Wakil Bupati Minta Seluruh ASN Tetap Konsisten Jalankan Tugas Dan Fungsi

SANGIHE,GN – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari meminta kepada seluruh ASN di Bumi Tampungang Lawo ini untuk tetap konsisten dalam Menjalankan tugas dan fungsi. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Ketika memimpin apel bersama ASN di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Selasa ( 7 /4/2026).

” Memasuki Triwulan kedua tahun 2026 saya mengajak seluruh ASN untuk tetap konsisten dalam Menjalankan berbagi tugas dan fungsi, walaupun kita sekarang menerapkan kerja secara lokasi, ASN harus tetap berkontribusi optimal sesuai tugas dan fungsi menjaga koordinasi serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik, Semua hal ini dapat dilaksanakan jika ASN tetap taat pada disiplin, integritas dan profesionalisme, ASN harus menjadi teladan dan mampu bekerja Kolaboratif mendukung visi pembangunan daerah melalui semangat Sapta membara,” Kata Bulahari

Wakil Bupati pun menyampaikan terim kasih kepada seluruh ASN yang tetap setia dan tetap semangat dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

” Melalui kesempatan Saya dan Bapak Bupati mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh ASN di Kabupaten Sangihe yang tetap semangat dan setia memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tutup Bulahari.(RB)




Hadiri Halal Bhihalal PHBI di Tabut, Bupati Thungari Gaungkan Pesan Toleransi Dan Persatuan

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE,MM bersama Forkopimda menghadiri acara Halal Bi halal yang diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) di Masjid Kholid Bin Walid Al – Awal Moronge Kampung Likuang Kecamatan Tabukan Utara, Sabtu (04/04/2026).


Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya semangat gotong royong, kebersamaan, serta sikap saling menjaga di tengah kehidupan bermasyarakat. Ia menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki masyarakat Sangihe bukanlah perbedaan yang memisahkan, melainkan kekuatan besar yang mampu menyatukan.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti indahnya nilai toleransi antarumat beragama di daerah yang dipimpinnya. Ia mengungkapkan bahwa momentum Halal Bihalal kali ini bertepatan dengan peringatan Jumat Agung dan Paskah. Menurutnya, hal ini menjadi cerminan nyata identitas masyarakat Sangihe yang hidup rukun, saling menghormati, dan saling menguatkan dalam keberagaman.
“Belajarlah dari laut, sebuah perahu tidak akan pernah sampai ke tujuan jika penumpangnya tidak bergerak bersama. Begitu pula kemajuan daerah, hanya bisa dicapai jika seluruh masyarakat bersatu,” ujar Bupati.

Lanjut Bupati, Ia mengenang momen malam takbiran yang sempat viral dan ditonton lebih dari 300 ribu kali, ketika dirinya bersama jajaran Forkopimda—Kapolres, Wakapolres, dan Dandim—berkeliling menggunakan sepeda motor. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti nyata kerukunan dan kedamaian yang terjaga di Sangihe.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PHBI Kecamatan Tabukan Utara, khususnya kepada Sekretaris, Djalaluddin Salinsihe, S.Pd.I., beserta seluruh panitia yang telah bekerja keras dan berdedikasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Pemerintah daerah juga berharap ke depan jadwal kegiatan PHBI di berbagai wilayah dapat diatur dengan lebih baik agar tidak saling bertabrakan, sehingga pimpinan daerah dapat hadir secara maksimal dalam setiap kegiatan masyarakat.(RB)




Pentingnya Peran Pemerintah Desa dan Kelurahan Mengelola Kawasan Pesisir dan Menjaga Kelestarian Laut

SANGIHE, GN – Peran Pemerintah Desa dan kelurahan Pesisir sangat penting dalam mengelola kawasan pesisir,Menjaga kelestarian laut dan membina masyarkat nelayan.

Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM ketika secara membuka kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Ikrar Kemitraan Kepala Desa/Lurah Pesisir (Coastal 500) dalam rangka mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-14 (TPB-14) tentang Ekosistem Laut di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kegiatan tersebut digelar di Ballroom Tahuna Beach, Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komitmen pemerintah daerah bersama pemerintah desa dan kelurahan pesisir dalam menjaga kelestarian ekosistem laut sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari mengungkapkan bahwa dirinya pernah diundang ke Jakarta pada Agustus lalu untuk mendengar secara langsung berbagai program terkait perlindungan ekosistem laut dan wilayah pesisir.

Bupati juga terkesan dengan peran organisasi non-pemerintah yang secara serius menyusun dan menjalankan program perlindungan ekosistem laut di berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga menjangkau berbagai negara di dunia.

“Yang membuat kita berbahagia, Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi kabupaten ke-500 di dunia yang bergabung dalam program ini. Kita mendapat angka yang sangat istimewa, yaitu 500,” ujar Thungari.

Menurutnya, sebagai daerah kepulauan, masyarakat Sangihe sejak dahulu hidup dan berkembang bersama laut. Laut bukan hanya menjadi sumber mata pencaharian, tetapi juga bagian dari identitas budaya serta masa depan masyarakat.

Karena itu, menjaga kelestarian ekosistem laut bukan sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan dalam konteks pembangunan global. Hal ini sejalan dengan komitmen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya TPB-14 yang menekankan pentingnya perlindungan dan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam sistem otonomi daerah di Indonesia, kewenangan pemerintah kabupaten terhadap wilayah laut sangat terbatas. Wilayah laut hingga 12 mil menjadi kewenangan pemerintah provinsi, sementara di atas 12 mil merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Meski demikian, peran pemerintah desa dan kelurahan pesisir tetap sangat penting, terutama dalam mengelola kawasan pesisir, menjaga kelestarian laut di wilayah kampung, serta membina masyarakat nelayan.

“Bapak dan Ibu bisa mengatur laut yang ada di kampung, laut yang ada di kelurahan, termasuk para nelayannya. Di sinilah peran kita bersama untuk menentukan masa depan keberlanjutan laut dan ekosistemnya, sehingga sumber pangan ini dapat kita wariskan kepada anak cucu kita,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi dan penandatanganan ikrar kemitraan Coastal 500 ini diikuti oleh para camat, lurah, kapitalaung, serta dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. (RB)




Wabup Sangihe Hadiri Halal Bi Halal di Kampung Talawid

SANGIHE,GN – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, menghadiri perayaan Ketupat Halal Bi Halal yang digelar di Kampung Talawid, Kecamatan Kendahe, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sabtu (28/03/2026).

Wabup dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Halal Bi Halal 1447 Hijriah merupakan waktu yang tepat untuk membersihkan hati dan memperkuat tali silaturahmi di tengah kehidupan bermasyarakat.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sarana untuk saling memaafkan dan memperkokoh persatuan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan masyarakat Sangihe.
Wabup Tendris Bulahari juga mengapresiasi tema kegiatan,

“Dengan Hikmah Halal Bi Halal Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah serta Kebersamaan Antar Umat Beragama”, yang dinilai sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini.

Lanjut Bulahari bahwa,semangat kebersamaan dan toleransi harus terus dijaga sebagai fondasi dalam membangun daerah yang harmonis dan damai.

“Halal Bi Halal memiliki makna yang sangat dalam, yaitu sebagai momentum untuk membersihkan hati dari segala khilaf dan kesalahan, mempererat silaturahmi, serta memperkokoh persatuan di tengah keberagaman kita,” ujar Wabup.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergandengan tangan, saling menghargai, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah menuju Sangihe yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kampung Talawid yang tampak antusias merayakan tradisi ketupat sebagai bagian dari budaya kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri.(RB)




Wakil Bupati Bulahari Melepas Rombongan Pawai Takbir di Kecamatan Tabukan Utara

SANGIHE,GN – Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari secara resmi melepas rombongan Pawai Takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/03/2026) malam. Prosesi pelepasan dipusatkan di halaman Masjid Baiturahim, Kampung Kalekube, Kecamatan Tabukan Utara.
​Ratusan peserta yang menggunakan kendaraan roda dua, roda tiga, hingga roda empat tampak antusias mengikuti iring-iringan.

