RSUP Kandou Manado Gelar Ibadah Perayaan Natal, Dirut Ajak Tebarkan Cinta Kasih, Kebersamaan dan Komitmen

Manado,GN – Keluarga besar civitas RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar ibadah perayaan Natal Yesus Kristus. Ibadah tersebut dilaksanakan Rabu (18/12/2024) di gereja lukas oikumene RSUP Kandou Manado.

Tema yang diusung dalam perayaan Natal kali ini yakni “Marilah Sekarang Kita Ke Betlehem” dan Sub Tema “Melayani Dengan Kasih”.

Ketua panitia, Dr Erwin Sondang Siagian,SSTP, MSi menyampaikan ucapan selamat datang kepada undangan yang hadir dalam ibadah dan dilanjutkan dengan Puji-pujian Natal menghiasi serta menambah semangat suasana ibadah Natal.

Ayat pembimbing terdapat dalam Yohanes 1:14 “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran,”.

Pdt Tedi Robert Kansil, MTh memimpin jalannya ibadah perayaan Natal dengan mengambil pembacaan Alkitab dalam Injil Lukas 2 : 8 – 20.

Pdt Tedy mengatakan pemahaman tentang kalimat marilah kita pergi ke Betlehem harus di pahami secara theologis dan bukan dengan traveling. “Kenapa harus ke Betlehem?,karena di betlehem ada penggenapan janji – janji Tuhan,” kata pdt Tedy.

Sementara itu, Plt Direktur Utama Drg Yuli Astuti Saripawan, MKes, mengatakan perayaan Natal menjadi momentum untuk saling adanya cinta kasih, kebersamaan dan komitmen.

” Semua ini untuk menjadikan suatu perubahan yang besar terkait pelayanan bagi masyarakat Sulawesi Utara di RSUP Kandou Manado,” ujarnya.

“Perayaan Natal  tahun  ini  menjadi  momentum  yang  sangat  khusus  bagi  umat  Kristiani  di  seluruh  dunia,  termasuk  di  Sulawesi  Utara dan RSUP Kandou.  Natal  bukan  hanya  perayaan  kelahiran  Yesus  Kristus,  tetapi  juga  merupakan  waktu  yang  tepat  untuk  menebarkan  cinta  kasih  dan  berbagi  dengan  sesama,” tambahnya.

Menurut Saripawan harus ada cinta kasih sayang serta komitmen untuk melakukan suatu perubahan yang besar bagi rumah sakit Kandou.

“Melalui damai Natal mari kita melayani pasien kita yang ada di rumah sakit Kandou dengan penuh kasih sayang,” ucapnya.

Dirut mengajak seluruh karyawan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara.

“Mari kita wujudkan nilai-nilai Natal ini dalam bentuk pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya.

Turut hadir Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang (PMKP) dr, Jehezkiel Panjaitan,SH.MARS, Plt Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian, Ns Suwandi Luneto,S.Kep, M.Kes, para Manager dan Asisten Manager serta undangan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan diakonia dan diakhiri dengan ramah tamah. (sisco)




dr Sekplin Sekeon Sp.N(K)MPH Berhasil Dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di FKM UI

Jakarta,GN – RSUP Prof. dr. R. D. Kandou kembali menghadirkan terobosan dalam bidang SDM kesehatan dimana salah seorang tenaga spesialis di RSUP Kandou, yakni dr. Sekplin Sekeon, Sp.N(K), MPH berhasil melalui sidang terbuka promosi doktor Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia (FKM UI).

Sidang ini berlangsung di Jakarta Selasa, 17 Desember 2024 di Ruang Promosi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dengan promovendus Sekplin A. S. Sekeon yang mempresentasikan disertasinya berjudul “Uji Diagnostik Sistem Skoring ‘SASMITA’ untuk Nyeri Sentral Pascastroke dan Penggunaannya di Rumah Sakit dan Puskesmas”.

