Cabor Karate Sangihe Kategori Komite Putri Sumbang Medali Emas

SANGIHE,GN- Hari ke-dua rabu (4/12) pada pertandingan Cabang olah raga (Cabor),karate kategori komite putri ,Atlit Sangihe berhasil menyumbang medali emas,yang dipersembahkan oleh Salsa Wahono yang turun di Kategori Komite Minus 50 Putri. 

Prestasi ini dirasakan khususnya oleh Tim Kontingen Karate Kabupaten Kepulauan Sangihe,meskipun pada hari pertama di kategori kata perorangan Putra dan kategori kata Putri perorangan serta kategori kata perorangan dan beregu tidak lolos ke final.

Ernest Potoroli selaku official Tim Karate Kabupaten Kepulauan Sangihe mengatakan bahwa ini merupakan buah kerja keras atlet yang diberikan terbaik untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe. 

Dirinya pun berharap kedepannya akan lahir, Salsa-salsa baru dari Sangihe yang bisa mempersembahkan prestasi bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe. 

“Semoga kedepannya dapat memberikan yang terbaik lagi untuk Sangihe. Bukan hanya Salsa yang sekarang, mungkin nanti ada salsa-salsa lainnya yang akan tampil di Porprov akan datang dan memberikan prestasi bagi Sangihe.” harapnya. (ROBIN) 




Cabor Binaraga Dan Catur Porprov Sangihe Libas Sitaro 4-0,Binaraga Sangihe Sumbang Medali Emas

SANGIHE,GN-Mulus perjalan Tim Catur Kabupaten Kepulauan Sangihe saat turun dihari perdana Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara, Selasa (03/11). Pada kategori beregu tim Sangihe langsung melibas Kabupaten Kepulauan Sitaro dengan skor telak 4 – 0. Pecatur yang turun pada tim beregu, Yerry Sasongke, Ivan Madelu, Reky Lumombo dan jeny Gumunggiling. Selain beregu, untuk perorangan catur klasik, Mario Kahumata, termasuk pecatur kategori wanita Estelina Benyamin, juga meraih hasil positif setelah menang atas lawan-lawanya. Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sangihe Decky Kawuka ditemui disela sela lomba mengatakan, hasil kemenangan tim beregu maupun perorangan akan lebih memotivasi para atlit dalam meraih target yang diberikan, minimal dua medali.”Kemenangan dilaga perdana sangat penting bagi tim, terutama dapat menjadi kekuatan moral bagi anggota tim dalam menghadapi lawan lainnya pada babak berikut,”kata Kawuka.

Sementara itu Pada cabang olahraga (Cabor) Binaraga Patut diapresiasi dan diajungkan jempol. Pasalnya, dihari pertama Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Utara (Porprov Sulut) Ke-X yang diselenggarakan di Kota Bitung, Selasa (3/12) Cabor Binaraga Sangihe telah menyumbang 1 emas, 1 Perak dan 1 Perunggu.

Hal ini dibenarkan Ketua Koni Sangihe Novilius Tampi saat dikonfirmasi wartwan via telpon. Dijelaskannya, di hari pertama cabor Binaraga telah menyumbang 1 medali emas, 1 perak serta 1 perunggu dan juga ada 1 medali perunggu dari cabang billiar untuk delapan pola pasangan.

“Di hari pertama dari cabor yang diperlombahkan baru ini yang kita peroleh. Kami tetap optimis di hari selanjutnya akan ada cabang olahraga yang diikuti Kabupaten Sangihe akan menyumbang medali. Dan diharapkan dengan perolehan medali ini dapat memotivasi atlit-atlit lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Persatuan Binaraga Sangihe Threenov T Pontoh SH menjelaskan cabor Binaraga untuk pertama menyumbang 3 Medali sekaligus.

