Wakili PP Pewarna Indonesia, Manossoh Lantik Pengurus Cabang Pewarna Kota Tomohon

Tomohon,GN – Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Nasrani (PP Pewarna) Indonesia, yang di wakili oleh Ketua Pengurus Daerah Pewarna Sulawesi Utara Sanfransisco Manossoh melantik Pengurus Cabang Pewarna Kota Tomohon, Jumat (19/12/2025).

Acara pelantikan di laksanakan di GMIM Sion Kota Tomohon. Sekretaris Pewarna Sulut Yusak Poludu turut mendampingi Ketua Pewarna Sulut saat melantik pengurus cabang Pewarna Kota Tomohon.

Acara pelantikan di buka dengan doa yang disampaikan oleh Ketua Jemaat GMIM Sion Tomohon Pdt Max Kalesaran,MTh. Turut hadir Ketua tim PKK Kota Tomohon Ibu drg. jeand’rac Senduk – Karundeng, Kepala Dinas Kominfo Kota Manado, Novi Politon,SE,MM, Para Penasehat Pewarna Kota Tomohon,Undangan serta pengurus cabang Pewarna Kota Tomohon.

Ketua Pengurus Daerah Pewarna Sulut Sanfransisco Manossoh dalam sambutannya menyampaikan agar segala tugas dan tanggungjawab yang sudah di percayakan kepada pengurus cabang Pewarna Kota Tomohon dapat di jalankan dengan sebaik – baiknya.

Lanjut kata Sisco Sapaan akrab Ketua Pewarna Sulut, kehadiran Pewarna Kota Tomohon memberikan warna dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis.

” Harus tampil memberikan warna sebagai jurnalis kristen yang dapat mengedukasi dengan berita yang baik dan benar. Tidak memecah belah tetapi menyatakan kasih dengan berita yang menyejukkan,” ucapnya.

Manossoh berharap juga, dengan kehadiran Pewarna Kota Tomohon bersama dengan Pemerintah Kota dapat memajukan Tomohon.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Ibu drg. Jeand’rac Senduk – Karundeng mengapresiasi kehadiran Pewarna Kota Tomohon. Dia mengingatkan wartawan harus menampilkan karakteristik yang berbeda dan mencerminkan nilai-nilai Kristus.

“Wartawan tidak boleh membuat berita yang meruntuhkan pribadi orang lain atau melakukan pembunuhan karakter. Sebaliknya, berita harus benar-benar sesuai fakta dan mampu membangun orang agar menjadi pribadi yang lebih baik, serta menyampaikan kabar baik kepada semua orang,” kata istri tercinta Walikota Tomohon Caroll Senduk.

Kehadiran Pewarna di Tomohon kata penasehat Pewarna Kota Tomohon adalah sesuatu yang istimewa.
“Menyampaikan apresiasi atas keberadaan Pewarna di kota Tomohon. Media harus mampu memperkuat semangat gotong royong dan membangun kota menjadi kota yang sejahtera, karena warga kota Tomohon diberkati oleh kasih Kristus dan ini adalah sesuatu yang istimewa,” terangnya.

Dia berharap Pewarna Tomohon dapat terus menyebarkan berita positif yang mampu menginspirasi masyarakat dan memajukan pembangunan daerah.

Diakhir acara Pelantikan, Judi Turambi selaku ketua Pengurus Cabang Pewarna Kota Tomohon menyatakan bahwa lahirnya Pewarna Tomohon adalah berkat dan kebaikan Tuhan. Alasan kenapa pelantikan Pewarna Tomohon di Gereja Sion Tomohon, Judi menuturkan karena mengingatkan sejarah GMIM lahir. Bahwa 91 Tahun silam, di Gereja Sion GMIM di deklarasi sehingga oleh pemerintah Republik Indonesia menetapkan jika Gereja Tua Sion Tomohon sebagai situs cagar budaya peringkat Nasional.

