Ketika Bupati Tinjau Pasar Petta, Pedagang Sampaikan Keluhan Terkait Kondisi Fasilitas Pasar

SANGIHE,GN – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM melakukan pemantauan langsung aktivitas perdagangan di Pasar Petta, Kecamatan Tabukan Utara, Selasa (17/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan ketersediaan bahan pokok serta kestabilan harga menjelang hari besar keagamaan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati berdialog langsung dengan sejumlah pedagang dan pembeli untuk mengetahui kondisi pasar secara langsung. Dari hasil pemantauan, harga berbagai kebutuhan pokok masih relatif stabil dan stok barang dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pada kesempatan itu pun, para pedagang menyampaikan beberapa keluhan terkait kondisi fasilitas pasar yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah. Di antaranya atap pasar yang mengalami kebocoran, kondisi jalan di area pasar yang becek, hingga beberapa bagian yang mulai amblas.

Ketika mendengar keluhan Para Pedagang Bupati Michael Thungari menyampaikan bahwa ,pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti persoalan yang ada, terutama untuk perbaikan yang bisa dilakukan dalam waktu dekat.

“Dari hasil pemantauan, harga dan stok barang masih aman dan stabil. Namun ada beberapa keluhan pedagang terkait fasilitas pasar, seperti atap yang bocor dan kondisi jalan yang becek. Sebagian sudah kami inventarisir dan besok bisa langsung diperbaiki, sementara yang membutuhkan penanganan lebih akan kami kaji dari sisi anggarannya,” ujar Thungari.

Lanjut Bupati Selain persoalan fasilitas, pedagang juga mengeluhkan adanya aktivitas jual beli di lokasi yang tidak semestinya sehingga mengganggu ketertiban di dalam pasar. Pemerintah daerah pun berencana melakukan penertiban bersama aparat terkait.

“Tadi juga ada keluhan pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya. Nanti itu menjadi urusan Camat, Kapolsek dan Satpol PP untuk melakukan penertiban, kemungkinan setelah Lebaran,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, pedagang juga mengusulkan agar aktivitas perdagangan lebih dipusatkan di Pasar Petta. Usulan tersebut menurut Bupati akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah.

Bupati menambahkan bahwa, saat ini Pemkab Sangihe belum memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari aktivitas pasar di Naha karena sebagian pedagang masih berjualan di luar area milik pemerintah. Selain itu, pembangunan pasar milik Pemda di Naha juga belum sepenuhnya rampung sehingga belum dapat diberlakukan penarikan retribusi.

Lebih lanjut, Bupati menilai Pasar Petta memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi pasar harian seperti yang telah diterapkan di Pasar Tamako.

“Saya pikir Pasar Petta sudah layak menjadi pasar setiap hari seperti di Tamako. Ini tentu akan kita kaji lebih lanjut,” Tutup orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo.(RB)




Pertengahan April Layanan Internet di Kabupaten Sangihe dan Sitaro Bakal Mengalami Gangguan ,Ini Penjelasan Kadis Kominfo

SANGIHE,GN – Tanggal 16 -21 april 2026 Layanan internet di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro bakal mengalami gangguan selama proses perbaikan kabel Palapa Ring pada segmen Tahuna–Melong yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.


Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu kepada sejumlah wartawan senin (16/3/2026).Lumiu menjelaskan bahwa perbaikan jaringan tersebut akan dilakukan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital.

