Ketua DPRD Sulut Jadi Peserta Kursus KPPD di Magelang

Sulut,GN- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr. Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia di Akademi Militer Magelang.

Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus A Silangen,SpB-KBD (foto: Gemparnews)

ketua DPRD Sulut ikut dalam kegiatan ini bersama para Ketua DPRD provinsi serta kabupaten/kota lainnya dari seluruh Indonesia.

Mengusung tema “Memperkuat Peran Pimpinan Legislatif dalam Mensukseskan Program AstaCita Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, menjadi wadah strategis bagi peserta dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan serta sinergi antara lembaga legislatif di berbagai daerah.

Ketua DPRD Sulut mengatakan, retreat yang diikuti meninggalkan semangat, betapa pentingnya peran legislatif dalam mendukung arah pembangunan nasional.

“Kegiatan ini sangat penting untuk diikuti, karena secara langsung membuka wawasan kebangsaan. Bahkan meningkatkan kapasitas kepemimpinan kami sebagai pimpinan DPRD. Sehingga kami dapat lebih optimal dalam mengawal dan mensukseskan program-program strategis pemerintah menuju Indonesia Emas 2045,”kata Silangen.

Agenda KPPD ini, para pimpinan DPRD mendapatkan pembekalan optimal terkait geopolitik, geostrategi, hingga tata kelola pemerintahan yang efektif.

“DPRD sebagai representasi rakyat di daerah harus mampu menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam program yang tepat sasaran. Kunci utamanya adalah sinergi antara pusat dan daerah,” ucapnya.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Akademi Militer Magelang ini dirancang tidak hanya sebagai forum akademik, tetapi juga sebagai ruang refleksi dan penguatan karakter kepemimpinan.

Berbagai kegiatan yang di ikuti oleh peserta antara lain sesi diskusi, ceramah strategis, serta simulasi kebijakan yang dipandu oleh para pakar dan pejabat nasional.

Sialngen berharap dalam mengikuti agenda ini, DPRD Provinsi Sulawesi Utara semakin berperan aktif dalam mendorong pembangunan daerah yang selaras dengan visi nasional.

“Kami berkomitmen untuk membawa hasil pembelajaran ini ke daerah, demi peningkatan kinerja legislatif yang lebih responsif, adaptif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tandasnya




Ketua Pansus : Besok Rapat Pembahasan dengan Mitra Kerja Komisi III dan IV

Sulut,GN- Ketua Pansus LKPJ Gubernur tahun 2205, Raski Mokodompit menegaskan rapat pembahasan akan berlangsung sampai Selasa 14 April 2026 dengan menghadirkan mitra kerja komisi III dan komisi IV DPRD Sulut.

Ketua Pansus LKPJ Gubernur 2025, Raski Mokodompit (foto : Gemparnews)

Raski menyebutkan sebelumnya rapat pembahasan LKPJ Gubernur 2025 menghadirkan dua mitra kerja yakni komisi I dan Komisi II.

” Kita baru selesai melakukan rapat pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2025 dengan mitra kerja komisi I dan komisi II dan besok hari kita akan lanjut rapat pembahasan LKPJ Gubernur dengan mitra kerja komisi III dan komisi IV DPRD Sulut,” kata Raski kepada sejumlah media usai rapat pembahasan, Senin (13/04/2026) di ruangan sidang paripurna DPRD Sulut.

Lanjut kata Raski, setelah selesai pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2025 dengan mitra kerja, pansus akan turun lapangan sekaligus mengecek spot – spot sesuai dengan data yang di terima oleh pansus. ” Nanti kita akan berembuk dengan anggota pansus, untuk turun lapangan usai rapat pembahasan ini,” tandas Raski. (sisco)




Memperingati World Health Day 2026, RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Pterygium

Manado,GN – Dalam rangka memperingati World Health Day yang jatuh pada 07 April 2026, Tim Promosi Kesehatan dari RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan kepada masyarakat dengan tema “Kenali dan Cegah Pterygium sejak Dini”.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata, khususnya terkait penyakit pterygium atau yang dikenal sebagai “daging tumbuh di mata”, yang masih banyak ditemukan pada masyarakat di wilayah dengan paparan sinar matahari tinggi seperti Sulawesi Utara.

Edukasi disampaikan oleh narasumber, dr. Andrew Chietra, SpM, yang menjelaskan bahwa pterygium merupakan pertumbuhan jaringan pada mata yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan apabila tidak ditangani dengan baik. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya penggunaan pelindung mata seperti kacamata anti-UV serta menghindari paparan debu dan iritan lingkungan sebagai langkah pencegahan utama.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Departemen Oftalmologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, SpM, ChM, FICS, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan edukasi ini.