“Di tempat Gereja ini GMIM dideklarasikan, dan Pewarna Tomohon mengikuti jejak kebaikan ini dan menjadi saksi berdirinya Pewarna Kota Tomohon. Pelayanan dan kebaikan Tuhan terus menyertai masyarakat dan anggota Pewarna itu sendiri. Berharap Pewarna yang baru dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan penuh rasa syukur dan dedikasi untuk kemuliaan nama Kristus serta kemakmuran di kota Tomohon,” tandasnya. (Wandi Hontong)




Kemenkes Poltekes Manado Gelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat PPDM di Kelurahan Kakaskasen

Tomohon,GN- Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan (Kemenkes Poltekes) Manado kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon.

Sebagai Ketua Tim yakni Nita R Momongan,S.Pd,SST,M.Si (NIDN 4018017201), anggota Ana B. Montol,S.Pd,M.Si (NIDN 4017086601) dan Henry S Imbar,S.Pd.,M.Kes (NIDN 4025096801).

Adapun kegiatan ini adalah pelatihan Pengembangan Produk Lokal Pada Kader Kesehatan dan Tim Penggerak PKK Untuk Mengatasi Penyakit Hipertensi.

Kelurahan Kakaskasen 1 merupakan salah satu kelurahan yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan wilayah pelayanan kesehatan kelurahan Kakaskasen 1 bagian dari wilayah pelayanan Puskesmas Kakaskasen. Kota Tomohon. Kelurahan kakaskasen saat ini merupakan kelurahan dengan pemukiman modern yang beridentitas kuat terhadap kebudayaan setempat. Terdapat berbagai fasilitas umum yang ada, seperti sekolah, rumah ibadah, perkantoran, Puskesmas pembantu, tempat-tempat usaha kuliner, dan tempat-tempat usaha lainnya.

Permasalahan prioritas di lokasi kegiatan yaitu kelurahan Kakaskasen 1 adalah masih tingginya kasus penyakit degenertif khususnya penyakit hipertensi di Kelurahan Kakaskasen 1.
Permasalahan ini perlu untuk ditanggulangi karena berdampak terhadap produktifitas kerja penderita itu sendiri serta sebagai upaya mencegah risiko terjadinya komplikasi penyakit lainnya yang disebabkan karena hipertensi.

Untuk tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini yakni memberikan pelatihan dalam bentuk pengembangan resep berbasis pangan lokal untuk mencegah dan membantu penyembuhan penyakit hipertensi di di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon.

Sementara kegiatan PkM dilakukan dalam bentuk edukasi dengan memberikan pelatihan pelatihan pengembangan resep berbasis pangan lokal kepada kader kesehatan dan Tim penggerak PKK. Tahap-tahap pelaksanaan kegiatan PkM yaitu persiapan terdiri koordinasi dan advokasi dengan pemerintahan setempat sebagai mitra PkM tentang pengembangan resep dan persiapan peralatan praktek dan sarana prasarana untuk kegiatan Pengabmas. Koordinasi dilakukan dengan pemerintah kelurahan Kakaskasen 1, Puskesmas Kakaskasen dan calon peserta pelatihan yaitu kader kesehatan dan Tim penggerak PKK.

Maksud kegiatan ini untuk mendapatkan dukungan secara penuh terhadap kegiatan Pengabmas dan menjadi program kegiatan Mitra setelah pelaksanaan PkM selesai.
Melakukan intervensi PkM dalam bentuk memberikan pelatihan pada kader kesehatan dan Tim penggerak PKK sehingga mereka bisa lebih memahami tentang resep-resep makanan sehat berbasis pangan lokal yang baik sehingga akan diteruskan kepada masyarakat penderita hipertensi.

Pemberian pelatihan sesuai resep-resep yang sudah dikembangkan pengusul berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan tim pelaksana dan riset-riset lainnya. Teknik pelatihan yaitu penjelasan dan diskusi terhadap produk/resep yang akan dibuat.

Setelah penjelasan dilanjutkan dengan praktik pengolahan terhadap resep yang sudah dikembangkan oleh masing-masing peserta. Jumlah resep yang akan dipraktekkan dalam pelatihan ini berjumlah 6 resep. Pemberi materi dalam pelatihan ini adalah Tim pengabmas yang berjumlah empat orang dibantu oleh mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado yang berjumlah tiga orang.

