Tim Jantung Anak RSUP Prof DR Kandou Manado Kembali Berhasil Tutup VSD Tipe DCSA

Sulut,GN- Tim Jantung Anak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado kembali berhasil melakukan tindakan intervensi tanpa operasi pada pasien anak dengan penyakit jantung bawaan ( jantung bocor) Kamis (7/4/2022) lalu, berhasil melakukan tindakan penutupan Ventricular Septal Defect (VSD) tipe Doubly committed subarterial ( DCSA )(kebocoran pada sekat yang memisahkan bilik kiri dan bilik kanan jantung) dengan menggunakan alat terhadap seorang pasien anak berusia dua (2) tahun di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Tim Jantung Anak RSUP Prof DR RD Kandou Manado (foto: ist)

Tindakan Penutupan VSD sudah beberapa kali dilakukan di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado tetapi khususnya tipe SADC ini untuk pertama kalinya dilakukan di RSUP Kandou Manado.

Tindakan penutupan Persistent Ductus arteriosus (PDA), kebocoran pada pembuluh darah yang membawa darah bersih keseluruh tubuh (Aorta) dan pembuluh darah yang membawa darah kotor untuk dibersihkan di paru-paru (Arteri Pulmonalis) pada pasien laki-laki usia 3 tahun 10 bulan. ” Masih banyak lagi pasien Anak dengan penyakit jantung yang telah dilakukan tindakan intervensi jantung baik diagnostik maupun terapeutik, pengobatan,” ungkap dokter David.

Tindakan-tindakan intervensi jantung tanpa operasi seperti ini sudah secara rutin dilakukan oleh tim jantung anak RSUP Kandou yang terdiri dari Dr dr E David Kaunang, SpA(K), dr David Soeliongan Waworuntu, SpA(K), dr Monique PF Rotty, SpJP, tim jantung anak, tim anestesi, tim keperawatan serta tim penunjang RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

“Untuk itu kami tim jantung anak menyampaikan Banyak terima kasih kepada Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, Sp,B-KBD, Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty, MKes, Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan,MARS, SH, Plt Direktur Perencanaan, Keuangan, dan BMN Frets Melope,SE,MSi beserta seluruh jajaran RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dan juga kepada pasien dan keluarga serta seluruh masyarakat yang boleh memberikan kepercayaan serta mendukung pelaksanaan tindakan intervensi jatung anak tanpa operasi di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado,” ujarnya.

Apresiasi untuk pertama kalinya RSUP Kandou Manado melakukan tindakan operasi jantung anak pada 9 April 2022 lalu untuk pasien perempuan usia 3 tahun 4 bulan dengan diagnosis PDA tipe tubular, dimana tipe ini hanya bisa dilakukan tindakan penutupan secara operasi oleh Tim Bedah Jantung yang tediri dari dr Adrian N Tangkilisan, SpB, SpBTKV SubSp V, dr Wega Sukanto, SpBTKV KT-Toraks
dr Christha Tamburian, Dr dr Dudy A Hanafy, SpBTKV Subsp.JD(K),MARS, FIHA, Tim Anestesi terdiri dari dr Eka Y Lantang, SpAn; dr Brylian T Jehosua, SpAn
dr Jemmy Tanod, SpAn KAKV
Serta tim Jantung Anak Dr dr David Kaunang, SpA(K), Dr David Soeliongan Waworuntu, SpA(K), dr Monique, PF Rotty, Sp.JP beserta tim perawatan intensive Anak dr Jose Mandei, SpA(K), Tim keperawatan, tim penunjang.

“Untuk itu sekali lagi disampaikan terima kasih kepada Direktur Utama, Dewan Direksi serta seluruh Civitas Hospitalia RSUP Kandou yang telah mensupport serta pasien dan keluarga dan seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan pada RSUP Prof dr RD Kandou Manado,” tutupnya. (*/sisco)




RSUP Kandou Manado Bentuk Tim Terpadu Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam

Manado,GN- Terkait rencana operasi pemisahan bayi kembar siam, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, telah membentuk tim terpadu. Direktur Utama RSUP Kandou Manado, Dr dr, Jimmy Panelewen,SpB-KBD, mengatakan operasi pemisahan bayi kembar siam tersebut, merupakan pertama kali  di RSUP Kandou Manado.

