Hadirkan Pakar Retina Mancanegara, RSUP Kandou Manado Gelar Webinar Internasional Bahas Diabetic Retinopathy

Manado,GN – RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar Ophthalmology Webinar Series 2026 – International Edition dengan tema All About Diabetic Retinopathy: From Early Detection to Management.

Kegiatan ilmiah internasional ini menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman klinis antara para pakar retina dari Indonesia dan mancanegara, sekaligus memperkuat kolaborasi internasional dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di bidang vitreoretina dan penatalaksanaan diabetic retinopathy di Indonesia.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry H Rampengan, SpJP(K)., FIHA, MARS, secara resmi membuka kegiatan webinar tersebut. Dalam sambutannya Dirut menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi tenaga kesehatan melalui pendidikan berkelanjutan dan kolaborasi global guna menghadapi meningkatnya angka diabetes mellitus beserta komplikasi kebutaan akibat diabetic retinopathy.

Turut mendukung kegiatan webinar ini Direktur SDM, Pendidikan, dan Umum RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, dr Yune Laukati, MARS, bersama jajaran Unit Pendidikan dan Pelatihan, termasuk Ns Jimmy Kamagi, S.Kep, selaku Plt Asisten Manajer Pelatihan, yang berperan dalam mendukung terselenggaranya kegiatan ilmiah ini.

Acara dipandu oleh dr Raul Christianus Zachawerus, SKed,Health Ambassador of North Sulawesi 2026, dengan sesi ilmiah dimoderatori oleh Dr dr Ni Made Ari Suryathi, M.Biomed, SM(K) dari RSUP Prof Dr IGNG.Ngoerah Denpasar.

Webinar menghadirkan empat pakar retina terkemuka dari tiga negara (Indonesia,Singapure, India) yang membahas perkembangan terbaru dalam diagnosis dan tata laksana diabetic retinopathy.

Dari Indonesia, hadir Dr dr Gitalisa Andayani, SpM(K),Kepala Divisi Vitreoretina RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, yang membawakan materi mengenai advanced retinal imaging dan deteksi dini diabetic retinopathy.

Materi mengenai strategi farmakologis dalam penatalaksanaan diabetic retinopathy disampaikan oleh Dr dr Ade John Nursalim, MM, MARS, SpM, ChM, FICS, Ketua Departemen Oftalmologi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, yang selama ini aktif mengembangkan berbagai kegiatan ilmiah dan kolaborasi internasional di lingkungan Departemen Oftalmologi.

Dari India, webinar menghadirkan Dr A Syed Mohideen Abdul Khadar, MBBS, MS, Head of the Department of Ophthalmology and Vitreoretina Services, Aravind Eye Hospital, India, yang membagikan pengalaman mengenai tantangan bedah pada diabetic retinopathy stadium lanjut berdasarkan pengalaman salah satu pusat layanan mata terbesar di dunia.

Sementara itu, perspektif internasional dari Singapura disampaikan oleh Dr Yuen Yew Sen, MBBS, MMed, FAMS,Consultant Vitreoretinal Surgeon, National University Hospital (NUH), Singapore, melalui pembahasan mengenai real-world diabetic retinopathy management berbasis kasus klinis dan pengalaman praktik sehari-hari.

Melalui webinar ini, para peserta memperoleh pembaruan ilmu mengenai deteksi dini diabetic retinopathy, penggunaan teknologi pencitraan retina terkini, terapi farmakologis modern, tata laksana bedah vitreoretina, hingga berbagai pendekatan berbasis bukti dalam menangani kasus-kasus kompleks.

Penyelenggaraan Ophthalmology Webinar Series 2026 – International Edition merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado untuk terus memperkuat jejaring akademik internasional, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, serta mendorong implementasi pelayanan oftalmologi yang semakin berkualitas, inovatif, dan berbasis bukti ilmiah demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya dalam bidang retina dan diabetic retinopathy.

