Bupati Jabes Gaghana Buka Workshop ,Probity Audit Pengadaan Barang Dan Jasa APIP Inspektorat Sangihe

 

SANGIHE,GN – Untuk penguatan kapasitas APIP Sangihe dan meningkatkan SDM berkualitas dan berintegritas,maka telah digelar kegiatan Workshop probity audit pengadaan barang dan jasa APIP kabupaten Sangihe yang bertempat,di Aula Nyiur melambai kantor BPKP Perwakilan Sulawesi Utara,jumat (11/12/2020).

Kegiatan Workshop langsung dibuka oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME . Acara pembukaan dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Sulut Bpk.DR.Setya Nugraha SE,MIBA,Kepala Inspektorat Daerah Kab.Kepl.Sangihe Nusriyanto.R.E.Pande,SH, narasumber dan sejumlah Auditor Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sangihe, sebagai peserta.

Bupati Gaghana Bersama Kepala BPKP Perwakilan Sulut,Narasumber dan Peserta (foto : Robin)

 

Bupati Gaghana pada sambutannya terlebih dahulu memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Inpektorat Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah memprakarsai kegiatan ini,dalam geliat peningkatan kapasitas APIP di Kabupaten Sangihe.

” Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada inspektorat Kabupaten Sangihe ,atas prakarsa positif ini,dalam geliat peningkatan kapasitas APIP di Daerah Kepulauan Sangihe yang kita cintai bersama,”ujar Gaghana.

Bupati Gaghana Bersama Kepala Perwakilan BPKP Sulut dan Inspektur Sangihe (foto : Robin)

 

Jabes menambahkan bahwa,probity diartikan sebagai integritas,kebenaran,dan kejujuran.Konsep probity tidak hanya digunakan untuk mencegah terjadinya korupsi atau ketidak jujuran,tetapi juga untuk memastikan bahwa,proses penyelenggaraan kegiatan sektor publik, seperti proses pengadaan barang/jasa,penjualan aset,dan pemberian sponsor/hibah.Dilaksanakan secara wajar, objektif, transparan dan akuntabel.

Bupati Gaghana Bersama Kepala BPKP Perwakilan Propinsi Sulawesi Utarab dihadapan Peserta Saat Pembukaan Probity Audit (foto : Robin)

 

Lebih jauh dikatakan Bupati JEG bahwa,probity audit dapat didefinisikan sebagai kegiatan penilaian independen untuk memastikan bahwa,proses pengadaan barang/jasa telah dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan prinsip penegakan integritas,kebenaran,dan kejujuran serta memenuhi ketentuan perundangan berlaku,yang bertujuan meningkatkan akuntabilitas penggunaan dana sektor publik.

Peserta Workshop Probity Audit (foto : Robin)

 

” Sehubungan dengan peningkatan kapabilitas APIP inspektorat Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dimaksud,maka join workshop probity audit pada kesempatan ini,diselenggarakan untuk memperoleh keyakinan bahwa,pelaksanaan perencanaan pengadaan barang dan jasa telah diselesaikan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,sebagai pemenuhan salah satu unsur MLP-KPK APIP harus melakukan/melaksanakan probity audit atas perencanaan barang dan jasa,”tutup Gaghana.

Sementara itu Inspektur Kabupaten Kepulauan Sangihe Nusriyanto Pande,SH mengatakan pelaksanaan probity audit mulai dari perencanaan sampai pelaksanaannya melalui APIP, dan saat mengikuti tetap mengikuti protokol kesehatan,dan peserta dibatasi yaitu,hanya 14 orang.

Bupati Jabes Gaghana Bersama Kepala BPKP Perwakilan Sulutn dan inspektur Sangihe Nusriyanto Pande,SH (foto : Robin)

 

Sebagai inspektur Sangihe Pande berharap agar peningkatan kapabilitas APIP,pengamanan dari sisi pengadaan barang dan jasa betul-betul dikawal karena belanja terbesar dari APBD adalah belanja pegawai dan disertai belanja barang dan jasa,sehingga belanja pegawai real sementara belanja pengadaan barang dan jasa dari sistim sudah berjalan hanya dalam praktek pelaksanaan dan perencanaan yang perlu dikawal dengan baik.

