Sebanyak 34 orang Pejabat Dilantik, Ini Pesan dan Penegasan Bupati Thungari

SANGIHE,GN – Bertempat di ruang serbaguna rumah jabatan Bupati kamis,(13/5/2026), Sebanyak 34 pejabat terdiri dari 28 orang kepala sekolah SD,pengukuhan 4 orang UPTD RSUD Liun Paduli dan 2 orang pejabat administrator inspektur pembantu telah dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Sangihe Michael Thungari,SE,MM yang didampingi oleh Wakil Bupati Tendris Bulahari.

Pelantikan ditandai dengan Pembacaan SK, Pembacaan naskah pelantikan oleh Bupati, Pengambilan sumpah dan janji, serta penandatanganan berita acara.

Dalam sambutannya, kepada pejabat yang dilantik Bupati menyampaikan bahwa, pengisian jabatan merupakan bagian proses penguatan organisasi Pemerintahan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas birokrasi serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah.

” Jabatan adalah amanah, juga merupakan bentuk kepercayaan negara yang harus dipertanggungjawabkan baik kepada masyarakat,Pemerintah maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena itu setiap pejabat yang dilantik hari ini untuk mampu menunjukkan integritas, loyalitas,disiplin, profesionalisme dan semangat pengabdian yang tinggi,”kata Bupati

Thungari pun menegaskan bahwa, penempatan kepada pejabat dengan jabatan yang baru melalui berbagai pertimbangan baik dari aspek kompetensi, pengalaman, rekam jejak, dan kebutuhan organisasi.

” Karena itu Saya berharap saudara-saudara dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban, serta mampu bekerja secara cepat,tepat dan terukur,” harap Bupati.

Thungari pun berpesan dan mengajak kepada seluruh ASN untuk terus komitmen memperkuat pelayanan,menjaga persatuan, meningkatkan disiplin kerja dan membangun tata kelola Pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya.

” Mari kita jadikan jabatan ini, sebagai sarana pengabdian untuk bekerja lebih sungguh-sungguh, melayani masyarakat dengan hati, menghadirkan manfaat yang nyata,tunjukkan bahwa ASN mampu menjadi pelayan publik yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” tutup orang nomor satu di Bumi Tampunganngang Lawo ini. (RB).




Bupati Thungari Buka Secara Resmi Job Fair 2026

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Sangihe Michael Thungari,SE,MM membuka secara resmi Job Fair 2026.Kegiatan ini menjadi angin segar bagi para pencari kerja.

Saat membuka Job Fair Bupati , didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari, di lantai 1 Politeknik Negeri Nusa Utara, Tahuna, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Tenaga Kerja bekerja sama dengan Politeknik Negeri Nusa Utara.

Dalam sambutanya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Job Fair 2026.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ucap Thungari.

Menurut Thungari, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam membangun sumber daya manusia Sangihe yang mampu bersaing di tingkat global.

“Sebagai bagian dari upaya bersama dalam menciptakan sumber daya manusia yang produktif dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja,” kata Thungari.

Pun disampaikan Bupati bahwa,pelaksanaan Job Fair tahun ini dipindahkan ke lingkungan kampus Politeknik Negeri Nusa Utara agar lebih dekat dengan dunia pendidikan dan pencetak tenaga kerja siap pakai.

“Tahun ini berubah tempatnya, kita datang langsung di tempat produksinya di Politeknik Negeri Nusa Utara. Semoga dapat lebih menyemarakan acara ini dan terbukti kalau bikin di sini lebih banyak pesertanya,” lanjutnya.

Thungari juga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Bagi saya kehadiran dalam berbagai kegiatan akademik seperti ini bukan acara seremonial tetapi merupakan bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Kepulauan Sangihe lewat aksi nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, Job Fair menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dengan dunia industri.

