Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Maksimal, Dirut Prof Starry Tinjau Laboratorium dan Radiologi

Manado,GN- Guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal,
Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP. (K).MARS, melakukan telusur ke bagian laboratorium dan radiologi, Selasa (24/6/2025).

Dirut RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan Melakukan Peninjauan di Laboratorium dan Radiologi (foto: ist)

‎Prof Starry meninjau secara langsung kondisi laboratorium untuk memastikan seluruh peralatan medis apakah berfungsi dengan baik dan juga proses pelayanan laboratorium berjalan dengan lancar sesuai standar operasional prosedur.

‎Dirut berharap dengan adanya renovasi bangunan, tidak membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi terhambat. Bahkan kualitas pelayanan terjaga dengan baik dan lancar.

Selanjutnya, Prof Starry meninjau ke bagian radiologi. Dirinya berdialog terkait hasil pemeriksaan radiologi dan kelancaran alur pelayanan.

Dengan dilakukannya telusur ini, komitmen Dirut Prof Starry untuk meningkatkan bahkan menjaga kualitas pelayanan demi kenyamanan pasien di RSUP Kandou Manado

‎Terpantau hadir mendampingi Dirut dalam kegiatan telusur ini, Direktur Medik dan Keperawatan, dr Wega Sukanto, Sp,B. TKV (K), ketua SPI  dr Joudy Gessal,Sp.KFR dan Manajer Hukum dan Humas, Ruslianto Urendeng, SH (sisco/*)

 




Prof Sterry Tekankan Etika, Bekerja Dengan Hati Layani Pasien Ibarat Keluarga Sendiri

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), MARS, Senin (23/06/2025) melaksanakan tugasnya, setelah dilantik Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pekan lalu di kantor Kemenkes RI.

Prof Starry langsung memimpin rapat perdana dengan seluruh direktorat, untuk meninjau dan mengevaluasi kinerja dan pelayanan rumah sakit.

‎Dia menekankan etika dan pentingnya pelayanan maksimal dengan mengedepankan kerja sama tim.  “Intinya kita bekerja dengan hati, memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Kita harus memperlakukan pasien seperti keluarga sendiri, sopan, santun, dan ramah,” kata Prof Sterry.

‎Prof Sterry mengatakan peningkatan kualitas pelayanan RSUP Kandou menjadi fokus penting. Dia menyampaikan arahan dari Menteri Kesehatan untuk memperbanyak peran RSUP Kandou sebagai rumah sakit pengampu.

Terkait masalah parkir yang juga menjadi keluhan masyarakat, Prof Sterry berkomitmen untuk segera mengatasi masalah tersebut. “Parkir segera diturunkan,” ucapnya.

Komitmen yang tinggi dan semangat yang tidak pernah menyerah untuk menjadikan RSUP Kandou Manado sebagai rumah sakit unggulan di Indonesia bagian timur, di bawah kepemimpinan Direktur Utama yang baru, kiranya membawa dampak positif bagi warga masyarakat Sulawesi Utara dalam pelayanan kesehatan. (sisco/*)

 




Menkes RI Lantik Direksi RSUP Kandou Manado, dr Sterry Rampengan Jabat Direktur Utama

Manado,GN- Setelah sekian lama menunggu, akhirnya Rabu, (18 Juni 2025) hari ini, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado mempunyai Direktur Utama  secara definitif.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Sadikin, secara resmi melantik jajaran direksi rumah sakit kebanggaan Sulawesi Utara bertempat di Kantor Kementerian Kesehatan RI.

Menkes RI Lantik Direksi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado (Foto: ist)

Dengan adanya era kepemimpinan baru di jajaran RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menandai langkah maju dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di Bumi Nyiur Melambai.

Dibawah ini Daftar nama Direksi yang Dilantik ke dalam jabatan dengan tugas tambahan sebagai Direksi Rumah Sakit di Lingkungan Kementerian Kesehatan tahun 2025 yang dilantik oleh Menteri Kesehatan RI.

