Lestarikan Budaya Sangihe, FPS Gelar Lomba Pemotongan Kue Adat TAMO Tingkat SD Dan SMP

SANGIHE,GN- Memasuki hari kedua pelaksanaan kegiatan festival Pesona Sangihe (FPS ),Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar lomba pemotongan kue adat TAMO tingkat SD dan SMP.

Lomba pemotongan kue adat Tamo tingkat anak-anak ini sangat positif, untuk mencari generasi penerus kedepan, menjaga dan mempertahankan budaya daerah kabupaten Sangihe. Oleh karena itu peran orang tua dan guru sangat penting untuk melatih anak-anak dan terlihat peserta siswa yang masih duduk di bangku sekolah SD dan SMP ini,begitu antusias mengikuti lomba. Jumlah peserta lomba terdiri dari tingkat SD berjumlah 22 orang dan tingkat SMP 19 orang.

Salah satu peserta saat diwawancarai media ini,Novlin Horman utusan dari SD GMIST Horeb Bowongkali,menuturkan sudah kedua kali mengikuti lomba potong TAMO,dan persiapannya tidak terlalu lama mengikuti lomba saat ini,sebab Ia pernah mengikuti lomba sebelumnya,sehingga saat naik panggung sudah siap.
Dikatakannya meskipun dirinya tidak mendapat juara nanti,Ia tetap merasa senang dan bangga kerena dapat mengikuti lomba serta terus menjaga dan mempertahankan budaya daerah ini.(ROBIN)




Yembise Buka Kegiatan FPS 2019

SANGIHE,GN- Kegiatan Festival Pesona Sangihe (FPS) 2019 telah resmi di buka di pelabuhan tua Tahuna rabu,(10/9/19). FPS 2019 dibuka secara resmi oleh menteri pemberdayaaan perempuan dan perlindungan anak RI Prof Dr Yohana Susana Yembise,Dip,Apling,MA dan Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME dengan ditandai pemukulan tatengkorang oleh Menteri,Bupati,kepala dinas kebudayaan dan Pariwisata Sulut dan kepala dinas kebudayaan dan pariwisata Sangihe yang menandakan bahwa kegiatan festival pesona Sangihe telah resmi dibuka dan siap dilaksanakan.

Turut hadir pada acara pembukaan rombongan dari kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,sejumlah kepala dinas kebudayaan dan pariwisata dari beberapa kabupaten dan kota,Forkopimda,anggota DPRD Sangihe ketua PKK kabupaten Sangihe,wakil ketua PKK kabupaten Sangihe,para asisten Bupati,pimpinan OPD,para Camat dan Lurah.

Ribuan masyarakat Sangihe menyaksikan Meriahnya dan semaraknya pembukaan FPS 2019 baik masyarakat dalam kota Tahuna dan luar kota.
Malam pembukaan FPS dimeriahkan berbagai tarian traditional Sangihe diantaranya,tarian somahe kai kehage,tarian gunde,tarian kofo,masamper,koor,kolaborasi musik bambu,musik medoli,tarian salo,serta turut dimeriahkan artis ibu kota,artis propinsi dan Valent IDOL 2018.

Ketua umum panitia Edwin Roring dalam laporannya menyampaikan,tema saat ini adalah kembalikan Sangiheku,dan melalui FPS agar terus mengembangkan potensi daerah menuju kabupaten Bahari yang maju,sejatera, dan mandiri.Disampaikan juga bahwa pergelaran FPS 2019,menonjolkan kearifan budaya masyarakat Sangihe,yang digambarkan lewat stand2 pameran yang dibuat dari atap berbahan dasar daun rumbia dan daun woka,serta dinding berbahan dasar bambu.

Usai laporan panitia,sambutan Bupati kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME menyampaikan atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan selamat datang kepada menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak RI, Prof.DR.Yohana Susana Yembise,Dip,Apling,MA yang lebih akrap disapa Mama Yo,yang telah tiba di kabupaten Sangihe,Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada menteri telah berkenan mengunjungi salah satu branda kesatuan RI,yang ada di utara Nusantara,bahwa kedatangan menteri merupakan yang pertama kali di bumi tampungang lawo.
“Malam ini adalah satu kehormatan bagi kami bahwa ibu menteri berkenan meluangkan waktu,bersama pemerintah dan masyarakat kabupaten Kepulauan Sangihe untuk menghadiri acara pembukaan festival pesona Sangihe 2019,ini menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat Sangihe”.

