Awaluddin Umbola Menjadi Pembicara di Forum Lientera Sustainability

Jakarta,GN- Keinginan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) mendorong penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 di Sulut dengan prinsip-prinsip ramah lingkungan, dibahas dalam forum yang di inisiasi oleh Lembaga Inovasi Energi Teknologi Nusantara (Lientera), Sabtu 31 Agustus 2024 di Jakarta International Expo.

Dalam forum Lientera Sustainability Session: Pilkada Ramah Lingkungan dalam Prespektif Penyelenggara Pemilu itu, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Provinsi Sulut Awaluddin Umbola didapuk menjadi salah satu pembicara.

Saat menyampaikan paparannya, Umbola menjelaskan bahwa dalam Pilkada 2024 ini KPU Sulut mencoba melibatkan elemen pegiat lingkungan, akademisi serta stakeholder lainnya merumuskan apa yang bisa dikerjakan secara kolaboratif agar Pilkada dapat menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan.

“Sudah tiga bulan berjalan kami mendiskusikan topik ini, yang dimulai dari Camping Pilkada, kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion serta beberapa pertemuan lainnya,” jelas Ewin.

Dari serangkaian pertemuan itu, lahirlah komitmen bersama, KPU Sulut dan pegiat lingkungan serta komponen masyarakat lainnya menjadi beberapa rencana aksi.

“Diantaranya kami akan mengupayakan APK yang dicetak oleh KPU Sulut saat tahapan kampanye itu, kembali lagi KPU untuk dibawa ke lokasi pengelolaan daur ulang sampah,” jelas Umbola.

Hal lainnya yang akan dilakukan adalah penanaman pohon dengan menerapkan prinsip MRV (terukur, terdokumentasi dan terverifikasi).

“Jadi semua pohon yang akan ditanam oleh badan adhoc yang jumlahnya cukup  banyak itu, pertumbuhannya bisa dimonitor,” kata Ewin.

Rencana aksi lainnya terkait dengan implementasi Pilkada Ramah Lingkungan ini adalah, di masa tahapan pungut hitung, KPU Sulut akan menggelar lomba TPS Ramah Lingkungan di tingkat KPU kabupaten/kota. Lomba ini diharapkan dapat mendorong pembuatan TPS dengan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan serta langkah meminimalisir sampah dan pemilihan sampah di TPS.

“Beberapa pihak sudah berkomitmen mewujudkan ini. Selama tiga hari pada masa pendaftaran pasangan calon saja, sudah ada relawan yang menjemput sampah botol plastik di KPU Sulut. Sampah itu kemudian dibawah ke tempat pengelolaan daur ulang, disortir kemudian ditimbang untuk didaur ulang,” jelas Ewin.

Menurut Ewin, meski implementasi Pilkada Ramah Lingkungan ini bukan pekerjaan yang mudah, karena harus berhadapan dengan regulasi dan penganggaran yang sudah tertata, namun KPU Sulut yakin program ini bisa berjalan selama tahapan Pilkada yang tersisa.

“Paling tidak kami membangun kesadaran dulu di lingkungan KPU Sulut, sembari memberikan edaran ke KPU kabupaten/kota se Sulut, agar dapat mengukur apa yang bisa kita lakukan terkait Pilkada Ramah Lingkungan tanpa mengintervensi regulasi yang sudah ada. Kita coba maksimalkan apa yang ada,” ujar Ewin.

Dalam forum ini, Lientera menghadirkan keynote speaker, Deputi Bidang Dukungan Teknis KPU RI, Eberta Kawima, yang memaparkan apa saja yang sudah dilakukan oleh KPU terkait dengan penyelenggaran Pemilu yang memperhatikan prinsip lingkungan hidup.

“Ada dorongan dari KPU Sulut, bahwa beberapa hal terkait hal ini dimasukkan dalam regulasi, agar kita bisa mengubah perilaku, salah satunya tahapan kampanye yang benar-benar menerapkan prinsip ramah lingkungan,” ujar Kawima.

Kawima menjelaskan soal tahapan-tahapan Pemilu yang nyaris semuanya bersinggungan dengan persoalan lingkungan hidup.

