Perlu di Ketahui, 15 Sampai 24 November 2025 Jalur Lalu Lintas Masuk ke RSUP Kandou Manado di Alihkan

Manado,GN- Pemberlakuan penerapan dan pengalihan akses lalu lintas di area rumah sakit RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dimulai pada 15 sampai 24 November 2025. Pengalihan lalu lintas ini dilakukan karena akan dimulainya pekerjaan jalan pengerasan beton (rigid pavement) dan pembuatan saluran drainase di seputaran proyek pembangunan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu.

Direktur Utama RSUP Kandou Prof Dr dr Starry Rampengan SpJP(K) FIHA MARS menyampaikan, untuk menindaklanjuti surat dari Project Manager Hutama – Tigamas JO Proyek Pembangunan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu tertanggal 7 November 2025.

Dengan adanya kebijakan pengalihan lalu lintas ini, manajemen RSUP Kandou Manado berharap, agar dipahami oleh masyarakat pengguna jalan dan juga seluruh civitas hospitalia RSUP Kandou.

Untuk kendaraan drop off pasien Instalasi Eksekutif dialihkan ke drop off pendaftaran Instalasi Rawat Jalan.

Sementara akses jalur di depan Gedung Kanker Terpadu akan ditutup selama pelaksanaan pekerjaan hingga selesai.

Manajemen RSUP Kandou Manado dipastikan akan menempatkan petugas parkir dan security di lima titik guna memperlancar arus lalu lintas di seputaran rumah sakit.

Adapun penempatan petugas ada di Simpang ATM-Ambulance, Simpang HD Melati-CVBC, Simpang Gizi-Rudis, Estella, dan Parkiran Samping Kantor Administrasi. (sisco)




Fokus Mengawal KRIS- JKN, Standar Pelayanan di RSUP Kandou Manado Jadi Perhatian Serius

Manado,GN- Seperti biasanya setiap Minggu pada hari Selasa, jajaran Direksi RSUP Kandou Manado melakukan penelusuran pada setiap spot ruangan atau instalasi.

Kali ini, Selasa (11/11/2025) Direktur Utama Prof Dr dr Starry Rampengan, yang diwakili oleh Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan dr Wega Sukanto SpB, TKV (K) bersama Direktur Layanan Operasional, Dr Erwin Sondang Siagian SSTP melakukan penelusuran ke ruang Dahlia dan ruang Nyiur RSUP Kandou Manado.

Usai melakukan telusur kepada sejumlah media, Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan dr Wega Sukanto SpB TKV (K) mengatakan bahwa perhatian serius dari manajemen akan menjadi tolak ukur dan mengevaluasi penerapan standar pelayanan.

“Dari tim akreditasi jadwal telusurnya hari ini mulai dari anggrek lalu ke HD Dahlia dan Nyiur. Di anggrek kita fokus mengawal pekerjaan untuk KRIS-JKN. Mudah – mudahan kita kejar dan selesai diakhir tahun ini,sehingga tidak mengganggu alur pasien. Dan pekerjaan untuk KRIS – JKN di tempat lainnya sudah ada yang selesai,”  kata dr Wega.

“Perhatian serius dari manajemen menjadi tolak ukur dan mengevaluasi penerapan standar pelayanan di rumah sakit,” sambung dr Wega.

Selain itu, dr Wega menjelaskan perlu mengidentifikasi area mana yang memerlukan perbaikan secepatnya.

“Tidak hanya ruangan saja yang menjadi perhatian namun juga tempat parkir diruangan dahlia agar pasien merasa nyaman,”jelas dr Wega.

Beberapa perbaikan di ruangan nyiur memang cukup mengurangi tempat tidur.
Kita harapkan di Nyiur ini bisa menjadi lahan belajar untuk kita rumah sakit memberikan pelayanan eksekutif agar tidak kalah dengan rumah sakit lainnya.

“Kita harapkan eksekutif ini bisa menjadi lebih maju,” pungkas dr Wega. (sisco)




Direktur SDM dan Diklit Pimpin Serah Terima Area Power House Gedung Kanker

Manado,GN— Kegiatan Join Survey sekaligus serah terima lahan area Power House kepada pelaksana pekerjaan Gedung Kanker, PT Hutama Karya (HK), dilaksanakan pada Rabu (5/11/2025) tadi siang.

Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian, dr. Yune Laukati, MARS selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), yang mewakili pihak manajemen rumah sakit memimpin acara serah terima.

Acara serah terima ini turut dilakukan join survey antara tim teknis RSUP Kandou dan pihak kontraktor PT Hutama Karya untuk memastikan kesiapan serta sinkronisasi terkait hasil kerja yamg dicapai.

Sesuai laporan progres sampai minggu ke-46, pekerjaan telah mencapai 42,531% dengan deviasi positif, menunjukkan capaian yang melampaui target rencana kerja.

Direncanakan untuk target topping off struktur dijadwalkan terlaksana di minggu kedua bulan November. Ini tentu seiring dengan percepatan penyelesaian konstruksi bangunan di beberapa bagian gedung utama.

Dengan kegiatan ini diharapkan memperlancar seluruh tahapan pembangunan Gedung Kanker RSUP Kandou Manado.

Gedung ini akan menjadi pusat layanan unggulan untuk pasien kanker di Sulawesi Utara dan tentunya untuk wilayah Indonesia Timur. (sisco)




RSUP Kandou Manado Teken MoU Bersama Pemkab Boltim, Dirut Prof Starry Dukung Penuh Pelatihan Tenaga Kesehatan

Manado,GN — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado.

Perjanjian kerjasama ini, secara resmi dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Rabu (05/11/2025) bertempat diruangan webinar RSUP Kandou Manado.

Penandatanganan MoU tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara fasilitas kesehatan rujukan nasional dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Boltim, khususnya tenaga dokter spesialis dan tenaga kesehatan dibidang lainnya.

Direktur Utama RSUP Kandou, Prof Dr dr Starry H Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, mengatakan pihaknya akan memberikan dukungan penuh terkait program pelatihan dan pengembangan tenaga kesehatan di Kabupaten Boltim.

“Kami dari RSUP Kandou siap mendukung seratus persen dengan ilmu dan pengalaman yang kami miliki. Kami bersedia menjadi rumah sakit pengampu dan siap memberikan pelatihan bagi tenaga kesehatan di Boltim,” kata Prof Starry.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, menyampaikan terimakasih sekaligus memberikan apresiasi kepada RSUP Kandou atas kepercayaan dalam kerja sama.

Bupati Oskar menegaskan bahwa masalah kesehatan di wilayah Boltim menjadi urgensi dan perlu mendapat perhatian serius.

“Kami masih kekurangan tenaga dokter spesialis, dan pelatihan bagi tenaga kesehatan juga sangat penting. Terima kasih kepada Dirut RSUP Kandou dan jajaran yang telah menerima dengan baik kerja sama ini,” sebut Bupati Oskar.

Dengan ditandatanganinya kerjasama ini, maka diharapkan semakin meningkatkan pelayanan kesehatan secara merata di daerah pelosok yang terpencil. (sisco)




Telusur di Sejumlah Ruangan, Gerak Cepat Dirut Prof Starry Memastikan Pelayanan Semakin Prima

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan di dampingi Direktur Medik dan Keperawatan dr Wega Sukanto, Direktur SDM dan Diklat dr June Laukati, Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang Siagian bersama Manager dan Asisten Manager Selasa (04/11/2025) melakukan telusur di sejumlah ruangan.

Kegiatan telusur ini dilaksanakan untuk mengecek dan memastikan kesiapan pelayanan di RSUP Kandou Manado.

Pantauan media ini, Dirut mengawali kegiatan telusur di mulai dari ruangan Irina B RSUP Kandou Manado. Di Irina B terlihat Dirut berbincang – bincang dengan perawat dan penanggungjawab ruangan sambil memberikan arahan.

Dirut melanjutkan telusur ke Irina C. Disana juga Dirut memantau ruangan sekaligus mengecek dan Memberikan arahan dan pertanyaan.

Sesuai agenda, kegiatan telusur hari ini direncanakan mengitari dan mengecek berapa ruangan hingga Irina F.

Dirut memastikan agar pelayanan di RSUP Kandou Manado berjalan dengan baik. Gerak cepat yang dilakukan oleh Dirut untuk memacu pelayanan kesehatan semakin hari semakin lebih baik lagi. (sisco)




Lantik 160 Pejabat Fungsional PPPK, Ini Pesan Dirut Prof Starry

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP (K), FIHA, MARS, Selasa (28/10/2025) melantik 160 pejabat fungsional Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dalam sambutannya Prof Starry mengatakan bahwa diterimanya PPPK ini adalah untuk memperkuat tata kelola dari rumah sakit.