“Karena perguruan tinggi tidak boleh hanya berfokus pada pembelajaran di ruang kelas tetapi juga harus mampu membangun jejaring dan kemitraan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional yang terus memperkuat pendidikan vokasi berbasis praktik dan kompetensi,” tandasnya.

Menurutnya, pendekatan tersebut sangat penting agar dunia pendidikan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang.

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara, Ferdinand Gansalangi, juga mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Politeknik Negeri Nusa Utara dalam pelaksanaan Job Fair 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergitas antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat.

“Sejak tahun lalu penyelenggaranya dampaknya sudah sangat luar biasa,” kata Gansalangi. (RB)




Kolaborasi Dinas Kominfo dan Dinas Perpustakaan, Siap Ujicoba Aplikasi Srikandi

SANGIHE,GN – Dinas perpustakaan daerah dan kominfo siap berkolaborasi untuk persiapan pelaksanaan aplikasi srikandi dalam my asn
Aplikasi ini adalah aplikasi surat menyurat digital serta arsip digital yang dapat digunakan perangkat daerah dalam menunjang tugas dan fungsi perangkat daerah.

Sebagai langka awal dinas kominfo dan dinas perpustakaan akan melaksanakan uji coba/pilot projek bagi 10 perangkat daerah.

Ronal lumiu,SH Kepala dinas Kominfo Kabupaten Sangihe menyampaikan bahwa,Srikandi adalah aplikasi resmi yang digunakan oleh instansi pemerintah di Indonesia untuk mengelola arsip dan surat menyurat secara digital. Nama “SRIKANDI” sendiri merupakan singkatan dari Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi.
Fungsi utama Aplikasi ini dipakai untuk:
– Membuat dan mengelola surat dinas (masuk & keluar)
-Mengarsipkan dokumen secara elektronik
-Disposisi surat (meneruskan ke pejabat terkait)
– Menyimpan arsip dengan standar keamanan pemerintah
-Mendukung tata kelola pemerintahan berbasis digital (e-government).
Kelebihan:
-Terintegrasi antar instansi
-Mengurangi penggunaan kertas (paperless)
-Mempercepat proses administrasi
-Memenuhi standar arsip nasional dari Arsip Nasional Republik Indonesia (RB).




Bupati Canangkan Desa Cantik 2026 Di Tamako

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari secara resmi membuka kegiatan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) dan Pembinaan Statistik Sektoral Seri I Kabupaten Kepulauan Sangihe, di Kampung Pokol, Kecamatan Tamako, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan tersebut sebagai bagian dari program Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pada kesempatan itu turutdalam kegiatan ini Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Sangihe Eko Siswanto, S.S.T., M.S.E, unsur Forkopimca, para pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Kepulauan Sangihe, Camat Tamako, para Kapitalaung, serta tokoh masyarakat setempat.

Sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Daerah dalam mendukung program tersebut, kegiatan ditandai dengan penandatanganan Piagam Pencanangan Program Desa Cinta Statistik, sebagai landasan peningkatan literasi statistik dan kapasitas aparatur kampung dalam pengelolaan data yang akurat, berkualitas, serta berkelanjutan.

Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Sangihe, Eko Siswanto menjelaskan bahwa program Desa Cantik telah berjalan kurang lebih tiga tahun terakhir di Sangihe.

“Pada tahun 2023 kami melaksanakan di Kampung Utaurano, Kecamatan Tabukan Utara. Kemudian tahun 2025 di Kampung Kuma I, Kecamatan Tabukan Tengah. Tahun 2026 ini kami melaksanakan Desa Cantik di tiga kampung yakni Nagha I, Bebu, dan Pokol di Kecamatan Tamako,” ungkap Eko.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab BPS sebagai lembaga statistik dalam mendukung perencanaan dan kebijakan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Menurutnya, melalui program Desa Cantik, BPS ingin meningkatkan literasi statistik di level pemerintahan terkecil agar desa mampu menyelenggarakan kegiatan pendataan serta memanfaatkan data secara tepat.

