Keren..! Booth RSUP Kandou Manado di Kunjungi Tamu Warga Negara Asing

Manado,GN- Pelaksanaan Festival Sulut Sehat tahun 2025, di atrium Manado Town Quare 3 di buka secara langsung oleh Sekretaris Provinsi Sulut Tahlis Galang, Rabu (10/09/2025) tadi pagi.

Pembukaan Festival Sulut Sehat tahun 2025 yang rencananya berlangsung selama tiga hari ke depan dihadiri oleh Direktur Operasional RSUP Kandou Manado Dr Erwin Sondang Siagian, Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Rima Lolong,M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Robby Kereh, Direktur RSUD Tipe B Provinsi Sulut dr Lydia Tulus,M.Kes, dan tamu undangan lain.

Pantauan media Gemparnews.com Usai acara pembukaan semua stand di kunjungi satu per satu oleh tamu yang hadir.

Sementara, stand atau Booth RSUP Kandou Manado juga ramai di kunjungi oleh masyarakat lokal maupun turis asing.

Suasana semakin keren, ketika salah satu pengunjung tamu warga negara asing menyambangi Booth RSUP Kandou yang berdampingan dengan Booth Dinkesda Sulut.

Percakapan dan dialog mengenai kesehatan sampai pada layanan di RSUP Kandou Manado di pandu oleh petugas kesehatan yang ada di Booth RSUP Kandou.

Penjelasan demi penjelasan tentang edukasi kesehatan di sampaikan kepada warga masyarakat yang mampir mengunjungi Booth RSUP Kandou Manado.

Usai berbincang – bincang dengan petugas kesehatan, dengan mendengarkan edukasi tentang kesehatan, salah satu tamu asing menyampaikan ucapan terimakasih. ” Okay, Thank you so much,” ucapnya dengan sepenggal bahasa inggris sambil tersenyum. (sisco)




Dirut Prof Dr dr Sterry Rampengan Bersama Jajaran dan Tim Akreditasi Lakukan Telusur di Sejumlah Unit Layanan

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA,MARS bersama Jajaran dan tim akreditasi rumah sakit melaksanakan kegiatan telusur, Selasa (09/9/2025).

Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan Bersama Jajaran dan Tim Akreditasi Rumah Sakit Lakukan Telusur (foto: ist)

Kegiatan telusur dilakukan pada sejumlah unit layanan yang ada di RSUP Kandou Manado. Lokasi yang pertama dikunjungi oleh Dirut bersama jajaran dan tim akreditasi rumah sakit yakni apotik rawat jalan. Dirut dan tim akreditasi, berdiskusi mengenai tantangan yang masih dihadapi, terutama terkait kecepatan pelayanan farmasi, keterbatasan SDM, serta alur distribusi obat ke pasien.

“Apotik adalah salah satu titik vital. Jika di sini terjadi keterlambatan, maka seluruh proses pelayanan pasien juga akan ikut terganggu. Itu sebabnya kita harus pastikan sistem yang ada benar-benar efisien,” kata Dirut Prof. Dr dr Starry Rampengan.

Lokasi kedua yang dikunjungi yaitu Poliklinik Eksekutif Mawar Sharon. Jajaran direksi menekankan pentingnya sosialisasi bahwa layanan eksekutif tidak terbatas hanya untuk pasien umum non-BPJS, tetapi juga terbuka untuk semua jenis asuransi.

Rencana strategis pemindahan Poliklinik Mawar Sharon ke Gedung Nyiur Melambai juga dibahas oleh Dirut bersama jajaran dan tim akreditasi. Rencana pemindahan ini tentunya diharapkan mampu memusatkan seluruh layanan eksekutif dalam satu gedung, sehingga memudahkan akses pasien sekaligus meningkatkan kenyamanan.

“Pelayanan eksekutif harus lebih terintegrasi, terpusat, dan mudah dijangkau. Pemindahan ini bukan sekadar relokasi, tetapi strategi meningkatkan kualitas layanan premium di RSUP Kandou,” ujarnya.