Disampaikan Bupati bahwa festival pesona Sangihe,merupakan ivent yang menampilkan seni dan budaya Sangihe yang di dalamnya menjumpai stand pameran pembangunan dari segena kecamatan di Sangihe,selain itu juga diikuti oleh berbagai instansi pemerintah daerah,dan instansi vertikal dan pihak swasta yang semuanya menonjolkan ciri khas yang ada di kabupaten Kepulauan Sangihe.

Sementara itu,menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak RI,Prof.Dr.Yohana Susana,Yembise,Dip,Apling,MA saat menyampaikan sambutan dan arahan, merasa sangat senang saat menyaksikan dan melihat anak2 bernyanyi di depan Mama Yo.
“Mama Yo bangga sekali dapat bertatap muka dengan ibu2 dan anak2 di Sangihe,mereka adalah masa depan bangsa ini,masa depan kabupaten ini,maka marilah kita semua memperhatikan ,tumbuh kembangkan anak2 kita,hak2 mereka dan perlindungan khusus bagi”.
Pada kesempatan itu Menteri mengucapkan selamat kepada pemerintah daerah,pemerintah propinsi sulawesi utara,tokoh adat dan tokoh masyarakat yang telah menjaga dan melestarikan serta mengembangkan festival pesona sangihe,sehingga pelaksanaan Festival ini dapat terlaksana,dan dapat dinikmati oleh yang hadir.
Harapannya,Semoga kegiatan ini menjadi bagian dari kalender of ivent di tingkat nasional,”harapnya. (ROBIN).




Menteri Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan anak RI,kunjungi Kabupaten Sangihe

SANGIHE,GN- Menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak RI Prof.Dr.Yohana Susana Yembise,Dip Apling,MA melakukan kunjungan kerja mengunjungi kabupaten Kepulauan Sangihe. Pada kunjungannya Menteri menyerahkan bantuan kepada kelompok home industri KK Ibu-ibu dan tatap muka dengan forum anak-anak daerah (FAD),di kabupaten Sangihe, yang bertempat di Papanuhung Tampungang lawo (10/9/19).

Saat tatap muka dengan forum anak2 daerah,Turut dihadiri Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME,kepala dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Sulawesi Utara,Kepala dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten Kepulauan Sangihe,ketua tim penggerak PPK Kabupaten Sangihe Dra.Ririswati Gaghana-Katamsi,Wakil ketua tim penggerak PKK Rahel Hontong-Sasamu,guru2,Anak-anak sekolah PAUD,SD,SLTP,SMK/SMK beserta orang tua murid.

Sejumlah bantuan yang diberikan yaitu, mesin jahit sebanyak 20 unit dari kementrian Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak RI,dan mesin cukur kelapa 52 unit,terdiri dari 26 unit dari deputi kesejateraan gender dan 26 unit dari deputi PHP,kepada kelompok home industri KK kabupaten Sangihe.

Bupati kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME dalam sambutannya bersyukur dan berterima kasih Menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak RI boleh berkunjung di daerah ini. Disampaikan Gaghana bahwa kegiatan ibu2,terkait dengan home industri cukup banyak partisipasi yang betul2 dapat membangun komitmen para ibu2 dalam partisipasinya,dalam pengembangan kehidupan masyarakat kepulauan Sangihe. Terhadap kekerasan rumah tangga semua stakholder diberikan pemahaman, sosialisasi terhadap kegiatan2 yang membangun komitmen bersama dalam perlindungan anak dan perempuan di kabupaten Sangihe.
“Semakin mendorong pemahaman masyarakat, semakin menurunnya kegiatan yang merusak tatanan kehidupan di daerah ini,”ujar Bupati.

Sementara itu Menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan RI,Prof Dr Yohana Susana Yembise Dip,Apling,MA dalam arahannya,sangat bersyukur dapat bertemu dan bertatap muka dengan anak-anak dan Ibu-ibu di kabupaten Sangihe,sebagai pusat perhatian. Dikatakannya bahwa anak-anak mempunyai undang khusus,yaitu undang-undang perlindungan anak yang dibuat berdasarkan,konfrensi anak Internasional,sehingga muncul undang2 perlindungan anak.Oleh karena itu tumbuh kembang anak-anak termasuk perlindungan khusus bagi mereka dijamin oleh negara.
“Tidak boleh lagi ada kekerasan terhadap anak2 di sekolah,di rumah dan di tempat mereka bermain di lingkungan mereka”.
Mama Yo,sapaan akrabnya pun menambahkan,siapapun yang melanggar undang-undang perlindungan anak dan terbukti melakukan kekerasan terhadap anak,maka akan berurusan dengan hukum yaitu,bisa dipidana sampai 5 tahun dan denda 100 juta,katanya. (ROBIN)




FPS Tampilkan Kirab Budaya

SANGIHE,GN- Kegiatan Festival pesona Sangihe (FPS),yang dilaksanakan setiap tahun adalah kegiatan sangat membawa nilai positif ,karena dapat menampilkan berbagai acara yang ditampilkan. Di hari pertama pagi hari (10/9/19),sebelum acara pembukaan di sore hari telah dilaksanakan kirab budaya oleh anak2 SD,SMP,dan SMA beserta guru2,dengan menampilkan berbagai aktrasi dari setiap sekolah,demi mensukseskan festival Pesona Sangihe.

