DPRD Sulut Gelar Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda Provinsi Sulut Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020

Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Pengambilan Keputusan terhadap Ranperda Provinsi Sulut tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020, Rabu (30/6/2021).

 

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen SpB-KBD di dampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey,SE dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw.

 

Ketua DPRD Sulut ketika membuka agenda rapat mengatakan bahwa berdasarkan peraturan DPRD Sulut nomor dua tahun 2019 tentang tata tertib DPRD mengamanatkan penyampaian laporan proses pembahasan pendapat fraksi-fraksi dari hasil pembicaraan tingkat satu dilaporkan dalam rapat paripurna tingkat dua.

 

Selanjutnya, Ketua DPRD Sulut memberikan kesempatan kepada anggota DPRD Amir Liputo untuk menyampaikan laporan hasil perumusan dari badan anggaran DPRD Sulut.

 

Liputo pada kesempatan itu menyampaikan laporan hasil pembahasan bahan masukan bagi pemerintah daerah untuk kemajuan Sulawesi Utara ke depan, yang memuat hasil badan anggaran DPRD dan pemerintah daerah serta pendapat akhir fraksi.” Oleh sebab itu, disampaikan terimakasih kepada seluruh perangkat daerah dibawah monitor Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw serta Sekretaris Provinsi yang bersikap responsif memberikan masukan data dan informasi sehingga badan anggaran bersama badan anggaran daerah provinsi Sulawesi Utara dapat menyelesaikan pembahasan yang cepat dan tepat,singkat berdasarkan landasan norma dan aturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Liputo.

 

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD Sulut yang terlibat langsung maupun tidak langsung telah menyelenggarakan rapat Paripurna DPRD Sulut atas keputusan yang telah diambil terhadap Ranperda tentang pertanggungjawaban APBD Sulawesi Utara tahun anggaran 2020.

” Oleh sebab itu, sudah menjadi keharusan bahwa sesuatu laporan pertanggungjawaban harus disusun se riil dan se akuntabel mungkin, agar dapat diterima oleh rakyat sebagai subjek maupun objek pembangunan bangsa,” jelas Gubernur.

 

” Sekali lagi, saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada ketua dan wakil ketua bahkan segenap anggota DPRD Sulut atas penyelenggaraan rapat Paripurna DPRD atas keputusan yang telah diambil terhadap Ranperda tentang pertanggungjawaban APBD Sulawesi Utara tahun anggaran 2020,” tandas Gubernur.

 

Selanjutnya, dilakukan penandatanganan persetujuan bersama terhadap Ranperda Provinsi Sulawesi Utara tentang pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2020 oleh Ketua DPRD Sulut dan Pemerintah daerah provinsi Sulawesi Utara oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey di saksikan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw, Sekretaris Provinsi Edwin Silangen dan anggota DPRD serta undangan yang hadir. (Advetorial)




Bawa Misi Pengembangan Danau Tondano,Bupati Minahasa Kunker Ke Kemenhub RI

Minahasa,GN- Kunjungan kerja (Kunker) Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi IPU Asean Eng , di Kementrian Perhubungan RI, Rabu (16/6/2021) diterima oleh Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi dan direktur Transportasi Sungai dan Penyeberangan , Cucu Mulyiana bersama Kepala Balai Transportasi Darat wilayah XXII Sulut.

Bupati Minahasa  menyampaikan beberapa hal dan usulan terkait pembangunan transportasi Danau Tondano serta pertumbuhan Wisatawan yang semakin meningkat. “Saat ini Danau Tondano belum dikembangkan secara maksimal untuk melayani masyarakat seputaran Danau Tondano, serta pertumbuhan Wisatawan yang ingin berkunjung ke kawasan Danau Tondano semakin meningkat sebelum masa pandemi Covid-19,” Ujar Bupati.

Kota Tondano lanjut Bupati menjelaskan merupakan kawasan strategis Pariwisata Nasional Tondano-Tomohon dimana adanya Danau Tondano yang merupakan kawasan pendukung Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Likupang.

“Danau Tondano merupakan salah satu dari lima belas Danau di Indonesia yang menjadi prioritas untuk penanganan dan juga pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” jelas Roring.

Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kabupaten Minahasa juga mengusulkan Pengadaan 2 (dua) unit kapal/bus air penyeberangan kapasitas 50 seat, serta pengadaan 2 (dua) unit Bus Air Kapasitas 10 seat.

“Kami mengusulkan 2 unit kapal kapasitas 50 seat agar dapat melayani masyarakat Pesisir Danau Tondano untuk melakukan aktifitas penyeberangan dari dan ke pemukiman yang berada di seberang Danau dan 2 (dua) unit bus air kapasitas 10 seat untuk pelayaran sungai dari Lapangan GoBless Ke Shelter Pariwisata Benteng Moraya,” tukasnya.

Selain itu, usulan pembangunan Shelter Danau sebanyak 5 (lima) unit dengan lokasi Desa Tandengan Kecamatan Eris, Kelurahan Paleloan Kecamatan Tondano Selatan, Desa Tasuka Kecamatan Kakas, Desa Kaima Kecamatan Remboken, Desa Tounelet Kecamatan Kakas serta pengadaan dan pemasangan fasilitas keselamatan jalan berupa rambu, marka jalan, lampu penerangan jalan dan cermin tikungan.

Hadir mendampingi Bupati Minahasa Kadis Perhubungan Minahasa Maya Marina Kainde, SH, MAP, Kepala BPKAD Minahasa Joyce Pua, SE, Kepala Balai Transportasi Darat Wilayah 22 Sulawesi Utara Renhard Ronald, dan Kabid Lalu lintas dan Angkutan Kondang Sri K D.(advetorial)




Momentum Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Virtual, Pejabat Sangihe Pakai Baju Adat

SANGIHE,GN- Momentum 1 juni memperingati hari kelahirnya Pancasila, Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe ikut serta dalam pelaksanaan upacara hari kelahiran Pancasila yang terpusat di halaman Kementrian Luar Negeri dilakukan Jakarta,(1/6/2021), secara virtual oleh Pimpinan Daerah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Memakai Baju Adat (foto gemparnews)

Menariknya, dalam momentum upacara Hari Lahir Pancasila kali ini, para pejabat eselon II menggunakan pakaian adat (Baniang) serta penutup kepala (Paporong), dimana untuk Pimpinan Daerah dan Forkopimda berlangsung di ruangan rapat video conference Kantor Bupati, sedangkan untuk pimpinan OPD dan pejabat eselon III dilakukan dimasing-masing dinas/badan.

Kepala Dinas Kominfo Sangihe Drs Sukardi Adilang Mengikuti Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila Secara Virtual (foto gemparnews)

Menyikapi momentum Hari Kelahiran Pancasila di kawasan yang berbatasan dengan negara tetangga Philipina, Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana,SE,ME berpesan agar masyarakat menjadikannya sebagai motivasi untuk bangkit kembali menyongsong masa depan yang lebih baik ditengah badai Covis-19.

Ka’ban Bapelitbangda Felix Gagaube Mengikuti Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila Secara Virtual (foto gemparnews)

“Apalagi kita yang berada di kawasan perbatasan, kita wajib menghargai jasa pahlawan yang sudah merelakan nyawanya demi membela kemerdekaan Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa, kita juga harus lebih bersemangat lagi dalam menempuh tantangan kehidupan,” kata Bupati.

Kaban BKPSDM Sangihe Steven Lawendatu Mengikuti Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila Secara Virtual (foto gemparnews)

Bupati Gaghana juga mengutip arahan Presiden Jokowi, yang meminta seluruh lapisan masyarakat bisa lebih menjujung tinggi prinsip ideologi Pancasila, dimana tidak ada perbedaan satu dengan yang lain melainkan semuanya sama, yakni Bhineka Tunggal Ika.

Unsur Forkopimda Mengikuti Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila Secara Virtual (foto gemparnews)

“Tadi juga sudah ada pesan dari Bapak Presiden supaya kita tetap berpedoman kepada ideologi Pancasila, berbeda-beda tidak masalah yang penting kita terus memperjuangkan Indonesia menjadi bangsa yang maju dan sejahtera,” imbuhnya.