“Setiap kebijakan yang diambil pemerintah pusat maupun daerah harus didukung indikator atau data yang berkualitas dan akurat. Salah satu cara mencapainya adalah menyiapkan data dari level terkecil yaitu desa,” tambahnya.

Dalam program tahun ini, BPS akan melakukan pembinaan terkait pemutakhiran data sosial ekonomi di tiga kampung Desa Cantik tersebut.

BPS juga akan menyiapkan aplikasi pengumpulan data berbasis Android yang akan digunakan aparat kampung dalam melakukan pendataan.

“Kami akan membuat aplikasi untuk pengumpulan data berbasis android untuk Kampung Nagha I, Pokol dan Bebu. Aplikasi ini akan kami serahkan ke desa dan harapannya bisa dipakai di seluruh desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” jelas Eko.

Selain itu, BPS juga akan menyediakan website bagi tiga kampung tersebut untuk menampilkan indikator-indikator yang telah dikumpulkan, sehingga data dapat diakses dan dimanfaatkan dalam mendukung pembangunan kampung.

“Kami lakukan ini sebagai bentuk tanggung jawab BPS untuk mendampingi sampai level desa dalam melakukan pengumpulan data dan tidak ada pungutan sepeser pun,” tegasnya.

Ia berharap setelah program Desa Cantik berjalan, aparat kampung memiliki pola pikir dan rancangan mandiri dalam pengelolaan data karena instrumen pendataan telah disiapkan.

Dalam sambutannya Bupati menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam perumusan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, penguatan kapasitas desa dalam mengelola data statistik sangat penting guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan terukur.

Selain pencanangan Desa Cantik, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pembinaan Statistik Sektoral Seri I, yang bertujuan memperkuat sinkronisasi data antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya Satu Data Sangihe yang terintegrasi dengan Program Satu Data Indonesia, demi memastikan data pembangunan daerah lebih valid dan dapat dipertanggungjawab (RB)




Bupati Sambangi BWS Sulawesi I dan Serahkan Proposal Usulan Pembangunan Tanggul Pantai Nagha 1

SANGIHE,GN – Selasa, (5 Mei 2026) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam hal ini Bupati Sangihe, Michael Thungari,SE,MM bersama jajaran menyambangi BWS Sulawesi Utara I Manado.

Pada Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Seksi Pelaksanaan, Allanos Kawengian serta PLH. Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air, Anneke Marlina Tewal didampingi oleh para pejabat dan staf terkait.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sangihe menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan, yakni menyerahkan proposal usulan pembangunan Tanggul Pantai Nagha 1 di Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Usulan ini dilatarbelakangi oleh kondisi wilayah pesisir yang mengalami abrasi cukup signifikan, mencapai 15–20 meter dalam kurun waktu 8 bulan. Selain itu, wilayah tersebut juga kerap terdampak banjir rob dan gelombang ekstrem yang berpotensi mengancam permukiman warga.

Bupati berharap dengan pertemuan tersebut dapat terwujud demi melindungi kawasan pesisir dan meningkatkan kesejateraan masyarakat di Sangihe.

” Semoga melalui koordinasi ini, langkah penanganan yang tepat dapat segera diwujudkan demi melindungi kawasan pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Kata Bupati.(RB).




Di tiga moment Penting ,Wakil Bupati Sampaikan Hal – hal berikut ini

SANGIHE, GN – Senin (4/5/2026), Wakil Bupati Tendris Bulahari menyampaikan beberapa Hal – hal penting pada moment pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati hari ulang Tahun Otonomi Daerah ke XXX Tahun 2026 dan Hari pendidikan nasional 02 Mei 2026 di Rangkaikan dengan apel bersama bulan mei tahun 2026 di Lapangan Gelora Santiago Tahuna.

