Louis Scramm: Polemik Pencopotan Plang RSUD ODSK Provinsi Sulut Hanya Kesalahan Pahaman
Sulut,GN- Terkait polemik pencopotan plang nama Rumah Sakit Daerah ODSK Provinsi Sulaweai Utara, Ketua Fraksi Gerindra DPRD, Louis Schramm, angkat bicara.
Louis Scramm (foto : Gemparnews)
Pencopotan plang nama Rumah Sakit Daerah ODSK yang sempat memicu reaksi di masyarakat. Menurut Louis hal tersebut hanyalah kesalahpahaman.
“Tidak ada penggantian nama rumah sakit, tetap memakai nama ODSK yang artinya Optimalisasi Daerah Sehatkan Keluarga,” tegas Louis Schramm, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Manado, Jumat (04/07/2025).
Louis menjelaskan pencopotan plang beberapa waktu lalu bukan berarti ada perubahan nama. Melainkan, plang tersebut memang akan diganti dengan yang baru sesuai desain yang sudah disiapkan pihak rumah sakit sejak bulan Juni.
“Desain plang baru sudah ada sejak Juni. Ini murni pergantian papan nama saja, bukan penghapusan nama ODSK,” jelasnya.
“Saya tentu berharap masyarakat tidak terpancing oleh isu yang belum tentu benar, dan berharap informasi seperti ini bisa diluruskan agar tidak menimbulkan polemik yang berkepanjangan,” tandasnya. (sisco)
Sulut,GN- Dr Ir Royke Roring selaku Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penanggulangan Bencana DPRD Sulawesi Utara di dampingi Sekretaris Prof. Paula Runtuwene, bersama Wakil Ketua Normans Luntungan, memimpin langsung jalannya pembahasan rancangan kebijakan Penanggulangan Bencana Daerah, yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Lantai 3 Kantor DPRD Sulut, pada Jumat, (04/07/ 2025).
Rapat Pansus Penanggulangan Bencana (foto: ist)
Dalam rapat tersebut, dibahas pentingnya peran kebijakan penanggulangan bencana dalam mendukung perencanaan dan pembangunan wilayah yang berkelanjutan, serta meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana.
Roring mempertanyakan sistem pengawasan pemanfaatan tata ruang di daerah, terutama terkait peran Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).
Menanggapi hal itu, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sulut, Dr Flora Krisen, SH, MH, menjelaskan bahwa pengawasan memang telah dilakukan, dan PPNS Penataan Ruang memiliki wewenang untuk menyidik pelanggaran pemanfaatan ruang yang mengandung unsur pidana.
“Tentu kami akan terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana agar pengawasan ini lebih efektif,” kata Krisen.
Sementara itu, anggota DPRD Sulut, Nichk Lomban, turut menanyakan mengenai standar teknis bangunan tahan gempa serta bentuk pengaturannya dalam kebijakan yang sedang dirumuskan.
Rapat ini juga dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, terutama dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara.
Sebagaimana diketahui, Pansus Penanggulangan Bencana Daerah dibentuk untuk membahas dan merumuskan kebijakan strategis penanggulangan bencana di daerah, mencakup aspek pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pasca bencana.(sisco/*)
Tulus : Manajemen RSUD ODSK Benahi Taman Depan Rumah Sakit
Sulut,GN- Terkait plang nama RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara berubah dan viral di Media sosial (Medsos) membuat beberapa tanggapan dan spekulasi warga atas perubahan wajah plang tersebut.
Direktur RSUD ODSK Provinsi Sulut dr Lidya Tulus,MKes (foto: ist)
Menanggapi itu, Direktur RSUD ODSK Provinsi Sulut dr Lidya Tulus,MKes angkat bicara. Kepada media Gemparnews.com Kamis 03 Juli 2025 Direktur menyampaikan bahwa manajemen RSUD ODSK Provinsi Sulut sedang melakukan perbaikan di area taman depan.
Direktur menjelaskan plang nama rumah sakit yang menjadi sorotan warga sebenarnya bukan di copot untuk di hilangkan, tetapi di perbaiki lagi.
“Plang Nama RSUD ODSK di taman depan Rumah Sakit bukan dicopot untuk dihilangkan tapi sedang dalam.perbaikan oleh karena sudah keropos dan lampunya sudah korslet,” kata Direktur.
Selain itu, kata Direktur unruk menjadikan wajah rumah sakit menjadi indah kembali, maka manajemen dilakukan pengecatan.
