Instalasi Promkes Dan Pemasaran RSUP Kandou Manado Kerjasama KSM Dan Kulit Serta PERDOSKI Sulut Gelar Edukasi Kesehatan

Manado,GN- Dalam rangka Dies Natalis Fakultas Kedokteran (FK) Unsrat ke 63, Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pemasaran RSUP Kandou bekerjasama dengan KSM dan Kulit Kelamin serta PERDOSKI Sulawesi utara (Sulut) Rabu, 25 Mei 2022 kembali menggelar edukasi kesehatan bagi masyarakat luas. Edukasi kesehatan kali ini dilaksanakan di SMA Kristen 2 Binsus Tonohon.

Dalam edukasi tersebut ada 3 materi menarik dan penting yang disampaikan bagi siswi dan siswa di sekolah tersebut.Materi pertama mengenai Penyakit Skabies yang dibawakan oleh Dr Enricco Mamuaja, SpKK. Materi kedua mengenai Bahaya merokok bagi jantung yang dibawakan oleh Dr Victor Joseph, SpJP(K), FIHA. Sedangkan materi terakhir mengenai Bahaya cedera kepala pada orang muda yang dibawakan oleh Dr. Sekplin Sekeon, Sp.S, MPH.

Kegiatan tersebut, juga turut memperkenalkan kepada para siswa dan siswi tentang berbagai layanan unggulan yang ada di RSUP Kandou Manado, termasuk layanan konsultasi kesehatan lewat aplikasi TelmeK atau Telemedicine Kandou. sembari mengingatkan untuk tetap berprilaku hidup bersih dan sehat, dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Materi yang disampaikan oleh narasumber sangat direspon oleh peserta.Kesempatan tanya jawab pun tidak dilewatkan oleh peserta.

Apresiasi juga disampaikan oleh guru sebagai pendamping siswa dan siswi dimana telah dikunjungi langsung oleh tim dokter spesialis dari Rumah Sakit ternama di Sulawesi Utara RSUP Kandou Manado.

Dengan digelarnya edukasi kesehatan ini menambah ilmu pengetahuan bagi siswa dan siswi, bahwa pentingnya menjaga kesehatan terutama yang berkaitan dengan kulit dan kelamin, bahaya merokok dan lainnya.

Usai kegiatan, instalasi promkes selalu memberikan apresiasi kepada para siswa dan siswi, yang sudah berpartisipasi dengan memberikan masker dan handzanitaiser serta sabun mandi kesehatan. (sisco/*)




Berikut Pesan Dirut Panelewen Dalam Puncak Perayaan Paskah RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Tinggal Dalam Kristus, Berbelarasa dan Berpengharapan merupakan tema puncak Perayaan Paskah RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Rabu, (25/5/2022) yang diIaksanakan lewat ibadah Paskah oleh segenap karyawan Kristiani RSUP Kandou Manado dengan di Gereja Oikumene Lukas RSUP Kandou Manado.

Ibadah tersebut dipimpin oleh Pastor Revi Tanod, Pr di hadiri langsung Direktur Utama RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD bersama jajaran.

Kegiatan Paskah tahun ini ditangani oleh KSM/Bagian Mata yang diketuai oleh Dr dr Vera Sumual, SpM. Dalam laporan panitia, bahwa kegiatan Paskah kali ini, panitia telah melakukan berbagai kegiatan seperti anjangsana ke panti asuhan dr J Lukas dan Panti Sosial Tuna Netra Batemeus.

Selain itu, juga di gelar Bakti Sosial berupa Pengobatan Gratis dan Penyuluhan Kesehatan ke Desa tataaran 1 dan 2 Tondano serta Desa Tempok Kecamatan Tompaso Minahasa.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD mengajak melalui pesan Paskah kali ini bahwa Yesus Kristus rela mati dikayu salib dan berkorban untuk menebus Dosa umat manusia secara Cuma-cuma. “Tanpa mengharapkan imbalan,Yesus Kristus rela mati dikayu salib dan berkorban untuk menebus Dosa umat manusia secara Cuma-cuma,” kata Dirut.

Oleh karena itu, lanjut Dirut mengatakan di tengah perayaan Paskah ini, Dirut mengajak untuk memahami makna kebangkitan Tuhan Yesus Kristus.