Bupati Gaghana Bersama Kepala BPKP Perwakilan Sulut,Inspektur Sangihe dan Nara Sumber (foto : Robin)

” Harapan kami agar peningkatan kapabilitas APIP,kemudian pengamanan dari sisi pengadaan barang dan jasa dikawal betul karena dari belanja APBD yang terbesar adalah belanja pegawai,kemudian disertai belanja barang dan jasa dari sistemnya sudah berjalan hanya dalam praktek pelaksanaan dan perencanaannya perlu dikawal dengan baik,”harap Pande.(Advetorial).




Bupati CEP Lakukan Apel Kerja dan Pengarahan Sekaligus Kembalikan Jabatan 27 PLT Hukum Tua

MINSEL, GN – Bupati Minahasa Selatan DR. Christiany Eugenia Tetty Paruntu, SE melakukan apel kerja perdana serta pengarahan bagi Pejabat Struktural dan ASN di lingkup Kabupaten Minahasa Selatan, pada Senin, 7/12/2020, Paska Cuti dari masa Kampanye berakhir.

Bupati CEP Saat Memimpin Apel (foto : ist)

Dalam apel kerja tersebut di ikuti langsung oleh seluruh kepala SKPD serta para pegawai negeri sipil yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

Bupati CEP Saat Menyampaikan Sambutannya (foto : ist)

Apel terbuka ASN Pejabat Struktural, Bupati Minsel Tetty Paruntu juga melakukan pengembalian Jabatan bagi 27 Pelaksana Tugas Hukum Tua serta pejabat yang telah di ganti beberapa waktu lalu.

Peserta Apel Kerja (foto : ist)

Dalam sambutannya Bupati Tetty Paruntu mengatakan bahwa pengembalian Pejabat Hukum tua sudah berdasarkan aturan yang berlaku dan bagi pejabat yang baru di kembalikan terhitung besok, yaitu Selasa 08/12/2020 dan dipersilakan untuk melanjutkan tugas di desa masing masing.

Bupati CEP Saat Menyerahkan SK Mengembalikan Plt Hukum Tua (foto : ist)

Bupati Tetty juga menambahkan agar seluruh ASN di lingkungan Pemkab Minahasa Selatan agar tetap berlaku netral dalam menghadapi Pilkada 9 Desember 2020, mengingat tinggal 2 hari lagi kita akan diperhadapkan pada pesta rakyat yaitu Pilkada Serentak.(*/Advetorial)




Bupati Gaghana Asuransikan Bagi Pekerja Formal 1278 Orang Dan Pekerja Infomal 438 orang

Bupati Jabes Ezar Gaghana ketika menyerahkan Kartu BPJS secara simbolis kepada Ketua FORWAS Verry Bawoleh (foto : ist)

SANGIHE,GN-Sebagai kepedulian dan perhatian kepada Masyarakat,Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali memberikan asuransi kepada pekerja Formal 1278 orang dan pekerja informal 438 dengan total 1716 orang. Mereka adalah pekerja pengemudi bentor,petani muda,nelayan,sopir pekerja insan PERS, dengan memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (BPJS.Kartu BPJS langsung diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME di Kompleks Pasar Petta Kecamatan Tabukan Utara,jumat (4/12/2020).

Bupati Jabes Ezar Gaghana ketika menyerahkan Kartu BPJS secara simbolis kepada Ketua FORWAS Verry Bawoleh (foto: ist)

 

Pimpinan BPJS Propinsi Sulawesi Utara dalam sambutannya terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dibawah pemerintahan Bupati Jabes Gaghana bahwa program negara ini bisa hadir di Sangihe.

” Kamis dari pihak BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dibawah kepemimpinan Bapak Jabes Gaghana,karena program Pemerinah ini boleh hadir di Sangihe,”ujarnya.

Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME saat membawakan sambutan (foto: ist)

 

Dikatakannya bahwa,meskipun ini program pemerintah negara namun jika tidak didukung ,program tetaplah program manfaat sampai dengan program,tidak sampai dirasakan karena tersebut betul-betul diberikan perlindungan ,sehingga butuh sentuhan dari pemerintah Kabupaten/Kota.

” Terima kasih juga kami sampaikan kepada dinas tenaga kerja Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe,terima atas support dan dukungannya, kedepan kami siap menerima masukan dan arahan agar jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Kepulauan Sangihe bisa berjalan baik,”ucapnya.