Sekretaris Daerah Sangihe Melanchon Harry Wolf,ST,ME Dan Asisten III Setda Sangihe Dra Olga Makasidamo Serta Asisten II Setda Sangihe Beserta Jajaran OPD Mengikuti Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila Secara Virtual (foto gemparnews)

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Sangihe Melanchton Harry Wolff mengungkapkan, pelaksanaan peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni 2021 lain dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana saat ini dilaksanakan secara virtual itu terpusat di Jakarta dan pemerintah daerah bersama perangkat daerah mengikuti sesuai dengan kapasitas masing-masing.

Presiden RI Joko Widodo Saat Menyampaikan Pidato Memperingati Hari Lahirnya Pancasila (foto ist)

“Kami disini melaksanakan kegiatan upacara secara virtual yang terdiri dari dua ruangan pertama di Ruangan I yang diikuti Wabup, Forkopimda dan Sekda dan di ruangan II Para Asisten dan Staf Ahli Bupati. Kemudian di masing-masing OPD hanya Pejabat Eselon II dan III,” jelas Melanchton, sembari menambahkan, pemerintah dan masyarakat perbatasan selalu siap bersama-sama memperjuangkan NKRI menjadi satu kesatuan.(ROBIN/Advetorial)




Tandatangani PKS, Pemkab Minahasa Dan BPJS Kesehatan Jalin Kerjasama

Minahasa,GN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa kembali jalin kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tondano.

Penandatanganan perjanjian kerjasama antara Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi (ROR), dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano Nora Grace, di aksanakan di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta Pusat, Senin (24/5/2021).

Dalam penegasan Bupati Minahasa, bahwa perjanjian kerjasama ini dalam rangka melindungi masyarakat di bidang kesehatan, sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945. ” Ini juga untuk menunjang program Nawacita Presiden dan Wakil Presiden RI, Program Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, yang juga tentunya menjadi visi misi RRRD, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa,” ucapnya.

Lanjutnya, mengatakan kerjasama antara Pemkab Minahasa dan BPJS Kesehatan Cabang Tondano sempat terhenti dikarenakan ada refocusing anggaran akibat pandemi covid 19. ” Dan saat ini, 45 ribu warga kurang mampu bisa kembali dijamin dengan BPJS Kesehatan, ditambah dengan yang menjadi tanggungan Pemerintah Provinsi Sulut serta JKN KIS dari pemerintah pusat. Kami juga sudah bermohon ke Kementerian Sosial, agar dapat menambah kuota warga Minahasa yang menjadi peserta JKN KIS, sehingga warga yang membutuhan dapat terjangkau,” tukasnya.

Hadir mendampingi Bupati : Inspektur Minahasa Ir Alva Montong, Kaban BPKAD Drs Donal Wagey, Kadis Kesehatan dr Maya Rambitan MKes dan Kabag Hukum Setdakab Willem Nainggolan SH. (Advetorial)




Bupati Gaghana Jadi Narasumber KSF-Universitas Terbuka

SANGIHE,GN- Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME menjadi narasumber pada knowledge sharing forum- Universitas Terbuka (KSF-UT),dengan tema implementasi kampus merdeka untuk mendukung pembangunan Indonesia dari pinggiran. KSF-UT digelar melalui webinar bertempat di Hotel & Resort Casa de Wanea Manado, senin (3/5/2021).

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana Bersama Direktur Universitas Terbuka Manado Ketika Kegiatan Webinar (Foto : gemparnews)

 

Sebelumnya sambutan rektor Universitas Terbuka (UT),Prof.Ojat Darojat,M,Ph.D sekaligus membuka acara webinar.

Bupati kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME. Pada acara yang digelar secara online, membawakan materi terkait Implementasi Kampus Merdeka untuk Mendukung Pembangunan Indonesia dari pinggiran.

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana Mendengarkan Dan Mengikuti Pemaparan Materi Dari Rektor Universitas Terbuka (foto : gemparnews)

“Tema Webinar yang saya sampaikan ini, merupakan perhatian pemerintah pusat secara khusus universitas terbuka. Kami yang ada di wilayah perbatasan merasa bangga atas tema yang menjadi perhatian universitas terbuka,” ungkap Jabes.

