Gaghana Pastikan Inkai Kuma Dibangun Tahun Depan

SANGIHE,GN-kerinduan pengurus Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) yang dipimpin ernest potoroli akhirnya terjawab sudah ketika setahun menunggu kepastian pembangunannya. Bantuan pembuatan tempat latihan yang dijanjikan oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana telah ditata pada APBD Tahun 2020 yang sebelumnya sempat gagal terealisasi di Tahun ini.

Menurut pelatih perguruan Karate INKAI Kuma Ernes Potoroli dirinya berharap tempat latihan sederhana ini sudah menghasilkan beberapa atlit berprestasi dan mampu membawa harum nama Sangihe sampai ke luar negeri. Seperti Irene B Patoroli yang membawa medali emas dalam turnamen internasional di Belgia pada Bulan November 2018 lalu.”Kami bangga punya pemimpin yang peduli akan kemajuan daerah dan sampai kebutuhan generasi muda dalam pengembangam bakat untuk memperoleh prestasi. Support yang diberikan ketika disampaikan langsung ditindaklanjuti sampai dengan penyediaan matras latihan dan akan dibangun tempat latihan yang berkualitas,”jelas Potoroli. Lanjutnya proses untuk mendapatkan dana pembangunan tempat latihan ini cukup menguji kesabaran karena dana daerah yang sangat minim jika difokuskan ke satu bidang olah raga. Tetapi Tahun 2020 semua itu pasti akan terealisasi sesuai dengan yang disampaikan Bupati.

“Bupati berjanji bangunan itu akan dibangun tahun depan,semangat anak didikpun bertambah dan akan menjadi motivasi mereka untuk lebih giat latihan,”terangnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana ketika di wawancarai memastikan bantuan dana untuk pembangunan Dojo sudah dianggarkan tahun 2020.”Harapan dan impian masyarakat akan terus menjadi motifasi agar semua dapat terealisasi sesuai ketersedian anggaran. Untuk Dojo ini tersedia dana 75 juta untuk pembangunannya dan tertata di APBD 2020 mendatang,”tutup Bupati yang rendah hati ini.(ROBIN)




Sangihe Dapat Penghargaan Swasti Saba Wistara

SANGIHE,GN— Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat. Dan kali ini mendapat penghargaan Kabupaten Kota Sehat 2019 Swasti Saba Wistara, diterima Bupati Kepulauan Sangihe yang diwakili Plt Asisten Pembangunan & Perekonomian Setda Sangihe Melanchton Herry Wolf ST ME.

Penghargaan ini diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri Jendral Polisi (Purn) Prof Dr H Muh Tito Karnavian MA PhD dan Menteri Kesehatan DR Terawan Agus Putranto, Selasa (19/11) di Ruang Sasana Bhakti Praja Kemendagri Jakarta Pusat.

Bupati menyampaikan ini merupakan penghargaan tertinggi bagi Kabupaten Sangihe.

“Penghargaan ini akan tetap kita tingkatkan dengan menjaga kelestarian alam dan partisipasi masyarakat terhadap pemanfaatan potensi desa,” ungkap Gaghana.

Bupati menjelaskan, ada tiga desa di Kabupaten Sangihe yang memberi sokongan yang baik yakni Hesang, Pindang, Tariang Baru.

“Kalau Hesang itu merupakan desa yang mampu mengelolah pemanfaatan sampah dan memiliki bank sampah. Sementara Pindang dan Tariang Baru yakni kelestarian lingkungan,” terang Bupati.

Turut hadir, Rombongan dari Sangihe Kadis Kesehatan dr Jopy Thungari bersama Ketua Forum Kabupaten Sehat, Kapitalaung Hesang, Pindang, Tariang Baru. (ROBIN)




Kapal PSDKP Tahuna, Tangkap Kapal Perikanan Asal Philipina

SANGIHE,GN- Kapal Hiu 15 milik PSDKP Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali menangkap satu kapal pamboat dan tiga orang Anak Buah Kapal (ABK) asal Negara Philipina Sabtu,(16/11/19).

