Buka Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan, Dirut Prof Starry Rampengan Berikan Motivasi Bagi Peserta

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Senin (27/01/2026) melaksanakan kegiatan orientasi pendidikan dan pelatihan BHD (Bantuan Hidup Dasar), PMKP (Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien), PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi), K3RS (Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit), serta Pelayanan Prima bagi mahasiswa Program Studi Profesi Dokter dan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Unsrat.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula lantai dua kantor administrasi, di buka secara langsung Direktur Utama RSUP Prof. Dr. dr. Stary H. Rampengan, Sp.JP(K), MARS, di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, Manager Diklat Frets Melope SE MSI, Wakil Dekan Kedokteran Unsrat.

Dirut Prof Starry dalam sambutan nya menyambut baik peserta bahkan memberikan apresiasi kepada Unsrat Manado. Dirut juga menekankan pelatihan ini sebagai kesempatan emas untuk mengasah keterampilan sebelum terjun ke lapangan.

“Ini kesempatan besar untuk menyelesaikan ilmu yang kalian dapatkan agar punya skill sebelum turun lapangan. Jika kamu tidak mengikuti dengan baik, yang rugi diri anda sendiri karena yang menjalani anda sendiri,” ujarnya.

Esensi setiap modul pelatihan. BHD disebut kemampuan dasar wajib bagi tenaga medis untuk keselamatan pasien. PMKP adalah “roh” rumah sakit yang harus ditingkatkan demi mutu layanan. PPI menjadi benteng pertama cegah infeksi, sementara K3RS memastikan lingkungan aman tanpa risiko. Terakhir, pelatihan Pelayanan Prima menjadikan sikap peserta sebagai wajah rumah sakit.

Lebih jauh Dirut menjelaskan pasien sakit membutuhkan kasih sayang, berikan empati dalam batas normatif. Dimana pun kalian berada, lakukan pelayanan prima dengan profesionalisme.

Dirut menjelaskan pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan investasi masa depan. Jadikan RSUP Kandou sebagai contoh berlandaskan mutu dan pelayanan prima.(sisco)




Arahan Dirut Prof Starry Rampengan, Pacu Semangat Jajaran RSUP Kandou Bekerja Lebih Baik

Manado,GN- Dalam apel pagi Senin (26/01/2026), Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS memberikan arahan kepada seluruh kepada jajaran rumah sakit.

Dirut Prof Starry Rampengan Memberikan Pengarahan Sekaligus Memaparkan Sosialisasi BHD Kepada Jajaran RSUP Kandou Manado (foto: Gemparnews)

Hadir dalam apel pagi diantaranya Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS, Direktur Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.BTKV (K), Dr. Erwin Sondang S., SSTP, M.Si selaku Direktur Layanan Operasional, serta  para pejabat manajer dan Asisten Manajer.

Ada beberapa poin penting yang disampaikan oleh Dirut Prof Starry menyangkut komitmen penuh rumah sakit ini sebagai rujukan nasional dan pendidikan dengan menekankan disiplin, integritas, serta profesionalisme di seluruh jajaran.

Prof Starry mengingatkan tidak ada toleransi terhadap pelayanan lambat, tidak ramah, atau menyimpang dari SOP, karena keselamatan pasien menjadi prioritas utama. Rumah sakit rujukan di Manado, Sulawesi Utara, ini wajib memperkuat setiap aspek pelayanan yang menjadi sorotan publik.

“Setiap unit harus patuh pada standar mutu, termasuk identifikasi pasien tepat, komunikasi efektif, dan pencegahan insiden,” ujar Dirut.

Dirut menegaskan perlu pembenahan sistem antrean registrasi, poliklinik, serta layanan penunjang agar tidak menumpuk. Teknologi, disiplin jadwal dokter, dan koordinasi lintas unit menjadi kunci agar pasien tidak menunggu lama dan merasa dihargai.

Di tahun 2026 ini kata Dirut, ditetapkan sebagai momentum penguatan kinerja dengan optimalisasi pendapatan rumah sakit secara etis, sekaligus efisiensi cerdas tanpa mengorbankan mutu pelayanan. Remunerasi berbasis kinerja juga ditegaskan ulang.