Pada kesempatan itu telah dilakukan Penyerahan SK kenaikan pangkat ,Penyerahan SK

Pensiun,Penyerahan bantuan bahan bangunan rumah, dan Penyerahan hadiah pemenang festival.

Hal berikut ini disampaikan Wakil Bupati:
– Bahwa pada pelaksanaan Upacara hari ini merupakan momentum yang sangat strategis karena menggabungkan tiga agenda penting dalam satu kesatuan refleksi dan penguatan komitmen.
– Otonomi daerah memiliki makna yang sangat penting, bukan sekedar kewenangan tetapi merupakan tanggungjawab untuk memastikan pelayanan publik menjangkau seluruh lapisan masyarakat termasuk pulau-pulau terluar.
– peningkatan kualitas pembelajaran pendekatan yang mendalam, digilitasi pendidikan menjangkau daerah Kepulauan
dan pemerataan akses pendidikan.

” Saya bersama Bapak Bupati Michael Thungari menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh ASN di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang tetap bekerja secara maximal,pada tahun ini kita sedang melaksanakan persiapan pemilihan kapitalaung di 118 Kampung, Saya berharap agar seluruh jajaran dapat mendukung agar pelaksanaannya berjalan transparan sesuai dengan ketentuan,”harap orang nomor dua di Bumi Tampunganngang Lawo ini.(RB).




Bupati dan Wakil Bupati Diskusi Dengan Wartawan Di Sangihe, Pemerintah Siap Dikritik Demi Suatu Perubahan

SANGIHE,GN – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam hal ini Bupati Michael Thungari,SE,MM dan wakil Bupati Tendris Bulahari menggelar pertemuan dengan Para Wartawan perbatasan di Bumi Tampungang Lawo bertempat di rumah jabatan Bupati jumat, (1/5/2026).

Pertemuan yang dilaksanakan dengan diskusi, Bupati dan wakil Bupati memberikan kesempatan kepada para pemburu berita ini untuk menyampaikan pertanyaan dan saran.beberapa wartawan pun menyampaikan pertanyaan dan memberikan masukan terkait pemerintahan saat ini,kedua pimpinan daerah ini pun menjawab pertanyaan para wartawan dan merespon setiap masukan, sehingga diskusi dapat berjalan dengan baik.

Bupati Michael Thugari, SE,MM menyampaikan agar pertemuan yang digelar punya manfaat, begitu juga Bupati dan wakil Bupati menyampaikan kepada media agar, dalam setiap pemberitaan media selain berita kegiatan Pemerintah Daerah,tetapi juga wartawan dapat mengkritisi jika ada hal-hal yang perlu dikritik melalui pemberitaan sebagai kritik membangun untuk suatu perubahan dalam pemerintahan.

” Melalui pertemuan ini Kami berharap teman-teman media selain memberitakan kegiatan pemerintahan daerah,tetapi kami juga siap menerima kritikan dan masukan dari teman-teman media demi suatu perubahan,”kata Bupati.

Dengan digelarnya diskusi ringan dan santai seperti ini, para pencari berita ini menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan wakil Bupati.

” Dengan diskusi seperti ini,kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan wakil Bupati,Bapak Kadis Kominfo dan Kabag Pro-Kopi sehingga ini dapat menjalin komunikasi dengan Pemerintah daerah,untuk menyampaikan setiap saran dan masukan,” Ucap salah satu Wartawan di Sangihe ini.

Turut hadir Kepala dinas Kominfo Ronal Lumiu, Kabag Pro-Kopi Setda Kabupaten Kabupaten Sangihe Maya Budiman,beberapa pimpinan redaksi media dan para Wartawan.(*).




Kunker Ke Pulau Kalama, Bupati Thungari Masuk Gua Panen Sarang Walet

SANGIHE,GN – Kamis, 30 April 2026, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Pulau Kalama Kecamatan Tatoareng.Bupati pun langsung turun ke lokasi (goa) dan ikut memanen sarang burung walet bersama masyarakat.

