Ketua Tim Sebut RSUP Kandou Manado Center Of Excellence Operasi Transplantasi Ginjal di Indonesia Timur

Manado,GN- Ketua Tim Transplantasi Ginjal RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dr Wim J Damopolii.,SPB.,SpU.,MM, MKes., FISQua menjelaskan pelaksanaan operasi transplantasi ginjal hari ini adalah yang kedua kali setelah yang pertama dilaksanakan Maret 2023 lalu. Dan saat ini operasi transplantasi ginjal sementara berlangsung dan diharapkan dapat terlaksana dengan baik.

“Kita berharap kedepannya akan terus berlanjut dengan proses cangkok ginjal yang ketiga, keempat dan seterusnya bahkan kalau perlu juga program pemerintah bukan hanya transplantasi ginjal tetapi juga ada transplantasi hati, transplantasi cornea bisa dilaksanakan di lembaga pelayanan kesehatan RSUP Kandou Manado ini,” jelas dr Wim Damopolii kepada sejumlah media Minggu, (28/7/2024) di gedung CVBC lantai IV RSUP Kandou Manado.

Lanjut kata dr Wim Damopolii mengatakan RSUP Kandou Manado merupakan rumah sakit pertama di Indonesia bagian timur yang melakukan operasi transplantasi ginjal pada Maret tahun 2023 lalu.

“Kita bangga lembaga kesehatan rumah sakit ini sebagai center of excellence pertama mengerjakan transplantasi ginjal di Indonesia bagian timur,” katanya.

Selain itu, dr Wim Damopolii menuturkan operasi transplantasi ginjal ini masih di dampingi oleh RSCM Jakarta sebagai rumah sakit pengampuh.

“Transfer of knowledge, transfer of tecnology, dan operasi transplantasi untuk langkah – langkah awal ini ikut di dampingi oleh RSCM Jakarta sebagai rumah sakit pengampuh,” ucapnya. (sisco)

 




Instalasi Promkes RSUP Kandou Manado Bekerjasama KSM Mata dan Penyakit Dalam Gelar Edukasi Kesehatan di Jemaat GMIM Karunia Sea Satu

Manado,GN- Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof Dr RD
Kandou Manado bekerjasama dengan KSM Mata dan Penyakit Dalam melaksanakan kegiatan Bakti Sosial terkait Edukasi Kesehatan dan Talk Show tentang Kanker Payudara oleh dr Marcelius Merung, SpB,Onk(K), tentang Jantung Koroner oleh dr Victor Joseph, Sp.JP(K) tentang Nyeri Punggung oleh dr. Sekplim Sekeon, Sp.S,MPH sekaligus sebagai Kepala Instalasi Promkes RS. R.D. Kandou dan juga tentang Katarak oleh dr.Ade John Nursalim, Sp.M,MM,MARS di kolom 15 Jemaat GMIM Karunia Sea Satu yang dipimpin oleh Pdt. Frangky Wollah, M,Th Sabtu, (27/07/2024).

Ketua PHRG Fanie Rumengan SE, didampingi Sekretaris Tesalonika Aselly, SE, MSi menyampailan bahwa kegiatan ini berupa salah satu program kerja Panitia Hari Raya Gereja kolom 15 di tahun 2024 yang bertujuan untuk mewujudkan rasa cinta kasih kepada sesama jemaat, rasa saling menolong dan peduli kepada sesama umat manusia khususnya yang ada di kemaat Karunia Sea Satu, selain itu juga untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit- penyakit yang disampaikan oleh para narasumber sehingga semakin meningkat kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap berbagai penyakit.

Selain Kegiatan Edukasi Kesehatan dan Talk Show Kesehatan juga dilakukan Pemeriksaan Mata dan pembagian Kacamata Gratis, Seminar Kesehatan untuk keluarga serta Pengobatan Gratis.

Antusias jemaat yang mengikuti kegiatan tersebut terlihat saat usai disampaikan materi langsung sejumlah jemaat yang hadir melontarkan beberapa pertanyaan kepada pemateri berkaitan dengan materi -materi edukasi dan talkshow, dan langsung dijawab oleh tim dokter saat itu juga.