“Saya sangat setuju bahwa Pilkada itu harus dilakukan dengan prinsip ramah lingkungan. Mari kita bahas bersama,” tegas Kawima.

Sementara itu Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Herwyn Jefler Hielsa Malonda mengapresiasi apa yang akan dilakukan oleh KPU Sulut tersebut.

Doktor lingkungan ini mendorong agar salah satu asas yang harus ditambah ke dalam asas penyelenggaraan Pemiilu adalah asas ramah lingkungan.

Dari penelitian penulis buku Green Constitution ini, pada Pemilu 2019, di Kota Manado saja, kertas suara yang digunakan setara dengan 6.675 pohon yang ditebang. Alat peraga kampanye di Kota Manado waktu itu ada 10.143 unit dengan total ukuran 37.700m2 yang setara 23 persen luas Kota Manado yang hanya 157.300m2.

“Bisa dihitung berapa pohon yang harus ditebang untuk menggelar Pilkada Serentak di tahun 2024 ini,” kata Herwyn.

Lientera juga menghadirkan pembicara lainnya yakni Kepala Sub Direktorat Sampah Spesifik, Maharani Kristiningsih, serta Export Board Lientera sekaligus pendiri Baciraro Recycle, Marlon Kamagi. Diskusi ini dipandu oleh Advisory Board Lientera, Moshe Rizal.

Marlon Kamagi dalam kesempatan tersebut memperlihatkan beberapa produk hasil daur ulang yang sudah dihasilkan oleh Baciraro Recycle. Dia berharap, pada Pilkada Sulut 2024, APK yang dicetak oleh KPU Sulut dapat mendorong ekonomi sirkular.

“Caranya APK itu harus dikumpulkan di satu titik, ada relawan pegiat lingkungan yang menjemput, dan kami serta pengelola sampah daur ulang lainnya dapat mendaur ulang APK menjadi produk yang lebih bernilai,” jelas Marlon.

Sementara itu Maharini Kristiningsih dari Kementerian LHK menjelaskan bahwa sudah ada Surat Edaran Menteri LHK No 3 Tahun 2024, yang mengatur pengelolaan sampah yang timbul dari penyelenggaraan Pemilu.

“Tujuannya adalah memperkuat komitmen dan peran aktif peserta Pemilu, dan masyarakat dalam melaksanakan pengelolaan sampah dan penyelenggaraan Pemilu 2024 yang ramah terhadap lingkungan hidup, menghindari timbulan sampah dari penyelenggaran Pemilu, serta mencegah dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan,” jelas Maharini. (*/sisco)

 




02 September Batas Pemeriksaan Kesehatan Paslon Pilkada Tahun 2024

Sulut,GN- Komisioner KPU Sulut Salman Saelangi menegaskan tanggal 02 September batas pemeriksaan kesehatan bagi Pasangan Calon (Paslon) Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024.

Penegasan ini disampaikan oleh komisioner KPU Sulut, saat konferensi pers penutupan penerimaan pendaftaran calon Pilkada tahun 2024, Kamis (29/8/2024) tadi malam sekira pukul 23.59 Wita.

“Pasca penutupan pendaftaran tentunya kita akan melakukan verifikasi – verifikasi terhadap kebenaran dokumen administrasi bakal pasangan calon. Sebenarnya verifikasi administrasi pasangan calon sudah beririsan jadwalnya dari tanggal 27 Agustus. Berdasarkan PKPU nomor 8 tahun 2024. Jadi tanggal 27 Agustus sampai 03 September itu verifikasi administrasi . Nah, beririsan juga sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan sampai tanggal 02 September 2024,” kata Salman Saelangi kepada sejumlah media.

Selanjutnya Saelangi menjelaskan terkait dengan case yang calon tunggal atau yang mendaftar hanya satu bakal pasangan calon. Menurut Saelangi akan dilakukan perpanjangan pendaftaran sesuai mekanisme.

“Tentu untuk case yang calon tunggal atau yang mendaftar hanya satu bakal pasangan calon, tentu ini akan dilakukan perpanjangan dengan mekanisme,” jelas Saelangi.