1.STARRY H. RAMPENGAN sebagai Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado;
2.WEGA SUKANTO sebagai Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado;
3.YUNE LAUKATI sebagai Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado;
4.EKWANTO sebagai Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado;
5.ERWIN SONDANG S sebagai Direktur Layanan Operasional RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.

Dengan adanya rotasi di jajaran direksi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di bumi Nyiur Melambai. (sisco)




Direksi RSUP Kandou Manado, Paparkan Kerusakan Alat Medis Saat RDP Bersama Lintas Komisi DPRD

Manado,GN- Rapat Dengar Pendapat (RDP) RSUP Kandou Manado bersama Lintas Komisi DPRD Sulut, Senin (16/6/2025) dilaksanakan di lantai tiga ruangan serba guna.

RDP di pimpin oleh Ketua Komisi IV Vonny Paat di dampingi Sekretaris Komisi IV Cindy Wurangian dan Wakil Ketua DPRD Sulut Stella Runtuwene serta anggota DPRD.

Foto Bersama RSUP Kandou Manado Bersama Pimpinan Lintas Komisi DPRD Sulut (foto : Gemparnews)

Pada kesempatan itu, Ketua komisi IV memberikan kesempatan kepada keluarga almarhum Gabriel Sineleyan untuk mengemukakan hal yang berkaitan  dengan pelayanan di RSUP Kandou termasuk juga keberadaan alat medis.

Usai mendengarkan pemaparan pihak keluarga almarhum Gabriel Sineleyan, Pimpinan rapat memberikan kesempatan kepada Direksi RSUP Kandou Manado menjelaskan kronologi kerusakan alat medis berupa bor dan komponen lainnya.

Plh Direktur Utama dan juga selaku Direktur Layanan Operasional RSUP Prof Dr R D Kandou Manado, dr Wega Sukanto, SpB TKV (K), memaparkan secara rinci audit kerusakan alat medis

Sebelumnya dr Wega menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum Gabriel Sineleyan.

Lebih jauh dr Wega menjelaskan bahwa kerusakan pada alat medis yang dimaksud pertama kali terdeteksi pada 20 Januari 2025.

Sebagai prosedur standar, rumah sakit segera memanggil tenaga ahli untuk mengevaluasi apakah alat tersebut dapat diperbaiki di tempat atau perlu dikirim ke luar daerah.

“Bila ada kerusakan alat medis, strategi kita adalah mencari pinjaman alat dari pihak lain selama proses perbaikan berlangsung,” jelas  dr Wega.

Kemudian kata dr Wega, pada 4 Februari 2025, atau sekitar dua minggu setelah kerusakan terjadi, RSUP Kandou berhasil mendapatkan alat medis pinjaman.

Namun, pada 6 Mei 2025, alat pinjaman tersebut juga mengalami kerusakan di luar kendali pihak rumah sakit.

“Direktur Medik saat itu langsung turun tangan mencari alat pinjaman baru dari vendor lain. Sayangnya, kami tidak berhasil mendapatkannya karena alat serupa sedang digunakan rumah sakit lain,” ujarnya.

Dalam kondisi sulit tersebut, RSUP Kandou tetap berupaya agar pasien mendapatkan penanganan semaksimal. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memberikan rujukan ke rumah sakit lain.

“Karena tidak ada kepastian soal ketersediaan alat, manajemen memutuskan untuk merujuk pasien yang membutuhkan alat tersebut,” kata dr Wega.

Pihak rumah sakit juga berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan terkait prosedur rujukan antar rumah sakit, karena rujukan ini dari rumah sakit tipe A ke rumah sakit tipe yang lebih rendah.

Barulah kabar baik itu datang pada 5 Juni 2025 karena dua alat medis telah tiba di RSUP Kandou, satu alat yang selesai diperbaiki dan satu lagi alat pinjaman baru.

Alat milik rumah sakit yang telah diperbaiki langsung diuji fungsi saat itu dan sudah dapat digunakan kembali.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Penunjang RSUP Kandou, dr Jehezkiel Panjaitan SH MARS, membenarkan bahwa upaya pencarian alat pinjaman telah dilakukan ke berbagai daerah, termasuk Makassar, Bali, bahkan Jakarta.

