Dirut RSUP Prof RD Kandou Manado Sampaikan Visi Dan Misi

Manado,GN – Memasuki awal tahun 2022 Direktur Utama RSUP Prof dr R.D Kandou Manado,Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, menyampaikan Visi dan Misi dari RSUP Kandou Manado Selasa (11/01/2022) yang dilakasanakan secara daring zoom meeting.

Mengawali penyampaian Visi dan Misi, Direktur Utama menyebutkan bahwa RSUP Kandou Manado merupakan salah satu rumah sakit rujukan.”RSUP Kandou merupakan rumah sakit rujukan dan sudah tipe A,milik dari kementerian kesehatan RI,”kata Panelewen.

Selain itu, Dirut juga paparkan sejarah dari berdirinya RSUP Kandou Manado sampai sekarang. “RSUP Kandou beroperasi tahun 1936 dengan nama Koningen Wilhelmina Ziekenheuis (KWZ).Pada tahun 1942 berganti nama menjadi KAIUGUN BIOIN,di tahun 1946 menjadi nama Rumah Sakit Gunung Wenang,dan tahun 1995 menjadi RS Daerah kelas B,kemudian pindah lokasi ke malalayang menjadi nama RSUP Malalayang serta di tetapkan menjadi Rumah Sakit Unit Pengelola PNBP.Dan Pada tahun 2004 terjadi perubahan nama menjadi RSUP Prof dr R.D Kandou Manado,” kata Dirut.

RSUP Kandou Manado kata Dirut, saat ini telah terakreditasi secara Nasional maupun Internasional. “RSUP Kandou di tahun 2007 di tetapkan sebagai Instansi Pemerintah yang menerapkan pola pengelolaan keuangan BLU, sehingga tahun 2014 terakreditasi sebagai wahana pendidikan utama fakultas kedokteran Unsrat Manado,dan di tunjuk sebagai RS rujukan Nasional.Di tahun 2018 RSUP Kandou terakreditasi Joint Commision Internasional(JCI),dan setahun kemudian 2019 terakreditasi KARS Internasional oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit(KARS),” jelas Panelewen.

Terobosan terkini lanjut Panelewen, di era digitalisasi RSUP Kandou saat ini telah luncurkan beberapa layanan unggulan.

“Di era Digitalisasi ini RSUP Kandou Manado sudah menjalankan E-Rekam Medis yaitu sistem informasi kesehatan yang berbasis digital.Selain dari itu RSUP Kandou Manado membuka layanan konsultasi online lewat aplikasi TELME Kandou. Jadi masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan online dimana saja dan kapan saja lewat aplikasi smartphone tanpa harus datang ke Rumah Sakit,”terang dokter Spesialis Bedah Digestive ini.

Mengakhiri acara webinar, Dirut menyampaikan terimakasih kepada segenap undangan yang telah mengikuti kegiatan ini. “Saya mengucapkan terima kasih atas atensi dan animo dari samua yang sudah hadir dan mengikuti sosialisasi Visi dan Misi dari RSUP Prof dr R.D Kandou Manado,” tandas Dirut.

Dirut berharap sosialisasi ini bisa di pahami terkait tujuan dari RSUP Kandou Manado dalam membangun dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara dan juga provinsi lain yang menjadi tanggung jawab yang diberikan pimpinan dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI, untuk mengayomi rumah sakit yang ada di seputaran Provinsi Sulawesi Utara.

Hadir kegiatan ini, Ketua Dewas RSUP Kandou drg. Kartini Rustandi,M.Kes beserta anggota,Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Kandou, Dr dr Ivonne Rotty,M.Kes, Plt Direktur Keuangan dan BMN, Frets Melope,SE,MSi, Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jeheskiel Panjaitan,SH,MARS, Rektor Unsrat Manado Prof Dr Ir Ellen Kumaat,Msc DEA. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, toko adat Dicky Maengkom, toko masyarakat Edwin Silangen,SE MSi, Ketua Komite RSUP Kandou, Ketua bagian dan KSM, Koordinator dan Sub Koordinator dan Kepala Instalasi RSUP Kandou.(*/sisco)




Managemen RSUP Kandou Manado Tindak Tegas Oknum Perawat Arogan Kepada Pasien

Manado,GN-  Management RSUP Kandou Manado mengambil tindakan tegas merumahkan oknum perawat berinisial SL. Tindakan tersebut diambil Pihak RSUP Kandou Manado setelah mendapat informasi lewat postingan seorang pasien RSUP Kandou yang viral. Dengan bukti Video yang berdurasi 1 Menit 9 detik, diposting oleh Fikly Unggung lewat Media sosial Facebook, senin 03 Januari 2022.