Sidang dipimpin oleh Prof. drg. Nurhayati A. Prihartono, MPH, MSc, ScD, dengan Dewan Penguji yang terdiri dari para akademisi dan praktisi ternama, yaitu Promotor, Prof. dr. Asri C. Adisasmita, MPhil, MPH, PhD
Ko-Promotor I, Prof. dr. Mondastri Korib Sudaryo, MS, DSc Ko-Promotor II, Dr. dr. Aida R. Tantri, Sp.An-KAR
Ketua Penguji Dr. dr. Tiara Aninditha, Sp.S(K) Anggota Penguji dr. Syahrizal Syarif, MPH, PhD, Prof. Dr. dr. Dessy R. Emril, Sp.S(K), CIPS, dr. Soewarta Kosen, MPH, DrPH.

Dalam paparannya, Sekplin menjelaskan pentingnya sistem skoring SASMITA yang ia kembangkan sebagai solusi bagi fasilitas kesehatan, khususnya di daerah dengan sumber daya terbatas. Sistem ini memungkinkan deteksi dini nyeri sentral pascastroke secara sederhana, tanpa memerlukan teknologi mahal.
Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem skoring SASMITA tidak hanya mudah digunakan tetapi juga memberikan hasil yang cukup akurat untuk membantu dokter, baik di rumah sakit besar maupun puskesmas. Penelitian juga menyoroti bahwa pasien stroke yang mengalami nyeri sentral memiliki gambaran kualitas hidup yang lebih rendah, dengan keluhan utama pada aspek energi dan aktivitas fisik.
Para penguji memberikan apresiasi atas kontribusi penelitian ini terhadap pengembangan layanan kesehatan di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju penerapan sistem diagnostik nyeri sentral yang lebih terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat luas, terutama di daerah terpencil.

Sidang promosi doktor ini sekaligus membuktikan komitmen RSUP Kandou dalam menghadirkan solusi inovatif yang berdampak besar pada perbaikan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. Sistem skoring SASMITA diharapkan dapat diterapkan secara luas, mendukung deteksi dini komplikasi nyeri pascastroke, dan meningkatkan kualitas hidup pasien. (*/sisco)




Hearing Dengan DPRD Sulut, Berikut Penjelasan RSUP. kandou Manado Terkait Sistem Pemberian Remunerasi

Manado,GN — DPRD Sulawesi Utara (Sulut) melalui Komisi IV membidangi Kesejahteraan Rakyat, bersama RSUP Prof Dr R D Kandou Manado menggelar Hearing, Senin (16/12/2024) di ruangan komisi IV DPRD Sulut.

Hearing tersebut dipimpin Ketua DPRD Sulut, dr Fransiscus Andi Silangen SpB KBD, serta Ketua Komisi IV, Dra Vonny Jane Paat, dan dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD, Stella Runtuwene, yang juga berperan sebagai Koordinator Komisi IV, serta anggota lainnya, termasuk Sekretaris Komisi IV, Cindy Wurangian.

 

Sementara RSUP Kandou Manado hadir empat direktur, antara lain Direktur Layanan Operasional, dr Wega Sukanto SpBTKV, Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan, dr Jehezkiel Panjaitan SH MARS, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM), Pendidikan, dan Penelitian, Ns Suwandi Luneto SKep MKes, serta Direktur Perencanaan dan Keuangan, Dr Erwin Sondang Siagian SSTP MSi.

Undangan hearing tersebut atas keluhan masyarakat terkait sistem pemberian remunerasi di RSUP Kandou Manado yang diduga terlambat, tidak sesuai dengan aturan, dan kurang transparan dalam pengelolaannya.

DPRD Sulut menaruh perhatian khusus atas keluhan masyarakat tersebut. DPRD Sulut melalui komisi IV meminta klarifikasi dari pihak rumah sakit mengenai mekanisme dan regulasi terkait remunerasi.

Terkait hal itu, Direktur SDM, Ns Suwandi Luneto pun angkat bicara. Luneto menjelaskan pengelolaan remunerasi di rumah sakit ini melibatkan tiga direktorat.

