Oktober Mendatang Listrik Di Kepulauan Beroperasi

SANGIHE,GN-Masyarakat Kampung Kawaluso, Kecamatan Kendahe mengeluhkan aliran listrik yang sampai sekarang ini belum juga beroperasi walaupun sudah ada material yang terpasang di wilayah tersebut.
Menanggapi hal ini, Manager PT PLN UP3 Tahuna, Mulke Gal Tumanken, saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jumat (23/8/19) mengatakan,selain Kawaluso juga ada kampung Matutuang dan Kawio yang merupakan wilayah Kecamatan Kepulauan Marore yang sedang dalam proses pemasangan listrik oleh Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Propinsi Sulawesi Utara pada PT PLN Unit Induk Wilayah Sulutenggo.
“Setelah proses pembangunan sarana kelistrikan selesai, selanjutnya pengoperasian akan dilaksanakan dan akan diserahkan kepada kami PLN UP3 Tahuna sebagai penanggung jawab yang akan mengelolanya. Terkait perkembangan di Kawaluso, Matutuang dan Kawio, pihak PLN tinggal menunggu material pelengkap untuk pengoprasian listrik yaitu Trafo Step Up dan Tangki Induk yang berfungsi sebagai penampungan bahan bakar minyak (BBM) guna menyuplai ke mesin,” kata dia.
Lebih lanjut disampaikannya, pembangkit listrik berupa mesin dan jaringan sudah terpasang di wilayah kepulauan, namun peralatan berupa Trafo Step Up dan Tangki Induk tersebut yang masih diusahakan oleh pihak PLN Tahuna, rencananya bulan Oktober ini jika sudah tersedia, akan segera dikirim untuk diinstal, agar listrik dapat mulai beroperasi.
“Untuk pengiriman material ke wilayah pulau harus juga melihat kondisi cuaca, agar tidak terjadi kerusakan sebelum digunakan, khususnya pada trafo step up. Berharap ketika listrik sudah siap dioperasikan di tiga wilayah pulau tersebut, masyarakat  bisa melakukan permohonan untuk pemasangan listrik sehingga terdaftar sebagai pelanggan PLN,”tandasnya.
Dia juga menambahkan, nantinya jika mendaftar untuk menjadi pelanggan PLN, untuk biaya penyambungan ada program Biaya Penyambungan Cicil dari PLN yang dapat memudahkan masyarakat mendapatkan listrik dari PLN.
“Dan terkait administrasi serta biaya penyambungan, PLN Unit Pelayanan Pelanggan (ULP) Petta akan melaksanakan sosialisasi terlebih dahulu sebelum pengoperasian di 3 pulau tersebut dilaksanakan. Pulau Kawaluso, dan Seluruh Wilayah Kecamatan Marore, masuk dalam wilayah pelayanan PLN ULP Petta,”tutupnya. (ROBIN)  




Kantor Imigrasi Tahuna Bentuk Anggota Operasi Gabungan Tim Pora Sangihe

SANGIHE,GN- Bertempat di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kepulauan Sangihe pada hari Kamis,( (22 /8/19) Kantor Imigrasi Tahuna telah membentuk Anggota Operasi Gabungan Timpora Kabupaten Kepulauan Sangihe yang terdiri dari unsur-unsur instansi terkait.

Pembentukan Tim Operasi Gabungan ini merupakan persiapan dalam rangka rencana pelaksanaan Pendataan Warga Pemukim Tanpa Kewarganegaraan yang berada di Wilayah Sangihe.

Dalam sambutannya,Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tahuna James Sembel mengatakan ,bahwa pihaknya bersama-sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe, Lanal Tahuna, Kodim Sangihe, Polres Sangihe dan kejaksaan Sangihe akan melaksanakan pendataan terhadap orang-orang atau warga yang bermukim di Kepulauan Sangihe yang tidak memiliki dokumen atau kejelasan status kewarganegaraan.

Dijelaskannya,bahwa Operasi Gabungan Pendataan ini akan dilaksanakan pada pertengahan bulan September 2019 mendatang yang akan dilakukan di Kecamatan-Kecamatan yang terdapat orang-orang tanpa kejelasan Kewarganegaraan tersebut. Untuk itu James menghimbau agar masyarakat tidak perlu takut untuk mengikuti kegiatan pendataan ini karena ini bukan penindakan namun hanya pelaksanaan pendataan agar jelas jumlah dan sebaran keberadaannya.