Kapal Hiu 15 yang di Nahkodai Kapten Andy Firmansyah mengamankan kapal beserta awak kapal asal Philipina, lantaran kedapatan mencuri ikan di perairan laut Indonesia, tepatnya di kawasan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Saat diperiksa didalam kapal, ditemukan 5 Ikan Tuna ukuran jumbo. Serta dimintai kelengkapan dokumen kapal dan pasport, para awak kapal tidak dapat menunjukkannya. Tanpa ampun, mereka pun digiring Kapal Hiu milik PSDKP ke Kabupaten Kepulauan Sangihe tepatnya di Pelabuhan Tua Tahuna.

“Saat pemeriksaan terbukti didalam pamboat ada 5 ikan tuna seberat 250 KG, dan alat tangkap ikan sebanyak 14 unit. Adapun ketiga ABK nya berasal dari Ginsen Kalumpang Philipina. Mereka sudah beroperaai di laut Indonesia selama tiga hari. Dan menangkap ikan disekitaran rakit warga Indonesia.” kata Aldy.

Disinggung apakah para ABK melakukan perlawanan saat dilakukan pemeriksaan oleh para awak Kapal Hiu 15, Kapten Aldy menegaskan, para ABK dinilai kooperatif saat dilakukan pemeriksaan. Sehingga pemeriksaan berjalan aman dan lancar.

“Saat kita lakukan pemeriksaan pada hari Sabtu (16/11) tepatnya sekitar pukul 11.00 Wita, para awak kapal pamboat milik Philipina tersebut kita nilai kooperatif. Tidak ada perlawanan saat dilakukan pemeriksaan.” tegasnya.

Sementara itu secara terpisah Kepala PSDKP Tahuna Rio Medea melalui Tim Penyidik PSDKP Tahuna Sutrisno Kumaat, menyatakan kepada sejumlah wartawan, penangkapan ini didasari karena kapal milik warga Philipina tersebut telah melakukan ilegal fishing.

“Perlu kita sampaikan kepada rekan-rekan wartawan sekalian, pihak PSDKP Tahuna melalui Kapal Hiu yang di nahkodai Kapten Aldy Firmansyah telah mengamankan satu kapal beserta tiga awak kapal asal Philipina, karena telah melakukan kegiatan ilegal fishing di perairan laut Indonesia.” Ujar Kumaat.

Lanjut dikatakannya, penangkapan ini juga didasari oleh tidak adanya dokumen-dokumen. Dan para ABK kapal semuanya tak memiliki Pasport.

“Kapal tersebut melakukan penangkapan ikan di Indonesia, tanpa memiliki dokumen-dokumen resmi dari pihak Indonesia. Sehingga kapal ini telah melanggar pasal 93 ayat 2 Junto 27 ayat 2 UU 45 Tahun 2009.” Pungkasnya. (ROBIN)




Rangkaian Me’daseng Bupati Gaghana Ibadah Di Jemaat GMIST Kalvari Kendahe

SANGIHE,GN —Hari kedua kegiatan Me’daseng di Kampung Kendahe I Kecamatan Kendahe, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, SE, ME dan Ketua TP-PKK Kabupaten Sangihe Dra Hermin Ririswati Katamsi serta rombongan, mengikuti ibadah minggu pagi di Jemaat GMIST Kalvari Kendahe minggu, (17/11).

Ibadah yang dipimpin Pdt C Oleng,MTH dan mengambil perikop pembacaan yang terdapat dalam Habakuk 2:1-20 yang berjudul orang yang benar akan hidup oleh karena percayanya dan penghukuman atas para penindas.

“Dalam pembacaan ini orang benar yang percaya kepada Allah diminta agar bersikap jujur. Kita harus hidup jujur meski ditengah-tengah ketidak jujuran. Allah juga mengharapkan umatnya tetap setia dalam kondisi yang menyesakkan. Dan marilah kita tetap selalu bersyukur karena Tuhan masih mengasihi kita khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe dibanding di wilayah yang ada di belahan bumi yang lain,” kata pendeta.

Sementara itu Bupati Kepulauan Sangihe Pnt Jabes Ezar Gaghana dalam sambutannya mengatakan sesuai konteks khotbah hari ini bagaimana harus bersyukur, karena atas anugerah Tuhan semua bisa dilewati asalkan dengan kejujuran, kesetiaan dan ketulusan.