Dia menegaskan remunerasi diatur sesuai dengan regulasi terbaru, seperti Keputusan Menteri Keuangan Nomor 335 Tahun 2024 dan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/1580/2024, serta Petunjuk Teknis Remunerasi yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan.

“Remunerasi terdiri dari gaji dan insentif, dan untuk pembayaran dokter serta tenaga kesehatan (nakes) mengikuti sistem ‘fee for service’, yang artinya dibayar berdasarkan kinerja mereka,” kata Luneto.

Proses pembayaran lanjut Luneto mengatakan dilakukan melalui sistem yang mengintegrasikan data dari BPJS Kesehatan atau berpedoman pada Berita Acara Hasil Verifikasi (BAHV) dari pihak BPJS.

Dia juga menekankan bahwa rumah sakit selalu berupaya untuk memastikan bahwa pembayaran remunerasi dilakukan sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku.

Untuk klaim ke BPJS, jelas Luneto, biasanya dilakukan pada tanggal 1-5 awal bulan dan klaim menunggu 20 hari kerja, baru setelahnya dikirimkan BAHV oleh BPJS.

“Jadi maksimal tanggal 25 baru bisa dilihat berapa yang layak bayar dan berapa tidak layak bayar. Pastinya untuk dokter tidak ada pemotongan karena fee for service,” jelasnya.

Sedangkan yang belum terbayar, itu karena masuk kategori pending atau dispute untuk klaim BPJS-nya dan telah diproses dalam sistem.

Di tempat yang sama, Direktur Keuangan Erwin Sondang Siagian menjelaskan dalam sistem klaim BPJS, terdapat empat kategori dalam BAHV, yakni “Layak”, “Tidak Layak”, “Pending”, dan “Dispute”.

Klaim yang dinyatakan “Layak” langsung diproses untuk pembayaran, sementara yang masuk kategori “Tidak Layak” tidak diproses lebih lanjut.

Untuk yang “Pending” atau “Dispute”, pembayaran baru akan dilakukan setelah dana diterima.

“Proses ini berlaku untuk klaim bulan September yang dibayarkan pada bulan Oktober, dan klaim bulan Oktober yang dibayarkan pada bulan November,” ujar Siagian.

Direktur Layanan Operasional, dr Wega Sukanto, juga menambahkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan sistem agar proses penghitungan remunerasi lebih transparan dan dapat diakses oleh semua pihak terkait.

“Kami tidak memotong hak dokter, tetapi terkadang terjadi penundaan. Setelah pembayaran dari BPJS masuk, kami akan segera menyalurkan remunerasi tersebut,” terangnya.

Hingga saat ini, RSUP Prof Dr RD Kandou  Manado tetap komitmen untuk terus memperbaiki sistem pemberian remunerasi lebih transparan sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

Pada kesempatan itu, DPRD Sulut melalui komisi IV akan mengagendakan kembali hearing dengan menghadirkan Direktur Utama RSUP Kandou Manado dan juga pihak BPJS.

Selain itu, DPRD Sulut juga memberikan apresiasi dan terimakasih kepada RSUP Kandou Manado melalui empat Direksi yang telah hadir memenuhi undangan DPRD Sulut untuk meminta penjelasan terkait keluhan masyarakat. (sisco)




Keluarga Besar Yayasan Estela RSUP Kandou Manado, Gelar Ibadah Pra Natal

Manado,GN- Keluarga  besar  yayasan Estela  RSUP Prof Dr RD Kandou Manado  menggelar  Ibadah  Pra  Natal Yesus Kristus, Kamis (05/12/2024) di Gereja Lukas Oikumene.

Pdt Audy Sumenge, STh memimpin ibadah tersebut. Sebelum hamba Tuhan menyampaikan Firman, Pasien Estela dan orang tua membawakan puji – pujian.

Turut hadir dalam ibadah pra Natal, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs, Steven Kandou, Camat Malalayang Yusuf Daut Kopitoy, SH,MH.

Wakil Gubernur Sulut dalam penyampaian pesan Natal mengajak  semua  yang  hadir  untuk  menyambut  Natal  dengan  penuh  keyakinan  akan  damai,  sukacita, dan  penuh harapan.