Sementara itu, Kepala Seksi Inteldakim Kantor Imigrasi Tahuna Adityo Ari Wibowo ketika dikonfirmasi menambahkan bahwa sebelum melaksanakan pendataan Tim Gabungan akan melakukan sosialisasi kepada aparat ditingkat Kecamatan dan desa atau kampung untuk mendata diwilayahnya masing-masing mengenai keberadaan warga pemukim tanpa kewarganegaraan.

“Sosialisasi juga akan dilakukan langsung kepada masyarakat agar turut membantu dan mendukung kegiatan ini, sehingga diharapkan permasalahan keberadaan pemukim yang belum jelas kewarganegaraannya di Wilayah Sangihe mendapatkan solusi agar jelas status keberadaannya,” ujarnya.

Adityo juga menjelaskan bahwa,apabila keseluruhan data telah terkumpul data tersebut akan dievaluasi dan dianalisa oleh Tim Gabungan serta dilaporkan ke pusat untuk menentukan langkah solusinya”tutupnya.(ROBIN)




Sangihe Memiliki Peluang Jadi Tempat Tourism

SANGIHE,GN- Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki peluang untuk menjadi tempat touritsm atau tempat kunjungan tamu asing,karena Kabupaten Sangihe saat ini sudah ada kemajuan dan peningkatan kunjungan tamu asing,selain itu Kabupaten Sangihe memiliki banyak tempat destinasi yang menarik serta Sangihe posisinya sangat strategis .

Hal itu,dikatakan staff Khusus Gubernur Dino Gobel saat menjadi Narasumber pada pelatihan pemandu wisata alam Ekowisata,yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kamis,(22/8/19) di hotel Tahuna.

“Kabupaten Sangihe memiliki peluang menjadi tempat destinasi seperti daerah lain,kerena Sangihe memiliki potensi-potensi wisata dan posisi yang strategis Tinggal bagaimana masyarakat mengdrive atau menjalankan, mengelolah potensi2 yang ada dan menciptakan networknya.”ujarnya.

Gobel menambahkan, agar tempat destinasi banyak diketahui harus memiliki strategi dan menciptakan network Strategi pemasaran yaitu,sales mission,Fam Trip,milenial tourist digital tourism,dan Event Festival,”tutupnya.(ROBIN)




Disbudpar Sangihe Gelar Kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Alam Ekowisata

SANGIHE,GN- Guna menunjang dan meningkatkan sumber daya manusia, khususnya pada bidang pariwisata,maka Dinas kebudayaan dan pariwisata Sangihe menggelar pelatihan pemandu wisata alam ekowisata dengan menghadirkan narasumber dari Propinsi Staff Khusus Gubenur bidang pariwisata, dan narasumber dari kabupaten kamis,(22/8/19) di Hotel Tahuna.

Sebelum kegiatan dimulai,diawali laporan panitia yang disampaikan Oleh kepala bidang destinasi dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten Kepulauan Sangihe Yulisye Defni Samalari,Spd dalam laporannya menyampaikan, maksud dan tujuan kegiatan yaitu,meningkatkan sumber daya manusia dan memiliki standar pelayanan pemandu wisata,dan peserta kegiatan pelatihan diikuti oleh 30 orang peserta dari 30 Kampung.

Sementara itu Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala dinas kebudayaan dan pariwisata Jeffry Tilaar,SE,ME menyampaikan, apresiasi kepada kepala dinas kebudayaan dan pariwisata,atas terlaksananya kegiatan tersebut,sebab kegiatan itu dipandang sangat penting guna menunjang sektor pariwisata di Indonesia pada umumnya,dan di Kabupaten Sangihe pada khususnya.Dalam sambutan tersebut,pun dikatakan melalui pengembangan ekowisata,telah mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan sebagai sumber pendapatan.Ini menjadi strategi tepat,dari proses dapat melihat dan saling membutuhkan antara masyarakat dengan lingkungan,guna membangun sektor Pariwisata yang ada di Kepulauan Sangihe.

