Anggota TNI Kodim 1301 Sangihe Ini Bantu Warga

SANGIHE,GN–anggota TNI Kodim 1301 Sangihe , Komando Rayon Militer (Koramil) 1301-07/Tabukan Utara, Sersan Dua (Serda) Rofik Efendi, Kamis 28 November 2019, nampak di perkebunan. Dirinya membantu petani, Andria Masune, warga Kampung Raku, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di perkebunan itu mengolah, mengupas buah untuk dijadikan kopra.

“Selaku aparat teritorial, Babinsa di wilayah dituntut selalu hadir di tengah-tengah masyarakat serta bisa mendampingi masyarakat dalam pengelolaan usaha mereka, sehingga dapat membantu kesulitan dan mencari solusi yang terbaik untuk meningkatkan perekonomian warga,” ujar Rofik.

Ditengah keterpanggilan membantu warga setempat, Rofik juga mendengarkan keluhan petani kelapa tentang harga kopra yang sangat murah. Petani berharap pemerintah dapat memperhatikan kesulitan yang dihadapi mereka.

”Petani sangat berharap harga kopra dapat segera stabil. Karena biaya produksi yang dikeluarkan petani cukup besar, sementara harga kopra tidak memadai,” ujarnya.

Sementara itu,Di tempat terpisah, Babinsa Koramil 1301-04/Manganitu bersama warga menyelesaikan pembangunan rumah milik Hanri Makawat, warga Kampung Barangka, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Kami TNI siap membantu dalam berbagai kegiatan masyarakat, baik kegiatan sosial ataupun kegiatan lainnya. Kehadiran Babinsa di wilayah ini untuk membantu pencapaian target program rumah tinggal layak huni (RTLH), termasuk kita siap menumbuhkan semangat dan memotivasi warga memupuk semangat gotong royong,” jelas Sersan Satu (Sertu), Dikson Tatawi. (ROBIN)




Perjuangkan Nasib Nelayan Sangihe,Bupati Gaghana Sambangi KemenPolhukam

SANGIHE,GN- Demi memperjuangkan nasib nelayan Sangihe, Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, bersama Asisten II, Harry Wolf, mendatangi kantor Kementrian Koodinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (KemenkoPolhukam), di Jakarta, Kamis (28/11/19).

Bupati diterima langsung oleh Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika Kemenko Polhukam RI, Sigit Priyono, yang juga mengfasilitasi pertemuan Bupati Sangihe dengan Investor Group United Tractors.

Pada pertemuan tersebut, Gaghana menyampaikan point penting bahwa di sektor perikanan, upaya pemerintah daerah adalah untuk kesejahteraan terhadap masyarakat nelayan, agar hasil tangkap punya kepastian pasar dan kepastian harga jual.

Usai melaksanakan diskusi bersama, Gaghana mengatakan, ini merupakan upaya Pemerintah Daerah untuk mencari investor sebanyak mungkin agar dapat masuk ke Sangihe.

“Tentunya ini juga bagian dari lobi-lobi yang kita bangun untuk menawarkan potensi yang ada, secara khusus di sektor perikanan, dan tadi Investor sudah berkeinginan setelah mendengar pejelasan secara terperinci terkait potensi perikanan diwilayah Sangihe, semoga dapat terealisasi,”Ungkap Gaghana.

Gaghana menambahkan, Intinya hasil tangkap para nelayan sangihe ada yang membeli dengan kecocokan harga. Dan terpenting, para investor punya kegiatan yang berpihak pada masyarakat nelayan.

Ditempat yang sama, pihak investor, Hasan, menyampaikan bahwa dari hasil pertemuan bersama Bupati Sangihe, terlebih dahulu akan diskusi internal dengan satu minggu untuk mempelajari lebih lanjut, sehingga akan ada jenjang untuk proses kerja sama.

“Pastinya dengan pemaparan dari pak Bupati, di dukungan data real yang ada, kami melihat Sangihe punya potensi cukup besar dan kemampuan seperti General Santos (Gensan) dalam potensi penghasil Ikan. Kami juga akan berkunjung ke Sangihe untuk melihat langsung kondisi di lapangan,”ucap Investor Hasan. (ROBIN)




Bupati Gaghana Terima Penghargaan Indeks Kelola 2019

SANGIHE,GN- Kabupaten Kepulauan Sangihe Menjadi satu-satunya Kabupaten Kota yang menjadi perwakilan Provinsi Sulawesi Utara menerima penghargaan Indeks Kelola 2019, melalui penilaian Kinerja dan Efektivitas Pengelolaan APBD, pada kategori Outcome Bidang Pendidikan, oleh Kata Data Insight Center, di Djakarta Teather XXI, Kamis Malam (28/11/19).