“Di momentum Natal ini,  damai sejahtera, sukacita, dan harapan menjadi  sesuatu yang  penting  bagi  kita  semua,  terlepas  dari  latar  belakang  dan  agama  kita, karena  dimana  ada  niat,  disitu  ada  jalan,  dalam  semua  aspek  kehidupan,  termasuk  kesehatan,” ujarnya.

Dia mengingatkan Natal  merupakan  perayaan  kelahiran  Sang Juru  Selamat  yang  menghantarkan  cahaya ke dunia.  “Karena  dimana  ada  tantangan,  pasti  ada  jawaban, mari  kita  songsong  perayaan  Natal  ini  dengan  penuh  keyakinan  akan  damai,  sukacita,  dan  harapan,” ucapnya.

Sementara, Plt Dirut Drg Yuli Astuti Saripawan, MKes, melalui Plh Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, dr Wega Sukanto,SpB,TKV (K) menyampaikan rasa syukur karena dapat merayakan Natal bersama keluarga besar estela.

“Saya  bersyukur  dapat  berkumpul  bersama-sama  dengan  keluarga  besar  Estela  RSUP  Kandou  dalam  ibadah  perayaan  Natal  Yesus  Kristus  ini,” terangnya.

“Momen  ini  merupakan  kesempatan  bagi  kita  untuk  berbagi  kasih  dan  menguatkan  semangat  kebersamaan,” sambungnya.

Dokter Wega menyampaikan terima  kasih  atas  dukungan  yang  diberikan  oleh  berbagai  komponen  terhadap  RSUP  Kandou,  terutama  dalam  menjalankan  tugas  dan  fungsi  rumah  sakit  dalam  memberikan pelayanan Estela.

Hadir juga Ketua Dharma Wanita RSUP Kandou, drg Elisa Mafilinda, para Manajer dan Asisten Manajer serta tokoh agama. (sisco)




Jika Manado Tuan Rumah Natal Nasional, RSUP Kandou Siapkan Layanan Kesehatan Terbaik

Sulut, GN – Dalam rangka menyambut Natal Nasional tahun 2024 yang rencananya di laksanakan di Kota Manado, maka Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou akan menyiapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sulawesi Utara maupun dari luar Sulawesi Utara.

Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,SH,MARS (foto: Gemparnews)

Hal itu di sampaikan oleh Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan dr Jeheskiel Panjaitan,SH,MARS kepada sejumlah media saat di wawancarai Rabu (4/12/2024) di kantor RSUP Kandou Manado.

Menurut Panjaitan, semua tim kesehatan akan di siapkan sebab, mengingat perayaan Natal Nasional biasanya akan dihadrii langsung Presiden RI.

” Karena Natal Nasional biasanya dihadiri langsung Presiden RI, maka RSUP Kandou sebagai rumah sakit rujukan tentunya harus menyiapkan tim kesehatan mengantisipasi lonjakan pesien,” ujarnya.

Sementara, untuk persiapan peralatan kesehatan Panjaitan menjelaskan semua peralatan kesehatan di RSUP Kandou telah disiapkan. ” Peralatan kesehatan kita disini, pastinya sudah siap dan jika nantinya ada pelayanan kesehatan yang sifatnya urgen kami akan layani dengan pelayanan yang baik,” tandas dokter Panja sapaan akrab Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan ini. (sisco)




Jelang Libur Nataru, Panjaitan: Pelayanan Kesehatan di RSUP Kandou Manado Tetap Jalan

Manado,GN – Menjelang libur panjang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), pelayanan kesehatan di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado akan berjalan seperti biasa.

Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,SH,MARS (foto: Gemparnews)

Ini ditegaskan oleh Direktur Medik,Penunjang dan Keperawatan RSUP Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,SH,MARS kepada media Gemparnews.com ketika di wawancarai, Rabu (4/12/2024) di gedung administrasi lantai 2.

Dokter Panja sapaan akrabnya Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan RSUP Kandou Manado menjelaskan semua tim sudah di siapkan untuk mengantisipasi liburan panjang bulan Desember ini.