“Medali Emas disumbang oleh Kelas 70 Kg atas nama Jackson Abram, medali Perak kelas 65 Kg atas nama Melvin Tarore & Perunggu kelas 80 Kg yakni Melky Antahari. Apa yang kita capai tak lepas dari kerja sama yang baik, untuk itu marilah kita bersama sama menseport atlit yang kususnya dari Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan semboyan Sangihe Ikakendage,” jelas camat Tabukan Selatan Tenggara ini (ROBIN)




Jelang Natal dan Tahun Baru Perum Bulog Tahuna Gencar Laksanakan KPSH Beras Medium

SANGIHE,GN-Menjelang natal dan tahun baru,serta demi menjaga kestabilan harga dan kualitas beras dihari raya, Perum BULOG Cabang Tahuna yang membawahi Kabupaten Talaud, Sangihe, dan Sitaro gencar salurkan Ketersedian Pasokan dan Stabilitas Harga (KPSH).

Kepala Perum Bulog cabang Tahuna Meydi Maxi Wongkar mengatakan, “Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan nasional dengan tetap memperhatikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan khususnya beras,”

Terkait kegiatan KPSH tersebut, ada beberapa langkah yang telah diambil seperti Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah (OP-CBP), dan penjualan komoditi komersil Bulog seperti beras premium, minyak goreng, tepung terigu dengan cara bekerjasama dengan pedagang, agen brilink, dan otlet binaan RPK ataupun penjualan langsung ke masyarakat di beberapa titik.

Maxi menambahkan pihaknya sangat berterima kasih juga kepada pedagang maupun outlet binaan yang ikut menjaga stabilitas harga beras medium dipasaran dengan harga eceran tertinggi(HET).(ROBIN).




Tim Futsal Sangihe Menang 5 – 1 Atas Bolsel Pada Laga Perdana Porprov Sulut 2019

SANGIHE,GN-Tim Futsal Kabupaten Kepulauan Sangihe mengawali laga perdananya melawan Tim Futsal Kabupaten Bolaang Mangondow Selatan (Bolsel) pada Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Utara (Porprov Sulut) Ke-X tahun 2019 yang diselenggarakan di Kota Bitung.

Bertempat di Lapangan Futsal Plaza Bitung, awal pertandingan Tim Sangihe agak kesulitan karena serangan dari tim lawan yang cukup intens. Ditambah lagi tendangan – tendangan keras yang diarahkan oleh pemain Sangihe selalu dapat ditangkis oleh Penjaga Gawang Bolsel yang bermain cukup piawai. Alhasil baru pada menit yang ke tiga, Bolsel berhasil menjebol gawang Sangihe.

Tertinggal 0 – 1 dari Bolsel tidak menyurutkan mental pemain Sangihe. Tim yang dikomandani langsung oleh Pelatih Fredryk S.Tatengkeng, Asisten Pelatih Roderic Senen dan Fedryanus Z. Tendean ini mulai merubah pola permainan dan beradaptasi dengan kondisi lapangan. Hasilnya, pada menit ke 13, Sangihe berhasil menyamakan kedudukan dan skor pun berubah menjadi 1 – 1 sampai turun minun skor msh tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, permainan tim Sangihe benar – benar berkembang, serangan demi serangan dilancarkan ke gawang Bolsel. Berselang beberapa menit setelah peluit ditiup Tim Sangihe langsung melesakkan gol keduanya ke tim lawan. Kebobolan dua gol membuat mental pemain Bolsel menurun dan pola permainannya terkesan kalang – kabut. Itupun menjadi peluang bagi tim Sangihe menambah keunggulan menjadi 3 – 1 atas Bolsel. Pada pertengahan babak kedua Sangihe kembali lagi membuat kiper Bolsel kebobolan dan merubah skor menjadi 4 – 1 dan tidak lama kemudian lagi – lagi tim Sangihe membuat jala gawang Bolsel bergetar dengan gol terakhir, dan skor kembali berubah menjadi 5 – 1, hingga peluit akhir dibunyikan skor tidak berubah dan kemenangan pun menjadi milik tim futsal Sangihe.

Pelatih Tim Sangihe Fredryk S.Tatengkeng ketika ditemui awak media ini usai pertandingan, mengaku sangat bersyukur dengan hasil pada pertandingan awal ini, dan sangat bangga pada hasil keras anak asuhnya.

