Acara Penutupan FSBS Bupati Thungari Tampil Memukau ,Bawakan Dua Lagu Hibur Ribuan Penonton

SANGIHE,GN – Spektakuler dan meriah di acara terakhir penutupan festival seni budaya Sangihe (FSBS), Sabtu (15/11/2025), Ribuan penonton datang memadati Pelabuhan tua Tahuna datang dari berbagai pelosok di Sangihe untuk menyaksikan penampilan artis lokal Sangihe dan artis bintang tamu.

Di Acara Penutupan FSBS panitia menghadirkan bintang tamu special yaitu Diego Garing dan Toton Caribo

Menariknya Sesudah penampilan Diego Bupati Sangihe Michael Thungari turut tampil dengan memukau dan menghibur ribuan penonton.Penampilan Bupati terlihat seperti penyanyi band yang profesional dengan suara yang merdu tidak kalah dengan suara artis Ibu Kota , hal ini pun terlihat ketika Bupati tampil menyanyi dengan alat musik gitar dan menggunakan kaca mata hitam didampingi tim musiknya.

Pada penampilannya Bupati membawakan dua judul lagu yaitu,lagu Sangihe Ikekendage dan lagu judul aku milikmu malam ini, selesai membawakan dua lagu orang nomor satu di Bumi Tampunganngang Lawo ini mendapat aplaus dari ribuan penonton.

Penampilan Bupati diatas panggung pada penutupan acara FSBS pun dapat pujian dari MC dan penonton .

” luar biasa suara dan penampilan Pak Bupati,beruntung orang Sangihe punya Bupati yang kren dan hebat ini,”kata MC diatas panggung Bupati katakan Orang Sangihe harus maju, Orang Sangihe harus selalu di depan.

” Sangihe harus menjadi lebih besar dari Kota lain untuk mencintai dan memajukan budaya,” kata Bupati Thungari.

Acara Penutupan FSBS bertambah lebih ramai suasa lagi ketika bintang tamu special yaitu,Toton Cribon naik di atas panggung membawakan beberapa lagu yang sudah viral sehingga membuat seluruh penonton ikut bergoyang,dan tidak ketinggalan Bupati Michael Thungari,wakil Bupati Tendris Bulahari,wakil wakil Wali kota Bitung,Wakil ketua DPRD Marvein Hontong,Forkopimda dan seluruh Undangan pun ikut bergoyang . (RB)




Pemkab Sangihe Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Kecamatan Tatim

SANGIHE,GN – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak di wilayah Kecamatan Tahuna Timur (Tatim) ,bertempat di Aula Kantor Camat Jumat ( 14 /11/2025 ).

Sosialisasi dibuka langsung oleh Camat Tahuna Timur Johhny S.A.Gantare,S.Mn dalam sambutanya Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah menggelar kegiatan sosialisasi tentang pencegahan kekerasan terhadap anak.

” Atas nama Pemerintah kecamatan Tahuna Timur kami tentunya memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah melaksanakan sosialisasi tentang pencegahan kekerasan terhadap anak,” kata Gantare.

Camat pun berharap kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti sosialisasi dengan baik dan memahami materi yang disampaikan oleh narasumber.

” Saya berharap kepada Bapak/Ibu peserta agar dapat mengikuti sosialisasi dengan baik dan memahami materi yang di sampaikan oleh narasumber,” ucap Camat Tahuna Timur ini.

Selaku narasumber pada sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak yaitu, Kapolsek Tahuna Iptu David Kojongian,SH memaparkan materi kepada peserta dengan baik, diakhiri sesi tanya jawab, peserta adalah para lurah SE Kecamatan Tahuna Timur,kepala sekolah SMP/SD,tokoh agama,tokoh masyarakat,tokoh adat dan Media.

Turut Hadir Kadis Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak bersama staf,Pemerintah Kecamatan Tahuna Timur dan Para Undangan.(RB)




Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus KDKMP Tahun 2025 Resmi Dibuka Oleh Kadis Koperasi dan UMKM Sangihe

SANGIHE,GN – Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus koperasi desa/Kelurahan Merah putih (KDKMP) di Kabupaten Kepulauan Sangihe Resmi Dibuka Oleh kepala dinas Koperasi dan UMKM Daerah Kabupaten Sangihe Jan Charisto Oktavian Paransi,SH,MH. Pelatihan ini dilaksanakan di tiga lokasi yaitu di graha Imanuel Tahuna,Aula politeknik Nusa Utara,dan Aula GMIST Efrata yang berlangsung 3 hari kedepan mulai dari tanggal 11-13 november 2025.

