Penghujung Tahun 2025, RSUP Kandou Terima Dua Penghargaan Dari Kemenkes RI

Manado,GN – Prestasi yang membanggakan yang ditorehkan oleh civitas hospitalia RSUP Prof Dr RD Kandou Manado di kepemimpinan Direktur Utama Prof Dr dr Starry Rampengan, di penghujung tahun 2025. Dimana Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) kembali menyerahkan dua sertifikat penghargaan kepada RSUP Kandou Manado.

Penghargaan ini merupakan buah kerja keras seluruh civitas hospitalia RSUP Kandou manado, dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat di bumi nyiur melambai dan masyarakat luas umumnya.

Adapun dua sertifikat penghargaan yang diterima oleh RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dari Kemenkes RI tahun 2025 yaitu Rumah Sakit yang mencapai target indikator Surveilans Sentinel PIE, dan
Rumah Sakit dengan penemuan suspek PIE paling variatif.

Direktur Utama Prof Dr dr Starry Rampengan, menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kerja keras teman – teman, sehingga RSUP Kandou kembali menorehkan penghargaan dari kementerian kesehatan Republik Indonesia.

“Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan mutu layanan kesehatan di RSUP Kandou Manado,” ujarnya. (sisco)




Dinas Dikbud Kota Manado Diduga Hambat Pencairan Dana BOS

Manado,GN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado diduga menghambat pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pasalnya, hingga saat ini sejumlah Sekolah Menengah Pertama di Kota Manado belum juga melakukan pencairan dana BOS. Hal ini disebabkan karena pihak sekolah harus menunggu rekomendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado.

Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado (Foto: Gemparnews.com)

“Kami belum bisa melakukan pencairan dana BOS dikarenakan belum ada rekomendasi dari Dinas. Sudah tiga bulan yakni Oktober,November dan Desember,” ujar salah satu sumber yang enggan menyebutkan namanya kepada media Gemparnews.com ,Selasa (16/12/2025).

Sumber menyebutkan, pihaknya belum bisa membayar honor bagi Tenaga Harian Lepas (THL) karena menunggu dana BOS. ” Kami harus menunggu dana BOS, barulah bisa membayar honor para THL,” katanya.

Sementara itu, Salah satu THL saat ditemui, mengatakan bahwa hingga saat ini mereka belum menerima honor dari sekolah. ” Iya, kami sudah tiga bulan ini belum menerima honor dari sekolah,” ujarnya.

” Padahal kami sangat membutuhkan itu. Apalagi menghadapi hari Natal dan libur. Kasihan kami banyak kebutuhan. Kami berharap pemerintah Kota Manado dapat merespon ini,” ucapnya.

Terkait itu, awak media Gemparnews.com melakukan konfirmasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado. Disana awak media mencoba menemui Kepala Bidang SMP untuk konfirmasi, namun kepala bidang enggan menemui. “Kabid lagi sibuk,” ujar salah satu staf.

Tidak sampai di situ, awak media Gemparnews.com kembali mencoba menemui salah satu Tim BOS Dinas untuk Konfirmasi. Namun sangat disayangkan salah satu Tim BOS juga menolak untuk menjelaskannya. “Itu bukan ranah kami pak. Nanti ke ibu Kabid,” ujar Ibu Ina Sambuaga.

Dari situ, kami lanjut berusaha konfirmasi ke Sekretaris dinas. Lagi- lagi Kami awak media diarahkan ke kepala bidang SMP. ” Bapak silahkan ke Kabid SMP,” kata salah satu satpol pp dikantor Dinas. ” Ibu bilang bukan ranahnya, nanti Kabid yang jelaskan,” sambungnya.

Awak media sudah mencoba berusaha mengkonfirmasi, dan mencoba menghubungi salah satu Kabid lewat telephone selularnya dan tidak mendapatkan informasi, sampai berita ini diterbitkan.

Untuk diketahui, sesuai peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia nomor 6 tahun 2021 tentang petunjuk teknis pengelolaan dana bantuan operasional sekolah reguler ( pasal 24 : 1) Dalam pengelolaan Dana BOS Reguler, Tim BOS provinsi,
kabupaten/kota dilarang: Poin (e) menghambat proses pencairan dan penggunaan Dana BOS Reguler.

