Begini Pesan Dirut Ivonne Kepada Mahasiswa PPDS, Saat Melakukan Telusur di IGD

Manado,GN- Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty,MKes selaku Plt Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, didampingi dewan direksi dan sejumlah pejabat terkait, Selasa (08/10/2024) melakukan telusur langsung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk memantau aktivitas mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) I yang sedang bertugas jaga.

Kegiatan Telusur Dirut RSUP Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes bersama Direksi (sisco)

Kepada sejumlah media, Dr Ivonne menekankan pentingnya pengawasan terhadap potensi bullying di lingkungan RS Kandou, dan memastikan pelayanan terhadap pasien dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

“Kunjungan ini tidak hanya untuk melihat bagaimana mahasiswa PPDS I menjalankan tugas mereka, tetapi juga untuk memastikan bahwa mereka merasa aman dan nyaman dalam belajar serta memberikan pelayanan kepada pasien. Saya ingin memastikan bahwa tidak ada bentuk bullying atau perilaku tidak profesional yang terjadi di lingkungan RSUP Kandou,” kata Dr Ivonne disela sela telusur.

Dari pantauan awak media, Dr Ivonne berinteraksi langsung dengan para mahasiswa PPDS I dan menanyakan pengalaman mereka selama bertugas, termasuk proses pelayanan obat kepada pasien.

“Saya ingin para mahasiswa PPDS I merasa terlindungi dan didukung oleh rekan kerja dan senior mereka, dan Jika ada masalah atau keluhan, jangan ragu untuk melapor kepada saya atau pihak terkait,” ujarnya.

Dr Ivonne menegaskan setiap tindakan medis termasuk pelayanan obat harus dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku untuk memastikan keselamatan dan keamanan pasien.

Para mahasiswa PPDS I menyambut dengan gembira kegiatan telusur yang dilakukan oleh Dirut Dr Ivonne. Mereka merasa terdorong untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan saling menghormati, serta menjalankan tugas dengan profesional dan sesuai SOP yang berlaku.(sisco/*)

 




Direktorat Mutu Yankes Kemenkes Percayakan RSUP Kandou Manado Jadi Percontohan Uji Coba Pedoman Managemen Risiko

Manado,GN- Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kemenkes memilih Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado untuk melakukan Uji Coba Pedoman Manajemen Risiko Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes).

Acara digelar Selasa, (08/10/2024) diruang Webinar Kantor Pusat RSUP Kandou Manado.

Ketua Komite Mutu RSUP Prof Dr RD Kandou Manado mengatakan Kegiatan ini bertujuan untuk penerapan di berbagai Fasyankes di seluruh Indonesia, salah satunya adalah rumah sakit.

RSUP Kandou Manado dijadikan percontohan memberikan masukan untuk tingkat rumah sakit vertikal, dan untuk rumah sakit umum tingkat daerah dipercayakan kepada RSUD ODSK Manado.

“Hasil masukan ini akan menjadi penting karena akan digunakan oleh seluruh rumah sakit yang melakukan manajemen resiko yang akan ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan,” katanya.

Selain itu, uji coba manajemen risiko yang dilaksanakan di rumah sakit bertujuan untuk Meminimalkan risiko kecelakaan, kesalahan, dan kejadian negatif lainnya yang dapat menimpa pasien, pengunjung, dan staf rumah sakit. Dan juga meminimalkan risiko kematian, cedera, dan penyakit yang dapat menimpa pasien, karyawan, dan orang lain akibat pelayanan yang diberikan, Membantu rumah sakit mengelola tujuan yang lebih akurat, seperti mutu, keselamatan pasien, dan keselamatan staf, Mendukung pelayanan berkelanjutan di rumah sakit.

Manajemen risiko dilakukan dengan melacak sumber-sumber yang berpotensi mengancam tercapainya tujuan organisasi. Pelacakan ini dapat dilakukan dengan riset dan analisa prosedural dari setiap aktivitas organisasi.

Adapun tim Mutu Yankes Kemenkes dipimpin oleh dr Irna Lidiawati MARS
didampingi dr Arjaty Daud, MARS, FISQua, CERG, QRG, dr Renta Novianti Tappang, Ibu Sholihatun Nisa, Amd.Ak.
(sisco)




RSUP Kandou Manado Gelar Seminar Awam Bulan Bedah Anak

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menggelar Seminar Awam bulan bedah anak, Minggu (6/10/2024).