“Realitas ini juga memberikan gambaran bahwa kalo sinergitas didasari dengan ketulusan pasti akan Tuhan anugerahkan kehidupan yang nyata. Khotbah ini juga mengajarkan kita, jika jauh dari Tuhan maka akan menerima proses kehidupan sangat berat dan jika dekat dengan Tuhan pasti ada sesuatu yang terbaik diberikan meski penuh pergumulan.

Ketua Pelka Laki-laki Sinode GMIST ini juga mengungkapkan, kebersamaan di Kecamatan Kendahe ini adalah sukacita bersama dimana pemerintah boleh bersosialisasi dan menggumuli bersama apa yang pemerintah laksanakan dan apa yang masih kurang agar diperbaiki bersama lewat program me’daseng.

“Dengan medaseng ini banyak hal yang kita pelajari dan dapati yang menjadi sebuah konsep pembangunan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, bupati dan rombongan berpartisipasi 150 sak semen untuk pembangunan pastori jemaat GMIST Kalvari Kendahe yang pembangunannya direncanakan Januari 2020 mendatang. Selain itu juga Ketua Pelka laki-laki ini memberikan hadiah untuk Group Masamper GMIST Kalvari Kendahe dalam persiapan pertandingan masamper di Resort Manganitu Selatan.

Ibadah minggu pagi turut diikuti para asisten,Pimpinan OPD, Kepala Bagian dan Wartawan.(ROBIN).




Bupati Me’daseng Di Kecamatan Kendahe

SANGIHE,GN – Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME menghadiri kegiatan kunjungan kerja wilayah (Me’daseng ),di Kampung Kendahe Satu Kecamacan Kendahe,jumat (16-17/11/19).

Pada kegiatan Me’daseng turut dihadiri Forkopimda,ketua tim penggerak kabupaten Sangihe Dra Ririswati Gaghana Katamsi,pimpinan OPD,pimpinan BUMN,Para Camat,Kapitalaung dan masyarakat setempat.

Sebelum kegiatan dibuka oleh Bupati,diawali dengan laporan Camat Kendahe Marcos Sasiang,SIP pada laporannya menyampaikan,letak dan luas Kecamatan Kendahe,mata pencaharian dan jumlah penduduk serta potensi-potensi yang ada yaitu,potensi pariwisata seperti air terjun,selain itu tak lupa Camat menyampaikan terima kasih kepada beberapa OPD yang telah melakukan sosialisasi di Kecamatan Kendahe,sebelum kegiatan Me’daseng.

Sementara Ibu Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME saat membawakan sambutan mengatakan bahwa,Filosofi kegiatan Me’daseng artinya beralih tugas dan pekerjaan pelayanan,yang dilaksanakan di tempat itu bukan untuk bersenang-senang.

“Dikegiatan Me’daseng untuk berdiog. Masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan,sehingga dapat dicari solusinya karena telah menghadirkan nara sumber,”ujar Bupati.

Gaghana pun menambahkan bahwa saat ini telah dibuka penerimaan ASN di Kabupaten Sangihe ,dan proses penerimaan serta perekrutannya Murni,sehingga Ia mengajak kepada para pemuda agar dapat mengikuti penerimaan ASN.Dikesempatan itu juga Bupati berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan potensi2 yang ada seperti di bidang perikanan dan pertanian.
Selain itu dikatakannya bahwa,program dua hari makan tanpa nasi (no rice) mendapat pujian dan dukungan dari pemerintah pusat sehingga ini sangat mendapat nilai positif.

Harapan Bupati diakhir sambutannya, agar program me’daseng menjadi kunci untuk pemecahan masalah serta dengan Program medaseng dapat meningkatkan kinerja.(ROBIN)




Penjelajah Dunia Asal Latvia Terdampar Di Pantai Kulur Sangihe

SANGIHE,GN-Hampir lebih dua pekan di pantai kampung Kulur Kecamatan Tabukan Tengah, pelaut asal negara Latvia diamankan pihak Imigrasi Tahuna, Sabtu akhir pekan lalu.