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana Mendengarkan Pemaparan Materi Dari Ketua MPR RI (foto : gemparnews)

Lanjut dia menjelaskan, terkait dunia pendidikan di Kabupaten kepulauan Sangihe ada delapan strategi utama yang dibangun di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk penguatan kapasitas SDM dan optimalisasi pemanfaatan SDA untuk pemulihan ekonomi daerah.

“Kami juga mempunyai program primadona yakni Sangihe Mengajar. Karena kami memahami betul keterbatasan rekrutmen guru yang dilakukan pemerintah pusat sangat terbatas,” beber Jabes.

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana Mendengarkan Dan Mengikuti Pemaparan Materi Webinar (foto : gemparnews)

“Di satu sisi guru pensiun semakin banyak dan keterbatasan yang ada. Sehingga saat ini kami telah merekrut 170 orang tenaga guru S1 yang belum terekrut menjadi PNS,”sambungnya.

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana Ketika Mengikuti Kegiatan Webinar (Foto : gemparnews)

Berkaitan dengan kehadiran UT, mahasiswa dari Kabupaten Kepulauan Sangihe yang sementara mengikuti pendidikan di UT sebanyak 3.030 orang dengan alumni 2.499 orang yang telah menyelesaikan studi.

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana Narasumber Di KSF-Universitas Terbuka (foto : gemparnews)

“UT sangat membantu pendidikan di Sangihe dan menjadi primadona bagi masyarakat kami,” pungkas Jabes.

Selain Bupati JEG beberapa orang pun menjadi narasumber dan menyampaikan materi yaitu,H.Bambang Soesatyo,SE, M.B.A ketua MPR-RI,Nadiem Makarim,BA,M.B.A,Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang materi disampaikan oleh dirjen Dikti Pro.Ir.Nizam,M.Sc,DIC,Ph.D, Jenderal TNI (Purn),Dr.H.Moeldoko,S.I.P Kepala staff Kepresidenan Indonesia.

Direktur Universitas Terbuka Manado Bersama Staff (foto : gemparnews)

Turut hadir pada kesempatan itu,kepala badan Bapelitbangda Kabupaten Sangihe Felix Gagaube,Kepala dinas pendidikan Djoli Mandak,jajaran universitas Terbuka,(Advetorial/Robin)




Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD Pimpin Rapat Paripurna Penyerahan LHP BPK RI

Sulut,GN- Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam rangka penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2020 dipimpin langsung Ketua DPRD dr Fransiscus Andi Silangen, SpB-KBD di dampingi oleh Wakil Ketua Dr Viktor Mailangkay,SH MH, Billy Lombok, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Sulut dr Fransiskus Andi Silangen, SpB-KBD, Saat memimpin Rapat Paripurna mengapresiasi kinerja Hebat dan respon yang cepat dalam mengantisipasi pembangunan daerah terutama disaat awal terjadinya pandemi Covid 19 adalah bukti kinerja maksimal.

” Pemerintahan ODSK telah berhasil menjaga kestabilan keberlangsungan pembangunan daerah sekalipun harus diperhadapkan dengan situasi krisis,” kata Silangen.

Dia berharap, sinergitas yang sudah terjalin bersama Forkopimda agar terus dipertahankan dan dilanjutkan juga kerja bersama dari segenap Anggota DPRD Sulut sehingga opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Pemerintah Provinsi Sulut dibawa kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw agar terus juga dipertahankan. “Kebersamaan dan saling mensuport, juga kerja hebat yang ditampilkan serta komitmen kuat atas tugas kedewanan patut juga siberi apresiasi,” tukasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Pemerintah Provinsi Sulut, kiranya dapat mempertahankan prestasi ini. Dengan dukungan DPRD Sulut dalam mengimplementasikan cek and balance ditengah dinamika pemerintah daerah.
“Raihan WTP kiranya dapat terus memacu kinerja dalam pelaksanaan rugas kedewanan sebagai representasi masyarakat atas tugas dan pelaksana kedaulatan masyarakat Sulut,”tandasnya.

