Di Apresiasi Komisi IX, Dirut Yuli A Saripawan Komitmen Tingkatkan Pelayanan di RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Plt Direktur Utama ( Dirut) drg Yuli Astuti Saripawan,MKes menjelaskan terkait kunjungan kerja ketua komisi IX DPR RI Felly E Runtuwene di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Selasa (3/6/2025).

Plt Direktur Utama RSUP Kandou Manado drg Yuli A Saripawan,MKes Ketika di Wawancarai Sejumlah Media (foto : Gemparnews)

“Kunjungan komisi IX DPR RI dalam rangka memantau situasi pelayanan di RSUP Kandou Manado,” kata Dirut Saripawan saat di wawancarai sejumlah media.

Dirut mengatakan ketua komisi IX dulunya pernah meninjau rumah sakit kandou dan hari ini memantau kembali pelayanan dirumah sakit kandou dengan memberikan apresiasi atas peningkatan pelayanan.

“Dulu beliau pernah datang dan kami sudah melakukan perbaikan – perbaikan dan sudah puas hasilnya. Tetapi ada beberapa catatan yang menjadi PR selanjutnya. Jadi istilahnya menjadi suatu proses peningkatan pelayanan di rumah sakit,” kata Dirut.

Selain itu, kata Dirut ada juga beberapa catatan – catatan dan pihaknya akan komitmen melakukan peningkatan dan perbaikan pelayanan di RSUP Kandou. Dari segi pelayanan di poli apotik, radiologi dan UGD, ketua komisi IX menilai dan mengapresiasi atas perubahan – perubahan dan peningkatan yang besar.

“Bagi kami catatan – catatan tersebut menjadi suatu masukan yang positif untuk perbaikan – perbaikan ke depan untuk lebih baik lagi,” tandas Dirut Saripawan. (sisco)

 




Tinjau Pelayanan di RSUP Kandou, Felly Runtuwene Apresiasi Gerak Cepat Dirut Yuli Astuti Saripawan

Manado,GN – Ketua Komisi IX DPR RI Felly E Runtuwene melakukan kunjungan kerja di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Selasa (3/6/2025).

Ketua Komisi IX DPR RI Felly E Runtuwene di dampingi Plt Direktur RSUP Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,MKes dan Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukanto,SpB-TKV(K) serta Dewan Pengawas (foto: Gemparnews)

Kunjungan Ketua Komisi IX DPR RI di sambut Plt Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan, MKes di dampingi Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukanto,SpB-TKV(K) bersama Dewan Pengawas.

Kepada sejumlah media, Ketua Komisi IX mengapresiasi gerak cepat Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado bersama jajarannya dalam memajukan pelayanan di rumah sakit . “Hari ini kami dari komisi IX melihat RSUP Kandou mulai dari kelas rawat inap standartnya kemudian kami juga melihat pelayanan di apotik, juga pemeriksaan radiologi, juga IGD dan terakhir kami mengecek ruangan – ruangan. Kami melihat banyak sekali terjadi perubahan di rumah sakit ini. Saya harus berterimakasih kepada direktur RSUP Kandou Ibu Yuli Astuti Saripawan,” kata Runtuwene.

Peninjauan di RSUP Kandou Manado (foto : Gemparnews)

Runtuwene mengakui bahwa untuk merubah segala sesuatu tidak semudah apa yang dikerjakan. “Kita pahami bersama untuk merubah segala sesuatu tidak semudah kita membalikan telapak tangan,” ujarnya.

Runtuwene berharap ke depannya pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap RSUP Kandou Manado.

“Kita berharap kedepan, ini harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat karena rumah sakit ini merupakan rumah sakit pemerintah,” tandasnya. (sisco)




Plt Dirut RSUP Kandou Terima Kunjungan Komisi IX DPR RI

Manado,GN – Plt Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan, MKes menerima kunjungan Ketua Komisi IX DPR RI Felly E Runtuwene, Selasa (3/6/2025) pagi tadi.

Turut hadir Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou Manado dr Wega Sukanto, dewan pengawas, Manager dan Asisten Manager mendampingi kunjungan ketua komis IX.

Pantauan media Gemparnews.com, Ketua komisi IX DPR RI awalnya di ajak untuk memantau ruangan di irina C dan irina B. Selanjutnya memantau ruangan poli serta meninjau ruangan UGD RSUP Kandou Manado.

Ketua komisi IX dan Plt Dirut RSUP Kandou terlihat melakukan komunikasi dengan pasien bahkan juga keluarga pasien di rumah sakit.

Hingga berita ini dinaikan, Plt Dirut RSUP Kandou bersama ketua komisi IX masih melakukan peninjauan di ruangan IGD RSUP Kandou Manado. (sisco)




Plt Dirut drg Yuli Astuti Saripawan,M.Kes Bangun Komunikasi Dengan Kepala Instalasi dan Ruangan

Manado,GN – Plt Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan, M.Kes Selasa, (3/6/2025) melakukan tatap muka bersama kepala instalasi dan kepala ruangan di lantai satu.

