Keluarga Besar DPRD Sulut Gelar Ibadah Oikumene

Sulut,GN- Keluarga Besar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan Ibadah Oikumene di Kantor DPRD Sulut, Senin (11/05/2026) tadi pagi.

Ibadah dilaksanakan di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Sulut. Kegiatan ibadah bersama Pimpinan dan Anggota Dewan, Sekretariat DPRD, serta Forum Wartawan yang meliput di DPRD Sulut.

Ibadah dilayani oleh Hamba Tuhan Fransiscus Andi Silangen, SpB-KBD dan juga sebagai Ketua DPRD Sulut.

Ibadah rutin tersebut turut di hadiri para Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut diantaranya Royke Anter, Roy Roring, dan sekwan Niklas Silangen, Kabag Persidangan Yahya Rondonuwu, Kasubag Analis Kebijakan Muda Justman Entjaurau dan para staf. (sisco)




Agenda Kegiatan DPRD Sulut Hari Ini di Mulai Dengan Ibadah Rutin, RDP Komisi IV dan RDP Komisi III

Sulut,GN- DPRD Sulawesi Utara Senin (11/05/2206) kembali melaksanakan kegiatan rutin. Ada beberapa agenda kerja dan kegiatan yang menjadi tanggungjawab anggota DPRD Sulut sebagai representasi menyuarakan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Sulawesi Utara . Berikut ini informasi agenda dan kegiatan DPRD Sulawesi Utara dan sekretariat.

1. Ibadah Rutin Pimpinan dan Anggota DPRD, Sekretariat DRPD serta Forum Wartawan DPRD Sulut. Pukul 08.30 Wita, Tempat di Ruang Rapat Paripurna.

2. RDP Komis IV Bersama dengan Dinas Pendidikan Daerah dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah dalam  Rangka Evaluasi Program dan Kegiatan Triwulan I. Pukul 11.00 Wita,Tempat di Ruang Rapat Komisi IV.

3. RDP Komisi III Bersama PPK Pengadaan Jalan Tol Manado – Bitung, Forum Masyarakat Jalan Tol Sulut dan Perwakilan Masyarakat yang  Berdampak Terkait Penyelesaian Masalah Lahan/Tanah Terdampak Pembangunan Jalan Tol Manado – Bitung. Pukul 14.00 Wita,Tempat di Ruang Rapat Komisi III. (sisco)

 




Sekwan Niklas Silangen Mengantar Rombongan Menhum RI Bertolak Ke Jakarta

Sulut,GN- Menteri Hukum (Menhum) Republik Indonesia Supratman Andi Agtas dan Ketua Majelis Permusyarawatan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani bersama rombongan kembali bertolak ke Jakarta, Sabtu (9/5/2026) melalui VVIP Bandara Samratulangi Manado.

Sekretaris DPRD Sulut Weliam Niklas Silangen S.Sos,M.Si turut mengantar rombongan di Badara Samratulangi Manado. Ditugaskan Gubernur Yulius Selvanus, Sekwan Niklas bersama dengan beberapa Pejabat eselon II dan Keasistenan di lingkup Pemprov Sulut, mengantarkan kepulangan Menhum dan Ketua MPR beserta rombongan.

Kegiatan mengantar kepulangan Menteri dan Pejabat Penting dari Pusat merupakan bagian dari tugas protokoler. Juga sebagai penghormatan dalam tata krama kunjungan kerja, serta bentuk koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah saat kunjungan resmi.

Keakraban terjalin baik dalam momen tersebut, terpantau para rombongan mendapat pelayanan prima, sebelum bertolak kembali ke Jakarta dan sebelum kembali, para rombongan sempat juga melakukan foto bersama dengan pejabat daerah Pemerintah Provinsi Sulut. (sisco)




RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Tentang Peduli Kesehatan Wanita, Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan Teknologi Radiologi

Manado,GN -Kegiatan edukasi kesehatan mengenai deteksi dini kanker serviks digelar di Gereja GMIM El-Jireh Sea Minahasa Sabtu, (09/05/2026). Kegiatan yang dimotori oleh Perhimpunan Radiografer Indonesia Cabang Sulawesi Utara adalah bentuk pengabdian kepada Masyarakat yang dikemas dalam tema “Peduli Kesehatan Wanita, Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Tehnologi Radiologi” bekerjasama dengan Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) RSUP Kandou Manado.

Nara sumber dr Bismarck Joel Laihad, Amd.Rad menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran, mengurangi stigma, dan memperluas jangkauan skrining, terutama bagi wanita usia subur.

Kegiatan ini juga sering dilakukan melalui kolaborasi antara Puskesmas, bidan desa, dan organisasi kemasyarakatan.