Pelayan khusus Jemaat Kolom 15 Pnt. Dra. Vonnie Maleke didampingi Diaken Ns. Rolly Rondonuwu, S.Kep, Sp.KMB menyampaikan rasa terima kasih kepada Tim Promkes RS Kandou yang sudah bersedia hadir dan memberikan pengetahuan yang kepada jemaat kolom 15 terkait dengan kesehatan dan juga pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan mata dan pembagian kacamata dan Edukasi kesehatan.

Tim Promkes mewakili Manajemen mengucapkan terima kasih kepada jemaat GMIM Karunia Sea Satu khususnya kolom 15 yang sudah mempercayakan RSUP Kandou dalam melaksanakan baksos guna mendukung program pelayanan dikolom 15 jemaat Karunia Sea Satu. (*/sisco)




Besok, RSUP Kandou Manado Lakukan Operasi Transplantasi Tahap Kedua

Manado,GN- Setelah berhasil pelaksanaan operasi transplantasi ginjal tahap pertama Maret tahun 2023 lalu, kini RSUP kandou Manado kembali melaksanakan operasi transplantasi ginjal tahap kedua.

Operasi transplantasi ginjal akan dilaksanakan pada Minggu,28 Juli 2024 besok. Diperkirakan operasi ini berjalan sekitar 12 jam yang akan dimulai dari pagi sampai selesai.

Dokter Jehezkiel Panjaitan,SH.MARS saat di wawancarai media Gemparnews.com menjelaskan pelaksanaan operasi transplantasi ginjal akan di dampingi oleh tim RSCM Jakarta sebagai rumah sakit pengampuh.

Untuk persiapan kata dokter Jeheskiel, tim telah menyiapkan dari jauh hari termasuk peralatan yang akan di pakai dalam pelaksanaan operasi. ” Tim sudah siap menjalankan tugas ini. Tim terbagi 2 yakni tim untuk donor dan resipien. Terkait dengan segala peralatan alat medis yang akan di gunakan sudah disiapkan oleh tim,” kata dokter Jehezkiel yang juga Direktur Medik Penunjang dan keperawatan.

Dokter Jehezkiel berharap dukungan dan doa restu dari masyarakat Sulawesi Utara agar pelaksanaan operasi besok hari dapat berjalan dengan lancar. ” Pasien hanya satu yang akan melakukan operasi. Kami berharap Besok pelaksanaan pasti berhasil dengan baik dan sampai pada masa pemulihan. Kami juga mohon dukungan dan doa masyarakat Sulut untuk kelancaran pelaksanaan operasi,” tutupnya. (sisco)




Di Acara Festival Sulut Sehat 2024, RSUP Kandou Manado Promosikan Klinik Aesthetic Fasung

Sulut,GN- Masyarakat Sulawesi Utara disajikan dengan berbagai promosi dan edukasi layanan kesehatan dalam kegiatan festival Sulut Sehat tahun 2024.

Pantauan media Gemparnews.com festival kali ini di ikuti oleh berbagai instansi dan rumah sakit yang ada di Sulawesi Utara.

Sementara untuk Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan festival Sulut Sehat 2024.

Selain memberikan edukasi tentang kesehatan, RSUP Kandou Manado juga mempromosikan Poliklinik eksekutif  layanan terbaru klinik aesthetic Fasung kepada masyarakat.

” RSUP Kandou Manado ikut berpartisipasi dalam festival Sulut sehat 2024, yang adalah program dari pemerintah provinsi Sulut,” ujar Direktur Utama melalui Direktur Layanan Operasional RS Kandou Manado dr Wega Sukanto, SpB,TKV (K), Senin (22/7/2024) di atrium Mantos tiga.

Lanjut dr Wega menjelaskan edukasi yang di berikan oleh RSUP Kandou dalam festival yakni mengenai penyakit yang ada di masyarakat. “Pertama kami mengedukasi masyarakat tentang penyakit-penyakit yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Dia berharap dengan ikut berpatisipasi serta mempromosikan layanan klinik aesthetic Fasung  dalam festival Sulut Sehat, dapat menerima masukan yang positif dari berbagai pihak termasuk juga kalangan masyarakat Sulawesi Utara.