Dan (pasal 24 : 2) Tim BOS provinsi, kabupaten/kota yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan. (sisco)




Prospek Harga Emas 2026, Pratikno Paparkan Proyeksi Berbasis Kajian Global

Manado,GN —Pratikno, Gold Analyst, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah V Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo,Maluku Utara dan Papua, memberikan pandangan dan kajian secara pribadi mengenai prospek harga emas tahun depan. Pergerakan harga emas pada tahun 2026 menurutnya diperkirakan masih dipengaruhi oleh dinamika ekonomi dan geopolitik global.

Pratikno, Gold Analyst, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah V Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo,Maluku Utara dan Papua (foto: ist)

 

Pratikno mengatakan  arah pergerakan harga emas tidak terlepas dari sejumlah faktor utama global, antara lain kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed), perkembangan situasi geopolitik internasional, serta pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat.

Kajian tersebut kata Pratikno disusun berdasarkan telaah terhadap berbagai referensi terbuka, termasuk laporan Gold Outlook 2026 yang dirilis World Gold Council (WGC), publikasi lembaga keuangan internasional, serta pandangan para analis dan pakar investasi global.

Dia menjelaskan di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas masih kerap dipertimbangkan sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) oleh sebagian investor. Meski demikian, Pratikno menegaskan analisis yang disampaikannya bersifat independen dan tidak mewakili pernyataan resmi institusi atau korporasi.

“Analisis ini bersifat independen dan disusun dari berbagai referensi terbuka, antara lain laporan Gold Outlook World Gold Council (WGC), publikasi kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve), data makroekonomi global dari IMF dan Bank Dunia, pergerakan harga emas internasional, indeks dolar AS, imbal hasil obligasi pemerintah AS, serta kajian dan pandangan analis pasar dan pakar investasi internasional yang dipublikasikan secara terbuka. Proyeksi harga bukan kepastian, melainkan gambaran kemungkinan yang dapat berubah seiring perkembangan situasi global,” ujar Pratikno.

Tiga Skenario Harga Emas 2026
Berdasarkan kajian tersebut, Pratikno memetakan tiga skenario utama yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga emas sepanjang 2026.
A Shallow Slip — Kenaikan Moderat (5%–15%).

Skenario ini berpotensi terjadi apabila perekonomian global melemah secara moderat dan The Fed mulai menurunkan suku bunga lebih cepat dari ekspektasi pasar. Dalam kondisi tersebut, minat terhadap aset lindung nilai cenderung meningkat secara bertahap, sehingga harga emas berpeluang mencatat kenaikan di kisaran 5 hingga 15 persen.
The Doom Loop — Kenaikan Tajam (15%–30%).

Skenario paling agresif ini dapat terwujud apabila dunia menghadapi perlambatan ekonomi yang lebih dalam, disertai meningkatnya ketegangan geopolitik global. Situasi tersebut umumnya mendorong investor beralih ke aset aman, sementara kebijakan moneter cenderung lebih longgar.

Dalam skenario ini, harga emas berpotensi mencatat kenaikan signifikan hingga 30 persen. Reflation Return — Penurunan (5%–20%). Skenario ini menggambarkan kemungkinan koreksi harga emas apabila pemulihan ekonomi global berlangsung kuat, inflasi terkendali, dan dolar AS menguat. Kondisi tersebut dapat mendorong kebijakan moneter yang lebih ketat, sehingga tekanan jual terhadap emas berpotensi meningkat di kisaran 5 hingga 20 persen.

Di luar ketiga skenario tersebut, Pratikno juga menilai terdapat peluang harga emas bergerak relatif stabil dalam rentang terbatas, khususnya apabila tidak terjadi guncangan besar pada sektor moneter maupun geopolitik global.

Literasi Investasi dan Akses Digital
Dalam konteks perencanaan keuangan, Pratikno menekankan pentingnya peningkatan literasi investasi agar masyarakat mampu memahami risiko dan peluang secara lebih seimbang.