Lebih jauh Saelangi mengatakan KPU akan melakukan sosialisasi kembali untuk tahap pendaftaran selama tiga hari.

“KPU akan menunda tahap dan selanjutnya akan di sosialisasikan dan setelahnya akan dibuka kembali pendaftaran selama tiga hari. Itu sesuai dengan regulasi yang ada pada KPP 1229 atau keputusan KPU RI nomor 1129 tahun 2024. Itu adalah langkah – langkah khusus bagi pendaftar dari tanggal 27 sampai 29 Agustus pukul 23.59 Wita hanya satu bakal pasangan calon,” terang Saelangi. (sisco)




Secara Resmi Ketua KPU Sulut Tutup Pendaftaran Calon Pilkada Tahun 2024

Sulut,GN- Setelah KPU Sulut membuka kesempatan untuk penerimaan pendaftaran calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, selama tiga hari (27-29 Agustus 2024) tepat pukul 23.59 Wita Ketua KPU Sulut Kenly Poluan secara resmi menutup pendaftaran.

Dalam sambutannya Ketua KPU Sulut menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat membantu dalam suksesnya pendaftaran calon Pilkada tahun 2024.

“Tentunya kami menyampaikan terimakasih yang pertama untuk masyarakat, kemudian juga kepada stake holder terkait dan PLN,” kata Kenly.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan hingga ke kabupaten dan kota di lokasi pendaftaran.

“Kami telah melakukan pencegahan melalui imbauan, saran perbaikan, rekomendasi yang ditindaklanjuti KPU,” ucap Ardiles.

Lanjutnya mengatakan, Bawaslu telah menyampaikan surat kepada KPU Sulut perihal permintaan dokumen syarat pencalonan dan syarat calon.

“Dari tiga pasang calon yang mendaftar, jadi bahan pengecekan,” tukas Ardiles.

Kepada media ketua Bawaslu Sulut juga menyampaikan terima kasih ikut berpartisipasi melaporkan potensi pelanggaran.

“Terima kasih atas laporan dugaan pelanggaran yang disampaikan oleh media, bagian dari pengawasan partisipatif,” tandasnya.

Sebagai informasi bahwa  ada tiga bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang sudah mendaftar di KPU Sulut untuk Pilkada 2024. Ketiga bakal pasangan calon yaitu pasangan Yulius Selvanus – Victor Mailangkay, Elly Lasut – Hanny Joost Pajouw dan Steven Kandouw – Alfret Denny Tuejeh. Oleh KPU Sulut telah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat dan diberikan pengantar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUP prof Dr RD Kandou Manado. (sisco)




Bapaslon Gubernur dan Wakil Gubernur Steven Kandouw dan Alfred Tuejeh Mendaftar di KPU Sulut

Sulut,GN- Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw dan Alfred Denny Tuejeh Kamis (29/8/2024) melakukan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Utara (KPU Sulut).

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dan Alfred Denny Tuejeh yang diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Hanura dan Partai Gelora tiba di kantor KPU Sulut Sekira pukul 10.35 Wita.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara Olly Dondokambey turut mengantar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw dan Alfred Denny Tuejeh melakukan pendaftaran di kantor KPU Sulut.

Pantauan media ini, sepanjang jalan di ponegoro di penuhi masa pendukung bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dan Alfred Denny Tuejeh.

Sementara di tempat pendaftaran penerimaan bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dan Alfred Denny Tuejeh bersama pengurus partai pengusung di terima langsung oleh Ketua KPU Sulut Kenly Poluan bersama jajarannya.

Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh bersama jajarannya, turut hadir memantau jalannya penerimaan pendaftaran bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut di kantor KPu Sulut.

Diketahui bakal Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut periode 2024-2029 Steven Kandouw dan Alfred Denny Tuejeh merupakan pendaftar ketiga dan diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Hanura dan Partai Gelora. (sisco)




Belum Ada Catatan Dugaan Pelanggaran Administrasi, Ketua Bawaslu Sulut Apresiasi Kerja Keras KPU Sulut

Sulut,GN- Ketua Badan Pengawas Pemilu Sulawesi Utara (Bawaslu Sulut) Ardiles Mewoh memberikan apresiasi kepada segenap jajaran Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Utara (KPU Sulut) dibawah pimpinan Ketua KPU Sulut Kenly Poluan, atas kerja keras sehingga proses pendaftaran sampai pada verifikasi berkas dokumen pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara sampai hari ini Bawaslu Sulut belum menemukan catatan atau kesalahan administrasi pendaftaran dan verifikasi berkas.