Kirab budaya disaksikan langsung oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME,wakil Bupati Helmud Hontong,SE,ketua tim penggerak PKK kabupaten Sangihe Dra.Ririswati Gaghana-Katamsi,wakil ketua tim penggerak PKK Rahel Hontong-Sasamu,Sejumlah pimpinan OPD.

Pantauan media ini di pelabuhan tua Tahuna, terlihat dipadati masyarakat menyaksikan kirab budaya, baik masyarakat kota Tahuna,dan masyarakat luar kota Tahuna.(ROBIN)




Bupati Gaghana Rayakan HUT Ke-58 Tahun

SANGIHE,GN- Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME merayakan Hari Upang Tahun (HUT) ke-58 tahun tepatnya tanggal (7/9/19). Untuk pelaksanaan syukuran dirangkaian bersama-sama dengan syukuran Hut pernikahan keluarga Gaghana-Katamsi ke 30 tahun dan Hut dr. Tommy Gaghana ke 29 tahun, bertemat di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo,senin (9/8/19 ).

Pada ibadah syukuran di hadiri,Wakil Bupati Helmud Hontong,SE,Sekretaris Kabupaten Edwin Roring,pimpinan OPD,pejabat pemerintah kabupaten Sangihe,Camat,Lurah,Kapitalaung,ASN,Para Tamu dan undangan.

Di ibadah syukuran dimeriahkan musik bambu dinas kebudayaan dan pariwisata dan Alfa Trio.

Yang menjadi khadim pada ibadah syukuran adalah Pdt.Jeferson Daleno,Sth dengan mengambi pembacaan alkitab dari kitab 1 tawarikh 4:9-10.Sementara refleksi firman yaitu,dengan pemotongan TAMO SYUKUR Kel.Gaghana-Katamsi dilanjutkan doa syukur dan mohonan bagi rumpun keluarga yang bersyukur oleh,ketua FKUB Kabupaten Kepulauan Sangihe Pdt. Ambrosius Makasar,Mth

Usai ibadah pemotongan kue ulang tahun,ada 3 kue ,kue pertama dengan angka lilin 58 tahun yaitu,hut Bupati ke 58 tahun,kue ulang tahun kedua angka lilin 30 tahun yaitu,hut pernikahan kel.Gaghana-Katamsi dan kue ke tiga angka lilin 29 tahun adalah kue hut dr.Tommy Gaghana.
Menariknya di acara tersebut Bupati memberikan atau menyuapkan kue kepada Istri Dra.Ririswati Gaghana-Katamsi, wakil Bupati,Sekretaris daerah,Ketua DPRD,Kapitalaung dan ini merupakan suatu sejarah dan pertama dilakukan seorang pimpinan daerah di kabupaten kepulauan Sangihe,yaitu melayani mitra kerjanya dalam pelayanan kepada masyarakat.

Saat menyampaikan ungkapan hati dan ucapan terima kasih,Bupati menyaksikan kemurahan Tuhan atas ketambahannya usia ke-58 tahun,usia pernikahan ke 30 tahun,Gaghana pun menceritakan perjalanan cinta dan rumah tangga,bahwa banyak liku2 dan tantangan yang dihadapi,namun karena kasih dan pertolongan Tuhan semuanya dapat dilalui.

Harapannya diakhir sambutan,kembalikan Sangiheku,yaitu dengan menggali semua potensi2 yang ada di Sangihe untuk kesejateraan masyarakat,memanfaatkan potensi2 yang ada diantaranya bambu,katu yang digunakan pada pembangunan semua stand pada pelaksanaan kegiatan festival pesona Sangihe (FPS),Ia pun mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang hadir atas kehadiran di acara syukuran.(ROBIN)




Bupati Gaghana Lepas peserta Lomba PBB ASN Sangihe

SANGIHE,GN – Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME melepas peserta lomba peratutan baris-berbaris (PBB),ASN Sangihe di Papanuhung Santiago,senin (9/9).Sebanyak 22 orang ini, nantinya akan mengikuti perlombaan PBB di Manado mewakili Kabupaten Kepulauan Sangihe. Turut hadir pada acara pelepasan asistent Bupati,sejumlah Pimpinan OPD,Camat Tahuna,Rohaniawan, dan Sejumlah ASN .