“Rencana perbaikan kabel Palapa Ring ini merupakan hasil koordinasi yang dilakukan melalui rapat zoom meeting pada 9 Maret 2026 bersama pihak BAKTI,” kata Lumiu.
Ia menjelaskan, proses perbaikan direncanakan berlangsung sepanjang April 2026. Namun, pada periode beban puncak pekerjaan yang diperkirakan terjadi pada 16 hingga 21 April 2026, kedua daerah berpotensi mengalami gangguan jaringan yang cukup signifikan,”kata Lumiu

Lanjutnya bahwa,Pada periode tersebut
kemungkinan terjadi lost connection sehingga masyarakat tidak dapat mengakses internet. Jaringan telepon masih ada, tetapi kemungkinan juga bisa mengalami gangguan karena berkaitan dengan proses perbaikan kabel.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Diskominfo mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi rencana pekerjaan tersebut. Pemerintah daerah, kata Lumiu, telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan layanan internet.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan pemanfaatan jaringan internet bantuan dari BAKTI yang saat ini tersebar di 104 titik di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Titik-titik tersebut berada di kantor desa, puskesmas, serta sekolah-sekolah.

“Kami telah meminta kepada pihak BAKTI agar menaikkan bandwidth pada level high di titik-titik tersebut sehingga masyarakat tetap dapat mengakses internet selama masa perbaikan berlangsung,” ungkapnya.

Selain itu, Diskominfo juga meminta pihak BAKTI untuk bersama pemerintah daerah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana perbaikan kabel Palapa Ring beserta dampak yang mungkin terjadi.
Menurut Lumiu, sosialisasi ini penting agar masyarakat memahami bahwa gangguan jaringan yang terjadi bukan disebabkan oleh kelalaian pemerintah daerah, melainkan akibat proses teknis perbaikan infrastruktur jaringan nasional.
“Ini penting disampaikan agar gangguan jaringan internet yang mungkin terjadi tidak menjadi isu yang menyudutkan pemerintah daerah, karena ini murni kegiatan teknis untuk memperbaiki kabel Palapa Ring,” ujarnya.
Lumiu menambahkan, berdasarkan analisis teknis dari pihak BAKTI, perbaikan kabel harus segera dilakukan. Jika tidak ditangani dalam waktu dekat, kerusakan dikhawatirkan akan semakin parah dan berpotensi menimbulkan gangguan yang lebih panjang terhadap layanan internet di wilayah kepulauan.
“Informasi ini juga sudah kami laporkan secara tertulis kepada Bupati Kepulauan Sangihe sambil menunggu arahan dan petunjuk lebih lanjut,” tutup Lumiu . (RB)

 




Momentum Peringatan HKG PKK ke-54 di Sangihe, di Rangkaikan Kegiatan Sosialisasi Adminduk hingga Pelatihan Public Speaking

SANGIHE,GN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Cherry Thungari-Soeyoenus, menghadiri sekaligus memimpin kegiatan puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang dilaksanakan pada Jumat (13/3/2026).

Kegiatan tersebut di laksanakan gedung serbaguna rumah Jabatan Bupati dirangkaikan dengan sosialisasi administrasi kependudukan (Adminduk), pelatihan public speaking bagi organisasi wanita, serta buka puasa bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Wakil Bupati Tendris Bulahari, serta Sekretaris TP PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Agnes L. P. Walukow bersama jajaran pengurus PKK.

Dalam sambutannya, Cherry Thungari-Soeyoenus menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengapresiasi kehadiran Bupati yang dinilai menjadi dukungan dan penyemangat bagi pengurus PKK dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan keluarga.

Ia menegaskan bahwa peringatan HKG PKK menjadi momentum penting untuk memperkuat peran gerakan PKK dalam membangun keluarga yang kuat, mandiri, dan sejahtera sebagai pondasi menuju Indonesia maju.

“Gerakan PKK memiliki peran yang sangat penting dalam membangun keluarga yang kuat, mandiri, dan sejahtera. Dari keluarga yang kuat inilah lahir masyarakat yang tangguh,” ujarnya.

Cherry juga memaparkan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan oleh kelompok kerja (Pokja) PKK dalam rangka memperingati HKG PKK ke-54.

Pokja II, misalnya, telah melaksanakan launching Taman Baca Masyarakat di Kelurahan Tidore yang berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai upaya meningkatkan minat baca dan literasi, khususnya bagi anak-anak.