Kegiatan seminar ini mengambil tema kenali Kelainan Bawaan pada Anak, dilaksanakan di gedung utama yang lantai 2 RSUP Kandou Manado.

Direktur Medik,Penunjang dan Keperawatan dr Yehezkiel Panjaitan, SH MARS mewakili Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, dr Ivonne Elisabeth Rotty MKes membuka kegiatan seminar tersebut.

Panjaitan berharap kegiatan ini dapat mempersiapkan para generasi muda khususnya SDM yang berkualitas. Kemudian dari sisi kesehatan kata Panjaitan, memberikan gambaran bagi masyarakat tentang bagaimana mengenali kelainan bawaan pada anak.

“Kepada seluruh masyarakat kiranya dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin. Sebab momen ini untuk mendapatkan pengetahuan, bagaimana mengenali kelainan pada anak,” kata Panjaitan.

Tujuan kegiatan ini, untuk mempererat kolaborasi dengan para stakeholder demi mempersiapkan anak-anak indonesia yang sehat. Apalagi, untuk Indonesia emas 2045 secara serentak di seluruh indonesia.

Sementara itu, ada lima narasumber dalam seminar diantaranya Dr dr Harsali Lampus Subsp DA (K) Sp.BA spesialis bedah anak, dr Candy Sp.BA dokter bedah anak, Dr dr Joice Sp.OG Subsp, dr Jose Mandei Sp.A(K), dan Dr dr Johnny Lambert Rompis SpA (K).

Hadir secara live streaming, Direktur Utama Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty MKes, Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukanto Sp BTKV dan
Direktur Perencanaan dan Keuangan Dr Erwin Sondang Siagian SSTP, MSi. Hadir pula keluarga pasien melalui Zoom/Live Streaming Youtube IPKPRS Kandou.
(sisco)




Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Dirut RSUP Kandou Manado Bertindak Sebagai Pembina Upacara

Manado,GN- Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou Manado menggelar Upacara Bendera.

Bertempat di halaman gedung CVBC  dengan tema “Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas” upacara berlangsung dengan hikmat.

Bertindak sebagai pembina upacara Plt Direktur Utama, Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes dan diikuti oleh segenap Hospitalia RSUP Kandou Manado.

Direktur SDM Pendidikan dan Diklit Ns Suwandi I Luneto, SKep,MKes membacakan naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila 2024. Tujuan dibacakan teks tersebut adalah sebagai komitmen untuk menjaga dan mempertahankan Pancasila.

Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi peringatan atas gugurnya beberapa anggota Tentara Nasional Indonesia dan dianugerahi sebagai pahlawan Revolusi untuk mempertahankan Pancasila.(sisco)




Tingkatkan Kerjasama, BRI Serahkan Bantuan Mobil Ambulance ke RSUP Kandou Manado

Sulut,GN-Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menerima bantuan mobil ambulance dari BRI, Selasa (24/9/2024).

Penyerahan 1 Unit Mobil Ambulance dari BRI kepada RSUP Prof Dr RD Kandou Manado (foto : ist)

Bantuan diserahkan oleh Regional Funding Transaction Head Pinca BRI sarapung Hendry kepada Direktur Utama RSUP Kandou Manado dr Ivonne Elisabeth Rotty,M.Kes, di halaman Lobi kantor RSUP Kandou Manado.

Turut hadir menyaksikan Direktur PMKP dr Yeheskiel Panjaitan,SH, MARS, Direktur Layanan Operasional, dr Wega Sukanto,Sp BTKV, Direktur Perencanaan dan Keuangan Dr Erwin Sondang Siagian SSTP, MSi dan Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pendidikan dan Penelitian Suwandi Luneto, S,Kep, M.Kes.

Direktur Utama mengatakan suatu kehormatan bagi RSUP Kandou Manado mendapatkan sesuatu yang berharga dan Ini patut kita syukuri.

Dirut menyampaikan terima kasih kepada pimpinan BRI di pusat maupun cabang Manado sudah menyerahkan satu unit ambulance.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama dan dukungan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat baik di Sulut maupun sekitarnya,” kata Dirut.

Kerjasama ini harap Dirut, kiranya akan terus berlanjut dan banyak memberikan support bagi RSUP Kandou Manado. “Ini bukan untuk kepentingan kami tapi untuk masyarakat Sulut dan sekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan Pimpinan BRI Manado Hendry mengucapkan terima kasih sebesarnya atas kerjasama dan support dengan RSUP Kandou. Banyak produk dan layanan BRI digunakan RSUP Kandou Manado.