Pelaut yang diketahui bernama Karlis Barelis (34) bersama kapal pesiar kecilnya,diamankan petugas imigrasi setelah mendapat laporan masyarakat setempat. Namun meski diamankan, warga asing tersebut tak bisa ditindaki melanggar aturan, sebab yang bersangkutan ternyata memiliki dokumen administrasi yang lengkap.

Pihak Kantor Imigrasi Kelas II Tahuna membenarkannya dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Teknologi Informasi Keimigrasian Boyke Pangabean,Selasa (12/11)

“Kemarin, warga Latvia sudah datang kesini, dan kami sudah menindak lanjuti laporan masyarkat sekaligus sudah dilakukan pemeriksaan terhadap warga Latvia, dan yang bersangkutan memiliki dokumen yang lengkap,”kata Pangabean.

Lanjut Pangabean, karena memiliki dokumen yang lengkap dan disesuaikan dengan regulasi yang berlaku, pihak Imirgrasi Kelas II Tahun akan memberikan ijin tinggal kepada warga Latvia selama 30 hari kedepan sebelum melanjutkan petualangannya, sekaligus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

”Kami telah berkoordinasi dengan pimpinan, dan kemungkinan kepada warga Latvia itu akan diberikan ijin tinggal selama 30 hari kedepan sebelum yang bersangkutan berlayar menuju negara tujuan,”ujarnya.

Sementara dari hasil pemeriksaan pihak Imigrasi, warga Latvia tersebut mengawali pelayarannya dari Papua Nugini dengan negara tujuan Vietnam, akan tetapi diperhadapkan dengan cuaca ekstrim, ia akhirnya mengalihkan arah pelayaran dan terdampar di pantai kampung Kulur.

”Tujuan pelayaran warga Latvia ini sebenarnya ke Vietnam, tapi karena kapalnya hanya ukuran kecil, tanpa mesin hanya sistem dayung dan layar, serta faktor cuaca dan tiupan angin, ia akhirnya terdampar di pantai Kulur,”jelas Pangabean. (ROBIN)




Bupati Gaghana Irup Peringati Hari Pahlawan

Sangihe,GN.com-Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) memperingati hari pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 november 2019 ,dan dilaksanakan upacara bendera senin (11/11),bertempat dilapangan santiago Papanuhung Tampungang Lawo, sekaligus membawakan amanat menyatakan, pada hari ini diseluruh pelosot tanah air dan perwakilan RI di Luar Negeri, dapat melaksanakan upacara bendera dan mengheningkan cipta secara serentak selama 60 detik, untuk memperingati hari pahlawan 10 November 2019 dengan hikmat.

“Pahlawan kita diingatkan kembali pada peristiwa pertempuran 10 november 1945 di Surabaya. Sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia, pada pertempuran tersebut surat dinas bersatu padu berjuang pantang menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia,” kata Jabes Gaghana.

Peristiwa perang lanjut Jabes Gaghana, mengingatkan lagi bahwa kemerdekaan yang dirasakan saat ini, tidaklah hilang begitu saja. Namun, memerlukan perjuangan yang luar biasa dari pendahulu Negeri.

“Semangat yang ditunjukan para pahlawan dan pejuang tersebut, perlu terus diperjuangkan dalam sanubari setiap warga Indonesia,” jelas Gaghana.

Dengan peringatan hari pahlawan dijelaskan Gaghana lagi, kiranya dapat menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan. Sebagaimana ungkapan Bung Karno adalah Kita Bangsa yang Menghargai Jasa Para Pahlawan Dapat Menjadi Bangsa yang Besar.

“Selain itu peringatan hari pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bagsa, untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagai mana tema hari pahlawan tahun 2019 ‘Aku Pahlawan Masa Kini’,” ujar Gaghana.

Ditambahkan Jabes Gaghana, menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga Indonesia, dalam bentuk aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI.

“Seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan yang anarkis,” tandasnya.