Kunjungan berikutnya ke area pendaftaran rawat jalan serta ruang pengaduan BPJS. Di lokasi ini secara langsung Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan berinteraksi dengan pasien dan petugas. Bahkan Dirut juga mendengarkan masukan, serta menanyakan kendala teknis maupun non-teknis, bahkan pula memberikan arahan terkait penanganan keluhan pasien.

“Kita harus satu persepsi, baik manajemen, petugas, maupun tenaga medis. Apa pun kendalanya, harus segera kita cari solusi, karena yang utama adalah kepuasan dan kenyamanan pasien,” terangnya.

Dirut juga berdiskusi tentang pembahasan meliputi evaluasi sistem pelayanan, kebutuhan peningkatan sarana-prasarana, hingga efisiensi alur kerja di unit-unit pelayanan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen manajemen RSUP Kandou dalam memastikan pelayanan kepada pasien berjalan optimal serta sesuai standar akreditasi rumah sakit. (sisco/*)




Kunjungilah Stand RSUP Kandou Manado di Festival Sulut Sehat, Ajak Ayo “Ke Kandou Jo” 

Manado – ‎RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado bakal ikut dalam festival Sulut Sehat yang akan dilaksanakan 10–12 September 2025 di Mantos tiga, oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara . Rumah sakit rujukan utama di Sulut ini akan menampilkan berbagai keunggulan, mulai dari pelayanan kesehatan, teknologi alat medis, hingga edukasi publik.

‎Beragam kegiatan menarik telah disiapkan, di antaranya edukasi kesehatan transplantasi ginjal dan Penyakit Jantung Koroner, Penyakit Katup Jantung, Layanan Jantung dan Pembuluh Darah, skrining cepat kesehatan, pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta demonstrasi enam langkah cuci tangan yang benar.‎

‎“Ke Kandou Jo” menjadi seruan utama yang digaungkan dalam festival ini. Pesan tersebut mengajak masyarakat Sulawesi Utara untuk menjadikan RSUP Kandou sebagai pilihan utama ketika membutuhkan layanan kesehatan.

‎Selain edukasi dan layanan kesehatan, RSUP Kandou juga menyiapkan pameran alat medis modern, penayangan video profil serta layanan unggulan rumah sakit, hingga video iklan yang akan terus diputar sepanjang acara. Pengunjung juga berkesempatan mengikuti kuis interaktif berhadiah menarik.

‎Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

‎“Festival Sulut Sehat menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Kandou memiliki fasilitas dan pelayanan yang lengkap, tenaga medis yang kompeten, serta layanan unggulan yang bisa diakses dengan mudah. Seruan ‘Ke Kandou Jo’ adalah ajakan kami agar masyarakat mempercayakan kesehatannya kepada rumah sakit Kandou,” ungkap Prof. Starry Rampengan.‎

‎Dengan keikutsertaan ini, RSUP Kandou berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat citra sebagai rumah sakit rujukan yang menyediakan pelayanan berkualitas.

Ajang ini menjadi momentum penting dalam mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan layanan kesehatan terbaik di sulawesi utara. ‎(*/sisco)




Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan Buka Kegiatan Diklat Prodi Keperawatan Mahasiswa Polnustar

Manado,GN- Kegiatan orientasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi mahasiswa Program studi (Prodi) keperawatan jurusan kesehatan perguruan tinggi Politeknik nusa utara (Polnustar), dibuka langsung Direktur Utama (Dirut) Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP, (K), FIHA, MARS, Senin (8/9/2025) di aula lantai dua RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan Membuka Kegiatan Diklat Mahasiswa Politeknik Nusa Utara (foto: Gemparnews)

Adapun materi dalam kegiatan ini, antara lain Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta Pelayanan Prima.

Apresiasi dan motivasi yang disampaikan oleh Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan kepada para calon perawat dengan menekankan, pentingnya pelatihan ini sebagai pondasi awal dalam membentuk tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, dan berintegritas.

Motivasi yang di berikan menjadi penyemangat bagi para peserta dalam mengikuti kegiatan sekaligus menandai keseriusan rumah sakit dalam mendukung pendidikan tenaga kesehatan di bumi nyiur melambai.

