Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan Dan Penunjang RSUP Kandou Manado Tinjau Pengoperasian Mesin Penghasil Oksigen

Manado,GN– Direktur Utama RSUP Kandou, Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD diwakili Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr Jehezkiel Panjaitan, SH, MARS, meninjau langsung pelatihan pengoperasian mesin generator penghasil oksigen, Kamis (20/10/2022) pagi di depan gedung Hemodialisis.

Panjaitan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kemenkes RI yang telah memberikan hibah generator oksigen kepada RSUP Kandou Manado.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah menjawab kebutuhan dari RSUP Kandou, dengan memberikan hibah generator oksigen sehingga RSUP Kandou bisa menghasilkan oksigen medis untuk kebutuhan pasien,” kata Panjaitan.

Hibah alat generator ini kata Panjaitan merupakan jawaban atas kebutuhan oksigen di masa pandemi waktu lalu di mana beberapa rumah sakit kekurangan oksigen. “Jadi saat ini RSUP Kandou bisa memproduksi sendiri dan sudah bisa mandiri menghasilkan oksigen,” ujarnya.

Di tempat yang sama, penanggung jawab dari PT Prosympac O&G, Victor Ksatria Kawatu, menjelaskan bahwa generator dengan tipe Pressure Swing Adsorption (PSA) 02 generator merupakan hibah dari Departemen Kesehatan bersama yayasan anak bangsa yang dapat memproduksi oksigen sebanyak 48 tabung dalam satu hari .

“Pressure Swing Adsorption (PSA) 02 generator ini dalam sehari diperkirakan dapat menghasilkan 48 tabung,” terangnya.

Ditambahkannya bahwa hibah alat atau mesin penghasil oksigen tersebut merupakan merk atau buatan negara China. (sisco)




Lantik 114 Karyawan RSUP Kandou Manado, Berikut Pesan Dokter Ivonne E Rotty

Manado,GN- Pelantikan dan Pengambilan sumpah profesi dan staf rekam medis dilakukan oleh Plh Direktur Utama RSUP Prof Dr R D Kandou Manado, Dr dr Ivonne E Rotty MKes.

Dokter Ivonne mengingatkan kepada 114 karyawan yang diambil Sumpah Profesi dan Staf Rekam Medis betapa pentingnya tugas yang diamanatkan pada mereka dan bukan semata karena tuntutan dari standar akreditasi rumah sakit.

Ditegaskannya dalam pelantikan dan pengambilan sumpah profesi bagi staf non Tenaga Kesehatan (Nakes), Rekam Medis mempunyai peran vital berkaitan kerahasiaan identitas para pasien.

“Sebab rekam medik pasien hanya bisa diakses petugas yang telah di sumpah. Artinya petugas dituntut memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kerahasiaan isi rekam medis,” kata Direktur SDM pendidikan dan Umum, dr Ivonne Rotty di Aula Kantor Administrasi RSUP Kandou, Kamis (20/10/2022),

Dia mengingatkan agar seluruh karyawan yang telah diambil sumpahnya, benar-benar memaknai amanat yang tersirat dalam sumpah yang sudah diucapkan. “Sumpah jangan cuma sampai diucapkan, tetapi apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab harus dapat di implementasikan,” terangnya.

Dokter Ivonne juga mengatakan rekam medik merupakan data rahasia dari pasien tidak sembarangan bisa dikeluarkan.

“Rekam medis hanya bisa dikeluarkan datanya apabila menyangkut dengan masalah hukum. Akan tetapi, itu juga harus sesuai prosedur yang ada,” ungkapnya. (*/sisco)




Lantik Pejabat Fungsional, Berikut Ini Pesan Dirut Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD

Manado,GN- Direktur Utama RSUP Prof dr R.D Kandou Manado, Dr.dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, mengatakan dalam institusi layanan publik rumah sakit dokter dan perawat dituntut jauh dari tugas dan fungsi sebagai tenaga kesehatan.

Penyampaian itu dikatakannya saat acara pelantikan pengangkatan jabatan fungsional melalui alih jabatan sebagai Dokter Pendidik Klinis Ahli Muda dan pengangkatan pertama Jabatan Fungsional sebagai Perawat Ahli Pertama, Selasa (18/10/2022) di aula lantai 2 gedung kantor administrasi RSUP Kandou Manado.