Dalam materi yang di sampaikan oleh dr Bishmarck Kanker serviks adalah jenis kanker yang berkembang pada sel-sel di leher rahim. Ini merupakan salah satu kanker yang paling mematikan pada wanita, setelah kanker payudara.

Ada 2 (dua) jenis utama kanker serviks, yang pertama, Karsinoma Sel Skuamosa (KSS), yang merupakan jenis yang paling umum dan dimulai pada sel skuamosa, yaitu sel yang melapisi bagian luar leher rahim. Dan kedua, adalah Adenokarsinoma, yang berkembang dari sel-sel kelenjar di saluran leher rahim.

Penyebab pasti terjadinya kanker serviks masih belum sepenuhnya diketahui, namun kondisi ini sangat terkait dengan infeksi virus Human Papillomavirus (HPV).

Selain itu, faktor keturunan dan riwayat penyakit menular seksual juga dapat berperan dalam peningkatan risiko. Pada tahap awal, kanker serviks sering tidak menunjukkan gejala yang jelas, tetapi pada stadium yang lebih lanjut, penderita bisa mengalami beberapa gejala, seperti nyeri pada panggul, haid yang tidak teratur, keputihan, rasa sakit saat berhubungan seksual, perdarahan di luar siklus menstruasi, serta pendarahan yang terjadi setelah menopause.

Usia pemaparan materi, para peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut langsung menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait dengan materi yang disampaikan oleh nara sumber.

Sejumlah pertanyaan dijawab langsung oleh narasumber sambil mengajak seluruh peserta untuk selalu berprilaku hidup bersih dan sehat.

Turut hadir Kepala Instalasi Promkes RSUP Kandou Manado Ruslianto Urendeng, SH, Ketua Panitia Christian Yospilando Mbao, Amd.Rad serta Ketua BPMJ GMIM El-Jireh Pdt Ny Herlina Wongkar – Kapoh,STh. (*/sisco)




Sekwan Niklas Silangen dampingi Sekprov Sulut Sambut Kedatangan Ketua MPR RI

Manado-Sekretaris DPRD Sulut Weliam Niklas Silangen S.Sos,M.Si, mendampingi Sekprov Sulut Tahlis Galang, Jumat (8/5/2026) menyambut kedatangan Ketua Majelis Permusyarawatan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) Ahmad Muzani yang tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado.

Nampak kedatangan Ketua MPR RI juga disambut dengan tarian adat Kabasaran, sebagai bentuk penghormatan setibanya di Tanah Toar Lumimuut.

Turut hadir bersama sekprov Sulut sejumlah Pejabat teras Pemprov Sulut menjemput kedatangan ketua MPR RI.

Kunjungan ini dinilai sebagai momentum penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Untuk di ketahui Kedatangan Ketua MPR RI di bumi nyiur melambai untuk menghadiri sejumlah agenda penting. Diharapkan kehadiran ketua MPR RI akan membawa dampak positif bagi kemajuan bumi nyiur melambai ke depan. (sisco)

 




Unit Kedokteran Nuklir RSUP Kandou Manado Hadirkan Teknologi Modern, berikut penjelasan dr Arlene

Manado,GN- Dunia kedokteran saat ini mengalami perkembangan sangat pesat. Teknologi modern untuk kedokteran kini bermunculan untuk mengupayakan bagaimana melayani masyarakat atau pasien di rumah sakit mendapatkan perawatan dan pemulihan kesehatan.

Dengan adanya perkembangan teknologi kedokteran ini, tentu banyak menyerap tenaga kesehatan dokter maupun perawat di rumah sakit di Indonesia termasuk rumah sakit yang ada di Sulawesi Utara yakni RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA,MARS melalui Kepala unit Kedokteran Nuklir, dr Arlene Angelina,M.Sc, Sp.KN-TM menjelaskan bahwa Kedokteran Nuklir ini menggunakan materi inti sehingga dinamakan nuklir.

Kata dr Arlene bahwa inti dari radionuklida memancarkan radiasi gamma, dan obat beradiasi yang disebut radiofarmaka digunakan untuk memeriksa pasien.

“Kedokteran nuklir digunakan untuk memeriksa fungsi organ maupun kelainannya. Dengan tujuan terapi dan diagnosis, maka disebut teranostik,” jelas dr Arlene kepada media Gemparnews.com ketika di wawancarai di ruangan kerjanya.

Lanjut dr Arlene mengatakan kedokteran Nuklir berbeda dengan radiologi, Jika radiologi kameranya yang ada sinar dan keluar gambar yang bentuk – bentuk organ, sedangkan kedokteran nuklir, obatnya yang ada radiasinya sehingga kameranya hanya menangkap sinar radiasi yang di pancarkan.

“Sinarnya di sebut sinar gamma sehingga kameranya juga disebut kamera gamma, dan hasilnya adalah fungsi sehingga kita melihat fungsi dari organ tubuh atau fungsi dari apa yang kita periksa,” kata dr Arlene.

