Sukses! Puncak HUT Ke 27 RSUP Kandou Manado Mendapat Apresiasi Menkes RI

Manado,GN- Puncak perayaan HUT ke 27 RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Rabu (09/02/2022) tadi pagi sukses di laksanakan. Acara di gelar secara daring dan juga luring yang berpusat di kantor administrasi RSUP Kandou Manado.

Ketua panitia Frets Melope SE,MSi, mengawali laporan kegiatannya. Dalam laporannya sebagai Ketua Panitia Hut Ke 27 RSUP Kandou Manado menyebutkan seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilakukan dan akan dilakukan oleh Panitia Hut RSUP Kandou Manado.
Selain itu, Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Managemen RSUP Kandou Manado. “Terima kasih kepada Dirut dan Direksi RSUP Kandou Manado untuk support bahkan mitra kerja rumah sakit yang mendukung kegiatan kami sehingga acara HUT rumah sakit ini bisa berjalan dengan baik walaupun dengan kesederhanaan karena situasi yang sering berubah-ubah tapi tentunya kita bersyukur kepada Tuhan karena Pagi ini kita bisa Melakukan kegiatan dalam rangkaian hari ulang tahun ke 27 RSUP Kandau demikian laporan panitia kurang lebihnya kami mohon maaf dan terima kasih,” kata Direktur Keuangan dan BMN ini.

Setelah laporan panitia, acara dilanjutkan dengan ibadah yang di pimpin oleh Ps Jemmy Tumbelaka.

Usai ibadah, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengucapkan selamat HUT ke 27 RSUP Kandou. “RSUP Kandou Manado semakin maju dan dapat melayani masyarakat Provinsi Sulut dengan baik,” ujar Menkes RI

Di acara puncak HUT Ke 27 Tahun, yang bertemakan “SMART PEOPLE SMART HOSPITAL THROUGH DIGITAL TRANFORMATION”,Direktur Utama RSUP Prof RD Kandou Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD menyampaikan apresiasinya kepada team work RSUP Kandou yang telah bekerja dan memberikan pelayanan yang terbaik sehingga boleh ada sampai saat ini.

“Saya berterima kasih bahwa sepanjang sejarah sampai saat ini RSUP Kandou tetap berkomitmen memberikan yang terbaik kepada masyarakat sulut dan sekitarnya” terang Dirut.

Dia menambahkan, RSUP Kandou harus melakukan promosi pemasaran dan ini adalah peluang karena untuk menjawab salah satu pilar transformasi yang di canangkan oleh Menteri Kesehatan, dari 6 Pilar salah satunya adalah Digital transformasion. Digital Transformation adalah kunci dari era revolusi industri digital 4.0. dimana Inovasi yang berkaitan dengan transformasi digital akan memberikan kemudahan baik pengelolaan adminstrasi, pelayanan rumah sakit maupun kemudahan terhadap akses pelayanan yang ada dirumah sakit jadi berdampak positif terhadap masyarakat dan management RS dan management klinis RS.

“Saya bersyukur punya inovasi Temandiri,yang  ciptakan oleh dr Ivonne Rotty, dan telah  mendapatkan HAKI, secara resmi telah diserahkan ke kementrian kesehatan.Itu nantinya menjadi patron semua rumah sakit untuk mengerjakan semua komponen Temandiri, Berbicara A sampai Z mengenai pengelolaan SDM rumah sakit , sampai dengan kinerjanya terekam didalam aplikasi dan sistem, ini bukan lagi menjadi milik dr Ivonne Rotty dan RSUP Kandou tapi menjadi milik kementrian kesehatan” ujar Dirut.

Menurut Dirut, RSUP Kandou bersyukur dengan adanya Aplikasi Temandiri banyak Rumah Sakit lain, berusaha untuk mempelajari secara dalam apa yang disebut sistem Temandiri di RSUP Kandou

“Ini membuktikan bahwa RSUP Kandou memberikan kontribusi yang bagus terhadap pelayanan kesehatan di Indonesia khususnya pelayanan di rumah sakit, yang tentu saja memberikan kemudahan terhadap proses pelayanan, saya berharap inovasi inovasi seperti ini akan muncul semakin banyak lagi dan saya yakin akan banyak inovasi yang akan muncul di RSUP Kandou, 27 tahun RSUP Kandou telah memberikan arti terhadap masyarakat yang ada di sulut” Tandasnya.