Sebelumnya laporan dari panitia yang disampaikan oleh kabid Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Sulawesi Utara yang menyampaikan bahwa, sasaran kegiatan adalah para Pengurus dan anggota koperasi yang berperan aktif dalam pengelolaan serta pengembangan usaha koperasi dapat meningkatkan pengetahuan,ketrampilan dan pemahaman mengenai manajemen koperasi yang efektif mulai dari administrasi keuangan, hingga strategis pengembangan usaha, dan juga demi terciptanya Pengurus koperasi yang profesional,transparan dan berkualitas sehingga mampu menjalankan bisnis koperasi secara optimal dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan perekonomian masyarakat di desa dan kelurahan koperasi merah putih.

Jan Charisto Oktavia Paransi,SH,MH selalu kepala dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sangihe ketika membuka pelatihan menyampaikan kepada para peserta agar ketika mengikuti pelatihan dengan baik dan konsentrasi.

” Kami berharap kepada seluruh panitia agar dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan kosentrasi agar semua materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat dimengerti dan dipahami, sehingga ketika kembali ke kampung atau kelurahan masing-masing menjadi Pengurus koperasi yang handal,” kata Paransi.

Dibukanya pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus KDKMP ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan alat tulis kepada peserta secara simbolis oleh kepala dinas, Kabid Koperasi dan UMKM Kabupaten Sangihe dan kabid Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Sulawesi Utara.

Usia pembukaan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para narasumber, dan terpantau ketika pemaparan materi oleh narasumber peserta mengikuti dengan antosias sehingga ketika dalam sesi tanya jawab dapat berjalan dengan baik dan lancar.(RB).




Di Momentum Hari Pahlawan,Bupati Lepas Kontingen Atlet Sangihe Bertanding Di Porprov 2025

SANGIHE,GN – Bertempat di lapangan gelora Santiago Tahuna, momentum hari pahlawan 10 november 2025, Bupati Kabupaten Sangihe Michael Thungari,SE,MM melepas kontingen atlet Sangihe yang akan mengikuti pertandingan Porprov tahun 2025.

Sebanyak 330 orang kontingen Sangihe terdiri dari 240 atlet dan 90 orang pelatih dan official di 24 cabang olah raga dilepas Bupati dan didampingi Wakil Bupati sekaligus ketua Koni Sangihe Tendris Bulahari bersama Forkopimda, yang disaksikan oleh Sekda,Pimpinan OPD,Para Camat,Lurah dana Undangan.

Bupati menegaskan bahwa, atlet bukan hanya peserta lomba, tetapi juga adalah duta olah raga dan pahlawan daerah membawa nama besar Kepulauan Sangihe di panggung olah raga di Propinsi Sulawesi Utara.

” Bertandinglah dengan semangat kepahlawanan, junjung tinggi sportifitas dan yakinilah bahwa setiap keringat yang jatuh adalah bagian dari setiap perjuangan suci untuk mengharapkan nama daerah kita tercinta, dan dimomentum hari pahlawan agar dapat menanamkan nilai-nilai keberanian,disiplin dan pantang menyerah di hati setiap atlet, jadikan semangat pahlawan sebagai energi juang dalam setiap pertandingan,” ujar Bupati.(RB)




Pemkab Sangihe Bersama DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Dokumen KUA-PPAS APBD 2026

SANGIHE,GN – Jumat (7/11/2025), bertempat di ruang rapat lantai 1 DPRD Sangihe, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), menggelar rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan bersama atas dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam proses penyusunan APBD 2026, di tengah kondisi keterbatasan fiskal yang masih dihadapi daerah.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ferdy Sondakh, S.E., didampingi Wakil Ketua I Risald Paulus Makagansa dan Wakil Ketua II Marvein Hontong, serta dihadiri seluruh anggota dewan, yang dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari, Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, dan pimpinan OPD.

Bupati Michael Thungari ketika menyampaikan sambutan memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD atas terselenggaranya agenda strategis ini. Ia menegaskan bahwa kesepakatan KUA-PPAS merupakan bentuk tanggung jawab bersama antara eksekutif dan legislatif dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat.

