Tegas! HVK Ingatkan Kades Kelola Dana Desa Tepat Guna Sesuai Aturan Berlaku

Sulut,GN- Beredarnya informasi terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa oleh oknum hukum tua (Kepala Desa red) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapat warning dari Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Sulut Herol V Kaawoan.
Terkait hal itu, HVK sapaan akrabnya pun angkat bicara. ” Sebagai mitra kerja komisi 1 DPRD Sulut dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang terus mengawasi pelaksanaan dan penggunaan dana desa di Sulawesi Utara,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Sulut Herol V Kaawoan (foto : gemparnews.com)

Menurut Herol, hal ini menjadi tanda awas bagi seluruh Kepala Desa (Kades) atau Hukum tua yang ada di provinsi sulut agar dapat mengelola dana desa tepat guna dan sasaran sesuai aturan yang berlaku. ” Seluruh Kepala Desa atau Hukum Tua di Sulut agar dapat mengelola dana desa tepat guna dan sesuai aturan,” terangnya.

Selain itu, tim pendamping desa, Kecamatan dan Kabupaten dapat memaksimalkan tugas dalam pendampingan dan pengawasan.” Jadi, juga tim pendamping Desa, Kecamatan dan Kabupaten dapat memaksimalkan pendampingan dan pengawasan dana desa. Karena pemerintah pusat memberikan dana tersebut untuk kesejahteraan masyarakat desa, mengurangi kemiskinan, ketimpangan, dan memenuhi fasilitas umum di desa,” ujarnya.

“Juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi agar kelak desa dapat mandiri. “Mandiri dalam artian memiliki Badan usaha milik desa ( BUMDES ) yang nantinya bisa menghasilkan
Income untuk masyarakat sendiri,” tandas Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Sulut itu. (*/sisco)




Dialoog Hotel Tahuna Siap Layani 120 Tamu Peserta MPL PGI 2022 Di Sangihe

SANGIHE,GN- Meski belum resmi beroperasi ,namun dialoog hotel Tahuna siap melayani sebanyak 120 peserta sidang majelis pekerja lengkap (MPL ),Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) yang digelar di Sangihe dalam waktu dekat ini.


General Manager dialoog Hotel Steven Piri melalui Director of Sales Edward Kuslam, menurut Kuslam Dialoog Hotel Tahuna walaupun belum resmi beroperasional tetapi telah mengakomodasi peserta PGI.

“Kami dialoog Hotel telah mengakomodasikan seratus dua puluh (120) peserta MPL PGI yang nantinya juga mereka akan menghadiri perayaan upacara Adat Tulude di Sangihe pada tanggal 31 Januari 2022,” kata Kuslam Selasa (25/01/2022).

Dirinya menegaskan hal tersebut adalah bentuk dukungan Dialoog Hotel untuk mensukseskan MPL PGI juga kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe yang adalah Tuan dan nyonya rumah.

“Benar, itu adalah bentuk dukungan untuk PGI dan Pemerintah Daerah Sangihe yang merupakan tuan dan Nyonya rumah PGI tahun ini,” ungkapnya

Disentil terkait pelayanan kepada para tamu diluar peserta PGI yang bakal datang ke Sangihe untuk menghadiri perayaan upacara Adat Tulude, Kuslam memohon maaf dikarenakan pada dasarnya Dialoog Hotel Tahuna belum resmi untuk beroperasi.

“Kami memohon maaf belum bisa melayani Tamu yang bukan peserta PGI, dikarenakan belum beroperasi. Nanti kami start operational / commercial opening di tanggal 01 maret 2022,” jelas Kuslam. (ROBIN)




HVK Bersama Tim Gelar Sosper Di Desa Sea Mitra Dan Desa Kasuratan

Sulut,GN- Terkait dengan pelaksanaan Sosialisasi peraturan daerah (Sosper)
Pelindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas dan Bantuan hukum bagi masyarakat miskin, anggota DPRD Sulut Dapil Minahasa dan Tomohon Herol V Kaawoan (HVK) bersama tim menggelar sosialisasi di Dua lokasi yakni di desa Sea Mitra kecamatan Pineleng dan lokasi ke dua di Desa Kasuratan kecamatan remboken kabupaten minahasa.