Hadir pada upacara peringatan hari pahlawan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Helmud Hontong SE, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Donny Aribowo, Wakapolres Sangihe Kompol Haris O Bingku, Pimpinan OPD, peserta upacara TNI-Polri, Siswa-siswi SD, SMP dan SMA.(ROBIN)




Wabup Monitoring Pembangunan Pasar Naha Bermasalah

SANGIHE,GN- Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong,SE turun langsung dan didampingi dinas Perindagkop, melihat kondisi pembangunan Pasar Naha yang belum dapat difungsikan karena tidak selesai dibangun.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Tinjau Pasar Naha Yang Bermasalah

Adanya laporan masyarakat terkait belum selesainya pembangunan Pasar Naha sejak tahun 2018, wakil Bupati turun langsung memonitoring ke lokasi. Dan sangat disayangkan pasar ini tidak selesai dibangun, sementara masyarakat penjual dan pengguna pasar ini sudah sangat membutuhkan, “ Tegas Hontong

Sebagai pimpinan daerah dirinya pun akan melakukan langkah – langkah guna melanjutkan proyek Pasar Naha agar bisa selesai dibangun dan dapat digunakan oleh masyarakat.

Hontong juga menambahkan bahwa,yang menjadi kendala saat ini adalah pelaksana proyek pun susah untuk dihubungi karena berada di Makasar. Pemerintah daerah akan mengusulkan kembali tambahan anggaran melalui Dinas Perindagkop, karena saat ini dananya sudah ditahan oleh pemerintah pusat akibat dari proyek belum selesai dan ini tidak bisa masuk dianggaran DAK hanya bisa dana tugas pembantuan,” Kata Wabup ketika diwawancarai sejumlah wartawan kamis,(7/11/19).

Sementara itu, Pihak Dinas Perindagkop Sangihe melalui Kabid Perdagangan Vera Masora ST menjelaskan imbas dari terhentinya proyek pembangunan pasar tersebut sehingga dana telah dikembalikan ke kas Negara sebanyak 3,2 Miliar yang belum terbayarkan kepada penyedia jasa.

“ secara administrasi kami sudah selesaikan semua, baik untuk permohonan pencairan karena proyek ini gagal cair. Karena adanya Perdirjen nomor 13 tahun 2019 itu keluar bulan Agustus tidak memperbolehkan anggaran ditahan di Dinas. Beda dengan aturan lama diman kalau proyek tidak selesai dananya bisa ditahan di dinas, nanti selesai proyek akan dilakukan pembayaran kepada pihak ketiga,” Tandasnya.

Menurut Masora, Pihaknya sudah enam kali menyurat ke kementerian Perdagangan, dan bersyukur sudah ada tanda- tanda positif jawaban dari kementrian, hanya saja prosedurnya yang panjang karena dana sudah kembali ke kas Negara.

“ kami diminta untuk bersabar, karena tahun depan akan dikawal oleh Pemerintah daerah, di tahun 2020, dan Kementrian sudah mengiakan, ” jelasnya.

Diketahui, Pagu anggaran pembangunan Pasar Naha ini sebesar 6 Miliar pada tahun 2018, sementara baru dicairkan 1.6 miliar masih ada sisa 3.2 miliar belum terbayarkan ke PT Trikarsa Lestari Utama sebagai pihak ketiga.(ROBIN).




Kepolisian Kawal Kendaraan Berat Dan Overload

SANGIHE,GN- Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor Sangihe, Iptu Awaludin Puhi SIK, menanggapi adanya pernyataan saat acara KOPI Pagi RRI Tahuna, bahwa pihak Kepolisian tidak berwenang untuk menindaki kendaraan dengan kelebihan muatan (overload), Kamis (7/11/19).

Menurut Puhi, untuk memberikan ijin itu dari Dinas Perhubungan (Dishub), sedangkan pihak Kepolisian berwenang melakukan teguran atau tindakan ketika kendaraan dengan muatan overload, yang dapat mengganggu atau menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan lainnya.

“Untuk mengukur berat kendaraan, dan volume muatan berlebihan atau tidak sudah diatur dalam ijin berkala yang setiap tahunnya dikeluarkan oleh Dishub. Ketika melebihi dari ketentuan yang berlaku, pastinya pihak Kepolisian punya kewenangan untuk melakukan penindakan,” jelas dia.

Lanjutnya, dalam pengawalan kendaraan oleh pihak kepolisian sebenarnya bukan hanya kendaraan kategori alat berat, namun untuk kendaraan yang overload perlu juga dilakukan pengawalan guna memastikan kendaraan tersebut aman, maupun terhindar dari kecelakaan lalulintas.