Penyerahan LHP BPK RI Kepada Pemrov Sulut merupakan Kali ketujuh secara berturut-turut Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas laporan keuangan Pemprov Sulut tahun 2020.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sulut diserahkan langsung Anggota IV BPK RI Isma Yatun kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey sambil disaksikan Ketua DPRD Sulut Andi Silangen, Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen dan Kepala Perwakilan BPK RI Sulut Karyadi di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Sulut, Senin (3/5/2021).

Atas pencapaian itu, Gubernur Olly menegaskan komitmen Pemprov Sulut untuk lebih mengutamakan transparansi pengelolaan keuangan.

“WTP bukan tujuan terakhir, yang terutama transparansi dikedepankan,” kata Olly seraya mengapresiasi sinergitas antara Pemprov dan DPRD dalam membangun daerah.

Olly juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran BPK RI yang telah optimal memeriksa dan menyerahkan hasil pemeriksaan atas LKPD Sulut Tahun Anggaran 2020, serta kepada pimpinan dan anggota DPRD Sulut atas penyelenggaraan rapat paripurna ini.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menganugerahkan kesehatan dan kekuatan, serta menuntun dan memberkati setiap langkah kerja kita dalam membangun daerah, memajukan bangsa dan mensejahterakan masyarakat,” tandasnya. (advetorial)




Bupati Minahasa Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana

Minahasa,GN- Guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar Apel Kesiapsiagaan Menghadapai Bencana, Penanganan Covid 19, termasuk Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah dan Hari Raya Ketupat, di Lapangan Dr. Sam Ratulangi Tondano.

Dalam penyampainan Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring, MSi didampingi Wakil Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey, S.Si, MM mengatakan dengan adanya peningkatan perubahan iklim global antara lain siklon tropis surigae yang eskalasinya mengalami peningkatan di beberapa tempat, maka kita harus waspadai bersama. Karena itulah, simulasi penanganan bencana harus dilakukan secara rutin setiap bulan bersama-sama dengan instansi terkait untuk penanganan bencana dan melakukan kajian terhadap potensi atau kerawanan bencana di daerah.

” Maka, kita perlu melakukan berbagai persiapan sebagai langkah antisipasi akan bencana alam ataupun non alam yang di timbulkan. Karena kabupaten minahasa termasuk dalam daerah yang berpotensi mengalami bencana banjir, tanah longsor akibat perubahan cuaca ekstrim secara tiba-tiba,” kata Bupati.

Bupati mengatakan dengan di gelarnya apel hari ini, tentunya merupakan bentuk respon pemerintah daerah dengan menindaklanjuti arahan dari pemerintah pusat dalam mengantisipasi kejadian bencana secara terpadu. Hal ini sangat penting dilakukan, karena potensi terjadinya bencana perlu mendapatkan perhatian bersama mengingat umat muslim akan merayakan hari raya idul fitri.

” Dengan langkah persiapan yang matang dari pemerintah daerah bahkan seluruh stakeholder terkait dapat melakukan antisipasi dan langkah-langkah penanganan secara cepat sehingga dampak bencana yang ditimbulkan juga tidak semakin besar,” ujar Bupati.

Yang menjadi kunci dalam pelaksanaan dilapangan lanjut Bupati, tentunya sinergitas dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, tni-polri dan lsm/organisasi kepemudaan. Diharapkan juga bagi para seluruh jajaran, para camat yang ada di wilayah, apalagi daerah yang rawan bencana, untuk proaktif dan meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan langkah-langkah penanganan awal serta dapat mengkoordinasikan dan melaporkan setiap kejadian secara tepat.

Selain itu, orang nomor satu di minahasa ini juga menyampaikan bahwa, untuk menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dalam rapat koordinasi kepala daerah beberapa hari yang lalu, mengenai perkembangan pandemi covid 19 yang juga dalam waktu dekat akan memasuki hari raya idul fitri. Maka tentu, perayaan idul fitri, silahturahmi tetap memperhatikan protokol kesehatan.

” Demikian halnya, liburan idul fitri harus sama-sama kita antisipasi, terutama ditempat wisata, restoran, dan tempat berkumpulnya masyarakat agar tidak menimbulkan cluster baru penyebaran covid 19,”terangnya.