Dirut drg Yuli Astuti Saripawan, MKes melakukan pertemuan tatap muka bersama kepala instalasi dan kepala ruangan RSUP Kandou Manado (foto : Gemparnews)

Usai melakukan tatap muka, kepada sejumlah media plt Dirut mengatakan bahwa untuk membangun visi dan komitmen dalam memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat.

“Hari ini saya mengajak teman – teman kepala instalasi dan kepala ruangan untuk membangun visi dan komitmen yang sama guna mencapai visi rumah sakit kandou Manado yang salah satunya memberikan pelayanan yang terbaik,” kata Dirut Saripawan.

Lanjut kata Dirut Saripawan, komunikasi yang dibangun bersama tujuannya untuk mencapai visi rumah sakit lebih mudah. “Kita membangun komunikasi ini kepada teman – teman kepala ruangan dan kepala instalasi untuk mencapai tujuannya lebih mudah,” ujarnya.

Plt Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,MKes (foto: Gemparnews)

Selain itu, Dirut Saripawan mengatakan bahwa komunikasi efektif antara pelaksana di lapangan dan management sangat penting.

” Bagaimana komunikasi efektif antara pelaksana di lapangan dan management. Mengetahui permasalahan – permasalahannya sehingga management bisa membantu menyelesaikan,” terang Dirut.

Dirut Saripawan mendorong agar kepala – kepala instalasi dan ruangan untuk semangat dalam menjalankan pelayanan dengan baik kepada masyarakat sehingga rumah sakit kandou lebih maju.

“Kalau saya lihat tadi sangat menyenangkan dari teman – teman. Punya semangat yang sama sehingga rumah sakit kandou manado menjadi lebih baik lagi,” tukasnya. (sisco)




Selama Tiga Bulan,107 CPNS Kemenkes Lingkup RSUP Kandou Manado Ikut Orientasi

Manado,GN- Plt Direktur SDM,Penelitian dan Pendidikan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep, M.Kes mengatakan sebanyak 107 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup RSUP Prof Dr RD Kandou Manado akan mengikuti kegiatan orientasi.

Mereka akan mengikuti orientasi di lingkup RSUP Kandou selama tiga bulan ke depan. Orientasi ini akan di mulai Senin 2 Juni 2025.

” Sesuai arahan Kemenkes secara resmi 2 Juni, semua mulai masuk orientasi tentang SPO dan pelatihan – pelatihan dasar yang harus di ikuti bagi seorang pegawai yang masuk di rumah sakit,” kata Luneto kepada media gemparnews.com, Senin (26/5/2025).

Lanjut Luneto menjelaskan, selain dokter spesialis, mereka akan melakukan ikut orientasi ke semua bagian – bagian satu per satu selama satu minggu sampai dua minggu.

” Sesudah itu mereka akan melakukan kredensial sehubungan dengan tugas pokok sebagai profesi untuk mendapatkan rincian kewenangan clinis. Jadi kurang lebih tiga bulan mereka akan melakukan orientasi,” jelas Luneto.

Luneto menegaskan usai mengikuti orientasi, akan dilakukan penempatan kepada semua CPNS sesuai levelnya.

“Sesudah orientasi akan dilakukan penempatan di lingkup RSUP Kandou sesuai dengan level kopetensi,” tandasnya. (sisco)




Harapkan Program ke Depan Tetap Berjalan, Dirut Saripawan: Kami Butuh Pendampingan

Manado,GN – Sempat terjadi kevakuman waktu lalu, kini mendapat restu dari Kemenkes RI terkait pelaksanaan kembali Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Unsrat Manado di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Plt Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,MKes Ketika di Wawancarai Media (foto : Gemparnews)

Hal ini terjawab ketika Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI hadir langsung menyampaikan pembukaan pelaksanaan kembali PPDS Ilmu Penyakit Dalam di RSUP Kandou Manado saat acara tatap muka di auditorium lantai dua, Rabu (28/5/2025).

Saat Press Conference bersama awak media, Plt Direktur Utama (Dirut) drg Yuli Astuti Saripawan,MKes menyampaikan terimakasih atas kehadiran Dirjen kesehatan lanjutan bersama instansi terkait lainnya.

Plt Dirut mengatakan sebagai pelaksana dalam program ini dalam.hal ini pihaknya masih membutuhkan pendampingan. “Supaya apa yang kita harapkan ke depannya agar berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan dr. Azhar Jaya, SH, SKM,MARS mengatakan RSUP Kandou dan Unsrat Manado telah melakukan langkah – langkah perbaikan dalam rangka pencegahan bullying sehingga sistem residensi di rumah sakit kandou bisa dimulai kembali.