Dengan menghadirkan pakar-pakar nasional dan internasional dalam satu forum ilmiah, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan, mempererat kolaborasi lintas negara, serta menghasilkan dampak nyata dalam upaya pencegahan kebutaan akibat diabetes melalui pelayanan retina yang lebih baik di Indonesia.(*/sisco




Dugaan Kematian Peserta PPDS Anestesi FK Sedang di Dalami Tim Investigasi Gabungan, Pelayanan Kesehatan di RSUP Kandou Manado Berjalan Normal

Manado,GN –  Tim Investigasi gabungan yang terdiri dari Kementerian Kesehatan RI,RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dan Fakultas Kedokteran Unsrat tengah melakukan pendalaman, klarifikasi, serta pengumpulan berbagai informasi terkait peristiwa dugaan kematian salah satu peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran, dr Adrian Rantung.

Atas peristiwa tersebut, Manajemen RSUP Kandou Manado menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Manajemen juga mengumumkan penghentian sementara aktivitas Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran sebagai langkah evaluasi sekaligus mendukung proses investigasi yang sedang di dalami.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado melalui Manajer Tim Kerja Hukum dan Humas RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Dr dr Erwin Kristanto, SH, SpFM(K), mengatakan seluruh jajaran rumah sakit turut berduka atas peristiwa tersebut.

Dia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi pergumulan, musibah yang menimpa.

“Kami tentunya turut berduka cita. Bagi keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan, dan ketabahan,” kata Dr Erwin.

Keputusan menghentikan sementara aktivitas PPDS Anestesi di lingkungan RSUP Kandou kata Dr Erwin, merupakan kebijakan di tingkat rumah sakit sebagai bentuk perhatian terhadap kasus yang terjadi. Langkah tersebut bertujuan memberikan ruang agar proses investigasi yang sedang dilakukan dapat berjalan lebih optimal.

“Langkah ini sebagai upaya memperlancar investigasi yang sementara dilakukan saat ini. Apa pun hasil yang nantinya ditemukan, apakah ada perundungan atau tidak, akan disampaikan setelah proses investigasi,” jelas Dr Erwin.

Lanjut Dr Erwin menerangkan, bahwa petugas kepolisian telah mendatangi RSUP Kandou untuk meminta konfirmasi terkait berbagai informasi dan unggahan yang beredar di masyarakat mengenai kasus tersebut. Seluruh proses masih berada pada tahap pemeriksaan sehingga pihak rumah sakit belum dapat menyampaikan informasi lebih lanjut. “Tentunya semua masih dalam proses pemeriksaan dan lain-lain sehingga kami juga masih menunggu,” terangnya.

Komitmen rumah sakit kandou untuk mendukung penuh proses penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum maupun pihak terkait guna mengungkap fakta kebenaran.

“Tentu kami mendukung penuh proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum, karena ini untuk kepentingan semua orang,” tukas Dr Erwin.

Meskipun dalam proses investigasi atas peristiwa tersebut, Dr Erwin memastikan pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado tetap berjalan normal sesuai standar operasional yang berlaku. “Pelayanan kepada pasien oleh petugas kesehatan di RSUP Kandou berjalan normal,” tandasnya. (sisco)




PITSTOP Akreditasi Extra Day, Dirut Prof Starry Rampengan: Akreditasi Adalah Bagian dari Budaya Kerja

Manado,GN – Tim Akreditasi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar PITSTOP Akreditasi Extra Day di Auditorium Lantai 2 RSUP Kandou, Jumat (03/07/2026). Kegiatan berlangsung pukul 08.30 selesai pada pukul 15.00 wita. Peserta yang ikut dalam kegiatan ini yakni pegawai dari berbagai unit kerja di lingkungan RSUP Kandou.

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Selain itu, seluruh peserta diminta mengunduh e-book “Panduan Praktis Menuju Mutu Berkelanjutan” sebagai bahan pembelajaran, mengenakan kartu identitas (ID Card), melakukan check-in 15 menit sebelum kegiatan dimulai, serta mematuhi seluruh tata tertib selama pelaksanaan berlangsung.

“Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh civitas RSUP Kandou Manado. Target keikutsertaan yang kami tetapkan minimal mencapai 85 persen dari total pegawai. Namun kami berharap seluruh pegawai dapat berpartisipasi karena akreditasi bukan hanya menjadi tanggung jawab tim akreditasi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh insan rumah sakit,” ujar salah satu anggota Tim Akreditasi RSUP Kandou.