Untuk di ketahui kegiatan pelatihan dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2025 lalu. Dan peserta pelatihan yang hadir berjumlah 35 orang, terdiri dari kader kesehatan dan tim Penggerak PKK.

Peserta yang mengikuti pelatihan dibekali dengan ilmu pengetahuan dan Teknik memasak dan Teknik pengolahan makanan. Peserta yang sudah dilatih dapat langsung mengolahnya dirumah mengajarkannya kepada keluarga penderita hipertensi.

Sementara partisipasi Mitra yang dilakukan dalam kegiatan PkM ini antara lain pemerintah kelurahan Kakaskasen 1 mempersiapkan peserta kegiatan dengan melakukan koordinasi dengan Puskesmas wilayah kerja terkait keder kesehatan serta kepada ketua Tim penggerak PKK desa mitra untuk dapat mengirimkan anggota PKK sebagai peserta pelatihan.

Pemerintah kelurahan mempersiapkan kader kesehatan yang akan mengikuti kegiatan pelatihan. Untuk keberlanjutan program ini, maka selain peserta pelatihan yang diberikan buku resep tentang pengembangan pangan lokal bagi keluarga yang terdapat penderita Hipetensi. (redaksi)




Poltekes Kemenkes Manado Gelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat PPDM di Kelurahan Kakaskasen 1

Tomohon,GN- Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat tentang Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) oleh Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekes Kemenkes) Manado dilaksanakan di Kelurahan Kakaskasen I Kota Tomohon pada Agustus 2025 lalu.

Kegiatan tersebut meliputi Pelatihan Konseling Menyusui Dan Pemberian Makanan Anak Pada Kader Dan Tokoh Agama Dalam Upaya Penanggulangan Stunting Dan Obesitas Anak Balita di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon

Tim yang turun melakukan pelatihan ini yakni Henry S Imbar, S.Pd.,M.Kes (NIDN 4025096801) selaku ketua tim. Kemudian anggota, Ana B. Montol,S.Pd,M.Si (NIDN 4017086601), Nita R. Momongan,S.Pd,SST,M.Si (NIDN 4018017201), dan Olfie Sahelangi, S.Pd,M.Si (NIDN 4010107301).

Kelurahan Kakaskasen 1 merupakan salah satu kelurahan yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan wilayah pelayanan kesehatan kelurahan Kakaskasen 1 bagian dari wilayah pelayanan Puskesmas Kakaskasen Kota Tomohon.

Kelurahan kakaskasen saat ini merupakan kelurahan dengan pemukiman modern yang beridentitas kuat terhadap kebudayaan setempat. Terdapat berbagai fasilitas umum yang ada, seperti sekolah, rumah ibadah, perkantoran, Puskesmas pembantu, tempat-tempat usaha kuliner, dan tempat-tempat usaha lainnya.

Permasalahan prioritas di lokasi kegiatan yaitu kelurahan Kakaskasen 1 adalah terjadi masalah gizi ganda yaitu masih ditemukan anak dengan status gizi buruk dan stunting sementara anak yang obesitas juga tinggi. Permasalahan ini perlu untuk ditanggulangi karena keadaan gizi pada masa anak – anak sangat berpengaruh dengan kualitas hidup anak tersebut ketika dewasa.

Anak stunting dapat mempengaruhi produktifitas ketika dewasa termasuk kemampuan kognitif karena berkaitan dengan permasalahan pertumbuhan dan perkembangan otak ketika anak tersebut stunting.

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dalam bentuk konseling kepada kader kesehatan dan tokoh agama tetang ASI ekslusif dan makanan bayi dan Balita untuk memperbaiki keadaan gizi anak di Kelurahan Kakaskasen 1.

Untuk jenis Kegiatan PkM dilakukan dalam bentuk edukasi dengan memberikan pelatihan konseling kepada kader kesehatan dan tokoh agama tentang menyusui ASI eksklusif dan pola makan yang baik bagi anak Balita.

Sementara untuk tahap-tahap pelaksanaan kegiatan PkM yaitu Persiapan terdiri koordinasi dan advokasi dengan Mitra lokasi Pengabmas dan persiapan ATK dan sarana prasarana untuk kegiatan Pengabmas. Pengadaan modul dan modul e-elektronik tentang ASI eksklusif dan pola makan.