“Kami berharap ada masukan yang positif setelah mempromosikan layanan terbaru klinik aesthetic fasung kepada masyarakat,” pungkas dr Wega di dampingi Manager Hukum dan Humas Ruslianto Urendeng. (sisco)




Komisi IX DPR RI Sambangi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Pantau Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Manado,GN- Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene bersama Anggota memantau langsung pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado, Selasa (16/07/24).

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IX DPR-RI didampingi Sekjen Kementerian kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha dan Dirut RSUP Prof Kandou Dr dr Ivonne Rotty,MKes bersama jajaran.

Runtuwene mengingatkan kepada pihak RSUP Kandou Manado untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus sama seperti saat kedatangan kami. Jangan beda-bedakan. Sekali lagi Tingkatkan pelayanan. Juga tenaga medis harus dioptimalkan,” ujar Legislator DPR RI dapil Sulut itu.

Politisi partai Nasdem ini juga  menyampaikan rencana adanya pembangunan di RSUP Kandou Manado

“Saat ini di RSUP Kandou ada 58 gedung yang tersebar di lahan seluas 18 Hektar. Tentunya hal ini menganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Nantinya akan dibangun empat gedung, masing-masing 15 lantai. Rencananya akan dilakukan peletakkan batu pertama oleh presiden Joko Widodo di bulan Agustus,” kata Runtuwene.

Sementara itu, Sekjen Kementerian kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengiyakan dengan adanya rencana pembangunan gedung di RSUP Kandou Manado

“Iya, saya sudah lihat sendiri. Tentu dengan adanya rencana pembangunam empat gedung akan membuat akses kepada masyarakat lebih baik dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Sumber dana berasal dari pinjaman islamic Development Bank ,” katanya.

Ditempat yang sama, Dirut RSUP Kandou, Manado Dr dr Ivonne Elizabeth Rotty M.Kes menjelaskan bahwa masterplan pembangunan di RSUP Kandou Manado sudah disetujui Kementerian dengan anggaran awal senilai Rp 500 Miliar dan akan berkelanjutan.

“Kami memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada pasien  yang kami rawat inap maupun rawat jalan di RSUP Kandou ini,” tandasnya. (sisco)




RSUP Kandou Gelar Pelatihan Keperawatan Kanker Dasar Untuk 9 RS Ampuh dan 2 RS Swasta

Manado,GN – RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar pelatihan bagi Peserta fasilitator, clinical instructur (CI) pelatihan keperawatan kanker dasar.

dr Judy Flora Sengkey,MKes (foto : Gemparnews)

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes melalui Plt Manager Tim Kerja dr Judy Flora Sengkey,M.Kes kepada media Gemparnews.com menjelaskan pelatihan Keperawatan kanker dasar merupakan pelatihan yang ditujukan kepada rumah sakit. Ada 17 rumah sakit yang di ampuh, dan juga ada rumah sakit swasta.

Untuk kegiatan ini lanjut dr Judi menjelaskan pihaknya bekerjasama dengan pusat kanker nasional rumah sakit Dharmais dan juga Fakultas ilmu keperawatan UI, himpunan keperawatan Onkologi Indonesia (Himponi) dan lainya.

“Jadi tujuan dari pelatihan ini untuk tersedianya kapasitas perawat unpologi yang terstandardisasi sehingga memenuhi pelayanan pasien kanker di rumah sakit,” jelas dr Judy ketika ditemui diruangan kerjanya.

Dokter Judi mengatakan Pelatihan ini sudah berlangsung sejak 1 sampai 5 Juli secara daring, dan 8 sampai 12 Juli secara luring, dan mereka akan melakukan praktek lapangan sesuai dengan asuhan keperawatan dan kanker nantinya juga akan telementoring selama tiga bulan. Setiap dua Minggu akan ada pertemuan dengan klinical instruktur.