Dia menjelaskan bahwa kegiatan PITSTOP Akreditasi Extra Day merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh pegawai memiliki pemahaman yang sama terhadap standar akreditasi yang akan diterapkan di rumah sakit.

Dia mengatakan peran aktif seluruh pegawai menjadi faktor penting dalam membangun budaya mutu dan keselamatan pasien yang berkelanjutan di RSUP Kandou Manado.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K).FIHA., MARS menegaskan akreditasi bukan sekadar proses penilaian untuk memperoleh predikat, tetapi merupakan komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“Akreditasi adalah bagian dari budaya kerja yang harus kita bangun bersama. Seluruh pegawai, tanpa terkecuali, harus memahami standar yang berlaku dan menerapkannya dalam pelayanan sehari-hari. Saya mengajak seluruh civitas RSUP Kandou untuk mengikuti kegiatan PITSTOP Akreditasi ini dengan sungguh-sungguh, sehingga kita semakin siap menghadapi survei akreditasi dan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Dirut Prof Starry Rampengan.

Keberhasilan akreditasi hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh unsur rumah sakit, mulai dari tenaga medis, tenaga kesehatan, hingga tenaga pendukung lainnya.

Dengan adanya kegiatan PITSTOP Akreditasi Extra Day, manajemen RSUP Kandou berharap seluruh pegawai semakin memahami implementasi standar akreditasi dalam setiap aspek pelayanan. (*/sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Apresiasi Keberhasilan Tim Bedah Plastik RSUP Kandou Manado

Manado,GN – Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS melakukan pemantauan data pasien pasca menjalani Prosedur Lymphovenous Bypass (LVB) Surgery pertama di Sulawesi Utara, Rabu (1/7/2026). Dirut juga memonitor pemeriksaan lanjutan pasien di poli pasca tindakan untuk memastikan proses pemulihan.

Dirut menyampaikan apresiasi kepada tim bedah Plastik RSUP Kandou Manado atas keberhasilan dan komitmen serta dedikasi dalam meningkatkan kompetensi pelayanan bedah plastik di rumah sakit rujukan terbesar di Indonesia Timur tersebut.

Peningkatan kompetensi tenaga medis kata Dirut, terus dilakukan seiring berkembangnya teknologi dan kebutuhan pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, RSUP Kandou Manado membangun komunikasi dan menjalin kolaborasi dengan Rumah Sakit di Jakarta melalui program pendampingan, transfer pengetahuan, dan penguatan kompetensi tenaga kesehatan.

“Pengembangan kompetensi menjadi kunci agar pelayanan jantung di RSUP Kandou terus berkembang. Kami memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dan berkomitmen menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat. Kolaborasi dengan RS lainnya merupakan langkah strategis agar berbagai tindakan medis yang sebelumnya hanya dapat dilakukan di rumah sakit tertentu kini dapat dikerjakan di RSUP Kandou,” kata Dirut.

Manajemen RSUP Kandou Manado berkomitmen memperkuat pelayanan melalui pemenuhan sumber daya manusia yang kompeten. Selain itu, diperlukan pengadaan peralatan kesehatan yang modern, untuk menunjang berbagai tindakan medis dan operasi dengan tingkat kompleksitas tinggi.

Dengan penguatan SDM, kolaborasi bersama rumah sakit rujukan nasional, serta dukungan teknologi kesehatan yang memadai, Rumah Sakit Umum Pusat RD Kandou Manado optimis masyarakat bumi nyiur melambai bahkan Indonesia Timur mendapat layanan kesehatan berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Sebagai pimpinan rumah sakit yang selalu memberi perhatian terhadap kondisi pasien, Dirut selalu konsisten meskipun disibukan dengan berbagai agenda. Bukti perhatian Dirut Prof Starry secara rutin turun langsung memantau pelayanan dan memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan optimal, hingga masa pemulihan pasca operasi. (sisco)




Perkuat Pengembangan SDM, RSUP Kandou Miliki Gedung Diklat Baru

Manado,GN –Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K)., FIHA., MARS., MH.Kes meresmikan Gedung Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) baru berlantai dua RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado Selasa (30/6/2026).