Wakil Bupati Tendris Bulahari, bersama istri tercinta pun turun langsung ke jalan,Dengan mengendarai kendaraan roda dua,

​Adapun rute pawai dimulai dari titik start di Masjid Baiturahim Kalekube dan berakhir (finish) di Masjid Al-Jihad, Kampung Petta.
Dalam sambutannya,

Babup menyampaikan.bahwa malam takbiran bukan sekadar perayaan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Gema takbir yang berkumandang malam ini adalah bentuk pengagungan kita kepada Allah SWT.

” Saya mengajak seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban di jalan. Jadikan kegiatan ini sebagai media syiar yang santun dan bermakna,” ujarnya sebelum secara resmi melepas rombongan pawai.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan empat pesan penting kepada seluruh peserta. Pertama, pawai takbiran harus menjadi media syiar yang bermakna dengan mengedepankan penghayatan nilai-nilai religius, bukan sekadar kemeriahan. Kedua, kegiatan ini menjadi sarana edukasi nilai Islam yang selaras dengan budaya lokal, sebagai wujud masyarakat Tabukan Utara yang tetap menjaga tradisi dan adat istiadat.
Ketiga, peserta diharapkan memiliki tanggung jawab sosial dengan menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda. Keempat, momentum Idul Fitri hendaknya dimaknai sebagai ajang mempererat persaudaraan dan kembali ke fitrah dalam kehidupan bermasyarakat.(RB)




Bupati Thungari Lepas Secara Resmi Rombongan Pawai Takbiran

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Sangihe Michael Thungari,SE,MM melepas pawai takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/03/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung meriah di pusat kota Tahuna ini semakin istimewa dengan kehadiran Bupati Sangihe, Michael Thungari, SE.,MM yang turut serta dalam iring-iringan menggunakan sepeda motor bersama masyarakat.


Pelepasan pawai takbiran tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias mengikuti kegiatan tahunan tersebut. Dalam suasana penuh khidmat, Bupati secara resmi membuka kegiatan dengan bacaan basmalah sebagai tanda dimulainya syiar kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa malam takbiran merupakan momentum penting bagi umat Muslim untuk mengagungkan kebesaran Allah SWT melalui lantunan takbir, tahmid, dan tahlil.
“Melalui malam takbiran ini, mari kita jadikan sebagai ajang mempererat kebersamaan serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Bupati juga menekankan bahwa pawai takbiran tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi antarwarga serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Sangihe. Ia pun mengimbau seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan selama mengikuti pawai di jalan raya.
“Jaga keselamatan, patuhi aturan lalu lintas, dan tetap jaga suasana yang kondusif agar kegiatan ini berjalan lancar dan penuh makna,” tambahnya.
Menariknya, usai melepas rombongan, Bupati bersama istri tercinta serta jajaran Forkopimda turut membaur dengan masyarakat. Mereka ikut berkeliling kota menggunakan sepeda motor, menyatu dalam iring-iringan takbiran yang dipenuhi gema takbir dan semangat kebersamaan.
Kehadiran langsung pimpinan daerah di tengah masyarakat ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari warga. Selain menambah semarak suasana, hal tersebut juga mencerminkan kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.
Pawai takbiran ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1447 Hijriah.
(RB)




Camat Tabukan Tengah Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026




Kepala SMAN 1 Manganitu Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026




Antisipasi Gangguan Palapa Ring Pemkab Sangihe Sangihe Desak Telkomsel Siapkan Radiolink

SANGIHE,GN – Untuk mengantisipasi gangguan Palapa ring,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe bergerak cepat mengantisipasi potensi gangguan koneksi internet menyusul rencana perbaikan kabel fiber optik Palapa Ring Tengah segmen Tahuna–Melong pada bulan depan. Upaya ini dilakukan guna memastikan stabilitas layanan komunikasi tetap terjaga, terutama dalam mendukung pelayanan publik dan aktivitas digital masyarakat.


Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkab Sangihe mendesak pihak penyedia layanan, termasuk Telkomsel, untuk segera menyiapkan jalur cadangan (backup) sebagai langkah mitigasi selama proses pemeliharaan berlangsung.
Kepala Dinas Kominfo Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, SH mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Telkomsel Tahuna guna menerapkan sistem radiolink dari site to site.
“Perbaikan jalur Tahuna–Melong berpotensi mengganggu stabilitas koneksi. Karena itu, solusi jangka pendek yang kami dorong adalah pengalihan rute transmisi melalui jalur cadangan radiolink,” ujar Ronald, Selasa (17/03/2026).
Dalam skema darurat tersebut, jalur transmisi data akan dialihkan melalui konektivitas antar-pulau yang meliputi Manado–Likupang, Gangga–Biaro, serta Tagulandang–Siau, dengan titik akhir di wilayah Sangihe.
Meski jalur alternatif telah disiapkan, Pemkab Sangihe menegaskan bahwa kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama. Ronald Lumiu menekankan bahwa pemindahan jalur harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas jaringan.

“Kami tidak ingin hanya sekadar pengalihan jalur. Kapasitas bandwidth juga harus ditingkatkan agar akses internet masyarakat tetap stabil, meskipun dalam kondisi jaringan darurat,” tegasnya.
Hingga saat ini, koordinasi teknis antara pemerintah daerah dan pihak penyedia layanan terus dimatangkan guna meminimalisir dampak gangguan. Pemkab Sangihe pun berkomitmen untuk melakukan pemantauan ketat terhadap proses perbaikan infrastruktur Palapa Ring Tengah, demi memastikan aktivitas pemerintahan dan kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan tetap berjalan lancar.(RB)




Jelang Hari Raya Idul Fitri Bupati Pantau Stok dan Harga Barang di Pasar Petta

SANGIHE,GN -Menjelang hari raya idul Fitri Bupati bersama Forkopimda melakukan Pantauan terhadap harga dan stok barang di Pasar Petta, Kecamatan Tabukan Utara, Selasa (17/03/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok serta memastikan ketersediaan stok pangan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sidak pasar rutin dilakukan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) guna mengantisipasi lonjakan harga dan potensi kelangkaan barang.

Rombongan yang terdiri dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Sangihe turut melakukan pemantauan langsung terhadap harga sejumlah komoditas penting di lapak para pedagang.

Bupati Michael Thungari,SE,MM berdialog dengan para pedagang untuk mendengarkan langsung berbagai keluhan dan aspirasi.
Adapun sejumlah permasalahan yang menjadi perhatian dalam sidak tersebut antara lain kondisi infrastruktur pasar yang membutuhkan perbaikan, seperti atap yang bocor dan sistem drainase yang tersumbat sehingga kerap menimbulkan genangan air saat hujan.

Selain itu, pedagang juga mengeluhkan ancaman abrasi di area pasar yang berbatasan dengan sungai. Tidak hanya itu, penataan pasar juga menjadi fokus perhatian, khususnya terkait masih adanya pedagang yang berjualan di luar area resmi atau tidak sesuai dengan site plan yang telah ditetapkan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Michael Thungari menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti perbaikan fasilitas pasar yang bersifat mendesak. Hal ini dilakukan guna menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat dalam berbelanja, terutama menjelang hari raya.

Sementara itu, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut siap mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah, termasuk dalam aspek ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.

Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta kondisi pasar tetap kondusif menjelang Idul Fitri.(RB)