“Bolsel bukan tim yang lemah, awal permainan mereka sangat bagus sehingga bisa menekan tim kita.tapi, saya sangat bersyukur karena tim sangihe busa dengan cepat merespon dan balik menguasai permainan dan bisa menyumbangkan gol untuk kemenangan tim kita,” aku Tatengkeng

Lanjut Tatengkeng, dirinya berharap pada permainan berikutnya pemain Sangihe bisa lebih menunjukan kemampuannya, karena Tetengkeng menilai masih ada beberapa pemain yang masih belum menunjukan kemampuan terbaiknya ketika dilapangan.

“Saya memang sangat senang dan bersyukur dengan hasil awal ini, dan masih berharap pada tim untuk lebih mengembangkan pola permainan dan menunjukan kemampuan individu dari pemain tim Sangihe karena masih ada pemain yang ragu – ragu saat dilapangan dan belum menunjukan kemampuan terbaiknya. Pada laga kedua nanti kita akan berhadapan dengan Tim Futsal Kota Tomohon dan saya sangat berharap pada tim untuk lebih bekerja keras menampilkan permaianan yang bagus, dan tentunya bisa meraih kemenangan,” harap Tatengkeng.(ROBIN)




Ingkari Hasil Teknical Meeting, Pelatih Cabor Karate Sangihe,Protes Dan Sesalkan Keputusan Wasit

SANGIHE,GN- Kontingen Atlit Cabang olah raga (PORPROV) karate Sangihe telah berusaha menunjukkan kebolehannya bertanding pada pekan olah raga propinsi (PORPROV),yang di laksanakan di Aula PSDKP di kelurahan Airtembaga Bitung (3/12),namun gagal meraih medali karena perolehan nilai lebih tinggi dari kontingen lainnya.

Seperti Pada kategori kata Putri perorangan Dan kategori putra perorangan,kontingen atlit Sangihe tidak masuk pada semifinal dan final.Namun yang menjadi harapan untuk mendapatkan medali yaitu,kategori beregu putri yang memperebutkan juara 3 dengan kontingen Bitung,dengan perolehan nilai kontingen Sangihe mendapat nilai 22,2 dan kontingen Bitung mendapat nilai 22,4.

Dari hasil perolehan nilai diatas kontingen (pelatih) cabang olah karate Sangihe Ernes Potoroli memprotes dan tidak menerima hasil keputusan wasit ,karena menurutnya Bunkai kabupaten Bitung membahayakan atlit,dengan kaki dan tangan badan terangkat dan jatuh tanpa diamankan,Selain itu wasit juga telah melanggar dan mengingkari keputusan teknical meeting yaitu, bangtingan yang membahayakan atlit dilarang dan didiskualifikasi .
Potoroli menambahkan bahwa yang Ia complain adalah permainan,karena menurutnya permainan dari kabupaten Sangihe bagus.

secara kasat mata dan dilihat dengan mata kepala sendiri,mereka sama2 bermain,sementara kontingen Bitung permainannya kadang terlambat,kadang duluan namun Ia tidak terlalu persoalkan,yang Ia persoalkan adalah bunkainya atau perkelahian.

“Hasil dari Teknical meeting bahwa bangtingan yang membahayakan itu dilarang,dan yang Saya persoalkan adalah bantingan itu yang dilakukan oleh kontingen Bitung ,karena keputusan tehknical meeriting itu mutlak dan harus dijalankan,kata Potoroli.

Dengan adanya hal itu Potoroli memberikan protes secara lisan dan tertulis kepada wasit.

Sementara itu, tehknical Delegate wasit karate Josis Ngantung saat di konfirmasi media ini mengatakan bahwa bantingan itu tidak membahayakan, yang membahayakan kalau melempar keatas.

“Jadi masalah dalam meeting memamg begitu,tetapi itu sudah lewat waktu, ,jadi seharusnya begitu satu menit langsung laporan kepada wasit setelah lima menit bisa diterima,”jelasnya.