“Kita bukan hanya nasabah membutuhkan BRI. Tapi BRI juga membutuhkan nasabah. Kerjasama ini saling menguntungkan. Mengingat RSUP Kandou nasabah kita,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan kerjasama ini, lanjut Hendry mengatakan BRI memberikan bantuan mobil ambulans melalui dana CSR. CSR merupakan sesuatu kewajiban BUMN untuk menyisikan sebagian keuntungan untuk masyarakat.

“Kiranya bantuan ambulans dapat diterima dengan baik dan dapat meningkatkan layanan kepada masyarakat,” tutupnya.(sisco)




KSM Penyakit Dalam RSUP Kandou Manado Bekejasama PERHOMPEDIN, PHTDI,dan PAPDI Gelar Simposium HOME 2024

Manado,GN- Kegiatan Simposium Hematology and Medical Oncology Manado Update (HOME) 2024 dengan tema Empowering Patient And Practitioners Holistic Approaches To Hematologic Oncology Care digelar secara hybrid oleh Perhimpunan Hematology Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (PERHOMPEDIN) dan Perhimpunan Hematologi dan Transfusi (PHTDI) cabang Sulawesi Utara.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia cabang sulawesi utara dan dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) Cabang Sulawesi Utara, KSM Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dan Fakultas Kedokteran Unsrat, di hotel Luwansa Manado, Sabtu (14/09/2024).

Kegiatan yang diikuti sekitar 249 peserta yang terdiri dari dokter Spesialis, dokter Umum dan dokter residen dibuka oleh Ketua Perhimpunan Hematologi Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (PERHOMPEDIN) sekaligus sebagai Ketua PAPDI Cabang Manado Prof dr Linda WA Rotty, SpPD-KHOM, Finasim bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Manado.

Prof Linda dalam sambutannya mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan manifestasi dari Komitmen kita, untuk terus meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang hematologi dan onkologi medis.

Sebagai Ketua PERHOMPEDIN sekaligus sebagai ketua PAPDI cabang Manado, merasa sangat bersyukur dan bangga atas terselenggaranya acara ini. HOME 2024 memberikan kesempatan berharga bagi para dokter spesialis dan profesional kesehatan di Sulawesi Utara untuk memperbarui pengetahuan mereka, berbagi pengalaman, dan berdiskusi tentang perkembangan terbaru dalam penanganan penyakit hematologi dan onkologi.

Lanjut Prof Linda mengatakan acara ini, akan disuguhi berbagai topik menarik dan krusial, mulai dari interpretasi diagnostik biopsi sumsum tulang untuk mielofibrosis, update terbaru dalam penanganan mielofibrosis, pengalaman klinis penggunaan Ruxolitinib, hingga pembahasan mengenai regimen terapi untuk Multiple Myeloma, Myelodysplastic Syndrome, dan Chronic Myeloid Leukemia.

Tidak hanya itu, kita juga akan membahas perkembangan terbaru dalam bidang onkologi, termasuk imunoterapi untuk kanker paru-paru stadium lanjut, peran Bevacizumab dalam kanker kolorektal, serta peran ESA dalam anemia terkait kanker dan MDS.

Keragaman topik ini mencerminkan kompleksitas tantangan yang kita hadapi dalam praktek klinis sehari-hari. Namun, saya yakin bahwa dengan semangat belajar dan berbagi yang kita miliki, kita akan mampu menghadapi tantangan tersebut dan memberikan perawatan terbaik bagi pasien-pasien kita.

“Mari kita jadikan HOME 2024 ini sebagai momentum untuk memperkuat tekad kita dalam melawan penyakit hematologi dan onkolog, dan kita manfaatkan setiap sesi, setiap diskusi, untuk memperkaya diri kita dengan ilmu dan inspirasi. Dan setelah simposium ini berakhir, kita bawa semangat dan pengetahuan yang kita dapatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kita, untuk memberikan yang terbaik bagi pasien, dan untuk membuat perbedaan yang nyata dalam kehidupan mereka,” ucapnya.

Dai juga menyampaikan terimakasih kepada Panitia yang telah bekerja keras mewujudkan acara ini termasuk juga Kepada para pembicara, yang telah bersedia membagikan ilmu dan pengalamannya. Bahkan kepada seluruh peserta, terima kasih atas antusiasme dan komitmennya untuk terus belajar dan berkembang.

