Bupati Thungari Hadiri Kawin Massal Dan Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM, Selasa (21 Juli 2026) menghadiri kegiatan Kawin Massal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bertempat di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara.

Kegiatan yang diikuti oleh 130 pasangan dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Sulawesi Utara ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat melalui pencatatan perkawinan secara sah dan tertib administrasi.

Dalam prosesi tersebut, Gubernur Sulawesi Utara bertindak sebagai saksi dari pihak laki-laki, sementara Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dipercaya menjadi saksi dari pihak perempuan. Dari Kabupaten Kepulauan Sangihe sebanyak 4 pasangan turut ambil bagian dalam kegiatan kawin massal tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe juga menorehkan prestasi di bidang inovasi pelayanan publik. Bupati menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas keberhasilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam ajang Lomba Inovasi Pelayanan Publik pada Urusan Administrasi Kependudukan kategori Digital.

Kabupaten Kepulauan Sangihe berhasil meraih Juara 2 melalui inovasi Simple Momen (Sistem Informasi Pelayanan dan Monitoring Dokumen) serta Juara 5 melalui inovasi Dukcapil Membara (Dukcapil Memastikan Dokumen Disambut Masyarakat di Rumah).

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang inovatif, efektif, dan berorientasi pada kemudahan akses bagi masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi digital dan pendekatan pelayanan yang lebih dekat kepada warga, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan responsif.

Keikutsertaan dalam kegiatan kawin massal sekaligus capaian penghargaan inovasi pelayanan publik tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(RB)




Camat Tabteng Lantik Anggota MTK Antar Waktu Kampung Tariang Baru

SANGIHE,GN – Rabu (15/7/2026), bertempat di Kantor Camat Tabukan Tengah Camat Misye Mutahang,S.Pt melantik dan mengambil sumpah salah satu anggota majelis tua-tua Kampung (MTK), Antar waktu Tariang Baru.

Pelantikan anggota MTK dihadiri Pemerintah Kecamatan Tabukan Tengah,Pemerintah Kampung Tariang Baru,Ketua MTK dan anggota serta tokoh agama.

Camat Mutahang dalam sambutannya menyampaikan bahwa jabatan yang telah di ikrarkan bukan sekedar kata-kata seremonial, tetapi adalah janji setia kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan komitmen moral yang luhur kepada seluruh masyarakat Tariang Baru.

‘ Jadi bagian majelis tua-tua Kampung adalah sebuah panggilan pengabdian,” kata Mutahang.

Camat Tabukan Tengah ini pun menitipkan beberapa amanat penting kepada anggota MTK antar waktu yang dilantik yaitu, sebelum melangkah keluar melayani masyarakat pastikan internal MTK solid, harmonis,saling terbuka dan membuka komunikasi yang baik bagi sesama anggota MTK, hargai Setiap ide dan pendapat untuk dirumuskan menjadi keputusan yang matang,’ tutup orang nomor satu ďi wilayah Tabukan Tengah ini.(RB).




Ruas Jalan Lesabe -Bukide Diresmikan Bupati Michael Thungari

SANGIHE,GN – Ruas jalan Lesabe–Bukide di Kecamatan Tabukan Selatan, diresmikan Bupati Michael Thungari,SE MM Jumat(17/7/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Bupati Sangihe Resmikan Ruas Jalan Lesabe – Bukide (foto: Gemparnews)

Pembangunan ruas jalan sepanjang 5,2 kilometer ini merupakan hasil perjuangan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah mengusulkan program tersebut secara berkelanjutan sejak tahun 2023, kemudian kembali pada tahun 2024, serta diusulkan kembali pada 10 Juli 2025 melalui Aplikasi SITIA dalam program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), di bawah kepemimpinan Bupati Michael Thungari, SE., MM dan Wakil Bupati Tendris Bulahari, usulan peningkatan ruas Jalan Lesabe–Bukide akhirnya dapat direalisasikan dengan nilai anggaran sebesar Rp35.867.368.000.

Pada moment Peresmian jalan ini menjadi hadiah yang sangat bermakna bagi masyarakat Kampung Bukide, karena bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-92 GMIST Via Dolorosa Bukide. Kehadiran infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas, memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta mendorong pertumbuhan pembangunan di Kecamatan Tabukan Selatan.