Hadir pada acara puncak tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dr Debie Kalalo, Direktur Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Rotty, M.Kes, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan, koordinator dan sub koordinator dan Dewan Pengawas RSUP Kandou serta undangan lainnya. (*/sisco




Kecamatan Tahuna Timur Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2023

SANGIHE,GN- Pemerintah Kecamatan Tahuna Timur menggelar musrenbang rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten kepulauan Sangihe tahun 2023,bertempat di SKB Tahuna.

Sebelumnya diawali sambutan Camat Tahuna Timur Imelda Lawendatu,SSTP yang menyampaikan pembangunan merupakan proses pengembangan yang dilakukan untuk mencapai kondisi ideal yang diinginkan,dan pembangunan merupakan proses transformasi dan aktual yang dirasakan.

” Keberhasilan suatu program pembangunan haruslah diawali perencanaan berawal,cermat dan terukur,pada hari ini kita melaksanakan musrenbang dalam rangka penyusunan perencanaan untuk tahun 2023,pelaksanaan musrenbang pada hari ini lanjutan dari musrenbang masing-masing kelurahan yang telah dilaksanakan,”ujar Lawendatu.

Lanjut Lawendatu Ia berterima kasih karena semua Kelurahan di Kecamatan Tahuna Timur telah melaksanakan Musrenbang Kelurahan,sehingga usulan-usulan dari tiap kelurahan dapat disampaikan ke musrenbang Kecamatan.

” Kami bersyukur dan berterima kasih bahwa semua kelurahan di Kecamatan Tahuna Timur telah melaksanakan Musrenbang Kelurahan,sehingga usulan-usulan dari kelurahan dapat disampaikan di musrenbang Kecamatan,” tambah Camat Tahuna Timur ini.

Proses jalannya Musrenbang yaitu,Pemerintah Kelurahan menyampaikan setiap usulan-usulan hasil musrenbang Kelurahan ke semua OPD,sehingga para OPD langsung mendengar apa yang menjadi usulan-usulan dari tiap kelurahan,yang nantinya akan di sampaikan ke musrenbang Kabupaten.

Peserta musrenbang yang hadir yaitu,Para Lurah,sekretaris Lurah,ketua LPM,Para ketua kader,dan turut dihadiri unsur Tripika Kecamatan Tahuna Timur.(ROBIN)




RSUP Kandou Manado Respon Instruksi Kemenkes RI

Manado,GN- Instruksi Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, langsung di respon dan tindak lanjuti oleh RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Terkait itu, Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD mengerahkan tim yang ada di RSUP Kandou Manado untuk melakukan pencegahan melalui Skrining pemeriksaan Swab PCR bagi tenaga kesehatan Sabtu, (05/02/2022).

Pada kesempatan itu,Panelewen mengatakan bahwa tujuan dilakukan Swab PCR kepada tenaga kesehatan adalah untuk Profilaksi atau pencegahan terjadinya penularan terutama pada varian yang baru yakni Omicron. ” Varian Omicron memiliki gejala ringan seperti flu biasa, batuk dan demam namun tingkat penularannya sangat cepat. varian omicron tingkat keparahannya juga lebih rendah dan untuk mengantisipasinya, RSUP Kandou Manado mulai melakukan Swab bagi seluruh tenaga kesehatan yang ada di lingkungan RSUP Kandou Manado,” Katanya.

Sementara itu Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes didampingi Koordinator SDM Ns. Suwandi Luneto, S.Kep, M.Kes, langsung melakukan skrining lewat pemeriksaan Swab kepada petugas kesehatan yang berada di Rumah Sakit Kandou Manado.

“jika dalam pemeriksaan Swab PCR ditemuka ada yang positif, maka akan ada langkah-langkah selanjutnya, mengingat varian Omicron ada yang tidak bergejalah dan ada yang bergejalah ringan,” ujar dokter Ivonne.