Lanjut kata Panelewen, dua konteks pelantikan saat ini bagi Dokter Pendidik Klinis dan fungsional perawat. “Bagi dokter dan perawat yang baru saya lantik ini adalah moment yang di percayakan pemerintah dimana terjadi peralihan jabatan fungsional menjadi dokter pendidik klinis.Tanggung jawabnya semakin besar,moral,dedikasi sangat di tuntut bagi Dokter pendidik klinis.Anda diberi amanah tugas dan tanggung jawab dari Tuhan lewat kepercayaan dari Kementerian Kesehatan untuk bisa mendidik generasi generasi penerus yang nantinya akan lebih berkualitas baik dari kita sekarang, agar supaya kompetensi yang dimiliki bisa terimplementasikan dalam tugas dan tanggung jawab,”kata Dirut

Sebagai ASN tenaga kesehatan Kementerian Kesehatan yang memiliki jabatan kata Panelewen,harus di jawab lewat sumpah yang diberikan saat pelantikan. “Mereka yang datang di rumah saki betul betul orang yang memerlukan pertolongan dari dokter dan perawat.Anda memang berada dalam pelayanan terhadap semua pasien dan customer ,maka dituntut kompetensinya dalam konteks pelayanan klinis terhadap pasien,” ujarnya.

Dia berharap nantinya bukan hanya ilmu pengetahuan,ketrampilan yang di wariskan kepada anak didik,tetapi jauh lebih penting akhlak,hati nurani,kepedulian mereka terhadap sesama orang orang yang memerlukan.

“Akan sedih kita semua, apabila di tangan kalian, apalagi yang baru dilantik,akan lahir generasi generasi yang miris,semakin hari negara kita lebih baik,apa yang menjadi kekurangan,kita perbaiki,”tandasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut
Direktur SDM, Pelatihan dan Umum Dr.dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes, Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan, SH, MARS, Direktur Perencanaan, Keuangan, dan BMN Frets Melope SE MSi, serta pejabat rumah sakit Kandou.

Adapun Nama pejabat yang di lantik yakni :

1.dr Eka Yudha Lantang,Sp.An
2.dr Gilbert Tangkudung, Sp.S
3.dr Melke Joanne Tumboimbela,Sp.S
4.dr Toar Deliezer Bram Mambu,Sp.B
5.dr Wega Sukanto,Sp.B.T.KV

6.Ns.Mulyadi Polapa,S.Kep
7.Ns. Crista Juvirta Sakey,S.Kep
8.Ns. Indra Putra Pantouw,S.Kep
9.Ns. Tupamahu Giovany Stevanus,S.Kep.

(sisco/*)




Raih Akreditasi A, Dirjen Nakes Sebut Hadiah Empat Tahun Kepemimpinan Dirut RSUP Kandou Manado Dr Jimmy Panelewen SpB-KBD

Sulut,GN- Setelah beberapa kali tim asesor melakukan survei akreditasi instalasi Diklat di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Senin (17/10/2022) pagi, Direktur Jenderal (Dirjen) Tenaga Kesehatan (Nakes) Kementerian Kesehatan RI drg. Arianti Anaya,MKM dan Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan Ir Doddy Izwardy,M.A bersama rombongan tiba di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado untuk menyerahkan sertifikat hasil penilaian survei akreditasi.

Pemasangan Lilin Empat Tahun Kepemimpinan Oleh Dirut RSUP Prof Dr dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (foto : Gemparnews)

Sebelum di laksanakan penyerahan, di buka dengan doa oleh Pdt Christian Keintjem,STh sebagai ucapan syukur dan terimakasih atas anugerah dan cinta kasih Tuhan atas berkat bagi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Dirjen Nakes Kemenkes RI Drg Arianti Anaya,MKM dalam sambutannya, menyebutkan bahwa hasil penilaian tim asesor untuk hasil Survei akreditasi RSUP Kandou Manado layak dan mendapatkan sertifikat akreditasi A.

Lanjut kata Dirjen Nakes Kemenkes RI, prestasi ini merupakan sebuah hadiah yang di berikan kepada RSUP Kandou Manado dimana hari ini merupakan empat tahun kepemimpinan Direktur Utama Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD bersama jajarannya. ” Ini adalah sebuah hadiah untuk Direktur Utama Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD dimana telah empat tahun memimpin RSUp Prof Dr RD Kandou Manado,” ucap Dirjen Nakes Kemenkes RI.