Menanggapi hal itu Potoroli mengatakan dan mempertanyakan bagaimana hasil tehknical meeting Bunkai yang membahayakan atlit,sehingga Ia keberatan dan tidak menerima hasil keputusan wasit,dan menurutnya itu sangat merugikan Kontingen Kabupaten Sangihe, dan waktu hanya satu menit untuk membuat protes terlalu singkat sebab butuh waktu untuk mencari buku, bolpoint dan menulis,selain itu butuh waktu juga membuka memori di didalam kamera sebagai bukti rekaman vidio dimiliki kontingen Sangihe yang diminta oleh wasit ,”jelasnya.
sampai kontingen Sangihe kembali ke tempat penginapan,pihak wasit belum memberikan informasi apakah protes kontingen Sangihe diterima atau ditolak. (ROBIN).




Semangat Kontingen Sangihe Di Open Ceremony PORPROV ke-X Bitung,Harapan Pemda Raih Banyak Medali

SANGIHE,GN- Open ceremonial pekan olah raga Propinsi (PORPROV) ke-X Bitung yang dilaksanakan di lapangan olah raga duasudara Bitung senin(2/12),berlangsung meriah dan spektakuler.Itu terlihat ketika kontingen dari masing-masing kabupaten/kota memasuki lapangan ,memakai koustum seragam masing2 dan mendapatkan teriakan serta aplaus dari ribuan penonton,sehingga dapat menambah semangat bagi para atlit.

Di hari pembukaan Sebanyak 15 kontingen memasuki lapangan dengan menampilkan seragam warna yang berbeda-beda serta dengan Yel-yel masing2 sehingga mendapat teriakan support dari penonton tiap kontingen.

Khusus untuk Kontingen Kabupaten Kepulauan Sangihe di Open Ceremony terlihat sangat semangat,optimis dan antosias ketika memasuki lapangan dengan memakai seragam koustum berwarna kuning dan sepatu warna kurning,sehingga terlihat tampil beda dengan kontingen yang lainnya,dan langsung disambut dengan teriakan serta aplaus meriah dari penonton.

Dengan semangat para atlit,telah mendapat support dari pemerintah daerah yaitu wakil Bupati Helmud Hontong,SE.
Saat di wawancarai sejumlah media di sela-sela acara pembukaan Hontong mengatakan meskipun masih ada sedikit kekurangan,namun dirinya yakin dan percaya kontingen Sangihe akan mendapat medali sebanyak-banyaknya.

“Harapan pemerintah daerah dan masyarakat kabupaten Sangihe hanya doa yang disampaikan,agar kontingen ini tetap siap bertarung pada PORPROV ke-X,dan target minimal mendapatkan 5 besar.Sebagai pemerintah terus mensupport dan memperhatikan kontingen yang akan bertarung demi mengharumkan nama daerah,”harap Hontong.

Turut memberikan support dan hadir menyaksikan pada opening ceremony antara lain,Sekretaris kabupaten Sangihe Edwin Roring,ketua Koni Sangihe Novi Tampi,sejumlah Kabag,Sejumlah Pimpinan OPD,ketua masing2 cabor,pelatih,dan official. (ROBIN).




Gaghana Lepas 136 Atlet Sangihe Siap Bertarung Di Porprov Bitung

SANGIHE,GN-Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME melepas Sebanyak 136 Atlet Kabupaten Kepulauan Sangihe di Papanuhung Santiago Tampunganglawo Minggu,(30/11/19),Mereka nantinya akan bertarung di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di kota Bitung yang dilaksanakan pada tanggal 2 sampai dengan 9 Desember 2019 .

Pelepasan ditandai dengan penyerahan lambang Daerah oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana kepada Ketua KONI Sangihe Novi Tampi.

Saat melepas kontingen Sangihe Bupati didampingi Asisten 1 Iklis Sombounaung , Asisten 3 Dra Olga Makasidamo, dan tim Porprov Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pada arahannya Gaghana menyampaikan kepada seluruh atlit, harus memiliki semangat untuk meraih prestasi didukung dengan sportivitas yang tinggi.

“Atlit dan pelatih serta Official harus berkomitmen untuk meraih sebuah prestasi didukung dengan sportivitas yang tinggi guna memperoleh hasil yang terbaik bagi daerah kita,” kata Bupati.