“Kali ini saya berkeinginan untuk dilaksanakan di RSUP Kandou Manado, karena waktu lalu dikirim ke Jakarta,” Ujar Dirut.

Dia berharap tindakan operasi pemisahan kembar siam ini berjalan dengan baik dan lancar. “Mari kita doakan bersama agar prosesnya lancar dan kedua anak tersebut baik- baik adanya sesudah dilakukan operasi,” kata Dirut Panelewen Senin (11/04/2022).

Lanjut Dirut mengatakan Segala persiapan kordinasi harus dilakukan dengan matang.
“Melihat kondisi dua anak kembar siam ini, Prognosisnya baik,dan harapannya defect di perutnya bisa di tutup secara primmer,” terangnya.

Dirut menambahkan yang menjadi krusial, karena berdempetnya atau menyatunya organ liver dikedua anak ini. “Saya yakin dan percaya Tuhan yang Maha Kuasa selalu memberikan hikmat bagi SDM kita yang handal, serta peralatan medis yang baik, sehingga kita Rumah Sakit Kandou bisa dipermudahkan dalam melakukan tindakan kedua bayi kembar siam ini. Kuncinya RSUP Kandou Bisa menolong kedua anak ini,” tandasnya.

Sementara, di tempat yang sama Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan dr Jeheskiel Panjaitan mengatakan segala persiapan mulai dari peralatan dan sebagainya telah di persiapkan dengan matang. ” Kami telah siapkan secara matang terkait pelaksanaan operasi pemisahan kedua bayi kembar Siam tersebut,” tutupnya singkat. (sisco)




RSUP Prof Kandou Manado Jalin Kerjasama Dengan Bank SulutGo

Manado,GN- Penandatanganan kerja sama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, dan Bank SulutGo terkait dengan jaminan pelayanan kesehatan bagi pegawai dan keluarga PT Bank Sulut Go, di gelar di aula Bank SulutGo Pusat Manado, Rabu (4/4/2022).

Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa,atas kepercayaan pimpinan Bank SulutGo terkait dengan pelayanan kesehatan karyawan Bank SulutGo diserahkan kepada RSUP Kandou Manado.

“Setiap jasa itu ada dampak finansialnya yang sangat dibutuhkan rumah sakit. RSUP Kandou sekarang statusnya Balai Layanan Umum (BLU), yang artinya kita (RSUP Kandou), mengharapkan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada APBN, biaya itu harus keluar sendiri dari pendapatan Rumah Sakit,kata BLU itu,nantinya pengelolaan keuangan RSUP Kandou akan bertanggung jawab kepada kementerian keuangan,” Kata Dirut RSUP Kandou Manado.

Panelewen menjelaskan, RSUP Kandou Manado sendiri sekarang 85 persen budgetnya dari pendapatan sendiri, dan 15 persen masih dari APBN, itu sendiri untuk pembayaran gaji PNS. “Kami juga diberi wewenang untuk bisa mengangkat pegawai sendiri yang namanya pegawai BLU,” Jelas Dirut.

RSUP Kandou Manado, lanjut Panelewen mempunyai regulasi sendiri yang dibuat Direktur Utamanya, untuk memfasilitasi pasien kurang mampu untuk membayar. ” RSUP Kandou memback kepada pemerintah Kabupaten/Kota, bahwa ternyata masih ada masyarakat yang belum mempunyai jaminan kesehatan BPJS,yang dibantu oleh pemerintah, atau jamkesda. Ada juga mungkin salah alamat, yang sebenarnya dia mampu,tapi dia mengantongi kartu jaminan kesehatan tidak mampu. Untuk itu kami pemimpin RSUP Kandou mampu beradaptasi pada kondisi kondisi seperti itu,” Terang Panelewen.

Sementara itu, Direktur Utama Bank SulutGo, Revino M. Pepah, SE.MM, dalam sambutannya mengatakan terkait dengan PKS ini, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Dirut RSUP Kandou yang mau merespon permintaan dari Bank Sulutgo, untuk melakukan kerja sama.