Masyarakat Kampung Bukide menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe atas perhatian dan komitmen dalam memperjuangkan pembangunan jalan tersebut. Penghargaan juga disampaikan kepada Bupati Michael Thungari, SE., MM, Wakil Bupati Tendris Bulahari, serta kepada jajaran pemerintah daerah pada masa kepemimpinan Pj. Bupati Albert H. Wounde dan Pj. Bupati Rini Tamuntuan, yang telah memberikan dukungan dan melanjutkan proses pengusulan hingga pembangunan ruas jalan ini dapat terwujud.

Peresmian ruas Jalan Lesabe–Bukide menjadi bukti nyata bahwa sinergi dan kesinambungan pembangunan antarperiode pemerintahan mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Infrastruktur yang memadai diharapkan menjadi pendorong kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Sangihe.(RB)

 




Bersama Pejabat Tinggi Pratama Bupati Jalani Tes Urine Ini Hasilnya

SANGIHE,GN – Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, sehat, profesional dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menetapkan perda nomor 3 tahun 2026, tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika dan wujud keseriusan Pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika yang merusak kesehatan, menghancurkan masa depan generasi muda dan implementasi peraturan tersebut sekaligus langkah preventif untuk memastikan bahwa seluruh ASN memiliki integritas, disiplin dan menjadi teladan bagi masyarakat, Maka Bupati bersama Pejabat Tinggi pratama dan administrator menjalani pemeriksaan narkotika atau tes urine bertempat di Papanuhung Tampungang lawo yang selenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kepulauan Sangihe kolaborasi dengan Kesbangpol jumat (10/7/2026).

Pada pemeriksaan tes urine Bupati Michael Thungari,SE,MM adalah orang pertama yang menjalani Pemeriksaan tes urine oleh BNN Sangihe, kemudian di ikuti oleh para pejabat lainnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sangihe, Meyland Manarat, SH ketika diwawancarai media ini menyampaikan bahwa, setelah Bupati menjalani pemeriksaan tes urine hasilnya adalah negatif.

” Tadi Pak Bupati telah menjalani pemeriksaan tes urine dan hasilnya adalah negatif,” kata Manarat.(RB).




65 Orang  Pejabat Pimpinan Pratama Dan Administrator Jalani Pemeriksaan Narkotika

SANGIHE,GN – Jumat (10/07/2026) , bertempat di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo 65 orang pejabat pimpinan pratama dan pejabat administrator menjalani pemeriksaan narkotika atau tes urine oleh badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

Terpantau pada pemeriksaan narkotika hari ini ada sebagian pejabat tidak hadir, dan mereka tetap akan dijadwalkan rabu depan mengikuti pemeriksaan langsung di kantor BNN Sangihe.

Bupati Michael Thungari,SE, MM dalam arahannya pertama-tama menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak terlebih khusus BNN Sangihe,dan Kesbangpol telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut, sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, sehat, profesional dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

” Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang menetapkan perda nomor 3 tahun 2026, tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, kehadiran regulasi ini, bukan sekedar memenuhi amanat Perundang-undangan tetapi wujud keseriusan Pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika yang merusak kesehatan, menghancurkan masa depan generasi muda, oleh karena itu pelaksanaan pemeriksaan narkotika hari ini, merupakan bagian implementasi peraturan tersebut sekaligus langkah preventif untuk memastikan bahwa seluruh ASN memiliki integritas, disiplin dan menjadi teladan ditengah masyarakat, ” ucap Bupati

Sementara Meyland Manarat,SH Kepala badan Narkotika Nasional (BNN) ,Kabupaten Kepulauan Sangihe menerangkan teknis pelaksanaan pemeriksaan urine. Sebelum pengambilan sampel, peserta melakukan registrasi dan mengisi inform consent atau surat pernyataan persetujuan.

“Dalam inform consent ini ada pengisian terkait data diri hingga riwayat penggunaan obat dalam satu minggu terakhir, baik dengan resep dokter maupun tanpa resep. Semua harus dicatat,” ucapnya.

” Pemeriksaan urine menggunakan tujuh parameter jenis narkotika, yakni metamfetamin (sabu), kokain, morfin, tetrahidrokanabinol (ganja), somadril, dan benzodiazepin.
“Di parameter benzodiazepin ini banyak yang terdeteksi positif karena biasanya ada terkandung dalam obat tidur atau sedatif,” Jelasnya.