Dia menilai pemanfaatan layanan keuangan berbasis digital dapat menjadi salah satu sarana pendukung dalam mengelola investasi emas secara lebih terukur. Sejalan dengan perkembangan tersebut, akses investasi emas kini semakin luas melalui berbagai platform digital. Salah satunya adalah Tring! by Pegadaian, aplikasi keuangan digital terintegrasi yang memungkinkan masyarakat berinvestasi emas secara praktis tanpa harus datang langsung ke outlet.

Melalui Tring!, masyarakat dapat memulai investasi emas dari nominal relatif terjangkau, memantau harga emas secara real-time, serta mengelola transaksi secara fleksibel. Aplikasi ini menyediakan fitur Tabungan Emas, Cicil Emas untuk kepemilikan emas Batangan dan Digital atau Deposito Emas, serta Gadai Tabungan Emas sebagai solusi pembiayaan tanpa harus menjual aset emas.

Menurut Pratikno, kemudahan akses dan transparansi harga menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan investasi. Pratikno menilai layanan digital relevan bagi masyarakat yang ingin membangun kepemilikan emas secara terencana dan sesuai kemampuan finansial.

Sebagai informasi, aplikasi Tring! by Pegadaian telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta menyediakan layanan konvensional dan syariah untuk mendukung strategi investasi emas KUBET jangka panjang.
Sebagai penutup, Pratikno mengingatkan bahwa setiap keputusan investasi perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing individu.(*/sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan, Dampingi Wamenkes RI Buka Acara Topping of Ceremoni Gedung Kanker RSUP Kandou Manado

Manado,GN— Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr Benyamin Paulus Octavianus, SpP(K) membuka secara resmi Topping of Ceremony Contruction of Oncology Cervice Center RD Kandou Manado ( pembangunan gedung layanan kanker terpadu) Senin (15/12/2025) di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Wamenkes saat membuka acara Topping of Ceremony di dampingi Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE dan Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan.

Pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan peningkatan layanan kesehatan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya di Bumi nyiur melambai dan di kawasan Indonesia timur.

Wamenkes bersama jajaran sekaligus meninjau langsung kesiapan fasilitas pelayanan serta perkembangan pembangunan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu.

Dirut RSUP Prof RD Kandou manado menjelaskan posisi strategis rumah sakit tersebut sebagai rumah sakit rujukan utama, tidak hanya bagi Sulawesi Utara, tetapi juga bagi sejumlah provinsi di wilayah timur Indonesia.

Tingginya angka rujukan pasien kata Dirut, menuntut penguatan layanan secara terintegrasi, baik dari sisi sarana prasarana, sumber daya manusia, maupun sistem pelayanan. Sehingga Dirut menilai kunjungan kerja Wamenkes menjadi wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan layanan kesehatan.

Wamenkes juga meninjau ke sejumlah fasilitas kesehatan dan institusi pendidikan kesehatan, di antaranya Poltekkes Kemenkes Manado, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Manado, Laboratorium Kesehatan Masyarakat Manado dan RSUD Sam Ratulangi Tondano dan RSUD Noongan Minahasa.

Dalam kesempatan itu, Wamenkes juga menyampaikan bahwa RSUP Kandou siap memberikan dukungan.

Dirut Prof Starry Rampengan menegaskan pihaknya bersedia mendukung RSUD Sam Ratulangi, baik melalui layanan rujukan maupun dukungan pendidikan dan pelatihan tenaga medis.

‎“RSUP Kandou siap mensuport, baik dari sisi layanan rujukan maupun penguatan SDM melalui pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan,” ucapnya

‎Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Kementerian Kesehatan dan provinsi Sulut, sehingga peningkatan kualitas layanan kesehatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di wilayah kepulauan.

