Bupati Gaghana Pimpin Rapat kerja Koordinasi Dan Evaluasi Pemerintah Daerah

SANGIHE,GN- Bupati kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME memimpin rapat kerja koordinasi dan evalusi pada percepatan untuk pembangunan kelurahan dan kampung se- Kabupaten Kepulauan Sangihe,yang bertempat di aula rumah jabatan Bupati,rabu (11/12).

Pada kesempatan itu Gaghana menyampaikan perjalanan pada tahun 2019,ada berbagai hal, catatan dan perbaikan,capaian yang sudah dikerjakan bersama,sekaligus tantangan memasuki tahun 2020.
“Hari ini adalah bagian dari pada apa yang menjadi harapan kita semua, arah kebijakan pemerintah kedepan terkait dengan capaian-capaian kerja ,target-target kerja, dan pembangunan di Kabupaten Sangihe yang kita rangkaikan dari desa ke kota,”ujar Gaghana.

Dikatakan Bupati bahwa perjalanan penyelenggaraan pemerintahan saat ini yaitu,reflexi resolusi perjalanan pemerintahan 2 tahun stenga sudah dilewati dan 2 tahun stenga kedepan,dengan fokus arah dan kebijakan pada akselerasi dan kolaborasi.

Dijelaskan Bupati bahwa akselerasi itu bagaimana membangun tatanan masyarakat untuk mengkolaborasikan dari stockholder yang ada,dari kampung kecamatan sampai ke kabupaten,sehingga apa yang dilakukan dari desa,kecamatan sampai kabupaten di tahun 2020, akan dikolaborasikan,sehingga capaian RPJMD yang menjadi tanggungjawab bersama,dilakukan bersama dan dijadikan target kerja,selain itu ada berbagai inovasi dan terobosan dilakukan bersama.

Gaghana juga menyampaikan kepercayaan pengelolaan dana dari pemerintah pusat untuk kabupaten Sangihe meningkat secara konsisten selama 3 tahun terakhir ini.

“Saya ingin menunjukkan bahwa inilah performa dana yang kita terima dikabupaten kepulauan Sangihe.Dana DAK tiga tahun berturut-turut tahun 2018 DAK kita 96 miliyar,kemudian tahun 2019 DAK 178 miliyar,dan tahun 2020 mendapat DAK 156 miliyar.Pada kondisi ini pada dua tahun berturut-turut dari tahun 2019 sampai tahun 2020 kabupaten kita adalah daerah penerima DAK tertinggi di Sulawesi utara”.
Bupati menambahkan Kabupaten Sangihe mendapat DAK tertinggi karena hasil kerja.

Turut hadir pada kesempatan itu,staff Ahli dan Staff khusus Bupati dan dihadiri para pimpinan OPD,Camat,serta lurah dan kapitalaung se-Kabupaten Kepulauan Sangihe.(ROBIN)




Bupati Gaghana Serahkan 30 Pumpboat Bagi Kelompok Nelayan

SANGIHE,GN—Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menyerahkan bantuan 30 unit kapal perikanan tangkap jenis pumpboat kepada kelompok nelayan Sangihe. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana ME, di kawasan pantai Kelurahan Apeng Sembeka Kecamatan tahuna, Rabu (11/12) kemarin.

Bupati mengatakan, penyerahan bantuan kepada kelompok nelayan yang berhak menerima sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku lewat proposal oleh masing-masing kelompok nelayan.

“Karena bantuan ini untuk peningkatan ekonomi nelayan serta menunjang program pemerintah, saya berharap bantuan yang sudah diserahkan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya,”kata Bupati.

Juga diingatkan Bupati, setiap nelayan yang sudah mendapat bantuan jangan memperjual belikan. Begitupun ketika bantuan tidak dipergunakan selama enam bulan, dengan terpaksa instansi tekni akan menariknya kembali untuk diserahkan kepada kelompok nelayan lainnya yang membutuhkan.

“Bantuan ini jangan sampai satu bulan dipakai, bulan berikutnya dijual kepada orang lain, dan bantuan ini betul-betul dimanfaatkan sebagai sarana bagi para nelayan. Bagi yang tidak memanfaatkan selama enam bulan, bantuan akan ditarik kembali untuk diserahkan kepada nelayan yang membutuhkannya,” tegasnya.(ROBIN)




Jelang Natal Babinsa Dan Warga Mengecat Gereja

Sangihe,GN- Menyambut Hari Raya Natal Babinsa Koramil 1301-06/Kendahe Sertu Frenky Tendeng bersama warga jemaat melaksanakan kerja bakti pengecatan Gereja GMIST Lahay Roy yang berada di Desa Tariang Lama Kecamatan Kendahe Kabupaten Kepulauan Sangihe. Rabu (11/12/19).