“Perlu di cat kembali untuk menjadikan rumah sakit lebih indah dalam persiapan peningkatan pelayanan Health Tourism dan untuk masyarakat Sulut serta para tamu yang datang di provinsi Sulut,” jelas dr Lidya.
“Jadi intinya dalam pemeliharaan Manajemen RSUD Tipe B Provinsi Sulut,” tandasnya.
Diketahui, Gubernur Sulut Yulius Selvanus, di sela – sela rapat paripurna DPRD Kamis (03/07/2025) tadi siang ketika menanggapi interupsi wakil ketua fraksi PDI Perjuangan terkait perubahan nama RSUD ODSK Provinsi Sulut, Gubernur secara tegas mengatakan selama lima tahun ke pemimpinannya bersama Wakil Gubernur, tidak pernah terlintas ide untuk merubah nama rumah sakit tersebut. (sisco)
Gubernur Sulut Komitmen Tidak Akan Mengganti Nama Rumah Sakit ODSK
Sulut,GN – Setelah mendengarkan sikap fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulut terkait polemik penamaan Rumah Sakit Umum Daerah ODSK (Optimalisasi Daerah Sehatkan Keluarga) Provinsi Sulawesi Utara, yang di sampaikan oleh Wakil Ketua Fraksi Berty Kapojos pada saat rapat paripurna, Kamis (03/07/2025) langsung di tanggapi oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.
Pimpinan Sidang bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut (foto: ist)
Dihadapan sidang paripurna DPRD Sulut, Gubernur menegaskan dirinya selaku Gubernur bersama Wakil Gubernur tidak pernah terlintas ide menggantikan nama Rumah Sakit Umum Daerah ODSK Provinsi Sulawesi Utara.
“Kami berdua Gubernur dan Wakil Gubernur selama lima (5) tahun ke depan tidak pernah ada ide mengganti nama rumah sakit. Rumah sakit yang ada sekarang ini masih Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Utara, posisi masih seperti itu,” kata Gubernur.
Gubernur menjelaskan ODSK bukanlah sebuah nama, maka dirinya akan tetap menjaga dan berkomitmen tidak akan merubah nama.
“ODSK itu, bukanlah sebuah nama, Simbol itu tetap kita jaga. Kami berkomitmen tidak akan merubah,” tegas Gubernur.
“Jadi kalau ada issue dan lain sebagainya pergantian nama kami sepakat tidak akan merubah apa yang ada. Karena nama rumah sakit daerah itu garis besarnya ODSK. Nama ODSK itu bukan nama seseorang,” jelas Gubernur.
Gubernur sangat memahami ide dan gagasan cemerlang dari pemimpin sebelumnya, sehingga menurut Gubernur pergantian nama rumah sakit tidak akan terjadi dalam kepemimpinannya ke depan.
“Ini sudah membuming nama ODSK, kalau kita ganti namanya lagi, orang pasti jadi bingung. Nama rumah sakit ini sudah ngetop, sudah banyak yang kenal bukan hanya di Sulawesi Utara saja,” terang orang nomor satu di bumi nyiur melambai ini.
Gubernur konsisten dan sudah merencanakan bagaimana membangun rumah sakit ini lebih baik lagi ke depan bahkan Gubernur akan terus berupaya rumah sakit dapat membiayai secara mandiri.
” Tentunya kami sudah merencanakan bagaimana rumah sakit ODSK ini mampu untuk membiayai dan membayar utangnya sendiri. Itu yang kami terus berupaya untuk melakukannya,” tutupnya. (sisco)
Keluarga Pasien Asal Sorong Apresiasi Pelayanan Kesehatan di RSUP Kandou Manado
Manado,GN- Warga asal Sorong Papua Barat Daya juga selaku keluarga pasien, Ibu Deysi menyampaikan ungkapan terima kasih dan apresiasi atas pelayanan kesehatan yang diberikan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.
Dimana salah satu pasien yakni anak dari Ibu Deysi, sementara dirawat di Instalasi Rawat Inap Anak (IRINA) E rumah sakit tersebut.
Menurut penuturan Ibu Deysi, sejak pertama kali dirujuk ke RSUP Kandou, Dia mengaku mendapat sambutan yang sangat baik bahkan pelayanan kesehatan para medis dengan prima.
Berkaitan dengan itu, dirinya mengapresiasi kerja para tenaga kesehatan dan seluruh staf yang bekerja dengan profesional.
“Pelayanannya luar biasa, kami merasa sangat diperhatikan. Terima kasih untuk dokter dan perawat di IRINA E yang sudah membantu anak saya dengan penuh kasih sayang,” sebutnya ketika ditemui awak media, Rabu (02/07/2025).