“Kami akan tindak lanjut PKS ini, nanti sesudah ini kalau ada pegawai kami yang akan berobat atau melakukan ceck up, tempatnya nanti di RSUP Kandou,” Ujar Dirut Pepah.

Pepah juga menambahkan dengan peralatan yang baik,SDM yang unggul, menjadi satu acuan dari Bank SulutGo untuk melakukan PKS dengan RSUP Kandou.

“Kami tau RSUP Kandou memiliki peralatan medis yang lebih baik dari rumah sakit lain, juga menjadi pusat rujukan bagi rumah sakit yang ada di Sulut,” Terang Pepah.

Dia berharap kedepan Bank SulutGo bisa menikmati pelayanan kesehatan yang baik, dan menimbulkan impek positif bagi RSUP Kandou Manado.

Turut hadir Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jeheskiel Panjaitan, SH MARS, Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN,Frets Melope,SE.MSi, dan Koordinator Administrasi Umum John R Tuwaidan ST, MSi, serta Sub Koordinator Hukormas, Novita SH. (*/sisco)




Wajib Ikuti Kredensial, Usai 53 CANS Lakukan Assesmen Kopetensi

Manado,GN- Sebanyak 53 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) wajib mengikuti Kredensial, untuk bisa meraih Rincian Kewenangan Klinis (RKK) dan Surat Penugasan Kewenangan Klinis (SPK), yang sebelumnya mereka juga telah dilakukan assesmen kompetensi pada tahap awal.

Hal ini di sampaikan Direktur SDM Pendidikan dan Umum, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Dr dr Ivonne E Rotty, MKes, saat membuka kegiatan Kredensial bagi CASN RSUP Kandou, Rabu (5/04/2022),di aula lantai 2 kantor administrasi RSUP Kandou Manado.

Dokter Ivonne, sapaan akrabnya mengatakan ketika CASN memegang Rincian Kewenangan Klinis dan SPK, CASN sudah bisa melaksanakan tanggung jawab sebagai seorang perawat sesuai dengan kewenangan.

“Selamat kepada anak anak saya,yang sudah mengikuti kredensial ini, dan selamat melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Terima kasih juga buat komite keperawatan dan tim Kredensial, atas pelaksanaan kegiatan ini” Ujar Dokter Ivonne yang didampingi Koordinator SDM,Ns, Suwandi Luneto,SKep, MKes.

Sementara, Ketua komite keperawatan Ns Frida Mendur, SKep. MKes mengatakan proses kredensial ini didahului dengan assesmen kompetensi.

“Kita akan melihat kompetensinya seperti apa kemudian dilanjutkan dengan kredensial, karena ini adalah awal mereka memulai tugas dan tanggung jawab sebagai staf keperawatan di RSUP Kandou,”Tutupnya

Diketahui sebelumnya, Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) telah mengikuti tahapan yang di terima oleh pimpinan RSUP Kandou Manado. Sesuai dengan regulasi, mereka sudah dibekali dengan pendidikan, pelatihan (Diklat) dan orientasi, baik secara umum maupun khusus. (sisco/*)




Dokter Arief : Penyakit Varises Bisa Mendatangkan Masalah Serius Jika Tidak Di Tangani Dengan Benar

Manado,GN- Pakar bedah vaskular di RS Kandou, Dr Yuansun Khosama, SpB(K)V mengatakan varises terjadi karena adanya gangguan aliran darah dari pembuluh darah balik (vena) kaki ke jantung. Menurutnya gejala awal penyakit ini adalah nyeri, rasa panas atau terbakar pada tungkai, bengkak, sensasi kesemutan dan terasa berat di kaki.

Sementara itu, Dr Arief Nur Rachmanto yang juga menjadi narasumber mengatakan bahwa banyak mitos yang mengatakan bahwa varises adalah penyakit yang tidak berbahaya dan tidak perlu diobati. “Padahal penyakit ini bisa mendatangkan masalah serius jika tidak ditangani dengan benar,” katanya Selasa, (5/4/2022).