 

Peresmian gedung ini sebagai upaya memperkuat pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan rumah sakit.

Bagi RSUP Kandou Manado peresmian ini sebagai hal penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pelatihan, dan pengembangan tenaga kesehatan.

Gedung Diklat yang baru dibangun ini dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan dan pelatihan dengan fasilitas yang modern dan representatif. Di lantai dua tersedia aula berkapasitas sekitar 50 orang yang dapat dimanfaatkan untuk seminar, workshop, pelatihan, konferensi, maupun kegiatan ilmiah lainnya.

Terdapat juga beberapa ruang kelas berkapasitas sekitar 20 orang untuk kegiatan pembelajaran dalam kelompok kecil sehingga proses pelatihan dapat berlangsung lebih efektif dan interaktif.

Di lantai satu dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang meeting digunakan untuk rapat koordinasi maupun diskusi akademik, juga ruang perpustakaan sebagai pusat referensi ilmu pengetahuan, serta ruang skill laboratory (skill lab) yang menjadi sarana praktik bagi peserta pelatihan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan klinis.

Untuk di ketahui gedung ini juga dilengkapi dengan pantry sebagai fasilitas penunjang kenyamanan peserta, musala untuk memenuhi kebutuhan ibadah, serta toilet yang nyaman dan representatif sehingga seluruh aktivitas pendidikan dapat berlangsung lancar.

Dirut Prof Sterry mengatakan keberadaan Gedung Diklat merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia rumah sakit. Oleh karena itu, kata Dirut pelayanan kesehatan yang bermutu harus didukung tenaga kesehatan dan seluruh SDM yang terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kompetensinya melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan.

“Kehadiran Gedung Diklat ini merupakan wujud komitmen RSUP Kandou dalam membangun budaya belajar yang berkesinambungan. Kami ingin seluruh tenaga kesehatan dan pegawai memiliki kesempatan untuk terus mengembangkan kompetensi sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar Dirut.

Pemanfaatan gedung ini lanjut Dirut mengatakan menunjukkan bahwa fasilitas tersebut dibangun bukan hanya sebagai infrastruktur, tetapi benar-benar menjadi pusat pembelajaran, inovasi, serta pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan RSUP Kandou.

“Dengan hadirnya Gedung Diklat dua lantai tersebut, RSUP Kandou Manado semakin memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan nasional di kawasan Indonesia Timur yang tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga pada pengembangan pendidikan, pelatihan, penelitian, dan peningkatan mutu sumber daya manusia,”terangnya. (sisco)




Buka Kegiatan Proctorship Kardiovaskular, Dirut Prof Starry Rampengan: Kegiatan Ini Sebagai Langkah Strategis

Manado,GN – Bertempat di Gedung Jantung Cardiovascular and Brain Center (CVBC) RSUP Kandou, Senin (29/6/2026) Direktur Utama RSUP Kandou, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS membuka kegiatan Proctorship Kardiovaskular. Kegiatan ini merupakan kerjasama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta.

Dr Taofan, SpJP(K), FIHA, FICA, FAsCC, FSCAI dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dihadirkan sebagai proktor utama. Pelaksanaan kegiatan ini didampingi oleh Ns Johansah, SKep dan Yuyun Pamungkas, SKep, Ners.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terus terjalin antara RSUP Kandou dan RS Jantung Harapan Kita. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta pelayanan jantung dan pembuluh darah di RSUP Kandou Manado.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan melalui transfer ilmu dan pengalaman dari para ahli. Harapannya, pelayanan kardiovaskular di RSUP Kandou semakin berkembang sehingga masyarakat di Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur dapat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah,”kata Dirut.

Proctorship merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi tenaga medis melalui pendampingan langsung oleh para ahli, sekaligus menjadi sarana transfer pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan kasus-kasus kardiovaskular yang kompleks.