Dalam pelaksanaan Sosper tersebut, HVK bersama tim menerima informasi dari masyarakat yang di sampaikan ibu Kerry supit, terdapat kurang lebih 30 orang masyarakat penyandang disabilitas yang belum menerima Fasilitasi dokumen keluarga ( KTP dan kartu keluarga ) di desa Kasuratan Kecamatan Remboken.

Menindaklanjuti hal tersebut selaku mitra kerja komisi 1 DPRD provinsi Sulawesi Utara, HVK mengharapkan kiranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Minahasa segera menindaklanjuti hal tersebut. “Tentunya sebagai wakil rakyat daerah pemilihan kota tomohon dan kabupaten minahasa menyayangkan hal ini,bertahun-tahun kurang lebih 30 orang penyandang disabilitas di desa kasuratan sulit mendapatkan bantuan dan kurangnya perhatian karna KTP dan KK tidak ada,” ujarnya.
Untuk itu, HVK mendorong pemerintahan di daerah Minahasa dan stakeholder terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.” Juga sebagai penyelenggara pemerintahan di daerah saya mendorong kepada stakeholder terkait memaksimalkan pelayanan pada masyarakat atau jemput bola agar supaya tidak terjadi diskriminasi kepada masyarakat penyandang disabilitas dan menindak lanjuti peraturan daerah pelindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas,” kata Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Sulut ini. (*/sisco)




Gelar Sosper, Limen Berharap Masyarakat Dapat Memahaminya

Sulut,GN- Anggota DPRD Sulut Yongky Limen menggelar Sosialisasi Peraturan (Sosper) daerah sekaligus diantaranya perda perlindungan pemberdayaan penyandang disabilitas dan perda bantuan hukum.bagi masyarakat miskin. Sosialisasi ini di laksanakan di Liwas Perkamil Selasa, (25/01/2022). Yongky Limen mengandeng pakar hukum sulut Toar Palilingan SH MH dalam melaksanakan sosper kepada masyarakat.

Anggota DPRD Sulut Yongkie Limen Menggelar Sosper Kepada Masyarakat (foto: ist)

Limen berharap masyarakat dapat mengerti dengan perda yang baru ini yang di sosialisasikan. ” Masyarakat bukan sekedar datang menghadiri kegiatan sosialisasi akan tetapi mereka dapat memahami dan mengerti peraturan daerah terkait dua Perda tersebut.”Kata Limen.

Sementara, narasumber yang juga pakar hukum sulut Toer Palingan mengungkapkan terkait dua perda yang di sosialisasikan. Dalam penyampaiannya, Palilingan menyatakan masyarakat saat ini sudah bisa menerima penyandang disabilitas sama dengan warga lainnya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Dia menyampaikan dengan lahir dua perda yang baru ini terbuka lebar bagi para penyandang disabilitas untuk berkreasi dan berkarya.” Seperti tuna rungu, tuna netra dan sebagainya, mereka itu telah di perlakukan adil dan persamaan hak sebagai warga negara,” jelasnya.

Lanjutnya mengatakan, pemerintah sudah menganggarkan di dalam APBD terkait dua perda tersebut. Khusus warga tidak mampu, pemerintah akan memfasilitasi kepentingan bantuan hukum bagi masyarakat yang di anggap tidak mampu.

” Ini suatu karya nyata DPRD Sulut dalam melahirkan perda khusus bagi warga miskin, nanti keadilan lebih di kedepankan, meski begitu nanti hal itu akan di tunjang dengan dana APBD, berkaitan akan di fasilitasi penasehat hukum,” tandas dosen fakultas hukum Unsrat ini. (*/sisco)




Ketua DPRD Sulut Terima Kunjungan Personil KPU Sulut

Sulut,GN- Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen, SpB-KBD di dampingi anggota Melky Pangemanan dan Careigh Runtu, menerima kunjungan personil KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yakni Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh, anggota KPU Sulut Meidy Tinangon, Lany A Ointu, Salman Saelangi, Kabag Charles Worotijan dan jajarannya.