Ia pun menerangkan bahwa hasil pemeriksaan dapat diketahui dalam waktu 10 menit. Jika muncul dua garis berarti negatif, sedangkan satu garis berarti positif.

“ Kalau positif di parameter benzodiazepin karena mengkonsumsi obat, baik dengan resep dokter maupun tanpa resep itu tidak apa-apa. Namun jika metamfetamin atau ganja terdeteksi positif, maka akan ada tindak lanjut dari pihak BNN,” tutup kepala kantor BNN Sangihe ini. (RB)




Bupati Ingatkan ASN Tingkatkan Kecepatan Kerja, Perkuat Kolaborasi Dan Utamakan Pelayanan Publik

SANGIHE,GN – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar meningkatkan kecepatan kerja, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih berdampak bagi masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat memimpin Apel Kerja Bersama ASN di Lapangan Santiago, Rumah Jabatan Bupati, Selasa (7/7/2026).

Ketika menyampaikan Sambutan , Bupati mengapresiasi dedikasi seluruh ASN yang selama semester pertama telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat. Namun, menurutnya, berbagai capaian tersebut tidak boleh membuat jajaran pemerintah daerah berpuas diri.

“Masih banyak target pembangunan yang harus kita selesaikan bersama. Seluruh perangkat daerah harus bekerja lebih cepat, lebih adaptif, lebih kolaboratif, dan lebih berorientasi pada hasil,” tegasnya.

Lanjut Bupati bahwa setiap program pemerintah tidak cukup hanya selesai dilaksanakan, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan pencapaian visi pembangunan Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui program 7 Sapta Membara beserta tujuh indikator kinerja utama pemerintah daerah.

Thungari pun memaparkan lima agenda prioritas yang menjadi fokus seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Semester II Tahun Anggaran 2026.

Prioritas pertama adalah memperkuat budaya evaluasi program kerja di setiap perangkat daerah. Menurutnya, evaluasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen penting untuk mengukur efektivitas kinerja serta memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Bupati Michael Thugari juga memberikan apresiasi kepada Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah yang telah memfasilitasi pelaksanaan evaluasi program kerja perangkat daerah.

Prioritas kedua ialah percepatan pembangunan sumber daya manusia dan perluasan kesempatan kerja. Michael mengapresiasi pelaksanaan Job Fair yang digelar Dinas Tenaga Kerja bersama sejumlah perusahaan dan Politeknik Negeri Nusa Utara.

Bupati berharap program serupa terus diperluas agar semakin banyak generasi muda Sangihe memperoleh akses terhadap dunia kerja sekaligus meningkatkan kompetensi mereka.

Ia pun memberikan perhatian besar pada penguatan kelembagaan perangkat daerah dan reformasi birokrasi. Ia meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) segera melakukan peninjauan menyeluruh terhadap nomenklatur jabatan yang sudah tidak sesuai dengan regulasi terbaru.

Menurutnya, penyesuaian tersebut penting agar pembinaan karier ASN berjalan lebih tertib, adil, memberikan kepastian hukum, serta tidak menghambat pengembangan karier pegawai.

Di bidang pengawasan, Michael meminta Inspektorat Daerah meningkatkan kualitas pengawasan melalui pendekatan berbasis hasil (result based audit). Ia menegaskan bahwa pengawasan tidak boleh hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan setiap anggaran yang dibelanjakan melalui APBD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Setiap rupiah yang dibelanjakan harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Salah satu poin yang mendapat perhatian khusus dalam apel tersebut adalah percepatan transformasi digital pemerintahan. Bupati menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika agar segera menyusun Master Plan Pemerintahan Digital Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai peta jalan digitalisasi pemerintahan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Tidak hanya itu, Michael juga mengumumkan bahwa seluruh ASN diwajibkan mengikuti webinar bertema “Artificial Intelligence (AI) untuk Produktivitas dan Efisiensi Kerja ASN” yang akan digelar dalam waktu dekat.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan produktivitas kerja ASN sekaligus mendukung penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Diaakhir sambutannya , Bupati Michael mengajak seluruh ASN menjadikan Semester II Tahun Anggaran 2026 sebagai momentum mempercepat pencapaian target pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas pelayanan publik.(RB)




Pemkab Sangihe Lauching SANTER-TB,Inovasi Digital Sangihe Percepat Eliminasi Tuberkulosis

SANGIHE,GN –  Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe meluncurkan Sistem Akselerasi Nusantara Tangguh Eliminasi Tuberkulosis (SANTER-TB), sebuah platform digital berbasis web yang dirancang untuk memastikan pasien tuberkulosis menjalani pengobatan hingga tuntas.Peluncuran sistem SANTER-TB dilaksanakan di Tahuna  Beach Hotel dan  Resort senin (6/7/2026),dan Langsung di Pimpin Bupati Michael Thungari,SE,MM.