“Momentum ini sangat strategis dalam menyelesaikan berbagai permasalahan keuangan dan penganggaran, walau di tengah keterbatasan fiskal yang kita alami,” ujar Bupati Thungari.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya seluruh perangkat daerah bekerja maksimal memanfaatkan potensi yang ada. Ia meminta agar setiap pimpinan OPD meningkatkan kinerja dan mengambil langkah konkret dalam menindaklanjuti kesepakatan yang telah disetujui bersama.

“Saya mengharapkan kepada tim anggaran serta perangkat daerah yang terkait untuk segera melakukan langkah-langkah konkret dan tepat,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu indikator kinerja. Ia menyampaikan bahwa setiap pejabat yang memimpin Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus bertanggung jawab terhadap pencapaian target PAD yang telah ditetapkan.

“Bagi pejabat yang tidak memenuhi target, kita sepakat akan melakukan evaluasi pertama. Evaluasi kinerja secara menyeluruh akan dilakukan setiap enam bulan,” tandasnya.

Selain membahas aspek fiskal dan kinerja, rapat paripurna tersebut juga menyoroti proyeksi pendapatan daerah serta tantangan dalam pemenuhan alokasi anggaran infrastruktur. Meski pemerintah pusat mengamanatkan alokasi 40 persen untuk sektor tersebut, kondisi fiskal daerah masih jauh dari target. Namun, Bupati tetap optimistis dengan komitmen bersama yang telah dibangun.

“Penghargaan yang sudah diberikan ini harus kita syukuri dengan memberikan kinerja semaksimal mungkin,” tutupnya.

Dengan ditandatanganinya dokumen KUA-PPAS APBD 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan daerah yang efisien, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (RB)




FSBS Resmi Dibuka Bupati, Jadi Momentum Penting Masyarakat Sangihe Junjung Tinggi Nilai Budaya Dan Kearifan Lokal

SANGIHE,GN – Festival Seni Budaya Sangihe (FSBS) 2025 dimulai, Jumat (7/11/2025) dan dibuka secara resmi oleh Bupati. Kegiatan dibuka dengan karnaval budaya yang dilepas langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE., MM, dan dihadiri ribuan masyarakat yang memadati ruas jalan utama Tahuna.

FSBS dimulai dari tanggal 7 november sampai tanggal 15 November 2025. Ivent ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan jati diri masyarakat Sangihe sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa FSBS bukan sekadar ajang hiburan, melainkan manifestasi cinta terhadap warisan leluhur dan jati diri orang Sangihe.

“Melalui kegiatan seperti karnaval budaya, pameran seni dan fotografi, lomba masamper, musik bambu, hadrah, hingga pesta rakyat, kita tidak hanya menampilkan keindahan seni, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan sebagai masyarakat kepulauan di ujung utara Indonesia,” ujar Thungari.

Bupati Thungari juga menyampaikan bahwa festival ini juga menjadi sarana menggugah semangat generasi muda agar tetap mencintai budaya daerah di tengah derasnya arus digitalisasi.

“Festival Seni Budaya Sangihe merupakan metode untuk menggali kembali semangat generasi muda terhadap budaya lokal yang kini telah bertransformasi ke dalam dimensi digital, tanpa meninggalkan akar kebudayaan kita,” jelasnya.

Lebih jauh orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini menyampaikan bahwa, perkembangan teknologi saat ini justru membuka ruang baru bagi pelestarian budaya. Tarian, syair, musik tradisional, hingga upacara adat kini dapat direkam dan disebarluaskan ke seluruh dunia melalui berbagai platform digital.

“Transformasi digital bukan berarti meninggalkan budaya lama, tetapi menjadi jembatan untuk memperluas jangkauan dan makna budaya kita,” tambah Bupati.

Diakhir sambutannya, Bupati pun menyampaiakan bahwa melalui festival ini, pemerintah daerah berupaya membangun ekosistem budaya yang mampu menopang sektor ekonomi kreatif, pariwisata, UMKM, dan industri budaya lokal.