Usai melakukan silaturahmi, kepada sejumlah media Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh mengatakan bahwa maksud kunjungan ini, yang pertama adalah silahturami awal tahun 2022. “Dan yang kedua persiapan tahapan Pemilu tahun 2024 nanti. Jadi dukungan stakeholder dalam hal ini DPRD Sulut sebagai representasi rakyat itu memang penting untuk mensukseskan pemilu maupun pilkada nanti,” kata Mewoh.
Selain itu, Mewoh menjelaskan terkait  persiapan pemilu, kalau hari ini DPRD dan pemerintah sepakat, KPU akan menetapkan tanggal pemungutan suara.

“Jadi 20 bulan sebelum itu sudah harus dimulai. Itu berarti dimulai pada bulan juni. Itu sementara kita (KPU Sulut) koordinasikan dengan semua pihak termasuk dengan TNI/POLRI, DPRD dan Pemerintah Daerah,” jelasnya.

Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh (foto: gemparnewscom)

Dia menambahkan bahwa tahapan KPU dan seluruh stakeholder di Sulut susah siap. “Hal ini agar supaya ketika tahapan dimulai dan seluruh stakeholder di Sulawesi Utara itu sudah siap untuk melaksanakan tahapan-tahapan itu,” Tambahnya.

Mewoh juga menyampaikan rasa syukur karena Ketua DPRD Sulut menyatakan dukungannya. ” Puji Tuhan dan syukur karena Ketua DPRD Sulut Andi Silangen menyatakan dukungannya agar supaya tahapan ketika dimulai, kita sudah siap untuk melaksanakan. Kedepannya ketika tahapan sudah mulai berjalan, KPU Sulut akan berkoordinasi lebih teknis lagi. Untuk saat ini, pertemuan dengan DPRD Sulut hanya sekedar silahturami,” tandas Mewoh.(Sisco)



Pewarna Indonesia Resmi Daulat Dr Ahmad Basarah Jadi Dewan Kehormatan

Jakarta,GN- Pengurus Pusat dan Daerah Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna) jumat, (21/01) menemui  DR. H. Ahmad Basarah, M.H selaku wakil ketua MPR RI periode 2019-2024 di gedung Nusantara III DPR/MPR RI, Jl.Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat.

“Maksud kedatangan kami  adalah untuk melaporkan kegiatan 4 pilar kebangsaan menyampaikan Apresiasi dan  mengukuhkan Ahmad Basarah sebagai dewan kehormatan Pewarna  Indonesia,” ungkap Yusuf Mujiono ketua umum Pewarna Indonesia, ketika memulai pembicaraan.

Sementara, Ashiong Munthe ketua Litbang Pewarna mengatakan pengukuhan Dewan Kehormatan ni dilakukan sebagai apresiasi Pewarna bagi Politisi PDI Perjuangan tersebut atas kontribusi dan dukungan yang selama ini telah dilakukannya untuk kemajemukan berbangsa dan bernegara. ” Khususnya,  konsistensi beliau untuk tetap mejaga dan mengawal 4 Pilar,  Pacasila,  UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI,” ucap Munthe.

Tujuan lain yang dilakukan oleh Pewarna dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih dua jam tersebut ialah menyampaikan secara langsung rencana program yang ingin dilaksanakan oleh Pewarna ditahun 2022.

Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan tepatnya minggu ke empat di bulan Maret –  minggu pertama April yaitu membangkitkan semangat “Kristen Nusantara” melalui Perjalanan bertajuk Napak Tilas “Rasul Jawa” selama lebih kurang 10 hari. “Napak Tilas ini dalam rangka penggalian bukti-bukti sejarah masuknya Kristen di Indonesia khususnya di tanah Jawa. Ada 3 Tilas yang dikunjungi yaitu Tilas pertama Jepara , kedua Mojowarno, Jombang, dan ketiga Karangjoso, Purworejo,” tambahnya.

Salah satu tokoh penginjil nusantara adalah “rasul Sadrach” atau lebih dikenal dengan nama “kiai” Sadrach.