“Alat kami buatan Jerman dan memiliki empat komponen yang mengalami kerusakan. Saat dikirim ke Jakarta untuk diperbaiki, kami dipinjamkan alat dengan merek berbeda oleh vendor,” terang  dr Jehezkiel.

Namun, alat pinjaman tersebut hanya dapat digunakan sampai 6 Mei 2025 sebelum mengalami kerusakan.

Melalui RDP ini, RSUP Kandou berharap masyarakat dan pemangku kepentingan memahami tantangan teknis dan logistik yang dihadapi dalam pengelolaan peralatan medis, khususnya saat terjadi kerusakan.

Terrkait pentingnya pelayanan di rumah sakit untuk masyarakat Sulut, management RSUP Kandou Manado berharap jiga suport dari DPRD Sulut.

Hadir dalam RDP tersebut Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian, Ns Suwandi Luneto SKep MKes dan Direktur Keuangan, Dr Erwin Sondang Siagian SSTP MSi, dan para Manager. (sisco)




Kegiatan Donor Darah Sukarela di RSUP Kandou Manado di Buka Untuk Masyarakat Sulut

Manado,GN- Kegiatan donor darah yang dilaksanakan di RSUP Kandou Manado berjalan dengan sukses. Pendaftar perdana yang mendonorkan darahnya adalah Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Kandou dr. Jehezkiel Panjaitan,MARS,SH, Senin (16/6/2025).

Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou Manado dr Jeheskiel Panjaitan Pendonor Pertma Dalam Kegiatan ini (foto : Gemparnews)

“Kegiatan donor darah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah karena  mengingat kita adalah rumah sakit rujukan nasional,” kata drr Jeheskiel.

Kegiatan donor darah ini dilaksanakan mulai 16-18 Juni 2025 melibatkan staf RSUP Kandou  tetapi juga memberikan ruang kesempatan kepada masyarakat Sulut untuk sukarela menyumbangkan darahnya.

“Kami membuka seluas-luasnya bagi seluruh warga Sulawesi utara, karena setetes darah anda sangat penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” ujar dr Jeheskiel.

Sebagai rumah sakit rujukan, tambah dr Jeheskiel, banyak pasien yang membutuhkan darah. “Karena RSUP Kandou merupakan rumah sakit rujukan. Semua pasien yang membutuhkan darah apalagi dalam tindakan operasi, sehingga membutuhkan darah tersedia di RS Kandou Manado,” tutupnya. (sisco)




Bupati dan Wabup Hadiri Halal Bihalal Remaja dan Pemuda Masjid Al-Falah Talawid

SANGIHE,GN- Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM dan wakil Bupati Tendris Bulahari menghadiri acara ,Halal Bihalal Remaja dan Pemuda Masjid Al-Falah Kampung Talawid, Kecamatan Kendahe, yang digelar pada Sabtu (14/6) sore di kompleks masjid setempat.

Kedatangan kedua pemimpin daerah ini, disambut antusias oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, jamaah, serta pemuda dan remaja masjid yang menjadi penggagas kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari mengawali dengan puji dan syukur kepada Allah SWT. Ia mengapresiasi inisiatif pemuda dan remaja Masjid Al-Falah dalam menyelenggarakan kegiatan yang penuh makna ini.

“Siang hari ini puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat dalam acara Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh pemuda remaja Masjid Al-Falah,” kata Bupati.

Menurut Thungari, Halal Bihalal bukan sekadar kegiatan seremonial, namun merupakan wujud nyata mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan memperbaiki hubungan antar sesama umat.

Ia juga mengapresiasi tema kegiatan yang diusung oleh panitia, yakni “Hijrah Hati, Hijrah Sikap Menuju Pribadi yang Lebih Baik”.

“Saya pikir ini tema yang luar biasa. Hijrah bukan berarti sekadar pindah tempat, tetapi lebih kepada perubahan sikap ke arah yang lebih baik. Ini relevan bagi kita semua, termasuk dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan kebanggaannya bisa kembali hadir di Kampung Talawid bersama Wakil Bupati. Ia menilai suasana kebersamaan yang terbangun sangat kuat dan menjadi modal sosial penting dalam membangun masyarakat yang harmonis.