Launching SANTER-TB dilaksanakan di Tahuna Beach Hotel and Resort, Senin (6/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tendris Bulahari, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe Denny Roy Tampi, unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, Kepala Balai Karantina Manado, Ketua Sinode GMIST, Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Sangihe, Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara, Direktur RSUD Liung Paduli dan RSUD Liun Kendage Tahuna, para kepala Puskesmas, kader TB, Ketua Dewan Adat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

SANTER-TB merupakan inovasi yang digagas langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran, ME, sebagai solusi terhadap persoalan Lost to Follow Up (LTFU) atau pasien yang menghentikan pengobatan sebelum dinyatakan sembuh.

Dalam penyampaiannya dr. Handry menjelaskan bahwa aplikasi tersebut mengintegrasikan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan TB, mulai dari Dinas Kesehatan, puskesmas, kader TB, pasien hingga keluarga pasien dalam satu sistem pemantauan terpadu.

Salah satu fitur unggulan aplikasi ini adalah Electronic Directly Observed Treatment (iDOT), yaitu sistem pengawasan minum obat secara elektronik. Melalui fitur tersebut, pasien atau anggota keluarga cukup mengunggah video saat mengonsumsi obat. 

Selanjutnya, video tersebut dapat dipantau secara langsung oleh kader, puskesmas maupun Dinas Kesehatan. 

Selain itu, aplikasi juga dilengkapi sistem peringatan dini. Apabila pasien tidak mengonsumsi obat selama 24 jam, sistem akan mengirimkan notifikasi kepada petugas kesehatan. Jika belum ada tindak lanjut, tenaga kesehatan akan melakukan kunjungan langsung ke rumah pasien guna memastikan proses pengobatan tetap berjalan sesuai prosedur.

Tak hanya berfungsi sebagai alat pemantau pengobatan, SANTER-TB juga menyediakan layanan telekonsultasi sehingga pasien, terutama yang berada di wilayah kepulauan dan terpencil, tetap dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan maupun dokter tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.

Bupati Michael Thungari,SE,MM dalam sambutannya menegaskan bahwa tuberkulosis hingga saat ini masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Lanjutnya, berbeda dengan stunting yang dapat dikenali secara kasat mata, penderita TB sering kali tidak terdeteksi sejak dini sehingga menjadi tantangan besar dalam penanganannya.

“Tuberkulosis bukan hanya persoalan Kabupaten Kepulauan Sangihe, tetapi menjadi tantangan bangsa. Penyakit ini memang menular melalui udara saat penderita batuk, bersin atau berbicara, namun masyarakat tidak perlu takut ataupun menjauhi penderita karena TB bukan penyakit yang menular hanya karena berjabat tangan, bersentuhan ataupun berbagi makanan,” ujar Bupati.

Lanjut Bupati  bahwa penyakit TB sebenarnya dapat disembuhkan secara total apabila pasien disiplin menjalani pengobatan selama enam bulan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Persoalan terbesar selama ini kata Bupati adalah rendahnya kepatuhan pasien dalam menyelesaikan pengobatan. Banyak pasien menghentikan konsumsi obat ketika merasa kondisi tubuhnya mulai membaik, sehingga berisiko mengalami resistensi obat yang justru membuat proses penyembuhan menjadi lebih sulit.

“Komitmen pasien menjadi kunci utama. Ketika obat dihentikan di tengah jalan, maka penanganannya akan jauh lebih sulit. Karena itu aplikasi ini hadir untuk memastikan seluruh proses pengobatan,” pungkasnya. (RB)




BSG Tahuna Gelar Lomba Fotografi Dukung Pariwisata Sangihe, Kadisparda Beri Apresiasi

SANGIHE,GN – Dalam rangka mendukung program Pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisata ,Bank Sulut Go Cabang Tahuna menggelar lomba Fotografi di spot-spot objek wisata di Sangihe.