Dia pun memberikan apresiasi kepada RSUP Kandou Manado untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik dan berharap RSUP Kandou Manado menjadi institusi pendidikan di Indonesia bagian tengah dan Indonesia bagian timur.

Sementara itu, Dirut Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD menyampaikan terimakasih dan ucapan syukur kepada Tuhan yang maha kuasa bahkan dirinya pun merasa kaget atas pencapaian ini.”Saya mengucap syukur atas kesempatan dan ini harus di jawab atas pencapaian yang kita raih dan terus melakukan yang terbaik meskipun ke depan akan menghadapi tantangan,” kata Dirut Panelewen.(sisco)




Fantastis! RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Cetak Sejarah Raih Akreditasi A

Sulut,GN- Saya cukup kaget karena, ternyata kita mampu menggapai kualifikasi Akreditasi A. Waktu penilaian oleh asesor yang sangat cepat.

Ini di sampaikan Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD kepada sejumlah media di aula lantai 2 kantor Administrasi RSUP Kandou Manado, Senin (17/10/2022).

“Ini menjadi harapan kami selama ini, agar institusi pelatihan RSUP Prof Kandou Manado dapat terakreditasi supaya pelatihan yang kami sajikan benar-benar terstandarisasi sesuai kebijakan Kementerian Kesehatan RI,” kata Dirut.

Untuk di ketahui, kualifikasi tersebut menjadikan RSUP Prof Kandou sebagai satu-satunya di Indonesia bagian timur yang menggapai Akreditasi A institusi pelatihan dengan Sertifikat Akreditasi Pelatihan yang tertera dengan Nomor 205/H/A.I/7171R00059/IX/2022 dan diserahkan langsung Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan RI drg Arianti Anaya MKM kepada Direktur Utama RSUP Prof Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD.

Orang Nomor Satu di RSUP Prof Kandou Manado ini pun berterima kasih kepada Tim Akreditasi Diklat RSUP Prof Kandou juga semua pihak yang telah menunjang proses akreditasi hingga tiba pada tahap yang bersejarah ini.

Dirut RSUP Prof Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD menyatakan syukur atas capaian spesial di tahun 2022 tersebut.

Acara penyerahan sertifikat ini juga dihadiri Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan Ditjen Tenaga Kesehatan Kemenkes Ir Doddy Izwardi MA, Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo MPH, Anggota Dewan Pengawas RSUP Prof Kandou Dr Sjafrudin Mosii SE MM CSFA dan Ratih Hapsari Kusumawardani SSi MA MT, dan sejumlah pimpinan instansi vertikal, juga perwakilan organisasi profesi kesehatan di Sulawesi Utara.

Untuk jajaran RSUP Prof Kandou Manado dihadiri oleh Direktur SDM, Pelatihan dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty MKes, Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan SH MARS, Direktur Perencanaan, Keuangan, dan BMN Frets Melope SE MSi, dan seluruh jajaran, serta Tim Akreditasi Diklat bahkan undangan lainnya. (sisco)




Peringati Hari Penglihatan Sedunia, Poliklinik Mata RSUP Kandou Gelar Edukasi

Manado,GN – Dalam rangka memperingati hari penglihatan sedunia yang jatuh pada tanggal 13 Oktober 2022, KSM Ilmu Kesehatan Mata RSUP Prof dr R D kandou Manado menggelar edukasi Kesehatan bertajuk retinopati diabetik.

Kegiatan penyuluhan tersebut dilakukan di ruang tunggu poliklinik bedah, poliklinik ilmu Kesehatan mata dan di ruang tunggu depo rawat jalan RSUP Prof Kandou Manado.

Sebagai pembawa materi, dr Ade John Nursalim, MM, MARS, Sp.M. DPJP di subdivisi vitreoretinal Poliklinik mata RSUP Prof dr. R D kandou.

Dokter Ade sapaan akrabnya menjelaskan kepada peserta bahwa Retinopati diabetik merupakan komplikasi dari diabetes yang dapat menyebabkan kebutaan.

Lanjut kata dokter Ade, provinsi Sulawesi utara, sebagai provinsi ketiga di Indonesia dengan penderita Diabetes Melitus terbanyak.Retinopati diabetik sebagai komplikasi dari diabetes melitus juga mengalami peningkatan seiring dengan tingginya angka diabetes mellitus di provinsi Sulawesi utara.