Komitmen RSUP Kandou Manado, sebagai rumah sakit rujukan di kawasan Indonesia Timur, terus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, humanis, dan profesional.
Apresiasi dari ibu Deysi menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap layanan di RSUP Kandou Manado untuk meningkatkan mutu dan kualitas.
RSUP Kandou Manado menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat. Dengan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit menjadi momentum bagi tenaga kesehatan untuk terus berkarya, melayani yang terbaik. (sisco)
Ketua Komisi I Braien Waworuntu Sampaikan Selamat HUT Bhayangkara
Sulut,GN- Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Braien Waworuntu, Selasa (01/07/2025) tadi siang, memberikan ucapan selamat untuk semua anggota kepolisian di wilayah NKRI secara khusus POLDA Sulut.
Ketua Komisi I Braien Waworuntu (foto: Gemparnews)
Ucapan selamat yang disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Sulut terkait dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara.
Braien berharap kiranya Kepolisian Republik Indonesia menjadi pengingat bagi bangsa Indonesia dimana peran dan tugas POLRI menjadi Mitra kerja bagi Pemerintah daerah dan masyarakat Sulut, guna menciptakan daerah yang aman dan terkendali.
“HUT Bayangkara tak sekedar simbolisme semata namun secara luas POLRI melalui Polda Sulut menjadi harapan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, bahkan pelindung dan pengayom masyarakat, selain itu terciptanya sinergitas yang indah antara POLRI, Pemerintah dan Masyarakat dalam mewujudkan Sulawesi Utara Maju, sejaterah dan berkelanjutan.” tandasnya. (sisco)
Manado,GN- Menjawab keluhan masyarakat terkait tarif parkir di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado akhirnya di perbaharui kembali.
Direktur Utama Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry H Rampengan SpJP(K) MARS bersama pihak pengelola perparkiran Angkasa Pura Suport (APS) sepakat menandatangani kontrak pembaharuan tarif parkir.
Dimana tarif parkir kendaraan roda empat (mobil) sebelumnya sebesar Rp 30.000,- / hari dan turun menjadi Rp 15.000,-/ hari. Penurunan tarif parkir mobil ini sebesar 50 persen. Sementara tarif parkir roda dua (motor) masih berlaku flat atau tetap.
Penandatanganan kerjasama antara RSUP Kandou Manado dan APS di gelar Kamis (26/6/2025) tadi siang.
Dirut Prof Starry Rampengan mengatakan pemberlakuan pengurangan 50 persen biaya parkir efektif dimulai Jumat, 27 Juni 2025 pukul 00.00 Wita. “Tarif ini berlaku Jumat, 27 Juni 2025 besok hari,” kata Prof Starry.
Dirut berharap dengan pengurangan tarif ini dapat menjawab kerinduan masyarakat terkait pengelolaan perparkiran di RSUP Prof Kandou. ” Harapan kami dengan tarif baru ini, dapat menjawab kerinduan masyarakat pengelolaan parkir yang lebih baik lagi,” terangnya.
“Komitmen kami manajemen RSUP Prof Kandou untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima, berkualitas dan beretika dalam melayani dan menjadikan pasien, keluarga pasien, juga seluruh pengunjung rumah sakit sebagai keluarga sendiri,” tutup Dirut. (sisco)
Kajati Sulut Tunjang Program Pelayanan Kesehatan di RSUP Kandou Manado
Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Kandou Prof Dr dr Starry H Rampengan SpJP(K) MARS melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (24/06/2025).
Pertemuan Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut (foto: ist)
Dalam kunjungan tersebut, Dirut RSUP Kandou Manado di terima oleh
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Dr Andi Muhammad Taufik SH MH CGCAE bersama Wakil Kajati Dr Transiswara Adhi SH MHum di ruang kerja Kajati Sulut untuk melakukan pertemuan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Koordinator pada Bidang Datun Kejati Sulawesi Utara Krisnandar SH MH, dan juga beberapa pejabat RSUP Kandou Manado.
Prof Starry mengatakan pada intinya Kajati Sulut mendukung penuh setiap program pelayanan kesehatan di RSUP Prof Kandou Manado.
“Kajati Sulut mendukung penuh setiap program pelayanan kesehatan yang ada di rumah sakit kandou Manado,” katanya.