Saat pemaparan materi, Dino Gobel staff khusus Gubernur bidang Pariwisata membawakan materi Yes! Sangihe Bisa, Strategi pengembangan pariwisata Sangihe di Tengah kemajuan Pariwisata Sulut Hebat.

kemudian Samsared Barahama,membawakan materi potensi wisata yang ada di kabupaten Kepulauan Sangihe

Sementara Naribna Pasalia membawakan materi tentang Teknik Pemanduan Wisata.
Usai penyampaian materi diadakan diskusi berkelompok,dan menyampaikan hasil diskusi kepada narasumber. (ROBIN)




Kapolres Pimpin Upacara Sertijab

SANGIHE,GN-Bertempat di lapangan Polres Sangihe,telah diadakan serah terima jabatan (sertijab),di polres Sangihe Rabu, (21/8/19),yang di pimpin langsung Kapolres Sangihe AKBP Sudung Ferdinan Napitu,SIK. Pada upacara Sertijab dihadiri para petinggi Polres Sangihe,anggota polres,pegawai dan Ibu2 Bayangkara.

Sebelum serah terima jabatan,Diawali dgn pembacaaan surat perintah kapolres Sangihe, kemudian dilanjutkan
Penandatanganan serah terima jabatan.

Usai itu pengambilan sumpah dan janji jabatan yang dipimpin oleh kapolres Sangihe yang di saksikan oleh rohaniawan.

Berikut nama2 yang serah terima jabatan:
Kompol Yohan Damopolii menyerahkan tugas dan tanggungjawab jabatan kabag.Ops Polres Sangihe kepada Kompol Will George Janis,S.Sos,Kompol Will George Janis,S.Sos menerima tugas dan tanggungjawab kabag Ops.dari Kompol Yohan Damopolii,Iptu Ernes M.Wangkanusa menyerahkan tugas dan tanggungjawab jabatan kapolsek Manganitu kepada Iptu Joubert Johanis dan menerima tugas sebagai kasubbag Progar Bag,Iptu Joubert Johanis menerima tugas dan tanggungjawab sebagai kapolsek Manganitu, Iptu Munir Kulo menyerahkan tugas dan tanggungjawab kapolsek Tabukan Utara kepada Iptu Yus Tompoh,SH dan menerima tugas dan tanggungjawab sebagai Kasubbag Sarpras Bag.Sumda Polres Sangihe,Iptu Yus Tompoh,SH menerima tugas sebagai Kapolsek Tabut dan Iptu Imer T.Toppol menerima tugas sebagai Kapolsek Kendahe.

Kapolres Sangihe AKBP Sudung Ferdinan Naputi,SIK pada sambutannya menyampaikan,terima kasih kepada pejabat2 lama yang telah melaksanakan tugas dengan baik. “Promosi dan mutasi jabatan adalah hal yang biasa,dalam kegiatan tersebut dilakukan untuk mengsinambungkan kegiatan,kinerja khusunya Polres Sangihe,”tutupnya. (ROBIN)




Nomenklatur OPD Bagian Perbatasan Berubah

SANGIHE,GN-Demi menunjang penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik atau masyarakat, maka akan diterapkan perubahan terhadap beberapa nomenklatur untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe.
“Ada perubahan nomenklatur bagi sejumlah OPD. Nantinya akan menyesuaikan dengan aplikasi ini yang diterapkan, dan tentunya harus jelas dan tepat,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe Edwin Roring SE ME, kepada sejumlah wartawan, Senin (19/8/19), di ruang kerjanya.
Dikatakannya, salah satu OPD yang akan diubah nomenklaturnya yakni Bagian Perbatasan, nantinya akan berubah menjadi Badan Perbatasan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Untuk Bagian Perbatasan akan menyesuaikan di tahun 2020 menjadi Badan Perbatasan. Pula ada beberapa OPD yang akan berubah nomenklaturnya,” tandasnya.