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Babinsa terhadap sarana Ibadah, dalam pelaksanaan pengecatan tersebut antusias masyarakat cukup tinggi, karena momen ini tepat sekali, di mana pada Desember ini umat Kristiani mempersiapkan diri dan prasarana ibadah dalam menyambut Hari Natal, 25 Desember 2019, kegiatan tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, Kegiatan kerja bakti sebagai implementasi dari Binter Koramil 06/Kendahe, hal itu sudah menjadi bagian dari Tugas pokok TNI AD khususnya membantu kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

Bapak Gritsel Taiwiland warga jemaat gereja mengucapkan terima kasih kepada Bapak Babinsa yang peduli dan memotivasi masyarakat dalam setiap kegiatan yang bertujuan membangun masyarakat. “semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, akan lebih memberikan semangat bagi kami untuk semakin peduli dengan pentingnya kerja sama dan gotong royong dalam setiap kegiatan”.(ROBIN)




Kodim 1301/Sangihe Gelar Sosialisasi Penangkalan Dan Mitigasi Paham Radikalisme

SANGIHE,GN-Untuk mencegah Paham Radikalisme masuk di kalangan Militer, Kodim 1301/Sangihe mensosialisasikan Penangkalan dan Mitigasi Paham Radikalisme Serta Intoleransi kepada seluruh anggota Kodim di Aula Santiago Kodim 1301/Sangihe. Rabu (11/12/2019).

Komandan Kodim 1301/Sangihe, diwakili Kasdim Mayor Inf Sonny B Saerang menghimbau kepada seluruh anggota agar memahami dan mencermati Sosialisasi yang akan di berikan Pasi Intel Kodim 1301/Sangihe, Letda Inf Julen Maameah, Sosialisasi wawasan radikalisme bertujuan agar seluruh anggota tanggap untuk melaksanakan penangkalan, karena masalah radikalisme dan terorisme saat ini sudah sering terjadi dan telah banyak beredar berbagai tindakan teror sering memakan korban jiwa, menjadi cara dan senjata utama bagi para pelaku radikal dalam menyampaikan pemahaman mereka dalam upaya untuk mencapai sebuah perubahan, Radikalisme adalah embrio lahirnya terorisme dengan beberapa ciri yang bisa dikenali dari sikap dan paham radikal, antara lain intoleran, yaitu tidak mau menghargai pendapat dan keyakinan orang lain, Fanatik yaitu selalu merasa benar sendiri, menganggap orang lain salah dan eksklusif yaitu membedakan diri.

“Radikalisme merupakan suatu sikap yang mendambakan perubahan secara total dan bersifat revolusioner dengan memutar balikkan nilai-nilai yang ada secara drastis lewat kekerasan dan aksi-aksi yang ekstrem, Sebagai aparat pemerintah, seluruh prajurit harus mampu mengenali bibit-bibit radikalisme dan langkah-langkah yang dapat diambil oleh Babinsa agar dapat mencegah paham radikal berkembang di wilayah desa binaan”.

“Babinsa harus lebih aktif dalam menginformasikan kepada seluruh masyarakat di wilayah binaan akan pentingnya ajaran agama, untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa ,serta menambah wawasan keagamaan yang moderat, terbuka dan toleran, menanamkan jiwa nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI, bentengi keyakinan diri dengan selalu waspada terhadap provokasi, hasutan dan pola rekruitmen teroris” tegas Letda Inf Julen Maameah selaku Pasi Intel Kodim 1301/Sangihe.(ROBIN)




Koramil 1301-06 Kendahe Bantu Pembuatan Jamban Di Tariang Lama

SANGIHE,GN—Menuju era modernisasi, Koramil 1301-06/Kendahe Bekerja sama dengan Pemerintah Kampung Tariang lama membuat jambanisasi untuk warga kurang mampu.

Terbukti Selasa 10-12-2019, Babinsa Tariang Lama Sertu Frenky Tendeng bersama pemerintah dan masyarakat terus menggenjot pembuatan jamban di Lindongan III Kampung Tariang Lama Kecamatan Kendahe.

Babinsa mengatakan, TNI lahir dari rakyat untuk rakyat dan oleh rakyat. Dan pembuatan jamban ini sangat tepat menggambarkan bahwa TNI tidak bisa dipisahkan dari rakyat dan kian dicintai rakyat.

