Sidang Lanjutan Sengketa Kepegawaian Hadirkan Dua Saksi Tergugat, Berikut Ini Keterangannya

Manado,GN- Sidang lanjutan sengketa kepegawaian di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado digelar Rabu (22/5/2026) sekira pukul 10.00 Wita dengan Agenda persidangan mencakup pemeriksaan tambahan bukti surat serta pemeriksaan saksi dari pihak tergugat di Ruang Sidang Olden Bidara.

Ketua Majelis Hakim menerima dua saksi dari pihak tergugat ke dalam ruang sidang dan menyaksikan sumpah kedua saksi akan memberikan keterangan sebenar-benarnya.

Saksi pertama, menjelaskan dirinya sebagai Ketua Tim Satgas Investigasi yang dibentuk bersama oleh Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dan RSUP Prof Kandou untuk menangani laporan dugaan perundungan.
Ia menyebut proses diawali adanya laporan dugaan perundungan di program studi Anak, dan ditindak lanjuti bersama oleh institusi pendidikan dan RS melalui Tim Satgas Investigasi dengan pemeriksaan sejumlah pihak yang terlibat.

“Tim investigasi menggali informasi kepada 9 peserta didik, 5 tenaga pendidik, Dr.dr.Suryadi Tatura, SpA(K) sebagai terlapor, hingga sopir terkait dugaan pembayaran jasa transportasi. Hasilnya, sopir mengaku menerima pembayaran dari mahasiswa, bukan dari dokter Suryadi saat pemeriksaan terakhir kepada sopir,” ujar saksi pertama.

Dia juga menambahkan pihak tim kerja pendidikan dan pelatihan RS secara rutin melakukan proses monitoring mutu pendidikan dan pencegahan perundungan melalui berbagai upaya, yang salah satunya survei kuisioner rutin kepada peserta didik untuk mengidentifikasi dugaan perundungan. Jadi satgas hanya bertugas melaksanakan investigasi ada tidaknya perundungan dan menyampaikan rekomendasi hasil investigasi kepada Dekan Fakultas Kedokteran UNSRAT dan Direktur Utama RSUP Prof.Dr.R.D Kandou. Mengenai sangsi yang diberikan diserahkan kepada para pimpinan kedua institusi.

Saksi kedua, mengaku pernah diminta oleh seniornya untuk memesankan dan membayar jasa rental mobil untuk penggugat bertugas sebanyak empat kali.

“Saya pernah mendapatkan sanksi hukuman dan dipersulit nilainya, Saya bersama rekan satu tim dalam pelatihan praktis di rumah sakit bagi mahasiswa kedokteran (Stase). Hanya karena kelalaian lupa memesankan kendaraan untuk dokter Suryadi bertugas ke Rumah Sakit Noongan”, Ungkap saksi kedua dari tergugat.

Selain itu, ia mengungkapkan adanya tekanan untuk menyewa kamar kos milik usaha penggugat. Saksi kedua juga mengakui pernah sekali menerima total transfer Rp 2 juta yang berasal dari 3 dokter spesialis (salah satunya tergugat) yang dibantu saksi kedua pada Desember 2024 sebagai bentuk ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugasnya di RS Wolter Mongisidi ketika ia ditugaskan di sana oleh Prodi anak Fakultas Kedokteran UNSRAT.

Sidang hari ini berakhir pukul 13.10 wita dan akan dilanjutkan pada 29 April 2026 dengan agenda pemeriksaan bukti dan saksi dari pihak tergugat. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Sambut Baik, Inspeksi Keselamatan Radiasi Oleh Bapeten

Manado,GN- Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPATEN) selama dua hari ini sejak tanggal 21 s.d 22 April 2026 melakukan inspeksi keselamatan radiasi dalam pemanfaatan Sumber Radiasi Pengion (SRP) di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado.

Adapun ruang lingkung inspeksi adalah kelompok tujuan pemanfatan Kedokteran Nuklir, Radiologi Diagnostik & Interventional serta Radioterapi meliputi hal-hal yang menyangkut administrasi perizinan, fasilitas kerja dan system keselamatan radiasi.