Lanjut, Munthe mengatakan dari literasi yang ada “Kiai” Sadrach adalah salah seorang yang menjadi penyebar agama Kristen di tanah Jawa. Ia dilahirkan sekitar tahun 1835, di daerah Karesidenan Jepara. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh Kristen yang sangat berpengaruh karena penginjilannya di tanah Jawa. Dalam pengajarannya, Sadrach menggunakan metode simbol. Salah satu simbol yang digunakan adalah sapu. Melalui simbol sapu tersebut, dia mengajarkan kepada jemaat untuk bersatu dan kuat, terikat satu sama lain dan tertanam pada pribadi Tuhan yang berinkarnasi melalui Yesus Kristus. Pengajaran dengan simbol ini adalah salah satu aspek penting dalam kebudayaan Jawa sehingga sebuah pengajaran dapat diterima dan dimengerti dengan baik.

“Oleh karena itu,  Pewarna melaksanakan kegiatan tersebut sebagai dukungan kepada Pemerintah untuk menyadarkan keIndonesian,  bahwa menjadi Kristen tidak harus menjadi Yahudi atau Eropa.
Dengan kegiatan ini,  pewarna turut serta untuk mendukung pemberantasan radikalisme berbasis agama yang terus terlihat di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,” jelasnya mengutip pidato Bung Karno.

Pewarna menyadari bahwa radikalisme bukan hanya terjadi dalam kepercayaan tertentu, tetapi di dalam Kekristenan sendiri ada paham-paham yang tidak sesuai dengan semangat ke-Indonesiaan.

Pewarna akan melakukan penggalian melalui bukti-bukti sejarah yang dapat menginspirasi dan mencerahkan umat Kristiani pada khususnya bahwa untuk menjadi orang Kristen tidak harus sama seperti Yahudi atau Negara-negara Eropa lainnya. Orang Kristen di Indonesia harus menjadi Kristen tetap menjaga dan melestarikan budaya lokal yang telah menjadi ciri khas bagi bangsa Indonesia.

Kefas Hervin Devananda ketua PD Jabar juga menegaskan bahwa seperti yang dilakukan oleh “rasul’ Sadrach dalam menyebarluaskan Kekristenan di Indonesia dengan tetap berpegang pada budaya lokal yang telah menjadi kebanggaan terbesar bagi Indonesia.
Lebih lanjut Kefas memaparkan sebagaimana pesan Bung Karno dalam pidatonya “kalau jadi Hindu, jangan jadi orang India, Kalau jadi Islam, jangan jadi orang Arab, kalau jadi Kristen, jangan jadi orang Yahudi. Tetaplah jadi orang Indonesia dengan adat budaya Nusantara yang kaya raya ini”.

Pesan Bung Karno inilah yang ingin dipertegas kembali oleh Pewarna agar tetap menjadi “Kristen Nusantara” yang harus menjunjung tinggi budaya dan semangat kebangsaan.

Mendengar hal tersebut, Ahmad Basarah menyambut dengan baik ide yang dipikirkan oleh Pewarna dan bersemangat untuk mendukung kegiatan tersebut agar benar-benar diwujudkan. Karena menurutnya, selama ini belum pernah ada dari kalangan Kristen yang memikirkan hal demikian.

Lebih lanjut Basarah  juga menyatakan akan memfasilitasi kegiatan tersebut dan akan menyampaikannya kepada Ketua Umum PBNU, Ketua Umum Muhammadiyah dan kepada organisasi atau tokoh-tokoh terkait lainnya.

Mantan Sekjen Presidium GMNI juga menegaskan bahwa semangat tersebut tidak hanya untuk Kekristenan, tetapi ini adalah semangat juang untuk seluruh anak bangsa yang harus diperjuangkan. Oleh karena itu, hal demikian perlu untuk disampaikan kepada organisasi-organisasi di luar dari organisasi Kristen yang terus berjuang untuk menjunjung tinggi nilai-nilai budaya di Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*/sisco)




Terapkan Seratus Persen Pembelajaran, Masuk Area SMAN 2 Tahuna Wajib Scan QR Code Peduli Lindungi

Tahuna,GN- Penerapan seratus persen (100%) pembelajaran di SMAN 2 Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe maka semua yang berkepentingan di sekolah (THL,Guru dan Masyarakat) wajib melakukan scan QR code peduli lindungi dan memakai masker jika masuk ke lingkungan sekolah.