Di RSUP Kandou Manado, layanan bedah vaskular untuk menangani penyakit ini bisa didapatkan di poliklinik bedah vaskular. Layanan tindakan bedah vaskular seperti medical compression, suntikan sclerotherapy, medical glue, laser, dan lainnya dapat diberikan sesuai indikasi. Sebagian besar layanan tersebut juga ditanggung oleh BPJS.

Peserta yang hadir dalam edukasi ini menyambutnya dengan antusiasme cukup tinggi. Ada tiga pertanyaan yang mengajukan pertanyaan mengenai gejala dan faktor resiko varises. Para nara sumber memberikan penjelasan atas setiap pertanyaan tersebut.
Kegiatan edukasi ini di laksanakan, sehuhungan dengan peringatan International Vein Week, sehingga Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof Dr RD Kandou Manado bekerjasama dengan KSM dan bagian Bedah RSUP Kandou serta FK Unsrat, khususnya Divisi Bedah Vaskular. Kegiatan edukasi tersebut bagi pasien, keluarga dan pengunjung rumah sakit, dengan tema yang diangkat adalah mengenai Varises.

Kepala Instalasi Promkes dan Pemasaran RSUP Kandou, Dr Sekplin Sekeon, SpS, MPH, menyampaikan terimakasih kepada narasumber dan peserta.

Dia mengingatkan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir. (sisco/*)




Kegiatan Baksos RSUP Kandou Manado Sambangi Panti Asuhan Al – Furqan Desa Palaes

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof DR RD Kandou Manado, Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, yang di dampingi Direktur Pelayanan Medik,Keperawatan dan Penunjang Dokter Jeheskiel Panjaitan menghadiri kegiatan Bakti Sosial (Baksos) di Panti Asuhan Al – Furqan desa Palaes Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (01/04/2022) kemarin. Kegiatan tersebut di laksanakan Dalam rangka menyambut Ramadhan 1443 Hijriah, oleh Majelis Ta’lim As Syifa RSUP Prof DR RD Kandou Manado.

Direktur Utama berterima kasih kepada pengurus Majelis Ta’lim As Syifa RSUP Kandou yang telah menjadwalkan kunjungan ini.

“Secara khusus saya sampaikan terima kasih atas inisiatif dari majelis tajim As Syifa, saya sangat senang juga terharu bisa hadir bertatap muka dengan adik adik yang ada di Panti Asuhan Al – Furqan ini”, ungkap Dirut.

“Harapan saya adik-adik tetap semangat fokus pada cita cita agar cita cita adik adik semuanya bisa tercapai, juga kami mohon semua yang ada disini untuk selalu mendoakan RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar selalu mempersembahkan yang terbaik, dan saya sangat senang dengan kegiatan baksos ini karena merupakan momen yang sangat berharga,” ucapnya.

Sementara Ustad Panti Asuhan Al – Furqan Bapak Taufik Rahman, menyampaikan Terima kasih atas kunjungan dari RSUP kandou Manado.
“Terima kasih kami sampaikan kepada RSUP Kandou Manado yang telah datang berkunjung di Pesantren Kami, ini merupakan kehormatan dan perhatian kepada kami apalagi kunjungan ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama RSUP Kandou Dr Jimmy Panelewen,”Katanya.

Diketahui anjangsana ini merupakan Kegiatan dari Majelis Ta’lim As Syfa RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, yang di ketuai ibu Nurliah Arsam, S.Si,. Apt., MARS.

Kegiatan tersebut juga di hadiri Koordinator Administrasi dan Umum John R Tuwaidan ST,M.Si, Koordinator Pelayanan Medik dan Keperawatan, dr Wiyono, Koordinator Pelayanan Penunjang Nurliah Arsam,SSi.Apt MARS. Sub Koordinator Hukormas, Novita,SH, ada juga Sub Koordinator Pelayanan Penunjang Non Medik Dolly Mokodongan ST, Sub Koordinator Pengelolaan Barang Milik Negara, Rini Novita Hamdani,SE.Ak, dan Ibu Nurain Huntua beserta tim.




RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Tuberkulosis

Manado,GN- Dalam rangka peringatan Hari Tuberkulosis Dunia, maka Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Kandou Manado melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan mengenai penyakit Tuberkulosis kepada pasien dan pengunjung RS.

