Mita Ratna Djuwita , Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten dan Kota.

Kepala dinas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dilaksanakannya kegiatan ini. Kiranya dengan mengikuti kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang baik.
Usai membuka kegiatan seminar, Kepala dinas yang di dampingi Ibu Mita Ratna Djuwita, Kasubdit Agro Industri Direktorat Penilaian Kinerja Limbah B3 dan Limbah Non B3 KLHK dan Kepala seksi pengembangan teknis Mahendra Kawengian langsung membawakan materi pertama tentang Dasar hukum pengelolaan LB3 Fasilita Pelayanan Kesehatan (FASYANKES).
Dikatakannya, untuk kegiatan pengolahan limbah B3 yang memerlukan izin diantaranya Penyimpanan, Pengumpulan,pengangkutan, pemanfaatan,
pengolahan dan penimbunan. (sisco)