Bupati terlihat sangat bersemangat menikmati panen sarang burung walet, yang menjadi pengalaman pertama bagi dirinya.

Thungari mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan panen sarang burung walet tersebut.

“Tentu ini merupakan pengalaman bagi kami mengikuti proses panen sarang burung walet langsung masuk ke gua. Menjadi sebuah pengalaman berharga juga dimana kami bisa turut andil dan merasakan langsung seperti apa perjuangan masyarakat dalam menjalankan proses panen, seperti apa resiko bahkan bahaya yang dihadapi saat melakukan panen,” terang Thungari.

Bupati berharap kiranya masyarakat bisa terus menjaga dan melestarikan habitat daripada burung walet agar terus bertahan hingga ke generasi selanjutnya.

“Harapannya sumber daya alam pemberian Tuhan yang indah ini dapat terus dijaga menjadi berkat untuk lintas generasi,” pesannya.

Kehadiran Bupati dalam panen bersama kali ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat di Desa Kalama.

“Sudah ada berapa bupati yang datang ke pulau ini namun baru Pak Bupati ini yang turun langsung ke lokasi dan ikut panen bersama masyarakat masuk ke goa bersama-sama. Tentu ini jadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami masyarakat,” ungkap Eksplandriks Kahimpong, Kepala Desa Kalama.

Dalam kunjungan kerja tersebut turut dilaksanakan juga pengobatan gratis, pemberian bantuan bagi para siswa sekolah dan pasar murah.(RB)




Bupati Berdiskusi Dengan Warga Kalama Terkait Pembagian Sarang Burung Walet

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM bertatap muka dengan masyarakat Pulau Kalama berdiskusi dan mendengarkan langsung aspirasi, harapan dan kerinduan masyarakat terkait pengelolaan keberadaan Sarang Burung Walet.

Pada kesempatan itu Masyarakat menyampaikan pembagian hasil panen sarang burung walet 60:40, untuk 60 persen bagi pemerintah dan masyarakat Desa Kalama dinilai masih kurang dikarenakan hasilnya tidak mampu memenuhi berbagai kebutuhan warga, sehingga bermohon agar Perda nomor 7 tahun 2009 terkait pembagian hasil sarang burung walet dapat ditinjau kembali.

Warga pun menyampaikan keberadaan listrik yang hanya menyuplai daya selama 6 jam saja, disementara kebutuhan masyarakat akan listrik sangatlah tinggi salah satunya untuk menyimpan hasil perikanan tangkapan dari laut.

Menanggapi beberapa penyampaian warga, Bupati pun memberikan penjelasan berdasarkan situasi dan kondisi yang kini ada dan sedang diupayakan.

“Untuk keberadaan listrik bagi masyarakat kepulauan memang menjadi prioritas dari Pak Presiden. Beliau berharap selama 5 tahun masa kepemimpinannya, masyarakat kepulauan bisa menikmati listrik selama 1×24 jam. Hal ini sedang berlangsung karena sudah ada tim survey yang hadir langsung di Pulau Kalama dan meninjau lokasi lahan yang rencananya akan dijadikan tempat pembangkit listrik tenaga hibrid, dimana pada siang hari akan disuplai melalui solar panel dan untuk malam hari dengan mesin,” jelas Thungari.

Terkait peninjauan kembali Perda nomor 7 tahun 2009 tentang Pengelolaan Goa Sarang Burung Walet dan Budidaya Sarang Burung Walet, Bupati pun memberikan penjelasan yang mampu diterima oleh warga.

“Terkait peninjauan kembali Perda ini akan kami upayakan apa bisa dibedah kembali atau tidak, sebab mengubah sebuah perda itu tidaklah mudah dikarenakan butuh kesepakatan bersama antara lembaga legislatif, eksekutif dan masyarakat. Itupun tidak bisa selesai dalam kurun waktu setahun, jadi kita akan melakukan pembedahan terlebih dahulu,” jelasnya.