“Marilah kita memahami Makna kebangkitan, kepada seluruh dokter serta seluruh tenaga kesehatan bahkan pegawai untuk dapat memaknai perayaan Paskah ini lewat tugas kerja masing-masing dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien yang ada di RSUP kandou Manado,” tandasnya. (*/sisco)




Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Nara Sumber Diklat Mahasiswa Program Studi Sarjana Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu

Manado,GN- Dr dr Ivonne E Rotty, MKes selaku Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Selasa (24/5/2022) menjadi nara sumber pada pendidikan pelatihan (Diklat) bagi Mahasiswa Program Studi Sarjana Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu, di aula lantai 2 kantor pusat RSUP Kandou Manado.

dr Ivonne E Rotty,MKes Sebagai Nara Sumber (foto: ist)

Ketika membawakan materi Revolusi Mental, Komunikasi Efektif dan Pelayanan Prima, dokter Ivonne mengatakan, bagaimana penyelenggara pelayanan kesehatan agar dapat memberikan pelayanan prima.

“Sebagai pelayanan publik kita harus memberikan layanan yang bermutu berdaya saing, demi keselamatan pasien,dan tentunya semua tindakan harus mengikuti SOP yang ada,” katanya

Lanjut, memiliki motivasi kerja yang tinggi, sambung dokter Ivonne, baik eksternal maupun internal dan moralitas adalah keseriusan dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Dalam melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, kita harus disiplin waktu,memberikan senyum sapa salam, bekerja sama, berkomunikasi secara efektif berintegritas dan penuh arti yang baik kreatif sesuai dengan pengetahuan yang kita miliki,” ujarnya.

Kegiatan diklat sekaligus orientasi ini merupakan regulasi dari RSUP Kandou Manado kepada setiap peserta yang akan melakukan praktek harus dibekali dengan mengikuti diklat terkait Bantuan Hidup Dasar(BHD), Peningkatan Mutu Keselamatan Pasien(PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) dan Covid 19. (*/sisco)




IPKRS RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Kasehatan Bagi Warga Masyarakat Tataaran Satu Tondano

Manado,GN- Edukasi Kesehatan kepada masyarakat Tondano Kabupaten Minahasa oleh Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (IPKRS) RSUP Prof. Kandou Manado, dilaksanakan di Tataaran Satu,Jumat (13/5/2022).

Kegiatan tersebut dilaksanakan serangkaian kegiatan Bakti Sosial dari Panitia Paskah RSUP Prof Kandou Manado.

Pembawa materi yakni dr Aristo yang membawa terkait dengan nyeri punggung bawah.

“Penyebab nyeri punggung bawah bervariasi setiap orang, ada yang terjadi pada tulang, otot, saraf dan beberapa faktor penyebabnya seperti banyak mengangkat beban berat, duduk atau berbaring dalam waktu yang lama, tidur dalam posisi yang tidak nyaman, atau posisi mengangkat badan saat jongkok yang salah,” jelasnya.

Selanjutnya, dr Ade John Nursalim, SpM menjelaskan pemasaran terkait layanan unggulan RSUP Prof Kandou Manado, melalui pelayanan, peralatan hingga aplikasi Telemedicine Kandou yang menghubungkan secara langsung antara pasien dan dokter untuk melakukan konsultasi kesehatan.

Sementara itu, Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (IPKRS) RSUP Prof Kandou Manado, dibawah pimpinan dr Sekplin Sekeon, SpS, MPH mengatakan bahwa serangkaian kegiatan Panitia Paskah dilakukan juga promosi dan pemasaran.

“Kegiatan promosi kesehatan ini ada penyuluhan kesehatan atau edukasi kesehatan dari spesialis saraf, spesialis jantung dan spesialis mata,” ujar Sekeon.

Selain promosi jelas Sekeon, juga dilakukan pemasaran dan keunggulan RSUP Prof Kandou Manado.

