Liputan khusus : Komitmen Walikota Manado Terhadap Pemberantasan Korupsi, diakui Pemerintah Pusat

 

Keberhasilan suatu Pemerintahan, salah satu faktornya ditentukan dari pemimpinnya dalam Pemberantasan korupsi karena saat ini korupsi sudah menggurita di tiap Pemerintahan. Kota Manado lewat Kepemimpinan Walikota Dr GS Vicky Lumentut, Wakil Walikota, Dr Harley A.B. Mangindaan, dan Sekda Kota Manado, M.H.F. Sendoh, telah membuktikan itu lewat   upaya dan kerja keras bersama jajaran Pemerintah Kota Manado sekali lagi telah mendapatkan pengakuan dari pemerintah pusat.

 

 

 

 

foto walikota dan menteri keuangan

 

Walikota Manado, G.S. Vicky Lumentut pada Jumat 2 Oktober 2015 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan di tengah Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah tahun 2015 dan Penyerahan Piagam Penghargaan Pemerintah, menerima Penghargaan Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Keuangan atas presetasi menyusun LKPD tahun 2014 dan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

 

 

 

foto piagam penghargaan

 

Penghargaan diberikan oleh Menteri Keuangan RI, Bambang P.S. Brodjonegoro kepada Walikota Manado, satu dari 50 walikota yang menerima penghargaan serupa (termasuk Walikota Tomohon, Walikota Bitung, Walikota Kotamobagu), juga diberikan kepada 150 bupati, 26 gubernur (termasuk Gubernur Sulawesi Utara yang penghargaannya diterima SekProv mewakili Gubernur), dan 62 Menteri/Pemimpin Lembaga Nasional.

 

 

 

foto walikota menerima penghargaan 4

 

 

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution yang membuka langsung Rapat Kerja Nasional Akuntasi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah tahun 2015 Jumat 2 Okt 2015 di Jakarta, menegaskan, gubernur, walikota, dan bupati yang sukses menjadikan daerahnya meraih WTP patut diberikan apresiasi khusus.Pasalnya, mendapatkan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bukan pekerjaan mudah. Butuh komitmen dan keseriusan kepala daerah beserta jajarannya untuk mempelopori pemberantasan korupsi dan penyelewengan anggaran.

 

foto walikota menerima penghargaan 1

 

 

“Kita harus apresiasi lebih kepada kepala daerah yang daerahnya mendapatkan opini WTP dari BPK. Tentu itu adalah bukti nyata kepala daerahnya berperang melawan korupsi dan itu bukan hal mudah untuk dilakukan,” tegas mantan Gubernur Bank Indonesia itu saat memberikan sambutan.

 

 

foto walikota menerima penghargaan 5

 

 

Ia menuturkan, kinerja kepala daerah yang bisa menjaga aparaturnya mengelola keuangan secara transparan, merupakan salah satu revolusi mental yang layak dipertahankan. Apalagi, hanya sebagian kecil saja daerah yang bisa mendapatkan WTP, di mana Kota Manado menjadi salah satu dari 50 kota yang menerima penghargaan.   (Lipsus) 




Liputan Khusus : Hasil Rakorev Tim Evaluasi Dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA) Triwulan II Pemkot Manado

Foto EPRA Pemkot Manado
Foto EPRA Pemkot Manado

Manado,GN – Selang beberapa waktu berjalanannya Pemerintahan Kota Manado yang di Nahkodai oleh Walikota  DR Vicky Lumentut dan Wakil Walikota  DR Harley Mangindaan bersama Sekretaris Daerah  Hanfrey sendoh, tentunya sudah banyak kemajuan yang dicapai lewat program – program mereka untuk mensejahtrakaan Masyarakat Manado. namun itu semua perlu ada eavaluasi dan pengawasan untuk menuju ke – Pemerintahan yang transparan dan baik (good governance).

 

Salah satu bentuk Program pengawasan adalah dilaksanakannya   Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan sekaligus Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran Pemerintah (EPRA) Pemerintah Kota Manado yang dibuka oleh Walikota GS Vicky lumentut,Rabu (2 /09/ 2015) di Aula Serbaguna Pemkot Manado

 

Rapat Koordinasi yang ikut dihadiri Wakil Walikota, Harley A.B. Mangindaan, Kepala Bappeda, Peter K.B. Assa, Ph.D, memaparkan kinerja seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Manado. Dalam laporan dan presentasinya, Kaban Bappeda memberi penjelasan, dari pagu anggaran sekitar 1.399 trilyun, dari 3.816 paket, 703 paket berstatus biru (sudah selesai), 1.957 berstatus hijau (sementara dilaksanakan), 1.182 paket berstatus kuning (belum jatuh tempo), dan terdapat 28 paket berstatus merah atau pekerjaan yang belum diselesaikan .