Ditambahkan Bupati, perjuangan di Porprov adalah perjuangan bersama yang harus dihadapi dan diperjuangkan secara bersama-sama.

“Apa yang ingin kita capai di Porprov tentu tidak terlepas dari segala problema dan masalah yang akan dihadapi di lapangan. Pasti akan ada riak-riak, tapi saya berharap kita mampu menjaga nama baik kita.

“Saya percaya kontingen dari Sangihe mampu menunjukan kekuatan serta kemampuan untuk meraih prestasi dari setiap cabang olahraga yang diperlombakan,” kata Bupati.

Gaghana juga meminta kepada para official dan jajaran Dispora serta pengurus KONI agar betul-betul berjuang dan terus berkoordinasi serta mengambil sikap bila diperlukan.

Semua peserta dari daerah pasti memperebutkan menjadi yang terbaik.
Persiapan yang sudah dilakukan selama ini hendaknya diterapkan di lapangan.

“Somahe Kai Kehage hendaknya menjadi semangat kita semua untuk meraih apa yang diharapkan bersama,” ujar Bupati.

“Perjuangan kita semua saat ini bukan semata-mata untuk cabang olahraga, tapi perjuangan ini untuk nama besar Kabupaten Kepulauan Sangihe I Kakendage,” kunci Bupati. (ROBIN)




Babinsa 1301-02 Siau Bantu Aparat Kampung Selesaikan Sengketa Tanah Warga

SANGIHE,GN- Babinsa Koramil 1301-02/Siau Serka Nelson Gogerino membantu aparat Desa menyelesaikan permasalahan sosial dikalangan masyarakat yaitu sengketa tanah antara Keluarga Ngantung Sahambangung dan Keluarga Malamtiga Horoni di Desa Kanang Kec. Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sabtu (30/11/19).

Pokok persoalan ialah pembagian tanah yang tidak merata antara kedua keluarga, menyikapi hal tersebut Babinsa Serka Nelson ber inisiatif menengahi untuk menyelesaikan permasalahan sengketa tanah tersebut menyarankan agar kedua belah pihak mau berdamai atau diselesaikan secara kekeluargaan dengan memberi pandangan bahwa kedua belah pihak sama-sama masih ada hubungan saudara sehingga tidak perlu di permasalahkan terlalu jauh, dengan arahan dan usulan Babinsa tersebut diterima oleh kedua belah pihak dan di saksikan seluruh aparat Desa yang hadir.

“Mari kita bersama sama duduk melaksanakan musyawarah agar semua terselesaikan dengan baik selalu menjaga hubungan kekeluargaan, jangan karena harta kita melupakan hubungan persaudaraan”tegas Babinsa serka Nelson. (ROBIN)




Babinsa Koramil 1301-06 Kendahe Bantu Pembangunan Aula GMIST Efrata Pempalaraeng

SANGIHE,GN—Bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1301-06 Kendahe Sertu Frenky Tendeng dan Serda Yosri Tamelan membantu warga jemaat GMIST Efrata Pempalaraeng Kecamatan Kendahe dalam pembangunan gedung Aula Jemaat, Jumat (29/11/19) kemarin.

Babinsa Sertu Frenky Tendeng menjelaskan, kegiatan karya bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian aparat teritorial yakni Babinsa terhadap desa binaanya dan juga sebagai wahana untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat.

“Selain itu, hal ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Apalagi warga jemaat sangat antusias bergotong royong dalam menyelesaikan pembangunan aula Gereja,” kata Tendeng.

Sementara itu, Ketua Jemaat Efrata Pempalaraeng Ellen Damasar Kansil STh mengucapkan terimakasih atas partisipasi babinsa dan warga jemaat yang sudah membantu mulai dari penyiapan bahan material, membuat adukan semen, sampai dengan proses pengecoran lantai aula gereja selesai.