Bupati Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, yang menerima langsung penghargaan tersebut, menjadi salah satu narasumber pada diskusi panel. Gaghana memaparkan inovasi dalam memecahkan permasalah pada sektor pendidikan di Sangihe dengan kondisi wilayah kepulauan.

“Dalam konteks mengatasi pendidikan, ada beberapa arah kebijakan yang kami lakukan untuk mengejar target pendidikan yang berkualitas. Dari sisi infrastruktur, pemerintah daerah berusaha memenuhi ruang kelas dan ruang guru yang memadai, serta jumlah guru yang signifikan,”Ujar Gaghana.

Lanjut disampaikan Gaghana, di Sangihe pernah mengalami jumlah guru yang sangat rendah, karena sebelumnya tidak ada penerimaan CPNS dari pemerintah pusat.

“Dalam dua tahun terakhir ini karena banyak guru yang sudah pensiun, kami mengambil kebijakan dengan program Sangihe mengajar untuk wilayah sekolah di kepulauan melalui APBD,”kata Gahana.

Pada kesempatan itu, Gaghana juga menyampaikan selain tingkat kesulitan yang tinggi, ada regulasi pemerintah pusat yang perlu dievaluasi, seperti syarat untuk Guru menerima sertifikasi harus memenuhi standar jumlah jam mengajar sesuai aturan nasional, dalam seminggu jumlah jam mengajar harus 24-26 jam.

“Untuk wilayah Sangihe dengan jarak antar pulau yang cukup jauh, tentu standar jumlah jam mengajar sangat sulit disesuaikan oleh guru, maka dari itu kami berharap, jangan melihat Indonesia hanya Jakarta saja, namun dengan wilayah luas, sehingga harus ada kriteria untuk dipedomani dalam mengatasi problem seperti yang ada di daerah kepulauan,”ungkap Gaghana.

Dia menuturkan, walaupun demikian, Pemerintah Daerah tidak menyerah pada keadaan, namum ada berbagai terobosan seperti aksesbilitas transportasi ke wilayah wilayah pulau dengan menyisip pembiayan dari APBD, sehingga kunjungan dari pulau ke pulau dapat terfasilitasi.

“Selain itu, kami juga punya program untuk mengurangi angka putus sekolah, dimana sekolah tidak hanya melulusakn anak didiknya, namun kepala sekolah dan Gurunya harus mengantar muridnya dari SD ke SMP begitu juga ke SMA, sehingga ini dapat mendorong perubahan pada pendidikan dan perolehan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sangihe cukup tinggi, di atas rata-rata,”tutup Gaghana. (ROBIN)




Bupati Gaghana Lantik Eselon II Dan III

SANGIHE,GN- Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME melantik dan mengambil sumpah jabatan untuk pejabat tinggi pratama yakni eselon II dan pejabat pengawas pada Unit Pembantu Teknis (UPT) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, total berjumlah 27 orang Selasa (26/11/2019), sekitar pukul 16.13 Wita, di ruang serbaguna rumah jabatan Bupati.

Untuk pejabat tinggi pratama atau eselon II yakni Drs Irklis Natural Sombonaung menjabat sebagai Asisten I, Herry Wolf sebagai Asisten II, Olden Lahamendu sebagai Kepala Badan Pengembangan Penelitian dan Pembangunan (Bapelitbang), Ir Reintje Tamboto sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP),
Drs Sukardi Adilang sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Joni Parera sebagai staf ahli, dan Ernist Unas SPi MSi staf ahli.

Kemudian untuk Surat Perintah Tugas dari Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME kepada beberapa pejabat yakni Drs Irklis N Sombonaung sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pemuda dan Olahraga, Herry Wolf sebagai Plt Kadis Perkim dan Pertanahan, Drs T Aer selaku Sekretaris Dinas Perpustaan menjadi Plt Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, serta Frans Vik Sahempa selaku Sekretaris Satpol PP menjadi Plt Kepala Kantor Satpol PP.

Kemudian Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME menyerahkan surat perintah tugas tersebut kepada pejabat-pejabat dimaksud.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME mengatakan, pelantikan hari ini berbarengan dengan surat perintah, apa yang menjadi harapan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Ketika menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) seluruh kepala daerah, ditegaskan Presiden yakni tak boleh membuat banyak lagi aturan, tidak boleh menghambat investasi dan pelayanan publik, diharapkan instruksi semua tender harus mulai Januari, ini perintah secara nasional. Semua organisasi perangkat daerah (OPD) harus cepat tender, mulai Januari,” terang dia.