Dikatakan oleh Bupati, bahwa pada tahun ini merupakan tahun pemulihan bagi bangsa indonesia, dimana pemerintah pusat sampai kedaerah memprioritaskan percepatan recoveri kesehatan, recoveri ekonomi, penekanan tentang sosialisasi protokol kesehatan secara continue dan program vaksinasi berjalan dengan baik dan sasaran yang jelas.

” Maka, tugas kita bersama, adalah mengelolah kedua-duanya, baik itu pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi dengan tidak mengesampingkan salah satu, akibatnya kenaikan covid 19 meningkat dan pertumbuhan ekonomi tertekan turun, begitu juga sebaliknya,” ungkapnya

Bupati menegaskan, pencegahan penyebaran covid 19 harus penjadi prioritas, penanganan pasien harus dilakukan secara konsisten dan pembukaan sektor perekonomian dilakukan secara bertahap dengan cara yang tepat, agar dampak ekonominya bisa kita kendalikan dengan baik.

Bupati mengharapkan kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing, karena saudara-saudara yang beragama islam sedang menjalankan ibadah puasa menuju hari kemenangan idul fitri 1 syawal 1442 hijriah dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan kondusif.

 

Turut hadir dalam Apel ini Wakil Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si, Ketua DPRD Kab Minahasa Glady Kandouw SE, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf. H. A. Sinaga, SIP. Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK, MSi. Ketua Pengadilan Negeri Tondano Nova Laura Sasube SH, MH. Kajari Minahasa Rahmat Budiman Taufani SH, Mkn. Sekretaris Daerah Kab.Minahasa Frits R. Muntu S.Sos, Assisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Minahasa Dr. Denny Mangala MSi, FKUB Minahasa, Beserta Jajaran Pemkab Minahasa. (advetorial)




LKPJ Gubernur Sulut Tahun 2020 Tuntas Di Bahas, Selanjutnya Tim Pansus Akan Turun Lapangan

Sulut,GN – Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Aggaran 2020 tuntas dibahas, Senin (26/4/21) sore.

Ketua Pansus Rocky Wowor memimpin jalannya rapat dan di mulai membahas sejak hari Selasa 20 April 2021 dengan menghadirkan seluruh instansi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Propinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).


Di hari pertama pembahasan, Pansus bekerja dengan penuh ketelitian menelaah LKPJ dari setiap instansi SKPD pemerintah provinsi Sulut.

Pembahasan LKPJ antara Pansus dengan pihak eksekutif sangat alot dan terjadi tanya jawab serta berlangsung menarik.

Dari semua program pemerintah provinsi Sulut yang telah didanai oleh APBD maupun APBD Perubahan pada tahun anggaran 2020 melalui SKPD terkait dikritisi oleh anggota Pansus bahkan terjadi usulan dan masukan dari Pansus ikut disampaikan agar program serta roda pembangunan di Sulut sehingga dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang telah termaktub dalam RPJMD.


Dijelaskan oleh Ketua Pansus LKPJ Rocky Wowor mengungkapkan, bahwa tidak ada satupun SKPD yang tidak melakukan refocusing anggaran pada tahun 2020, dimana karena refocusing program di SKPD banyak yang tidak terlaksana.


“Itu yang menjadi permasalahan, tapi kita tahu bersama dasar refocusing itu adalah Perppu 1 Tahun 2020 yang mengamanatkan dalam Undang-undang Pemerintah Daerah merefocusing untuk penanganan Covid-19,” jelas Wowor.


Selain itu, Ketua Fraksi PDIP ini mengatakan pembahasan LKPJ yang dilakukan bersama SKPD masih ada program-program tindaklanjut dari hasil rekomendasi dari 2019, di satu dua dinas yang belum maksimal dari hasil rekomendasi DPRD pada tahun anggaran sebelumnya.


“Jadi ada beberapa dinas saja yang belum 100 persen menindaklanjuti hasil rekomendasi dari DPRD pada tahun anggaran sebelumnya,” terangnya.

Untuk tahapan selanjutnya, Pansus akan mulai turun lapangan yang tepatnya di tanggal 28 April 2021 sampai 4 dan 5 Mei 2021 mendatang.