Kegiatan ini menjadi rangkaian awal dari kolaborasi yang kemudian dilanjutkan dengan tindakan medis bersama pada pasien-pasien yang membutuhkan penanganan khusus. RSUP Kandou Manado terus berkomitmen menghadirkan pelayanan jantung yang semakin maju, berkualitas, dan berstandar nasional. (*/sisco)

 




Dirut Prof Starry Rampengan Tinjau Ruangan IGD RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Meskipun disibukan dengan padatnya agenda Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry H Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS meninjau ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Kandou Manado, Jumat (26/6/2026).

Dirut Prof Starry tetap konsisten agar langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh pasien memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, dan sesuai standar.

Dirut Prof Starry mengecek alur pelayanan pasien, kesiapan tenaga kesehatan, ketersediaan tempat perawatan, serta fasilitas penunjang di IGD. Terpantau Dirut berdialog dengan tenaga medis dan petugas, mendengar langsung kondisi pelayanan serta kendala yang dihadapi.

Peninjauan lapangan oleh Dirut menjadi komitmen bagi Manajemen RSUP Kandou Manado dalam menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan dimana ruangan IGD merupakan alur pertama dan pintu masuk pasien gawat darurat dan rujukan dari berbagai rumah sakit di Indonesia Timur.

Pengawasan langsung di lapangan kata Dirut merupakan bentuk tanggung jawab manajemen dalam memastikan pelayanan berjalan prima.

“Pemantauan langsung ke unit pelayanan merupakan hal yang penting. Kami ingin memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan yang cepat, profesional, dan mengutamakan keselamatan pasien. Kehadiran pimpinan di lapangan juga menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” kata Dirut Prof Starry.

Langkah Dirut meninjau langsung menunjukkan konsistensinya agar RSUP Kandou Manado menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (sisco)

 




Tunjang Pelayanan di RSUP Kandou Manado, Kemenkes Salurkan Bantuan Alkes Heart Lung Machine

Manado,GN – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memberikan bantuan Alat Kesehatan (Alkes) berupa Heart Lung Machine (mesin jantung-paru) di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Kamis (25/6/2026). Bantuan dari Kemenkes RI ini melalui program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN).

Direktur Utama Prof Dr dr Starry H Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, menerima langsung Alkes Heart Lung Mechine. Alkes tersebut diserahkan oleh Planning and Budgeting Officer Direktorat Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, Ahmed Ramadhan Nur Lubis, kepada Direktur Utama RSUP Kandou Manado dan didampingi jajaran direksi.

Diketahui Program SIHREN merupakan inisiatif Kementerian Kesehatan untuk memperkuat layanan rujukan nasional melalui penyediaan alat kesehatan bagi layanan prioritas Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU).

Dengan hadirnya Alkes Heart Lung Machine di RSUP Kandou Manado, diharapkan dapat menunjang dan meningkatkan kapasitas pelayanan bedah jantung dalam penanganan kasus-kasus kompleks bagi masyarakat Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur.

Dirut Prof Starry pada kesempatan itu, memberikan apresiasi dan terimakasih kepada Kementerian Kesehatan atas dukungan yang diberikan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI atas kepercayaan yang diberikan kepada RSUP Kandou. Bantuan Heart Lung Machine melalui program SIHREN ini semakin melengkapi layanan kami dan akan terintegrasi dengan layanan yang telah ada maupun pengembangan layanan baru di Pusat Kanker RSUP Kandou. Alat ini berperan penting dalam operasi jantung karena mampu mengambil alih fungsi jantung dan paru-paru selama tindakan berlangsung, sehingga meningkatkan keselamatan pasien dan memungkinkan tim medis menangani kasus-kasus yang lebih kompleks,”kata Dirut Prof Starry.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dan peninjauan langsung terhadap unit Heart Lung Machine. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Terima Penghargaan dari Kanwil DJKN Kemenkeu RI

Manado,GN– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara (Suluttenggomalut) Kamis (25/6/2026), di Gedung Keuangan Negara Manado menggelar ajang Bentenan Award 2026.