“Tidak ada lagi budaya hadir tapi tidak produktif. Setiap pegawai wajib capai target dengan tanggung jawab jelas,” kata Dirut.

Sikap ramah, etika, dan empati terhadap pasien serta keluarga menjadi wajah rumah sakit, sambil menjaga konflik internal agar tidak bocor ke publik atau media sosial.

“Keputusan pimpinan harus dihormati dan dijalankan. Kita satu barisan, satu komando demi kemajuan RSUP Kandou,” ungkapnya.

Dirut mengajak seluruh tim bekerja dengan hati, melayani penuh empati, dan menjaga nama baik institusi. (sisco)

 




Di Ibadah Pelsis-JTE Bersama PMK dan BAMAG-LKKI Sulut, Dirut Prof Starry Rampengan Bangun Motivasi Iman Lewat Kesaksian

Manado,GN – Ibadah Pelayanan siswa (Pelsis) Jaringan Tim Evang (JTE) bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) dan Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (BAMAG LKKI), Jumat (23/01/2026) dilaksanakan di Graha Bethany Manado.

Turut hadir Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA, MARS, para tokoh gereja, hamba-hamba Tuhan, serta jemaat lintas denominasi.

Ibadah yang berlangsung khidmat dengan ucapan selamat datang disampaikan oleh Gembala Sidang Gereja Bethany Manado, Pdt. dr. Lenny Matoke, Sp.S., MA. Sementara itu, ibadah dipimpin langsung oleh Ketua Sinode GMIM, Pdt Dr Adolf K. Wenas.

Hamba Tuhan Pdt Adolf K Wenas membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16 dan menekankan pentingnya hidup saling mengasihi, menjauhi iri dan dengki, serta menjaga kerukunan antar gereja dan antar umat beragama, sebagaimana kasih Tuhan yang telah lebih dahulu mengasihi umat-Nya.

Pada kesempatan itu, Dirut Prof Starry Rampengan memberikan kesaksian iman, atas pertolongan Tuhan dalam peristiwa kecelakaan yang dialaminya pada Desember 2025 lalu. Di hadapan jemaat, ia menceritakan bagaimana dirinya hampir mengalami kondisi fatal saat mendampingi Wakil Menteri Kesehatan dalam kunjungan kerja di Sulawesi Utara.

“Saat itu saya hendak naik kapal untuk perjalanan laut, namun terpeleset dan terjatuh hingga bagian belakang tubuh saya membentur sudut kapal. Sebagai seorang dokter, saya memahami kondisi ini sangat berisiko dan bisa berujung kelumpuhan. Namun puji Tuhan, saya dijamah dan menerima mujizat,” kata Prof Starry.

Lanjut dalam kesaksian Prof Starry mengatakan bahwa dirinya sempat menjalani perawatan di RS Kandou selama empat hari. Dia menuturkan atas kemurahan, berkat dan pertolongan Tuhan, pemulihan yang dialaminya berlangsung sangat cepat dan di luar perkiraan medis.

“Seminggu setelah kecelakaan, saya sudah bisa kembali memimpin apel Hari Ibu pada 22 Desember 2025. Semua ini bukan karena kekuatan saya, tetapi semata-mata karena campur tangan Tuhan,” tuturnya.

Sementara itu, Dr Ir Cornelius D Ronowidjojo, MA., PhD selaku Ketua Dewan Pembina BAMAG LKKI, PELSIS JTE dan PMK Sulut menyampaikan ibadah ini merupakan sebuah momentum penting rekonsolidasi gereja-gereja di Sulawesi Utara. Sehingga menurutnya, kehadiran lintas sinode dan lembaga gerejawi dalam satu ibadah menjadi simbol persatuan, kebersamaan, serta komitmen bersama untuk membangun pelayanan yang berdampak luas bagi umat dan masyarakat.