“Melalui jabatan fungsional, kompetensi dan kinerja ASN dapat diukur secara objektif, dihargai secara adil, dan dikembangkan secara berkelanjutan,” kata Prof Starry.

Dirut mengharapkan agar menjadi momentum untuk menegaskan peran dan tanggung jawab setiap pegawai fungsional dalam meningkatkan mutu dan pelayanan kesehatan, khususnya di RSUP Kandou.

“Kita bekerja untuk Tuhan, untuk manusia menolong sesama. Jangan seperti anak kecil yang harus diawasi, tapi bekerjalah dengan penuh dedikasi dan rasa tanggung jawab,” ungkapnya

“Tingkatkan yang baik dan kurangi yang buruk. Kalau merasa tidak mampu berkembang di sini, silahkan pindah ke tempat lain. Karena hanya orang-orang terbaik yang bisa bekerja di rumah sakit Kandou tercinta ini,” tandasnya. (sisco)




Seleksi Terbuka Manajer dan Asisten Manajer, Ini Pesan Dirut Prof Starry Rampengan

Manado,GN-  Seleksi Terbuka di lingkungan RSUP Kandou Jabatan Manajer dan Asisten Manajer yang dilaksanakan Kamis (16/10/2025) di Aula Lantai 2 RSUP Kandou dibuka langsung Direktur Utama Prof Dr dr Starry H. Rampengan,Sp.JP(K), FIHA, MARS.

Diawali dengan tes Management Potential Personality Inventory (MPPI) bagi peserta yang sudah lulus berkas dan diikuti dengan rangkaian psikotest yang melibatkan seluruh peserta dari berbagai unit kerja di lingkungan rumah sakit.

Prof Dr dr Starry H Rampengan, didampingi Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian, dr Yune Laukati,MARS,  dalam sambutannya menegaskan bahwa proses seleksi ini dilaksanakan secara terbuka, profesional, dan sesuai dengan seluruh persyaratan yang telah ditetapkan.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas berkat dan kasih-Nya, kita dapat melaksanakan proses penting ini. Seleksi ini bukan sekadar tes, tetapi bagian dari penjaringan dan pembentukan kepemimpinan baru di rumah sakit kita,” ujarnya

Dirut menjelaskan, tes psikologis yang dijalankan bekerja sama dengan lembaga profesional merupakan upaya manajemen untuk menilai kesiapan mental, stabilitas emosional, kepribadian, kepemimpinan, loyalitas, dan kesetiaan terhadap pimpinan dan organisasi.

“Ibarat satu perahu, kita harus sepakat menuju tujuan yang sama. Untuk membenahi rumah sakit, semua harus searah dan seirama,” ucapnya.

Lebih jauh Dirut mengatakan pentingnya integritas dan keteladanan dalam kepemimpinan. Manajer dan asisten manajer bukan hanya dituntut cerdas secara teknis, tetapi juga matang secara emosional, berintegritas tinggi, mampu bekerja sama dalam tim, serta menjadi inspirasi bagi sesama pegawai.

“Kepemimpinan bukan soal kekuasaan, tetapi soal keteladanan. Pemimpin harus berpikir untuk orang lain, untuk masyarakat, dan menjadi teladan dalam setiap tindakan,” pungkasnya. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Intens Lakukan Telusur di RSUP Kandou Manado Untuk Menuju Smart Hospital

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan Sp.JP (K) FIHA MARS kembali melaksanakan kegiatan telusur di setiap ruangan maupun fasilitas, Selasa (14/10/2025) pagi tadi.

Dirut ingin memastikan sejauh mana kekurangan serta masukan dari penanggung jawab ruangan yang ada di RSUP Kandou.

Hal itu, dilakukan untuk memberikan pelayanan prima di RSUP Kandou Manado ke arah yang lebih baik lagi

Adapun ruangan yang ditelusur yakni IPRS (Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit), fasilitas pengelolaan limbah berbahaya dan beracun (Pyrolisis), instalasi SIMRS, Irina – B dan Instalasi Rekam Medik.