Kegiatan diawali dengan Entry Meeting Tim BAPETEN itu Iin Indartati, ST. M.Si selaku Ketua Tim Inpeksi, Puji Astuti, S.ST, MKKK dan Samsiatun Mudzkhiyah, ST yang dihadiri langsung oleh Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS didamping Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin S. Siagian, SSTP, M.Si, Direktur Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.B.T.KV(K), Para Manajer dan Asisten Manajer Terkait, Kepala Instalasi Radiologi, para Kepala Unit, DPJP Radioterapi, DPJP Kedokteran Nuklir serta tim pendamping inspeksi BAPETEN yang terdiri dari Petugas Proteksi Radiasi, Fisikawan Medis, Radiografer dan Elektromedis.

Dirut Prof. Starry dalam sambutannya menyambut baik kegiatan inspeksi ini yang bertujuan untuk untuk memastikan sistem keselamatan radiasi di RS Kandou berjalan dengan baik yang semata-mata untuk kepenting bersama baik petugas yang melaksanakan kegiatan di area radiasi, para pasien dan pendamping/keluarga pasien. Prof Starry juga berharap masing-masing unit pelayanan di radiologi baik Radiologi Diagnostik dan Intervensional, Kedokteran Nuklir, Radioterapi dapat menjalankan dan mematuhi semua aspek dan system keselamatan radiasi yang sudah ada.

Sementara itu, Ketua Tim Inspeksi BAPETEN Iin Indartati, ST, M.Si dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa kegiatan Inspeksi Keselamatan Radiasi ini atau kegiatan rutin dan berkala oleh BAPETEN, terlebih khusus untuk RS Kandou karena memiliki modalitas dan fasilitas peralatan dengan Sumber Radiasi Pengion yang sangat banyak dan kompleks sehingga tuntutan untuk system keselamatan radiasi juga harus dipenuhi dan dilaksanakan dengan baik.

Setelah entry meeting kegiatan dilanjutkan dengan proses inspeksi yang dilaksanakan pada hari pertama Selasa, 21 Aprul 2026 untuk Pemanfaatan Onkologi Radiasi/Radioterapi dan Kedokteran Nuklir sedangkan hari kedua Rabu, 22 April 2026 di untuk pemanfaatan Radiologi Diagnostik dan Intervensional. (sisco/*)




Momentum Indah RSUP Kandou Manado Berbagi Kasih di Panti Werda INA II Pakowa

Manado,GN – Rumah Sakit Umum Pusat(RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menggelar bakti sosial mengunjungi Panti Werda INA II Yayasan Sahati, yang berlokasi di Pakowa, Manado, Kamis (16/04/2026).

Kunjungan tersebut di pimpin langsung Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA,MARS, MKes, sekaligus berbagi kasih dalam momen perayaan Paskah umat kristen tahun 2026 ini.

Kegiatan ini menjadi momentum yang indah dalam bentuk tali kasih dengan suasana kerohanian saat dibuka dengan doa oleh hamba Tuhan.

Bantuan yang di salurkan oleh RSUP Kandou Manado berupa sembako, susu, dan kebutuhan lainnya. Namun lebih dari itu, kehadiran langsung jajaran rumah sakit menjadi penguat tersendiri bagi para ibu lansia di panti werda tersebut.

Kehadiran Dirut prof Dr Starry Rampengan di yayasan panti Werda ini, tentu memberikan semangat dan harapan untuk mensuport dengan penuh kasih dan ketulusan, sehingga tercipta suasana kekeluargaan.

“Untuk membalas kebaikan Tuhan dan kita mengasihi Tuhan Allah, serta mengasihi sesama, kami dari rumah sakit Kandou ingin berbagi dengan bapak ibu yang ada di panti ini,” kata Dirut Prof Starry Rampengan.

Dirut pun terus memberikan semangat dan motivasi rohani bahwa semua berkat yang diterima berasal dari Tuhan.

“Ini semua berkat dari Tuhan untuk semua yang ada di panti ini. Kiranya bapak ibu sehat dan umur panjang,” ujar Dirut.

Sementara itu, di tempat yang sama pimpinan Panti Werda INA II, Pdt Joy Lumintang, merasa bersyukur dan menyampaikan terimakasih. Pdt Joy menilai kehadiran RSUP Kandou Manado di Panti ini, bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan kasih yang nyata bagi para lansia yang membutuhkan perhatian.

“Terima kasih kepada Prof. Starry Rampengan bersama seluruh jajaran RSUP Kandou. Kehadiran ini menjadi berkat dan penguatan bagi kami semua di sini,” ucap Pdt Joy. (sisco)

 




Pasien Irina B RSUP Kandou Zulkifly Bogen Akui Pelayanan Pramusaji dan Makanan Bagus Sesuai Takaran Proses Penyembuhan Kesehatan

Manado,GN- Salah satu proses penyembuhan dan pemulihan kesehatan, pasien harus makan dengan teratur. Pemenuhan asupan makanan juga diatur, makanan mana yang boleh di konsumsi dan tidak boleh di konsumsi.