Bupati Gaghana Didampingi ketua Tim Penggerak PKK Kabupten Sangihe Dra.Hermin Ririswati Gaghana Katamsi,Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Sulut,dan sejumlah Pimpinan OPD (foto: ist)

 

Sementara itu Bupati Jabes Ezar Gaghana ,SE,ME pada sambutannya terlebih dahulu bersyukur karena pada kesempatan itu dapat menyatu dalam sebuah kebersamaan dengan berbagai lapisan elemen masyarakat,baik yang menerima manfaat,yang mendapatkan fasilitas kerja sama kolaborasi Pemerintah Daerah dengan BPJS Ketenagakerjaan.

” Tadi telah diuraikan betapa pentingnya BPJS ketenagakerjaan dalam memfasilitasi berbagai permasalahan,berbagai tantangan,hambatan dalam menjalani hidup ini.Pemerintah Daerah sangat berkewajiban untuk memfasilitasi terhadap perlindungan tenaga kerja formal dan informal,”ujar Gaghana.

Penerima Kartu BPJS Ketenagakerjaan (foto: ist)

 

Lebih jauh disampaikan Bupati JEG bahwa dalam kehidupan ada beban-beban pengeluaran bagi keluarga,namun jika mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan,beban itu bukan menjadi beban kita tetapi menjadi beban BPJS Ketenagakerjaan,tidak mengganggu pengeluaran.

” Kalau kita tidak diantisipasi,umpamanya teman-teman bentor,teman-teman ojek dan terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan,tidak tertanggulangi BPJS Ketenagakerjaan adalah sebuah Problema,namun ketika kita sudaha ada BPJS Ketenagakerjaan hal-hal itu tidak terjadi karena sudah dijamin,kita tidak menghendaki peristiwa-peristiwa itu terjadi,tetapi sebagai orang memiliki hikmat harus menjaga kewaspadaan untuk masa depan pribadi,keluarga ,orang-orang yang mencintai,”terang Gaghana.

Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Propinsi Sulawesi Utara saat menyerahkan Kartu BPJS secara simbolis (foto: ist)

 

Bupati berharap agar dapat menjalani dalam proses-proses untuk sama-sama menjaga,dan dikatakan Gaghana bahwa pembiayaan BPJS Ketenagakerjaan 100 % dibiayai oleh APBD Kabupaten Kepulauan Sangihe.

” Saya ingin menyampaikan pembiayaan terhadap BPJS Ketenagakerjaan 100% dibiayai oleh APBD Kabupaten Kepulauan Sangihe,”tutup Bupati Jabes Gaghana.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe Dra.Hermin Ririswati Gaghana Katamsi saat Menyerahkan Kartu BPJS secara Simbolis Kepada Petani Muda (foto: ist)

Sementara itu Dokta Pangandaheng Kepala dinas tenaga kerja daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengatakan bahwa kartu BPJS yang diserahkan meliputi dua asas manfaat yaitu,jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

” ini menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi teman-teman ketika dalam pelaksanaan tugas profesi beresiko,pemerintah daerah lewat kepemimpinan Bupati Jabes Gaghana dapat mengakomodasi teman-teman sekalian,”ujar Pangandaheng

Pada kesempatan itu juga Bupati Gaghana mengukuhkan persatuan pengemudi bentor Tabukan Utara,meresmikan sekretariat bentor Tabut,meresmikan pangkalan ojek Tabukan Utara serta menyerahkan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) kepada 5 penerima secara simbolis.

Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME saat Menyerahkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (foto: ist)

 

Turut dihadiri Kepala BPJS Propinsi Sulawesi Utara bersama rombongan,Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Dra.Hermin Ririswati Gaghana Katamsi,Anggota DPRD Djamal Manopo,Sejumlah Kabag,Pimpinan OPD,dan Camat Tabukan Utara.(Advetorial/Robin).




Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara Tetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Tahun 2021 dan RANPERDA APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2021

Sulut,GN- DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat paripurna dalam rangka penetapan program pembentukan peraturan daerah (PROPEMPERDA) Provinsi Sulawesi Utara tahun 2021 dan pengambilan keputusan terhadap Ranperda APBD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun anggaran 2021 diruang rapat paripurna Selasa, 24/11/2020.