Melakukan intervensi PkM dalam bentuk memberikan pelatihan pada kader kesehatan dan tokoh agama sehingga mereka bisa lebih memahami tentang pemberian ASI eksklusif dan pola makanan anak Balita yang baik sehingga akan diteruskan kepada masyarakat. Pemberian pelatihan konseling mengikuti modul yang sudah disiapkan berdasarkan standar dari Kementerian Kesehatan dan hasil riset yang telah dilakukan tim pelaksana dan riset-riset lainnya.

Teknik pelatihan yaitu pemberian materi dalam bentuk ceramah dan diskusi serta praktik melakukan konseling. Pemberi materi dalam pelatihan ini adalah Tim pengabmas yang berjumlah empat orang dibantu oleh mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado yang berjumlah tiga orang.

Peserta pelatihan yang hadir berjumlah 35 orang yang terdiri dari kader kesehatan, tokoh agama, dan dari Puskesmas Kakaskasen.Peserta yang mengikuti pelatihan dibekali dengan ilmu pengetahuan tentang gizi khususnya ASI eksklusi dan makanan sehat bagi anak dan diberikan pegangan berupa modul elektronik tentang materi yang diberikan.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang sudah diterima kepada masyarakat dan jemaat/umat bagi tokoh agama. Kader kesehatan bisa melakukan langsung ke masyarakat dalam pertemuan – pertemuan dan berkunjung kerumah keluarga yang memiliki bayi dan anak Balita. Kader kesehatan juga dapat melakukan edukasi pada saat kegiatan Posyandu Balita.

Untuk Tokoh agama mereka dapat memberikan edukasi kepada umat/jemaat pada saat melakukan ceramah/khotbah atau kegiatan-kegiatan ibadah lainnya. Tokoh agama juga dapat melakukan edukasi pada saat ada pasangan calon pengantin yang melakukan katekisasi atau persiapan sebelum pernikahan sehingga saat keluarga mereka memiliki anak sudah ada pemahaman yang benar tentang menyusui eksklusif.

Metode ini sesuai riset yang telah dilakukan oleh tim pelaksana sangat efektif untuk dilakukan. (redaksi)

 




Seru…! Grand Final Ajang Pemilihan Remaja Kreatif GPdI Kota Tomohon 2024 Sukses Dilaksanakan, Berikut Hasilnya

Tomohon,GN- Setelah melewati masa seleksi hingga karantina, para peserta terdiri dari 5 pasangan putra putri, dalam Ajang Pemilihan Remaja Kreatif GPdI Kota Tomohon tahun 2024 telah memasuki Grand Final, Minggu (29/9/2024).

Ajang Grand Final tersebut di pusatkan di GPdI Immanuel Kakaskasen Kota Tomohon. Menghadirkan para juri yang berkompeten diantaranya Juri 1 Pdp Dani Naftali Karamoy, Juri 2 Pdt Sammy Limpulus STh, SSos dan Juri 3, Nyong Sulut tahun 2023, dr Andika Khosuma.

Pada malam Grand Final, setiap peserta menunjukan bakat dan kemampuan untuk memperebutkan siapa yang terbaik dan siapa yang akan menjadi jawara dalam ajang tahunan pemilihan remaja kreatif GPdI se Kota Tomohon tahun 2024.

Setelah terpilih menjadi tiga terbaik putra putri, maka akan di utus untuk mewakili Kota Tomohon pada ajang Pemilihan Remaja Kreatif GPdI tingkat Provinsi tahun 2024, yang rencananya di gelar di hotel Luwansa Manado Oktober mendatang.

Sementara Ketua Umum Pelayanan Remaja Kreatif MD GPdI Sulut Johanes Josiah Awuy kepada media Gemparnews.com mengatakan Ajang pemilihan remaja kreatif GPdI tingkat Provinsi Sulawesi Utara akan dimulai tanggal 5 Oktober 2024 dan kemudian seleksi tes wawancara akan di saring menjadi 20 pasangan putra putri menjadi finalis ajang pemilihan remaja kreatif GPdI tingkat provinsi Sulawesi Utara tahun 2024.