Sementara Pokja III melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan serta penanaman bibit cabai di Kecamatan Tahuna Timur bekerja sama dengan Dinas Pertanian. Program tersebut juga menjadi bagian dari gerakan pemanfaatan pekarangan rumah melalui program Hatinya PKK dengan menanam tanaman bermanfaat seperti cabai dan tomat di pekarangan rumah warga.

Selain itu, PKK juga berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), menggelar pasar pangan murah di Kelurahan Tidore, serta melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis melalui kegiatan Posyandu yang bekerja sama dengan Puskesmas setempat.

Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan sosialisasi program Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan.

Cherry mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat sejumlah anak di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang belum memiliki dokumen kependudukan seperti KIA maupun KTP meskipun telah memasuki usia wajib memiliki identitas.

“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya administrasi kependudukan,” katanya.

Selain sosialisasi, para peserta juga mengikuti pelatihan public speaking yang bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi pengurus dan anggota organisasi wanita agar lebih percaya diri dalam menyampaikan gagasan serta program kepada masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Cherry berharap gerakan PKK di Kabupaten Kepulauan Sangihe semakin aktif, solid, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.(RB)




Mesin Pembangkit Listrik Baru Tiba Di Sangihe, Semoga Tidak Terjadi Krisis Listrik Lagi

SANGIHE,GN -Hari ini jumat (13/3/2026), telah tiba di Kabupaten Kepulauan Sangihe telah Satu unit mesin pembangkit listrik baru berkapasitas 800 kilowatt (KW) tiba di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Soataloara I Kecamatan Tahuna.

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM didampingi Wabup Tendris Bulahari langsung memantau kedatangan mesin tersebut. Ia menjelaskan bahwa mesin yang tiba merupakan bagian dari rencana pengadaan lima unit mesin baru dengan kapasitas masing-masing 800 KW.

“Hari ini sudah datang satu mesin. Total yang direncanakan ada lima unit dengan kapasitas 800 KW per mesin. Sementara mesin lainnya sudah berada di Pelabuhan Amurang dan tinggal menunggu kapal penyeberangan karena pengangkutannya menggunakan truk besar,” kata Thungari.

Lanjut Bupati dalam satu hingga dua minggu ke depan seluruh mesin tersebut diperkirakan sudah tiba di Sangihe. Mesin pembangkit yang didatangkan ini merupakan unit baru dengan sistem seperti kontainer sehingga pemasangannya relatif cepat.

“Mesin ini tidak perlu dibangun rumah mesin secara permanen. Bentuknya seperti kontainer, jadi setelah dibongkar tinggal sambungkan instalasi minyak dan kabel, langsung bisa beroperasi,” ujarnya.

Jika seluruh mesin telah terpasang, total tambahan daya listrik yang dihasilkan mencapai 4.000 KW. Jumlah tersebut diperkirakan mampu menambah sekitar 40 persen dari kebutuhan daya listrik di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Bupati berharap tambahan daya tersebut dapat mengakhiri pemadaman listrik bergilir atau krisis listrik yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.

“Dengan adanya surplus sekitar 40 persen ini, diharapkan tidak ada lagi pemadaman bergilir. Pemadaman mungkin hanya terjadi jika ada gangguan teknis seperti pohon tumbang atau cuaca ekstrem,” jelasnya.

Lanjut Bupati bahwa kehadiran mesin baru ini bukan sekadar menjadi kabar baik, namun harus dibarengi dengan peningkatan kinerja PLN dalam menjaga stabilitas listrik di daerah kepulauan tersebut.

“Kita tentu senang kalau pemadaman benar-benar berhenti di seluruh wilayah Sangihe. Bukan hanya senang karena mesin baru, tapi kita ingin melihat PLN bisa bekerja maksimal sehingga setidaknya selama satu tahun ke depan tidak ada pemadaman listrik,” tegasnya.