Lanjut Dirut menjelaskan, Kajati berharap di bawah kepemimpinan direksi yang baru, pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado terus terjadi perubahan ke arah yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
” Kajati berharap rumah sakit kandou Manado terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi,” tutupnya. (sisco)
Sekretaris Komisi IV DPRD Sulut Cindy Wurangian Kritik Penerimaan Calon Siswa Melalui SPMB
Sulut,GN- Cindy Wurangian selaku Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mengkritik sejumlah persoalan dalam penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di lingkungan pendidikan Provinsi Sulut.
Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPRD Sulut Bersama Mitra Kerja Dinas Pendidikan Sulut (foto: ist)
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, Senin (23/6/2025) Cindy menilai, sistem SPMB ini masih menyisakan ruang-ruang yang perlu diperbaiki.
“Contohnya, ada staf di DPRD Sulut yang anaknya mendaftar ke SMA Negeri 1 Manado karena lokasinya dekat dengan tempat tinggal. Namun, pendaftarannya ditolak secara manual. Katanya, berdasarkan data tempat tinggal, wilayahnya termasuk dalam zona SMA Negeri 9 Manado,” ujar Wurangian.
Cindy mengungkapkan permasalahan tidak berhenti di situ, Setelah mencoba mendaftar ke SMA Negeri 9 Manado, siswa tersebut kembali ditolak dan justru diarahkan ke SMA Negeri 2 Manado.
“Padahal, lokasi SMA Negeri 2 sangat jauh dari rumah, ini jadi pertanyaan, apa solusinya? Kalau secara zonasi kecamatan memang masuk SMA Negeri 9, tapi secara jarak dan akses transportasi lebih dekat ke SMA Negeri 1. Cukup naik satu kali kendaraan umum. Hal-hal seperti ini yang harus menjadi masukan bagi pembuat kebijakan, khususnya Dinas Pendidikan Daerah,” ungkap Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulut.
Cindy menegaskan, meskipun sekolah bersifat gratis, namun jika siswa harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk transportasi, tentu akan membebani keluarga. “Ini yang harus jadi perhatian dan semoga ada solusi ke depannya,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, Dr Femmy J Suluh, Msi menjelaskan pihaknya akan segera melakukan verifikasi faktual terhadap dokumen para pendaftar, baik di SMA Negeri 1 maupun SMA Negeri 9 Manado.
“Besok mulai dilakukan verifikasi data. Di Manado sendiri masih ada beberapa sekolah yang kuotanya belum penuh. Misalnya, di SMA Negeri 3 Manado masih tersedia 60 kursi, SMA Negeri 6 Manado 60 kursi, SMA Negeri 2 Manado 64 kursi, dan SMA Negeri 10 Manado juga masih ada 60 kursi,” jelasnya.
Suluh mengatakan persoalan akses transportasi, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Manado untuk membuka jalur khusus transportasi sekolah, meski saat ini baru berlaku pada jam pergi dan pulang sekolah.
“Mudah-mudahan jalur khusus ini bisa juga menjangkau SMA Negeri 7 dan SMA Negeri 2 Manado,” tandasnya. (sisco)
Prof Sterry Tekankan Etika, Bekerja Dengan Hati Layani Pasien Ibarat Keluarga Sendiri
Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), MARS, Senin (23/06/2025) melaksanakan tugasnya, setelah dilantik Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pekan lalu di kantor Kemenkes RI.
Prof Starry langsung memimpin rapat perdana dengan seluruh direktorat, untuk meninjau dan mengevaluasi kinerja dan pelayanan rumah sakit.
Dia menekankan etika dan pentingnya pelayanan maksimal dengan mengedepankan kerja sama tim. “Intinya kita bekerja dengan hati, memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Kita harus memperlakukan pasien seperti keluarga sendiri, sopan, santun, dan ramah,” kata Prof Sterry.
Prof Sterry mengatakan peningkatan kualitas pelayanan RSUP Kandou menjadi fokus penting. Dia menyampaikan arahan dari Menteri Kesehatan untuk memperbanyak peran RSUP Kandou sebagai rumah sakit pengampu.
Terkait masalah parkir yang juga menjadi keluhan masyarakat, Prof Sterry berkomitmen untuk segera mengatasi masalah tersebut. “Parkir segera diturunkan,” ucapnya.
Komitmen yang tinggi dan semangat yang tidak pernah menyerah untuk menjadikan RSUP Kandou Manado sebagai rumah sakit unggulan di Indonesia bagian timur, di bawah kepemimpinan Direktur Utama yang baru, kiranya membawa dampak positif bagi warga masyarakat Sulawesi Utara dalam pelayanan kesehatan. (sisco/*)