Rapat Paripurna ini di pimpin oleh Ketua DPRD dr. Andi Silangen di dampingi Victor Mailangkay, James Konjongian dan Billy Lombok selaku Wakil Ketua DPRD Sulut.
Pada kesempatan itu, Ketua DPRD dr. Andi Silangen mengatakan ” dari hasil penyampaian laporan Badan Anggaran yang berisi proses pembahasan, pendapat fraksi-fraksi dan hasil pembicaraan Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah ( TAPD) Sulut, maka sebagai pimpinan rapat dapat menyimpulkan bahwa kelima fraksi telah memberikan pendapatnya “menerima” Ranperda APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2021 beserta dokumen-dokumen lainnya yangvtak terpisahkan, untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah provinsi Sulawesi Utara,” tutupnya sambil mengetukan palu.
Kesepakatan di capai dengan di tandatanganinya nota kesepakatan tentang penetapan Propemperda dan Ranperda APBD Sulut tahun anggaran 2021 oleh Ketua DPRD Sulut dr. Andi Silangen dan Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni.


Rapat paripurna ini merupakan rapat paripurna yang terakhir kalinya yang di ikuti pjs Gubernur Fatoni yang menjabat Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan (Badan Litbang) Kemendagri sebelum mengakhiri masa tugasnya di Sulut pada 5 Desember 2020. Ia telah menjabat pjs Gubernur Sulut sejak 26 September 2020.
Dalam sambutannya, pjs Gubernur Fatoni menyampaikan pamit sekaligus mengapresiasi Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut atas dukungan dan sinergitasnya bersama pemprov Sulut di bawah kepemimpinannya. Acara di akhiri dengan penyerahan cenderamata oleh Ketua DPRD sebagai bentuk apresiasi atas pengabdiannya selama bertugas di bumi nyiur melambai. “Ini adalah rapat paripurna yang terakhir kalinya saya ikuti sebagai pjs Gubernur Sulawesi Utara. Menjadi kebanggaan bagi saya pribadi, karena selama hampir 2 bulan saya melaksanakan tugas sebagai pjs Gubernur Sulawesi Utara. Pimpinan dan segenap Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara,senantiasa konsisten memberi dukungan dsn senantiasa menunjukan eksistensi pemenuhan tugas, peran dan tanggungjawabnya untuk bersama-sama membangun daerah bumi nyiur melambai,” kata Fatoni.


Menurut Fatoni,konsistensi kinerja ini semakin terlihat,manakala dalam momentum yang terselenggara setelah pimpinan dan segenap Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara mampu memparipurnakan penetapan 2 agenda kerja bernilai konstruktif bagi pembangunan daerah ke depan. “Selanjutnya secara khusus,saya mengapresiasi semangat dan komitmen yang di tunjukan pimpinan dan segenap Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Sulut dan mengkoreksi melakukan pembahasan dan pengkajian secara kritis, cermat, teliti, objektif dan komprehensif terhadap usul Ranperda APBD Sulut tahun anggaran 2021,” tutupnya. (Advetorial)




Sekda Harry Wolf Lantik 22 Orang Kepala Sekolah,Dan Serahkan SK kenaikan Pangkat Golongan IV Bagi 33 Orang ASN

SANGIHE,GN- Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Melanchon Harry Wolf,ST,ME melantik 22 orang Kepala Sekolah yaitu,20 orang kepala TK dan 2 orang kepala sekolah SLTP.Pengambilan sumpah/janji pelantikan pejabat fungsional di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sangihe ini bertempat di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo,senin (23/11/2020).

Sebelumnya diawali dengan Pembaan surat perintah tugas dan Pembacaan SK oleh Kaban BKD Kabupaten Kepulauan Sangihe Steven Lawendatu.

(Foto: Sekda Harry Wolf,ST ME,Assisten 3 Sekda Dra.Olga Makasidamo,Kaban BKD Steven Lawendatu,Inspektur Nusriyanto Pande,SH dan Kepala Dinas Pendidikan Djoli Mandak)

Acara pelantikan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah,pembacaan naskah pelantikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Melanchon Harry Wolf,ST,ME.

Usai melantik Kepala Sekolah,pada kesempatan itu juga Sekda menyerahkan SK kenaikan pangkat bagi 33 orang ASN di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sangihe yaitu,golongan 4A 15 orang,golongan 4B 14 orang dan golongan 4C 4 orang.total 33 orang.