Dari informasi yang diperoleh, Kejadian tersebut bermula dari pasien yang akan berobat ke poli bedah, sempat mengeluarkan kata makian kepada oknum perawat SL hanya karena kursi roda. Tak terima di maki, oknum perawat tersebut spontan balik menyerang pasien dengan kata kata yang tidak sepantasnya keluar dari seorang pelayan publik.

Kejadian tersebut sempat di rekam oleh pasien dan membuat oknum perawat SL tambah emosi. “Kiapa ngana mo rekam rekam pa kita, hapus cepat” Kata SL dengan nada marah.

Tindakan yang diambil pihak managemen ini juga untuk pelajaran dan efek jerah bagi semua, bukan hanya kepada SL,tapi semua pegawai RSUP Kandou Manado yang bertindak arogan kepada masyarakat pasti di proses.

Managemen terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada pasien,dan melakukan pembenahan pelayanan yang bermuara pada visi misi RSUP Kandou, reformasi peningkatan SDM, peningkatan pelayanan pasien secara humanis, peningkatan fasilitas pendukung dan kritik serta saran dari para pemakai jasa rumah sakit.

Pelayanan maksimal yang dilakukan secara humanis serta tenaga tegana medis yang profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien, maka akan memberikan nuansa atau kesan terbaik bagi pasien yang menjalani rawat jalan dan inap di RSUP Kandou. Hal ini harus dan perlu dilakukan pembenahan. (*/sisco)




Dokter Jehezkiel Panjaitan : Kemenkes Minta RSUP Kandou Manado Sebagai Rumah Sakit Pembina

Manado,GN- Tahun 2022 ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menjadi rumah sakit pembina di Indonesia timur bagian utara meliputi Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

dr Jehezkiel Panjaitan (foto: gemparnews)

Hal ini di katakan Direktur Medik Penunjang Keperawatan dr Jehezkiel Panjaitan kepada media ini ketika di temui di ruangan kerjanya. ” Kita akan  menjadikan Cancer Center di Indonesia Timur bagian utara. Ke depan apabila semua SDM sudah siap, tidak menutup kemungkinan Papua dan Papua Barat, akan masuk ke sini sebagai rumah sakit rujukan nantinya,” kata Panjaitan, Kamis (6/1/2022).

Program ini Sebanyak tujuh item antara lain cancer, bedah vascular, strok dan jantung. ” Kita akan membina rumah sakit daerah,” ujarnya.

Selain itu, Health tourism juga menjadi program tahun ini. Health tourism ini tidak hanya dari dalam negeri saja akan tetapi juga dari luar negeri. “Karena melihat kita punya potensi, seperti penerbangan dari Singapura dan juga dari Philipina. Ke depannya kita bisa jadi center untuk bersaing secara internasional,” ucapnya.

Untuk itu kata Panjaitan, pihaknya telah melakukan upaya-upaya seperti kerjasama dengan center line yang sudah mempunyai line branding yang diakui secara internasional. ” Upaya ini kita gagas dengan rumah sakit Korea dan Jerman. Kita coba untuk menjadikan branding ini untuk bisa naik karya vascular lebih khusus untuk bedah tindakan minimal pasive. Ini yang kita coba rintis tahun ini dan mudah-mudahan di tahun 2024 sudah dapat dinikmati pelayanan oleh masyarakat,” tandasnya. (sisco)




Tim Jantung Anak RSUP Kandou Manado Berhasil Kembali Melakukan Tindakan Penutupan Kelainan Jantung Bawaan

Manado,GN- Operator dan penanggung jawab pasien Dr dr E David Kaunang SpA(K) bersama tim Jantung Anak RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, berhasil kembali melakukan Tindakan Penutupan kelainan jantung bawaan ( jantung bocor) pada 2 pasien dengan ASD (Atrial Septal Defect), 1 pasien TGA (Transposition of the great Arteries) berhasil dilakukan tindakan BAS (Baloon Atrial Septostomi) untuk penyelamatan jiwa, Kamis (06/01/2022) diruang Operasi Jantung Anak RSUP Kandou Manado.