Persyaratan Lomba ini peserta adalah masyarakat umum yang asli KTP Sangihe dan juga boleh menggunakan kamera Handphone.

Pimpinan BSG Cabang Tahuna Fernando Mamahit menyampaikan bahwa, meskipun dengan keterbatasan anggaran Lomba digelar dalam rangka untuk mempromosikan spot objek wisata di Kabupaten Kepulauan Sangihe serta mendukung program Pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisata.

” Jadi Kami mencoba melaksanakan kegiatan yang secara umum peserta siapa saja boleh ikut tapi dampaknya dan gaungnya luas,sehingga Kami memilih Lomba Fotografi spot-spot objek wisata di Sangihe yang hasilnya di posting atau disebarkan di media sosial seperti di instagram,Facebook dan ternyata hasilnya luar biasa dilihat banyak orang sampai 34 ribu insight,jadi meskipun kegiatan kecil tapi audiensnya banyak,” ucap Mamahit.

Lanjutnya bahwa meskipun dengan alat Fotografi yang sederhana, namun objek wisata di Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat di jangkau luas oleh banyak orang.

” Jadi harapan kami dengan kegiatan ini meskipun konsepnya sederhana, tapi tujuannya agar objek-objek wisata di Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat di jangkau luas dan di kenal banyak orang bahkan sampai ke mancanegara,” Harap Pimpinan Cabang BSG Tahuna yang low Profile ini.

Kepala dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Sonny Kapal, memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh jajaran BSG Tahuna yang telah menggelar kegiatan tersebut yang dampaknya sangat baik dan luas untuk mendukung Pemerintah dalam pengembangan pariwisata di Sangihe.

” Selaku Pemerintah dan dinas terkait Kami sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh jajaran BSG yang telah menggelar lomba ini karena dampaknya besar dan gaungnya luas dapat mempromosikan spot-spot Destinasi wisata di Sangihe, dan dikenal banyak orang,” ujar Kadisparda Sangihe ini.

Sementara Stenly Pontolawokang selaku juri menjelaskan bahwa,
Peserta yang boleh mengikuti lomba untuk saat ini adalah yang memiliki KTP Sangihe yang sasarannya adalah peserta masyarakat lokal.

” Jadi untuk lomba kali ini persyaratan peserta adalah yang memiliki KTP Sangihe karena sasarannya adalah masyarakat lokal, yang tujuannya adalah menjaring para fotografer yang baru,untuk regenerasi kedepan, dan pada lomba ini ada 63 foto yang di submit peserta,” Jelas Fotografer Profesional di Sangihe ini.

Ini nama-nama pemenang lomba:
-Christian Natanael Laluyan Foto Shipwreck
– Abdullah Awumbas Foto Pantai Pananualeng
-Kenny Juniper Salensehe Foto air terjun Kadadima
Yang hadiah lomba langsung di Serahkan oleh Pimpinan Cabang BSG Tahuna,Kadis Pariwisaat, dan Ketua DPW I IPI Nusa Utara.(*/RB)




Wabup Hadiri Upacara HUT Bhayangkara Ke 80 Tahun

SANGIHE,GN – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari menghadiri upacara hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke 80 tahun bertempat di lapangan santiago Tahuna, Rabu (1/7/2026).
Terlihat pula forkopimda, Ketua DPRD,beberapa pejabat di lingkungan Kabupaten Kepulauan Sangihe,tokoh agama,tokoh masyarakat, tokoh adat,para undangan dan jajaran Polres Kepulauan Sangihe. Sementara Peserta upacara adalah terdiri dari anggota TNI/Polri dan Peserta lainnya.

Pada momentum upacara hari Bhayangkara Ke 80 tahun ini bertindak selaku inspektur upacara (Irup) adalah Kapolres Sangihe AKBP Abdul Kholik,SH,S.I.K,M.A.P yang langsung membacakan sambutan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sambutan Presiden disampaikan bahwa,pada upacara hari Bhayangkara Ke 80 tahun Presiden menyampaikan selamat dan rasa bangga kepada seluruh keluarga besar Polri yang telah bertugas di wilayah tanah air.

