Bangun Kepercayaan Publik, RSUP Kandou Gelar FKP Gandeng Berbagai Unsur

Manado,GN -Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan publik khususnya dalam pelayanan kesehatan memerlukan peran serta penyelenggara pelayanan publik dan masyarakat selaku pengguna atau penerima pelayanan sebagai upaya membangun sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang adil, transparan dan akuntabel.

RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar kegiatan Forum konsultasi publik (FKP) yang dilaksanakan diruangan webinar RSUP Kandou, Senin (29/9/2025).

Adapun peserta yang hadir antara lain  Direksi RSUP Kandou Manado, Kapolsek, Koramil,Camat, Lurah, Kepala lingkungan,Tokoh Agama, Kepala Puskesmas dan unsur media.

Kegiatan FKP ini di buka oleh Direktur Layanan Operasional, Dr Erwin Sondang – Siagian di dampingi Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan dr Wega Sukanto dan Direktur Keuangan dan BMN Ekwanto,SE.Ak, MM.

Dalam sambutan Dr Erwin mengatakan kegiatan ini sangat penting bagi kita, Untuk itu,rumah sakit Kandou sangat membutuhkan masukan gagasan untuk lebih baik lagi kedepan.

” Harapan kami ini menjadi ruang untuk kita berdiskusi, untuk saran dan masukan menjadi lebih baik, untuk kita lebih sehat dan untuk Indonesia emas 2044,” kata Dr Erwin.

Sementara itu, Direktur utama dalam arahannya menyampaikan tujuan dilaksanakan FKP ini adalah untuk menerima masukan dari berbagai pihak demi peningkatan kualitas pelayanan dari RSUP Kandou Manado.

“Sebagai rumah sakit vertikal kementerian kesehatan RSUP memilki tanggungjawab untuk berbenah guna memberikan pelayanan yang berkualitas, aman dan terjangkau,”ujarnya.

Lanjutnya mengatakan, forum ini adalah wadah bagi kita semua untuk saling bertukar pikiran, memberikan masukan, dan bersama-sama merumuskan standar pelayanan yang tidak hanya sesuai dengan regulasi. “Tetapi juga benar-benar memenuhi harapan dan kebutuhan pasien serta keluarga,” tambahnya.

Forum komunikasi publik ini kata Dirut, merupakan langkah progresif RSUP Kandou dalam mewujudkan visi menjadi rumah sakit rujukan terkemuka yang memberikan pelayanan prima dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“Dengan adanya standar pelayanan yang partisipatif dan transparan, diharapkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan di RSUP Kandou akan semakin meningkat,” ungkapnya.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi, membangun kepercayaan publik, serta menjembatani aspirasi masyarakat demi pelayanan rumah sakit yang semakin baik, inklusif, dan humanis,”sambung Dirut.

“Kami percaya bahwa dengan mendengarkan langsung dari mereka yang merasakan pelayanan, kami bisa mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan mengimplementasikan solusi yang tepat sasaran,”tukasnya.(sisco)




Kemenkes Poltekes Manado Gelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat PPDM di Kelurahan Kakaskasen

Tomohon,GN- Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan (Kemenkes Poltekes) Manado kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon.

Sebagai Ketua Tim yakni Nita R Momongan,S.Pd,SST,M.Si (NIDN 4018017201), anggota Ana B. Montol,S.Pd,M.Si (NIDN 4017086601) dan Henry S Imbar,S.Pd.,M.Kes (NIDN 4025096801).

Adapun kegiatan ini adalah pelatihan Pengembangan Produk Lokal Pada Kader Kesehatan dan Tim Penggerak PKK Untuk Mengatasi Penyakit Hipertensi.

Kelurahan Kakaskasen 1 merupakan salah satu kelurahan yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan wilayah pelayanan kesehatan kelurahan Kakaskasen 1 bagian dari wilayah pelayanan Puskesmas Kakaskasen. Kota Tomohon. Kelurahan kakaskasen saat ini merupakan kelurahan dengan pemukiman modern yang beridentitas kuat terhadap kebudayaan setempat. Terdapat berbagai fasilitas umum yang ada, seperti sekolah, rumah ibadah, perkantoran, Puskesmas pembantu, tempat-tempat usaha kuliner, dan tempat-tempat usaha lainnya.