Dia juga memberikan semangat kepada tenaga kesehatan agar tetap waspada dan yang paling penting selalu memakai APD sesuai dengan standar operasional dan juga selalu memakai masker, menghindari kerumunan agar terhindar dari varian Omicron.(sisco)




Ziarah Ke Makam Mantan Direktur RSUP Kandou Manado, Panelewen: Dedikasi Dan Jasa Para Pemimpin Terdahulu Menjadi Motivasi Selalu Dikenang

Manado,GN- Rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 27 RSUP Prof Dr RD Kandou Manado 09 Februari 2022 mendatang, Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD bersama Panitia pelaksana melakukan ziarah ke makam mantan Direktur RSUP Kandou Manado, Jumat (04/02/2022).

Kegiatan Ziarah ke makam mantan Direktur RSUP Kandou Manado diawali dengan doa oleh Pdt Christian Keintjem,STh dan Deysi Arumpadang,STh.

Dalam sambutannya Dirut memberikan apresiasi kepada Panitia Hut ke 27 RSUP Kandou Manado, yang langsung diketuai plt Direktur Keuangan dan BMN Frets Melope,SE,MSi dimana telah mengagendakan kunjungan ke makam para pimpinan terdahulu. “Terima kasih bagi panitia HUT RSUP Kandou yang sudah menyiapkan kegiatan ini,” kata Panelewen.


Lanjutnya mengatakan bahwa apa yang di lakukan oleh pimpinan Rumah Sakit terdahulu, sangat membekas dan memberikan arti bagi pelayanan rumah sakit sehingga nama rumah sakit sekarang menjadi RSUP Prof dr R.D Kandou Manado.

Selain itu Dirut juga menjelaskan terkait angka 27 RSUP Kandou Manado dihitung dari tahun 1995 dimana cikal bakal rumah sakit ini merupakan RS umum daerah yang berdiri dari tahun 1936, dihitung dari saat itu sekarang sudah HUT yang ke 86.Status RSUP berdiri dari tahun 1995 sampai sekarang berada diangka 27 tahun.

“Seperti apa RSUP Kandou saat ini tidak lepas dari peran pimpinan pendahulu, saya sebagai pimpinan RSUP Kandou memberikan apresiasi dan berterima kasih bagi mantan pemimpin yang sudah mendahului kita, dan keluarga patut berbangga karena kenangan nama terpampang di nama rumah sakit yang ada di Sulawesi Utara ini,” jelas Dirut Panelewen.

Dia menambahkan bahwa perjalanan panjang RSUP Kandou ke 27 Tahun, banyak kenangan yang ditinggalkam oleh para petinggi RSUP Kandou yang telah berpulang ke Tuhan Yang Maha Esa, dimana segala jerih lelah, daya upaya dengan semua keterbatasan peralatan dan SDM pada saat itu tidak menggoyakan semangat mereka,kerja keras merekalah sampai RSUP Kandou ada sampai saat ini.

“Dedikasi dan jasa para pemimpin RSUP Kandou Manado yang terdahulu menjadi motivasi dan akan selalu di kenang dalam tugas kami saat ini untuk melanjutkan apa yang sudah ada yaitu bekerja dengan segenap hati dan melayani dengan Tulus Iklas, untuk itu dalam rangka HUT RSUP Kandou kami datang berziarah untuk mendoakan bagi mereka yang telah mendahului kita,” terangnya.

Direktur Utama dalam melakukan ziarah ke makam mantan Direktur RSUP Kandou Manado turut didampingi Ketua Dharma Wanita RSUP Kandou yang juga Direktur Utama RSUD Walanda Maramis dr Sandra Rotty,MM, Direktur Keuangan dan BMN Frets Melope,SE.MSi, Konsultan Manajemen RS dr Armenius Sondakh,SpTHT-KL, Koordinator Pendidikan dan Penelitian dr Hanry Takasenseran, Koordinator Anggaran  Ahnec L Sepang SE, Sub Koordinator Penyusunan dan Evaluasi Anggaran Semuel J A Masengi,SKM, Sub Koordinator Hukormas Novita,SH, Plt Sub Koordinator Perbendaharaan dan Pelaksanaan Anggaran, Donald Pessak,SE dan panitia HUT lainnya. (sisco)




Rusol Bapelkes Kembali Berpenghuni, Dokter Samuel Tanos: Semua Kami Menampung WNI Dan WNA Pelaku Perjalanan Luar Daerah Dan Luar Negeri

Manado,GN- Setelah ditetapkan sebagai Rumah Isolasi (Rusol) oleh Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk menampung warga masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19 kini kembali berpenghuni.