“Kegiatan promotif dan preventif seperti ini sangat penting untuk menekan angka kejadian penyakit mata yang sebenarnya dapat dicegah. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini,” ujar Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, SpM, ChM, FICS.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pemasaran RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Ruslianto Urendeng, SH, serta PJ Promkes, Christian Modeong, S.I.Kom, yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan edukasi ini.

Kegiatan berlangsung dengan interaktif, di mana peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber, serta mendapatkan materi edukasi yang mudah dipahami oleh masyarakat umum.

Melalui momentum World Health Day 2026, RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya promosi kesehatan sebagai bagian dari pelayanan yang komprehensif kepada masyarakat. (*/sisco)




Informasi Pengalihan Jalur Masuk RSUP Kandou Manado Mengikuti Rambu dan Petunjuk di Lokasi

Manado,GN -Sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Gedung Kanker oleh PT Hutama Karya (HK), bersama ini disampaikan kepada seluruh pengguna jalan dan masyarakat bahwa akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas di area sekitar lokasi pekerjaan.

Pengalihan ini dilakukan karena adanya kegiatan galian dan penyambungan kabel, yang berdampak pada penutupan sebagian badan jalan ±2,5 meter.

Adapun pengaturan lalu lintas sebagai berikut:

Jalur kendaraan akan dialihkan mengikuti rambu dan petunjuk di lokasi

Pengguna jalan diimbau untuk memperlambat laju kendaraan dan tetap berhati-hati saat melintas

Petugas akan disiagakan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas

Waktu Pelaksanaan:Mulai Jumat, 10 April 2026 pukul 15.00 WITASelesai Senin, 13 April 2026 pukul 05.00 WITA.

Pimpinan PT HK dan RS Kandou memohon maaf atas dengan adanya perubahan jalur sementara ini.

Di himbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk dapat memaklumi dan menyesuaikan perjalanan, serta mengikuti arahan petugas demi keamanan dan kelancaran bersama.

Demikian pemberitahuan ini disampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.(*/sisco)




Kunker Wamenkes RI di Sambut Gembira Dirut Bersama Jajaran RSUP Kandou Manado

Manado, GN- Kunjungan Kerja (Kunker) Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P,.FISR di sambut Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, Kamis (09/04/2026).

Turut hadir Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Wega Sukanto, Direktur SDM dan Penelitian dr Yune Laukati,MKes, Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang Siagian dan Direktur BMN dan Keuangan Ekwanto,SE,MM

Kehadiran Wemenkes di RSUP Kandou Manado dalam agenda sosialisasi pemerataan fasilitas kesehatan.

Wamenkes menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mendorong pemerataan fasilitas kesehatan,  khususnya di wilayah Sulawesi Utara. Program yang disosialisasikan mencakup distribusi sedikitnya 19 jenis alat kesehatan untuk setiap rumah sakit.

Wamenkes berharap, bantuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkecil kesenjangan layanan medis antar daerah. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh di setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

“Pemerataan fasilitas dan alat kesehatan menjadi kunci utama agar standar layanan di berbagai daerah bisa setara. Dengan kelengkapan fasilitas, masyarakat tidak perlu lagi dirujuk jauh untuk mendapatkan penanganan yang memadai di daerah,” ujarnya.

Wamenkes mengatakan distribusi alat tidak dilakukan secara seragam tanpa mempertimbangkan kebutuhan riil di lapangan. Setiap rumah sakit diminta aktif mengusulkan kebutuhan alat berdasarkan kondisi dan layanan yang dimiliki.

“Permintaan alat harus datang dari masing-masing rumah sakit. Mereka yang paling tahu apa yang dibutuhkan, alat apa yang belum ada, dan layanan apa yang ingin diperkuat,” sebutnya.

Peran penting RSUP Kandou Manado sebagai rumah sakit rujukan di kawasan timur Indonesia, dalam mengakselerasi implementasi program tersebut. Seiring dengan tersedianya peralatan medis yang lebih merata dan memadai di setiap fasilitas kesehatan di Sulawesi Utara tentu menjadi upaya besar pemerintah dalam memastikan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.

Dalam sosialisasi ini, hadir kepala dinas  kesehatan dari berbagai Kabupaten dan Kota dan juga kepala dinas kesehatan provinsi Sulut. (sisco)




Dukung Penuh Paskah Nasional 2026 di Sulut, RSUP Kandou Manado Siapkan Nakes dan Mobil Ambulans

Manado,GN – Puncak perayaan Paskah Nasional tahun 2026 di Sulawesi Utara dilaksanakan di kawasan Mega mall Manado, Rabu (08/04/2026).