“Oleh karena itu, sebagai upaya promosi Kesehatan untuk meningkatkan kualitas penglihatan dan kualitas hidup masyarakat, kelompok staff medik Ilmu Kesehatan mata  bekerjasama dengan instalasi promosi kesehatan dan pemasaran RSUP Prof dr R D Kandou mengadakan penyuluhan Kesehatan di berbagai lokasi di RSUP prof dr R D kandou,” ujarnya.

Di jelaskan oleh dokter Ade bahwa bahaya dari retinopathy diabetik terhadap penglihatan. “Retinopati diabetik merupakan kelainan retina mata sebagai akibat dari diabetes yang dapat mengancam penglihatan,” jelasnya.

Dia mengajak para peserta edukasi untuk memeriksakan mata secara berkala ke dokter mata untuk mendeteksi dini kelainan dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada mata.

“Perang dengan penyakit diabetes di sarankan untuk periksa ke dokter mata minimal 1 tahun sekali untuk mencegah, mendeteksi dini kelainan yang mungkin timbul ataupun memberikan terapi dini untuk mencegah kerusakan yang lebih berat,” katanya.

Sementara itu, ketua KSM ilmu kesehatan mata Dr. dr .Vera Sumual, Sp.M(K) mendukung upaya promosi kesehatan ini demi peningkatan kualitas kesehatan mata di provinsi Sulawesi Utara.

“Hari penglihatan sedunia yang di peringati pada hari ini 13 oktober 2022 merupakan salah satu momen kesehatan mata. kami dari KSM ilmu kesehatan mata RSUP prof R D kandou memperingati hari ini dalam bentuk penyuluhan kesehatan secara langsung, daring maupun melalui media komunikasi radio. semua ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kewaspadaan bersama dan kesadaran untuk memelihara kesehatan mata demi kualitas hidup yang lebih baik,” tandasnya. (sisco/*)

 




Panitia HKN Dan Hari Natal Tahun 2022 Di Lantik, Dirut RSUP Kandou Manado: Value Ini Dapat Menjiwai Tugas Dan Fungsi Kita Sebagai Tenaga Kesehatan Melayani Pasien

Manado,GN- Bertempat di Gereja Oikumene Lukas RSUP Kandou Manado di laksanakan ibadah rutin sekaligus pengutusan dan pelantikan panitia dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) dan Natal tahun 2022, RSUP Prof dr RD Kandou Manado, Rabu (05/10/2022).

Dalam sambutan Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof dr R.DKandou, Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, menyampaikan ucapan syukur atas berkat dan kesehatan yang diberikan, sehingga hari ini RSUP Kandou dapat melaksanakan pelantikan dan mengutus Panitia HKN dan Panitia Natal tahun 2022.

“Jadi nanti di tahun depan kita akan bentuk panitia tahunan karena
Setiap tahun ada 3 hari besar dirumah sakit kandou, yang pertama Hari ulang Tahun Rumah Sakit, HKN dan hari Natal,” kata Dirut.

Dirut Panelewen berharap panitia yang telah dilantik ini dapat menangkap velue dari dua momen ini hari kesehatan dan natal.

“Dan velue ini betul betul di implementasikan, merasuk dan menjiwai tugas dan fungsi kita sebagai tenaga kesehatan melayani pasien dan keluarga di rumah sakit kandou,”ujarnya.

Selain itu, Dirut menjelaskan, sejarah Hari Kesehatan Nasional di Indonesia diperingati pertama kali pada 12 November 1964 untuk mengingat keberhasilan pemberantasan malaria. Menilik kembali pada sejarah, pada era tahun 50-an, penyakit malaria merupakan penyakit yang banyak diderita masyarakat indonesia.

Ratusan ribu jiwa terenggut akibat malaria, Karena itulah, pemerintah berupaya melakukan pemberantasan malaria atau malaria eradication di seluruh penjuru Tanah Air.Guna mencapai hal tersebut, tahun 1959 dibentuklah Dinas Pembasmian Malaria yang pada bulan Januari 1963 berubah namanya menjadi Komando Operasi Pemberantasan Malaria (KOPEM). Pembasmian malaria dilakukan dengan menggunakan insektisida Dichloro Diphenyl Trichloroethane (DDT) yang disemprotkan secara massal ke rumah-rumah di seluruh Jawa, Bali, dan Lampung.