Diakhir acara Topping of Ceremony, Wamenkes RI, Gubernur Sulut dan pejabat lainnya memberikan testimoni, disaksikan oleh Direktur Utama RSUP Kandou Manado,Direktur Layanan  Operasional, Direktur SDM dan Diklit Serta Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan. sisco)




Ketua Koperasi TKBM Hartati Kambey, Apresiasi Support dan Bantuan Seragam dari PT Pelindo Regional 4 Manado

Manado,GN – Bentuk kepedulian PT Pelindo Regional 4 Manado kepada para buruh bagasi, Jumat (12/12/2025) menyerahkan bantuan berupa seragam warna biru muda sebanyak 400 buah.

General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie Menyerahkan Secara Simbolik Bantuan Berupa Seragam Untuk Buruh Bagasi (Foto: Gemparnews)

Penyerahan bantuan secara sembolik ini diserahkan langsung oleh General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie kepada Ketua Koperasi TKBM Hartati Kambey, dan perwakilan buruh bagasi pelabuhan Manado di depan ruangan lounge terminal penumpang.

Usai penyerahan bantuan seragam, Hartati Kambey selaku Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Manado memberikan apresiasi dan terimakasih kepada General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado.

Hartati merasa bersyukur atas bantuan dan kepedulian dari Pelindo Regional 4 Manado terhadap para pencari nafkah di pelabuhan Manado.

“Kami merasa bersyukur atas bantuan dari PT Pelindo Regional 4 Manado, berupa seragam sebanyak 400 buah untuk 200 tenaga buruh TKBM di pelabuhan Manado. Kepada General Manager ibu Nurlayla Arbie atas kepedulian dan kemurahannya” kata Hartati.

“Dengan begitu saya berharap, anggota koperasi buruh bagasi makin keren, makin dikenal dan harus makin ramah lagi melayani jasa untuk para penumpang,” sambung Hartati.

Hartati memberikan apresiasi kepada General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado telah menata pelabuhan Manado dengan begitu indah.

“Dibawah kepemimpinan General Manager Ibu Nurlayla semua ditata dengan baik dan semua orang melihat kerja nyata. Semua diperbaiki dan dibuat semakin keren dan cantik wajah pelabuhan Manado,” tandasnya. (sisco)

 




GPdI Jerusalem Paniki Dua Angkat Tema Natal Saya Terpilih, Hamba Tuhan Donal Supit Urai Berita sukacita Natal Secara Sistematis

Manado,GN- GPdI Jerusalem Paniki Dua Kecamatan Mapanget Kota Manado menggelar ibadah Natal Yesus Kristus. Ibadah Natal Rabu (10/12/2025) berlangsung dengan penuh sukacita.

Ibadah dipimpin oleh Hamba Tuhan Donal Supit,SH,MH dihadiri Lurah Paniki Dua, para hamba – hamba Tuhan serta undangan.

Pembacaan berita sukacita Natal yaitu Yohanes 15:16 “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu”.

Hamba Tuhan menekankan bahwa Rencana keselamatan sudah dirancang oleh Tuhan Allah sudah dari sejak semula, sejak manusia jatuh dalam dosa.

“Tuhan punya rencana yang tidak bisa dihalangi sekalipun manusia sudah jatuh dalam dosa. Bukan Tuhan tidak konsisten tetapi Tuhan mempunyai rencana indah bagi umat manusia,” kata Supit.

Supit menegaskan bahwa kita sebagai umatnya adalah pilihan Tuhan. Sudah dipilih dari semua yang ada, sehingga pilihan Allah tidak dapat di ganggu gugat.

“Natal menegaskan kembali sebagai rancangan keselamatan Tuhan. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia mengaruniakan anaknya yang tinggal supaya setiap orang yang percaya memperoleh hidup yang kekal,” ucapnya.

“Kita dipilih Yesus untuk menerima janji itu, yang sudah dirancang untuk keselamatan umat manusia. Sehingga lewat Natal ini, kita adalah orang – orang yang terpilih, yang sudah dipilih oleh Tuhan,” sambungnya.

Lebih jauh Supit mengatakan kita bukan hanya dipilih akan tetapi sudah ditetapkan oleh Tuhan untuk menghasilkan buah yang baik. “Bukan juga sekedar dipilih tetapi kita sudah ditetapkan supaya kita pergi untuk menghasilkan buah,” tandasnya.