Ketua Dewan Pembina BAMAG LKKI, PELSIS JTE dan PMK Sulut ini juga secara terbuka menyatakan dukungan penuh kepada Direktur Utama RSUP Prof. Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K)., FIHA., MARS., dalam kepemimpinannya. Ddirirnya mengapresiasi integritas, keteladanan iman, serta komitmen Prof Starry Rampengan dalam memimpin RS Kandou manado, dan berharap kepemimpinan tersebut terus diberkati Tuhan demi peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat bumi nyiur melambai. (sisco/*)




Kunjungi Pasien Korban Banjir Bandang di IGD, Dirut Prof Starry Rampengan Instruksikan Nakes Berikan Perhatian Khusus dan Pelayanan Humanis

Manado,GN — Bentuk perhatian dan kepedulian dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit pemerintah semakin nyata dalam misi kemanusiaan atas musibah yang telah terjadi.

Rasa empati itu, dilakukan Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, mengunjungi langsung empat pasien korban bencana banjir yang dirujuk dari Kabupaten Kepulauan Sitaro, Selasa (06/01/2026).‎

‎ke empat pasien rujukan musibah banjir bandang di pulau Siau langsung mendapat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Kandou Manado. Direktur Utama memastikan para pasien mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal dan cepat.

Dirut prof Starry menegaskan pelayanan maksimal dan prioritas untuk seluruh korban bencana tanpa hambatan, meskipun dokumen administrasi para pasien hilang terbawa banjir bandang.

‎“Fokus utama kami adalah keselamatan dan pemulihan kesehatan pasien, yang terpenting saat ini mereka mendapatkan penanganan medis terbaik,” kata Dirut.

Dirut pun memberikan instruksi kepada jajaran Tenaga kesehatan (Nakes) di IGD agar memberikan perhatian khusus serta pelayanan humanis kepada para korban bencana. Ini sebagai bentuk kehadiran negara melalui rumah sakit rujukan nasional di Sulawesi Utara.

‎Komitmen memberikan layanan kesehatan yang responsif dan berkeadilan, di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana sejalan dengan tugas dan fungsi rumah sakit sebagai pusat rujukan dan pelayanan kegawatdaruratan regional untuk Kandou yang lebih baik. (sisco/*)




Ini Penjelasan Manajemen RSUP Kandou Manado Terkait Keluhan Tenaga Cleaning Service

Manado,GN — Menanggapi viralnya keluhan sejumlah tenaga cleaning service atas dugaan ketidaksesuaian upah dengan UMK,Pemotongan BPJS hingga pemberhentian kerja sepihak tanpa kompensasi, manajemen RSUP Prof Dr R D Kandou Manado akhirnya angkat bicara.

Dalam keterangannya, rumah sakit menegaskan bahwa tenaga cleaning service yang bertugas di RSUP Kandou tidak memiliki hubungan kerja langsung dengan manajemen rumah sakit, tetapi berstatus sebagai karyawan perusahaan penyedia jasa alih daya (outsourcing) yang menjadi mitra resmi rumah sakit.

“Status hubungan kerja tenaga kebersihan berada sepenuhnya di bawah perusahaan vendor. Rumah sakit tidak melakukan rekrutmen, penggajian, maupun pengelolaan hak-hak ketenagakerjaan mereka,” kata manajemen RSUP Kandou Manado.

Pihak manajemen menyampaikan, seluruh proses mulai dari perekrutan, penempatan kerja, pembayaran gaji, kepesertaan BPJS, hingga pemenuhan hak normatif pekerja merupakan tanggung jawab penuh perusahaan outsourcing sesuai perjanjian kerja sama yang telah disepakati bersama.

Manajemen RSUP Kandou Manado menjelaskan tetap memonitor pelaksanaan kerja sama dengan vendor agar pelayanan kebersihan di lingkungan rumah sakit berjalan optimal dan sesuai standar yang ditetapkan.