Bupati pun memberikan solusi bahkan jaminan bilamana dari hasil pembagian 40 persen sarang burung walet yang masuk ke Pemda, bilamana akan membuatkan lokasi penjagaan bagi para pekerja di sekitar area sarang burung walet.

“Mungkin yang bisa kita sepakati saat ini adalah pembuatan pos jaga di sekitar lokasi sarang burung walet akan kami upayakan pembangunannya dari hasil pembagian 40 persen yang masuk ke Pemda itu,” ujarnya.

Jaminan dari Bupati pun disambut dengan antusias oleh warga masyarakat yang merasa terbantu dan dihargai dengan baik oleh bupati melalui kehadiran dan tatap muka secara langsung.(RB)




Bupati Thungari Lepas 11 Jamaah Haji Sangihe Berangkat ke Tanah Suci

SANGIHE,GN – Rabu (29/4/2026), Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM secara resmi melepas 11 calon jamaah haji asal daerah itu untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Bupati Thungari didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Cherry Thungari Soeyoenus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Manado H. Fahrin M.R. Pole, S.E., unsur Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemkab Sangihe, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe, tokoh agama, serta keluarga jamaah calon haji.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Manado H. Fahrin M.R. Pole menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Sangihe beserta seluruh jajaran pemerintah daerah atas perhatian serta dukungan penuh kepada para jamaah haji.

Ia mengatakan, pelaksanaan pelepasan jamaah haji di Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi momentum bersejarah, karena untuk pertama kalinya dilaksanakan langsung oleh Kementerian Haji dan Umroh.

“Selama 75 tahun, pelepasan jamaah haji dilakukan oleh Kementerian Agama. Namun sejak terbitnya Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025, secara resmi Kementerian Haji berdiri terpisah dan memiliki tugas khusus dalam penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Manado mulai berdiri sejak 28 November 2025 dan kini mulai aktif bekerja untuk melayani keberangkatan jamaah haji tahun 2026.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe atas dukungan luar biasa sehingga pelepasan jamaah haji sore hari ini dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Michael Thungari dalam sambutannya menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang sangat mulia dan memiliki makna mendalam bagi umat Islam.

Menurutnya, haji bukan hanya rukun Islam kelima, tetapi juga simbol ketaatan, pengorbanan, serta persatuan umat Islam dari seluruh dunia.

“Dahulu perjalanan haji bukan hal mudah. Khususnya masyarakat Sulawesi Utara harus menempuh perjalanan berbulan-bulan menggunakan kapal laut untuk sampai ke tanah suci. Kini dengan kemajuan transportasi, perjalanan dapat ditempuh dalam hitungan jam. Namun nilai keikhlasan dan pengorbanan tetap sama,” kata Thungari.

Bupati juga menyampaikan rasa syukur karena tahun ini Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mengirimkan 11 calon jamaah haji setelah menunggu cukup lama.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe, saya menyampaikan selamat kepada saudara-saudara sekalian. Kalian adalah orang-orang pilihan yang dipanggil Allah SWT menjadi tamu-Nya di tanah suci,” ujarnya.

Bupati berpesan agar seluruh jamaah menjaga niat yang tulus, mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga kebersamaan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Selain itu, Bupati berharap para jamaah dapat membawa nama baik Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan menunjukkan sikap santun, disiplin, toleransi, serta mencerminkan karakter masyarakat Sangihe yang religius dan berbudaya.

“Sepulang dari tanah suci, kami berharap para jamaah menjadi teladan di tengah masyarakat, membawa nilai keimanan, persaudaraan, dan semangat membangun daerah,” lanjutnya.

Bupati pun menitipkan doa kepada seluruh jamaah agar selama berada di tanah suci turut mendoakan Kabupaten Kepulauan Sangihe supaya senantiasa diberkahi, aman, sejahtera, dan terus berkembang ke arah yang lebih baik.(RB)