Menjadi sesuatu kebahagiaan tersendiri bagi Tim Jantung Anak RSUP Kandou, di awal tahun berhasil menyelamatkan dua (2) anak dengan kondisi kelainan Jantung bawaan.

Untuk diketahui Atrial septal defect (ASD) atau defek septum atrium adalah kondisi ketika terdapat lubang pada dinding jantung (septum) yang memisahkan antara dua ruang jantung bagian atas (atrium kanan dan kiri). ASD merupakan salah satu kelainan jantung bawaan. Artinya, kelainan ini telah ada sejak seorang bayi dilahirkan.

Pada kondisi normal, darah pada ruang jantung sebelah kanan mengalir ke paru-paru untuk mengambil oksigen. Kemudian, darah yang sudah kaya akan oksigen kembali ke jantung melalui ruang jantung sebelah kiri. Pada bagian jantung sebelah kiri inilah darah yang beroksigen akan dipompa ke seluruh tubuh.

Namun, pada penderita ASD, darah yang beroksigen pada sebelah kiri dapat bocor dan bercampur dengan darah yang berada di sebelah kanan. Akibatnya, darah yang akan mengalir ke paru-paru meningkat, yang juga dapat meningkatkan tekanan pada paru-paru (hipertensi pulmonal). Oleh karena itu, kondisi ini seringkali disebut dengan kebocoran bilik jantung.

Sementara Transposition of the great arteries (d-TGA) adalah satu kelainan jantung bawaan (PJB) yang kompleks.

Untuk itu Tim Jantung Anak RSUP Kandou Dr. dr. E. David Kaunang Sp.A(K) Dr. David Waworuntu, Dr. Monique Rotty lewat laman facebook pribadinya menyampaikan ucapan Syukur atas pertolongan Tuhan juga ucapan terima kasih kepada Direktur Utama, Dewan Direksi dan semua pihak yang telah membantu.

“Puji Tuhan di awal Tahun 2022 ( Kamis, 6-1-2022 ) Tim jantung anak RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou Manado berhasil melakukan Tindakan Penutupan kelainan jantung bawaan ( jantung bocor) pada dua pasien dengan ASD (Atrial Septal Defect).” Ujar Kaunang.

Dan satu pasien TGA ( Transposition of the great Arteries berhasil dilakukan tindakan BAS( Baloon Atrial Septostomi).

“Kami menyampaikan terima kasih banyak atas Support dan bantuan dari Direktur Utama RSUP Kandou, Dewan Direksi dan semua pihak yg telah membantu yg tidak dapat disebutkan satu persatu dan kepada pasien dan keluarga yg telah memberikan kepercayaan,”pungkas dokter Kaunang.(*/sisco)




Dirut RSUP Prof RD Kandou Manado Pimpin Apel Perdana

Manado,GN- Usai Libur Natal dan Tahun Baru 2022, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof dr RD Kandou Manado menggelar apel perdana. Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD memimpin jalannya apel perdana tersebut.

“Selamat Natal dan Tahun baru semoga di tahun baru kita semua diberkahi dan sukses dalam program yang sudah di susun,” kata Dirut Panelewen.

Panelewen menyampaikan bahwa sampai saat ini Presiden Joko Widodo masih menerapkan Covid 19 sebagai pandemi, untuk itu segala aktivitas dan kerja harus tetap mengikuti Protokol Kesehatan. “Segala sesuatu kegiatan tetap mengikuti protap Covid 19 sesuai dengan SOP dan yang ada,”Kata Dirut.

Terkait pelayanan,lanjut Dirut mengatakan tetap mengikuti aturan regulasi yang sifatnya mandatori dan prinsip harus di lakukan. “Ada hal pelayanan yang sifatnya fleksibilitas, contohnya penentuan skrening yang menurut logika sesuai dengan rasionalitas,itu harus kita kerjakan agar 3 hal untuk menggeser pandemi ke endemi bisa terwujud,” tukasnya.

Selain itu, hal yang pertama bagi tim Covid 19 untuk melakukan modifikasi terhadap SOP yang berlaku.Kedua, pada saat posisi covid 19 melandai, perbaiki ruangan tempat pasien covid yang perlu di perbaiki untuk mengantisipasi lonjakan kasus.
Ketiga,ruangan yang kita dedikasikan untuk covid 19 di sterilkan dan fungsikan sebagai ruang perawatan noncovid. “Jadi ketiga hal itu harus benar benar kita kerjakan,” ungkapnya.