Permasalahan prioritas di lokasi kegiatan yaitu kelurahan Kakaskasen 1 adalah masih tingginya kasus penyakit degenertif khususnya penyakit hipertensi di Kelurahan Kakaskasen 1.
Permasalahan ini perlu untuk ditanggulangi karena berdampak terhadap produktifitas kerja penderita itu sendiri serta sebagai upaya mencegah risiko terjadinya komplikasi penyakit lainnya yang disebabkan karena hipertensi.

Untuk tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini yakni memberikan pelatihan dalam bentuk pengembangan resep berbasis pangan lokal untuk mencegah dan membantu penyembuhan penyakit hipertensi di di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon.

Sementara kegiatan PkM dilakukan dalam bentuk edukasi dengan memberikan pelatihan pelatihan pengembangan resep berbasis pangan lokal kepada kader kesehatan dan Tim penggerak PKK. Tahap-tahap pelaksanaan kegiatan PkM yaitu persiapan terdiri koordinasi dan advokasi dengan pemerintahan setempat sebagai mitra PkM tentang pengembangan resep dan persiapan peralatan praktek dan sarana prasarana untuk kegiatan Pengabmas. Koordinasi dilakukan dengan pemerintah kelurahan Kakaskasen 1, Puskesmas Kakaskasen dan calon peserta pelatihan yaitu kader kesehatan dan Tim penggerak PKK.

Maksud kegiatan ini untuk mendapatkan dukungan secara penuh terhadap kegiatan Pengabmas dan menjadi program kegiatan Mitra setelah pelaksanaan PkM selesai.
Melakukan intervensi PkM dalam bentuk memberikan pelatihan pada kader kesehatan dan Tim penggerak PKK sehingga mereka bisa lebih memahami tentang resep-resep makanan sehat berbasis pangan lokal yang baik sehingga akan diteruskan kepada masyarakat penderita hipertensi.

Pemberian pelatihan sesuai resep-resep yang sudah dikembangkan pengusul berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan tim pelaksana dan riset-riset lainnya. Teknik pelatihan yaitu penjelasan dan diskusi terhadap produk/resep yang akan dibuat.

Setelah penjelasan dilanjutkan dengan praktik pengolahan terhadap resep yang sudah dikembangkan oleh masing-masing peserta. Jumlah resep yang akan dipraktekkan dalam pelatihan ini berjumlah 6 resep. Pemberi materi dalam pelatihan ini adalah Tim pengabmas yang berjumlah empat orang dibantu oleh mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado yang berjumlah tiga orang.

Untuk di ketahui kegiatan pelatihan dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2025 lalu. Dan peserta pelatihan yang hadir berjumlah 35 orang, terdiri dari kader kesehatan dan tim Penggerak PKK.

Peserta yang mengikuti pelatihan dibekali dengan ilmu pengetahuan dan Teknik memasak dan Teknik pengolahan makanan. Peserta yang sudah dilatih dapat langsung mengolahnya dirumah mengajarkannya kepada keluarga penderita hipertensi.

Sementara partisipasi Mitra yang dilakukan dalam kegiatan PkM ini antara lain pemerintah kelurahan Kakaskasen 1 mempersiapkan peserta kegiatan dengan melakukan koordinasi dengan Puskesmas wilayah kerja terkait keder kesehatan serta kepada ketua Tim penggerak PKK desa mitra untuk dapat mengirimkan anggota PKK sebagai peserta pelatihan.

Pemerintah kelurahan mempersiapkan kader kesehatan yang akan mengikuti kegiatan pelatihan. Untuk keberlanjutan program ini, maka selain peserta pelatihan yang diberikan buku resep tentang pengembangan pangan lokal bagi keluarga yang terdapat penderita Hipetensi. (redaksi)




Poltekes Kemenkes Manado Gelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat PPDM di Kelurahan Kakaskasen 1

Tomohon,GN- Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat tentang Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) oleh Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekes Kemenkes) Manado dilaksanakan di Kelurahan Kakaskasen I Kota Tomohon pada Agustus 2025 lalu.