Lebih jauh dr Arlene menerangkan untuk pemeriksaan menggunakan kamera SPECT/CT, sehingga gambarnya dapatkan dua dimensi atau tiga dimensi, dengan obat – obatan yang penggunaannya tentu dosisnya sangat kecil dan aman untuk pemeriksaan.

“Tidak perlu kuatir karena tidak ada efek mempengaruhi fungsi badan, tujuannya untuk pemeriksaan fungsi. Dan disini juga tersedia untuk terapi yakni terapi hipertiroid dan terapi kanker tiroid,” terang dr Arlene.

Semua pemeriksaan di unit kedokteran nuklir jelas dr Arlene, di cover oleh BPJS, jadi semua pasien dapat melakukan pemeriksaan atas indikasi menggunakan rujukan dari BPJS.

“Biasanya kita menerima rujukan misalnya pasien sudah tau penyakitnya, pasien bisa langsung membawa rujukannya ke unit kedokteran nuklir,” ucap dr Arlene.

Dia berharap masyarakat di bumi nyiur melambai yang ingin melakukan terapi maupun pemeriksaan kesehatan langsung datang ke unit kedokteran nuklir yang ada di RSUP Kandou Manado. (sisco)




Buka Kegiatan Orientasi dan Pelatihan Mahasiswa Unsrit Tomohon, Begini Pesan Dirut Prof Starry Rampengan

Manado,GN–Kegiatan Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan bagi mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Sariputra Indonesia Tomohon, di buka secara langsung oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA.,MARS.,MKes, Rabu (06/05/2026) dilantai 4 gedung CVBC RSUP Kandou.

Dirut dalam sambutannya menyampaikan bahwa rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang berhubungan langsung dengan pasien harus mengutamakan pelayanan yang aman, bermutu, efektif, efisien, serta bebas dari diskriminasi. Selain itu, kata Dirut RSUP Kandou Manado tetap mengedepankan kepentingan pasien sesuai standar pelayanan.

Aspek keselamatan di rumah sakit kata Dirut, menjadi hal yang sangat penting meliputi keselamatan pasien, keselamatan tenaga kesehatan, bahkan keselamatan bangunan dan peralatan yang juga berdampak terhadap lingkungan.

“Perkembangan rumah sakit saat ini sangat pesat, sehingga setiap institusi pelayanan kesehatan dituntut untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya secara optimal, aman, efektif, dan efisien,” kata Prof Starry.

Lebih jauh, Dirut mengatakan pentingnya pencegahan dan perencanaan dalam menciptakan fasilitas pelayanan yang mampu menjamin keselamatan pasien yang menjadi landasan utama dalam setiap tindakan pelayanan.

Dirut berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik, sebelum terjun ke lapangan, materi penting yang akan didapati yakni Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), dan pelayanan kesehatan prima.

“Pembekalan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi mahasiswa dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien,”ujar Dirut.

Turut hadir Manajer tim kerja Pendidikan dan Pelatihan Frets Melope, SE., MSi., Asisten Manajer Pelatihan, Ns Jimmy Kamagi, S. Kep dan Dekan Unsrit Tomohon. (sisco)




Kunjungi Kemenkop RI,Komisi II dan IV DPRD Sulut Lakukan Audiensi

Sulut, GN – Bertolak ke Jakarta, Komisi II dan Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop RI) di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Maksud kunjungan tersebut untuk audiensi dan berkonsultasi dengan Kemenkop seputar Koperasi Merah Putih.

Dalam kunjungan ini diikuti oleh Komisi II dan IV (lintas Komisi) untuk melakukan pembahasan serta penerapan terkait Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.

Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus dan beberapa Staf Ahli Kementerian menyambut baik kedatangan rombongan DPRD Sulut.

Rombongan DPRD Sulut yang ikut dalam kunjungan ini diantaranya Ingried Sondakh, Louis Schramm, Jeane Lalujan, Pricylia Rondo, Juleyta Runtuwene, Dea Lumenta dan Abdul Gani.

Untuk di ketahui dalam pertemuan tersebut terangkat sejumlah kekhawatiran terkait potensi tumpang tindih antara Koperasi Merah Putih dan beberapa badan Usaha di Daerah, termasuk permasalahan SDM para pendamping, operasional, dan terkait mekanisme pendanaan. (*/sisco)




Langkah Responsif Dirut Prof Starry Rampengan Jaga Pelayanan Tetap Nyaman Lakukan Inspeksi Lapangan

Manado,GN -Inspeksi lapangan Selasa (05/5/2026) yang dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, M.Kes, untuk memastikan kualitas layanan kesehatan tetap berjalan prima.

Dirut Prof Starry saat melakukan inspeksi lapangan, didampingi oleh Direktur SDM Pendidikan dan Diklat dr. Yune Laukati, MARS serta para manager.