Roring menambahkan, termasuk OPD Bagian Pemerintahan nantinya bisa digabung dalam Pemberintahan Desa, dan prosesnya akan dilaksanakan.(ROBIN)




HUT RI ke 74,KRI Sultan Nuku-373 Patroli Di Wilayah Perbatasan

SANGIHE,GN- Pelaksanaan Hari Ulang To (HUT) Proklamasi Kemerdekan Republik Indonesia (RI) ke 74, Sabtu,17 Agustus 2019 di Kabupaten Kepulauan Sangihe, turut dikunjungi oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) yaitu, kapal perang KRI Sultan Nuku 373 dan pesawat patroli maritim, dipimpin oleh Laksamana Pertama TNI Rahmat Eko Raharjo MTR(Han) CHRMP (Danguspurla Dua) bersama perwira dan prajurit.

Usai mengikuti upacara detik-detik Proklamasi RI, di Lapangan Gelora Santiago Tahuna, pagi hari, Laksamana Pertama TNI Rahmat Eko Raharjo MTR(Han) CHRMP (Danguspurla Dua), menyempatkan bertemu dengan awak media yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, sekitar pukul 14.25 Wita, di kawasan Pelabuhan Tahuna, tak jauh dari KRI Sultan Nuku 373.
“Hari ini, hari yang istimewa bagi bangsa Indonesia 17 Agustus 2019.. Saya bersama perwira saya, saya beserta satu kapal perang dan satu pesawat patroli maritim. Memang berada di Sangihe bersama-sama merayakan di Sangihe, bersama masyarakat Sangihe untuk merayakan perayaan ulang tahun Kemerdekan Indonesia ke 74. Dan kami juga hadir saat upacara detik-detik Proklamasi, dan sore akan mengikuti penurunan Sang Saka Merah Putih, dengan masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat dan Bupati,” kata dia.

Dikatakannya, kehadiran KRI Sultan Nuku 373 dan pesawat patroli maritim, ini adalah operasi perbatasan dengan sandi kawanua sakti perbatasan laut Indonesia dengan Filipina. “Dan kapal Guspurla ini untuk pengamanan perbatasan. Tugas pokoknya pengawasan dan pengamanan perbatasan,” jelasnya.

Disampaikannya, kalau dirinya baru pertama kali datang mengunjungi wilayah perbatasan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. “Ya saya komandan Guspurla. Saya pertama di wilayah perbatasan, dan saya memberikan atensi di wilayah perbatasan. Dan wilayah perbatasan ini sebagai wilayah beranda depan kita, yang harus dijaga,” jelas dia.

Saat ditanya mengenai kondisi keamanan wilayah perbatasan dan infrastruktur di laut dibutuhkan, Laksamana Pertama ini menjelaskan, berdasarkan pada kerja sama dengan masyarakat maritim untuk memberikan masukan, dalam bentuk informasi. Sehingga kami yang berada di laut bisa efektif dalam menjalankan tugas. “Kita harus bangga dan tegar dalam menjaga perbatasan. Saya sebagai prajurit laut bersama masyarakat Sangihe, khususnya masyarakat di Kepulauan sangihe ini,” tandasnya.

Lebih lanjut Dijelaskannya,bahwa kita harus bangga Indonesia dikaruniai alam yang luar biasa, saya lihat dari udara, patroli udara, sungguh luar biasa, yang harus kita jaga dan amankan. “Rencananya besok, kita laksanakan patroli lagi, keliling, di wilayah perbatasan, di Sulut. Operasi ini bisa 180 hari,” terang dia.

Ditambahkannya, kehadiran KRI Sultan Nuku 373, di Kabupaten Kepulauan Sangihe, bisa dikunjungi oleh masyarakat dan terbuka untuk umum. “Silahkan, masyarakat bisa melihat, bersama prajurit di atas kapal, dan pesawat partoli maritim. Dan masyaranat bisa berkunjung dan melihat lebih dekat, alutista yang kita miliki,” tambahnya.
(ROBIN)




Bupati Gaghana Irup Hut RI ke- 74 Tahun

SANGIHE,GN-Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME bertindak sebagai inspektur Upacara (Irup),memperingati Hut RI ke-74 tahun di lapangan Papanuhung Santiago Tahuna,sabtu (17/8/19).