” RSUP Kandou sudah menyiapkan tim pelayanan kesehatan termasuk dokter,perawat, tenaga administrasi dan juga persiapan obat dan peralatan lainnya,” jelasnya.

Selain itu, Panjaitan juga menjelaskan saat ini menghadapi musim penghujan, nantinya banyak pasien termasuk pasien demam berdarah dan ispa datang ke rumah sakit. Untuk itu kata dokter panja, untuk mengantisipasi lonjakan pasien, pihaknya juga telah menyiapkan petugas kesehatan.

” Untuk mengantisipasi, kami telah menyiapkan tenaga atau petugas kesehatan di sini, sehingga pelayanan tetap berjalan, tidak ada yang tidak jalan,” tegasnya. (sisco)




Kegiatan Orientasi, Ns Abram Babakal,S.Kep Sampaikan Materi Disiplin Pegawai Kepada Mahasiswa

Manado,GN- Memasuki hari kedua kegiatan orientasi, panitia menghadirkan nara sumber yakni Manajer Tim Kerja Organisasi dan SDM,Ns Abram Babakal,S.Kep untuk menyampaikan materi tentang Disiplin Pegawai di RSUP Kandou Manado.

Penyampaian materi ini untuk memberikan pemahaman dan bekal kepada mahasiswa sebelum mereka turun melakukan praktek lapangan di RSUP Kandou Manado.

Ns Abram Babakal,S.Kep Saat Memberikan Materi Disiplin Pegawai Kepada Mahasiswa (foto : Gemparnews)

Ns Abram menjelaskan Pemberian materi ini kepada para mahasiwa yang ikut orientasi, agar supaya mereka yang akan turun praktek dapat mengetahui tentang disiplin dalam menjalankan tugas serta pekerjaan di lingkungan RSUP Kandou.

” Untuk membekali kepada adik – adik mahasiswa tentang disiplin kepegawaian di rumah sakit kandou. Dan ketika akan turun praktek, mereka sudah mengetahui dan dapat bertugas dengan di siplin,” ujar Ns Abram usai memaparkan materi kepada mahasiswa program studi profesi ners Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado, Rabu (4/12/2024).

Sementara itu, Ketua Panitia Ns Christian Maramis Komaling,S.Kep saat di wawancarai awak media ini menjelaskan jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan orientasi sebanyak 49 peserta.

Lanjut, Ns Christian mengatakan kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari ( 3 – 7 Desember 2024) di RSUP Kandou Manado.

“Sekali lagi tujuannya untuk memberi bekal dalam kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan BHD, PMKP, PPI dan K3RS bagi Mahasiswa Program studi (Prodi) Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado,” tandasnya. (sisco)




Buka Kegiatan Orientasi, Luneto Tegaskan di RSUP Kandou Manado Zero Bullying

Manado,GN – Plt Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Drg Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, melalui Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep, M.Kes membuka Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan BHD, PMKP, PPI dan K3RS bagi Mahasiswa Program studi (Prodi) Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado, Selasa (3/12/2024).

Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,M.Kes Membuka Kegiatan Orientasi (foto: Gemparnews)

Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung administrasi lantai 2 RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Ns.Hj Zainar Kasim, S.Kep,M.Kes, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan I Made Rantiasa,S.Kep,M.Kes, Ketua Program Studi Ners Ns Rahmat Hidayat Djalil, S.Kep,M.Kes, Plt Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan RSUP Kandou Manado dr Judi Flora Sengkey,M.Kes serta staf Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado.

Pantauan media ini, Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan menyematkan tanda peserta kepada Mahasiswa secara simbolis sebagai tanda dimulainya kegiatan orientasi.

Usai membuka kegiatan orientasi, kepada media Gemparnews.com Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan mengatakan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado adalah rumah sakit pendidikan.

Penyematan Tanda Peserta Secara Simbolis Kepada Mahasiswa Oleh Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,M.Kep (foto: Gemparnews)

Ketika semua yang masuk disini kata Luneto, ada beberapa tahap yang harus dilewati. Salah satu yang akan di lewati adalah orientasi terhadap semua SOP.