Ketika pasien sudah di rawat dirumah sakit, makanan yang sudah diberikan kepada pasien, sebaiknya dimakan dengan teratur dan harus dihabiskan. Karena sudah sesuai dengan energi dan zat gizi. Dengan mengkonsumsi makanan dengan teratur merupakan salah satu terapi dalam proses penyembuhan dan pemulihan.

Asupan makanan penting untuk mendongkrak proses penyembuhan dan proses pemulihan. mengkonsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan dan pola makan teratur, tepat waktu.

Berkaitan dengan asupan makanan yang di sajikan oleh pramusaji melalui Instalasi Gizi RSUP Kandou Manado, salah satu pasien yang berasal dari kelurahan Girian bawah Kota Bitung Zulkifly Bogen ketika di wawancarai awak media Gemparnews.com Rabu, (15/04/2026) diruangan Irina B menjelaskan bahwa dirinya setiap hari menghabiskan makanan yang di siapkan oleh pramusaji RSUP Kandou Manado.

Zulkifly menjelaskan makanan yang di sajikan sangat bagus dan mendokrak pemenuhan asupan gizi dalam proses penyembuhan kesehatan. “Makanannya bagus, setiap disajikan makanan saya habiskan,” kata Zulkifly.

“Pelayanan makanan oleh pramusaji tepat waktu. Sehari tiga kali kami menerima pelayanan sajian makanan dan menu makanan saling berganti,”sambungnya.

Dia berharap semua pasien memahami menu makanan bahkan pemberian takaran makanan oleh para pramusaji RSUP Kandou, karena menu makanan dan takarannya yang di berikan sesuai dengan penyakit dan kondisi pasien dalam proses penyembuhan kesehatan. (sisco)

 




Pasien Asal Bolmong Respon Positif Pelayanan di Ruang Rawat Jalan RSUP Kandou Manado

Manado,GN – Peran nyata RSUP prof Dr RD Kandou Manado untuk melayani pasien secara maksimal mendapat respon positif. Petugas kesehatan yang di tempatkan di unit layanan rawat jalan RSUP Kandou Manado di nilai oleh pasien sangat memuaskan saat melakukan pendaftaran di loket.

Pasien Rawat Jalan Asal Bolmong Wilson Lera (foto: Gemparnews)

Respon positif ini tentu menjadi motivasi bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan dan mempertahankan cara melayani pasien dengan baik, guna kepuasan pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado.

Salah satu pasien rawat jalan asal Bolaangmongondow Wilson Lera, tak tanggung – tanggung memberikan tanggapan positif pelayanan petugas kesehatan, saat dirinya menghampiri loket pendaftaran di sudut depan.

Ketika di wawancarai awak media Gemparnews.com di ruangan pendaftaran pasien rawat jalan, Wilson memberikan apresiasi kepada petugas kesehatan. “Saya langsung dilayani dengan baik, nomor antrian langsung saya dapatkan. Tidak ada kendala dalam pendaftaran dan semua berjalan dengan baik,” kata Wilson, Rabu (15/4/2026) tadi siang.

Wilson mengaku dirinya baru pertama kali datang mendaftar di ruangan rawat jalan. Semua jalur pendaftaran untuk pasien rawat jalan di ikuti sesuai dengan prosedur tanpa mengalami hambatan. Dirinya sangat merasa puas atas pelayanan petugas kesehatan di RSUP Kandou Manado.

“Pelayanan kesehatan di ruangan rawat jalan sangat memuaskan, berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Perlu di ketahui, RSUP Kandou Manado yang di pimpin oleh Direktur Utama (Dirut) Prof Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA,MARS terus memberikan pelayanan kesehatan yang prima bagi semua pasien yang ada di rumah sakit. Dirut juga tak henti – hentinya melakukan telusur di semua ruangan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan maksimal untuk Kandou yang lebih baik ke depannya. (sisco)




RSUP Kandou Manado Partisipasi Aktif dalam Lokakarya dan Simposium Mata Terpadu Regional V (REVIEWS) 3 Tahun 2026

Manado — RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado melalui Ilmu Kesehatan Mata kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan layanan kesehatan mata melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Lokakarya dan Simposium Mata Terpadu Regional V (REVIEWS) 3 Tahun 2026 yang telah diselenggarakan pada tanggal 10–11 April 2026 di Hotel Lombok Raya, Mataram.