( Foto: Assisten 3 Sekda Dra.Olga Makasidamo Saat Menyerahkan SK Kenaikan Pangkat)

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Melanchon Harry Wolf,ST,ME mengatakan bahwa selaku Pimpinan Pemerintah Daerah menyampaikan selamat yang telah diambil sumpah janji dan dilantik dalam jabatan masing-masing .

” Saya percaya bahwa saudara-saudara sekalian akan dapat menjalankan tugas dan kepercayaan ini dengan baik dan penuh rasa tanggungjawab,” ujarnya.

( Foto: Sekda Harry Wolf,ST,ME Saat Membacakan Naskah Pelantikan)

Disampaikan pun bahwa pengambilan sumpah janji dan pelantikan pejabat untuk menempati satu jabatan,baik struktural maupun fungsional pada hakekatnya merupakan tuntutan dan kebutuhan dalam suatu organisasi.Disamping itu juga melalui kepercayaan pimpinan seorang aparatur sipil negara diberi kesempatan untuk mengembang tugas dan tanggungjawab dalam rangka mengembangkan karir dan kemampuan teknis serta ketrampilan yang dimilikinya.

(Foto : Bersama Sekda,Assisten 3 Bersama ASN Penerima Sk Kenaikan Pangkat)

Ditambahkan bahwa,Dalam konteks tersebut maka pelantikan pejabat untuk memangku jabatan baru adalah satu hal yang terjadi dalam suatu organisasi dengan dilakukan berdasarkan pertimbangan yang matang dengan memperhatikan beberapa hal seperti integritas ,moralitas,loyalitas dan disiplin serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab sebagai seorang abdi negara dan abdi masyarakat.

” Sebagai pejabat yang bertanggungjawab bagi kemajuan pendidikan di daerah ini maka saudara-saudara dituntut bekerja lebih profesional,sebab pendidikan merupakan kebutuhan pokok yang tidak dapat ditunda-tunda dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia sebagai penentu keberhasilan pembangunan bangsa.

Lebih jauh disampaikan bahwa sebagai unsur aparatur negara,abdi negara dan abdi masyarakat dituntut untuk senangtiasa membenahi diri,dengan meningkatkan kompetensi setiap aspek yang bersentuhan dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

( Foto: Sekda Harry Wolf,ST,ME Saat menandatangani Berita Acara Pelantikan)

” Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat saudara-saudara tidak saja dituntut untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab secara Profesional,tetapi lebih dari itu untuk memberi diri dan siap berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara serta daerah yang kita cintai ini,karena itu saya minta beberapa hal yang harus mendapat perhatian saudara-saudara antara lain,pertama tingkatkan kemampuan dan profesionalisme,disiplin dan dedikasi dalam pelaksanaan tugas guna menjawab organisasi moderen di era yang semakin kompetitif ini,kedua tingkatkan kepekaan sosial senangtiasa Proaktif,antisipatif,kreatif dan inovatif dengan mengedepankan standar pelayanan prima terhadap tuntutan dan kebutuhan masyarakat,ketiga bina dan kembangkan hubungan kerjasama yang harmonis dengan semua komponen dan jajaran aparatur pemerintahan.

(Foto: ASN yang Menerima SK Kenaikan Pangkat dan Kepala-kepala Sekolah Yang Dilantik)

Diakhir sambutan Bupati, disampaikan selamat kepada yang telah diambil sumpah janji dan dilantik hari ini,serta kepada bagi ASN yang telah menerima SK kenaikan pangkat.

” Saya menyampaikan selamat kepada saudara-saudara yang diambil sumpah janji dan dilantik hari ini,serta kepada teman-teman yang baru menerima SK kenaikan pangkat,”ucapnya.(Advetorial/Robin).




dr Fransiscus Andi Silangen SpB-KBD Resmi Di Lantik

Anak Pulau Penjual Es Lilin Nakhodai DPRD Sulut

Sulut,GN- Dokter Fransiscus Andi Silangen merupakan anak pulau yang terlahir di gugus Kepulauan Sitaro. Putra kedua dari enam bersaudara, memiliki cerita masa kecil yang penuh dengan kegigihan hidup untuk berubah. Awalnya penjual es lilin, kadang pisang goreng, juga pernah menjadi kacung bola tenis di Lapangan Tenis Sario, Manado.