Panelewen juga menambahkan di era sekarang institusi penyelenggara pelayanan publik kesehatan harus memberikan pelayan prima.”Service itu tidak cukup, untuk rumah sakit Care itu yang sangat diharapkan semua ruangan termasuk pelayanan eksekutif,” pungkasnya.

Sementara itu Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Rotty,M.Kes.
Direktur Pelayanan Medik. Keperawatan dan Penunjang dr.Jeheskiel Panjaitan,SH.MARS, Plt Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN Frets Melope,SE.MSi, juga memberikan penyampaian dan laporannya masing masing ke Direktur Utama.

Diketahui Apel kali ini sifatnya daring di moderatori oleh Koordinator SDM Ns Suwandi Luneto,S.Kep. M.Kes.(*/sisco)




Keluarga Besar RSUP Prof RD Kandou Manado Gelar Perayaan Natal Yesus Kristus

Manado,GN- “Hendaklah Kamu Berakar Didalam Dia Dan Dibangun Diatas Dia” adalah tema ibadah perayaan Natal Yesus Kristus keluarga besar Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof RD Kandou Manado.

Acara Natal yang dilaksanakan secara tatap muka dan aplikasi zoom, live streaming youtube Rabu, (29/12/2021) bertempat di Gereja Oikumene Lukas RSUP Kandou.

Ibadah di awali dengan ucapan selamat datang oleh ketua panitia Natal Frets Melope,SE.MSi, juga selaku Plt Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN RSUP Kandou. “Makna dari Natal ini kita panitia sudah melakukan kegiatan sosial anjangsana dan bakti sosial ke panti panti asuhan di Minahasa Tenggara.Dan kesempatan ini saya selaku ketua panitia menyampaikan selamat datang bagi kita semua dan selamat mengikuti Ibadah Perayaan Natal RSUP Kandou”,kata Melope.

Dilanjutkan dengan Ibadah dipimpin oleh Pdt Rithus Keny,MTh,juga selaku ketua Sinode GMAHK Manado Provinsi Maluku Utara.

Sementara itu, pesan dan kesan Natal yang disampaikan Direktur Utama Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD mengatakan
bahwa Natal mampu dilahirkan kembali setiap hari dan membiarkan Tuhan masuk dalam jiwa. Lanjutnya, berhubungan dengan apa yang disampaikan oleh Pdt tadi Nantinya proses yang berakar sehingga kita menyatu dengan Tuhan yang kita yakini.Yesus menunjukkan keilahiannya dengan menyembuhkan penderita kusta dengan segala resiko karena saat itu kusta adalah penyakit najis.Dan 2 resiko itu diambil Tuhan Yesus dalam menyembuhkan orang yang mendapat penyakit Kusta,pertama tertular dan jaman itu kusta dianggap pendosa jadi najis jika menyentuh orang kusta.

“Kita yg berhubungan dengan Pemberian pelayanan terhadap mereka yang sakit resiko najis tidak ada yang ada resiko tertular jadi pekerjaan kita sebenarnya jauh lebih ringan, jadi mari kita lakukan pekerjaan kita dengan bersunguh sungguh seperti apa yang Tuhan Yesus lakukan. Tuhan pasti akan menolong kita semua selamat Natal 2021 dan Selamat mengongsong tahun 2022 tahun yang penuh berkat dan tahun tantangan”,pesan Dirut

Sementara Ketua DPRD Provinsi Sulut dr Fransiscus A Silangen,SpB-KBD dalam sambutannya mewakili pemerintah dalam pesan natalnya menyampaikan ucapan syukur atas kasih Tuhan dalam kehidupan kita. Tuhan sudah hadir dalam hidup kita jadi karya selamat itu bukan terjadi secara tiba-tiba tapi sudah di nubuatkan di kitab para nabi. “Dalam menjalani hidup ini kita tidak sendiri ada satu pribadi yang sangat mengasihi kita dan dia hidup didalam kita dan Tuhan tidak akan meninggalkan kita sesuai janji Tuhan dalam Ibrani 13 ayat 5b,” kata Silangen.