Pada upacara 17 agustus hut RI ke 74 tahun,Pembacaan Teks Proklamasi dibacakan oleh ketua DPRD Kabupaten Sangihen Benhur Takasihaeng,SE.

Pasukan pengibar bendera (Paskibraka),saat memasuki lapangan upacara melaksanakan tugasnya,terlihat begitu semangat dengan penuh tanggungjawab sehingga saat penaikan bendera merah putih, dapat berjalan dengan baik sukses.

Pelaksanaan upacara Dihadiri pula Wakil Bupati Helmud Hontong,SE,Ketua DPRD Sangihe Benhur Takasihaeng,SE, forkopimda, dan Tamu Undangan,sementara Peserta upacara terdiri dari TNI/POLRI,Pol-PP,ASN,Mahasiswa,Siswa SD,SMP,SMA/SMK.

Usai upacara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan Oleh Bupati,,wakil Bupati dan Forkopimda kepada Para Lurah dan Para Kapitalaung yang menerima penghargaan.(ROBIN).




HUT RI ke-74 Tahun,78 Napi Lapas Klas II Tahuna Dapat Remisi  

SANGIHE,GN-Pada Puncak pelaksanaan Hari Ulang To (HUT)Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 74 tanggal 17 Agustus 2019,penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yakni para narapidana (napi) nantinya akan mendapatan remisi atau pengurangan masa tahanan.

Penerapan serupa akan berlaku juga di Kabupaten Kepulauan Sangihe, yakni Lapas Klas II Tahuna.

Hal ini disampaikan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Tahuna, Wisnu Ardianto.
“Untuk dalam rangka hari ulang tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 tanggal 17 Agustus 2019, nantinya akan ada pemberian remisi bagi para napi. Pemberian remisi yakni untuk napi yang dikategorikan berkelakuan baik dan dari hasil penilaian napi yang telah mengikuti program-program pembinaan dalam Lapas dengan baik,” ucapnya.
Sementara itu, ditambahkan oleh Humas Lapas Klas II Tahuna, Yoel, menyampaikan untuk rincian remisi didapat oleh warga binaan yaitu :
– Remisi Umum (RU-I) 17 Agustus 2019 :
6 bln = 1 org
5 bln = 11 org
4 bln = 26 org
3 bln = 25 org
2 bln = 10 org
1 bln = 2 org

– Remisi Umum (RU-II) 17 Agustus 2019 :
5 bln = 1 org
4 bln = 1 org
3 bln = 1 org
keterangan : 3 orang di atas langsung bebas setelah dapat remisi. (ROBIN)




Tampi Apresiasi Pemda Terhadap Pembangunan GOR Tipe B Di Sangihe

SANGIHE,GN – Peletakan batu dasar dalam pembangunan Gedung olahraga (GOR) Tipe B di Kelurahan Manente, mendapat apresiasi dari Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sangihe, Novilius Tampi ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan, Rabu (14/8/19).

Sebagai Ketua KONI Sangihe, Tampi yang juga dilibatkan dalam peletakan batu dasar, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah (Pemda) kabupaten sangihe yang sudah mengupayakan dan berhasil melobi dana sebesar 15 M untuk pembangunan sarana GOR Tipe B tahap I.

“Mewakili seluruh pengurus KONI, saya sangat mengapresiasi bahwa ini adalah satu kemajuan yang sangat luar biasa, tentunya dengan adanya sarana GOR ini dapat dibarengi dengan perkembangan para atlet yang ada di sangihe,”Ujar Tampi

Lanjut Tampi, ketika sarana GOR ini sudah terbangun, inilah saatnya semua cabang olahraga (cabor) dapat menunjukan prestasi, dan lebih giat lagi dalam latihan.

Disentil mengenai jumlah cabor yang terfasilitasi dengan pembangunan GOR, Tampi mengatakan nantinya akan dilihat seberapa luasnya GOR.

“Karena ini merupakan standar nasional tentu diharapkan dapat mengfasilitasi beberapa cabor yang ada di Sangihe, nantinya tinggal kita menunggu dari pemerintah daerah apakah pengelolaanya diserahkan kepada pengurus KONI untuk latihan untuk mengikuti perkembangan para atlet,” Tutup Tampi. (ROBIN)