Dr Andi resmi dilantik menjabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), mengantikan Andrei Angouw (AA) yang maju mencalonkan diri di Pilwako Manado.

Pengucapan sumpah dipandu Ketua Pengadilan Tinggi Manado Arif Supratman, dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Sulut yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulut Victor Mailangkay, Senin (26/10/2020), di ruang rapat paripurna DPRD Provinsi Sulut.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen dengan penuh ucapan syukur melanjutkan rapat paripurna sebagai Ketua DPRD Sulut.

“Saya menerima jabatan sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulut. Dengan penuh ucapan syukur, saya melanjutkan rapat paripurna DPRD hari ini,” kata Silangen.

Lanjut dr Andi mengatakan kalau bukan Tuhan yang mengangkat saya, maka sia-sialah segalanya. Saya mengucap syukur diberikan kepercayaan oleh Tuhan Yesus Kristus melalui PDI Perjuangan, ditunjuk sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulut.

“Ini adalah tangung jawab yang harus dikerjakan dengan sebaik-baiknya sekaligus mengajak meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan tugas kedewanan serta dapat bekerja dan bersinergi bersama-sama dengan pemerintah Provinsi Sulut untuk Sulut yang lebih hebat,” kata Silangen.

Sementara itu, Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni mengatakan, saya atas nama pemerintah provinsi dan masyarakat Sulut, menyampaikan ucapan selamat mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Sulut periode 2020 -2024 kepada Bapak Fransiskus Andi Silangen.

Fatoni juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua DPRD Sulut sebelumnya atas totalitas pengabdian yang telah ditunjukkan selama kurang lebih 6 tahun memimpin DPRD Sulut.

“Kami, pemerintah provinsi dan masyarakat Sulawesi Utara mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Andrei Angouw atas totalitas pengabdian yang ditunjukan dan goresan tinta emasnya yang selama kurang lebih enam tahun memimpin DPRD Provinsi Sulut,” ujarnya.

Rapat paripurna ini turut dihadiri Ketua TP PKK Sulut, Ny Tyas Fatoni, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, para pejabat di lingkup Pemprov Sulut dan tokoh masyarakat Sulut. (Advertorial)




Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka HUT Ke 56 Tahun Provinsi Sulawesi Utara

Sulut,GN- DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati HUT ke-56 Provinsi Sulut digedung DPRD Sulut, Rabu (23/09/2020).

Rapat Paripurna diawali dengan acara Peresmian Miniatur Rumah Adat 3 etnis di Sulut dan patung pahlawan nasional asal Sulut Sam Ratulangi oleh Gubernur Sulawesi Utara sebagai wujud nyata komitmen DPRD untuk pelestarian nilai-nilai budaya daerah.

Andrei Angouw (AA) membuka dan memimpin jalannya rapat Paripurna didampingi Gubernur Olly Dondokambey SE, Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw dan Para Wakil Ketua.

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw Bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey Memasuki Ruangan Rapat Paripurna

Mencermati wabah virus Covid-19 kegiatan ini digelar dengan tetap menerapkan protocol kesehatan. Angouw dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. “Secara khusus kami sampaikan salut dan hormat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang mengambil langkah berani untuk membuka kegiatan diluar rumah agar masyarakat dapat bekerja kembali sehingga roda ekonomi kembali berputar dan pemulihan ekonomi terjadi,” Ujar Ketua DPRD Sulut.

Lanjut AA, mengatakan ini adalah masa-masa sulit dalam kehidupan manusia, termasuk kita di Sulut. Namun dalam sejarah umat manusia, kita permah melewati masa sulit ini, meski dalam keadaan yang berbeda. Oleh sebab itu dalam suasana dan semangat usia Provinsi kita ke-56 tahun, saya mengajak kita untuk mulai menumbuhkan dalam diri kita spirit pantang menyerah, tidak mudah mengeluh dan selalu bersyukur tidak peduli saberapa berat kehidupan yang kita hadapi. “Kita semua harus percaya bahwa ‘badai pasti berlalu’ bahwa Tuhan ada selalu bersama-sama kita. Kita harus memiliki keyakinan yang kokoh Covid 19 tak akan menghentikan kita,” Tukas Angouw.