Rencananya, dari lima unit mesin yang akan didatangkan, tiga unit akan ditempatkan di Tahuna dan dua unit di wilayah Peta. Meski demikian, seluruh mesin tersebut mampu menopang kebutuhan listrik di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Thungari juga menyebut kedatangan mesin baru ini menjadi hal yang cukup istimewa bagi Sangihe. Pasalnya, selama ini Sangihe lebih sering menerima mesin pembangkit bekas dari daerah lain.

“Biasanya kita mendapat mesin bekas dari kabupaten atau kota lain. Ini pertama kalinya Sangihe mendapatkan mesin yang benar-benar baru,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya PLN terkendala kebijakan pengembangan energi terbarukan sehingga pengadaan mesin diesel baru sempat dibatasi. Namun kini kebijakan tersebut kembali dibuka untuk daerah kepulauan yang masih membutuhkan dukungan pembangkit diesel.

Selain itu, Bupati juga meminta PLN untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kecamatan terkait potensi gangguan jaringan listrik, khususnya pohon yang berada di sekitar jalur kabel listrik.

“Kami sudah meminta PLN untuk berkoordinasi dengan para camat jika ada pohon yang berpotensi mengganggu jaringan. Camat dan perangkat kampung harus turun langsung menemui pemilik lahan untuk melakukan komunikasi agar bisa dilakukan penanganan,” tutup orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini. (RB)




Bupati Thungari Pimpin Apel Gelar Pasukan Ketupat Samrat 2026

SANGIHE,GN – Bertempat di Aula Sanika Satyawada Polres Kabupaten Sangihe ,kami (12/3/2026), Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE,MM memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Samrat 2026”.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti minuman beralkohol serta obat-obatan terlarang hasil tangkapan kepolisian.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Polri, TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat yang selama ini terus bersinergi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kepulauan Sangihe.

Menurutnya, kondisi keamanan yang tetap kondusif hingga memasuki tahun kedua masa pemerintahannya merupakan buah dari kerja sama dan kolaborasi yang kuat antar seluruh unsur.

“Sinergi dan kerja sama yang solid di antara seluruh unsur ini telah menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan di daerah kita tercinta,” ujar Thungari.
Apel gelar pasukan tersebut merupakan bagian dari kesiapan nasional dalam rangka pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Bupati mengingatkan bahwa momentum lebaran selalu diikuti dengan meningkatnya mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di berbagai sektor. Karena itu, ia menekankan pentingnya kesiapan personel, dukungan sarana prasarana, serta koordinasi lintas sektor guna memastikan situasi tetap aman dan tertib selama masa perayaan.

“Kesiapan personel, sarana pendukung, serta koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman, tertib, dan penuh keberkahan,” tambahnya.

Selain apel pasukan, kegiatan pemusnahan barang bukti minuman beralkohol dan obat-obatan tertentu menjadi simbol komitmen pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran barang ilegal yang berpotensi merusak kesehatan dan masa depan generasi muda.

“Upaya menjaga ketertiban serta melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal yang merusak kesehatan dan masa depan generasi muda akan terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” tegas Thungari.

Di akhir sambutannya, Bupati juga berpesan kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Samrat 2026 agar senantiasa mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas, namun tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan disiplin dalam melayani masyarakat.
Dengan kesiapan yang matang dan sinergitas antar lembaga, diharapkan masyarakat Kepulauan Sangihe dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kedamaian.(RB)




Bupati Serahkan Dana Operasional Bagi Tokoh Agama Islam Se- Kabupaten Sangihe

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM menyerahkan dana Operasional bagi 227 tokoh agama islam Se- Kabupaten Kepulauan Sangihe , bertempat di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Kamis (12/3/2026).

Turut hadir Wakil Bupati Tendris Bulahari, wakil ketua DPRD Marvein Hontong,SH,Forkopimda dan Pengurus FKUB Kabupaten Sangihe

Bupati Michael Thungari,SE,MM dalam sambutannya menyampaikan pada momentum di bulan puasa ramadhan untuk semakin mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan serta memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman bangsa dan daerah.