Diketahui sejumlah tenaga cleaning service menyampaikan keluhan di media sosial dan juga menyampaikan aspirasinya ke kantor DPRD Sulut. Mereka mengaku telah mengabdi selama belasan hingga puluhan tahun, termasuk tetap bekerja di masa pandemi Covid-19 dengan risiko tinggi, dan berharap mendapatkan keadilan atas hak-hak ketenagakerjaan mereka.

Terkait dengan persoalan ini, manajemen RSUP Kandou berharap dapat diselesaikan sesuai mekanisme dan ketentuan hukum ketenagakerjaan yang berlaku antara pekerja dan perusahaan penyedia jasa terkait. (*/sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Hadiri Natal PAPDI Cabang Sulut dan Bidang Ilmu Penyakit Dalam FK Unsrat

Manado,GN— Ibadah Natal bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Sulawesi Utara (Sulut) dan Bidang Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), dilaksanakan di aula Fakultas Kedokteran Unsrat Manado,Sabtu (27/11/2025).

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, turut hadir dalam perayaan Natal tersebut.

Tema Natal PABDI Cabang Sulut dan Bidang Ilmu Penyakit Dalam Kedokteran Unsrat Manado “Dalam Kesederhanaan, Kristus Dimuliakan” ini diawali dengan penampilan drama Natal yang diperankan oleh para dokter. Drama ini menggambarkan nilai-nilai iman, pengorbanan, serta pelayanan, yang menjadi refleksi mendalam bagi insan kesehatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian sehari-hari.

Ibadah Natal dipimpin oleh Pendeta Christian Keintjem, STh, yang dalam khotbahnya mengajak seluruh jemaat untuk memaknai kelahiran Yesus Kristus sebagai teladan hidup dalam kasih, pengabdian, dan kesetiaan terhadap panggilan masing-masing, khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan dan pendidikan kedokteran.

Dirut Prof. Starry Rampengan menyampaikan apresiasi kepada PAPDI Sulawesi Utara serta seluruh dokter dan tenaga kesehatan berperan aktif menyukseskan kegiatan tersebut. “Perayaan Natal bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat semangat melayani dengan kasih, kerendahan hati, dan profesionalisme,” kat Dirut Prof Starry dalam sambutannya.

Lanjut Prof Starry mengatakan kemuliaan Allah justru dinyatakan melalui kesederhanaan. Kristus lahir bukan dalam kemegahan, melainkan di palungan yang sederhana, namun dari sanalah terpancar kasih, pengharapan, serta anugerah keselamatan bagi seluruh umat manusia.

“Natal mengingatkan kita akan makna kesederhanaan dan ketulusan dalam melayani sesama. Nilai-nilai inilah yang harus terus dihidupi oleh seluruh insan kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”ujarnya.

Dia mengatakan melalui tema Natal ini, insan kesehatan, khususnya di bidang Ilmu Penyakit Dalam diharapkan tidak hanya mengandalkan kemewahan sarana dan teknologi, tetapi lebih mengedepankan ketulusan hati, kerendahan hati, serta kasih dalam menjalankan pelayanan medis secara profesional.

Diakhir sambutannya Dirut Prof Starry mengajak seluruh keluarga besar PAPDI serta civitas akademika Fakultas Kedokteran Unsrat untuk menjadikan nilai-nilai Kristiani sebagai landasan dalam bekerja, mengabdi, dan mendidik, sehingga pelayanan kesehatan dan pendidikan kedokteran menjadi berkat bagi semua orang.

“Baku-baku bae, dang baku-baku sayang jo, Selalu andalkan Tuhan dalam setiap pekerjaan. Kiranya damai dan kasih Kristus senantiasa menyertai dan melindungi kita semua, demi RSUP Kandou, PAPDI, dan Fakultas Kedokteran Unsrat yang semakin baik,”tandasnya.

Turut hadir dalam perayaan Natal, para guru besar, dokter spesialis penyakit dalam, serta civitas akademika Fakultas Kedokteran Unsrat. (sisco/*)

 




Emban Misi Kemanusiaan, Dirut Prof Starry Rampengan Lepas Emergency Medical Team RSUP Kandou Manado Menuju Provinsi Aceh

Manado,GN- Emergency Medical Team RSUP Kandou Manado, Jumat (26/12/2025) dilepas oleh Direktur Utama Prof Dr dr Starry H Rampengan, SpJP(K)FIHA, MARS didampingi Direktur Medik dan Keperawatan dr Wega Sukanto, Sp.B-TKV(K) serta pejabat terkait.