Kegiatan tersebut meliputi Pelatihan Konseling Menyusui Dan Pemberian Makanan Anak Pada Kader Dan Tokoh Agama Dalam Upaya Penanggulangan Stunting Dan Obesitas Anak Balita di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon

Tim yang turun melakukan pelatihan ini yakni Henry S Imbar, S.Pd.,M.Kes (NIDN 4025096801) selaku ketua tim. Kemudian anggota, Ana B. Montol,S.Pd,M.Si (NIDN 4017086601), Nita R. Momongan,S.Pd,SST,M.Si (NIDN 4018017201), dan Olfie Sahelangi, S.Pd,M.Si (NIDN 4010107301).

Kelurahan Kakaskasen 1 merupakan salah satu kelurahan yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan wilayah pelayanan kesehatan kelurahan Kakaskasen 1 bagian dari wilayah pelayanan Puskesmas Kakaskasen Kota Tomohon.

Kelurahan kakaskasen saat ini merupakan kelurahan dengan pemukiman modern yang beridentitas kuat terhadap kebudayaan setempat. Terdapat berbagai fasilitas umum yang ada, seperti sekolah, rumah ibadah, perkantoran, Puskesmas pembantu, tempat-tempat usaha kuliner, dan tempat-tempat usaha lainnya.

Permasalahan prioritas di lokasi kegiatan yaitu kelurahan Kakaskasen 1 adalah terjadi masalah gizi ganda yaitu masih ditemukan anak dengan status gizi buruk dan stunting sementara anak yang obesitas juga tinggi. Permasalahan ini perlu untuk ditanggulangi karena keadaan gizi pada masa anak – anak sangat berpengaruh dengan kualitas hidup anak tersebut ketika dewasa.

Anak stunting dapat mempengaruhi produktifitas ketika dewasa termasuk kemampuan kognitif karena berkaitan dengan permasalahan pertumbuhan dan perkembangan otak ketika anak tersebut stunting.

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dalam bentuk konseling kepada kader kesehatan dan tokoh agama tetang ASI ekslusif dan makanan bayi dan Balita untuk memperbaiki keadaan gizi anak di Kelurahan Kakaskasen 1.

Untuk jenis Kegiatan PkM dilakukan dalam bentuk edukasi dengan memberikan pelatihan konseling kepada kader kesehatan dan tokoh agama tentang menyusui ASI eksklusif dan pola makan yang baik bagi anak Balita.

Sementara untuk tahap-tahap pelaksanaan kegiatan PkM yaitu Persiapan terdiri koordinasi dan advokasi dengan Mitra lokasi Pengabmas dan persiapan ATK dan sarana prasarana untuk kegiatan Pengabmas. Pengadaan modul dan modul e-elektronik tentang ASI eksklusif dan pola makan.

Melakukan intervensi PkM dalam bentuk memberikan pelatihan pada kader kesehatan dan tokoh agama sehingga mereka bisa lebih memahami tentang pemberian ASI eksklusif dan pola makanan anak Balita yang baik sehingga akan diteruskan kepada masyarakat. Pemberian pelatihan konseling mengikuti modul yang sudah disiapkan berdasarkan standar dari Kementerian Kesehatan dan hasil riset yang telah dilakukan tim pelaksana dan riset-riset lainnya.

Teknik pelatihan yaitu pemberian materi dalam bentuk ceramah dan diskusi serta praktik melakukan konseling. Pemberi materi dalam pelatihan ini adalah Tim pengabmas yang berjumlah empat orang dibantu oleh mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado yang berjumlah tiga orang.

Peserta pelatihan yang hadir berjumlah 35 orang yang terdiri dari kader kesehatan, tokoh agama, dan dari Puskesmas Kakaskasen.Peserta yang mengikuti pelatihan dibekali dengan ilmu pengetahuan tentang gizi khususnya ASI eksklusi dan makanan sehat bagi anak dan diberikan pegangan berupa modul elektronik tentang materi yang diberikan.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang sudah diterima kepada masyarakat dan jemaat/umat bagi tokoh agama. Kader kesehatan bisa melakukan langsung ke masyarakat dalam pertemuan – pertemuan dan berkunjung kerumah keluarga yang memiliki bayi dan anak Balita. Kader kesehatan juga dapat melakukan edukasi pada saat kegiatan Posyandu Balita.