“Dengan demikian ketika bertugas nanti untuk melakukan setiap tugas – tugas, sembari mengingatkan kepada dosen atau mahasiswa bahwa di rumah sakit kandou ini, zero bullying,” jelas Luneto.

Dia terus mengingatkan agar jangan sampai terjadi bullying di RSUP Kandou. “Saya ingatkan jangan sampai terjadi bullying di rumah sakit kandou,” tegas Luneto. (sisco)

 




Tim OBRA Sambangi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado

Manado,GN- Outbreak Response Assessment (OBRA) atau Penilaian Respons KLB dilaksanakan di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Senin (02/12/2024).

Kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan surveilans dan tatalaksana kasus AFP. OBRA dilakukan oleh tim pakar independen internasional yang merupakan mitra Global Polio Eradication Initiative (GPEI).

Pertemuan yang dilaksanakan di ruang webinar RS Kandou, dihadiri oleh Direktur Medik dan Keperawatan dr Jehezkiel Panjaitan, SH,MARS, didampingi pejabat terkait lainnya dan juga Dokter serta perawat.

Tim OBRA yang terdiri dari WHO, Kemenkes, UNICEF, dinkes provinsi, dan UNDP untuk membahas dan merencanakan tindak lanjut temuan dan rekomendasi OBRA.

Direktur Medik dan Keperawatan menyambut baik kehadiran Tim OBRA. “Kegiatan Outbreak Response Assessment dilakukan untuk mengevaluasi apakah pelaksanaan surveilans dan tatalaksana kasus AFP telah dilaksanakan dengan baik di Rumah Sakit,” kata Panjaitan.

Tahun 2024 secara Nasional OBRA dilakukan di 6 provinsi terpilih yaitu Maluku Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah dan Papua Barat termasuk Sulawesi Utara.

Diketahui OBRA mencakup banyak aspek, mulai dari Respon KLB yaitu Perencanaan dan Koordinasi, Kualitas dan Surveilans AFP, Kualitas Pelaksanaan PIN, Performa Rutin Imunisasi, Komunikasi dan Sosial Mobilisasi dan Manajemen vaksin.
Diharapkan Sulawesi Utara dapat berhasil dalam respon KLB Polio, dan semakin meningkatnya koordinasi, kerjasama lintas sektor dalam pengendalian penyakit dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi.(*/sisco)




RSUP Kandou Junjung Tinggi Kemerdekaan Pers Beretika, Urendeng : Kami Terbuka Semua Pihak Dalam Upaya Konfirmasi Terkait Layanan Kesehatan

Manado,GN- Manajer Tim Kerja Hukum dan Humas RSUP Prof Kandou Ruslianto Urendeng, SH menegaskan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou Manado menjunjung tinggi kemerdekaan pers yang beretika sebagai bagian penting pilar demokrasi di Tanah Air.

Urendeng mengatakan, Dewan Direksi RSUP Kandou juga membutuhkan peran pers untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit vertikal milik Kementerian Kesehatan RI ini.

Dia menegaskan, aspek etika pers agar kiranya dapat dijunjung tinggi oleh rekan-rekan media berkaitan dengan pemberlakukan Undang-Undang Kesehatan didalamnya menyangkut privasi pasien.

“RSUP Prof Kandou tentunya terbuka terhadap semua pihak dalam kaitan upaya konfirmasi terhadap layanan kesehatan yang diberlakukan,” kata Urendeng.

Urendeng menjelaskan RSUP Prof Kandou Manado pastinya mendukung langkah-langkah jurnalistik berkualitas tanpa hoax dan fitnah.

Lanjut Urendeng mengatakan bahwa tim Kerja Hukum dan Humas memiliki layanan pengaduan menyangkut berbagai elemen di RSUP Prof Kandou Manado.

“Layanan aduan kami buka setiap hari kerja mulai Senin hingga Jumat,, kami tetap mwlayani setiap aduan masyarakat,” pungkasnya. (sisco)