Rangkaian materi ini dirancang untuk memperkaya wawasan sekaligus membiasakan mahasiswa dengan standar operasional tinggi yang diterapkan di RSUP Kandou, sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di kawasan Indonesia Timur.

Ns Asri Juwita Mahihodi, SKep, MKep selaku perwakilan dari Politeknik Negeri Nusa Utara, mengucapkan terima kasihnya kepada Dirut RSUP Kandou Manado bersama jajarannya, telah membuka pintu lebar bagi mahasiswa keperawatan untuk menimba ilmu dan pengalaman.

“Ini momentum dan kesempatan luar biasa bagi para mahasiswa untuk terus berkembang. Karena itu saya berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” katanya.

Politeknik Nusa Utara menaruh harapan besar kepada para pembimbing di RSUP Kandou untuk turut menempa mahasiswa menjadi tenaga kesehatan yang andal dan siap kerja.

Rasa optimis bahwa pengalaman belajar di rumah sakit pendidikan terakreditasi ini akan menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa, tidak hanya untuk memenuhi capaian kurikulum, tetapi juga dalam membentuk etos kerja dan profesionalisme yang dibutuhkan di dunia kerja nyata.

Dengan adanya kolaborasi dalam kegiatan ini, dinilai sangat strategis dalam rangka penguatan kapasitas dan kualitas pendidikan vokasi di bidang kesehatan. (sisco)

 




Peserta Workshop Code Stroke dan Trombolisis Ikut Simulasi, Ketua Tim : Pentingnya Kemampuan Memberikan Layanan Cepat dan Tepat Bagi Pasien

Manado,GN- Lanjutan kegiatan peserta workshop  Code Stroke dan Trombolisis pada hari kedua, turun lapangan menggelar simulasi di RSUP Kandou Manado.

Ketika di wawancarai sejumlah media, Ketua tim Stroke dr Ita Muharim SpS menjelaskan tujuan utama workshop ini adalah untuk meningkatkan kemampuan tim medis agar bisa memberikan layanan yang cepat dan tepat bagi pasien.

Dia mengatakan Stroke karena sumbatan bisa langsung diberi obat. Tetapi untuk stroke akibat pendarahan, CT scan sangat penting untuk memastikan diagnosis. Jika penanganan bisa cepat, pasien akan sembuh.

“Jika ada gejala seperti separuh badan lemas atau tiba-tiba tidak bisa bicara, segera bawa pasien ke rumah sakit yang memiliki fasilitas CT scan,”kata dr Ita Rabu, (4/9/2025).

Simulasi ini kata dr Ita, untuk memperkuat tim penanganan stroke. Selain itu kegiatan workshop ini tidak hanya memberikan teori.

“Sebanyak delapan tim dari berbagai rumah sakit di Sulawesi Utara, seperti RS ODSK, RS Ratatotok dan RS Kota Manado, mengikuti simulasi kasus nyata,” ujarnya.

Lebih jauh dr Ita menerangkan mereka dihadapkan pada skenario berbeda dan ditantang untuk menunjukkan kesiapan dalam penanganan pasien

“Setelah simulasi, kami akan berdiskusi untuk memperdalam pemahaman. Harapan kami, saat kembali ke rumah sakit masing-masing, simulasi ini bisa menjadi panduan praktis,” terang dr Ita.

Pentingnya koordinasi tim medis setiap rumah sakit dalam penanganan stroke. Sebab tidak bisa dilakukan sendirian artinya butuh kolaborasi solid tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan lainnya.

“Kesiapan tim inilah yang kita latih sekarang. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Koordinasi sangat krusial,”tandasnya.

Untuk diketahui kegiatan workshop dilaksanakan oleh RSUP Prof Dr RD Kandou Manado berkolaborasi dengan RS Pusat Otak Nasional (PON) dan Kementerian Kesehatan RI menggelar Workshop Code Stroke dan Trombolisis selama empat hari kedepan (2 sampai 5 September 2025).

Workshop ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan wadah untuk mengasah kemampuan tim medis di Sulawesi Utara dalam menangani pasien stroke secara cepat dan tepat.