“Kegiatan pemasaran mengenai layanan unggulan di RSUP Prof Kandou, kita punya layanan unggulan salah satunya Telemedicine Kandou, bedah spine dan sebagainya,” tandas dokter Sekeon. (*/sisco)




Terkait Keluhan Antrian Panjang Di Bagian Loket, Berikut Ini Penjelasan RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Menjawab keluhan masyarakat terkait proses pendaftaran pasien yang lama dan terjadi penumpukan pasien di loket pendaftaran Rabu, (11/05/ 2022), pihak RSUP Kandou Manado menyampaikan bahwa, itu terjadi karena ada perubahan prosedur Sistem dari BPJS yang tidak di informasikan ke pihak RSUP Kandou Manado.

“Jadi ada perubahan dari BPJS Pusat yang tidak disampaikan ke BPJS Sulut sehingga BPJS Sulut tidak memberikan informasi ke Pihak rumah sakit kandou terkait adanya perubahan Sistem yang dilakukan oleh BPJS Pusat,sehingga sistem error sekitar 3 jam, sementara pasien yang datang sudah mulai banyak,” jelas Kepala Instalasi SIMRS RSUP Kandou Manado Patrick Marco Andries, ST, MBA, QWP.

Untuk itu pihak RSUP Kandou melalui Koordinator Adminstrasi dan Umum Robert Tuwaidan,ST, MSi, yang didampingi Kasub Humas Novita, SH menyampaika bahwa RSUP Kandou Manado akan terus berusaha berbenah dengan peningkatan pelayanan dan sarana prasarana di tempat pendaftaran pasien.

“Kami menyadari bahwa untuk mencapai proses pelayanan yang baik, diperlukan suatu prosedur lengkap yang harus dilakukan dan dipatuhi oleh seluruh petugas di rumah sakit, baik petugas medis maupun non medis termasuk pengguna layanan rumah sakit untuk tertib dan saling koperatif. Semoga dengan upaya perbaikan ini mampu mendukung peningkatan pelayanan serta kenyamanan pasien dan pengunjung rumah sakit,” kata Tuwaidan.

Perlu di ketahui, sejak melandainya pasien Covid 19 di Sulawesi Utara, masyarakat tidak takut lagi datang berobat RSUP Kandou Manado. Terbukti dengan antrian panjang di ruangan pendaftaran registrasi pasien yang merupakan bagian terdepan dari pelayanan poliklinik rawat jalan maupun rawat inap.

Di sini pasien di data identitas dan keperluan kunjungannya ke Rumah Sakit. Bagian pendaftaran ini sangat penting karena menjadi acuan data pasien untuk proses-proses berikutnya, apabila proses di bagian pendaftaran salah, maka proses data pasien di bagian lain juga otomatis akan salah dan berakibat fatal. Bagian pendaftaran atau registrasi juga mencatat informasi tentang data pribadi pasien dan data lain yang diperlukan seperti penanggung pasien, asuransi, pekerjaan, alamat darurat dan lain sebagainya, di samping itu juga mencatat data kunjungan pasien atau pasien hendak berkunjung kemana, poliklinik spesialis, laboratorium, UGD, dan lain sebagainya. (*/sisco)




Munculnya Kasus Hepatitis Misterius, Dirut RSUP Kandou Manado : Kita Harus Siap Karena RSUP Kandou Pilar Terakhir Menangani Pasien

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD menyebutkan bahwa Hepatitis akut atau misterius yang belum di ketahui penyebabnya, akhir-akhir ini menjadi konsen bersama, maka rumah sakit Kandou Manado saat ini dalam posisi selalu siap.

Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Ketika Di Wawancarai Media (foto: ist)

Kesiapan itu kata Dirut, RSUP Kandou Manado membentuk tim dimana dengan informasi adanya peningkatan kasus-kasus yang sangat tajam dan kemudian kesiapan ini tentunya mendukung, apabila terjadinya peningkatan kasus yang muncul di RSUP Kandou Manado.

” Maka dilakukan persiapan yang matang karena rumah sakit Kandou merupakan rumah sakit tipe A, rujukan nasional yang tentu saja semua pasien akan bermuara, dimana rumah sakit yang dibawahnya akan melakukan rujukan ke RSUP Kandou,” kata Dirut Panelewen kepada media, Rabu (11/5/2022) di ruangan kerjanya.