Untuk Tokoh agama mereka dapat memberikan edukasi kepada umat/jemaat pada saat melakukan ceramah/khotbah atau kegiatan-kegiatan ibadah lainnya. Tokoh agama juga dapat melakukan edukasi pada saat ada pasangan calon pengantin yang melakukan katekisasi atau persiapan sebelum pernikahan sehingga saat keluarga mereka memiliki anak sudah ada pemahaman yang benar tentang menyusui eksklusif.

Metode ini sesuai riset yang telah dilakukan oleh tim pelaksana sangat efektif untuk dilakukan. (redaksi)

 




Hizkia Sembel Terpilih Aklamasi Pimpin PDGI Manado Periode 2025–2030

Manado,GN – Pelaksanaan Musyawarah Cabang Persatuan Dokter Gigi Indonesia Cabang Manado telah sukses digelar, Sabtu (20/09/2025).

Diketahui, Ratusan Peserta musyawarah cabang yang hadir tersebut merupakan dokter-dokter gigi yang tersebar di Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara serta dari Kepulauan.

Pada kesempatan itu, drg. Ian Handri Supari selaku Ketua Panitia mengungkapkan bahwa pelaksanaan Musyawarah Cabang PDGI Manado ini di ikuti oleh ratusan anggota PDGI Cabang Manado yang anggotanya bukan hanya dokter gigi di Manado tetapi dokter gigi yang tergabung dalam anggota PDGI Manado berasal dari Manado, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan hingga dokter gigi dari Kepulauan Sangihe, Sitaro maupun Talaud.

“Salah satu agenda penting organisasi dalam musyawarah cabang ini yaitu memilih Ketua PDGI Manado periode 2025-2030 dan telah terpilih secara aklamasi Dr. drg. Hizkia Sembel, M.Kes, menggantikan Ketua PDGI Manado sebelumnya yaitu drg. Victor Tengar Pamolango, MMRS, Sp.BM(K), tutur dokter Ian,” Ujar Ian.

Dalam pidato pertamanya selaku Ketua PDGI Cabang Manado terpilih periode 2025-2030, dokter Hizkia Sembel mengungkapkan rasa syukur atas amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh teman-teman sejawat dan para senior untuk menahkodai PDGI Cabang Manado kedepan.

Dokter Hizkia berharap akan menjadikan PDGI Manado sebagai rumah kedua yang nyaman bagi para dokter gigi dan dapat bermanfaat bagi para anggotanya serta dapat berkontribusi untuk pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara secara umumnya.

“Sejumlah gagasan dan program untuk PDGI kedepan ikut di paparkan oleh dokter Hizkia, yang nantinya dapat bermanfaat secara langsung bagi anggota serta dapat memberikan sumbangsih yang nyata bagi pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara,” Ucap Hizkia.

Dr. drg. Hizkia Sembel, M.Kes diketahui merupakan seorang dokter gigi kelahiran Langowan Minahasa dan merupakan Alumni Universitas Sam Ratulangi yang pertama kali terpilih sebagai Ketua PDGI Manado. (*/sisco)




Rayakan HUT Ke- 44 Secara Sederhana, Keluarga Besar SMPN 8 Manado Gelar Ibadah Syukur

Manado,GN- Keluarga besar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Manado merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke- 44 secara sederhana, Senin (22/9/2025). Ibadah syukur dihadiri oleh Kepala Sekolah dan guru bahkan seluruh siswa yang ada.

Pantauan media ini, ibadah syukur berlangsung kusyuk dan penuh dengan keakraban sehingga para siswa turut merasakan sukacita dalam suasana ibadah walaupun dilaksanakan secara sederhana.

Usai ibadah syukur, Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa,SPd mengatakan dalam usia yang ke-44 tahun SMPN 8 Manado dapat memberikan harapan baru yang terbaik untuk sekolah ini.