Sebagai bentuk dukungan, Bupati dan Wakil Bupati memberikan bantuan dana sebesar Rp2,5 juta untuk pembangunan perpustakaan Masjid Al-Falah.

“Silakan digunakan sebaik mungkin untuk mendukung aktivitas belajar dan menambah wawasan generasi muda di kampung ini. Semoga ke depan kita bisa berjumpa lagi dalam kegiatan-kegiatan baik seperti ini,” pungkasnya.(RB)




UPD Matangkan Persiapan Penggalangan Donor Darah Sukarela di RSUP Kandou Manado

Manado,GN – Penggalangan donor darah sukarela yang di prakarsai oleh Unit Pengelola Darah (UPD) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado terus di matangkan. Kegiatan ini laksanakan dalam rangka peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada tanggal 14 Juni 2025.

Kepala UPD RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dr Vanny Sasube (foto: Gemparnews)

Kepala UPD RSUP Kandou Manado dr Vanny Sasube mengatakan sampai sejauh ini pihaknya telah melakukan koordinasi terkait kegiatan yang akan dilaksanakan pada Senin, 16 Juni 2025 mendatang.

“Sejauh ini kami sudah berkoordinasi dengan Direktur pelayanan medik, dan menyambut baik kegiatan ini. Beliau sangat menaruh harapan besar, program ini bisa menutupi berbagai kendala yang terjadi di ruangan rawat inap ketika ada pasien membutuhkan darah,” kata dr Vanny kepada sejumlah media, Jumat (13/06/2025).

Bagi para pendonor kata dr Vanny, harus memenuhi syarat – syarat untuk pendonor. “Setelah di seleksi dan lolos, pendonor tersebut akan berlanjut menjadi pendonor sukarela,” ucapnya.

Lebih jauh dr Vanny menjelaskan, kegiatan donor darah ini rencananya hanya sehari namun apabila pendonor datang membludak, tidak menutup kemungkinan kegiatan donor darah akan dilaksanakan lebih dari satu hari.

“Yang kami targetkan dalam kegiatan ini lima puluh (50) kantong darah. Apabila para pendonor sukarela membludak datang, maka tidak menutup kemungkinan kegiatan ini akan di laksanakan lebih dari satu hari. Semakin banyak pendonor semakin baik untuk rumah sakit kandou sendiri,” jelas dr Vanny.

Untuk suksesnya kegiatan ini, UPD telah berkoordinasi dan sudah di follow up ke bagian umum, dilanjutkan ke semua unit terkait di RSUP Kandou, agar semua pegawai dapat berperan aktif dalam kegiatan ini. (sisco)




Terkait Postingan Viral di Medsos, Istri Pasien : Mohon Maaf Ini Kelalaian Kami, Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Kandou Sangat Baik

Manado,GN- Terkait viralnya postingan istri pasien atas nama Imelda Sumendap di media sosial (Medsos) sulut viral menyampaikan permohonan maaf kepada management rumah sakit kandou.

Imelda menjelaskan pelayanan tenaga kesehatan di rumah sakit kandou Manado kepada pasien frangky Moningkey (suami dari Imelda Sumendap) hingga hari ini tetap di layani dengan baik.

“Kami disini sudah satu minggu. Kami akui pelayanan kesehatan oleh para dokter dan perawat di RSUP Kandou sangat baik,” jelasnya kepada media gemparnews.com saat di temui di ruangan, Kamis (11/06/2025).

Mengenai postingan tersebut, dirinya sudah dipanggil untuk dimintai klarifikasi oleh kepala ruangan RSUP Kandou.

” Tadi saya sudah di panggil oleh perawat di ruangan dan saya sudah menjelaskan. Mereka akan tetap membantu kami. Ini kelalaian dari kami, karena memang kami belum mengurus BPJS, namun Pelayanan kesehatan di sini tetap ada,” ucapnya.