“Kegiatan TNI ini untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dan tidak memiliki Jambanisasi. Dan ada 3 titik yang di buat Personil Koramil 130-06/Kendahe di antaranya Keluarga Pailaha-Bentelu, Aluhu-Alerang dan Pailaha-Manoso,” kata Tendeng.

Senada diungkapkan Plh Danramil 1301-06/Kendahe Pelda Hening Karoho. Diakuinya, untuk memantapkan Kemanunggalan TNI Rakyat dalam rangka menyiapkan ruang alat dan kondisi juang selama dini untuk kepentingan Ketahanan Negara, personil Koramil 1301-06/Kendahe selaku satuan komando wilayah (Satkowil) akan mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman.

“Termasuk membantu warga kurang mampu untuk mendapatkan lingkungan sehat, bersih dan nyaman lewat jamban,” tutur Karoho.

Sementara itu, Kapitalaung Tariang Lama Malkianus Macpal Amd Com mengungkapkan rasa terimakasih kepada Plh dan Anggota Koramil 1301-06/ Kendahe yang sudah membantu pembuatan jambanisasi di Kampung Tariang Lama.

“Kami selaku Pemerintah Kampung Tariang lama bersama warga masyarakat, sangat berterimakasih atas kepedulian dan sumbangsih dari personil Koramil 1301-06/Kendahe yang telah rela berpartisipasi untuk warga masyarakat Kampung Tariang Lama. Apalagi dalam pembuatan ini tidak dipungut biaya apapun kepada warga masyarakat,”kunci Macpal. (ROBIN)




Babinsa 1301-08 Dampingi Posyandu Di Daerah Binaan

SANGIHE,GN- Babinsa Koramil 1301-08/Tabteng Koptu Fresly Ladi melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu di Balai Kampung Kulur Kecamatan Tabukan Tengah Kabupaten Kepulauan Sangihe, rangka penimbangan dan meningkatkan gizi dan kesehatan melalui kegiatan posyandu di wilayah binaannya, Senin (09/12/2019).

Posyandu merupakan wadah pemeliharaan kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Adapun tujuan Posyandu antara lain menurunkan angka kematian bayi, angka kematian ibu hamil saat melahirkan dan meningkatkan peran serta masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan, Pelaksanaan Posyandu di kampung Kulur ini meliputi penimbangan Balita, pemberian makanan tambahan gizi dan vitamin untuk Balita dan pemeriksaan ibu hamil.

Koptu Fresly Lady mengatakan Dengan adanya Posyandu di setiap desa diharapkan mampu mengatasi masalah kesehatan sampai ke lapisaan paling bawah, diharapkan dengan Posyandu akan terwujud Balita yang sehat dan dapat menekan angka kematian ibu hamil,”ujarnya. (ROBIN)




Disbudpar Sangihe Gelar Pelatihan Manajemen Homestay

SANGIHE,GN- Demi menunjang dan meningkatkan potensi wisata di Sangihe Pemerintah Kabupaten melalui Dinas kebudayaan dan Pariwisata,menggelar pelatihan manajemen homestay dengan melibatkan unsur masyarakat Desa yang memiliki potensi-potensi wisata, Senin (09/12/2019) di ruang serba guna Dinas Pariwisata Sangihe.

Kepala Dinas Pariwisata Jefri Tilaar melalui Kepada Bidang (Kabid) Destinasi Wisata Yulisye Dolase Samalari S.Pd, mengatakan pelatihan yang dilakukan bertujuan agar para calon-calon pengusaha homestay ataupun pengusaha homestay mampu dan tau cara mengelolah homestay dengan baik dan benar.

“Pelatihan manajemen home stay kali ini yang diberikan merupakan materi dasar karena ini juga baru awal nanti di tahun depan bakal diadakan kembali untuk pelatihan homestay,” ucapnya.

Lanjut dikatakanya, untuk dana pelatihan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Kegiatan pelatihan ini dibiyai oleh dana pelayanan kepariwisataan Dana Alokasi Khusus jadi untuk tahun ini Kabupaten Sangihe dalam hal ini Dinas kebudayaan dan pariwisata mengadakan 7 pelatihan untuk kegiatan non fisik dan kegiatan pelatihan homestay adalah yang terakhir,” terangnya sambil berharap agar kedepan masyarakat bisa membangun home stay dan yang sudah memiliki home stay untuk lebih meningkatkan pelayanan.