Lanjut Manggopa mengatakan, paling utama tentunya kita membangun kualitas pendidikan dan membangun karakter anak – anak didik sebagai masa depan bangsa.

“Dengan usia ke – 44 tahun, kiranya dapat memberikan harapan baru yang terbaik ke depan untuk sekolah. Maka saya mengajak seluruh keluarga besar SMPN 8 Manado untuk membangun dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah ini, yang utama bagaimana kita membangun karakter anak – anak siswa sebagai masa depan bangsa,” kata Manggopa.

“Saya berharap tentunya sekolah ini menjadi salah satu sekolah unggulan di Kota Manado. Kerjasama antara guru dan orangtua menjadi harapan kami untuk kemajuan sekolah ini,” sambungnya.

Manggopa mengajak untuk membangun komunikasi dan terus melakukan yang terbaik untuk sekolah, sehingga apa yang menjadi tujuan yang mulia untuk peningkatan sekolah dapat tercapai dengan sukses.

“Mari kita membangun komunikasi dan kerjasama yang baik dengan orang tua siswa, dan teruslah bersinergi agar supaya tujuan menjadikan sekolah ini lebih baik lagi ke depan dapat tercapai,” pungkasnya.

Diketahui, selesai ibadah syukur dirangkaikan dengan penyerahan sejumlah hadiah kepada siswa yang menjuarai lomba antar kelas se SMPN 8 Manado. (sisco)




RSUP Kandou Manado Ikut Berpartisipasi di FSS 2025, Ekwanto : Kami Tunjukan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarkat Sulut

Manado,GN- Di hari terakhir pelaksanaan kegiatan Festival Sulut Sehat (FSS) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) turut di hadiri Direktur BMN dan Keuangan RSUP Kandou Manado Ekwanto.

Disela – sela kegiatan penutupan, Jumat (12/9/2025) ketika di wawancarai sejumlah media, Ekwanto menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah melaksanakan kegiatan ini.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah provinsi Sulawesi Utara, dengan adanya ivent seperti ini kami dapat berpartisipasi memperkenalkan layanan di RSUP Kandou kepada masyarakat kota Manado dan lebih umum lagi masyarakat Sulawesi Utara.Layanan – layanan yang di berikan oleh rumah sakit Kandou untuk masyarakat, sehingga mereka dapat mengenal layanan rumah sakit tertier dan tercanggih di Sulawesi Utara,” ucapnya.

Ekwanto mengatakan RSUP Kandou Manado telah berupaya menunjukan pelayanan terbaik untuk masyarakat Sulut.

“Kami juga berupaya untuk memberikan dan menunjukan bahkan berupaya sebaik mungkin menunjukan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Dia berharap kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan lagi, karena dapat memberikan manfaat dan masyarakat dapat mengenal bagaimana pelayanan kesehatan yang ada di RSUP Kandou Manado.

“Jika tahun depan kegiatan seperti ini akan dilaksanakan lagi, pastinya RSUP Kandou akan tetap berpartisipasi kembali,” tandasnya.

Diketahui, pada Festival Sulut Sehat tahun 2025 yang di selenggarakan Pemerintah Sulut, RSUP Kandou Manado menggaungkan ayo “Ke Kandou Jo” menjadikan booth RSUP Kandou di Mantos ramai dikunjungi oleh masyarakat. (sisco)




Boby Kereh: Dinkes Kota Manado Dukung Festival Sulut Sehat 2025

Manado,GN- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Festival Sulut Sehat tahun 2025 di atrium Mantos tiga lantai satu.

Acara yang dilaksanakan selama tiga hari (10-12 September) di buka oleh Sekretaris Provinsi Sulut Tahlis Galang, di hadiri Direktur Operasional RSUP Kandou Manado Dr Erwin Sondang Siagian, Ketua panitia selaku Direktur RS Manembo – nembo Dr dr Charly, Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Rima Lolong, MKes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Boby Kereh,SH,MSi serta undangan lainnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Boby C Kereh,SH,MSi

Pantauan media ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado juga turut ambil bagian mendukung kegiatan festival Sulut sehat tahun 2025 ini. Beberapa petugas kesehatan yang menempati booth Dinkes Kota Manado antusias melayani pengunjung yang ikut memeriksa kesehatan.