Penjelasan Penyakit Tuberkulosis Oleh Dokter Julia (foto : ist)

Edukasi dibawakan dengan sangat menarik oleh spesialis paru di RS Kandou yakni Dr Julia M Lombo, SpP. Dalam edukasi tersebut Dr Julia menekankan perlunya mengetahui gejala dan tanda penyakit ini, karena TBC di Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi. Negara lain yang juga memiliki penyakit TBC yang tinggi adalah India dan Cina.

Dr Julia mengingatkan penyakit ini tidak hanya menyerang paru, tetapi juga organ tubuh lainnya. Walaupun memang gejala yang banyak dilaporkan adalah gejala dari saluran napas, terutama berupa batuk.

Dalam kesempatan tersebut, mewakili Pimpinan RSUP Kandou Manado, memberikan apresiasi kepada Dr Julia berupa sertifikat penghargaan dari Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran yang diserahkan oleh Dr Sekplin Sekeon. (*/sisco)




RSUP Kandou Manado Gelar Pelatihan Bagi Tenaga Kesehatan Di Bapelkes Sulut

Manado,GN- Bertempat di ruang aula Bapelkes Dinkes Sulut Senin (28/3/2022), RSUP Prof dr RD Kandou Manado, menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk tenaga kesehatan dan pelatihan Ventilasi Mekanik Dasar (Basic Level) bagi  perawat RSUP Kandou Manado.

Direktur Utama RSUP Kandou, Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, yang diwakili Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr dr Ivonne.E Rotty,MKes membuka secara langsung kegiatan tersebut.

Dokter Ivonne dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa oleh karena kasih dan kemurahanNya,semua bisa berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat, sejahtera dan bahagia.

“Kita tau bersama sekarang ini masih situasi pandemi Covid-19, yang dalam waktu dekat mungkin akan berubah jadi endemi, tetapi protokol kesehatan harus kita jalankan” kata dokter Ivonne.

Dokter Ivonne yang didampingi Koordinator Pendidikan dan Penelitian, dokter Hanry Takasenseran, juga mengatakan terima kasih kepada Bapelkes yang sudah memfasilitasi dan memberikan kesempatan RSUP Kandou menjadi pengampuh.

“Ini merupakan salah satu syarat bagi RSUP Kandou, untuk terakreditasinya Instalasi Diklat kami,dan terima kasih salah satu syarat pengampuan dari Bapelkes sudah kami dapatkan,” ujarnya.

Dia berharap agar dua materi ini yang sudah masuk dalam SIAKPEL (Sistim Informasi Akreditasi Pelatihan), Ventilasi Mekanik Dasar (Basic Level) bagi perawat dan BHD, benar benar diikuti dalam 5 hari kedepan.

“Karena pelatihan ini sudah sesuai kurikulum.Pelatihan ini dinilai bukan hanya peserta, tetapi juga para fasilitator dan narasumber serta panitia penyelenggara. Jadi ada output yang di hasilkan. Saya berharap bisa lulus 100 persen,” terangnya.

Ditambahkannya, agar hasil dari pelatihan ini bukan hanya dinilai dari pre-test dan post-test, tetapi juga perilaku selama mengikuti pelatihan.

“Salah satu contoh perilaku adalah Integritas, dan salah satu bentuk Integritas ialah disiplin, wujut nyatakan semua itu di tempat ini, karena ini merupakan pelatiahan yang terakreditasi,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pelatihan Kesehatan Dinkesda Provinsi Sulut, dr Samuel M.C. Tanos, menyampaikan selamat datang bagi peserta diklat.

“Dalam pelatihan ini ada kriteria penilaian yang harus terpenuhi hinggi bisa lulus 100 persen.Diharapkan peserta bisa mengikuti dengan baik, karena pelatihan ini terakreditasi.” tukasnya.