Penyemprotan secara simbolis dilakukan oleh presiden Soekarno pada tanggal 12 November 1959 di Desa Kalasan, Yogyakarta. Selanjutnya, kegiatan penyemprotan DDT juga dibarengi dengan kegiatan pendidikan kesehatan atau penyuluhan kepada masyarakat. Lima tahun kemudian, lebih kurang 63 juta penduduk telah mendapat perlindungan dari penyakit malaria.Karena itu, pada tanggal 12 November 1964, keberhasilan pemberantasan malaria tersebut diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN) pertama. Hal inilah yang menjadi titik awal kebersamaan seluruh komponen bangsa dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.

“Nah dari sejarah HKN ini saya berharap Panitia HKN dan Hari Natal ini dapat menangkap bagaimana gigihnya upaya intens dan konsisten sehingga berbuah sesuatu yang sangat besar itulah sejarah mencatat.Mungkin sejarah sejarah kecil yang ada di RSUP Kandou akan mencatat upaya upaya dari kita semua selama covid-19 dan selama kita berkiprah di RSUP Kandou,” tandas Dirut Panelewen. (*/sisco)




Menjelang Akreditasi, Dirut Panelewen : Tetap Fokus Dan Semangat

Sulut,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD membuka kegiatan presentasi hasil capaian masing masing pokja,sehubungan dengan pelaksanaan akreditasi RSUP Kandou Manado, Jumat (30/09/2022) di auditorium kantor pusat administrasi rumah sakit Kandou.

Dirut mengatakan perjalanan persiapan akreditasi RSUP Kandou,salah satunya kegiatan seperti ini,dimana masing- masing pokja mempresentasikan kemajuan dari standar akreditasi.

“Saya berharap paparan ini bukan sekedar di atas kertas,tapi tentu saja itu bisa terbaca dan terlihat oleh kita semua yang tau persis bagaimana elemen dan standar akreditasi itu di implementasikan,” kata Panelewen.

Lanjut kata Dirut, menjelang akreditasi ada beberapa hal yang harus diperbaiki,terutama tugas dari manajemen Tata Kelola Rumah Sakit(TKRS),karena itu merupakan kunci semua proses pengelolaan organisasi berjalan dengan baik atau tidak.

“ini adalah upaya dari kita dalam menghadapi akreditasi,tetapi konteks yang lebih besar adalah bagaimana implementasi dari standar itu sendiri.Saya minta teman-teman tetap fokus dan semangat, karena kita pernah melalui lebih sulit dari ini dan akhirnya kita bisa berada di level ini,”ujar Dirut di dampingi Direktur SPU,Dr dr Ivonne,E Rotty,MKes, dan Direktur PKBMN, Frets Melope,SE,MSi.

Dirut Penelewen menegaskan setelah paripurna diraih kembali,tahun depan RSUP Kandou akan menghadapi JCI.

“Saya mintakan ke Direktur SPU tahun depan siapkan kita JCI,”Terang Dirut optimis.

Dirut menghimbau kepada semua jajaran RSUP Kandou, agar mendukung semua perjuangan yang akan dilalui. “Hasil itu tidak akan mendustai kerja keras yang kita lakukan, untuk itu tetap semangat,berdoa selalu mengadalkan Tuhan,” tutupnya. (sisco)




Dirut Dr Jimmy Panelewen Buka Kegiatan Capacity Building Direktorat Perencanaan,Keuangan Dan BMN RSUP Prof Dr RD Kandou Manado

Manado,GN- Direktorat Perencanaan Kuangan dan Barang Milik Negara RSUP Prof R.D Kandou Manado, menggelar kegiatan Capacity Building, Selama 3 Hari (Kamis 22 – 24 September 2022).

Kegiatan yang dilaksanakan di NDC Resort Manado diikuti 85 Peserta dari Direktorat Perencanaan Kuangan dan Barang Milik Negara RSUP Prof RD Kandou Manado.

Kegiatan diawali dengan laporan Direktur Perencanaan, Keuangan dan BMN Frets Malope,SE,MSi. Dalam laporan Direktur Perencanaan,Keuangan dan BMN menyampaikan tujuan dilakukannya kegiatan ini. ” Jadi perlu saya laporkan bahwa kegiatan ini adalah mewujudkan pegawai yang kompeten profesional , loyal dan berahlak sehingga dapat mendukung tugas dan kinerja dari masing masing,” kata Melope, Kamis (22/9/2022).