Kegiatan ilmiah nasional ini merupakan forum strategis yang mempertemukan para dokter spesialis mata dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kompetensi klinis, memperkuat kolaborasi, serta mendorong inovasi dalam pelayanan oftalmologi, khususnya di wilayah regional seperti Nusa Tenggara Barat dan Indonesia timur.

Dalam kegiatan tersebut, beberapa perwakilan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado berperan aktif sebagai pembicara dalam berbagai sesi ilmiah.

Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, Sp.M, ChM, FICS membawakan topik “Latest Anti-VEGF Therapy for Diabetic Retinopathy,” yang menyoroti perkembangan terkini terapi anti-VEGF sebagai pilar utama dalam penatalaksanaan retinopati diabetik, termasuk inovasi dalam efektivitas, durasi kerja obat, serta pendekatan individualisasi terapi.

 

Selain itu, dr. Freili Ferani Akay, Sp.M turut menyampaikan materi berjudul “Current Perspective on Orbital Cellulitis,” yang membahas pendekatan diagnosis dan tata laksana terkini pada kasus selulitis orbita, kondisi infeksi serius yang memerlukan penanganan cepat dan tepat untuk mencegah komplikasi berat.

Sementara itu, dr. Franky Richard Kasih, Sp.M berkontribusi dalam sesi Instructional Course 1 dengan topik “OCT and Perimetry for Glaucoma Cases,” yang berfokus pada pemanfaatan teknologi Optical Coherence Tomography (OCT) dan pemeriksaan lapang pandang dalam diagnosis serta monitoring pasien glaukoma.

Partisipasi aktif para dokter spesialis mata dari RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou dalam berbagai sesi ini mencerminkan peran institusi sebagai pusat rujukan dan pengembangan ilmu di kawasan Indonesia timur.

Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara tenaga medis, organisasi profesi, serta fasilitas kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan mata secara berkelanjutan.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan REVIEWS 3 Tahun 2026, RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado berharap dapat terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan mata di tingkat nasional, sekaligus mendukung transformasi kesehatan menuju Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing. (*/sisco)




Memperingati World Health Day 2026, RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Pterygium

Manado,GN – Dalam rangka memperingati World Health Day yang jatuh pada 07 April 2026, Tim Promosi Kesehatan dari RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan kepada masyarakat dengan tema “Kenali dan Cegah Pterygium sejak Dini”.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata, khususnya terkait penyakit pterygium atau yang dikenal sebagai “daging tumbuh di mata”, yang masih banyak ditemukan pada masyarakat di wilayah dengan paparan sinar matahari tinggi seperti Sulawesi Utara.

Edukasi disampaikan oleh narasumber, dr. Andrew Chietra, SpM, yang menjelaskan bahwa pterygium merupakan pertumbuhan jaringan pada mata yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan apabila tidak ditangani dengan baik. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya penggunaan pelindung mata seperti kacamata anti-UV serta menghindari paparan debu dan iritan lingkungan sebagai langkah pencegahan utama.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Departemen Oftalmologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, SpM, ChM, FICS, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan edukasi ini.

“Kegiatan promotif dan preventif seperti ini sangat penting untuk menekan angka kejadian penyakit mata yang sebenarnya dapat dicegah. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini,” ujar Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, SpM, ChM, FICS.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pemasaran RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Ruslianto Urendeng, SH, serta PJ Promkes, Christian Modeong, S.I.Kom, yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan edukasi ini.

Kegiatan berlangsung dengan interaktif, di mana peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber, serta mendapatkan materi edukasi yang mudah dipahami oleh masyarakat umum.

Melalui momentum World Health Day 2026, RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya promosi kesehatan sebagai bagian dari pelayanan yang komprehensif kepada masyarakat. (*/sisco)




Dihadiri Dirut Prof Starry Rampengan, Perayaan Paskah Memperkuat semangat pelayanan di RSUP Kandou Manado

Manado,GN – Bertempat di Mercy Water Park Tateli, Sabtu (11/04/2026), Keluarga besar civitas hospitalia RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar ibadah perayaan Paskah.