 

Realisasi keuangan 26.43 persen, sementara realisasi fisik berada pada angka 33.24 persen. Asisten III Sekda Kota Manado, Dra. Henny Giroth memandu diskusi pendalaman terkait beberapa SKPD yang kinerjanya berlabel merah.

 

 

 

 

 

Berikut disajikan lampiran  beberapa informasi terkait kinerja SKPD :

 

 

A.                                                                                               Tabel 1.

Peringkat Deviasi SKPD Pemkot Manado
Peringkat Deviasi SKPD Pemkot Manado

 

Terdapat delapan kategori yang disusun dalam pemeringkatan Deviasi keuangan SKPD Pemerintah Kota Manado.

1.       Kategori A (1%) terdapat 7 SKPD                     (lihat tabel 1.)

2.       kategori B (1- 3 %)  terdapat 4 SKPD               (lihat tabel 1.)

3.        kategori  C  (3- 5 % )  terdapat 4 SKPD             (lihat tabel 1.)

4.       kategori   D  ( 5  % )  terdapat 41 SKPD             (lihat tabel 1.)

5.       kategori    D 1 ( 5- 10%)  terdapat 18 SKPD      (lihat tabel 1.)

6.        kategori    D2 (10 – 20 %)  terdapat 17 SKPD    (lihat tabel 1.)

7.       kategori     D3  (20-30% )  terdapat 10 SKPD    (lihat tabel 1.)

8.        kategori   D4   (> 30%) terdapat 4 SKPD            (lihat tabel 1.)

 

 

 

 

B.                                                                                             Tabel 2.

 

Tabel deviasi Keuangan kelurahan kelurahan di Pemkot Manado
Tabel deviasi Keuangan kelurahan kelurahan di Pemkot Manado

 

 

Terdapat tujuh kategori pemeringkatan Deviasi keuangan di Kelurahan – kelurahan yang ada di lingkungan Pemerintahan Kota Manado.

 

1.        Kategori A (1%) terdapat 35 kelurahan                     (lihat tabel 2.)

2.       kategori B (1- 3 %)  terdapat 12 kelurahan               (lihat tabel 2.)

3.       kategori  C  (3- 5 % )  terdapat 15 kelurahan            (lihat tabel 2.)

4.       kategori   D  ( 5  % )  terdapat 25 kelurahan             (lihat tabel 2.)

5.       kategori    D 1 ( 5- 10%)  terdapat 9 kelurahan         (lihat tabel 2.)

6.       kategori    D2 (10 – 20 %)  terdapat 11 kelurahan     (lihat tabel 2.)

7.      kategori     D3  (20-30% )  terdapat 5 kelurahan      (lihat tabel 2.)

 

 

 

C.                                                                                                  Tabel 4.

Tabel Lima Tertinggi SKPD penyerapan anggaran terbaik di Lingkungan Pemerintahan Kota Manado
Tabel Lima Tertinggi SKPD penyerapan anggaran terbaik di Lingkungan Pemerintahan Kota Manado

 

 

 

 

Berikut daftar lima SKPD yang menjadi penyerapan anggaran terbaik di Lingkungan Pemkot Manado dengan  serapan anggaran kumulatif sebagai berikut :

 

1. Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol     –   Serapan anggaran : Rp 3.878.878.000.    (68,34%).

2. Bagian Adm. Kemasyarakatan                                               –  Srapan anggaran    :  Rp 390.000.000.    (54,36%)

3. Sekretariat Daerah                                                                      – serapan Anggaran :   Rp. 54.440.516.000.     (44,61%)

4.  Inspektorat                                                                                  – Serapan Anggran    :  Rp . 9.733.791.000.    (42,20%)

5. Dinas koperasi dan UMKM                                                        – Serapan Anggaran :  Rp. 3.747.083.000.    (42,20%)

 

 

 

 

 

 

D.                                                                                                  Tabel 5.

Tabel. 5 SKPD Penyerap realisasi anggaran terendah di lingkungan Pemkot Manado
Tabel   5 SKPD Penyerap realisasi anggaran terendah di lingkungan Pemkot Manado

 

 

 

 

Berikut daftar lima SKPD yang menjadi penyerapan anggaran terendah di Lingkungan Pemkot Manado dengan  serapan  anggaran kumulatif sebagai berikut :

 

1. Dinas Pekerjaan Umum                                            – Serapan Anggaran Rp . 146.541.578.000.     (2,77%)

2. Dinas Perindustriaan dan Perdagangan                – Serapan Anggaran Rp.  16.543.307.000.       (10,66%)

3. Dinas Kelautan dan Perikanan                                 – Serapan Anggaran Rp.  10.493.762.000.       (14,31%)

4. Bagian hukum dan Perundangan-undangan        – Serapan Anggaran .Rp.       889.345.000.       (15,77%)

5. Dinas Tata Kota                                                            – Serapan Angggaran Rp. 20.513.540.000.      (15,77%)

 

Sumber : Humas dan Protokol Pemkot Manado.                       (dfy)