Sebagai rumah sakit rujukan RSUP Prof Dr R D Kandou Manado yang dipimpin Prof Dr dr Starry Rampengan Sp.JP(K) FIHA MARS mengambil peran penting bagi rumah sakit daerah lainnya di wilayah Indonesia Timur. (sisco)




Peringati World Transplant Day, RSUP Kandou Manado Edukasi Transplantasi Organ Aman

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menggelar kegiatan sosialisasi di kawasan Mega Mas, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini dalam rangka memperingati World Transplant Day.

Direktur Utama RSUP Kandou, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K) FIHA MARS, yang diwakili oleh Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian, dr Yune Laukati MARS membuka secara langsung kegiatan tersebut.

Kegiatan ini memiliki makna penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai transplantasi organ.

Dengan mengangkat tema “Give Hope, Give Life”, kegiatan tersebut menyentuh masyarakat.


Sambil jalan sehat civitas hospitalia RSUP Kandou menyusur beberapa ruas jalan di kawasan tersebut sembari memberi flyer tentang transplantasi yang tentu akan memberikan pengetahuan.

Direktur SDM dan Diklit mengatakan transplantasi organ adalah tindakan medis yang aman dan sangat bermanfaat. “Melalui transplantasi, kita bisa memberikan harapan hidup bagi keluarga, sahabat, maupun masyarakat yang mengalami gagal organ agar mereka dapat kembali sehat,” ujarnya kepada sejumlah media.

Selain memberikan edukasi kata Laukati, RSUP Kandou Manado juga ingin menumbuhkan kesadaran bahwa setiap orang berpotensi menjadi penyelamat hidup bagi orang lain.

“Dengan semangat Give Hope, Give Life, RSUP Kandou terus berperan aktif dalam pelayanan kesehatan yang unggul, khususnya di bidang transplantasi organ, serta memberikan harapan baru bagi pasien-pasien yang membutuhkan,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga dilaksanakan jalan sehat, senam bersama serta pemeriksaan kesehatan gratis, seperti gula darah dan kolesterol kepada masyarakat yang ada.

Turut hadir Direktur Operasional Dr Erwin Sondang Siagian, Direktur BMN dan Keuangan Ekwanto, SE.Ak, MM, Para Manager dan Asisten Manager serta staf RSUP Kandou Manado. (sisco)




Gelar Workshop Code Stroke dan Trombolisis, Pesan Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan: Pergunakan Moment Ini Dengan Baik

Manado,GN- Workshop Code Stroke dan Trombolisis yang dilaksanakan di Hotel Aston Manado, Selasa (2/8/2025) dibuka oleh Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes RI, dr Obrin Parulian, MKes.

Kegiatan yang digelar oleh RSUP Prof Dr RD Kandou Manado bekerjasama dengan RS Pusat Otak Nasional (PON) dan Direktorat Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI.

Workshop ini digelar selama tiga hari kedepan hingga Jumat 5 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional pengampuan rumah sakit jejaring pelayanan stroke, yang bertujuan menghadirkan layanan cepat dan tepat bagi pasien di berbagai daerah.

Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, selaku Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado saat menyampaikan sambutan, mengingatkan betapa seriusnya ancaman stroke di Indonesia.

“Stroke masih menjadi penyakit dengan angka kematian dan kecacatan tertinggi. Karena itu, pemerintah mendorong pemerataan layanan stroke sampai ke kabupaten kota, termasuk di Sulawesi Utara,” kata Dirut.

Lebih jauh Dirut mengatakan tim stroke di rumah sakit punya peran besar, bukan hanya menekan angka kematian, tetapi juga mencegah komplikasi dan menurunkan risiko kecacatan. Untuk itu, Dirut menjelaskan Workshop ini jadi sarana belajar sekaligus ruang berbagi pengalaman bagi para tenaga kesehatan.

“Setiap langkah kecil yang dilakukan dengan benar bisa menyelamatkan banyak nyawa. Pergunakan momen ini dengan baik, curi ilmu dari para narasumber hebat, dan terapkan di masyarakat. Semua itu hanya untuk hormat bagi nama Tuhan,” terang Dirut.