Usai ibadah Natal Bendahara Wilayah VIi Mapanget Satu, Pdt Jun Kodongan,MTh dalam sambutannya memberikan apresiasi dan terimakasih atas berita sukacita yang di sampaikan oleh Hamba Tuhan dimana berita sukacita disampaikan secara sistematis.

“Di Natal ini kita semua dipilih oleh Tuhan, karena itu saya menyampaikan kepada warga GPdI agar kita mengimplementasikan Natal ini dengan damai sebagImana kita telah di pilih oleh Tuhan. Mari kita terapkan kehidupan dengan penuh damai sejahtera,” terangnya.

Sementara itu, sambutan mewakili Pemerintah Kota Manado yang disampaikan oleh Lurah Paniki dua, I Gusti Sudarmaja, S.Kom menyampaikan agar kita mempersiapkan diri dalam menyambut Natal Yesus Kristus. ” Natal ini merupakan momentum bagi umat kristen, dimana kita menyiapkan diri kita dengan penuh kedamaian, penuh sukacita dalam menyambut Natal tahun 2025,”.tukasnya.

“Mari kita jaga kerukunan dan toleransi sesama umat manusia. kita selalu eratkan tali persaudaraan sehingga tercipta kerukunan dengan hati yang penuh kedamaian,” tandasnya. (Wandi)

 




Kepsek SMPN 4 Manado Utusan Sulut Ikut Bimtek di Surabaya

Manado,GN- Prestasi yang membanggakan bagi SMPN 4 Manado yang satu – satunya utusan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ikut dalam kegiatan Bimbingan teknik (Bimtek) di Surabaya Jawa Timur.

Kepala SMPN 4 Manado Rahman Manggopa,SPd (foto: Gemparnews)

Ini disampaikan oleh Kepala SMPN 4 Manado Rahman Manggopa, SPd kepada media Gemparnews.com ketika di temui diruangan kerjanya, Senin (13/10/2025).

Maksud kegiatan Bintek tersebut, kata Manggopa, bagaimana memanfaatkan anggaran bos kinerja itu tepat sasaran.

” Berhubung SMP 4 Manado mendapat prestasi dalam olahraga, maka kami satu – satunya di utus mengikuti kegiatan bimtek ini. Tujuannya untuk belajar kembali bagaimana memanfaatkan anggaran bos kinerja tepat sasaran,” kata Manggopa.

“Kami diajarkan bagaimana cara pembuatan Rencana Kerja Anggaran (RKA) sekolah sehubungan dengan Boskin, bagaimana kami memetakan pemetaan dan juga asesmen itu kami lakukan,” sambungnya.

Diketahui kegiatan ini dilaksanakan oleh
Pusat Pengembangan Prestasi Nasional (Puspenas)sehubungan dengan penggunaan Bos Kinerja Prestasi.

Kegiatan bimbingan teknik ini juga menghadirkan Nara sumber sebagai pemateri dari Pusat Pengembangan Prestasi Nasional. (sisco)




Bangun Kepercayaan Publik, RSUP Kandou Gelar FKP Gandeng Berbagai Unsur

Manado,GN -Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan publik khususnya dalam pelayanan kesehatan memerlukan peran serta penyelenggara pelayanan publik dan masyarakat selaku pengguna atau penerima pelayanan sebagai upaya membangun sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang adil, transparan dan akuntabel.

RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar kegiatan Forum konsultasi publik (FKP) yang dilaksanakan diruangan webinar RSUP Kandou, Senin (29/9/2025).

Adapun peserta yang hadir antara lain  Direksi RSUP Kandou Manado, Kapolsek, Koramil,Camat, Lurah, Kepala lingkungan,Tokoh Agama, Kepala Puskesmas dan unsur media.

Kegiatan FKP ini di buka oleh Direktur Layanan Operasional, Dr Erwin Sondang – Siagian di dampingi Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan dr Wega Sukanto dan Direktur Keuangan dan BMN Ekwanto,SE.Ak, MM.