“Semoga kebersamaan dan kerjasama yang baik antara TNI dan warga jemaat serta masyarakat Kecamatan Kendahe khususnya Kampung Pempalaraeng tetap terjalin,” tuturnya. (ROBIN)




Kampung Bungalawang Gelar Ibadah Natal Oikumene,Tampilkan Seni Budaya Dan Kesenian

SANGIHE,GN-Menyambut hari natal kelahiran Yesus Kristus tanggal 25 Desember dan mempererat hubungan sesama Gereja, jemaat, dan Masyarakat, Pemerintah Kampung Bungalawang menggelar Natal Oikumene Kampung Bungalawang bertempat dilapangan Malrinai Bungalawang jumat,(29/11).

Menariknya diibadah Oikumene tersebut telah menampilkan seni budaya dan kesenian yang ada di Kampung Bungalawang. Khadim bersama para pelayanan diiringi tarian gunde saat memasuki tempat ibadah.Tak hanya itu ,juga ditampilkan kesenian lainnya yaitu, orkes kampung Bungalawang ,group masamper perempuan Bungalawang,Group Masamper Laki2 Bungalawang,vokal group pemuda,Group masamper SD GMIST Zoar Bungalawang,dan tarian tari dan gerak oleh anak-anak SD.

Yang menjadi Khadim adalah Pdt.A.Rasubala Lombote,Mth dan mengambil pembacaan firman Tuhan dari Yesaya 40:1-5. Dalam Khobatnya Khadim melalui frakhmen yang diperankan oleh pemuda menggambarkan meskipun banyak cobaan masalah dan persoalan yang dihadapi,namun saat menyambut natal kelahiran jurus selamat harus ditinggalkan segala persoalan dan masalah yang ada,karena sungguh indahnya hidup rukun dan damai.khadim juga mengajak kepada jemaat agar segera bertobat sebelum terlambat,dan lewat natal Oikumene segala perbedaan dapat disatukan,”katanya.

Camat Tabukan Tengah Griff Victor Matantu,SH saat membawakan sambutan menyampaikan agar di pra natal ini,semua dapat merenungkan kembali bahwa kita sudah menerima keselamatan Yesus Kristus lahir di dunia yang menandakan bahwa jemaat adalah warga negara Allah.
“Hidup rukun dan damai itu sangat penting dalam kehidupan kita, disini terdiri dari denominasi gereja tetapi dengan perbedaan kita menjadi kuat,jadi kita tidak perlu memandang dari gereja mana,”katanya.

Matantu menambahkan,meskipun berbeda agama,tetapi jangan saling menyakiti karena kita semua adalah saudara.

Diakhir sambutannya sebagai pemerintah kecamatan Tak lupa mengucapkan selamat natal 25 Desember dan menyongsong tahun baru 2020.

Sementara itu Kapitalaung Kampung Bungalawang Octavianus Kundiman saat diwawancarai media ini mengatakan bahwa yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan itu adalah karena menjadi program,namun yang menjadi utama dan penting adalah isi nuansa dari natal itu,karena pada natal kali ini ada unsur2 budaya didalamnya.Sehingga antosias dari masyarakat sangat tinggi untuk melestarikan budaya di kampung Bungalawang.

Kundimang menambahkan dan berharap agar kedepan kegiatan seperti ini lebih meriah lagi,termasuk kegiatan budaya seperti ini lebih di tingkatkan,dan khusus Kampung Bungalawang akan meningkatkan dan mengangkat budaya yang sudah mulai pudar saat ini.

“Selaku kapitalaung Saya ju ga berharap dengan ibadah Oikumene ini bahwa perbedaan bukan menjadi suatu masalah,tetapi menjadi suatu kekuatan untuk membangun suatu Kampung,dan kedepan akan menjadi lebih baik,dan menjadi pengalaman berharga tahun ini,”ujar Kapitalaung yang peduli dengan budaya ini.

Dikesempatan itu juga usai ibadah ,ada pemberian THR kepada 30 orang bagi para lanjut usia dari Bumdes Kampung Bungalawang.

Hadir diibadah perayaan natal yaitu,pemerintah kecamatan Tabukan Tengah,aparat kampung Tetangga,para hamba2 Tuhan,undangan,jemaat dan masyarakat setempat. (ROBIN).