Diketahui acara workshop ini di pandu sekaligus moderator Dr dr Sekplin Sekeon, MPH, Sp.N, (K). Sementara untuk peserta kegiatan yakni para tenaga kesehatan dari berbagai daerah.

Workshop yang dihadiri Direktur SDM,Pendidikan ‎dan Penelitian RS PON ‎Prof Dr dr Syahrul, SpS(K), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dr. Rima Fien Lolong, M.Kes serta undangan lainnya. (sisco)

 




Belajar di RSUP Kandou Manado, Ini Pesan Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan Kepada Mahasiswa Poltekes Kemenkes Gorontalo

Manado,GN- Mulai 1-4 September 2025, Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kemenkes Gorontalo mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) BHD, PMKP, PPI, K3RS dan Pelayanan Prima di RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K)FIHA, MARS.

Dalam sambutannya Dirut memberikan apresiasi kepada Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo telah mempercayakan Rumah Sakit Kandou untuk menjadi tempat menimbah ilmu bagi Mahasiswa.

Dirut mengatakan RSUP Kandou Manado sebagai pelaksana Diklat ini, akan memotret peserta selama berjalannya pendidikan dan pelatihan.

” Peserta Mahasiswa akan dinilai lewat Pre Test dan Post Test, juga perilaku serta performance,” kata Dirut Senin (1/9/2025).

Semua materi dalam Diklat ini kata Dirut, agar dapat diperhatikan, karena ini menjadi syarat bagi yang melakukan praktek di RSUP Kandou akan dibekali terlebih dahulu dengan pelatihan terkait dengan Bantuan Hidup Dasar(BHD, Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi(PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), dan Pelayanan Prima,

“Agar saat melakukan praktek nanti dilapangan, sudah dibekali terlebih dahulu dengan ilmu dasar. Jadi saya harap apa yang kalian dapat dalam pelatihan ini dapat di implementasikan dan akan menjadi bekal di institusi kalian masing masing,”ujar Dirut

Sementara, Direktur Poltekkes Gorontalo, mengingatkan kepada para mahasiswa untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik selama pelatihan berlangsung, sehingga RSUP Kandou Manado bisa menjadi lahan praktek bagi mahasiswa selanjutnya.

Dengan demikian menjadi satu kebanggaan bagi RSUP Kandou Manado dengan status Rumah Sakit Pendidikan yang Institusi diklat sudah terakreditasi. Semua proses pelatihan yang di gelar di RSUP Kandou Manado sudah sesuai dengan regulasi.

Turut hadir Manajer Diklat dr Judy Flora Sengkey, Asisten Manager Pendidikan dr.Silvana E Lumeno , dr Eny Ermawaty Samian, Direktur Poltekkes Gorontalo Masrif SKM, M.Kes, Ketua Jurusan Gizi Indra Domili SKM,M.Kes. (sisco)

 




Dua Minggu Berada di RSUP Kandou Manado, Ibu Nel Umboh Apresiasi Kerja Cepat Nakes

Manado,GN- Keluarga pasien Ibu Nel Umboh asal Desa Kawangkoan Barat Kabupaten Minahasa, turut mengapresiasi kerja Gerak cepat (Gercep red) tenaga kesehatan (Nakes) di ruangan Edelweis I khusus penyakit saraf RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Ibu Nel menyampaikan terimakasih atas pelayanan kesehatan oleh para dokter dan juga perawat yang telah menangani pasien dengan cepat tanggap.

Menurut ibu Nel, selama dua Minggu sejak masuk rumah sakit UGD kemudian di pindahkan ke ruangan jantung lalu pindah lagi dan di rawat di ruangan Edelweis I khusus saraf mendapat pelayanan kesehatan sangat baik oleh petugas nakes.

Ibu Nel tak henti – hentinya memberikan penilaian atas kinerja dan pelayanan kesehatan oleh dokter dan perawat.