“Setelah itu mereka akan menjalani karantina dan akan dilakukan penilaian service project, talent show dan akan berakhir di karantina hotel Luwansa Manado. Selanjutnya grand final rencananya akan dilaksanakan di aula mapalus kantor gubernur,” jelasnya pekan lalu.

“Jadi Seleksi di tingkat provinsi Sulawesi Utara adalah yang terbaik dari kabupaten dan kota. Dan setiap Kabupaten dan kota akan mengirim perwakilan terbaik sebanyak tiga (3) pasangan putra putri untuk mengikuti kembali tes tertulis dan interview ditingkat provinsi,” ujarnya.

Berikut hasil Grand Final ajang Pemilihan Remaja Kreatif GPdI Kota Tomohon tahun 2024 :

Juara I (Putra Persahabatan) di raih oleh Justin Keintjem, umur 14 tahun, utusan GPdI Victory kuranga sedangkan Juara I (Putri Photogenic) diraih oleh Hanna Lumenta umur 15 tahun, utusan GPdI Agape Woloan.

Juara II (Putra Berbakat) diraih oleh Raven Sitanggang, umur 14 tahun, utusan GPdI Elshaddai kumelembuai sedangkan Juara II (Putri Favorite) diraih oleh Hillary Senduk, umur 13 tahun, utusan GPdI Beth-Eden Lansot.

Juara III (Putra Favorite) diraih oleh Kenzo Toreh, umur 15 tahun, utusan GPdI Imanuel Kakaskasen sedangkan Juara III ( Putri Berbakat) diraih oleh Eclesia Kereh, umur 18 tahun, utusan GPdI Victory Kuranga.

Juara IV (Putra Photogenic) diraih oleh Kevin orah, umur 14 tahun, utusan GPdI Kota Tomohon sedangkan Juara IV (Putri Persahabatan) diraih oleh Carent Mait, umur 19 tahun, utusan GPdi Immanuel Kakaskasen.

Juara V ( Putra intelegence) diraih oleh Gifty Wungow, umur 15 tahun, utusan GPdI Agape Woloan dan Juara V (Putri Intelegence) diraih oleh Italia Mawei, umur 14 tahun, utusan GPdI Beth Eden Lansot. (sisco)




Josiah Awuy Berharap Peserta Membawa Dampak Terang Memberitakan Kasih dan Injil Kebenaran Firman Tuhan

Tomohon,GN- Setelah melewati berbagai tes seleksi masuk ajang Pemilihan Remaja Kreatif GPdI Kota Tomohon tahun 2024, sebanyak 5 pasangan putra putri terbaik dari berbagai gereja lokal GPdI se Kota Tomohon mengikuti karantina di Wale Tua’na Resort Tomohon.

Ketua Umum Pelayanan Kreativitas MD GPdI Sulawesi Utara Johanes Josiah Awuy (Foto : Gemparnews)

Peserta diwajibkan mengikuti materi terkait ajang pemilihan ini dari berbagai narasumber yang sudah disiapkan oleh panitia pelaksana.

Salah satu Nara sumber yang di hadirkan oleh panitia pelaksana yakni Ketua Umum Pelayanan Kreativitas MD GPdI Sulawesi Utara, Johanes Josiah Awuy.

Josiah sapaan akrab ketua umum pelkrav MD GPdI Sulut menyampaikan materi Pendalaman tentang organisasi gereja termasuk sejarah pemimpin gereja dan juga sejarah vanue pemilihan remaja kreatif 2024.

Kepada media Gemparnews.com Josiah mengatakan ajang pemilihan ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun bagi gereja lokal GPdI di Sulawesi Utara.

Dijelaskannya materi yang disampaikan kepada peserta pemilihan remaja kreatif ini dapat dipahami dan dimengerti dan dapat menjadi teladan ditengah masyarakat maupun jemaat, ketika mereka selesai mengikuti kegiatan ini.

“Yang kami harapkan dari materi ini adalah ketika teman-teman selesai dari ajang pemilihan ini, mereka dapat mengerti tentang pendalaman GPdI dan juga apa yang ingin kita ajarkan mereka dapat sebarkan sebagai remaja kreatif,” ucapnya, Jumat (27/9/2024) usai memberikan materi kepada peserta.