Sementara untuk jumlah peserta yang mengikuti pelatihan kata dr Judi sebanyak 25 orang yang terdiri dari RSUP kandou Manado 4 orang, dan RS yang diampu 17 orang yakni RS ODSK 2 orang, RSUD Bitung 2 orang, RSUD Amurang 2 orang, RSUD Noongan 2 orang, RS Leimena Ambon 2 orang, RS kota Kotamobagu 2 orang, RS datue binangkang 2 orang, RS Ratatotok buyat 2 orang, RS Walanda maramis 1 orang. Sedangkan RS swasta ada 4 orang antara lain RS Siloam 2 orang dan RS Sentra Medika 2 orang.

Untuk itu diharapkan setelah mendapatkan pelatihan ini mereka dapat mempunyai kemampuan untuk menjadi seorang perawat Onkologi.

“Diharapkan setelah mendapatkan pelatihan ini, mereka mempunyai kemampuan untuk menjadi seorang perawat Onkologi yang mampu melakukan asuhan keperawatan terhadap pasien kanker yang ada di rumah sakit. Sehingga dengan pelatihan ini dapat terstandardisasi asuhan keperawatannya seperti apa dan tentunya untuk memenuhi pelayanan dan kebutuhan pasien kanker di rumah sakit,” tutupnya. (sisco)




Pastikan Pasien Dapatkan Layanan Kesehatan Terbaik, Dirut Ivonne Pantau Pelayanan di RSUP Kandou

Manado,GN- Guna memastikan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou Manado berjalan dengan baik dan lancar, Direktur Utama Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes didampingi Direktur Layanan Operasional, dr Wega Sukanto,SpB TKV (K) dan Manager Hukormas Ruslianto Urendeng,SH memantau pelayanan di loket pendaftaran registrasi rawat jalan dan gastrob. Direktur Utama juga melihat secara langsung kondisi sarana prasarana di rumah sakit,Selasa (09/07/2024).

Pantauan media, dr Ivonne melakukan tatap muka langsung dengan pasien dan keluarga pasien untuk mendapatkan masukan langsung terkait pelayanan RSUP Kandou. Selain itu, beliau juga memeriksa berbagai fasilitas, serta tenaga medis yang bertugas.

“Telusur hari ini penting untuk memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan pelayanan terbaik dan fasilitas yang ada selalu dalam kondisi optimal,” kata dr Ivonne.

Dia menekankan pentingnya memastikan pelayanan berjalan sesuai dengan standart dan mekanisme yang ada di RSUP Kandou Manado.

Kesempatan itu, dr Ivonne juga berdiskusi dengan tim medis dan staf rumah sakit mengenai tantangan yang dihadapi dalam operasional sehari-hari.

Komitmen RSUP Kandou Manado untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan didukung oleh sarana prasarana yang memadai.

Dirut berharap dengan adanya monitoring pimpinan, dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di rumah sakit rujukan Indonesia timur ini. (sisco)




RSUP Kandou Bakal Miliki Gedung Kanker 12 Lantai, Jehezkiel Panjaitan : Rencananya Juli atau Agustus Peletakan Batu Pertama

Manado,GN – RSUP Prof Dr RD Kandou Manado bakal miliki gedung kanker 12 lantai. Pembangunan gedung ini untuk menambah sarana dan prasarana dan menjawab kebutuhan pelayanan prima bagi masyarakat yang datang di RSUP Kandou.

Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,MARS,SH (foto: Gemparnews)

Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,MARS,SH kepada media Gemparnews.com ketika ditemui diruangan kerjanya mengatakan rencana peletakan batu pertama pembangunan gedung kanker 12 lantai akan di laksanakan antara bulan Juli dan Agustus mendatang. Selain dibangun gedung kanker juga berbarengan dengan dua gedung lainnya yang saling berdekatan di RSUP Kandou Manado.