Dalam sambutan Dr Erwin mengatakan kegiatan ini sangat penting bagi kita, Untuk itu,rumah sakit Kandou sangat membutuhkan masukan gagasan untuk lebih baik lagi kedepan.

” Harapan kami ini menjadi ruang untuk kita berdiskusi, untuk saran dan masukan menjadi lebih baik, untuk kita lebih sehat dan untuk Indonesia emas 2044,” kata Dr Erwin.

Sementara itu, Direktur utama dalam arahannya menyampaikan tujuan dilaksanakan FKP ini adalah untuk menerima masukan dari berbagai pihak demi peningkatan kualitas pelayanan dari RSUP Kandou Manado.

“Sebagai rumah sakit vertikal kementerian kesehatan RSUP memilki tanggungjawab untuk berbenah guna memberikan pelayanan yang berkualitas, aman dan terjangkau,”ujarnya.

Lanjutnya mengatakan, forum ini adalah wadah bagi kita semua untuk saling bertukar pikiran, memberikan masukan, dan bersama-sama merumuskan standar pelayanan yang tidak hanya sesuai dengan regulasi. “Tetapi juga benar-benar memenuhi harapan dan kebutuhan pasien serta keluarga,” tambahnya.

Forum komunikasi publik ini kata Dirut, merupakan langkah progresif RSUP Kandou dalam mewujudkan visi menjadi rumah sakit rujukan terkemuka yang memberikan pelayanan prima dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“Dengan adanya standar pelayanan yang partisipatif dan transparan, diharapkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan di RSUP Kandou akan semakin meningkat,” ungkapnya.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi, membangun kepercayaan publik, serta menjembatani aspirasi masyarakat demi pelayanan rumah sakit yang semakin baik, inklusif, dan humanis,”sambung Dirut.

“Kami percaya bahwa dengan mendengarkan langsung dari mereka yang merasakan pelayanan, kami bisa mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan mengimplementasikan solusi yang tepat sasaran,”tukasnya.(sisco)




Kemenkes Poltekes Manado Gelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat PPDM di Kelurahan Kakaskasen

Tomohon,GN- Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan (Kemenkes Poltekes) Manado kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon.

Sebagai Ketua Tim yakni Nita R Momongan,S.Pd,SST,M.Si (NIDN 4018017201), anggota Ana B. Montol,S.Pd,M.Si (NIDN 4017086601) dan Henry S Imbar,S.Pd.,M.Kes (NIDN 4025096801).

Adapun kegiatan ini adalah pelatihan Pengembangan Produk Lokal Pada Kader Kesehatan dan Tim Penggerak PKK Untuk Mengatasi Penyakit Hipertensi.

Kelurahan Kakaskasen 1 merupakan salah satu kelurahan yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan wilayah pelayanan kesehatan kelurahan Kakaskasen 1 bagian dari wilayah pelayanan Puskesmas Kakaskasen. Kota Tomohon. Kelurahan kakaskasen saat ini merupakan kelurahan dengan pemukiman modern yang beridentitas kuat terhadap kebudayaan setempat. Terdapat berbagai fasilitas umum yang ada, seperti sekolah, rumah ibadah, perkantoran, Puskesmas pembantu, tempat-tempat usaha kuliner, dan tempat-tempat usaha lainnya.

Permasalahan prioritas di lokasi kegiatan yaitu kelurahan Kakaskasen 1 adalah masih tingginya kasus penyakit degenertif khususnya penyakit hipertensi di Kelurahan Kakaskasen 1.
Permasalahan ini perlu untuk ditanggulangi karena berdampak terhadap produktifitas kerja penderita itu sendiri serta sebagai upaya mencegah risiko terjadinya komplikasi penyakit lainnya yang disebabkan karena hipertensi.

Untuk tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini yakni memberikan pelatihan dalam bentuk pengembangan resep berbasis pangan lokal untuk mencegah dan membantu penyembuhan penyakit hipertensi di di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon.