Penanggungjawab Rusol Bapelkes Sulut dr Samuel Tanos (foto : gemparnews)

Pasalnya sebanyak 49 orang terkonfirmasi positif Covid-19 mereka dari Bandara langsung di rumahkan di Rusol Bapelkes Sulut. ” Mereka ini adalah pelaku perjalanan dari luar daerah, setelah tes antigen mereka positif dan dilanjutkan dengan Swab PCR dan masih positif, kemudian dari Bandara langsung ke Rusol Bapelkes ini,” ujarnya dokter Samuel Tanos kepada media gemparnews.com Jumat (4/2/2022) ketika di temui diruangan kerjanya.
Lanjut, Kepala Bapelkes Sulut ini mengatakan bahwa pihaknya sebagai penanggungjawab Rusol hanya mengikuti arahan dan petunjuk dari pimpinan. ” Jadi saya hanya mengikuti arahan pimpinan saja,” kata dokter Sam panggilan akrabnya.

Dia menjelaskan selain warga masyarakat lokal, Rusol Bapelkes Sulut juga menampung WNA Dan WNI yang melakukan perjalan dari luar negeri yang terkonfirmasi positif covid-19 ini. ” Jadi kalau perjalanan dari luar negeri ada dua yakni Warga Negara Asing (WNA) dan Warga Negara Indonesia (WNI) semuanya Rusol Bapelkes dapat menerima atau menampung warga jika terkonfirmasi positif Covid-19,” tandasnya. (sisco)




Sekretariat DPRD Sulut Gelar FGD, Mangala Sebut FGD Dapat Memberikan Wawasan Dan Nilai Positif

Sulut,GN- Focus Group Discussion (FGD) di gelar oleh Sekretariat DPRD Sulut, diikuti seluruh Sekretaris DPRD Kabupaten dan Kota se-Sulut. Kegiatan yang di pusatkan diruangan Rapat Paripurna DPRD Sulut, Kamis (03/2/2022).

FGD tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulut Gammy Kawatu, yang diwakili Asisten I Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Denny Mangala. juga di hadiri oleh Staff Ahli Gubernur Sulut Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Daniel Mewengkang, Sekretaris Bapeda Sulut Aldrin Anis dan Sekretaris DPRD Sulut, Glady Kawatu.

Focus Group Discusion (FGD) Di Laksanakan Di Ruangan Paripurna DPRD Sulut (foto: ist)

Ketua Panitia, Dammy Tendean yang juga Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Sekretariat DPRD Sulut menyebutkan FGD dilaksanakan bertujuan meningkatkan program, perencanaan dan kegiatan.

“Meningkatkan sinkronisasi pelaksanaan tugas, fungsi aparatur negara terkait fasilitas tugas, dan fungsi pimpinan dan anggota DPRD. Memaksimalkan pengelolaan administrasi di Sekretariat DPRD se- Sulut,” sebut Tendean.

Sementara itu, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sulut, Denny Mangala membuka acara FGD mengapresiasi Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu atas terselenggaranya FGD tersebut dengan menghadirkan pejabat struktural. “FGD ini sangat penting dalam rangka kita menyamakan persepsi termasuk dalam batas kapasitas seperti program, rencana kerja DPRD Sulut, dan DPRD se-Kabupaten/Kota,” kata Mangala.

Mangala menambahkan FGD ini saling share terkait berbagai aspek. “Tentunya, dalam forum ini bisa saling share terkait berbagai aspek, atau fenomena yang berkembang serta permasalahan yang dihadapi dalam tugas-tugas di Sekretariat DPRD. Agar, selesai FGD ini, bapa ibu yang hadir pada hari ini, akan mendapatkan nilai positif. Kita harus menghilangkan image, bahwa kegiatan ini hanya datang saja kemudian pergi, yang penting sudah hadir,” terangnya.