Diketahui hadir sebagai pembicara dalam symposium tahun ini adalah dr Husni Cangara, dr Harlinda Haroen, dr, Cecilia Hendratta, dan dr Perala FC lasut.(sisco/*)




Dr Wiyono : Tidak Ada Pasien Mpoks di RSUP Kandou Manado, Berita dan Foto Beredar di Medsos Hoaks

Manado,GN- Terkait berita dan foto yang beredar di media sosial bahwa RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado ada pasien Mpoks yang sedang diwarat adalah Hoaks.

“Berita tersebut adalah hoaks,” tegas dr Wiyono, Manager Tim Kerja Pelayanan Medik RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/09/2024).

Dokter Yono sapaan akrabnya menjelaskan di rumah sakit Kandou memang ada pasien perempuan umur 61 tahun, masuk rumah sakit dengan kelainan kulit.Pasien diperiksa lebih lanjut dan dikolaborasikan dengan sangat disiplin.

Akan tetapi sebagai kewaspadaan, Langkah-langkah Pencegahan dan prosudur Mpoks tetap dilakukan oleh tim medis.

“Pasien tersebut kami lakukan dengan prosudur Mpoks yaitu pemeriksaan laboratoium dan swap atau hapusan tenggorok, hapusan nasuparing, hapusan leci dan hapusan anus, ilmu kulit menyimpulkan bahwa pasien tersebut didiagnosa herpes atau biasa disebut dengan muntah ular.” jelas dr Wiyono.

Dengan demikian dr Wiyono didampingi Asisten Manajer Tim Kerja Pelayanan Medik dr Christi Natalia Allow, Asisten Manajer Tim Kerja Hukum dan Humas, Novita,SH, menegaskan hingga saat ini, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado tidak menerima pasien dengan kasus Mpox.

Dia menghimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya dan selalu mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut kepada pihak yang berwenang.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang tidak benar dan dapat menimbulkan kepanikan,” tandas dr Wiyono.

Pihak rumah sakit juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada serta mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan untuk mencegah penyebaran penyakit menular. (sisco/*)




Suwandi Luneto Buka Pelatihan Bagi Mahasiswa Polnustar, Security dan Cleaning Cervice

Manado,GN- Direktur Utama melalui Plt Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Ns Suwandi Luneto, SKep, MKes, membuka secara resmi Pelatihan BHD PMKP PPI K3RS dan Pelayanan Prima bagi mahasiswa D3 Keperawatan Polnustar, security PT Vandika Abadi, clening Cervice PT Harum Tamiraya, Selasa, (10/9/2024).

Pembukaan kegiatan Pelatihan tersebut dilaksanakan di lantai dua gedung Administrasi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado. Kegiatan yang direncanakan selama lima hari kedepan di mulai 10 – 15 September 2024.

Luneto menyampaikan bahwa pelatihan sangat penting untuk diikuti sehingga perlu ada wawasan yang luas dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Usai membuka pelatihan, Plt Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian langsung membawakan materi Revolusi Mental.

Dalam penjelasan, Luneto memaparkan bagaimana dalam membangun suatu perubahan.

” Perlu untuk melakukan cara berfikir, cara kerja maupun cara kita hidup,” ucap Luneto.

Lanjut Luneto, Revolusi Mental perlu untuk membangun karakter. Membangun karakter sambung Luneto harus di barengi dengan integritas, etos kerja dan semangat gotong royong.

Dengan membangun karakter, mempunyai integritas dan etos kerja yang baik maka otomatis untuk mewujudkan tujuan bernegara, berdaulat berdikari dan berkepribadian dapat tercapai.

“Tujuan nasional adalah mewujudkan tujuan bernegara Indonesia berdaulat berdikari dan berkepribadian,” tandasnya mengakhiri pemaparan materi Revolusi Mental. (sisco)

 




RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Kesehatan Nyeri Kronis di Area Pergelangan Tangan

Manado,GN – Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, menggelar Edukasi kesehatan tentang Nyeri Kronis di area Pergelangan tangan.

Kegiatan ini di laksanakan dalam rangka memperingati hari Nyeri sedunia. Kegiatan edukasi dilaksanakan diruang tunggu pasien poliklinik Bedah Jumat, (06/9/2024).

sebagai narasumber dr Sekplin Sekeon, SpN(K),MPH memaparkan bahwa berbagai kondisi yang menyebabkan nyeri kronis pada tangan dan pergelangan tangan serta penanganannya.