Sementara kegiatan PkM dilakukan dalam bentuk edukasi dengan memberikan pelatihan pelatihan pengembangan resep berbasis pangan lokal kepada kader kesehatan dan Tim penggerak PKK. Tahap-tahap pelaksanaan kegiatan PkM yaitu persiapan terdiri koordinasi dan advokasi dengan pemerintahan setempat sebagai mitra PkM tentang pengembangan resep dan persiapan peralatan praktek dan sarana prasarana untuk kegiatan Pengabmas. Koordinasi dilakukan dengan pemerintah kelurahan Kakaskasen 1, Puskesmas Kakaskasen dan calon peserta pelatihan yaitu kader kesehatan dan Tim penggerak PKK.

Maksud kegiatan ini untuk mendapatkan dukungan secara penuh terhadap kegiatan Pengabmas dan menjadi program kegiatan Mitra setelah pelaksanaan PkM selesai.
Melakukan intervensi PkM dalam bentuk memberikan pelatihan pada kader kesehatan dan Tim penggerak PKK sehingga mereka bisa lebih memahami tentang resep-resep makanan sehat berbasis pangan lokal yang baik sehingga akan diteruskan kepada masyarakat penderita hipertensi.

Pemberian pelatihan sesuai resep-resep yang sudah dikembangkan pengusul berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan tim pelaksana dan riset-riset lainnya. Teknik pelatihan yaitu penjelasan dan diskusi terhadap produk/resep yang akan dibuat.

Setelah penjelasan dilanjutkan dengan praktik pengolahan terhadap resep yang sudah dikembangkan oleh masing-masing peserta. Jumlah resep yang akan dipraktekkan dalam pelatihan ini berjumlah 6 resep. Pemberi materi dalam pelatihan ini adalah Tim pengabmas yang berjumlah empat orang dibantu oleh mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado yang berjumlah tiga orang.

Untuk di ketahui kegiatan pelatihan dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2025 lalu. Dan peserta pelatihan yang hadir berjumlah 35 orang, terdiri dari kader kesehatan dan tim Penggerak PKK.

Peserta yang mengikuti pelatihan dibekali dengan ilmu pengetahuan dan Teknik memasak dan Teknik pengolahan makanan. Peserta yang sudah dilatih dapat langsung mengolahnya dirumah mengajarkannya kepada keluarga penderita hipertensi.

Sementara partisipasi Mitra yang dilakukan dalam kegiatan PkM ini antara lain pemerintah kelurahan Kakaskasen 1 mempersiapkan peserta kegiatan dengan melakukan koordinasi dengan Puskesmas wilayah kerja terkait keder kesehatan serta kepada ketua Tim penggerak PKK desa mitra untuk dapat mengirimkan anggota PKK sebagai peserta pelatihan.

Pemerintah kelurahan mempersiapkan kader kesehatan yang akan mengikuti kegiatan pelatihan. Untuk keberlanjutan program ini, maka selain peserta pelatihan yang diberikan buku resep tentang pengembangan pangan lokal bagi keluarga yang terdapat penderita Hipetensi. (redaksi)




Poltekes Kemenkes Manado Gelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat PPDM di Kelurahan Kakaskasen 1

Tomohon,GN- Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat tentang Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) oleh Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekes Kemenkes) Manado dilaksanakan di Kelurahan Kakaskasen I Kota Tomohon pada Agustus 2025 lalu.

Kegiatan tersebut meliputi Pelatihan Konseling Menyusui Dan Pemberian Makanan Anak Pada Kader Dan Tokoh Agama Dalam Upaya Penanggulangan Stunting Dan Obesitas Anak Balita di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon

Tim yang turun melakukan pelatihan ini yakni Henry S Imbar, S.Pd.,M.Kes (NIDN 4025096801) selaku ketua tim. Kemudian anggota, Ana B. Montol,S.Pd,M.Si (NIDN 4017086601), Nita R. Momongan,S.Pd,SST,M.Si (NIDN 4018017201), dan Olfie Sahelangi, S.Pd,M.Si (NIDN 4010107301).

Kelurahan Kakaskasen 1 merupakan salah satu kelurahan yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan wilayah pelayanan kesehatan kelurahan Kakaskasen 1 bagian dari wilayah pelayanan Puskesmas Kakaskasen Kota Tomohon.