Pelatihan yang menghadirkan narasumber Dino Gobel dari Dinas Provinsi Sulut Staff Khusus Gubernur dengan materi Wisatawan, dan kebutuhan umum wisatawan , Prof. Dr. Bet El Silisna Lagarense M.M Tour yamg memberikan materi Exellence Service For Industry Homestay Industry salah satu mata pelatihan yang diperlukan bagi para pelaku usaha wisata, calon-calon pengelolah haomestay dan yang sudah meniliki home stay.

“Dari awal pemberian materi saya sudah menekankan agar dalam membangun homestay nanti harus dibangun yang standar internasional agar supaya nanti benar-benar ditempati oleh wisatawan yang standar internasional dan tentunya wisatawan yang datang merasa nyaman, betah untuk tinggal dan kita pun memberikan kesan yang terbaik untuk pengunjung,” Jelasnya.

Lanjutnya, “Masyarakat kemudian diarahkan untuk mengerti bahwa pariwisata adalah usaha yang harus berdampak ekonomi bagi kehidupan mereka dan saya selalu mengatakan tourism is the bisnis karena pariwisata itu bergerak dalam bidang bisnis yang harus mendatangkan keuntungan,” Katanya.

Salah satu pemilik homestay Naribah Pasalia yang juga sebagai narasumber tidak segan-segan memberikan pengalamanya yang sudah 2 tahun lebih memiliki homestay.

“Mau berbagi pengalaman kepada masyarakat yang memiliki potensi untuk bisa membuat homestay, dan nanti akan berbagi bagaimana tata ruang homestay, apa yang harus disiapkan, harus dihindari dan juga pengolahan makanan bagaima kita menghidangkan makanan untuk wisatawan karena turis atau bule memiliki banyak sifat dan karakter yang berbeda-beda,” Ungkap Pasalia yang memiliki homestay di Desa Lenganeng Kecamatan Tabukan Utara.

Pelatihan yang diikuti oleh 80 peserta dari 10 Desa yang ada di Kabupaten Sangihe. (ROBIN)




Peringati hari Anti korupsi Internasional Kejari Tahuna Gelar Upacara Bendera Dan Ajak Kaum Milenial Lawan Korupsi

SANGIHE,GN -memperingati hari anti korupsi sedunia,kejaksaan negeri Tahuna menggelar upacara di lapangan kejari Tahuna senin (9/12,dan bertindak selaku inpektur upacara adalah kepala seksi pidana umum Arif Yuli Haryanto,SH mewakili kejari.

Peserta upara diikuti seluruh pegawai Kejaksaan dan siswa-siswi dari SMKN 2 serta SMPN 2 Tahuna. Dengan bertindak selaku inspektur upacara Kepala Seksi Pidana Umum Arif Yuli Haryanto,SH mewakili kejari Tahuna.

Para siswa-siswi menempel stiker anti korupsi di mobil pribadi dan Angkutan Kota.
Setelah melaksanakan upacara, para siswa-siswi diperkenalkan tentang bagian-bagian atau seksi-seksi yang ada di kejaksaan. Para pelajar dibekali pengetahuan tentang sistem penyelidikan, penyidikan atau pemeriksaan berkas, atau bagaimana prosesan pengaduan-pengaduan dari masyarakat yang diterima oleh kejaksaan.

Kemudian dengan penempelan stiker anti korupsi di mobil pribadi dan angkutan kota, serta di sejumlah kantor dinas yang ada di sekitaran kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dan diakhiri konferensi pers yang menampung pertanyaan dari para wartawan dan para pelajar.

Saat diwawancarai sejumlah media,Kasi Pidsus Edwin Tumondo SH didampingi Kasi Pidum Arif Yuli Haryanto SH ,dan Kasi Intel Gita Arja Pratama SH.
Menyampaikan, Kajari Kabupaten Kepulauan Sangihe Yunardi SH MH melalui Kasi Pidum Arif Yuli Haryanto SH MH menyatakan bahwa kegiatan ini adalah selain memperingati Hari Anti Korupsi juga sebagai bentuk informasi kepada masyarakat agar mengetahui bahaya korupsi.

“Kegiatan ini kita lakukan untuk memperingati Hari Anti Korupsi Se-Dunia pada Senin ini. Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang siswa-siswi dari SMP dan SMU. Ini merupakan sebagai bentuk pemberitahuan juga kepada masyarakat, bahwa korupsi sangat berbahaya bagi kita semua. Dan juga kita juga jelaskan tentang pencapaian kerja kita di Tahun 2019 ini.” ujarnya.