Dia berharap, dapat merubah konsep berpikir atau image selama ini, bahwa bukan hanya pertemuan biasa saja. “FGD ini, sekali lagi bisa memberikan wawasan, nilai positif, pengetahuan dan pengalaman dalam menjalankan finalisasi tugas-tugas sekretariat DPRD,”tandasnya. (sisco)




140 Buruh Kapal Di Pelabuhan Manado Tak Terima Kartu BPJS, Bamukist Desak Koperasi TKBM Berikan Hak Anggota TKBM

Manado,GN- Sekitar 140 anggota Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di pelabuhan Manado belum mendapatkan kartu peserta BPJS dari Koperasi TKBM Manado. Seharusnya anggota Koperasi TKBM diikut sertakan dalam program jaminan kesehatan BPJS, karena semua itu sudah ditanggung oleh Perusahaan Bongkar Muat (PBM) di pelabuhan Manado.

Pelabuhan Manado (foto : ist)

Salah satu sumber yang juga merupakan anggota Koperasi TKBM kepada awak media ini, mengaku dirinya tidak mengantongi kartu kepesertaan BPJS.

“Tak pernah ada kartu BPJS,” ujar anggota koperasi yang namanya enggan ditulis.

“Kami hanya menerima upah, seharusnya ada kartu BPJS. Sebab itu sudah dibayarkan perusahaaan kepada pengurus koperasi TKBM namun nyatanya tak ada,” tambahnya.

Sesuai dengan penulusuran, dalam proses bongkar muat di pelabuhan Manado setiap perusahaan diwajibkan untuk membayarkan biaya sekitar Rp 80 ribu lebih per ton yakni membayar upah buruh, biaya kesejahteraan buruh, biaya BPJS buruh dan biaya administrasi koperasi. Untuk BPJS saja sudah di berlakukan sejak tahun 2014 lalu. Namun hingga tahun 2021 belum juga mendapatkan kartu BPJS.

Terkait hal itu, Sekretaris Bamukist Alfein Gilingan, SPd angkat bicara. Kepada awak media ini, Alfein mendesak pihak Koperasi TKBM Manado harus mengikutsertakan anggota TKBM sebagai peserta BPJS. ” Itu harus, karena sudah dibayarkan oleh PBM ke Koperasi TKBM Manado. Kalau ada dugaan penyimpangan, itu harus di usut tuntas,” desaknya.

Sementara itu Ketua Koperasi TKBM Manado Hartati Kambey ketika dikonfirmasi melalui telephone kepada media ini mengakui bahwa ada anggota koperasi yang belum didaftarkan dalam program BPJS tahun sebelumnya.

“Dahulu mereka ikut program asuransi bumi putera, namun sudah tutup. Dan waktu itu terkendala dengan NIK jadi kami belum daftarkan ke BPJS.
Nah, untuk tahun 2022 ini sudah kami daftarkan sebagai peserta BPJS,” tandasnya. (sisco)




Resmi! Dirut RSUP Kandou Manado Canangkan Perayaan HUT Ke 27

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD membuka secara resmi dan mencanangkan Perayaan HUT ke 27 RSUP Kandou Manado, Rabu (2/2/2022) pagi.

Sebelumnya kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin Pdt Christian Keintjem. Kemudian dilanjutkan dengan laporan sekaligus sambutan Ketua Panitia HUT Frets Melope, SE, MSi.

Dirut RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (foto: ist)

“Terima kasih buat jajaran Direksi terutama pak Dirut yang mempercayakan kami sebagai panitia dan terus mensuport kami,” kata Ketua panitia yang juga Plt Direktur Keuangan dan BMN Frets Melope,SE, MSi.

Lanjut, Melope menyampaikan rangkaian kegiatan HUT ke 27 akan digelar dengan berbagai kegiatan diantaranya webinar kegiatan ilmiah bagian penyakit dalam pada tanggal 3 Februari, selanjutnya webinar penyakit bedah, webinar kardiologi dan webinar anastesi.

“Untuk kegiatan lainnya yaitu olahraga fun bike yang diikuti jajaran RSUP dan komunitas sepeda, lomba lainnya yaitu bulutangkis, tenis meja, kesenian manajemen idol serta lomba kebersihan antar bagian, nantinya juga ada kegiatan ziarah ke jajaran RSUP yang sudah mendahului kita. Nantinya puncak kegiatan dilakukan pada tanggal 9 dan tanggal 16 Februari digelar ibadah syukur,”terang Melope.

Pada kesempatan itu, Dirut RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD mengatakan, kegiatan HUT tahun ini bisa dilaksanakan namun tetap dalam protokol kesehatan. “Acara ini tetap harus dijaga protokol kesehatannya, saat ini Jakarta meningkat 1000 persen dalam penyebaran virus omicorn, Manado pun harus siap dan siaga menghadapi omicorn,” pesan Dirut dalam sambutannya.