Menurut dr Sekplin, nyeri kronis di tangan dan pergelangan tangan adalah masalah umum yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup.

“Nyeri yang berkepanjangan dapat berdampak pada pekerjaan dan keseharian seseorang, termasuk kesulitan melakukan aktivitas sederhana seperti mengetik atau berpakaian,” ujar dr Sekplin.

Lanjut dr Seplin menjelaskan beberapa kondisi yang disoroti dalam penyuluhan ini antara lain Sindrom Terowongan Karpal, Jari Pelatuk, Sindrom De Quervain, dan radang sendi pada jari-jari tangan. Sindrom Terowongan Karpal, misalnya, terjadi ketika saraf median yang berjalan melalui terowongan karpal di pergelangan tangan tertekan, menyebabkan kesemutan dan mati rasa. Penanganannya meliputi pemberian obat pereda nyeri, injeksi, dan pembedahan jika diperlukan.

Selain itu dr Sekplin, yang juga adalah Kepala Instalasi Promkes dan Pemasaran RSUP Kandou, mengatakan mengenai pentingnya pencegahan dan gaya hidup sehat.

“Olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, dan ergonomi saat bekerja adalah beberapa cara yang dapat membantu mencegah terjadinya nyeri pada tangan dan pergelangan tangan,” jelasnya.

Dia menambahkan perawatan dini dan perubahan gaya hidup dapat mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut.

Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tangan dan pergelangan tangan, terutama bagi mereka yang sering menggunakan tangan dalam pekerjaan sehari-hari.

RSUP Prof dr RD Kandou Manado berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kesehatan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pemandu acara memberikan kesempatan kepada keluarga pasien untuk bertanya atau sharing terkait materi tentang Nyeri di Area Pergelangan Tangan sambil mengajak semuanya untuk terus berprilaku hidup bersih dan sehat.(*/sisco)




Dirut Ivonne Sambut Kunker Dewas BPJS Kesehatan Ke RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Pusat, melakukan kunjungan kerja ke RSUP Prof Dr RD Kandou Manado untuk melakukan diskusi dengan manajemen RSUP Kandou terkait dengan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi).

Tim Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dibawah pimpinan Siruaya Utamawan, SE, CACP (anggota dewas BPJS) bersama Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah X Octovianus Ramba, SSi, Apt AAAK dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado drg Betsy Magdalena Orlica Roeroe, AAAK melakukan Pertemuan dengan Manajemen RSUP Kandou Manado, diruang aula Gedung administrasi lantai 2, Rabu (04/09/2024).

Kehadiran Tim Dewan Pengawas BPJS Pusat, disambut baik oleh Direktur Utama Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty,MKes,FISQua, CHRA didampingi Dewan Direksi, sekaligus melakukan telusur kebeberapa ruangan.

Kunjungan ini dalam rangka pengawasan lapangan Pelayanan Penjaminan Penyakit Berbiaya Klaim Tinggi pada Program JKN.

Kegiatan yang dilakukan berupa metode diskusi dengan Manajemen RSUP Kandou yang selanjutnya akan digunakan sebagai laporan pengawasan dan bahan pemberian Saran, Nasihat dan pertimbangan (SNP) dalam perbaikan pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Dalam diskusi tersebut, Siruaya memfokuskan pada Potensial Devisit dari BPJS Kesehatan termasuk juga kendali mutu dan kendali biaya.

Sementara itu Dr Ivonne menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan karena sudah menjalin hubungan Kerjasama yang baik selama ini, serta menyampaikan bahwa utilisasi kedokteran nuklir di RSUP Kandou masih menunggu persetujuan BPJS sambil memohon agar kiranya dapat dipercepat terkait dengan utilisasi BPJS.

Usai diskusi Dewan Pengawas BPJS Kesehatan pusat oleh Siruaya menyerahkan Cendramata berupa Plakat kepada Dr Ivoone yang kemudian RSUP Kandou juga memberikan cendramata yang sama kepada Dewas BPJS Kesehatan Pusat.

Hal ini sebagai bentuk apresiasi atas kerjasama serta hubungan komunikasi yang sangat baik antara BPJS Kesehatan dan RSUP Kandou Manado. (*/sisco)