Keberangkatan Emergency Medical Team RSUP Kandou Manado ini mengemban misi kemanusiaan untuk respon Bantuan Kesehatan di Provinsi Banda Aceh.

Emergency Medical Team RSUP Kandou Manado terdiri dari lima personil tenaga kesehatan yakni dr Rico S.H. Sondakh (Dokter Umum), Ns Daniel Saikat, SKep (Perawat), Ns Yandri Andreas Bakker, SKep (Perawat), Steven Johanes Aror, ST (Elektromedis), Sultan, SSi, Apt (Apoteker).

Team ini akan membantu penanganan dampak bencana di Provinsi Aceh. Sesuai arahan HEOC (Health Emergency Operational Center) Banda Aceh, TCK-EMT RS RD Kandou Manado akan melakukan pelayanan di Kabupaten Aceh Tengah. Emergency Medical Team RSUP Kandou akan diberangkatkan Sabtu, 27 Desember 2025 besok dari bandara Samratulangi Manado menuju Provinsi Aceh.

Direktur Utama dalam arahannya menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada lima orang tenaga kesehatan.

“Saya sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi untuk 5 orang tenaga kesehatan yang tergabung dalam Emergency Medical Team RSUP Kandou yang akan ke Banda Aceh untuk tugas pengabdian kemanusiaan,” kata Dirut.

Lanjut Dirut mengatakan dalam pengabdian misi kemanusiaan di provinsi Aceh,diharapkan bekerja dengan hati dan penuh kasih sayang.

“Sebagai tenaga kesehatan, kita harus bekerja dengan hati yang penuh kasih, melayani dengan profesionalisme, dengan dedikasi. Kita harus memberikan pelayanan terbaik, agar apa yang lakukan dapat membawa kesembuhan.. Selamat bertugas, Semoga Tuhan menyertai,” tandas Dirut. (sisco/*)




Sukacita Menyambut Natal, RSUP Kandou Berbagi Kasih dengan Pasien

Manado,GN- Sukacita dalam menyambut Natal Yesus Kristus 25 Desember 2025, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Rabu (24/12/2025) berbagi kasih dengan pasien yang nginap di ruangan perawatan kelas III.

Bingkisan kasih di serahkan oleh Direktur Utama Prof Dr dr Starry Rampengan di dampingi Direktur Medik dan Keperawatan dr Wega Sukanto, Direktur Keuangan dan BMN Ekwanto dan Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang – Siagian serta Manager Hukum dan Humas Dr Erwin Kristianto dan Asisten Manager RSUP Kandou Manado.

Pantauan media Gemparnews.com acara berbagi kasih dimulai pukul 11.30 wita, diawali dari ruangan Irina C, Irina D, dan Irina E. Dirut Prof Starry menyarahkan langsung bingkisan dan diterima dengan penuh sukacita oleh pasien bahkan keluarga pasien.

” Kami sangat bersyukur ternyata rumah sakit Kandou juga peduli di moment yang penuh sukacita menyambut Natal, dapat berbagi kasih kepada kami pasien yang di rawat diruangan ini,” ucap salah satu keluarga pasien dengan nada haru dan penuh sukacita.

Dia menyampaikan terimakasih kepada direktur utama bersama jajaran RSUP Kandou Manado atas bantuan yang sudah dibagikan bagi pasien. ” Terimakasih atas perhatian kepada kami pasien, biar senantiasa rumah sakit menjadi berkat bagi semua orang yang dirawat di rumah sakit ini,” ungkapnya.

Perlu diketahui, ini merupakan sejarah dimana aksi sosial berbagi kasih kepada pasien di RSUP Kandou Manado adalah yang pertama kali di lakukan.