Dalam kesempatan itu, Kanwil DJKN Suluttenggomalut memberikan penghargaan kepada RSUP Prof Dr RD Kandou Manado sebagai Mitra Strategis dalam Optimalisasi Pengurusan Piutang Negara Tahun 2025.

 

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan dukungan RSUP Kandou Manado dalam mendukung optimalisasi pengelolaan serta pengurusan piutang negara sepanjang periode penilaian kinerja tahun 2025.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS menerima langsung Penghargaan tersebut.

Untuk diketahui, Kanwil DJKN Suluttenggomalut sebagai instansi vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara memiliki tugas melaksanakan koordinasi, bimbingan teknis, supervisi, pengendalian, evaluasi, dan pelaksanaan tugas di bidang kekayaan negara, penilaian, piutang negara, serta lelang. Keberhasilan pelaksanaan tugas tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terjalin dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk RSUP Kandou Manado.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Kanwil DJKN Suluttenggomalut. Penghargaan tersebut kata Dirut, menjadi motivasi bagi RSUP Kandou Manado untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan dan aset negara secara profesional dan akuntabel.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran RSUP Kandou dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kanwil DJKN Suluttenggomalut atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan. Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi serta berkomitmen menjalankan pengelolaan keuangan, aset, dan piutang negara secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Dirut.

Lanjut Dirut mengatakan, kolaborasi yang baik antara instansi pemerintah menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.

Penghargaan yang diterima RSUP Kandou Manado menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang akuntabel, transparan, dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE.Ak, MM,Manajer Tata Usaha dan Rumah Tangga Novi Rapar, ST, Plt.
Asisten Manajer BMN Djunarto, S.Si.
serta Asisten Manajer Mobilisasi Dana Yeheskiel Dondokambey, SE, MM.(sisco)




Dirut RSUP Kandou Manado Resmikan Fasilitas Laboratorium Terpadu

Manado,GN – Bertempat di aula Diklat RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Senin (22/6/2026) meresmikan sekaligus melaksanakan serah terima penyelesaian pekerjaan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan PT Rajawali Nusindo Indonesia untuk pengembangan Pelayanan Laboratorium Terpadu dan unit terkait.

Acara peresmian diawali dengan pengguntingan pita oleh Direktur Utama (Dirut) Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, dan selanjutnya dilakukan peninjauan gedung Laboratorium Terpadu yang baru.

 

Pantauan media ini, Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan berita acara serah terima antara RSUP Kandou Manado dengan PT Rajawali Nusindo. Penandatanganan dilakukan oleh pihak PT Rajawali dan Direktur Utama RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan. Turut hadir Direktur Perencanaan dan Keuangan, Ekwanto, SE, M.Si.

Direktur Utama dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dengan selesainya pembangunan Laboratorium Terpadu. Pembangunan gedung ini merupakan hasil kerja sama kedua belah pihak.

“Puji syukur kepada Tuhan karena acara ini bisa terlaksana hingga tahap peresmian. Harapan kami bukan hanya memiliki gedung yang bagus, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang baik, cepat, dan tepat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Dirut.

Dirut berharap kerja sama dengan PT Rajawali Nusindo terus berlanjut demi meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado. Dirut juga mengapresiasi kepada jajaran pimpinan sebelumnya yang telah menggagas dan mengupayakan terwujudnya kerja sama yang baik ini.

Ditempat yang sama, perwakilan PT Rajawali Nusindo berkomitmen, untuk terus bersinergi dalam mengembangkan pelayanan laboratorium di RSUP Kandou Manado yang menjadi kebanggaan masyarakat bumi nyiur melambai.

Dikatakannya, laboratorium bukan sekadar unit penunjang, melainkan menjadi jantung pemeriksaan diagnostik yang berperan penting dalam mendukung pelayanan medis.

Sehingga pengembangan fasilitas laboratorium tentu dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Dengan diresmikannya fasilitas laboratorium ini menjadi momentum dan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan menghadirkan fasilitas yang modern.

Selain itu, tentunya didukung dengan pelayanan profesional, cepat, dan akurat dengan SDM yang berkompeten untuk memenuhi kebutuhan masyarakat bumi nyiur melambai dan kawasan timur Indonesia.(sisco)