Bupati menambahkan bahwa, Pemerintah daerah akan menyerahkan dana Operasional bagi tokoh agama islam di Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai bentuk perhatian dan dukungan bagi para tokoh agama yang telah membina dan menjaga kehidupan bermasyarakat.

” Dukungan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan dari Pemerintah daerah bagi tokoh agama islam yang selama ini telah menjadi sebagai pemimpin, sebagai penyejuk sekaligus menjadi teladan, karena sesungguhnya Pembangunan daerah ini, tidak bertumpuk pada pembangunan fisik semata, tapi harus beriringan dengan pembangunan spritual dan moral masyarakat kita,” Ujar Bupati.

Lanjut Thungari bahwa semangat toleransi dan kebersamaan yang telah dibangun merupakan kekuatan besar bagi daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa yang akan datang.

” Oleh karena itu kebersamaan ini harus terus kita pelihara agar Kabupaten Sangihe tetap aman, daerah yang damai serta mengjunjung tinggi nilai -nilai kerukunan antar umat beragama,” tutup Bupati.

Pada kesempatan itu usai penyerahan dana Operasional dilanjutkan dengan buka puasa bersama oleh Bupati,wakil Bupati,Forkopimda, wakil ketua DPRD,FKUB dan seluruh tokoh agama islam.(RB).




Bupati lantik Pejabat Administrator, pengawas dan fungsional di jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe

SANGIHE,GN – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari,SE,MM melantik pejabat Administrator, pengawas dan fungsional di jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Bupati Dalam sambutannya, menyampaikan pejabat agar tidak sekedar menjalankan tugas rutin birokrasi, tetapi juga menghadirkan inovasi, mendukung pencapaian indikator pembangunan daerah.
Ia juga menyentil pembangunan budaya kerja nan baik, mulai dari hal sederhana untuk menyokong kinerja positif di tempat tugas baru, baik persoalan kedisiplinan serta profesionalisme dalam bertugas.

“Baik atau buruknya wajah Kabupaten ini di mata masyarakat, tidak hanya dilihat dari kinerja Bupati dan Wakil Bupati, tetapi juga dari bagaimana saudara-saudara melaksanakan tugas dan program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Bupati. (RB).




Jenazah HRM Makagansa Disemayamkan di Kantor Bupati

SANGIHE,GN – Rabu (11/3/2026), Jenazah Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe periode 2011-2016 ,Alm.Drs.Hironimus R. Makagansa,M.SI disemayamkan di kantor Bupati. Upacara Persemayaman dihadiri Forkopimda,Pimpinan dan anggota DPRD,Sekda,para asisten Setda,Pimpinan OPD,Para ASN, keluarga dan Pelayat.Sebelumnya jenazah juga disemayamkan di kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Upacara Persemayaman ditandai dengan, Pembacaan riwayat pengabdian Almarhum Hironimus .R. Makagansa,M.SI oleh staff ahli Bupati,Kata kata pelepasan oleh Bupati Michael Thungari,SE,MM selaku Pembina upacara , peletakan karangan Bunga oleh Pembina upacara, penyerahan santunan duka kepada keluarga dari BPJS Manado
dan dilanjutkan dengan ibadah Persemayaman.

Bupati Michael Thungari,SE,MM selaku Pembina upacara dalam kata-kata pelepasan menyampaikan bahwa Alm.Drs.Hironimus Makagansa adalah putra terbaik Kabupaten Sangihe dan Bupati Kabupaten Sangihe periode 2011-2016.

Bupati Thungari juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga serta penghargaan atas pengabdian yang telah didedikasikan oleh almarhum Drs. Hironimus R.Makagansa,M.SI kepada bangsa dan negara,terlebih khusus di daerah Kabupaten Sangihe.