Lebih lanjut dijelaskan, termasuk pengelolaan dana desa, mengundang seluruh opolao (kepala desa) agar dipercepat. Menjadi catatan di Sulawesi Utara (Sulut), kita kedodoran, catatan terbaik dari Bolmong, kita tertinggal.

“Kejaksaan kepolisian, bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH), perkuat APIP untuk kegiatan infrastruktur. APH dalam rangka mengawal kegiatan pemerintah,” terang dia.

Pula disampaikan, semua catatan semua fraksi, teman-teman dapat menidaklanjutinya implementasi yang kita laksanakan dalam penjabaran APBD Tahun 2020. Ini dijadikan pekerjaan rumah, tanggungjawab kita bersama.

“Keseriusan dari dulu OPD. Ada terget yang kita capai baik provinsi pusat, agar kerja jangan kendor, terhadap yang kita laksanakan,” tandasnya.

Dia juga menjelaskan, program Me’Daseng, teman-teman Bapelitbang berinovasi, tahun depan pasar tanaman lokal, untuk mengetahui pasar lokal. Khususnya produk lokal, agar didukung semua ASN dan masyarakat. Tanggal 30 November 2019, melakukan reviuw kas masing-masing OPD, sejak dua minggu lalu, untuk tutup buku.

“Ada rotasi atau pergeseran, sebuah agenda penyegaran untuk kesinambungan pembangunan Sangihe. Selamat teman-teman yang dilanrirk, untuk penyegaran. Selamat kita semua, agar dapat dijabarkan dalam tugas dan tanggungjawab masing-masing,” tutup Bupati.(ROBIN)




Bupati Gaghana Buka Kegiatan Coaching Clinic SAKIP Pemkab Sangihe

SANGIHE,GN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe, melalui Bagian Organisasi, melaksanakan kegiatan Coaching Clinic Penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Manado, rabu (27/11).

Bupati Sangihe, Jabes Ezar Gaghana yang membuka secara resmi kegiatan ini dalam sambutannya mengatakan, pentingnya target SAKIP yang menjadi progres kerja bagi pemerintah daerah untuk diwujudkan bersama.

“Saya selalu menyampaikan salah satu target kinerja kita adalah untuk penguatan di berbagai aspek, dukungan, dan capaian pada agenda program yang dikerjakan bersama,” Ujar Gaghana.

Lanjut Gaghana, sejak tahun pertama pemerintah pusat menetapkan SAKIP menjadi penilaian bagi pemerintah daerah, untuk Sangihe sangat sulit menembus target, bahkan beberapa tahun terakhir berada di zona merah.

“Namun perlu kita syukuri untuk sekarang ini kita sudah berada di zona Aman. Melalui kegiatan ini, saya mengajak kepada teman-teman OPD untuk kita berkomitmen agar Pemda Sangihe dapat lebih baik dalam penguatan SAKIP,” ungkap Gaghana.

Bupati menambahkan, ada beberapa indikator yang perlu dikerjakan bersama, sehingga melalui coaching clinic ini, para OPD dapat mengimplementasikan dalam penjabaran kegiatan kerja di tahun 2019.

“Ini akan menjadi modal kuat bagi kita semua memperbaiki kinerja di tahun 2020. Kalau kita mendapat penilaian B atau naik lagi ke BB, tentu harapannya Danah Insentif Daerah (DID) dapat bertambah lagi,”tutup Gaghana.

Pada kegiatan ini yang menjadi narasumber, Asisten Deputi KemenPAN RI Ronal Anas, dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Edwin Roring, Asisten III Olga Makasidamo, seluruh Pimpinan OPD dan Kepala Bagian Pemkab Sangihe. (ROBIN)




Michael Thungari Tampil Elegan Pimpin Rapat Pembahasan RAPBD 2020

SANGIHE,GN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari SE,MM langsung menunjukan kualitas dan kemampuannya ketika memimipin rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Sangihe Tahun Anggaran 2020, Jumat (22/11/19).