Saat melakukan telusur, Dirut Prof Starry Rampengan didampingi Direktur Layanan Operasional RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado, Erwin Sondang Siagian, dan Direktur Medik dan Keperawatan, dr Wega Sukanto SpB.TKV (K) serta manager dan asisten manager

Telusur ke sejumlah ruangan ini untuk mengoptimalisasi apa yang kita punya dalam rangka RSUP Kandou menuju ke Smart Hospital.

“Kita meninjau langsung apakah yang di perintahkan sudah sesuai standar prosedur atau tidak dan kita melihat hasilnya sangat memuaskan, semua berjalan dengan baik,” jelas Prof Starry Rampengan.

Lanjut Prof Starry Rampengan mengatakan, kedepannya akan terus melakukan kegiatan telusur agar RSUP Kandou bisa menjadi yang terbaik di kawasan Indonesia Timur.

Dengan semboyan RSUP Kandou Manado adalah Kepuasan pelanggan diatas segala-galanya.

“Sebagai rumah sakit unggulan di Indonesia yang terakreditasi A dari Kementerian Kesehatan, tentunya akan memberikan pelayanan terbaik,” tandasnya. (sisco)




Edukasi Kesehatan, “Kelainan Refraksi” dalam Rangka World Sight Day 2025

Manado,GN – Dalam rangka memperingati World Sight Day 2025, RSUP Prof dr RD Kandou melalui Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) menggelar kegiatan Edukasi Kesehatan bertema “Kelainan Refraksi” Jumat (10/10/2025) di ruang tunggu Poliklinik Bedah RSUP Kandou.

Kegiatan ini dipandu oleh Bapak Christian Modeong, S.I.Kom, selaku Penanggung Jawab Instalasi Promosi Kesehatan sekaligus MC acara, dengan Mohamad Sahroni, Amd.RO sebagai narasumber, seorang refraksionis optisi yang berpengalaman dalam bidang pemeriksaan dan koreksi penglihatan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua KSM I K Mata, dr. Herny Poluan, Sp.M, dan Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, Sp.M, ChM, FICS, dokter spesialis mata RSUP Kandou, yang juga turut memberikan penjelasan dan menjawab pertanyaan dari pasien yang hadir.

Dalam penyampaiannya, narasumber menjelaskan pentingnya mengenali kelainan refraksi seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), dan astigmati. (*/sisco)




World Sight Day 2025, Cegah Kebutaan Akibat Diabetes, Periksa Mata Sebelum Terlambat

Manado, GN– Dalam rangka memperingati World Sight Day 2025, RSUP Prof dr RD Kandou melalui program Promkes Bercerita menghadirkan episode khusus bertema “Diabetes dan Mata “Cek Retina Sebelum Terlambat”, Acara ini menghadirkan Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, Sp.M, ChM, FICS, dokter spesialis mata divisi Vitreoretina RSUP Kandou, bersama drg. Elisa Mavilinda sebagai moderator.

Dalam bincang santai namun penuh makna, Dr. Ade menjelaskan bahwa diabetes tidak hanya menyerang ginjal dan jantung, tetapi juga dapat merusak retina mata—bagian penting yang berfungsi menangkap cahaya dan mengirim sinyal ke otak. “Banyak pasien masih melihat jelas padahal retinanya sudah rusak akibat gula darah tinggi. Karena itu, deteksi dini sangat penting,” tegasnya.

RSUP Kandou kini telah dilengkapi teknologi OCT Angiografi (OCTA) yang mampu mendeteksi kelainan pembuluh darah retina bahkan sebelum gejala muncul, memungkinkan terapi dilakukan lebih awal dan mencegah kebutaan.

Dia menekankan bahwa pengobatan kini jauh lebih maju, mulai dari suntikan anti-VEGF hingga operasi retina yang rutin dilakukan di RSUP Kandou dengan hasil memuaskan. “Ketika sudah didiagnosis diabetes, segera periksa ke dokter mata. Jangan tunggu gejala muncul. Deteksi dini dan pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati,” pesannya.

Melalui peringatan World Sight Day 2025 yang bertema “Putting People at the Heart of Eye Health”, RSUP Prof. dr. R. D. Kandou mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mata dan melakukan pemeriksaan rutin, terutama bagi penderita diabetes.(*/sisco)