Ditemui di booth Dinkes Kota Manado di Mantos tiga, Plt Kepala Dinas Boby C Kereh SH MSi mengatakan pihaknya turut memeriahkan acara festival Sulut sehat ini yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulut.

“Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Kesehatan Manado memberikan sumbangsi dalam bentuk pelayanan kesehatan gratis, dimana ini juga merupakan salah satu program dari Pemerintah Kota Manado dalam hal bapak Walikota dan Wakil Walikota,” kata Boby, Rabu (10/9/2025).

Lanjut Boby menjelaskan Dinas Kesehatan Kota Manado juga mendukung program kesehatan dari pemerintah pusat.

“Dan juga menunjang program kesehatan dari pemerintah pusat. Pemeriksaan kesehatan gratis ini meliputi pemeriksaan gula darah, colestrol dan juga untuk screening kesehatan,” ujarnya.

Dia berharap pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses. “Harapan kami mudah -mudahan pelaksanaan kegiatan festival Sulut sehat ini, bisa mengcover dan juga mewadahi pelaksanaan pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat dan berjalan dengan sukses. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat mengunjungi stand Dinkes Kota Manado untuk memeriksa kesehatannya,” pungkasnya. (sisco)

 




RSUP Kandou Manado Ikut Festival Sulut Sehat Tahun 2025, Dirut Prof Starry Berikan Apresiasi

Manado,GN- Kegiatan Festival Sulut Sehat tahun 2025 yang digelar di atrium lantai satu Mantos tiga yang berlangsung selama 3 hari (10-12 September 2025) mendapat tanggapan positif serta apresiasi dari Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan.

RSUP Prof Dr RD Kandou Manado turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mulai dari pemeriksaan kesehatan sampai pada edukasi kesehatan layanan kepada masyarakat yang berkunjung.

Menurut Prof Starry, kegiatan Festival Sulut Sehat sangat bagus di laksanakan rutin setiap tahunnya.

“Sangat bagus,rutin dilakukan setiap tahun untuk pengenalan kepada masyarakat bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Kalau sakit jangan pergi ke tempat lain, sebaiknya rumah sakit yang profesional untuk melayani pasien,” kata Prof Starry kepada sejumlah media, Rabu (10/9/2025) di Mantos tiga.

Prof Starry juga menjelaskan bagaimana persiapan RSUP Kandou dalam mengikuti kegiatan festival ini. Termasuk persiapan yang ada di booth RSUP Kandou.

“Kami di sini juga menyiapkan berupa gambar – gambar dan pastinya ada manager medik yang akan memberikan edukasi kesehatan. Disini juga kami mengedukasi masyarakat,bagaimana pola hidup sehat, lebih baik mencegah daripada mengobati.Untuk alat – alat yang termutahir dan bagus pastinya ada di rumah sakit Kandou,” tandasnya.

RSUP Prof Dr RD Kandou Manado di festival Sulut sehat tahun 2025 ini menggaungkan dan ajak “ke Kandou Jo” kepada masyarakat. (sisco)




Keren..! Booth RSUP Kandou Manado di Kunjungi Tamu Warga Negara Asing

Manado,GN- Pelaksanaan Festival Sulut Sehat tahun 2025, di atrium Manado Town Quare 3 di buka secara langsung oleh Sekretaris Provinsi Sulut Tahlis Galang, Rabu (10/09/2025) tadi pagi.

Pembukaan Festival Sulut Sehat tahun 2025 yang rencananya berlangsung selama tiga hari ke depan dihadiri oleh Direktur Operasional RSUP Kandou Manado Dr Erwin Sondang Siagian, Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Rima Lolong,M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Robby Kereh, Direktur RSUD Tipe B Provinsi Sulut dr Lydia Tulus,M.Kes, dan tamu undangan lain.

Pantauan media Gemparnews.com Usai acara pembukaan semua stand di kunjungi satu per satu oleh tamu yang hadir.