“Direncanakan peletakan batu pertama pada bulan Juli atau Agustus 2024 mendatang, untuk pembangunan 12 lantai gedung kanker. Jadi ada tiga bangunan rencana akan kita bangun di sini tapi yang paling besar pembangunan gedung kanker ada 12 lantai,” kata dr Jehezkiel, Kamis (27/6/2024).

Lanjut kata dr Jehezkiel, lahan yang akan disiapkan untuk pembangunan gedung kanker 12 lantai terletak di parkiran depan RSUP Kandou Manado. ” Lahan itu nantinya menjadi tempat pembangunan gedung kanker 12 lantai, sesuai dengan maps dan sambil kita juga siapkan pembangunan dua gedung lainnya yang saling berdekatan,” jelas dr Jehezkiel.

Menurut dr Jehezkiel, pembangunan tiga gedung yang saling berdekatan ini gunanya untuk konektivitas antar ruangan gampang diakses. ” Kalau gedungnya berdekatan tentunya rumah sakit ini konektivitas atau integrasinya antar ruangan lebih gampang diakses,” tukasnya.

Pembangunan gedung kanker 12 lantai ini untuk peletakan batu pertama direncanakan dilakukan oleh Presiden atau menteri. “Sesuai wacana dan rencana, bapak presiden atau menteri atau juga Irjen yang akan melakukan peletakan batu pertama. Yang pasti pada Juli atau Agustus mendatang akan di lakukan kegiatan peletakan batu pertama untuk pembangunan 12 lantai gedung kanker di RSUP Kandou,” pungkasnya. (sisco)




KSM THT Gelar Seminar MODS 2024 Pertama Kali di Sulut

Manado,GN- Webinar Pre Event Manado Otology Endoscopic Course (MODS) 2024. Bagian/KSM Ilmu Kesehatan THT-BKL FK UNSRAT-RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou dan PERHATI-KL Cabang Sulawesi Utara-Maluku Utara bekerjasama dengan KODI Otologi dan PP PERHATI-KL Indonesia menggelar Webinar Pre Event Manado Otology Endoscopic Course (MODS) 2024 pada Minggu, (23/6/ 2024) kemarin.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 467 peserta yang terdiri dari dokter dan dokter spesialis dibuka oleh Direktur Utama RS. R. D. Kandou Manado Dr.dr. Ivonne Elisabeth Rotty,M.Kes .
Dr. Ivonne dalam sambutannya menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada panitia yang sudah melakukan kegiatan ini, karena yg pertama kali disulut dan juga di KSM THT RSUP Kandou dilaksanakan seminar seperti ini dan pesertanya cukup antusias. Hal yang sama juga diakui oleh pihak pusat “kami sangat bangga dengan digelarnya kegiatan ini disulut oleh KSM THT dan RSUP Kandou karena pesertanya cukup banyak dan sukses oleh karena itu kedepan nanti akan dipersiapakan untuk kegiatan yang kedua.”

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Ketua Panitia: dr. Ronaldi E.C Tumbel, Sp.T.H.T.B.K.L, FISQUA; Bersama para Narasumber yang sangat berkompeten serta para Moderator yakni Ketua Cab. PERHATI-BKL SULUT MALUT: dr. Steward K. Mengko, Sp.T.H.T.B.K.L, Subsp.B.E(K); Ketua KODI Otologi: Dr. dr. Lina Lasminingrum, Sp.T.H.T.B.K.L, Subsp.Oto(K), M.Kes; Ketua PP Perhati-BKL: Dr. dr. Yussy A Dewi, Sp.T.H.T.B.K.L, Subsp.Onk(K), FICS, M.KEs; dr. Ronald Frans, Sp.THT-BKL,M.Kes, dr.Rosidiah Rahmawati, Sp.THT-BKL, SubSp,Oto(K), dr Ayu Astria Sriyana, Sp.THT-BKL, SubSp,Oto(K),dr. Agustien Juliet Tamus, Sp.THT-BKL, dr.Susana, Sp.THT-BKL, Dr.dr.Anton Budi Darmawan, Sp.THT-BKL, Subsp,Oto(K), dr. Fiona Widiasari, Sp.THT-BKL, dr.Diana Rosalina, Sp.THT-BKL, Subsp.Oto(K) Dr,dr. Masyita Gaffar, Sp.THT-BKL, Subsp.Oto(K).