“Saya bangga melihat antusiasme masyarakat, generasi muda, akademisi, tokoh agama, pemerhati lingkungan, serta pelaku UMKM yang turut terlibat dalam kegiatan ini. Jika kita bersatu, budaya Sangihe bukan hanya akan hidup, tetapi akan menghidupkan kita semua,dan diharapkan pada festival ini menjadi icon budaya tahunan Kabupaten Sangihe yang tidak hanya melestarikan budaya leluhur, tetapi juga memantapkan posisi Sangihe sebagai daerah dengan identitas budaya kuat dan berdaya saing di erah digital,” tutup Bupati.

Pembukaan FSBS 2025 turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, unsur Forkopimda, Ketua dan Sekretaris TP PKK, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, mahasiswa, pelajar, serta ribuan masyarakat yang larut dalam kemeriahan karnaval budaya.(RB).




Terkait Pengelolaan Dana Desa, jika Bermasalah Akan Ditindaklanjuti Lebih Tegas

SANGIHE,GN – Pengelolaan anggaran dana desa (ADD), secara transparan benar-benar menjadi perhatian oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM.

Hal ini ditegaskan Thungari dalam rapat koordinasi Pemerintahan desa SE- Kabupaten Kepulauan Sangihe jumat (6/11/2025), di Papanuhung Tampungang Lawo.

Dia menegaskan agar Pengelolaan ADD harus benar-benar transparan dan jika ada temuan-temuan kecil akan disampaikan apa kelemahannya dan alasannya apa.

” Jika ada temuan-temuan kecil kami akan beri tahu kelemahannya apa dan alasannya apa,” kata Bupati

Namun Bupati menegaskan jika temuan itu berulang-ulang, menjadi besar dan fiktif akan ditindaklanjuti dengan tegas.

” Jika temuan itu sudah berulang-ulang menjadi besar dan apa lagi Fiktif maka akan ditindaklanjuti lebih tegas dan prosesnya sampai dengan putusan pengadilan,.dan hal ini harus menjadi perhatian dari Bapak/Ibu Kapitalaung dan Kaur keuangan di Kampung- Kampung ,” tegas orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini.(RB).




Bupati Tegaskan Ke Kapitalaung, Transparansi Dalam Penggunaan Dana ADD

SANGIHE,GN – Transparansi dan Keterbukaan Pengelolaan anggaran dana desa (ADD), wajib dilakukan oleh para Kapitalaung di Kabupaten Sangihe.Hal ini di tegaskan Bupati Michael Thungari,SE,MM ketika menyampaikan sambutan dalam kegiatan rapat koordinasi Pemerintahan desa SE-Kabupaten Kepulauan Sangihe yang di hadiri Para Kapitalaung dan bendahara Kampung, bertempat di Papanuhung Tampungang Lawo Kamis, ( 6/11/2025 ).

” Perlu Saya Tekankan dan ingatkan agar kedepan transparansi pengelolaan ADD di setiap kampung-kampung wajib dilakukan, transparasi seperti baliho yang dikampung tentang pengelolaan dana desa wajib ada, kemudian Para MTK juga wajib mengetahui anggaran yang ada di desa,mereka mendapat informasi bagaimana kalau Kapitalaung tidak membuka anggaran kepada MTK, Para Kapitalauang harus mampu bekerja sama dengan MTK, dengan forum Pimpinan yang ada di Kecamatan,” tegas Bupati.

Bupati pun menegaskan agar memperkuat akuntabilitas dan Transparansi pengelolaan dana desa.

” Perkuat akuntanbilitas dan Transparansi pengelolaan dana desa di Kampung dan dapat bekerja sama dengan Para MTK untuk pengelolaan dana desa yang tranparan, dan terbuka,” tutup Bupati Thungari.

Dalam Rapat koordinasi Pemerintahan Desa turun dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari dan Forkopimda juga selaku Pembicara dan memberikan Materi (RB).




Pemkab Sangihe Gelar Rakor Percepatan Pencegahan Dan Penurunan Stunting

SANGIHE,GN – Bertempat di rumah Jabatan Bupati, Rabu (5/11/2025) Pemkab Sangihe melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) menggelar Rakor Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stuntig (TP3S).

Rakor dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Melanchton Harry Wolff, didampingi Kepala Bapelitbang Ronald Izaak dan Kadis PPKB Jopy Thungari.

Hadir pula Kadis Kesehatan, Handry Pasandaran dan Kadis Dukcapil, Davidson Henry Djarang serta Kepala BPJS Sangihe, Widi selaku nara sumber penanggap.