“Denga demikian ppds – ppds dalam.hal ini residen yang sempat mengalami kesulitan tempat praktek, bisa mulai lagi melakukan aktivitas untuk menuntut ilmu sehingga mereka bisa menjadi spesialis seperti yang kita harapkan,” tandas dr Ashar Jaya. (sisco)




Kerja Keras RSUP Kandou Pelaksanaan PPDS Interna Akhirnya di Buka Kembali

Manado,GN – Langkah maju dan kerja keras RSUP Prof Dr RD Kandou Manado berkolaborasi dengan Unsrat Fakultas Kedokteran akhirnya membuahkan hasil maksimal.

Dimana sebelumnya pelaksanaan PPDS ilmu penyakit dalam fakultas kedokteran Unsrat Manado sejak oktober 2024 lalu terjadi kevakuman dan hari ini Rabu 28 Mei 2025 di buka kembali.

Dirjen kesehatan Lanjutan dr Azhar Jaya, SH, SKM,MARS di dampingi Plt Dirut RSUP Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan, MKes Saat Melakukan Press Conference ( foto : Gemparnews)

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI dr Azhar Jaya, SH, SKM,MARS di dampingi Plt Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan, MKes mengatakan RSUP Kandou dan Unsrat Manado telah melakukan langkah – langkah perbaikan dalam rangka pencegahan bulying sehingga sistem residensi di rumah sakit kandou bisa dimulai kembali.

“Dengan demikian ppds – ppds dalam hal ini residen yang sempat mengalami kesulitan tempat praktek, bisa mulai lagi melakukan aktivitas untuk menuntut ilmu sehingga mereka bisa menjadi spesialis seperti yang kita harapkan,” kata dr Azhar Jaya kepada sejumlah media.

Dirjen menjelaskan kerjasama ini merupakan suatu langkah awal untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik di Indonesia kedepannya untuk menghapuskan bulying.

” Sistem pendidikan sudah baik dan akan lebih baik lagi dengan tidak adanya bulying ini,” tegasnya.

Lebih jauh Dirjen mengatakan pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara bersama – sama, dekan fakultas kedokteran Unsrat dengan Direktur Utama RSUP kandou Manado.

” Namun kami di pusat akan memantau melalui sistem informasi bulying. Kalau masih ada laporan masuk dan masih tinggi maka kami akan melakukan warning untuk melakukan investigasi,” tandasnya.

Turut hadir Direktur Kemendikti, Rektor Unsrat Manado dan Dekan Fakultas Kedokteran serta direksi RSUP Kandou Manado. (sisco)




Tempuh Sejauh 1,6 KM, RSUP Kandou Manado Lakukan Pengujian Track Pertama Kebugaran Jasmani Pegawai

Manado,GN – Menindaklanjuti surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait program kesehatan pegawai dan perpanjangan jadwal pengukuran kebugaran periode II April 2025, maka Civitas Hospitalia Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menggelar pengukuran kebugaran jasmani bagi pegawai, Jumat (23/05/2025) di halaman kantor pusat RSUP Kandou Manado.

Kegiatan Pengujian Kebugaran Jasmani RSUP Kandou (foto : Gemparnews)

Aplikasi Sitker Kementerian yang di gunakan dalam pengukuran kebugaran ini bagi semua pegawai RSUP Kandou Manado.

Hal itu dikatakan Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan, Ns Suwandi Luneto, S.Kep, M.Kes, di sela sela pengujian jalan sehat. “Hari ini kita melakukan pengujian track yang pertama sejauh 1,6 kilo meter dengan waktu dan ketepatan tertentu, ” kata Luneto.

“Pengukuran kebugaran meliputi empat item utama, yaitu tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan Indeks Massa Tubuh (IMT), serta tes Rockport,” sambung Luneto.

Luneto mengatakan kesehatan bukan gaya- gayaan akan tetapi sehat itu merupakan suatu kebutuhan, terutama saat melayani pasien. “Kita harus benar- benar bugar sesuai dengan regulasi Kementerian Kesehatan,” terangnya.

Pegawai Yang Ikut Kegiatan Pengukuran Kebugaran Jasmani (foto : Gemparnews)

Bagi pegawai yang telah dipanggil namun menolak untuk mengikuti pengukuran kebugaran jasmani, Luneto menegaskan akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

“Ada sanksi yang akan di kenakan kepada pegawai yang di panggil dan menolak mengikuti pengukuran. Namun bagi pegawai yang sedang berstatus tugas belajar atau telah pindah tugas ke instansi lain dibebaskan dari kewajiban ini,” tegas Luneto. (sisco)




Progres Pembangunan Gedung Layanan Kanker Terpadu RSUP Kandou Hingga Hari Ini 9,64 Persen

Sulut,GN- Pelaksanaan pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu RSUP Kandou Manado terus di genjot.