Sementara itu ketua Panitia dr. Ronaldi E.C Tumbel, Sp.T.H.T.B.K.L, FISQUA menyampaikan bahwa kegiatan seperti perlu untuk diadakan pelatihan secara merata ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk Provinsi Sulawesi Utara dan sekitarnya, dimana Kegiatan seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dokter Spesialis THT-BKL agar mampu melakukan penatalaksanaan penyakit telinga tengah maupun komplikasinya secara pembedahan pendekatan endoskopi dan mikroskopik, mulai persiapan pre-operatif (pemilihan pasien, pemberian terapi medikamentosa, pembacaan CT-scan), perioperatif, dan penatalaksanaan pasca operasi dan nanti akan dilanjutkan dengan Workshop pada tanggal, 29-30 Juni 2024 mendatang. (*/sisco)




Jika Terjadi Kekosongan Obat, RSUP Kandou Bakal Lakukan Ini

Manado,GN- Untuk mengantisipasi tidak terjadinya kesalahan komunikasi (miss comunication) antara pasien atau keluarga pasien dengan pihak RSUP Kandou Manado terkait pelayanan, termasuk langkanya atau terjadi kekosongan salah satu obat dan juga obat pengganti sejenis yang sama komposisinya, maka pihak manajemen akan melakukan langkah dan terobosan yang sangat baik, dengan memberikan informasi lewat pemberitahuan juga menempel di setiap bilik kaca termasuk diarea apotik dan ruangan antrian pengambilan obat di setiap apotik di lingkungan RSUP Kandou Manado.

Manager Tim Kerja Pelayanan Penunjang RSUP Kandou Manado Nurliah Arsam,S.Si,Apt,MARS (foto: Gemparnews)

Langkah ini sangat tepat, sehingga pasien maupun keluarga pasien dapat mengetahui informasi apabila terjadi kelangkaan atau kekosongan salah satu obat di apotik di lingkungan RSUP Kandou Manado.

Hal itu di sampaikan oleh direktur utama RSUP Kandou Manado melalui Manager Tim kerja Pelayanan penunjang Nurliah Arsam, S.Si,Apt,MARS kepada sejumlah media ketika ditemui diruangan kerjanya, Kamis (20/6/2024).

“Kami akan memasang informasi di bilik kaca agar setiap pasien masuk bisa membaca. Kami akan menempel informasi dikaca bahwa Asetosal belum tersedia dan akan di ganti dengan produk obat yang sejenis, sama komposisinya dan fungsinya dengan merk inzana,” jelasnya.

Selain kekosongan obat Asetosal kata Nurliah, juga terjadi kekosongan obat Aspilets. Kekosongan obat Aspilets bukan hanya di RSUP Kandou, tetapi terjadi secara nasional menyeluruh di Indonesia.

“Kekosongan aspilets bukan hanya di RSUP Kandou tetapi terjadi di seluruh Indonesia. Hal ini terjadi bukan saat ini tetapi kekosongan itu dari akhir tahun lalu. Kekosongan obat ini, karena kelangkaan bahan baku dan nomor ijin edar belum keluar,” ujarnya.

Nurliah menuturkan selama ini RSUP Kandou terus berupaya mencari solusi terbaik dalam mengatasi hal tersebut.

“Selama ini RSUP Kandou berupaya mencari kekosongan obat ini, solusi yang terbaik dan subtitusi obat yang sejenis dengan Asetosal 80mg,” ungkapnya.

Selain itu, pihak hukormas akan memasang Barcode di setiap tempat yang dapat di baca oleh pasien maupun keluarga pasien.

“Karena barcodenya masih terbatas maka Direktur layanan operasional menginstruksikan agar bagian hukormas untuk membuat barcode pengaduan yang lebih banyak dan Informasi – informasi terkait kekosongan obat harus di temple agar mereka dapat membaca, selain juga informasi ke DPJP,” pungkas Nurliah. (sisco)