Lebih jauh Josiah mengharapkan peserta dapat membawa dampak positif menjadi terang memberitakan Kasih dan Injil kebenaran firman Tuhan.

“Harapannya kepada teman-teman bisa membawa vanue yang diajarkan oleh remaja kreatif, dan tentunya menjadi remaja yang berdampak dimanapun mereka berada bukan hanya saja saat pemilihan remaja kreatif tetapi setelah dari ajang pemilihan ini, membawa dampak terang memberitakan kasih Tuhan dan Injil kebenaran firman Tuhan termasuk juga dalam pelayanan gereja lokal,” ujar Josiah.

Selain itu, Josiah menjelaskan bahwa kegiatan remaja kreatif di kabupaten dan kota se Sulawesi Utara akan berakhir dalam minggu berjalan dan setelah itu di lanjutkan dengan pemilihan remaja kreatif GPdI tingkat provinsi Sulut tahun 2024.

“Jadi Seleksi di tingkat provinsi Sulawesi Utara adalah yang terbaik dari kabupaten dan kota. Dan setiap Kabupaten dan kota akan mengirim perwakilan terbaik sebanyak tiga (3) pasangan putra putri untuk mengikuti kembali tes tertulis dan interview ditingkat provinsi,” terangnya.

Ketua Umum Pelayanan Kreativitas MD GPdI Sulut Bersama peserta Ajang Pemilihan Remaja GPdI Kota Tomohon Tahun 2024 ( foto : Gemparnews)

Ajang pemilihan remaja kreatif GPdI tingkat Provinsi Sulawesi Utara akan dimulai tanggal 5 Oktober 2024 dan kemudian seleksi tes wawancara akan di saring menjadi 20 pasangan putra putri menjadi finalis ajang pemilihan remaja kreatif GPdI tingkat provinsi Sulawesi Utara tahun 2024.

“Setelah itu mereka akan menjalani karantina dan akan dilakukan penilaian service project, talent show dan akan berakhir di karantina hotel Luwansa Manado. Selanjutnya grand final rencananya akan dilaksanakan di aula mapalus kantor gubernur,” jelas Ketua umum pelayanan kreativitas MD GPdI Sulut itu. (sisco)




GPdI Se Kota Tomohon Bakal Gelar Lomba Remaja Kreatif 2024

Tomohon,GN – Guna mengasah minat dan bakat putra putri untuk lebih kreatif di kalangan gereja secara rohani, maka Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) se Kota Tomohon akan menggelar lomba remaja kreatif tahun 2024.

Ketua Panitia lomba remaja kreatif 2024 Pdt Dani Karamoy menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan satu program yang mengikutsertakan putra putri usia 13 sampai 19 tahun. Program ini adalah program GPdI dimana sudah beberapa kali eksis dan dilaksanakan setiap tahun.

“Programnya tentu sangat menarik dimana dalam lomba remaja kreatif 2024 ini untuk mengedukasi dan juga ada Pageant rohani bagi putra putri GPdI se Kota Tomohon,” jelas Pdt Dani kepada media Gemparnews.com Kamis, (12/9/2024) sore di Kota Tomohon.

Lanjut Pdt Dani mengatakan terkait dengan pelaksanaan kegiatan lomba remaja kreatif 2024 ini, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke geraja – geraja.

“Luar biasa antusias dan respon dari geraja – geraja atas program dan kegiatan ini,” kata kakak kandung artis Angel Karamoy itu.

Sementara untuk hadiah dan tim Juri yang akan menilai para peserta telah disiapkan oleh panitia. ” Hadiah sudah ada yang sponsor dan Juri kami telah siapkan dan hadirkan juri tingkat nasional sebagai bintang tamu dalam ajang kompetisi ini,” terangnya.

Kegiatan positif yang bergerak di bidang kerohanian yang membuat hidup kita berarti dengan tema Rise and Shane, untuk babak penyisihan 27 dan 28 September 2024 Sedangkan Grand Final dilaksanakan 29 September 2024.