Sementara itu, ditempat yang sama
Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD menjelaskan bahwa Capacity Building bukan sekedar outbound atau hura-hura tapi konteksnya capacity building membangun kapasitas yang artinya membangun kemampuan.

“Kita semua mempunyai kemampuan tapi ada beberapa hal yang harus dikembangkan yaitu dari sisi karakter
Soft skill yang harus lebih dipertajam karena orang bisa pintar terampil tapi kalau karakternya tidak baik agak susah,” ujar Dirut.

Dirinyapun berharap dengan dilakukannya pelatihan seperti ini dapat membentuk Satu Tim yang Kuat dengan adanya penyegaran dan refresing.

“Kenapa memilih disini karena unsur penyegaran ada dan upaya dari capacity building ini betul betul lebih bagus dan masuk , dan Kita berharap dapat membentuk satu tim yang kuat,” terangnya.

“Tiga kata ini nantinya yang menjadi esensi dari capacity building, karena sekarang kita lagi dalam kondisi yang harus merubah tatanan program
melalui pilar-pilar transformasi,” tambah Dirut.

Dirut menambahkan dari 6 pilar transformasi salah satunya transformasi teknologi kesehatan yang akan masuk kedalam tugas dan fungsi Kementerian kesehatan dan ini yang menjadi tulang punggung kesehatan.

“Sehingga apa yang menjadi tujuan yang Mandiri bisa terwujud, transformasi kesehatan adalah aktual faktual yang akan memberikan data dorong terhadap layanan kesehatan, Digitalisasi berkembang secara pesat dengan Layanan 1 sehat dan alam konteks pengelolaaan keuangan maka teknologi kesehatan menjadi hal yang sangat penting,” tandasnya.

Usai membuka kegiatan tersebut, dilanjutkan dengan beberapa kegiatan lainnya dengan Nara sumber dalam kegiatan ini, yaitu Devi Lesilolo Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara, Kantor Wilayah DJKN Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara, Jerry Max Nelson Piri Kepala Bidang Piutang Negara Kantor Wilayah DJKN Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara dan dr. Zainuddin Wumu, SpB, FINACS.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Koordinator,Anggaran Ahnec L Sepang SE, Plt Koordinator Perencanaan dan Evaluasi Marcel H Lahang SE,Sub Koordinator Evaluasi dan Pelaporan Arlitha SE, Sub Koordinator Penyusunan dan Evaluasi Anggaran Semuel J A Masengi,SKM, Sub Koordinator Perbendaharaan Pelaksanaan Anggaran, Tuty Suwandi,SE , Sub Koordinator Akuntansi,Riani I Kawenas,SE, Sub Koordinator Pengelolaan Barang Milik Negara, Rini Novita Hamdani,SE.Ak serta staf lainnya. (sisco)




Dirut Panelewen : Soft Skil Memberi Kontribusi Besar Dalam Kesuksesan Seseorang

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD mengatakan bahwa hal penting dalam membangun suatu tim yang kuat dan solid harus mempunyai soft skil.

Hal itu dikatakan Dirut RSUP Kandou Manado saat membuka kegiatan capacity Building, Direktorat Perencanaan, Keuangan dan BMN, Kamis (22/9/2022) di Nusantara Dive Center (NDC) Molas Manado.

 

Dirut menjelaskan soft skil banyak memberikan kontribusi besar dalam kesuksesan seseorang. ” Soft skil adalah kemampuan untuk berinteraksi dalam membuat sebuah net working,” kata Dirut.

Dirut berharap Direktorat perencanaan, keuangan dan BMN harus mempunyai satu tim yang kuat dengan soft skil, sehingga apa yang di programkan menjadi tercapai. ” Saya berharap manfaatkan momen ini, mudah-mudahan kita lebih matang lagi dan lebih bersemangat dengan mewujudkan program ke depan,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan capacity Building Direktorat Perencanaan, Keuangan dan BMN yakni koordinator anggaran Ahnec Sepang SE, koordinator BMN Rini Novita Hamdani SE Ak dan koordinator Perencanaan dan Evaluasi Marcel Lahiang SE serta staf lainnya. (sisco)