Meskipun masih usia masih muda Bahkan walau baru perdana memimpin rapat terbesar kategori agenda pembahasan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Politisi yang baru berusia 30 tahun itu tampil elegan dari meja pimpinan ketika mengatur ritme pembahasan yang sarat interupsi serta kriktikan dan koreksi terhadap Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bukan hanya mampu mengatur ritme persidangan, Michael yang baru periode pertama terpilih anggota DPRD Sangihe, juga turut proaktif mengajukan pendapat dan kritikan dari meja pimpinan ketika ada hal-hal yang belum berkenan, seperti mempertanyakan standar pendapatan asli daerah (PAD) setiap OPD maupun penerapan retribusi sampah di kawasan pertokoan pusat kota Tahuna oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). “Meski kami jauh lebih senior dari pak Michael, tapi kami harus angkat jempol ia mampu memimpin rapat dengan sangat siap. Padahal setahu saya selama mengikuti sidang, apalagi sidang RAPBD ini yang terbesar dalam agenda DPRD dan Ekekutif, baru kali ini saya lihat ada pimpinan dewan dari kalangan anak muda yang begitu siap dan tidak grogi memimpin sidang,”ungkap Kepala Inspektorat Sangihe, Nusrianto Pande SH dimintai tanggapan disela-sela pembahasan.”Bahkan saat pembahasan PAD mulai buntu, pak Michael justru mampu memberikan solusi sehingga PAD Kabupaten Sangihe tahun 2020 berhasil disetujui sebesar Rp 65 miliyar, naik 20 miliyar lebih dari PAD tahun sebelumnya,”tambah Nusrianto.

Hal senada juga dikatakan Asisten I Pemkab Sangihe, Drs. Irklis Sombonaung dikonfirmasi terpisah. Pejabat cukup senior yang merangkap tiga jabatan, Asisten I, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi serta Kepala Dinas Pemuda dan Olaharga Sangihe tersebut, mengaku kaget Michael bisa begitu cepat beradaptasi dalam rapat sebesar pembahasan RAPBD.”Nyali keberanian juga melekat di pak Michael, dan faktor keberantian itu juga yang menopang latar belakang pendidikannya, sehinggga ia mampu memimpin rapat sebesar ini,”kata Sombounaung.(ROBIN)




Direktur PDAM Tinjau Langsung Perbaikan Pipa Di Kaluwatu

SANGIHE,GN- Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tahuna, Novilius Tampi meninjau langsung perbaikan pipa yang bocor akibat tekanan angin (turbolance) di dalam pipa yang sangat kuat, di Kampung Kaluwatu Ke

Dirut PDAM Tahuna (foto: gemparnews)
camatan Manganitu Selatan (Mangsel).

Tampi saat ditemui di kampung Kaluwatu, kepada awak media, Rabu Malam (20/11/2019) mengungkapkan, perbaikan pipa di wilayah ini, sehubungan dengan kegiatan HUT Pelka Laki-Laki Sinode GMIST yang dilaksanakan di Lapango.

“Jadi, ini merupakan perintah langsung dari Pak Bupati Sangihe, agar dapat dipastikan air bisa naik ke lapango. Namun kondisi yang terjadi di lapangan lain, karena pipa ini sudah lama terpasang namun tidak ada air, sehingga kami kesulitan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sudah dua hari ini petugas PDAM Tamako, Kaluwatu dan juga dibantu beberpa teman-teman dari PDAM Tahuna mengerjakan perbaikan pipa yang bocor di beberapa titik, sehingga harus dikerjakan satu per satu.

Terkait kondisi air apakah sudah naik ke lwapango, Tampi mengatakan untuk sekarang sudah mulai normal.

“Walapun semua kebocoran pada pipa belum semua diperbaiki, kami mengambil kesepakatan untuk malam ini harus istirahat. Karena petugas PDAM, baik dari wilayah Tamako dan Kaluwatu sudah dua hari ini berpacu dan tidak tidur,” jelas dia.

Pula ditambahkannya, pekerjaan akan dilanjutkan lagi besok hari, karena posisi air sudah mulai normal, sehingga kebocoran di titik lainya mudah-mudahan dapat segera teratasi.(ROBIN)




Proyek Pembangun GOR Tahap I Dipastikan Rampung Desember

SANGIHE,GN-Proyek pembangun GOR Manente tahap pertama dipastikan akan rampung pada Desember 2019 mendatang. Hal tersebut dikatakan Manager Pelaksana PT Dwitaguna Mohamad Farhan kepada sejumlah awak media di lokasi pekerjaan proyek,Rabu (20/11/19).