” Sejak proses penerimaan pendaftaran dan verifikasi sampai saat ini selesai di pukul 18.00 wita, kami belum menemukan catatan terkait dengan dugaan pelanggaran administrasi terhadap tata cara dan prosedur penerimaan pendaftaran dan verifikasi. Tentu kami memberikan apresiasi kepada teman – teman KPU Sulut yang sudah melakukan proses penerimaan pendaftaran dan verifikasi ini sesuai dengan ketentuan yang ada,” kata Ardiles, saat konferensi pers Rabu (28/8/2024) malam tadi.

 

Lebih jauh Ardiles mengatakan dalam proses penerimaan pendaftaran dan verifikasi berkas dokumen, KPU Sulut sangat terbuka dan transparan.

“Proses penerimaan pendaftaran ini sangat terbuka dan transparan disaksikan oleh semua pihak yang berkepentingan,”ungkap Ardiles.

Selain itu, Ardiles terus menghimbau agar dihari terakhir besok masih ada pendaftaran, untuk tidak diperbolehkan dalam penggunaan fasilitas – fasilitas negara dan tidak melibatkan anak – anak dalam proses pendaftaran.

“Kedua, kami tetap menghimbau karena besok masih ada pendaftaran hari terakhir sampai pada pukul 23.59 Wita dan tentu himbauan – himbauan yang telah kami sampaikan menjadi perhatian terkait dengan pelibatan – pelibatan semua pihak yang tidak diperbolehkan penggunaan fasilitas – fasilitas negara dan juga pelibatan anak – anak dalam proses penerimaan pendaftaran di kantor KPU Provinsi Sulawesi Utara,” tutup ketua Bawaslu Sulut itu. (sisco)




Pasangan Bakal Cagub dan Cawagub E2L -HJP Pendaftar Kedua di KPU Sulut

Sulut,GN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut kembali menerima pendaftaran Bakal Pasangan Calon Gubernur (Cagub) Elly Engelbert Lasut (E2L) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Hanny Jost Pajouw (HJP) Rabu (28/8/2024).

Pasangan Cagub dan Cawagub (E2L-HJP) merupakan pendaftar kedua yang di terima oleh KPU Sulut. Pasangan Cagub dan Cawagub ini memakai setelan pakaian putih polos.

Sekitar pukul 15.00 Wita pasangan Cagub dan Cawagub E2L – HJP tiba di Kantor KPU Sulut jalan Diponegoro untuk mendaftarkan diri.

Pasangan Cagub dan Cawagub E2L – MJP diterima dan mendapatkan pengalungan kain Bentenan dari Sekretaris KPU  Sulut, sebelum diarahkan untuk kemeja registrasi dan selanjutnya naik kelantai dua untuk melakukan pendaftaran.

Selanjutnya KPU Sulut melakukan verifikasi terhadap surat pencalonan serta surat dukungan partai kepada Pasangan Cagub dan Cawagub E2L – MJP.

Bawaslu Sulut juga ikut melakukan pantauan dan pengawasan khusus terhadap tahapan pendaftaran pasangan Cagub dan Cawagub.

Diketahui, Pasangan cagub dan cawagub E2L – MJP yang diusung Partai Demokrat juga mendapat dukungan Partai Buruh, PKN dan PBB. (sisco)




Ketua KPU Sulut Sebut Berkas Pasangan Cagub dan Cawagub YSK -VICTORI Lengkap

Sulut,GN- Ketua KPU Sulut Kenly Poluan dalam sambutannya usai pendaftaran sekaligus verifikasi berkas dan dokumen  untuk pasangan cagub dan cawagub YSK – VICTORI (Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling – Dr Victor Mailangkay), menyebutkan bahwa berkas dokumen dari Cagub dan cawagub YSK – VICTORI dinyatakan lengkap.