Dalam sambutannya Bupati Jabes Gaghana,SE,ME menyampaikan,bagi ASN yang terpilih mengikuti lomba PBB,berharap boleh mampu meraih,mengambil alih,menjadi leader ,dan menjadi juara pada lomba tersebut ,supaya semangat itu menjadi semangat untuk menggelorakan capaian yang akan diraih,namun semuanya itu diserahkan kepada Tuhan,”ujar Gaghana.

“Sebagai manusia kita bekerja,hasilnya Tuhanlah yang menentukan” kata Dia.

Dikesempatan itu Bupati berpesan,terkait dengan kegiatan tersebut pasti ada banyak tantangan,banyak cobaan,berbagai godaan, sehingga Bupati berharap agar mereka dapat meredahkan,menghindari terhadap hal2 yang mengacaukan,”harap orang nomor satu di Kabupaten Sangihe ini.(ROBIN)




Memaksimalkan Potensi Wilayah Mewujudkan Kemandirian

SANGIHE,GN-Aspek pengelolaan terhadap semua potensi baik sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM) penting digalakan penerapannya di wilayah-wilayah secara menyeluruh dengan memperhatikan tindaklanjut agar jelas dan tepat sesuai kondisi masing-masing.

Tak semata ditangani oleh pemerintah daerah, namun juga memerlukan dukungan instansi atau lembaga terkait untuk melaksanakannya seoptimal mungkin serta mampu menjangkau seluruh kewilayahan, di dalamnya pulau-pulau, terpencil dan perbatasan.

Penerapannya mengakomodir peran aktif tiap wilayah melalui kebersamaan yang mampu dan turut mendukung program pemerintah pusat, provinsi dan daerah, guna saling melengkapi terhadap tahapan pembangunan demi kesejahteraan publik atau masyarakat.

“Mampu mengelola semua potensi yang ada di wilayah-wilayah dengan memastikan prosesnya bisa saling menunjang. Guna mewujudkan kemandirian dalam melaksanakan semua program agar merata dan menjangkau semuanya,” kata Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME.(ROBIN)




SBW Terjual Rp4,25 juta Perkilogram

SANGIHE,GN-Setelah selama dua pekan, akhirnya Sarang Burung Walet (SBW) Pulau Kalama Kecamatan Kepulauan Tatoareng, berhasil terjual dengan harga Rp4.250.000 perkilogram. Demikian disampaikan Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Johanes E Pilat, yakni harga yang disepakati tersebut, telah berlangsung Jumat (30/08/2019), di ruang serbaguna Kantor Bupati Kepulauan Sangihe.
“Lelang sarang burung walet (SBW) telah terjual Rp4.250.000 perkilogramnya. Pembelinya yakni Alfrets K dari Manado, dan sudah dilaksanakan selesai proses lelang tersebut,” ungkapnya kepada awak media, belum lama ini.
Lebih lanjut disampaikan, kendala dihadapi tatkala sudah berlangsung selama dua pekan proses lelang, karena penerapan harga dimungkinkan dengan pasar sarang burung walet dunia yang berlaku di Hongkong.
“Harga pasar dunia kemungkinan kondisi tak menentu di Hongkong. Sehingga hal ini mempengaruhi harga sarang burung walet dunia, termasuk di Indonesia,” jelasnya.
Dia juga menambahkan, kondisi harga pasar dunia untuk sarang burung walet memang lebih dipengaruhi oleh harga yang berlaku di Hongkong. (ROBIN)  




Wabup Hadiri Acara Wisuda Polnustar

SANGIHE,GN- Wakil Bupati Helmud Hontong,SE menghadiri acara wisuda politeknik Negeri Manado (Polnustar) dan serangkaian hari ulang tahun polnustar yang ke 13 tahun bertempat,di Auditorium JE Tatengkeng Politeknik Tahuna rabu,(5/9/19).

Pada acara wisuda tahun 2019 Politeknik Negeri Tahuna (Polnustar),telah meluluskan sebanyak 143 wisudawan.
Turut hadir Mantan Bupati Kepulauan Sangihe Winsulangi Salindeho,Direktur AKP Tahuna Alfinson Sentinuwo,SE,AK,ME,
ketua Sinode GMIST Pdt.Patras Madonsa,Mth,Forkopimda,anggota DPRD Sangihe,Civitas Akademik Polnustar,para tamu undangan dan orangtua mahasiswa.