Menurut Farhan untuk hitungan pekerjaan pihaknya melakukannya setiap akhir pekan. “Dalam minggu sebelumnya ketika dilakukan penghitungan progres capaian kerja sudah mencapai pada posisi 80.18 persen”, ungkap Farhan.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa meski progres kerja yang begitu baik, namun ada beberapa kendala yang dihadapi pihak pelaksana pekerjaan. “Mulai dari kendala pada galian awal hingga kekosongan material pabrikan berupa semen. Namun semua itu kami mampu atasi. Saat pasokan semen masuk kami melakukan pekerjaan lembur hingga malam hari untuk mengejar deadline pekerjan sesuai masa kontrak”, urainya kembali.

Disinggung soal tenaga kerja yang diakomodir, Farhan menyebutkan jumlah keseluruhan tenaga kerja mencapai sekitar 130 orang dengan persentase 79 persen merupakan tenaga lokal dan sisanya didatangkan dari luar Sangihe. “Kalau melihat situasi pekerjaan yang sementara dikerjakan kami optimis pekerjaan selesai minggu kedua bulan Desember 2019. Sebab pada posisi minggu kedua Desember kami sudah melakukan pembersihan lokasi pekerjaan proyek”, imbuhnya.
Seperti diketahui bersama pembangunan GOR tahap satu di Kelurahan Manente ini menelan biaya sekitar Rp 15 Miliar dan pada permulaan pekerjaan peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME beberapa waktu lalu. (ROBIN)




Bupati Gaghana Hadiri Pembukaan Festival Seni Budaya Daerah Gerejawi Tahun 2019

SANGIHE,GN- Bupati kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME menghadiri pembukaan kegiatan Festival seni budaya Daerah/Gereja Dan Rapat kerja tahunan Pelka laki-laki Sinode GMIST di GMIST Bait’el lapango Resort Manganitu Selatan Rabu (20-30 November 2019).

Kedatangan Bupati disambut secara adat oleh masyarakat dan jemaat setempat dengan tarian gunde,musik bambu Mekar Lapango dan group masamper anak-anak sekolah

Sebelum kegiatan dibuka secara resmi diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh ketua Sinode GMIST Pdt.Patras Madonsa,M.Th,dan mengambil pembacaan alkitan dari amsal 6:16-19 dengan judul berbagai-bagai nasihat,Dalam khobatnya Khadim mengatakan akibat hoax masyarakat dan pemerintah menjadi korban.dalam pembacaan firman Tuhan ini Allah membenci dengan dusta dan kebohongan,kristus adalah kebenaran oleh karena itu karakter kebenaran sangat berhubungan dgn karakter Tuhan.Firman Tuhan memerintahkan Kita untuk mengatakan kebenaran karena kebohongan dan dusta mutlak tidak ada tawar menawar lagi,”kata ketua Sinode ini.

“Kita harus memiliki iman,bersikap adil kepada setiap orang,memiliki semangat memotivasi orang lain dan memiliki keterbukaan”.

Madonsa menambahkan bahwa,Relevansi khotbah dengan kegitaan ini adalah salah satu adalah kadang-kadang tidak percaya kepada tim yuri ,yaitu jika tidak mendapat juara dalam perlombaan dengan menyalahkan dewan juri.sehingga lewat firman ini khadim mengajak jujur dihadapan Allah,dalam perlombaan nanti yang diharapkan dan diutamakan bukan juara,tapi untuk memuji kemuliaan Tuhan dan kebersamaan dalam membangun Gereja dan Daerah,”harapnya.

Usai ibadah laporan panitia yang disampaikan oleh ketua panitia J.E Bawimbang,dalam laporannya menyampaikan dasar pelaksanan kegiatan,keputusan sidang lengkap sinode ke-24 GMIST di jemaat Bawuleu Tagulandang tanggal 22-27 november 2016,keputusan sidang sinode tahunan ke-5 di jemaat GMIST Bait’el Tamako Resort Tamako tahun 2018,maksud dan tujuan kegiatan ini adalah sebagai perwujudan program kerja laki-laki Sinode melalui gelar agenda lomba kesenian dengan sebanyak mungkin laki2 khususnya,baik di dalam maupun diluar pelayanan GMIST.Dan meningkatkan peran laki2 melalui realisasi pelayanan .

sekretaris umum Sinode GMIST pdt.Alex Tantu,Sth,M.Pdk dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pada malam pembukaan menjadi kegiatan satu paket berkenan dengan konsultasi pelka laki-laki se-sinode Gereja GMIST dan perayaan hari ulang tahun pelka laki-laki.Dirinya pun memberikan aspresiasi kepada pengurus Sinode Pelka Laki2 GMIST,yang selama ini terus berkomitmen membangun potensi kaum laki-laki dengan kegiatan yang bersifat pemberdayaan.