Presiden juga menyampaikan apresiasi tertinggi dari negara serta menyampaikan terima kasih atas kerja keras,pengabdian dan pengorbanan yang telah ditunjukkan dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri secara profesional, dan tanpa lelah.

Lanjut Kapolres membacakan sambutan Presiden bahwa tema peringatan hari Bhayangkara Ke 80 tahun adalah 80 tahun mengabdi Polri untuk masyarakat, yang mengandung makna bahwa, Polri pada seluruh pengabdian bermuara pada suatu tujuan luhur yaitu, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

” Polri harus mampu beradaptasi dan merespon secara cepat, setiap tuntutan publik, Polri tidak bekerja secara reaktif, melainkan harus mampu bergerak secara prediktif dan adaktif dalam respon dampak adanya dinamika global serta menjawab setiap tuntutan publik yang semakin tinggi harapannya terhadap keberadaan Polri, Saya ucapkan selamat hari Bhayangkara Ke 80 tahun, jadilah insan Bhayangkara sebagai panggilan tugas yang mulia, panggilan untuk menjadi anggota Polri yang lebih baik, lebih profesional dan lebih bermanfaat jadikan setiap tugas sebagai ibadah,jadikan setiap pelayanan sebagai Penghormatan, dan jadikan kepercayaan masyarakat sebagai alasan utama memakai seragam ini, Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” tutup Kapolres membacakan Presiden RI.(RB).




Pemkab Sangihe Dukung Sensus Ekonomi 2026,Bupati Minta Petugas BPS Humanis Ketika Mewawancarai Masyarakat

Sangihe,GN – Senin (29/6/2026), bertempat di ruang serbaguna rumah jabatan Bupati Pemerintah Kabupaten Kepulauan (Pemkab) Sangihe bersama dengan badan Pusat Statistik (BPS), melakukan Pencanangan Dan Penandatanganan Komitmen bersama Sensus ekonomi tahun 2026.


Kegiatan Pencanangan dan Penandatanganan Komitmen bersama langsung dibuka oleh Bupati Michael Thungari,SE,MM dengan melakukan pemukulan Gong yang menandakan bahwa kegiatan telah dibuka secara resmi.

Penandatanganan Komitmen bersama ditandatangani oleh Bupati, Forkopimda,Kepala BPS, Wakil ketua DPRD dan Ketua Badan Adat Sangihe.

Bupati dalam sambutanya pertama-tama Thungari menyampaikan apresiasi kepada BPS Sangihe yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Lanjutnya bahwa, Sensus ekonomi akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi nasional maupun di daerah.Data yang dihasilkan akan menjadi dasar penyusunan program pembangunan investasi, pengembangan UMKM, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

” Untuk itu Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berkomitmen berkomitmen penuh untuk mendukung keberhasilan penuh Sensus ekonomi tahun 2026 dan Penandatanganan Komitmen bersama, dan hari ini merupakan wujud nyata sinergi Pemerintah daerah, Forkopimda, instansi vertikal, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan yang ada,” kata Thungari.

Bupati pun meminta kepada kepala badan BPS Sangihe beserta seluruh jajaran yang ada,agar lebih humanis ketika mewawancarai masyarakat.

” Saya meminta kepada Bapak kepala BPS Sangihe beserta seluruh jajaran agar lebih humanis ketika mewawancarai masyarakat, tidak semua masyarakat tentu dalam kondisi yang baik, dalam kondisi ekonomi yang baik, kepada para Camat Saya meminta untuk mengawal pelaksanaan pendataan di Wilayah masing-masing terus berkoordinasi dengan Pemerintah desa dan kelurahan, membantu penyelesaian kendala di lapangan bisa melibatkan RT,Kaling untuk melakukan pendampingan di lapangan,” Tutup Bupati Thungari

Sementara Eko Siswahto,SST, M.SE Kepala BPS Sangihe menyampaikan bahwa terkait dengan Sensus ekonomi tahun 2026, BPS akan mendata seluruh pelaku usaha.

” Terkait dengan Sensus ekonomi ini kami akan mendata seluruh pelaku usaha, selama itu melakukan usaha kami akan data, dan harapannya Sensus ini dapat berjalan dengan baik dan mohon bantuan dan kerjasama dari seluruh masyarakat agar dapat menerima petugas BPS dengan baik,”harap kepala BPS Sangihe yang low Profile ini.(RB)