“Komunikasi dengan perawat di sini tetap ada, namun jika perawat sibuk, kami menyampaikan kepada ade-ade magang untuk membantu pelayanan,” tandasnya. (sisco)




Plt Dirut RSUP Kandou Berkurban di Masjid As Syifa

Manado,GN – Idul Adha, juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, adalah salah satu hari raya umat Islam yang penuh makna. Idul Adha dirayakan setiap 10 Dzulhijjah pada kalender Islam.

Idul Adha tahun 2025 ini, bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1446 Hijriah, yang jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025.

Hewan Kurban yang akan di bagikan bagi tenaga cleaning service,security,pedagang dan warga disekitar Rumah Sakit Kandou Manado (foto: Gemparnews)

Berkaitan dengan hari Raya Idul Adha 1446 hijriah, plt Direktur Utama (Dirut) drg Yuli Astuti Saripawan,MKes berkurban hewan di masjid As Syifa RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Jumat (6/6/2025).

Panitia pelaksana Ari Firmansyah menjelaskan bahwa hewan kurban sebanyak tiga ekor sapi yang terdiri dari dua ekor sapi dari shohibul para staf di rumah sakit dan satu ekor sapi dari plt Dirut RSUP Kandou Manado.

Sementara itu, Ketua Badan Tazkir Masjid As Syifa juga selaku Plt Direktur SDM,Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou Ns Suwandi I Luneto,SKep.MKes kepada awak media Gemparnews.com mengatakan hewan kurban ini akan di bagikan kepada tenaga cleaning cervice, security dan pedagang bahkan warga yang ada di sekitar rumah sakit kandou manado.

Luneto menerangkan menurut mazhab Syafi’i, hukum berkurban adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi yang mampu.

“Artinya, meskipun tidak wajib, berkurban sangat dianjurkan dan memberikan pahala yang besar bagi yang mengerjakannya,” kata Plt Direktur SDM,Pendidikan dan Penelitian ini.

Luneto berharap semoga nilai-nilai pengorbanan nabi ismail menjadi contoh dan motivasi di dalam memajukan RSUP Kandou.

“Sebagai rumah sakit yang selalu menghormati nilai-nilai kemanusiaan dalam melaksanakan tugas dan fungsi rumah sakit kiranya menjadi contoh dan motivasi untuk memajukan RSUP Kandou ke depannya. Untuk itu, Dirut dan Direksi mengucapkan selamat hari raya idul adha 1446 hijriah,” tutup pria yang ramah dengan awak media ini. (sisco)




Terkait Postingan di Medsos Alat Operasi Bedah Rusak, Berikut Klarifikasi Manajemen RSUP Kandou Manado

Manado,GN – Pihak management RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, memberikan klarifikasi atas postingan salah satu keluarga pasien di Media Sosial (Medsos) terkait kondisi alat medis yang digunakan untuk melakukan tindakan operasi di rumah sakit.

Gedung Utama RSUP Kandou Manado (foto : Gemparnews)

Beredar informasi yang menyebutkan bahwa alat medis untuk operasi yang digunakan sedang rusak juga pihak manajement membenarkan adanya kerusakan alat tersebut.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa alat medis operasi tersebut tengah di upayakan dan dalam proses perbaikan di luar daerah bahkan melibatkan impor dari luar negeri untuk membeli alat tersebut.

Manajemen menyatakan, pihaknya sudah melakukan edukasi dan pemberitahuan kepada keluarga pasien terkait hal tersebut.

Dan dilaporkan hari ini, Kamis (5/6/2025) sekira pukul 14.30 wita, alat medis yang telah diperbaiki telah tiba di RSUP Kandou Manado.

Pihak Manajemen telah menunjukan Bukti penerimaan barang (alat red) kepada keluarga pasien oleh bagian Humas RSUP Kandou Manado.

Konfirmasi dan komunikasi pihak rumah sakit dan keluarga pasien sudah dilakukan. Sehingga keluarga pasien menyatakan kesediaan untuk menghapus postingan yang sebelumnya telah tersebar di media sosial.

Terkait issue ini, pihak manajemen mengharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman. (sisco)