Selain itu, Dokter Sam sapaan akrabnya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kerjasama RSUP Kandou Manado dan Bepelkes Sulut. ” Ini sesuai dengan petunjuk dari Kemenkes bahwa Bapelkes Sulut sebagai pengampuh dalam kegiatan RSUP Kandou Manado untuk syarat Diklit terakreditasi,”tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat struktural UPTD Bapelkes Dinkesda Prov Sulut, dan Pejabat Fungsional RSUP Prof dr R.D Kandou Manado dan para narasumber. (sisco/*)




Dirut RSUP Kandou Manado Pimpin Penandatanganan Kontrak Kerja

Manado,GN- RSUP Prof dr RD Kandou Manado, melaksanakan penanda tanganan kontrak kinerja tahun 2022 untuk seluruh jajaran Direksi serta pejabat Koordinator, Sub Koordinator, Kepala Instalsasi dan Staf, di ruang webinar RSUP Kandou Manado, Senin (21/3/2022).

Direktur Utama RSUP Prof dr R.D Kandou Manado, Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD memimpin langsung penandatanganan kontrak kerja.

Penandatanganan tersebut diawali antara para Direktur dan pimpinannya Direktur Utama, Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, dilanjutkan penandatanganan antara Koordinator dan atasannya dalam hal ini Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr.dr Ivonne,E Rotty,M.Kes.

Selanjutnya antara Sub Koordinator dan Koordinator di saksikan Direktur SDM Pendidikan dan Umum.

Setelah itu penandatanganan kontrak kinerja antara Kepala Instalasi dan Direktur SDM Pendidikan dan Umum, kemudian penandatanganan antara staf dan Sub Koordinator di saksikan Koordinator.

Dirut mengatakan Pakta Integritas adalah pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab.

“Wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme,”kata Dirut.

Sementara, Direktur SDM Pendidikan dan Umum mengatakan agar semua dapat menjalankan tugas sesuai komitmen. “Jalankan tugas sesuai komitmen yang sudah di tanda tangani di depan pimpinan,” Ujar Dokter Ivonne usai kegiatan.

Lanjut kata Dokter Ivonne, kontrak kinerja ini berlaku selama 1 tahun antara pimpinan tingkat tinggi sampai terendah.

“Saya harap Item item yang sudah di kontrak dapat tercapai,” tandasnya. (*/sisco)




Mahasiswa Program Studi Ners FK Unsrat Manado Diklat Di RSUP Kandou, Dokter Ivonne : Lima Hari Ke Depan Ikuti Dengan Baik

Manado,GN- Mahasiswa program studi Ners Fakultas Kedokteran (FK) Unsrat Manado, selama lima (5) hari ke depan mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) BHD, PMKP, PPI, Covid-19 dan K3RS di RSUP Kandou Manado.

Kegiatan tersebut di buka oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado melalui Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Rotty,MKes, Senin (21/3/2022).

Dokter Ivonne mengatakan RSUP Kandou Manado adalah rumah sakit rujukan nasional yang telah terakreditasi oleh karena itu semua prosedur proses pelayanan bahkan pendidikan dan pelatihan juga harus sesuai dengan standar. ” Ini sudah menjadi regulasi yang diterapkan oleh manajemen karena kita sudah terstandarisasi secara Nasional maupun Internasional,” kata Ketua Tim Akreditasi RSUP Kandou Manado ini.

Dokter Ivonne juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Fakultas kedokteran Universitas Samratulangi Manado melalui Ns Sefty J Rompas, SKep, MKes sebagai Koordinator program studi ilmu keperawatan Fakultas Kedokteran Unsrat yang telah mempercayakan kepada RSUP Kandou Manado sebagai tempat pendidikan praktek lapangan bagi mahasiswa program studi Ners yang sudah kesekian kalinya.

Selain itu, Dokter Ivonne juga menekankan agar adik mahasiswa untuk memperhatikan juga tentang soft skill, yakni menyangkut sikap dan perilaku saat berhadapan dengan pasien, keluarga pasien maupun sesama petugas yang ada di rumah sakit dan komunikasi efektif harus diperhatikan.

Dokter Ivonne mengharapkan, selama lima hari ke depan agar mahasiswa program studi Ners Unsrat dapat mengikuti dengan baik, kegiatan pendidikan dan Pelatihan di RSUP Kandou Manado.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Diklit dr Hanry Takasenseran, Kepala Instalasi Diklat Dra Sisca Hutadjulu,MSi serta sub Koordinator Penelitian dan Pengembangan dr Neni Ekawardani. (*/sisco)