Turut mendukung kegiatan ini yakni ketua pelayanan kreativitas Yohanes Josiah Awuy dan Ketua Remaja Kreatif Virginia Runtuwarouw. (sisco)




Walikota Tomohon hadiri Acara Lepas Sambut Pangdam XIII/Merdeka

Tomohon,GN- Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk,SH menghadiri acara lepas sambut Pangdam XIII/Merdeka dari Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang, SIP MM M Tr(Han) kepada Mayjen TNI Wanti Waranei F Mamahit. Kegiatan ini dilaksanakan di Raewaya Resort Bitung Jumat (2/7/2021).

Pada kesempatan itu, Walikota Tomohon menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Pangdam XIII/Merdeka yang lama Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang, SIP MM M Tr (Han) dan Selamat Datang kepada Pangdam XIII/Merdeka yang baru Mayjen TNI Wanti Waranei F Mamahit.

Hadi pada Kegiatan ini Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw bersama Forkopimda Sulawesi Utara, dan Kepala Daerah Se- Sulawesi Utara. (*/cipy)




Puan Maharani Ingatkan Forkopimda untuk Jaga Ketenteraman dan Pulihkan Ekonomi Warg

Manado , GN – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah seluruh Sulawesi Utara untuk menjaga iklim kondusif di daerahnya. Selain itu, Puan juga meminta Forkopimda turut membangun optimisme masyarakat pada masa pandemi Covid-19.

“Forkopimda sebagai forum komunikasi pimpinan di daerah, tentu memiliki peran yang sangat strategis dalam menciptakan iklim yang tenteram di tengah masyarakat,” kata Puan, kepada Forkopimda dan Kepala Daerah seluruh Sulawesi Utara, di Manado, Senin (7/6/2021).

“Bangun optimisme dalam menghadapi situasi pandemi dan perkuat gotong royong dalam membangun Sulawesi Utara,” sambung Puan.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu mengatakan, Forkopimda harus terus memperkuat kerja bersama yang selama ini sudah berjalan dengan baik.

Forkopimda juga diingatkan untuk terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksin dan menjalankan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19.

Puan menuturkan, Provinsi Sulawesi Utara merupakan provinsi nomor lima terbaik pertumbuhan ekonominya, setelah Papua, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Adapun ekonomi Papua, Maluku Utara, dan Sulawesi Tengah ditopang oleh pertambangannya, Daerah Istimewa Yogyakarta ditopang oleh konsumsi dari kegiatan mahasiswa/pelajar, sedangkan Sulawesi Utara, ditopang oleh hasil kebun, pertanian, dan hasil laut.

Sulawesi Utara juga mendapat anggaran dari pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan tahun 2021 senilai Rp10,8 triliun melalui program kementerian dan lembaga, serta Rp13,4 triliun melalui Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

“Sulawesi Utara memiliki berbagai potensi perekonomian untuk dikembangkan, kemaritiman, pertanian, perkebunan, dan potensi pariwisata,” ujar Puan.

Menurut alumni Fisip Universitas Indonesia tersebut, salah satu hal penting untuk mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19 adalah terus memperkuat pelaksanaan protokol kesehatan dan memperluas penerima vaksin untuk mencapai kekebalan komunal.

Berdasarkan informasi yang diterima Puan, vaksinasi Covid-19 di Sulawesi Utara baru mencapai 13 persen dari target penduduk yang harus divaksin.

“Dengan capaian vaksin yang tinggi, yaitu apabila dapat segera mencapai 80 persen, maka dapat berdampak positif bagi pemulihan sosial dan ekonomi di Sulawesi Utara,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.  (***)




Koramil 1302-06/Tomohon Jalan Sehat Bersama Kelurahan Talete Dua

Tomohon,GN -Komandan Koramil (Danramil) 1302-06/Tomohon Kapten Inf Sulistyo bersama anggotanya ikut serta meramaikan pelaksanaan Gerak Jalan Sehat, Sabtu (27/7/19) dini hari pukul 05:30 wita bersama Pemerintah Kelurahan Talete Dua Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 yang diikuti 5 Lingkungan Kel. Talete Dua dengan route menempuh jarak kurang lebih 8 km, dan dilepas oleh Camat Tomohon Tengah Edvin Maikel Joseph, SSTP, MSi yang didampingi Danramil Tomohon dengan Kadis Perkim Ir Enos Pontororing serta Lurah Talete Dua Early Legi, SSTP dan dirangkaikan dengan senam pagi bersama.