Ibadah yang juga di hadiri Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K)., FIHA., MARS., MKes dan Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian, dr Yune Laukati, MARS, serta jajaran RSUP Kandou di pimpin oleh Pdt Melky Tamaka, M Theol.

Pdt Melky Tamaka dalam kotbahnya mengajak seluruh jemaat untuk memaknai Paskah sebagai momentum kemenangan iman dan pengharapan baru. Nilai-nilai kebangkitan Kristus diharapkan dapat menjadi landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Usai ibadah suasana kebersamaan terlihat juga diwarnai dengan berbagai aktivitas kebersamaan yang mempererat tali persaudaraan antar pegawai.

Prof Starry Rampengan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Perayaan Paskah ini semakin memperkuat semangat pelayanan, kebersamaan, serta dedikasi seluruh jajaran RSUP Kandou dalam menjalankan tugas sebagai pelayan kesehatan. (sisco)




Informasi Pengalihan Jalur Masuk RSUP Kandou Manado Mengikuti Rambu dan Petunjuk di Lokasi

Manado,GN -Sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Gedung Kanker oleh PT Hutama Karya (HK), bersama ini disampaikan kepada seluruh pengguna jalan dan masyarakat bahwa akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas di area sekitar lokasi pekerjaan.

Pengalihan ini dilakukan karena adanya kegiatan galian dan penyambungan kabel, yang berdampak pada penutupan sebagian badan jalan ±2,5 meter.

Adapun pengaturan lalu lintas sebagai berikut:

Jalur kendaraan akan dialihkan mengikuti rambu dan petunjuk di lokasi

Pengguna jalan diimbau untuk memperlambat laju kendaraan dan tetap berhati-hati saat melintas

Petugas akan disiagakan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas

Waktu Pelaksanaan:Mulai Jumat, 10 April 2026 pukul 15.00 WITASelesai Senin, 13 April 2026 pukul 05.00 WITA.

Pimpinan PT HK dan RS Kandou memohon maaf atas dengan adanya perubahan jalur sementara ini.

Di himbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk dapat memaklumi dan menyesuaikan perjalanan, serta mengikuti arahan petugas demi keamanan dan kelancaran bersama.

Demikian pemberitahuan ini disampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.(*/sisco)




Kunker Wamenkes RI di Sambut Gembira Dirut Bersama Jajaran RSUP Kandou Manado

Manado, GN- Kunjungan Kerja (Kunker) Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P,.FISR di sambut Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, Kamis (09/04/2026).

Turut hadir Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Wega Sukanto, Direktur SDM dan Penelitian dr Yune Laukati,MKes, Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang Siagian dan Direktur BMN dan Keuangan Ekwanto,SE,MM

Kehadiran Wemenkes di RSUP Kandou Manado dalam agenda sosialisasi pemerataan fasilitas kesehatan.

Wamenkes menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mendorong pemerataan fasilitas kesehatan,  khususnya di wilayah Sulawesi Utara. Program yang disosialisasikan mencakup distribusi sedikitnya 19 jenis alat kesehatan untuk setiap rumah sakit.

Wamenkes berharap, bantuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkecil kesenjangan layanan medis antar daerah. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh di setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

“Pemerataan fasilitas dan alat kesehatan menjadi kunci utama agar standar layanan di berbagai daerah bisa setara. Dengan kelengkapan fasilitas, masyarakat tidak perlu lagi dirujuk jauh untuk mendapatkan penanganan yang memadai di daerah,” ujarnya.

Wamenkes mengatakan distribusi alat tidak dilakukan secara seragam tanpa mempertimbangkan kebutuhan riil di lapangan. Setiap rumah sakit diminta aktif mengusulkan kebutuhan alat berdasarkan kondisi dan layanan yang dimiliki.

“Permintaan alat harus datang dari masing-masing rumah sakit. Mereka yang paling tahu apa yang dibutuhkan, alat apa yang belum ada, dan layanan apa yang ingin diperkuat,” sebutnya.

Peran penting RSUP Kandou Manado sebagai rumah sakit rujukan di kawasan timur Indonesia, dalam mengakselerasi implementasi program tersebut. Seiring dengan tersedianya peralatan medis yang lebih merata dan memadai di setiap fasilitas kesehatan di Sulawesi Utara tentu menjadi upaya besar pemerintah dalam memastikan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.

Dalam sosialisasi ini, hadir kepala dinas  kesehatan dari berbagai Kabupaten dan Kota dan juga kepala dinas kesehatan provinsi Sulut. (sisco)