Ini di sampaikan Kepala SMAN 2 Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe Frederika N Sasundu,SPd kepada media ini. “Penerapan scan QR Code Peduli Lindungi wajib bagi siapa saja yang berkepentingan masuk di area sekolah,”Kata Sasundu, Jumat (21/1/2022).

Lanjut, Sasundu menjelaskan Bagi siswa dan siswi masuk sekolah, semua harus mengisi data dapodik lewat email. “Untuk masuk disitu siswa maupun siswi, harus mengisi data-data dapodik lewat email dan masuk ke QR Code ini,” jelasnya.

Sementara, bagi THL dan Masyarakat yang datang disekolah, hanya dapat melakukan Scan QR Code Peduli Lindungi yang sudah disiapkan tanpa harus mengisi data-datanya.

Untuk di ketahui, pengumuman penerapan Wajib scan QR Code Peduli Lindungi bagi semua kalangan, sudah di siapkan di depan halaman sekolah SMAN 2 Tahuna.

Selain itu, penerapan Scan QR Code Peduli Lindungi ini adalah untuk mematuhi Protokol kesehatan yang di sampaikan oleh pemerintah dalam penerapan seratus persen pembelajaran di sekolah. (sisco)




Keluarga Baginda Dan BPJN Sepakat, Jalan Lingkar Ring Road Dua Mulus Di Kerjakan

Sulut,GN- Komisi 3 DPRD Sulut Kamis (20/1/2022) turun lapangan meninjau pengerjaan jalan lingkar boelivard 2 di kelurahan Tumumpa kecamatan Tuminting dan Kelurahan Molas Kecamatan Bunaken Darat Kota Manado.

Peninjauan lapangan ini adalah untuk menindak lanjuti hasil pertemuan saat dengar pendapat DPRD Sulut pada awal januari 2022 lalu.

Usai peninjauan lapangan, anggota DPRD Sulut Amir Liputo, menjelaskan bahwa untuk menindak lanjuti aspirasi dari keluarga pak Asnad Baginda, dimana menurut mereka jalan boulevard 2 yang saat ini dalam proses pengerjaan jalan untuk pembangunan jembatan yang ada di Tumumpa dan jalan tersebut ťerkena areal  pekuburan milik keluarga Baginda.

“Alhamdulilah, setelah di lakukan pengukuran, patokan dan tentukan titik kordinatnya, yang di saksikan keluarga Baginda  Camat, lurah,  Kapolres dan jajarannya serta masyarakat Ada kesepakatan-kesepakatan, ternyata Lokasi ini yang luas 30 meter, masih bisa diatur untuk tidak menganggu lokasi pekuburan, inilah yang kita pilih dan keluarga sudah setuju, tinggal yang akan di ganti rugi jalan yang lama dan hal ini akan di bicarakan secara bersama keluarga dan pihak BPJN dan perkimtan.” Jelas Liputo.

Ditambahkannya, mulai hari ini keluarga ikhlas dan pekerjaan pembangunan jalan di lanjutkan. “Catatan mulai hari ini Keluarga tidak akan merintangi lagi pembangunan jalan boulevard 2.dan lokasi pekuburan tidak akan di utak-atik.
Dengan harapan tidak ada lagi bahasa provokatif karena kita semua ingin jalan lingkar manado ini jadi, dan akan di nikmati oleh anak-cucu kita,” tambah politisi PKS dapil Manado ini.

Sementara itu, mewakili  keluarga, Asnad Baginda mengatakan bahwa pihaknya welcome meski ada berbagai sangkaan dari pihak-pihak tertentu, namun mulai hari ini sudah ada titik terang terkait ganti rugi lahan dan kami menghendaki agar tulang-belulang yang di pindahkan pihak perkimtan dan BPJN perlu di bicarakan.

” Dari awal kami tetap menunjang dengan program pemerintah dan sudah tidak ada masalah, semua dapat di selesaikan secara mùsyawarah termasuk tulang belulang yang di pindahkan,” kata Asnad Baginda.