Sejumlah ruangan yang disisir termasuk titik vital mulai dari bangsal perawatan Irine C, D, E hingga F, ruang bagi peserta didik PPDS (Bedah, Anak, dan Anestesi), hingga instalasi layanan khusus seperti IGD, Forensik, Kedokteran Jiwa, dan Poliklinik Mata.

Dirut tidak hanya mengecek administrasi, tetapi menelisik detail kondisi fisik fasilitas rumah sakit dan Dirut Prof Starry langsung memberikan instruksi tegas kepada staf di lapangan ketika melihat sejumlah kerusakan fasilitas seperti kursi yang tidak layak, AC tidak berfungsi, dinding terkelupas, hingga pintu toilet yang rusak.

“Semua yang rusak harus segera diperbaiki. Jangan sampai kondisi ini mengganggu pelayanan kepada pasien,” ujar Prof. Starry.

Dirut juga menaruh perhatian besar pada kenyamanan peserta didik spesialis (PPDS). Kesempatan itu, Dirut menekankan sebagai rumah sakit pendidikan, sarana pendukung seperti  tempat pelatihan, kamar jaga dokter harus berada dalam kondisi baik.

Dirut meminta agar staf proaktif melaporkan kendala di tempat pelatihan agar segera ditindaklanjuti. Kemudian Dirut menyambangi ruang tunggu pasien di Instalasi Rehabilitasi Medik dan mendengarkan keluhan masyarakat mengenai suhu ruangan yang panas. Dirut memerintahkan pemasangan exhaust fan agar kenyamanan pengunjung dan pasien dapat terjaga.

Kemudian Dirut Prof. Starry menyempatkan untuk berinteraksi dengan pasien, memberikan semangat kesembuhan. Dirut mengingatkan agar seluruh dokter dan perawat selalu mengedepankan etika profesi yang humanis.

“Tetap semangat untuk para pasien. Kepada rekan-rekan dokter dan perawat, jangan lupa dalam setiap tindakan, bekerjalah dengan kasih,” ucapnya.

Kegiatan inspeksi lapangan ini sebagai langkah responsif yang dilakukan Dirut RSUP Kandou Manado. Bentuk komitmen manajemen untuk terus melakukan pembenahan internal demi menciptakan standar pelayanan yang bersih, nyaman, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat bumi nyiur melambai maupun masyarakat lainnya. (sisco)

 




Tiga Legislator DPRD Sulut, Terima Massa Aksi di Kantor DPRD Sulut

Sulut,GN – Tiga Legislator DPRD Sulawesi Utara, Selasa (05/05/2026) menerima puluhan massa aksi yang tergabung dalam mahasiswa Sulut. Ketiga Legislator DPRD Sulut yakni, Raski Mokodompit, Pierre Makisanti dan Hillary Tuwo.

Bertema ‘Hardiknas 2026: Dari MBG Hingga Represi: Negara Makin Menjauh dari Rakyat!’ Mereka menyampaikan 6 tuntutan inti yakni:

1.Mendesak negara untuk menghapus program MBG serta menuntut pertanggungjawaban hukum seluruh pihak penyelenggara secara transparan dan adil

2.Mendesak penghentian seluruh aktivitas Koperasi Merah Putih serta penegakan hukum atas pelanggaran, terutama yang merugikan masyarakat dan berdiri di atas lahan sengketa

3.Mendesak negara memberikan kejelasan status dan jaminan kesejahteraan bagi seluruh pendidik, termasuk guru honorer

4.Mengecam segala bentuk represi terhadap mahasiswa dan dosen, serta mendesak pencabutan kebijakan skorsing dan jaminan kebebasan berekspresi

5.Menolak segala bentuk militerisasi kampus dan mendesak penghentian intervensi aparat dalam kehidupan akademik

6.Mendesak kampus menindak tegas pelaku kekerasan seksual, menjamin perlindungan korban, serta membangun sistem penanganan yang transparan dan berpihak pada korban

Dalam kesempatan tersebut, Raski Mokodompit mengatakan, sebagaimana hasil tuntutan yang disampaikan, DPRD Sulut secara kelembagaan menerima hal tersebut.

“Namun, dari tuntutan yang ada sebagian besar menjadi kewenangan pemerintah pusat. Adapun beberapa poin yang menjadi kewenangan daerah, akan disampaikan kepada pimpinan DPRD yang nantinya akan menugaskan AKD terkait untuk melakukan RDP sesuai kewenangan dari tuntutan mahasiswa,” kata Raski.

Sementara itu, Pierre Makisanti mengatakan aspirasi para mahasiswa akan di sampaikan kepada pimpinan. ” Jadi aspirasi adek – adek ini akan kami sampaikan kepada pimpinan DPRD Sulut,” ucapnya. (sisco)