” Selamat jalan Bapak yang kekasih segala jasa dan pengabdian tidak akan pernah sia-sia, karena kami yang masih ada disini akan terus melanjutkan karya perjuangan dalam membangun bangsa dan negara terlebih di daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ucap Bupati Thungari. (RB).




Pelaksanaan Musrenbang Tidak Hanya Agenda Seremonial, Tapi Jadi Ruang Dialog Produktif Hasilkan Gagasan Dan Solusi

SANGIHE,GN – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang),dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah ( RKPD), Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2027, bertempat di Tahuna Beach Hotel (10/3/2026).

Tema Musrenbang Kabupaten tahun ini adalah Transformasi Digital dan Konektivitas untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Kepulauan.

Dalam Bupati Michael Thungari sambutannya mengatakan Musrenbang merupakan tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.
“Melalui forum ini, berbagai usulan pembangunan yang telah dihimpun mulai dari tingkat desa dan kelurahan hingga kecamatan dibahas dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Lanjut Bupati bahwa, Musrenbang juga menjadi ruang partisipatif bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk memastikan proses pembangunan berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

“Hasil kesepakatan Musrenbang nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS) hingga penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe,” jelasnya.

Dalam perencanaan pembangunan tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menegaskan komitmen untuk mewujudkan visi pembangunan daerah yakni “Muda Berkarya, Wujudkan Sangihe Lebih Sejahtera dan Berbudaya.”
Sejumlah indikator kinerja utama juga ditargetkan meningkat, di antaranya indeks reformasi birokrasi, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, kontribusi sektor unggulan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), indeks keharmonisan sosial, serta indeks kualitas lingkungan hidup.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyoroti sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pembangunan ke depan. Di antaranya penguatan konektivitas dan infrastruktur wilayah kepulauan, peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim dan risiko lingkungan seperti abrasi dan kenaikan muka air laut, serta pengembangan ekonomi kelautan berkelanjutan yang menjadi sektor unggulan daerah.
Pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada penguatan ketahanan pangan lokal guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan yang efektif.

Pemerintah daerah pun berharap
Musrenbang tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang dialog produktif yang mampu menghasilkan gagasan serta solusi terbaik bagi pembangunan di Bumi Tampungang Lawo ini .(RB)




Dinas Kominfo Sangihe Sampaikan Surat Permohonan Ke PT Telkomsel Manado, Rencana Sosialisasi Perbaikan Jaringan

SANGIHE,GN – Sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Rencana Sosialisasi Perbaikan Partial Cut Palapa Ring Segmen Tahuna- Melonguane yang diselenggarakan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), serta Direktorat Layanan TI, masyarakat dan pemerintahan Kementerian Komunikasi dan Digital, Senin(9/3/2026), yang dilaksanakan secara daring, Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Kabupaten Sangihe, menyampaikan surat permohonan kepada Branch Manager PT Telkomsel Manado.
Adapun isi permohonan yang disampaikan Dinas Kominfo Daerah Kabupaten Sangihe adalah sebagai berikut: * Menerapkan jalur Radiolink sebagai jalur alternatif selama perbaikan jaringan berlangsung serta  meningkatkan kapasitas Bandwidth agar kualitas layanan tetap stabil.

Penyampaian surat permohonan tersebut sehubungan dengan rencana perbaikan kabel laut Link Manado-Ondong Siau, dan Partial Cut Ring Tahuna- Melonguane pada 16-24 April 2026 mendatang yang akan berdampak terhadap aktivitas masyarakat, khususnya yang bergantung pada layanan Internet untuk pelayanan publik, pendidikan maupun aktivitas ekonomi digital.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Kabupaten Sangihe, Ronald Lumiu mengatakan, pengaktifan sistem Radiolink ini diharapkan bisa menjadi langkah antisipatif bagi masyarakat agar tetap bisa berkomunikasi selama perbaikan jaringan April mendatang. (RB)