Kemudian pihak balai jalan melalui kasatker jimmy adwang mengataķan semua akan kita tindak lanjuti sesuai kesepakatan. “Ini kan kita uji petik sesuai hasil dengar pendapat di DPRD Sulut dan nanti kita segera tindak lanjuti, kami juga akan rapat terkait hasil ini,” tandas kasatker. (sisco)




RSUP Kandou Manado Jadi Tujuan RSUD Anuntaloko Parigi Untuk Kaji Banding

Manado,GN– Diruang Webinar Gedung Kantor Pusat RSUP Prof. Dr. r. d Kandou Manado, Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr.dr.Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes,didampingi Koordinator dan Sub Koordinator terkait menerima kunjungan Tim dari RSUD Anuntaloko Parigi Moutong Sulawesi Tengah dibawah pimpinan dr. Revy J. N. Tilaar, M.A.P untuk melakukan Kaji Banding terkait pengelolaan Remunerasi di RSUP Kandou Manado dan juga Pelayanan Medis, Rabu (19/01/22).

Foto Bersama Usai Pertemuan (foto: gemparnews)

Dokter Ivonne yang juga sebagai Ketua Tim Akreditasi RSUP Kandou Manado juga sebagai Ketua Tim Remunerasi menyambut baik Tim dari RSUD Anuntaloko Parigi, yang sudah mempercayakan RSUP Kandou Manado sebagai tempat untuk dilakukan Kaji Banding terkait dengan pengelolaan Remunerasi dan Pelayanan Medis.

Dia juga memperkenalkan struktur organisasi, dan juga menyampaikan bahwa RSUP Kandou Manado telah terakreditasi secara Paripurna dari KARS dan juga dari Joint Commision Internasional (JCI) sekaligus sebagai Rumah Sakit Pendidikan serta Rumah Sakit Rujukan Nasional.

“Yang pasti RSUP Kandou siap memberikan informasi yang terbaik untuk RSUD Anuntaloko Parigi,” kata Direktur yang baru saja menerima Hak Cipta dari Kemenkumham atas Aplikasi Temandiri dalam Pertemuan Asosiasi Rumah Sakit Vertikal (ARVI) di Bali 13 Januari 2022.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Profil RSUP Kandou dan juga Remunerasi oleh Sub Koordinator Pengembangan SDM sekaligus sebagai penanggung jawab Laboratorium Remunerasi Ns. Abram Babakal, S.Kep, M.Kes. (*/sisco)




Kantor DPRD Sangihe Didemo,Lumiu Temui Para Pendemo

SANGIHE,GN- Puluhan orang pendemo yang tergabung dari liga mahasiswa nasional demokrat (LMND),dan gerakan mahasiswa nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Sangihe Selasa, (18/1/2022) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Sangihe ingin menemui Pimpinan dan anggota DPRD,namun Sayangnya aksi para pemuda dan mahasiswa ini tidak berjalan mulus. Pasalnya, mereka gagal bertemu dengan para wakil rakyat yang duduk sebagai anggota DPRD Sangihe, karena semuanya sedang melakukan tugas luar.

Para Pendemo pun sempat meminta ijin, untuk memeriksa kedalam gedung DPRD Sangihe apakah para wakil Rakyat memang betul-betul sedang tidak ada di tempat atau hanya bersembunyi di dalam ruangan.

Meski tidak ada anggota DPRD yang menemui para Pendemo karena sedang melakukan tugas luar, namun merasa memiliki tanggung jawab untuk menerima dan meneruskan masukan dari para generasi muda sehingga Ronal Lumiu,SH Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Humas DPRD Sangihe, langsung menemui dan menyambut para pendemo serta berdiskusi mencarikan solusi yang tepat.

“ Kami memohon maaf kepada para pendemo karena tak bisa menemui anggota dewan yang saat ini sedang tugas partai keluar daerah dan tugas sebagai anggota komisi. Namun pekan depan kami akan memfasilitasi pendemo untuk berdialog setelah anggota dewan kembali dari bertugas, ” ucapnya kepada Gemparnews rabu (19/1/2022).

“Sudah ada kesepakatan dengan pendemo untuk masalah penyampaian aspirasi mahasiswa, dan dapat difasilitasi dilain waktu lewat dialog yang pelaksanaannya akan ditetapkan setelah pendemo melayangkan surat resmi ke dewan senin pekan depan,” tandasnya.(ROBIN)