“Masalahnya, pengawalan dari pihak kepolisian untuk kendaraan dengan muatan yang berlebihan sering disalahartikan oleh masyarakat dengan diminta bayaran terlebih dahulu, namun pihak kepolisian sama sekali tidak menginginkan hal itu, yang perlu dibangun adalah hubungan kerja sama demi keamanan berlalulintas,” terangnya.

Dia menuturkan, memang untuk wilayah kita di kepulauan, ukuran ruas jalan belum cukup layak dilalui oleh kendaraan dengan muatan overload, apalagi di jalan padat oleh aktivitas masyarakat maupun di pusat kota.

“Karena kita di daerah kepulauan, harus melewati jalan mana lagi yang layak untuk kendaraan berukuran besar. Jadi terkait kondisi ini, kami pihak kepolisian hanya memberikan himbauan terlebih dahulu, tidak langsung melakukan penindakan pada pengusaha maupun pengendara,” tandasnya.

Dia menambahkan, kalau secara hukum dalam pasal 307, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor angkutan barang yang tidak mematuhi aturan, mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 169 ayat (1), dipidana dengan pidana kurungan selama 2 (dua) bulan, atau denda sebanyak Rp500.000 (lima ratus ribuh rupiah).(ROBIN)




Ditemui Bupati Gaghana,Wamen Perdagangan Siap Bantu Rp 16.5 M Bangun 4 Pasar Di Sangihe

SANGIHE,GN-Upaya manuver dilakukan Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME untuk memajukan Sangihe terus dilakukan. Keluar masuk Kementrian menjadi keseharian Gaghana ketika berada di Ibukota Negara Kamis (7/11/19).

Gaghana yang didampinggi Kadis Perindustrian dan Perdagangan Ir Feliks Gaghaube serta Staf Khusus Bidang Ekonomi Nader Baradja menemui langsung Wakil Menteri  (Wamen) Perdagangan Jerry Sambuaga di ruang kerjanya.
Dalam kesempatan tersebut Gaghana menyerahkan usulan pembangunan sejumlah pasar rakyat/tradisional melalui proposal. “Dalam kesempatan ini kami menemui Wamen perdagangan untuk menyampaikan proposal pembangunan 4 pasar yang ada di Kabupaten Sangihe yang butuh sentuhan revitalisasi terkait dengan kapasitas pasar yang sudah tidak mampu menampung pedagang pembeli maupun pengunjung”, ungkap Gaghana sambil berharap Wamen Perdagangan dapat memberikan respon terhadap usulan ini.
Wamen Perdagangan Jerry Sambuaga menyatakan sangat siap membantu usulan proposal pembangunan pasar rakyat untuk kepentingan masyarakat Sangihe.

“Bupati Sangihe adalah tamu pertama dari seluruh Bupati di Indonesia yang datang mengunjungi saya sejak saya dilantik”, ujar Sambuaga.

Terkait dengan proposal pembangunan pasar akan saya kawal. “Saya baru saja menjabat pada posisi ini sehingga saya mengharapkan kerjasama yang baik dari Pemkab Sangihe khususnya OPD dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk melakukan pengawalan terhadap usulan ini. Kita saling menginformasikan sehingga hambatan yang terjadi dapat segera diselesaikan”, singkat Sambuaga yang berjanji mengawal program pemerintahan Presiden Jokowi membangun dari pinggiran.
Sementara itu Kadis Perindag Sangihe Ir Feliks Gaghaube menyatakan usulan pembangunan 4 pasar dengan total Rp 16.5 Miliar masing-masing untuk pembangunan pasar Kampung Laine Kecamatan Manganitu Selatan dari dana Tugas Pembantuan (TP) senilai Rp 6 Miliar, dan 3 pasa lainnya bersumber dari DAK masing Revitalisasi Pasar Towoe senilai Rp 5 Miliar, Revitalisasi Pasar Tamako senilai Rp 3 M serta revitalisasi Pasar Petta senilai Rp 2.5 miliar. “Dengan respon yang baik dari Wamen Perdangangan maka kita sama-sama optimis bahwa usulan pembangunan 4 pasar ini akan berhasil dan pasti dilakukan di Tahun Anggaran 2020 mendatang”, tutup Gaghaube. (ROBIN)