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw memimpin Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka HUT Provinsi Sulut ke-56 Tahun

Dalam kesempatan tersebut turut hadir secara virtual Ketua DPR RI Puan Maharani. Dirinya mengatakan bahwa Sulut menjadi daerah percontohan Bhineka Tunggal Ika. Selain itu, Puan mengatakan Indeks Perbangunan Manusia (PM) menunjukan angka fantastis disertai juga dengan pertumbuhan ekonomi Sulut yang lebih tinggi dibandingkan nasional.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengajak masyarakat untuk memaknai peringatan HUT ke-56 Provinsi Sulut di tengah pandemi Covid-19 ini sebagai momentum refleksi terhadap apa yang telah diperjuangkan olen para pendahulu.
“HUT Provinsi pada tahun ini kita peringati dalam nuansa yang berbeda dan sederhana, karena pandemi Covid-19. Kita rasakan sendiri, jika semarak menyambut dan merayakan HUT Provinsi kali ini, tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Namun dalam kondisi apapun, selayaknya kita mampu mensyukuri dan makna peringatan HUT ke-36 Provinsi tercinta kita ini, sabagai momentum refleksi terhadap apa yang telah diperjuangkan oleh founding fathers, para pendahulu kita,” kata Olly.

Oly Menuturkan, di usia 56 tahun Provinsi Sulut, spirit persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam membangun bangsa dan daerah harus tetap terjaga agar progres pembangunan di Sulut akan semakin bak yang pada muaranya dapat menjadikan Sulut semakin hebat lagi.

“Merjadi harapan dalam peringatan momentum bersejarah hari ini, seluruh masyarakat dari Miangas sampai Pinogaluman, akan bersama-sama larut dalam suasana sukacita melintasi sejarah panjang Sulawesi Utara yang semakin mapan di usia 56 tahun, sambil memaknai tahapan demi tahapan pembangunan yang berkelanjutan, serta menyatakan tekad, sikap dan komitmen untuk terus berjuang bersama, bergotong royong, bersatu padu memberikan kerja dan karya yang paripurna demi kemajuan daerah, perkembangan pembangunan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” ujanya.

Lanjut Olly, realita membuktikan bahwa kemajuan yang signifikan Provinsi Sulut tahun demi tahun hingga hari ini genap berusia 56 tahun, diraih karena stabilitas keamanan daerah yang kondusif dan terkendali, toleransi antar umat beragama yang terus terjaga, kerukunan di tengah masyarakat yang terpelihara serta solidaritas dan semangat gotong royong seluruh rakyat Sulawesi Utara yang senantiasa menggelora.

“Bahkan survei Setara Institute dan survei indeks kerukunan umat beragama Kementerian Agama RI dalam beberapa tahun terakhir ini menjadikan Provinsi Sulawesi Utara sebagai salah satu daerah paling rukun dan paling toleran di Indonesia,” tandasnya.

Olly juga menerangkan bahwa kemajuan daerah yang mampu tercipta secara signifikan, ditopang oleh geoposisi wilayah Sulut yang berada di bibir pesifik serta kebijakan strategis pembangunan daerah dan optimalisasi sektor-sektor ungulan Sulut antara lain pertanian, kelautan, perikanan, kehutanan dan parıwisata.
“Dengan semangat kerja bersama dan gotong royong kita selama ini, kita berhasil mewujud nyatakan sejumlah program pembangunan, yang pencapaiannya sangat menggembirakan. Indikator makro ekonomi Provinsi Sulawesi Utara senantiasa menunjukan progres positif,” tutup Olly.

Selain itu dalam rapat paripurna HUT Provinsi Sulut dimeriahkan dengan panyerahan rekor MURI kepada Provinsi Sulut, penyerahan penghargaan kepada teladan yang berpretasi dan penyerahan penghargaan kepada Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkompinda pejabat struktural Pemprov, anggota DPRD Sulut, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (Advetorial)




DIREKSI, KOMISARIS, KARYAWAN/TI MENGUCAPKAN DIRGAHAYU PROVINSI SULAWESI UTARA

Sulut,GN- Direksi, Komisaris,Karyawan/ti Bank SulutGo mengucapkan Dirgahayu Provinsi Sulawesi Utara ke-56 tahun (23 September 1964 – 23 September 2020).




DIRGAHAYU PROVINSI SULAWESI UTARA KE-56 TAHUN




DIRGAHAYU PROVINSI SULAWESI UTARA KE-56 TAHUN