Selain menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, kegiatan ini juga bertujuan menjalin silaturahmi kekeluargaan antara TNI-POLRI dengan Pemerintah Kecamatan terlebih khusus Kelurahan Talete Dua, serta meningkatkan kerjasama yang selama ini terjalin dengan baik.

Danramil Tomohon kepada awak media center mengatakan Kegiatan ini sangat baik sekali diadakan karena bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan stamina kita. “Kalau bisa jangan hanya ini saja tapi bila perlu dua kali dalam sebulan sesuai dengan sebutan Kelurahan Talete Dua,”Candanya.

Lanjut Danramil, Mudah-mudahan kegiatan ini bisa ditiru oleh Instansi lain, karena bisa menjalin kerjasama yang baik dalam membangun dan mengembangkan wilayah kita serta bisa mengurangi hal-hal yang berbau negatif sehingga Persatuan dan Kesatuan dinegara kita ini tetap utuh mulai dari hal yang terkecil seperti saat ini, sesuai dengan apa yang diharapkan Pemerintah dan Negara Kesatuan kita,”Tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Camat Tomohon Tengah Edvin Maikel Joseph SSTP,MSi, Danramil 1302-06/Tomohon Kapten Inf Sulistyo, Kadis Perkim Ir. Enos Pontororing, Lurah Talete Satu Rommy Mamuaya,SP, Lurah Talete Dua Early Legi,SSTP, Mantan Sekretari Kota ( Sekot ) Tomohon Dr Arnold Poli, Babinsa Koramil Tomohon, Bhabinkabtibmas Aipda Teguh.(*/Stevry)




Walikota Tomohon Membuka Kegiatan Gebyar PBB P2

Tomohon,GN- Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak membuka kegiatan Gerakan membayar (Gebyar) Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Kota Tomohon Tahun 2019 dan Penyerahan DHKP-SPPT. Kegiatan ini bertempat di aula Karya Indah Kakaskasen Satu Selasa,(9/4/19).

Walikota dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini bukan hanya seremonial biasa, tapi acara ini diselenggarakan demi kepentingan penyelenggaraan roda pemerintahan dan pembangunan yang ada di Kota Tomohon, keberhasilan kita untuk membangun Kota Tomohon sangat ditopang oleh penerimaan pajak termasuk PBB.

“Kepada para camat, lurah dan seluruh perangkat kelurahan yang merupakan garda terdepan Pemkot Tomohon diharapkan agar dapat memberikan teladan dalam pembayaraan pajak di masing-masing wilayahnya juga harus lebih proaktif ke masyarakat dalam hal penagihan PBB-P2” ujar Eman.

Walikota berharap kepada para pejabat dilingkungan Pemkot Tomohon untuk menjadi panutan bagi masyarakat Kota Tomohon dalam hal ketaatan membayar pajak PBB-P2 tepat waktu.

“Saya menyambut gembira upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Badan Pengelolah Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tomohon diantaranya mendekatkan pelayanan pembayaran PBB-P2 melalui kerjasama penerimaan pembayaran dengan PT Bank SulutGo, PT Bank BNI serta telah melakukan pendataan, pemutakhiran, pemetaan PBB-P2 di 4 kelurahan tahun 2018, juga telah dianggarkan untuk 5 kelurahan tahun 2019,” ucap Walikota.

Usai memberikan sambutan Walikota langsung membuka rangkaian kegiatan secara resmi.

Turut hadir, Kepala Kejaksaan Negeri diwakili Kasubsi B Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tomohon Muh Fadhel Istiqlal SH, Pimpinan Cabang Bank BNI Tomohon Alexander Naping, Pimpinan Cabang Bank SulutGo Tomohon Roni Rompas, Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tomohon Drs Geraldus Mogi, Inspektur Kota Tomohon Max Mentu SIP MAP, para camat dan lurah se Kota Tomohon serta jajaran Pemkot Tomohon.(*/sisco)