Setelah 143 wisudawan di kukuhkan oleh direktur Politeknik Nusa Utara Prof Dr Ir Frans G Ijong,MSc dilanjutkan dengan sumpah dan janji wisudawan.Selesai pengucapkan sumpah dan janji wisudawan dilanjutkan dengan penandatanganan naskah lafal/ sumpah janji oleh wakil
wisudawan.

Pada acara wisuda Lulusan terbaik tahun akademik 2018/2019 wisudawan atas nama Dwi Riska Tadore dari jurusan kesehatan/ keperawatan,dan saat menyampaikan kesan dan pesan sangat bersyukur telah diwisuda hari ini ,Ia menyampaikan terima kasih sebesar besarnya kepada orang tua yang telah mendokan serta mendukung kepada mereka wisudawan,Tak lupa pada kesempatan itu mewakili seluruh wisudawan menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh para dosen dan keluarga besar Polnustar yang telah mengajar dan menuntun mereka selama menuntut ilmu di Politeknik Nusa Utara.

Direktur Polnustar Prof Dr Ir Frans G Ijong,MSc pada sambutannya,menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah daerah,stackholder dan mitra polnustar,masyarakat dan orang tua yang telah sama2 mendukung polnustar selama ini.
Dikesempatan itu,Ijong memaparkan perkembangan kondisi,populasi jumlah mahasiswa Polnustar,lima tahun terakhir 2015-2019 ,serta beberapa permasalahan,dan dampak yang terkait secara jangka panjang dari kondisi tersebut.
Pun dikatakannya bahwa polnustar terus mencari peluang,agar alumni bukan hanya tersebar di dalam negeri,tetapi juga tersebar diluar negeri dan terbukti,pihak Polnustar telah menghadirkan perwakilan PT.Jepang Edukasi Akademi beberapa waktu lalu,sehingga alumni Polnustar boleh melamar untuk bekerja di luar negeri,”tutupnya.

Sementara itu wakil Bupati kepulauan Sangihe Helmud Hontong,SE menyampaikan atas nama pemerintah dan masyarakat kabupaten Kepulauan Sangihe mengucapkan selamat dan sukses kepada 143 wisudawan,atas kelulusan dengan menyandang gelar sesuai dengan kosentrasi bidang ilmu masing2.Hontong juga menyampaikan selamat kepada keluarga wisudawan serta civitas akademi politeknik nusa utara,atas peran,kontribusi dan komitment yang terus diwujudkan,dalam meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Sangihe.
“Atas nama pemerintah daerah saya ucapkan selamat kepada keluarga wisudawan dan civitas akademi polnustar yang terus berperan dan berkontribusi khususnya untuk pengembangan sumber daya manusia bagi kabupaten kita yang tercinta ini,”katanya.(ROBIN)




Akan Dibangun Gudang Barang Tol Laut Di Sangihe

SANGIHE,GN-Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Ir Felix Gaghaube mengatakan, Kabupaten Kepulauan Sangihe akan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat untuk gudang tempat penyimpanan barang-barang dari Kapal Tol Laut (KTL).
“Dalam rangka mendukung gerai maritim atau Tol Laut. Depo maritim ini akan dibangun dari 5 kabupaten di Indonesia, salah satunya Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kerinduan pemerintah untuk menampung barang pokok, barang penting dan lainnya,” ungkapnya.
Lanjut disampaikannya, bantuan dimaksud diperkirakan senilai Rp5 milyar, termasuk di dalamnya perencanaan, dan fisik gedung sekitar Rp4,4 milyar. Berharapan gudang tersebut bisa menampung barang-barang pokok, barang penting dan lainnya.
“Kalau sudah dioperasionalkan, akan diserahkan kepada pihak ketiga mengelolanya. Nantinya juga akan dibuat standar operasional. Lokasinya di Kelurahan Santiago, berharap bisa selesai Desember 2019,” tandasnya.
Pula dijelaskan, selain itu, akan disiapkan pila personil, siapa yang kelola, dan akan dikumpula calon-calon yang mengelola, siapa-siapa sumber daya manusia (SDM). Sehingga runing tahun 2020, semua persiapan sudah terpenuhi dan tentunya proses pengelolaannya profesional.
“Persiapan normatif yakni lahan. Saat ini, juga SDM untuk menjadi operator gudang, SOP, dan persiapan lainnya,” tambahnya. (ROBIN)