Lanjut, Dirut menjelaskan RSUP Kandou Manado otomatis siap karena merupakan pilar terakhir menangani pasien rujukan dari fasilitas kesehatan sebelumnya.

“Otomatis kita harus siap, karena RSUP Kandou adalah pilar terakhir untuk menangani pasien-pasien yang sebelumnya di tangani oleh teman kita, yang ada di fasilitas kesehatan lainya,” tandas Dirut RSUP Kandou itu. (sisco)




Panjaitan: RSUP Kandou Manado Telah Membentuk Tim Penanganan Kasus Hepatitis Akut

Manado,GN- Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan kasus Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya sebagai Kasus Luar Biasa (KLB). Penetapan Badan kesehatan dunia ini terkait dengan kasus hepatitis akut penyebabnya belum diketahui atau misterius, yang terjadi di beberapa negara belakangan ini termasuk juga kasus yang terjadi di Jakarta.

dr Jehezkiel Panjaitan (foto: gemparnews)

Terkait itu, RSUP Kandou Manado sebagai rumah sakit di bawah kementerian kesehatan, langsung membentuk tim kesehatan dalam rangka penanggulangan penyakit Hepatitis Akut.
Tim kesehatan ini dibentuk, sama seperti sebelumnya dalam penanganan kasus covid- 19. Mereka terdiri dari dokter spesialis, perawat dan tenaga kesehatan lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama RSUP Kandou Manado melalui Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan dr Jeheskiel Panjaitan kepada awak media gemparnews.com ketika di temui di ruangan kerjanya, Selasa (10/5/2022).

” Pada dasarnya RSUP Kandou Manado sudah siap. Termasuk kesiapan laboratorium, peralatan, ruangan dan lain sebagainya. RSUP Kandou Manado sudah membentuk tim penanggulangan penyakit Hepatitis akut. Tim ini terdiri dari dokter spesialis,perawat dan tenaga kesehatan lainnya,” kata dokter Jeheskiel.

Disamping itu kata dokter Jehezkiel, RSUP Kandou Manado telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dan juga Dinas Kesehatan Kabupaten Kota. ” Dan juga sebentar akan melakukan koordinasi melalui zoom metting dengan Kemenkes,” jelasnya.

Ditambahkannya, hingga saat ini belum ada pasien Hepatitis akut di RSUP Kandou Manado, namun menurut dokter Panjaitan RSUP Kandou tetap standby untuk mengantisipasi penyebaran kasus penyakit Hepatitis akut ini.

” Sampai saat ini belum ada pasien penyakit Hepatitis akut di RSUP Kandou, akan tetapi, kami tetap siap jangan sampai ada ledakan kasus ini karena penyebarannya cepat sekali,” pungkasnya.

Berikut ini Gejala Penyakit Hepatitis Akut dan cara mencegahnya.
Gejala Hepatitis Misterius :
1. Sakit perut
2. Mata dan kulit kekuningan/Jaundince
3. Diare/ muntah mendadak
4. Buang air kecil berwarna gelap
5. Buang air besar berwarna pucat
6. Kejang
7. Penurunan kesadaran

Cara pencegahan Hepatitis Misterius :
1. Cuci tangan pakai sabun
2. Cuci seluruh bahan makanan hingga bersih
3. Pastikan makanan matang dan bersih
4. Tidak bergantian alat makanan
5. Hindari kontak dengan orang sakit
6. Jaga kesehatan
7. Disiplin protokol kesehatan
(sisco)




Dokter Ivonne E Rotty Terima Kunjungan Kapolda Sulut Di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado

Sulut,GN- Kunjungan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Kapolda Sulut) Irjen Pol Drs Mulyanto,SH,MM di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado di terima langsung Direktur SDM, Pendidikan Dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty,MKes Sabtu (29/4/2022) pagi tadi.

Kunjungan Kapolda Sulut (foto: ist)

Maksud kunjungan Kapolda Sulut itu, untuk memberikan motivasi, dukungan dan semangat kepada orangtua kedua bayi kembar ( Joana dan Jovelim) yang oleh Tim Medis dan paramedis serta penunjang telah berhasil memisahkan kembar siam dalam proses operasi pekan lalu di RSUP Kandou Manado.