” Pada intinya semua bagus dan bagus. Saya sebagai keluarga (istri) pasien pun merasa puas atas Pelayanan kesehatan disini. Mulai pemeriksaan oleh dokter satu hari tiga kali mengecek keberadaan pasien. Begitu juga perawat saling bergantian merespon cepat apa yang kami sampaikan. Pokoknya semua bagus,” ungkap ibu Nel.

Sementara pelayanan menu makanan untuk pasien setiap hari, ibu Nel menuturkan dari pengamatan penyajian makanan di sesuaikan dengan kondisi dan penyakit pasien.

“Ada tiga kali sehari pramu saji melayani makanan untuk pasien. Untuk proses penyembuhan maka makanan di sajikan sesuai penyakit yang di derita pasien,” tutur ibu Nel.

Ibu Nel selaku keluarga pasien menyampaikan terimakasih karena hari ini Kamis 28 Agustus 2025 oleh dokter pasien sudah di izinkan untuk pulang ke rumah dan akan melakukan kontrol kembali pada Sabtu, 30 Agustus 2025. “Terima kasih atas pelayanannya,” ucap Ibu Nel.

Keluarga Pasien Ibu Nel Umboh (foto: Gemparnews)

Sementara itu, Kepala Ruangan Edelweis 1 khusus penyakit saraf RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Ns Angelein Kosegeran terus memberikan edukasi kepada keluarga pasien, untuk mengingatkan kembali agar melakukan kontrol kesehatan sesuai dengan jadwal yang ada.

“Saya selalu menyampaikan kepada teman sejawat untuk gerak cepat dan tanggap saat menjalankan tugas. Demikian pula kami juga memberikan motivasi, edukasi kepada pasien dan keluarga pasien ketika mereka berada di ruangan dan saat di ijinkan pulang ke rumah,” tutup Ns Angelein.

Diketahui RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dibawah Kepemimpinan Direktur Utama Prof Dr dr Starry Rampengan, terus melakukan perubahan dan membenahi segala kekurangan dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tak tanggung – tanggung kerja nyata dari Dirut bersama jajarannya melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado berjalan dengan baik sesuai prosedur yang berlaku. (sisco)




RSUP Kandou Manado Bersama Kajati Sulut Tandatangani Perpanjangan MoU, Komitmen Memperkuat di bidang Hukum

Manado,GN – Penandatanganan perpanjangan nota kesepahaman (MoU) antara Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP (K), FIHA, MARS bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Dr. Andi Muhammad Taufik, SH., MH., Senin (25/08/2025) dilaksanakan di ruang kerja Kajati Sulut.

Penandatanganan perpanjangan MoU ini meruoakan bentuk komitmen kedua institusi dalam memperkuat sinergi dan dukungan di bidang hukum serta pelayanan publik. “Kami berharap hubungan antara Kejati dan RSUP Kandou semakin bagus ke depannya,” ujar Kajati Sulut.

Dirut RSUP Kandou Manado Prof. Dr dr Starry Rampengan, mengapresiasi atas perpanjangan kerja sama. Menurut Dirut, kolaborasi dengan Kejati Sulut sangat penting dalam mendukung tata kelola yang baik dan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat.

Usai melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Dirut Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, bersama Kajati Sulut, Dr Andi Muhammad Taufik, SH., MH., melanjutkan prosesi dengan pertukaran palakat sebagai simbol resmi terjalinnya kerja sama.

Pertukaran palakat ini menjadi penanda komitmen kedua institusi untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pelayanan kesehatan dan penegakan hukum di Sulawesi Utara.

Hadir dalam penandatangan MoU ini yakni Wakajati Sulut Suwandy, SH. M.Hum, ASDATUN, Dr. Frengky Son, SH. MH, KASI Pertimbangan Hukum Syahlan Manasal, SH, KASI TUN Berty Wongkar, SH.MH, Direktur Layanan Operasional, Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP, MSi. Manajer perencanaan anggaran, Frets Melope, SE, MSi, Manajer Hukum dan Humas, Ruslianto Urendeng. SH, Manajer Umum, Novi Rapat, ST, Asisten Manajer Hukmas, Novita, SH (sisco/*)