Ia pun berharap dengan adanya kegiatan ini semua lapisan masyarakat bisa berperan aktif dalam pencegahan tindak pidana korupsi, khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Kedepannya kita berharap semua elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah tindak pidana korupsi di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kemudian aktif dalam melaporkan segala bentuk pelanggan korupsi. Dan menumbuhkan sifat-sifat kejujuran dan keberanian dalam jiwa para generasi milenial dalam melawan korupsi.”tutupnya. (ROBIN)




Meski Tak Raih Medali,Atlit Taekwondo Sangihe Tunjukkan Yang Terbaik

SANGIHE,GN- Sebanyak 10 orang Atlik Sangihe di cabang olah raga taekwondo, terdiri dari 6 org putra dan 4 orang putri, mengikuti pertandingan pekan olah raga Propinsi (PORPROV),yang dilaksanalan di kampus politeknik perikanan dan kelautan jumat (6/12).

Pada pertandingan pertama kelas poomsae putra bernama Andrew Samau dan kelas poomsae putri bernama Missyel Gunter,kedua atlit ini telah menunjukkan kemampuan dan kebolehannya,namun kemenangan diraih oleh kontingen dari kabupaten lain.

Sementara pada kelas under putra meskipun kalah namun atlit sangihe telah bertarung dengan baik dan hampir mengalahkan lawan.

Di Partai 24 Atlit Sangihe bernama Gleen Deeng melawan atlit manado.Permainan sangat baik karena berimbang dgn lawan meskipun diawal pertandingan pihak lawan mendapat point terbanyak .sementara s bertarung Glenn mengalami masalah pada kakinya dan tim medis langsung menangani dan waktu sementara berputar. kemudian Glenn meneruskan pertarungan dan terus mengejar point .Dan diakhir pertandingan Ia hampir menyamakan point dengan kedudukan angka yaitu, 33 dan 29,jika tidak mengalami masalah dengan kakinya Glenn berpeluang menyamakan point ataupun bisa memenangkan pertandingan,jika dilihat cara permainannya yang bagus.

Sementara di Partai 38 atlit Sangihe Jitro Mus Kasiang melawan atlit sitaro pun mengalami masalah pada kakinya sehingga pertandingan dihentikan,dan tidak dilanjutkan, padahal atlit ini pada ronde pertama mendapatkan point tertinggi dari lawan.Jika tidak mengalami masalah pada bagian kaki kedua atlit Sangihe ini berpeluang memenangkan pertandingan dan lolos sampai semi final.

Coach Taekwondo Kabupaten Sangihe Ely John Karimela dan ,saat diwawancarai media ini menyampaikan,bahwa atlik Sangihe sudah bertanding dengan baik dan sudah menunjukkan kemampuannya.Untuk kedepan diperbanyak lagi jam terbang,teruta ada fasilitas2 pendukung saat latihan seperti matras,karena ada atlit baru masih kaku diatas matras,dan selama ini tidak ada matras saat latihan
“Kami berharap kedepan demi kemajuan atlit, agar pemerintah daerah dapat memberikan bantuan fasilitas2 pendukung bagi atlit seperti matras ujar karimela yang diiyakan coah
Coach Mac Arthur Roboth. (ROBIN).




6 Pesilat Sangihe Lolos ke Final,Berpeluang Raih Medali Emas

SANGIHE,GN – Kontingen Atlit Kabupaten Kepulauan Sangihe terus berjuang dan menunjukan kebolehannya pada PORPROV ke-X di Bitung.Dan sudah terbukti ada beberapa cabang olah telah raga meraih medali emas.

Begitu jyga pada cabang olah raga pencak silat, 6 orang atlit sudah lolos masuk ke babak final
Dan akan berpeluang menambah medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara (Sulut) 2019 yang sementara berlangsung di aula Politeknik Perikanan Tandu Rusa Kota Bitung kamis,(5/12).

Ketua Ikatan Pencak Silat (IPSI) Sangihe Aprikonus Loris turut langsung menyaksikan pertandingan semi final itu ,dan memberikan semangat kepada atlit yang bertarung.

Saat di wawancarai media ini ia mengatakan bahwa harapan selalu ada,dan saat ini Sudah ada enam pesilat Sangihe yang masuk final dari sebelas pesilat yang masuk semifinal,” kata Aprikonus.

“Harapan selalu ada,supaya pesilat dari Sangihe memberikan yang terbaik,dimana target pada PORPROV yang lalu,dua perak dan 3 perunggu,saat ini sudah 6 pesilat lolos ke babak final harapan Saya semoga dapat meraih medali emas atau pun perak,”imbuhnya. (ROBIN)