” Kami mengapresiasi kehadiran pasangan cagub dan cawagub bapak Yulius Selvanus dan pasangan calon wakil Gubernur Dr Victor Mailangkay. Dengan ini kami menyatakan berkas dokumen sudah lengkap,” kata Kenly Diruangan pendaftaran, Rabu (28/8/2024) tadi siang.

Lanjut kata Kenly, pasangan Cagub – cawagub YSK – VICTORI akan melakukan pemeriksaan kesehatan.

” Tahap selanjutnya akan melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUP Kandou Manado,” ujar Kenly. (sisco)




YSK – VICTORI Pertama Mendaftar di KPU Sulut

Sulut,GN- Hari kedua pendaftaran, Pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Yulius Selvanus Komaling dan Victor Mailangkay (YSK-VICTORI) mendaftar di kantor Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Utara (KPU Sulut) Rabu (28/8/2024) pagi.

Pantauan media ini, Pasangan cagub Dan cawagub YSK-VICTORI yang di usung delapan partai besar Gerindra, Nasdem, Golkar, PKB, PAN, Perindo, PKS, PSI, serta Partai Garuda di kawal ribuan masa pendukung, start dari depan Gereja Sentrum, berjalan menuju tempat pendaftaran dan tiba di kantor KPU Sulut sekira pukul 09.55 Wita.

Sesampainya di kantor KPU Sulut, pasangan cagub dan cawagub YSK-VICTORI melakukan registrasi terlebih dahulu didepan halaman kantor sebelum masuk menuju ke ruangan pendaftaran.

Terpantau juga Pasangan cagub dan cawagub YSK-VICTORI mengenakan pakaian adat Minahasa dan disambut dengan tarian adat kabasaran.

Sesampainya di ruangan pendaftaran, Pasangan cagub dan cawagub  YSK-ViCTORI di terima oleh Ketua KPU Sulut Kenly Poluan bersama komisioner KPU lainnya serta Bawaslu Sulut.

Sampai berita ini ditayangkan Pasangan cagub dan cawagub (YSK-VICTORI) masih berada di ruangan pendaftaran untuk melakukan proses verifikasi. (sisco)




KPU Sulut Tutup Pendaftaran Hari Pertama Belum Ada Paslon Gubernur Dan Wakil Gubernur Mendaftar

Sulut,GN- Tepat pada pukul 16.00 Wita Ketua Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Utara (KPU Sulut) Kenly Poluan menutup pendaftaran di hari pertama bakal Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Selasa 27 Agustus 2024.

 

Ketua KPU Sulut Kenly Poluan saat konferensi pers mengatakan bahwa di hari pertama pendaftaran belum ada tokoh yang diantarkan oleh partai politik untuk mendaftarkan diri.

” Sesuai ketentuan pendaftaran hari pertama tanggal 27 Agustus 2024 dibuka pada pukul 08.00 Wita. Sesuai jam kami nyatakan dibuka tadi pagi disaksikan atau diawasi oleh Bawaslu Sulawesi Utara dan hari ini tepat pukul 16.00 Wita juga diawasi oleh Bawaslu menutup pendaftaran hari pertama. Sebagaimana kita ketahui hari pertama ini belum ada tokoh yang diantarkan oleh partai politik untuk mendaftarkan diri. Mudah- mudahan besok akan ada tokoh atau calon yang akan diantarkan oleh partai politik,” kata Kenly.

Selain itu, Kenly menjelaskan ada dua kabupaten/kota di Sulawesi Utara, yaitu Minahasa dan Tomohon, telah mengajukan pendaftaran calon kepala daerah mereka.

KPU Sulut akan terus memantau jalannya proses pendaftaran tidak hanya untuk calon Gubernur dan Wakil Gubernur, tetapi juga di 15 kabupaten/kota yang ada di provinsi tersebut.

“Jadi besok kita akan pantau bersama, bukan hanya pendaftaran gubernur dan wakil gubernur, tapi di 15 kabupaten/kota akan tetap kami pantau,” tandasnya. (sisco)




Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Pilkada Tahun 2024 Provinsi Sulawesi Utara