Ditambahkannya, bahwa hari ini kita memperingati akan kedatanganNYA di dalam dunia tapi juga hidup didalam diri kita makna Natal itu setiap hari bukan hanya bulan desember,setiap hari kita di ingatkan disadarkan pada waktu seseorang mengalami atau sadar ada sesuatu yang mengasihi dia pasti kita berbeda dengan dunia ini. Apa yang AKU berikan tidak seperti Dunia berikan Seperti Jabatan kita itu hanyalah sementara tapi Tuhan kita adalah selamanya.

“Kita akan Penuh dengan ucapan Syukur Karena segala sesuatu yang ada saat ini adalah anugerah dan Kasih Karunia Tuhan ,Jadi kasih karunia adalah Pribadi Tuhan Yesus.Apapun yang kamu kerjakan kerjakan itu dengan sungguh sungguh,karena sebagai orang yang terlibat dalam pelayanan kesehatan tentunya ada pergumulan dan persoalan tapi andalkan Tuhan Selalu sehingga damai sejahtera selalu melingkupi kehidupan Kita”,ujar dr silangen mengakhiri Pesan Natalnya.

Diakhir kegiatan wakil ketua panitia Semuel J Masengi,SKM menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mengambil bagian sehingga ibadah Natal RSUP Kandou boleh berjalan dengan baik.

Turut hadir Pdt Rony Neman,MTh, Pdr Christian Keintjem,STh, Pdt Deasy Arumpadang, STh,Pastor Jimmy Tumbelaka,Pr, Pastor, Revy Tanod, Pr, Direktur Utama RSUP Kandou Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD bersama Ibu, Ketua DPRD Provinsi Sulut dr Fransiscus,A Silangen,SpB-KBD, Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty,M.Kes bersama Bapak, Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jeheskiel,SH, MARS bersama Ibu, Plt Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN, Frets Melope,SE, MSi bersama Ibu, Kepala Dinas Sosial Prop Sulut, dr Rinny Tamuntuan, Konsultan Managemen dr Armenius Sondakh Bersama Ibu.(*/sisco)




Lantik Ketua KSM Umum Dan Jabatan Fungsional Penata Anestesi, Inilah Pesan Direktur Utama RSUP Prof RD Kandou Manado

Manado,GN- Pejabat yang baru saja dilantik agar bekerja secara sistem dan mengikuti SOP, memberikan edukasi yang efektif dan terukur kepada masyarakat. Hal itu, ditegaskan Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD ketika melantik sejumlah Ketua Kelompok Staf Medik (KSM) Umum dan Jabatan Fungsional Penata Anestesi, di aula lantai 2 kantor administrasi RSUP Kandou Manado, Senin (12/12/2021).
“Dalam pelayanan saya berharap teman-teman selalu aktif menyampaikan edukasi kepada pasien yang fakta, kira kira risiko dan benefit apa yang akan dilalui dan kerjakan teman teman anestesi,” kata Panelewen.

Dirut menjelaskan bahwa rumah sakit menjadi saluran dari tuntutan masyarakat untuk melakukan pelayanan yang terbaik. “Di era sekarang jelas saya menuntut agar kita semua memahami apa yang menjadi ekspektasi dari masyarakat terhadap profesi yang nantinya anda jalankan,” ujarnya.

Selain itu, Panelewen mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melaunching terkait Sulawesi Utara merupakan daerah super prioritas untuk tujuan wisata.“Tentu saja kita akan berinteraksi dengan pasien dari luar daerah bahkan dari manca negara. Maret mendatang kita akan menerima tamu yang berkaitan dengan Indonesia sebagai tuan rumah G-20. Ada 20 event nantinya yang ada di Sulut, bisa saja peserta yang hadir akan berkontak dengan teman-teman karena gangguan kesehatan dan saya berharap kalian melakukan pelayanan prima,” tandasnya.

 

Turut hadir Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Rotty, M.Kes, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang,dr Jeheskiel Panjaitan, Plt Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN, Frets Melope, SE, MSi, para Koordinator dan Sub Koordinator, Kepala Instalasi lingkup RSUP Kandou Manado.