Kelurahan kakaskasen saat ini merupakan kelurahan dengan pemukiman modern yang beridentitas kuat terhadap kebudayaan setempat. Terdapat berbagai fasilitas umum yang ada, seperti sekolah, rumah ibadah, perkantoran, Puskesmas pembantu, tempat-tempat usaha kuliner, dan tempat-tempat usaha lainnya.

Permasalahan prioritas di lokasi kegiatan yaitu kelurahan Kakaskasen 1 adalah terjadi masalah gizi ganda yaitu masih ditemukan anak dengan status gizi buruk dan stunting sementara anak yang obesitas juga tinggi. Permasalahan ini perlu untuk ditanggulangi karena keadaan gizi pada masa anak – anak sangat berpengaruh dengan kualitas hidup anak tersebut ketika dewasa.

Anak stunting dapat mempengaruhi produktifitas ketika dewasa termasuk kemampuan kognitif karena berkaitan dengan permasalahan pertumbuhan dan perkembangan otak ketika anak tersebut stunting.

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dalam bentuk konseling kepada kader kesehatan dan tokoh agama tetang ASI ekslusif dan makanan bayi dan Balita untuk memperbaiki keadaan gizi anak di Kelurahan Kakaskasen 1.

Untuk jenis Kegiatan PkM dilakukan dalam bentuk edukasi dengan memberikan pelatihan konseling kepada kader kesehatan dan tokoh agama tentang menyusui ASI eksklusif dan pola makan yang baik bagi anak Balita.

Sementara untuk tahap-tahap pelaksanaan kegiatan PkM yaitu Persiapan terdiri koordinasi dan advokasi dengan Mitra lokasi Pengabmas dan persiapan ATK dan sarana prasarana untuk kegiatan Pengabmas. Pengadaan modul dan modul e-elektronik tentang ASI eksklusif dan pola makan.

Melakukan intervensi PkM dalam bentuk memberikan pelatihan pada kader kesehatan dan tokoh agama sehingga mereka bisa lebih memahami tentang pemberian ASI eksklusif dan pola makanan anak Balita yang baik sehingga akan diteruskan kepada masyarakat. Pemberian pelatihan konseling mengikuti modul yang sudah disiapkan berdasarkan standar dari Kementerian Kesehatan dan hasil riset yang telah dilakukan tim pelaksana dan riset-riset lainnya.

Teknik pelatihan yaitu pemberian materi dalam bentuk ceramah dan diskusi serta praktik melakukan konseling. Pemberi materi dalam pelatihan ini adalah Tim pengabmas yang berjumlah empat orang dibantu oleh mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado yang berjumlah tiga orang.

Peserta pelatihan yang hadir berjumlah 35 orang yang terdiri dari kader kesehatan, tokoh agama, dan dari Puskesmas Kakaskasen.Peserta yang mengikuti pelatihan dibekali dengan ilmu pengetahuan tentang gizi khususnya ASI eksklusi dan makanan sehat bagi anak dan diberikan pegangan berupa modul elektronik tentang materi yang diberikan.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang sudah diterima kepada masyarakat dan jemaat/umat bagi tokoh agama. Kader kesehatan bisa melakukan langsung ke masyarakat dalam pertemuan – pertemuan dan berkunjung kerumah keluarga yang memiliki bayi dan anak Balita. Kader kesehatan juga dapat melakukan edukasi pada saat kegiatan Posyandu Balita.

Untuk Tokoh agama mereka dapat memberikan edukasi kepada umat/jemaat pada saat melakukan ceramah/khotbah atau kegiatan-kegiatan ibadah lainnya. Tokoh agama juga dapat melakukan edukasi pada saat ada pasangan calon pengantin yang melakukan katekisasi atau persiapan sebelum pernikahan sehingga saat keluarga mereka memiliki anak sudah ada pemahaman yang benar tentang menyusui eksklusif.

Metode ini sesuai riset yang telah dilakukan oleh tim pelaksana sangat efektif untuk dilakukan. (redaksi)