“Tanggal 6 Mei nanti, rencananya akan finalisasi, dan pansus akan memberikan laporan kepada pimpinan DPRD, sehingga ini akan dimasukkan dalam pembahasan Banmus untuk dijadwalkan rapat paripurna penetapannya,” tukasnya.

Pansus juga akan menyiapkan catatan-catatan strategis atau rekomendasi bagi eksekutif guna ditindaklanjuti, agar berbagai program bisa terlaksana dengan baik demi kepentingan masyarakat Sulawesi Utara.

 

“Nantinya dalam rapat paripurna, Pansus akan sampaikan rekomendasi-rekomendasi,” tandas Legislator daerah pemilihan Bolaang Mongondow Raya itu.

Turut hadir dalam setiap pembahasan LKPJ Gubernur Sulut Tahun 2020 yakni Sekretaris DPRD Sulawesi Utara Glady Kawatu,SH MSi.

Adapun struktur kepemimpinan dan anggota Pansus adalah Rocky Wowor (Ketua), Nick Lomban (Wakil Ketua), Raski Mokodompit (Sekretaris) serta anggota Pansus masing-masing Vonny Paat, Sandra Rondonuwu, Melissa Gerungan, Hilman Idrus, Herry Rotinsulu, Agustine Kambey, Stella Runtuwene, Braein Waworuntu, Cindy Wurangian, Ronald Sampel, Sjenni Kalangi dan Amir Liputo. (Advetorial)




Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen Pimpin Empat Agenda Rapat Paripurna

Sulut,GN- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) dr Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD memimpin jalannya rapat paripurna dalam rangka penutupan masa persidangan pertama tahun 2021 dan penyampaian laporan kinerja alat kelengkapan DPRD sekaligus pembukaan masa persidangan kedua tahun 2021 dan penyampaian laporan masa reses tahun 2021 yang di laksanakan Senin (19/4/2021) di ruangan Paripurna DPRD Sulut.

Ketua DPRD Sulut dalam memimpin rapat tersebut Rapat tersebut di dampingi Wakil Ketua DPRD Sulut Dr Viktor Mailangkay SH MH, Billy Lombok dan di hadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw,Anggota DPRD Sulut,Sekretaris Provinsi, serta Jajaran SKPD Provinsi Sulut.

 

Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD memberikan kesempatan kepada Alat Kelengkapan Dewan (AKD) untuk menyampaikan laporannya kinerjanya. Adapun laporan kinerja Alat Kelengkapan Dewan diserahkan oleh Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok,SH.
Untuk laporan Kinerja Komisi I diserahkan oleh Muhamad Wongso, laporan Kinerja Komisi II diserahkan oleh Syenny Kalangie, laporan kinerja komisi tiga diserahkan oleh Stella Runtuwene dan laporan kinerja Komisi IV diserahkan oleh careigh N Runtu.

Sementara itu, laporan kinerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) diserahkan oleh Sekretaris Bapemperda Melky Jeclin Pangemanan. Kemudian dilanjutkan dengan laporan kinerja Badan Kehormatan (BK) diserahkan langsung oleh Ketua BK Sandra Rondonuwu.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD memberikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya agenda DPRD Sulut tahun 2021. ” Saya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Sulut atas terlaksananya agenda DPRD tahun 2021,” ujar Ketua DPRD Sulut. Selanjutnya Ketua DPRD Sulut menutup masa persidangan pertama dan kemudian membuka masa persidangan kedua sambil mengetuk palu sidang.

Kemudian untuk Laporan pelaksanaan masa reses I tahun.2021, masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil) kembali di berikan kesempatan untuk melaporkan hasil reses terkait aspirasi warga masyarakat yang diterima. Pada kesempatan itu, hanya Dapil Kota Manado yang membacakan secara detail, sementara Dapil lainnya hanya menyampaikan intinya aspirasi warga dan menyerahkan hasil reses I tahun 2021.