Perayaan paskah kali ini di hadiri ribuan warga jemaat denominasi Gereja se Sulawesi Utara. Perayaan paskah 2026 ini menghadirkan utusan Presiden RI Hashim Djojohadikusmo dan juga undangan lainnya.

Sementara itu, untuk mensukseskan acara Paskah Nasional 2026, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado turut mengambil bagian dengan menyiapkan Tenaga kesehatan (Nakes) dan mobil Ambulance untuk membantu panitia pelaksana Paskah Nasional di Pohon Kasih Kawasan Mega Mall Manado.

Pantauan media Gemparnews.com di lokasi kegiatan, Direktur Utama (Dirut) Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA,MARS turut hadir dalam kegiatan bernuansa rohani. Kehadiran Dirut di kegiatan Paskah Nasional 2026 ini membuktikan dukungan nyata RSUP Kandou Manado guna suksesnya perhelatan kegiatan rohani secara Nasional di Provinsi Sulawesi Utara.

Selain itu, kehadiran RSUP Kandou Manado dalam kegiatan ini, menjadi wujud kepedulian terhadap setiap peserta yang hadir, sekaligus memastikan aspek kesehatan tetap terjaga. Dukungan penuh yang diberikan menjadi cerminan bahwa pelayanan tidak hanya berlangsung di dalam ruang rumah sakit, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, dalam setiap momentum penting, termasuk perayaan pesta iman kemenangan bagi umat Kristen. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Sambut Kunjungan Kerja Wamenkes RI di Bumi Nyiur Melambai

Manado,GN- Kedatangan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, dalam rangka kunjungan kerja di Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (07/4/2026) di sambut oleh Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan,SpJP, (K).FIHA.MARS.

Rombongan Wamenkes saat tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, langsung menuju ruang VIP bandara sebelum memulai rangkaian agenda kerja.

 

Agenda perdana Wamenkes untuk mengunjungi Universitas Katolik De La Salle Manado turut di dampingi Dirut Prof Starry Rampengan.

Dalam pertemuan itu, membahas persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran sebagai upaya penguatan sumber daya manusia di bidang kesehatan di Sulawesi Utara.

Usai dari Universitas De La Salle, Wamenkes melanjutkan agenda menghadiri kegiatan pelayanan kesehatan berupa pengobatan gratis bagi masyarakat di Polda Sulawesi Utara.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah terus di bangun melalui kunjungan kerja dalam upaya memperkuat layanan kesehatan serta pengembangan pendidikan kedokteran di daerah bumi nyiur melambai. (sisco)

 




Ratusan Masa Aksi Damai Sambangi Kantor DPRD Sulut

Sulut,GN – Usai menggelar aksi damai di kantor Gubernur Sulawesi Utara, masa aksi damai yang di koordinir oleh Panglima LMP Provinsi Sulut Indra Wongkar,SE, Ketua LMP Sulut Yopie Wonte, dan beberapa Ormas lainnya dan masyarakat bergerak menuju ke kantor DPRD Sulut yang berada di Kairagi, di bilangan jalan Manado – Bitung.

Pantauan media Gemparnews.com, Rabu (01/04/2026) Ratusan masa aksi berkonvoi dengan memakai satu kendaraan tronton dan kendaraan roda empat serta roda dua menuju ke gedung cengkih.

Sesampainya di halaman kantor DPRD Sulut, masa aksi belum diberikan izin masuk. Dan setelah melakukan negosiasi, akhirnya masa aksi di perbolehkan memasuki gedung DPRD Sulut. Selanjutnya perwakilan masa aksi di perkenankan menuju ke lantai tiga di ruangan serba guna DPRD Sulut untuk melakukan dialog sekaligus menyampaikan aspirasinya.

Di ruangan serba guna DPRD Sulut, perwakilan masa aksi damai di terima oleh Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter, Ketua Komisi 3 Berty Kapojos, Ketua Fraksi Nasdem Nick A Lomban, anggota fraksi Nasdem Paula Runtuwene dan Sekretaris DPRD Sulut Wiliam Niklas Silangen.

Dialog tersebut di tuntun langsung Ketua Komisi 3 DPRD Sulut Berty Kapojos, memberikan kesempatan kepada kordinator masa aksi Indra Wongkar,SE mewakili masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

Indra menjelaskan ada berbagai aspirasi yang akan di sampaikan diantaranya, aspirasi dari masyarakat Bolaangmongondow tepatnya desa Lolak, pinagoluman dan beberapa desa lainnya terkait penerbitan akta tanah atau sertipikat. Hal sama juga kata Indra terjadi pada Masyarakat Pandu Kota Manado. Dimana Masyarakat Pandu telah lama menempati tanah HGU namun belum diberikan haknya untuk mendapatkan sertipikat.