Berikut ini nama-nama yang dilantik :

1.dr Henny Ruth Liwe, M.Kes (Ketua KSM Umum)
2. Stansje Ingrid Sigalende Londa, S.Kep, Ns (Penata Anestesi Ahli Madya)
3. Marten Lori, Amd.Kep (Asisten Penata Anestesi Penyelia)
4. Fertje Hartben Datu, S.Kep (Penata Anestesi Ahli Madya)
5. Susdin Tinahu, S.Kep, Ns ( Penata Anestesi Ahli Madya)
6. Feldy Paputungan, AMK (Asisten Penata Anestesi Penyelia)
7. Nita Hayati Manora, S.Kep, Ns (Penata Anestesi Ahli Madya)
8.Tommie Wolef Tompunu,S.Kep (Penata Anestesi Ahli Madya)
9.Anita Yanti Lengkong (Asisten Penata Anestesi Penyelia)
10. Hardi Senggel, S.Kep (Penata Anestesi Ahli Madya)
11. Elsye Lili Adelina Akay, AMK (Asisten Penata Anestesi Mahir)
12. Grace Rike Ireine Aruperes, Amd.Kep (Asisten Penata Anestesi Penyelia)
13. Fandi Afton Kumaat, Amd.Kep (Asisten Penata Anestesi Mahir)
14. Stevanus Emil Tulung, S.Kep (Penata Anestesi Ahli Madya)
15. Hendra Edwin Tampi, Amd.Kep (Asisten Penata Anestesi Penyelia)
16. Jacknoris Runtu, AMK (Asisten Penata Anestesi Terampil)
17. Reine Fitria Podung, Amd.Kep (Asisten Penata Anestesi Mahir)
18. Hanni Arfien Eman, Amd.Kep (Asisten Penata Anestesi Mahir)
19. Suryani Salombe, ST.An (Penata Anestesi Ahli Muda).
(sisco)




Terima Kunjungan Tim Kaji Banding RSUD Mokoyurli Buol, Berikut Penjelasan Dr dr Ivonne E Rotty, MKes Tentang RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Kunjungan tim kaji banding RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol Sulawesi Tengah (Sulteng) Jumat, (10/12/2021) di terima Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Prof.dr R.D Kandou Manado, Dr dr Ivonne.E Rotty, M.Kes, dan langsung menuju aula lantai 2 kantor administrasi RSUP Kandou.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou, Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD yang di wakili oleh Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty,MKes mengatakan bahwa secara garis besarnya RSUP Kandou Manado telah terakreditasi secara Nasional dan Internasional.

“Kami RSUP Kandou sudah terakreditasi baik secara Nasional maupun Internasional dengan dua predikat dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS),dengan lulus secara Paripurna dan Internasional,” kata Dokter Ivonne dalam sambutannya.

Lanjut, Dokter Ivonne juga mengatakan RSUP Kandou statusnya sudah menjadi Balai Layanan Umum (BLU). “Banyak hal terkait dengan pelaksanaan dan pengelolaan BLU,di dalamnya pengadaan barang dan jasa nanti secara teknisnya akan diberikan”Ujar dokter Ivonne.

Selain itu, Dokter Ivonne juga menjelaskan tentang Pola BLU bukan hanya terkait dengan kinerja keuangan melainkan seluruh direktorat.

“Kami juga mempunyai Renstra, dan di setiap unit kami punya indikator kinerja yang akan menopang semua proses pelayanan bermutu yang langsung di nilai target capaiannya sesuai standart dari kemenkes.”Tuturnya sembari menambahkan semua performens dari pelayanan bermutu rumah sakit harus nampak,tandasnya.

Di tempat yang sama Kepala Bagian Umum RSUD Mokoyurli Buol Selteng, Sahroni S Langenre,S Farm, MM, menyampaikan terima kasih kepada pimpinan RSUP Kandou Manado dan jajaran atas sambutan dan pelayanannya.

“Kami RSUD Mokoyurli Buol Sulteng mencari rumah sakit tipe A atau B dengan status paripurna untuk tempat melakukan kaji banding terkait dengan BLU.Karena rumah sakit kita sudah paripurna walaupun baru tingkat nasional.Selama 2 hari Kami akan melakukan kaji banding di RSUP Kandou untuj melihat tata kelola RS dan pengelolaan blotnya.” Tutupnya.