Sekda Harry Wolff dalam sambutannya berharap kerjasama para camat, puskesmas, lurah dan kepala kampung lebih meningkatkan sinergitas dalam menangani stunting, sebab sejauh ini kasus stunting di Sangihe belum signifikan turun dan masih naik turun, bahkan belum menyentuh prosentasi angka nasional dan provinsi.

“Yang lemah di kita untuk angka kasus stunting selalu loncat-loncat atau naik turun, sehingga semua yang terlibat dalam TP3S meningkatkan lagi sinergitas serta kerjasamanya dilapangan,”ungkap Melanchton.

Rakor diawali dengan penyampaian laporan kegiatan oleh Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas PPKB, Meity Susana Lahama, dilanjutkan dengan presentasi data kasus stunting serta pola penanganan maupun pencegahannya oleh Kadis PPKB Jopy Thungari.

Dalam presentasinya, mantan Kadis Kesehatan Sangihe ini juga mengingatkan TP3S selain serius melakukan penanganan, juga fokus pada pencegahan jangan sampai muncul kasus baru.

“Kita jangan hanya fokus pada penanganan di lapangan, tapi harus mampu mencegah jangan sampai muncul kasus baru,” kata Jopy.

Selanjutnya, rakor dilanjutkan dengan pemaparan jumlah kasus, termasuk penanganan maupun penyampaian hal-hal yang menjadi penyebab stunting oleh masing-masing Camat dan peyampaian testimoni penanganan stunting oleh kepala Puskesmas Tahuna, dr. Marsye Verawati Ohy dan beberapa Kapitalaung.

Dalam menanggapi beberapa presentasi camat, Kadis Kesehatan Handry Pasandaran juga menyentil angka penurunan bayi stunting harus benar-benar hasil dari intervensi tim bukan berkurang karena bayi sudah lewat umur.

Handry juga menegaskan, dalam proses penanganannya, TP3S harus mengawal dan dipastikan jika bayi stunting benar-benar yang menikmati makanan tambahan bukan orang tua bayi atau anak lainnya yang bukan stunting.

“Jadi harus dikawal jangan sampai mubazir penanganannya, karena jangan-jangan yang nikmati makanan tambahan itu bukan bayi stunting, tapi orang tua bayi atau anak lainnya,” tutup Pasandaran.(RB)




Serap Aspirasi Warga Demi Pelayanan Adminduk Prima,Dukcapil Sangihe Gelar FKP

SANGIHE,GN- Demi menyerap aspirasi warga untuk pelayanan adminduk Prima ,Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kepulauan Sangihe menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan pelayanan prima yang transparan dan akuntabel. Melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di Aula Kantor Dukcapil, Senin (3/11/2025), instansi ini secara proaktif menjaring masukan dan saran langsung dari masyarakat guna peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan (adminduk).

Acara ini dihadiri oleh beragam unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), hingga perwakilan pers. Kehadiran berbagai elemen ini memastikan spektrum masukan yang luas dan representatif terhadap isu pelayanan publik.

David Hendry Djarang Plt.Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan bahwa tujuan utama FKP ini adalah untuk memperoleh pemahaman hingga solusi bersama antara Dinas Dukcapil dengan masyarakat.

“Ruang lingkup pembahasan FKP ini meliputi rancangan, penerapan, dampak, dan evaluasi kebijakan yang ditetapkan oleh Dinas Dukcapil,” jelas Djarang. Ia berharap penyesuaian Standar Pelayanan melalui forum ini dapat memberikan nuansa pelayanan yang baru dan lebih baik bagi masyarakat Sangihe.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Melanchton Herry Wolff, secara resmi membuka acara tersebut, menyatakan pentingnya partisipasi publik dalam perbaikan layanan pemerintah.

Dalam laporan kegiatan yang dibacakan oleh Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan, Yosias Horman, S.AP, ditegaskan bahwa FKP ini merupakan implementasi nyata dari mandat undang-undang, khususnya UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Forum ini juga menyediakan sesi tanya jawab interaktif antara dinas dan peserta, memastikan partisipasi publik bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban institusi yang didasari landasan hukum kuat, termasuk PP Nomor 96 Tahun 2012 dan Permenpan RB Nomor 16 Tahun 2017. Melalui pendekatan partisipatif ini, Dukcapil Sangihe optimistis dapat menciptakan kebijakan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat.(RB)