Progres pembangunan gedung 12 lantai ini yang di kerjakan oleh PT Hutama Karya (HK) hingga saat ini baru mencapai 9.64 persen sejak peletakan batu pertama atau ground breaking akhir Januari 2025 lalu.

Proyek Pembangunan Gedung Layanan Kanker RSUP Kandou Manado (foto: Gemparnews)

Hal ini di sampaikan pimpinan perusahaan yang di wakili oleh Ginanjar Wahid selaku Site Operation Manager PT Hutama Karya.

” Sampai saat ini progres pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu sekira 9,64 persen. Ini baru pengecoran lantai dasarnya,” jelas Ginanjar, Kamis (22/5/2025).

Ginanjar menyebutkan pihaknya akan menyelesaikan pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu ini sesuai dengan kontrak pekerjaan hingga Mei 2026 mendatang.

” Proyek pembangunan gedung ini akan selesai dikerjakan pada 2026 mendatang,” jelas Ginanjar.

Ginanjar yang di dampingi Vebriansyah selaku Cost Control dan Steven Tawil Humas PT Hutama Karya kepada media Gemparnews.com saat ditemui di ruangan kerja juga menjelaskan terkait berkoordinasi secara kontinyu dengan management RSUP Kandou Manado.

” Untuk selanjutnya guna meminimalisir kemacetan di area rumah sakit, kami akan melakukan koordinasi dengan semua pihak agar perlu adanya rekayasa lalulintas. Ini tentu menghindari kemacetan ketika kami akan melakukan pengerjaan proyek pembangunan selanjutnya,” kata Ginanjar. (sisco)




PT HK Genjot Pembangunan Gedung Layanan Kanker Terpadu RSUP Kandou Manado

Sulut, GN- Pelaksanaan pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu RSUP Kandou Manado terus di genjot. Progres pembangunan gedung 12 lantai ini yang di kerjakan oleh PT Hutama Karya (HK) hingga saat ini baru mencapai 9.64 persen sejak peletakan batu pertama atau ground breaking akhir Januari 2025 lalu.

Proyek Pembangunan Gedung Layanan Kanker RSUP Kandou Manado (foto: Gemparnews)

Hal ini di sampaikan pimpinan perusahaan yang di wakili oleh Ginanjar Wahid selaku Site Operation Manager PT Hutama Karya di dampingi Vebriansyah selaku Cost Control dan Steven Tawil Humas PT Hutama Karya kepada media Gemparnews.com saat ditemui di ruangan kerja.

” Sampai saat ini progres pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu sekira 9,64 persen. Ini baru pengecoran lantai dasarnya,” jelas Ginanjar, Kamis (22/5/2025).

Ginanjar menyebutkan pihaknya akan menyelesaikan pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu ini sesuai dengan kontrak pekerjaan hingga Mei 2026 mendatang.

” Proyek pembangunan gedung ini akan selesai dikerjakan pada 2026 mendatang,” jelas Ginanjar.

Lebih jauh Ginanjar mengatakan untuk meminimalisir kemacetan pengguna jalan masuk ke area rumah sakit dan pengerjaan proyek pembangunan selanjutnya, pihaknya akan terus berkoordinasi secara kontinyu dengan management RSUP Kandou Manado.

” Untuk selanjutnya guna meminimalisir kemacetan di area rumah sakit, kami akan melakukan koordinasi dengan semua pihak agar perlu adanya rekayasa lalulintas. Ini tentu menghindari kemacetan ketika kami akan melakukan pengerjaan proyek pembangunan selanjutnya,” kata Ginanjar.

Ginanjar Wahid selaku Site Operation Manager PT Hutama Karya di dampingi Vebriansyah selaku Cost Control dan Steven Tawil Humas PT Hutama Karya (foto: Gemparnews)

Sementara, Steven Tawil selaku Humas PT Hutama Karya menyebutkan pihaknya juga menerima keluhan dan pemberitahuan dari warga masyarakat terkait limbah debu dari pengerukan tanah di proyek tersebut. Namun keluhan ini kata Tawil pihaknya sudah mengantisipasi dengan melakukan penyiraman di sepanjang jalan menuju ke area rumah sakit.

” Setiap hari kami melakukan penyiraman dari depan jalan raya menuju ke area jalan masuk ke rumah sakit sampai di depan Unit Gawat Darurat. Setiap hari kami lakukan itu,” sebut Tawil.

“Kepada masyarakat yang ada di area proyek pembangunan ini untuk tetap bersabar. Harapan kami proyek pembangunan gedung ini selesai tepat waktu dan dapat digunakan untuk pelayanan kesehatan di bumi nyiur melambai,” tutupnya. (sisco)