Sementara itu, Mewakili Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD melalui Direktur SDM, Pendidikan Dan Umum menyampaikan terimakasih atas kunjungan dari Kapolda Sulut. “Terima kasih banyak kepada bapak Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Mulyanto, SH,MM bersama jajaran yang telah memberikan dukungan dan semangat pada orangtua dan si kembar anak terkasih Joana dan Jovelim yang oleh Tim Medis dan paramedis serta penunjang telah berhasil memisahkan kembar siam,” ucapnya.

Kunjungan Kapolda Sulut (foto: ist)

Selain itu, Dokter Ivonne Sapaan akrabnya mengucapkan terimakasih juga kepada Kapolda Sulut dimana Juga memberikan dukungan dan semangat yang sama serta ucapan terima kasih diberikan kepada Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD beserta para Direksi, Tim medis , paramedis , penunjang dan semua Civitas Hospitalia yang telah membantu dan berhasil dalam pelaksanaan operasi pemisahan kembar siam,” tutupnya. (sisco)




Perdana! Tim Dokter Terpadu RSUP Kandou Manado Sukses Lakukan Proses Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam

Manado,GN- Tim dokter terpadu RSUP Kandou Manado sukses melakukan proses operasi pemisahan bayi kembar Siam, Kamis (21/4/2022). Hal itu dikatakan oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof DR RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD dalam Press Conference di gedung VCBC RSUP Kandou Manado.

“Operasi pemisahan anak kembar siam baru pertama kali di RSUP Kandou Manado, yang sebelumnya setiap kasus kembar siam selalu dikirim ke jakarta.Tahun 2019 silam di RSUP Kandou,lahirnya Joanna dan Jovelyn Lumowa, pada waktu pihak RSUP Kandou langsung bentuk tim untuk penanganan, karena kedua bayi tersebut kembar siam. Tapi dengan kajian tim medis belum bisa dilakukan tindakan operasi,karena selain pandemi Covid-19, tetapi juga untuk mematangkan semua organ dari kedua bayi ini,” kata Panelewen.

Operasi ini lanjut Dirut, merupakan atensi dari seluruh jajaran TNI-AD, dari sisi RSUP Kandou Manado sendiri mampu untuk melaksanakannya. “Saya mendapat kunjungan dari Danrem 131/Santiago Pak Mukhlis untuk silahturahmi, tetapi point utamanya untuk membahas kedua pasien ini, untuk dilakukan operasi pemisahan. Dan kamipun langsung membentuk Tim Terpadu, kemudian mematangkan tim dokter dan semua komponen untuk menunjang proses ini,” terangnya.

Dalam pelaksanaan operasi pemisahan kembar siam ini kata Dirut, berjalan dengan lancar. “Saya menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi yang sangat tinggi bagi teman-teman dokter dan semua jajaran TNI-AD turut mengikuti jalannya operasi dari awal sampai selesai,” jelasnya.

” Saya selalu memanjatkan doa kepada Tuhan agar proses operasinya berjalan lancar, karena tujuan kita baik untuk menyelamatkan kedua anak ini,” tukasnya.

Sementara itu, Panglima Kodam 13 Merdeka Mayor Jenderal TNI, Alfret Denny Tuejeh, kepada media menyampaikan hal yang sama kepada tim dokter yang sudah berjuang untuk kedua anak tersebut.

“Saya selaku Pangdam terharu melihat perjuangan,semangat dari tim dokter yang melaksanakan operasi besar ini, dan semuanya berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Apresia buat RSUP Kandou sudah membantu anak buah saya, yang mempunyai anak kembar siam ini, pesan saya pantau terus kedua anak ini pasca operasi, berharap kepada Tuhan semuanya semakin membaik,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Ketua Tim Dokter Terpadu Operasi Pemisahan Kembar Siam RSUP Kandou, Dr dr Harsali F Lampus, MHSM SpBA melaporkan jalannya operasi.