Sementara, stand atau Booth RSUP Kandou Manado juga ramai di kunjungi oleh masyarakat lokal maupun turis asing.

Suasana semakin keren, ketika salah satu pengunjung tamu warga negara asing menyambangi Booth RSUP Kandou yang berdampingan dengan Booth Dinkesda Sulut.

Percakapan dan dialog mengenai kesehatan sampai pada layanan di RSUP Kandou Manado di pandu oleh petugas kesehatan yang ada di Booth RSUP Kandou.

Penjelasan demi penjelasan tentang edukasi kesehatan di sampaikan kepada warga masyarakat yang mampir mengunjungi Booth RSUP Kandou Manado.

Usai berbincang – bincang dengan petugas kesehatan, dengan mendengarkan edukasi tentang kesehatan, salah satu tamu asing menyampaikan ucapan terimakasih. ” Okay, Thank you so much,” ucapnya dengan sepenggal bahasa inggris sambil tersenyum. (sisco)




Dirut Prof Dr dr Sterry Rampengan Bersama Jajaran dan Tim Akreditasi Lakukan Telusur di Sejumlah Unit Layanan

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA,MARS bersama Jajaran dan tim akreditasi rumah sakit melaksanakan kegiatan telusur, Selasa (09/9/2025).

Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan Bersama Jajaran dan Tim Akreditasi Rumah Sakit Lakukan Telusur (foto: ist)

Kegiatan telusur dilakukan pada sejumlah unit layanan yang ada di RSUP Kandou Manado. Lokasi yang pertama dikunjungi oleh Dirut bersama jajaran dan tim akreditasi rumah sakit yakni apotik rawat jalan. Dirut dan tim akreditasi, berdiskusi mengenai tantangan yang masih dihadapi, terutama terkait kecepatan pelayanan farmasi, keterbatasan SDM, serta alur distribusi obat ke pasien.

“Apotik adalah salah satu titik vital. Jika di sini terjadi keterlambatan, maka seluruh proses pelayanan pasien juga akan ikut terganggu. Itu sebabnya kita harus pastikan sistem yang ada benar-benar efisien,” kata Dirut Prof. Dr dr Starry Rampengan.

Lokasi kedua yang dikunjungi yaitu Poliklinik Eksekutif Mawar Sharon. Jajaran direksi menekankan pentingnya sosialisasi bahwa layanan eksekutif tidak terbatas hanya untuk pasien umum non-BPJS, tetapi juga terbuka untuk semua jenis asuransi.

Rencana strategis pemindahan Poliklinik Mawar Sharon ke Gedung Nyiur Melambai juga dibahas oleh Dirut bersama jajaran dan tim akreditasi. Rencana pemindahan ini tentunya diharapkan mampu memusatkan seluruh layanan eksekutif dalam satu gedung, sehingga memudahkan akses pasien sekaligus meningkatkan kenyamanan.

“Pelayanan eksekutif harus lebih terintegrasi, terpusat, dan mudah dijangkau. Pemindahan ini bukan sekadar relokasi, tetapi strategi meningkatkan kualitas layanan premium di RSUP Kandou,” ujarnya.

Kunjungan berikutnya ke area pendaftaran rawat jalan serta ruang pengaduan BPJS. Di lokasi ini secara langsung Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan berinteraksi dengan pasien dan petugas. Bahkan Dirut juga mendengarkan masukan, serta menanyakan kendala teknis maupun non-teknis, bahkan pula memberikan arahan terkait penanganan keluhan pasien.

“Kita harus satu persepsi, baik manajemen, petugas, maupun tenaga medis. Apa pun kendalanya, harus segera kita cari solusi, karena yang utama adalah kepuasan dan kenyamanan pasien,” terangnya.

Dirut juga berdiskusi tentang pembahasan meliputi evaluasi sistem pelayanan, kebutuhan peningkatan sarana-prasarana, hingga efisiensi alur kerja di unit-unit pelayanan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen manajemen RSUP Kandou dalam memastikan pelayanan kepada pasien berjalan optimal serta sesuai standar akreditasi rumah sakit. (sisco/*)