Selain itu, Dirut menguraikan perjalanan RSUP Kandou, yang disebutnya cikal berdirinya RS Gunung Wenang mulai tahun 1935 yang jika dihitung saat ini sudah 86 tahun, hanya saja di tahun 1995 berdiri RSUP Kandou sehingga sampai hari ini genap 27 tahun.

Pencanangan kegiatan HUT RSUP Kandou Manado diakhiri dengan senam bersama jajaran pegawai dan Direksi, yang sebelumnya dilakukan pelepasan peserta Fun Bike yang akan menempuh perjalanan sejauh 27 KM.

Ketua Panitia Yang Juga Plt Direktur Keuangan Dan BMN RSUP Kandou Manado Frets Melope,SE,MSi (foto:ist)

Turut hadir pada pencanangan kegiatan Direktur Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Rotty, M.Kes, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan, Kepala BI Perwakilan Sulut Arbonas Hutabarat, Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Dr dr Billi Kepel, serta para pejabat struktural dan staf di RSUP Kandou Manado. (sisco)




Gereja Sion Jadi Situs Cagar Budaya Nasional, HVK Ajak Masyarakat Kota Tomohon Jaga Dan Lestarikan

Sulut,GN- Wakil Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Herol V Kaawoan (HVK) merasa bersyukur diresmikannya Gereja Sion Tomohon jadi situs Cagar budaya peringkat nasional berdasarkan keputusan menteri pendidikan kebudayaan riset dan teknologi.

Selain Gereja Sion Tomohon, kata HVK di Sulawesi Utara juga ada situs cagar budaya peringkat nasional yakni Makam Tuanku Imam Bonjol dan Makam Kyai Mojo.

Sebagai informasi ini merupakan salah satu tindak lanjut kunjungan kerja lintas komisi DPRD Provinsi Sulawesi utara ( 21 maret 2021) lalu di Direktorat jenderal kebudayaan. Ini di sampaikan Kasubag tata usaha Fatwa Yulianto.

HVK mengajak masyarakat Tomohon bahkan siapapun untuk menjaga, merawat dan melestarikan situs cagar budaya ini. “Saya mengajak kita semua Masyarakat Sulut dan terlebih khusus masyarakat kota tomohon menjaga dan melestarikan cagar budaya yang sudah di resmikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey,Agar dapat memberikan Multiplier Effect buat masyarakat kota tomohon baik dari segi sisi ekonomi dan pariwisata,” tandasnya. (sisco)




Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, Lahope : Alokasi Sementara Sulut 1510 Unit Tahun 2022

Sulut,GN- Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi 1, Recky W Lahope mengatakan pihaknya baru saja melakukan tatap muka dan koordinasi terkait bantuan stimulan perumahan swadaya dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat yang masih banyak memiliki rumah yang tidak layak.

Foto Bersama Komisi 3 DPRD Sulut Dan Balai P2P Sulawesi I, Usai Melakukan Rapat Dengar Pendapat(foto: gemparnews)

Hal ini disampaikannya kepada sejumlah media usai melaksanakan rapat dengar pendapat dengan komisi III DPRD Sulut, Senin (31/01/2022).
” Itu tadi hanya melakukan koordinasi dengan komisi III DPRD Sulut Untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Lahope.
Lanjut, Lahope menjelaskan sesuai dengan alokasi sementara untuk Sulawesi Utara mendapatkan 1510 unit dan itu nantinya akan di sebarkan kepada 15 Kabupaten dan Kota. ” Tahun ini turun karena anggaran. Tahun lalu sebanyak 1650 unit dan tahun sebelumnya 3500 unit. Jadi tahun 2022 ini turun,” jelasnya.
Sementara, ditanya kuota untuk kota Manado, Lahope mengatakan bahwa untuk Kota Manado belum pasti. ” Kota Manado belum pasti,” terangnya.

Diketahui, rapat dengar pendapat di pimpin oleh Ketua Komisi III Berty Kapojos di dampingi Stela Runtuwene dan anggota Boy Tumiwa,Agustine Kambey,Ronald Sampel,Ayub Ali Albugis dan Amir Liputo (sisco)