Sementara untuk masyarakat Desa Lotta Kecamatan Pineleng mengeluhkan terkait janji Pemerintah Kota untuk memberikan secara gratis kepada masyarakat desa Lotta dalam penyambungan air bersih dari PDAM. ” Tapi nyatanya, pihak PDAM menagih beban tagihan kepada masyarakat. Padahal pemerintah kota sudah menjanjikan secara gratis,” ucap Indra dengan nada geram.

Indra juga memberikan kesempatan kepada perwakilan masyarakat diantaranya masyarakat Pandu, masyarakat Bolmong, masyarakat Lotta dan lainnya secara langsung menyampaikan keluhan kepada anggota DPRD Sulut.

Perwakilan Masyarakat Pandu Christian Salumpaehe dan Ibu Sofie Adrian mengharapkan DPRD bersama Pemerintah Provinsi Sulut, dapat memfasilitasi menerbitkan sertipikat.  Saat ini ada program Pemerintah yakni PTSL untuk penerbitan sertipikat.

Usai mendengar keluhan dan aspirasi masyarakat, Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter berjanji bahwa aspirasi masyarakat akan di tindaklanjuti dan semua akan dilaporkan kepada pimpinan DPRD Sulut mengenai hasil diskusi hari ini. “Jadi kami sebagai anggota DPRD tugas kami sebagai pengawasan tentunya akan menerima aspirasi ini untuk disampaikan kepada pimpinan DPRD Sulut,” kata Anter.

Sementara itu, Ketua Komisi 3 Berty Kapojos, senada dengan apa yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Sulut bahwa keluhan dan aspirasi masyarakat akan di tindaklanjuti. “Pasti akan Kami tindaklanjuti dengan memanggil Hearing. Semua akan kami undang termasuk perwakilan masyarakat yang hadir pada saat ini,” ungkap Kapojos.

Pantauan media ini, Dialog berjalan dengan tertib dan aman. Semua perwakilan masa aksi yang sudah hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi serta keluhannya. (sisco)




Wakili Sekwan, Kasub Analis Kebijakan Ahli Muda DPRD Sulut Terima Kunker DPRD Kabupaten Mitra

Sulut,GN- DPRD Sulawesi Utara di kunjungi kembali oleh para legislator dari Minahasa Tenggara (Mitra), Rabu (01/04/2026).

Kunjungan kerja (Kunker) tersebut, di sambut dengan baik oleh Kasub Analis Kebijakan Ahli Muda Justman Entjaurau,ST,MAP mewakili Sekretaris DPRD Sulut.

Pada kesempatan itu, banyak hal yang di tanyakan oleh anggota DPRD Minahasa Tenggara.

Terkait pertanyaan tersebut, Justman menjelaskan dan menjawab seputaran pertanyaan yang di sampaikan oleh anggota DPRD Mitra. (sisco)




Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter Gelar Reses Pertama Tahun 2026

Sulut,GN-  Dalam rangka menyerap aspirasi warga masyarakat, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Royke Anter melaksanakan reses pertama tahun 2206 di Kelurahan Ternate Tanjung Kecamatan Singkil Kota Manado.

 

Reses tersebut di hadiri oleh masyarakat  dan juga mewakili pemerintah, perangkat Kelurahan, tokoh masyarkat dan tokoh agama.serta kepala lingkungan.

Royke Anter dalam sambutannya menjelaskan maksud pelaksanaan reses ini sebagai amanat undang undang dan merupakan bagian dari kerja kedewanan.

“Reses dilaksanakan dalam setahun sebanyak 3 kali, jadi sebagai tugas dan tanggung jawab kami untuk turun ke dapil menjemput aspirasi bahkan masukan-masukan dari masyarakat,” kata Anter.

Dari pelaksanaan reses iini banyak sekali masukan bahkan keluhan masyarakat. Adapun aspirasi masyarakat antara lain,

Terkait penerimaan bantuan bencana banjir, penerimaan BPJS dan masyarakat memohon bantuan untuk penerbitan sertifikat.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Wakil Ketua DPRD Sulut menyampaikan bahwa akan mengawal aspirasi masyarakat dan meneruskan apa yang menjadi usulan warga sesuai dengan kewenangannya masing-masing, baik itu pemerintah kota, pemerintah provinsi bahkan pemerintah pusat.

” Aspirasi bapak – ibu akan kami kawal tentu sesuai dengan kewenangan masing – masing,” ucapnya. (sisco)