Sementara itu Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME pada sambutannya menyampaikan agar dengan dilaksanakannya agenda tahunan Pelka laki2,dapat memberi dampak yang baik,dalam pertumbuhan iman para kaum Bapak maupun kaum Ibu,begitu juga dapat memberikan dampak yang baik dalam kehidupan kekeluargaan,dalam kehidupan rumah tangga,dan dalam pertumbuhan iman warga jemaat.

“Eksistensi sebagai anak-anak Tuhan kita dapat menghayati arti dari pada persekutuan yang kita rajut bersama,semenjak dari dari tahun 2007 sampai saat ini tetap dalam tuntunan kasih Tuhan semata.Memang proses kegiatan yang berjalan setiap tahun,agak sulit dilaksanakan didalam tatanan kehidupan yang ada di daerah kita,yang lain dilaksanakan satu kali hilang,dilaksanakan dua kali hilang tetapi karena dengan penyertaan Tuhan pelka laki-laki tetap mampu melaksanakan, pertama kita mengakui bahwa inilah kasih Tuhan yang dinyatakan kepada Pelka laki-laki.Dan yang kedua adalah pemberian diri dalam ketulusan bahwa yang kita lakukan dan laksanakan adalah demi hormat dan kemuliaan nama Tuhan.dan yang ketiga dalam kegiatan ini adalah totalitas kemurnian penilaian,diserahkan sepenuhnya kepada tim penilaian atau juri.

Diakhir sambutan Gaghana menambahkan,bahwa soal nomor satu atau nomor berapa itu adalah urutan yang ke-10 atau terakhir.Dikatakannya bahwa urutan pertama dan utama hadir disini adalah untuk mempersembahkan suara talenta untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan,melalui masamper,paduan suara dan musik bambu,”ujar ketua Pelka Laki-laki Sinode GMIST ini.

Pada acara pembukaan turut hadir ketua tim penggerak Kabupaten Sangihe Dra.Hermin Ririswati Gaghana Katamsi,Asisten Bupati,Kabag,sejumlah OPD,Camat,pengurus Pelka tingkat Sinode,Pengurus Resort sekabupaten Sangihe, Polsek Manganitu Selatan,Danramil,masyarakat dan jemaat setempat.(ROBIN).




Dinas PM-PTSP Gelar Kegiatan Konsultasi Publik Perda RUPM

Minahasa,GN- Kepala Dinas PM-PTSP Mekri Sondey,SE,MSI membuka Kegiatan DPM PTSP Konsultasi Publik Perda RUPM.
Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Minahasa Telah Di Respon Positif, Bupati Minahasa Dan Wakil Bupati Minahasa. Mendapat Angin Segar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu.

Kepala Dinas mengatakan Dasar Penanaman Modal Di Daerah Kita Sehingga Mengundang Salah Satu Komisi 3 DPRD, Serta Perwakilan Infestor Tim Ahli Dan Intansi Di Maksud Agar Rancangan Perda RUPM mendapat Dukungan. Dengan Sosialisasi Yang Pertama Dan Kedua Sudah Terlaksana Dengan Baik.

Pada Perpres No 16 Tahun 2012 Tentang RUPM Di Tindaklanjuti BPKM RI Nomor 9 Tahun 2012 Tentang Pedoman Penyusunan RUPM, Provinsi dan Kabupaten/ Kota.

Kemudian Perda RUPM Di Bahas Oleh DPRD Kemudian Di Tetapkan Satu Satunya Daerah Di Sulut, Yang Memiliki Perda RUPM Di Kabupaten Minahasa. Sebab Di Sulut Hanya Pergub Dan Di Kabupaten/ Kota Hanya Peraturan Perbup Dan Perwal, Pada Saat Ini Kabupaten Minahasa Sudah Di Tetapkan Perda RUPM.

Perda Ini Memberi Kemudahan Bagi Infestor Untuk Berinfestasi Di Daerah Minahasa, Kata Mantan Kabag Ekonomi.Konsultasi Publik Perda RUPM Rencana Perda Ini Akan Di Serakan Ke Dewan Untu Di Bahas. Melalui Pembahasan DPR Ketika Di Setujui Perda RUPM Berlaku Di Daerah Kita Dan Anggaran DPA Akan Di Bebankan Pada Dinas PM-PTSP Minahasa.(stevry)