“Rencananya operasi ini akan berlangsung selama 12 jam 15 menit, jam 6 pagi kita sudah mulai persiapan, tim anestesi sudah mempersiapkan pasien dua jam, pada jam 08.45 tim dokter sudah siap untuk melakukan operasi dengan kondisi pasien sudah terbius.Pada saat jalannya operasi, puji Tuhan kami tidak mendapatkan banyak masalah, karena sebelumnya kami sudah melakukan pemeriksaan dan simulasi dengan waktu yang cukup lama. Saya menyampaikan terima kasih kepada manajemen RSUP Kandou Manado yang memberikan kepercayaan dan selalu mensuport bagi tim terpadu,” imbuhnya.

“Terima kasih kepada pak Dirut yang sudah menyiapkan fasilitas,sarana prasarana,peralatan yang terbaik yang tak kalah saing baik Nasional maupun Internasional,”tandasnya.

Proses Operasi pemisahan bayi kembar Siam ini, disaksikan langsung oleh Panglima Kodam 13 Merdeka, Mayor Jenderal TNI, Alfret Denny Tuejeh, dan Komandan Korem 131/Santiago, Brigjen TNI Mukhlis SAP MM, juga Direktur Utama RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado, Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr dr Ivonne. E Rotty,M.Kes, serta Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Jeheskiel Panjaitan,SH. MARS, dan pejabat terkait RSUP Kandou, melalui layar monitor di ruang jantung CVBC RSUP Kandou.

Turut hadir dalam press conference semua tim dokter yang melakukan operasi, Dandim Minahasa Letnan Kolonel ( Letkol ) Inf Ircham Effendy, dan pejabat RSUP Kandou Manado. (sisco)




Panelewen : Mahasiswa Harus Mampu Lakukan Service Exelent

Manado,GN- Bertempat diaula lantai 2 RSUP Kandou Manado, Senin 18 April 2022 pelaksanaan Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar, Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien, Kesehatan dan Keselamatan Rumah Sakit serta Covid-19 bagi Mahasiswa peserta program pendidikan dan teknologi Laboratorium Poltekkes Manado dan Keperawatan Stikmah Tobelo Provinsi Maluku Utara.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado, Dr.dr. Jimmy Panelewen, Sp.B-KBD didampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr.dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes, Direktur Poltekkes Manado Dra.Natalia Barung, M.Kes, Apt Koordinator Diklat dr. Hanry Takasenseran dan pejabat terkait lainnya.

Dirut Panelewen saat membuka pelatihan mengatakan bahwa pada saat mahasiswa ini berada diRSUP Kandou Manado, disitu ada tanggiung jawab tidak hanya menjadi nama institusi pendidikan dari para mahasiswa tetapi juga nama baik RSUP Kandou. Maka kalian akan direkam selama melakukan proses pendidikan di RSUP Kandou Manado, tentunya ada penilaian – penilaian seperti perilaku, attitude dan juga skill. Hal itu mahasiswalah yang menjadi titik tangkap atau didalam penilaian tersebut.

Dimana dalam peleyanan kesehatan kepada masyarakat makan komponen ini adalah komponen yang sangat penting, karena ini memperlihatkan kemampuan seseorang dalam menjalani hubungan antar sesama manusia atau human relationship, termasuk komunikasi kepada pasien dan keluarganya, termasuk juga komunakasi dengan sesama rekan kerja.

Dirut berharap agar para mahasiwa dapat memanfaatkan dengan baik peluang untuk melakukan praktik dan dapat menunjukkan kualitas sebagai perawat yang mumpuni dan haldal serta dapat menangkap hal-hal yang baik selama mengikuti pendidikan. Jika ada yang kurang baik dijadikan pelajaran dan yang baik diadopsi dan bahkan diadaptasi, dan diharapkan mampu melakukan service Excellent.

Sementara itu Direktur Poltekkes Manado menyampaikan apresiasi kepada pihak RSUP Kandou Manado yang sudah menerima dengan baik Mahasiswa yang akan melakukan praktek selama 1 bulan.

Diharapkan agar tercapainya kompetensi dari para mahasiswa, maka semua sudah harus siap dilapangan dan dapat menyesuaikan dengan kondisi dilapangan dan aktif dalam mengikuti praktik lapangan dan bisa memberikan kontribusi bagi rumah sakit. Usai acara dilanjutkan dengan materi praktik yang diberikan oleh Narasumber yang sangat berkompeten. (*/sisco)