“Harapan kami kedepan setiap tahunnya akan terus berlanjut dilakukan kegiatan seperti ini,” ujar Dirut Prof Starry usai berbagi kasih bersama pasien dan keluarga pasien. (sisco)




Penghujung Tahun 2025, RSUP Kandou Terima Dua Penghargaan Dari Kemenkes RI

Manado,GN – Prestasi yang membanggakan yang ditorehkan oleh civitas hospitalia RSUP Prof Dr RD Kandou Manado di kepemimpinan Direktur Utama Prof Dr dr Starry Rampengan, di penghujung tahun 2025. Dimana Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) kembali menyerahkan dua sertifikat penghargaan kepada RSUP Kandou Manado.

Penghargaan ini merupakan buah kerja keras seluruh civitas hospitalia RSUP Kandou manado, dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat di bumi nyiur melambai dan masyarakat luas umumnya.

Adapun dua sertifikat penghargaan yang diterima oleh RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dari Kemenkes RI tahun 2025 yaitu Rumah Sakit yang mencapai target indikator Surveilans Sentinel PIE, dan
Rumah Sakit dengan penemuan suspek PIE paling variatif.

Direktur Utama Prof Dr dr Starry Rampengan, menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kerja keras teman – teman, sehingga RSUP Kandou kembali menorehkan penghargaan dari kementerian kesehatan Republik Indonesia.

“Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan mutu layanan kesehatan di RSUP Kandou Manado,” ujarnya. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan, Dampingi Wamenkes RI Buka Acara Topping of Ceremoni Gedung Kanker RSUP Kandou Manado

Manado,GN— Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr Benyamin Paulus Octavianus, SpP(K) membuka secara resmi Topping of Ceremony Contruction of Oncology Cervice Center RD Kandou Manado ( pembangunan gedung layanan kanker terpadu) Senin (15/12/2025) di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Wamenkes saat membuka acara Topping of Ceremony di dampingi Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE dan Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan.

Pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan peningkatan layanan kesehatan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya di Bumi nyiur melambai dan di kawasan Indonesia timur.

Wamenkes bersama jajaran sekaligus meninjau langsung kesiapan fasilitas pelayanan serta perkembangan pembangunan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu.

Dirut RSUP Prof RD Kandou manado menjelaskan posisi strategis rumah sakit tersebut sebagai rumah sakit rujukan utama, tidak hanya bagi Sulawesi Utara, tetapi juga bagi sejumlah provinsi di wilayah timur Indonesia.

Tingginya angka rujukan pasien kata Dirut, menuntut penguatan layanan secara terintegrasi, baik dari sisi sarana prasarana, sumber daya manusia, maupun sistem pelayanan. Sehingga Dirut menilai kunjungan kerja Wamenkes menjadi wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan layanan kesehatan.

Wamenkes juga meninjau ke sejumlah fasilitas kesehatan dan institusi pendidikan kesehatan, di antaranya Poltekkes Kemenkes Manado, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Manado, Laboratorium Kesehatan Masyarakat Manado dan RSUD Sam Ratulangi Tondano dan RSUD Noongan Minahasa.

Dalam kesempatan itu, Wamenkes juga menyampaikan bahwa RSUP Kandou siap memberikan dukungan.

Dirut Prof Starry Rampengan menegaskan pihaknya bersedia mendukung RSUD Sam Ratulangi, baik melalui layanan rujukan maupun dukungan pendidikan dan pelatihan tenaga medis.

‎“RSUP Kandou siap mensuport, baik dari sisi layanan rujukan maupun penguatan SDM melalui pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan,” ucapnya

‎Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Kementerian Kesehatan dan provinsi Sulut, sehingga peningkatan kualitas layanan kesehatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di wilayah kepulauan.

Diakhir acara Topping of Ceremony, Wamenkes RI, Gubernur Sulut dan pejabat lainnya memberikan testimoni, disaksikan oleh Direktur Utama RSUP Kandou Manado,Direktur Layanan  Operasional, Direktur SDM dan Diklit Serta Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan. sisco)