Sahroni berharap dokumen pendukung,kebijakan ,dan penggunaan tarifnya, proses perbaikan sarana prasaranya boleh didapatkan lewat kegiatan ini tersebut. (sisco/*)




Langkah Dan Strategi RSUP Kandou Manado Jika Terjadi Lonjakan Ketiga C-19

Manado,GN- Menghadapi kemungkinan terjadinya lonjakan ketiga C-19 di Sulawesi Utara (Sulut ) pada masa liburan Natal dan Tahun Baru tahun 2022, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP ) Prof RD Kandou Manado telah melakukan langkah dan strategi. Hal itu, di sampaikan oleh Direktur SDM dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty, MKes kepada media ini Kamis, (9/12/2021) saat di temui di ruangan kerjanya.

Dr dr Ivonne E Rotty,MKes (foto: Gemparnews.com)

Dr Ivonne sapaan akrabnya mengatakan, langkah dan strategi RSUP Kandou dalam mengahadapi lonjakan ketiga kasus C-19 sudah di terapkan saat terjadi lonjakan kedua kasus C-19 yang lalu. ” Langkah dan strategi ini sebenarnya sudah kami terapkan pada saat terjadi lonjakan kedua lalu kasus Covid 19 dengan melakukan penataan SDM,” ujarnya dokter Ivonne.

Meskipun saat ini terjadi penurunan angka kasus covid-19, namun tetap waspada jangan sampai terjadi lagi lonjakan ketiga. Menurut dokter Ivonne, terjadinya lonjakan kasus Covid-19 biasanya karena adanya liburan sehingga banyak kegiatan dan pertemuan bahkan budaya pesta yang sering di lakukan. ” Untuk itu, perlu kita waspadai dan perketat protokol kesehatan jangan sampai lengah dan bisa terjadi lonjakan ketiga,” tegasnya.

Selain itu, dokter Ivonne menjelaskan bahwa pasien di RSUP Kandou saat ini tinggal merawat dua kasus Covid-19. ” Informasi yang kami terima dari tim medis, saat ini di RSUP Kandou Manado tinggal dua pasien kasus Covid-19. Yang satunya di Irena F dan satu lagi di Palma,” jelasnya.

Ditambahkannya Pemerintah telah membatalkan PPKM level 3 menghadapi Natal dan Tahun Baru. Dan saat ini masih menerapkan level 1 dan 2, karena menurut data WHO, Indonesia termasuk 5 Negara yang telah menjalankan protokol kesehatan yang ketat, sehingga terjadi penurunan kasus.

Namun demikian kata dokter Ivonne, pihaknya terus berharap agar masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah secara ketat. (sisco)




Gelar Natal, RSUP Prof RD Kandou Manado Serahkan Bantuan Ke Desa Wioy Dan Pangu Serta Dua Panti Asuhan

Manado,GN- Natal sesungguhnya adalah tanda kasih Allah kepada manusia yang di wujudkan dengan kedatangan Yesus Kristus ke dalam dunia untuk menebus dosa umat manusia dan memberikan  anugerah keselamatan ketika umat manusia menerima kasih dari Allah. Kasih itu jugalah yang harus dibagikan kepada sesama umat manusia.

Mengimplementasikan bentuk perwujudan kasih kepada sesama umat manusia maka jajaran Hospitalia RSUP Prof Kandou Manado melalui panitia Natal Yesus Kristus tahun 2021 menggelar bakti sosial dengan menyerahkan bantuan kepada 40 Kepala Keluarga di desa Wioy dan 40 Kepala Keluarga di desa Pangu Kabupaten Minahasa Tenggara, pekan lalu.
Selain itu, Panitia Natal juga mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan dalam bentuk Natura kepada Panti Asuhan YAPI Tompaso dan Panti Asuhan Kasih Sayang Remboken.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD usai melakukan kegiatan bakti sosial, kepada media ini mengatakan RSUP Kandou Manado selain memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat juga berempati kepada sesama umat manusia. ” Secara khusus bagi saudara -saudaraku yang terdampak bencana di desa Wioy dan desa Pangu Kabupaten Minahasa Tenggara. Juga kami menyempatkan mengunjungi panti asuhan yang ada di Tompaso dan Remboken,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Medik Pelayanan penunjang dan Keperawatan dr Jehezkiel Panjaitan, Direktur SDM dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty,MKes dan Plt Direktur Perencanaan, Keuangan dan BMN Frets Melope,SE,MSi yang juga sebagai ketua panitia Natal Tahun 2021. (sisco)