Untuk Dapil 1 Kota Manado dibacakan dan di serahkan oleh Christo Ivan Lumentut, Dapil 2 Minut-Bitung diserahkan oleh Berty Kapojos,Dapil 3 Nusa Utara (Sangihe, Talaud, Sitaro) diserahkan oleh Tonny Supit, Dapil 4 Bolmong Raya di serahkan oleh Yusra Alhabsy, Dapil 5 Minsel-Mitra diserahkan oleh Stella Runtuwene, Dapil 6 Minahasa-Tomohon di serahkan oleh Melisa Gerungan.

 

Masing-masing Daerah Pemilihan pada intinya menyatakan pelaksanaan kegiatan reses I diharapkan dapat ditindak lanjuti oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terkait aspirasi warga masyarakat. ” Pelaksanaan kegiatan reses I diharapkan dapat ditindak lanjuti oleh pemerintah provinsi Sulawesi Utara,” tandas Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen.

 

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey,SE dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada DPRD Sulut telah mengagendakan rapat paripurna DPRD.Lanjut Gubernur mengatakan bahwa Pemprov Sulawesi Utara mengalokasikan kembali semua kegiatan kegiatan covid 19 merefocusing anggaran kita dari anggaran anggaran yang diusulkan oleh segenap anggota DPRD kurang lebih 213 Miliar.

“Bapak dan ibu bisa bayangkan situasi dan kondisi seperti itu tahun 2020 yang harus kita lakukan, sehingga keluhan-keluhan dari seluruh masyarakat dan tentunya keluhan keluhan dari seluruh anggota dewan karena janji politik kepada masyarakat pada saat bapak dan ibu melakukan sosialisasi, kunker dan segala macam,” kata gubernur Sulut. Selain itu, Gubernur juga memnjelaskan bahwa meskipun dalam kondisi menghadapi covid-19, namun masih berdampak positif terhadap perekonomian di Sulut.

“Tadi banyak yang disampaikan oleh seluruh anggota dewan kita bisa melihat seluruh aspirasi tapi itulah kondisi yang ada dipemerintah provinsi sulawesi utara yang harus kita sadari bersama, tapi puji syukur karena apa yang kita tangani sampai hari ini membawa dampak yang positif bagi pemerintah provinsi Sulawesi Utara karena kita bisa dengan tertib melakukan penetrasi terhadap pemutusan mata rantai covid 19 sehingga ekonomi kita masih bisa bergerak dari seluruh masyarakat,” tambahnya.

Dampak positif  ini dikatakan gubernur Olly bisa digambarkan dalam pertumbuhan ekonomi kita di tahun 2021. Secara umum belum dideklarasikan oleh statistik. Tapi secara umum diskusi kita. kita sudah bisa melihat ada pertumbuhan positif dimana, beda dengan daerah daerah yang lain yang masih negatif.

“Inilah, suatu hal yang membanggakan bagi kita karena peran bapak dan ibu seluruh anggota DPRD di provinsi Sulawesi Utara bersama-sama dengan pemerintah provinsi Sulawesi Utara bisa bersinergi dalam rangka menangani , tetapi juga saya kira kita tidak melupakan usulan-usulan dari bapak ibu anggota dewan dalam pembangunan infrastruktur yang ada di provinsi Sulawesi Utara. Kemarin, saya melihat hasil kunjungan bapak dan ibu ke daerah daerah pemilihan, infrastruktur yang dikirm kepada saya sangat baik. Baik di Sangihe ataupun di Talaud, Sitaro, dalam sitausi kondisi ekonomi yang saya gambarkan tadi pembangunan bisa berjalan, begitu juga di Bolaang Mongndow, dari Minsel ke Bolmong jalan begitu lebar. Para petani bisa hidup, makanya keluhan pupuk timbul, karena semakin banyak petani sehingga membutuhkan pupuk yang banyak. Ini persoalannya ini saling kait mengkait. Disatu sisi infrastrukturnya menjadi baik, banyak yang menjadi petani, pupuknya yang kurang,” jelas gubernur Olly.

Kedepan kata Gubernur Olly, kita harus berinovasi terus menghadapi tantangan yang ada. “Saya percaya di tahun 2021 juga ini harapan bapak dan ibu walaupun di 2021 ini PAD kita berkurang, APBD kita berkurang karena DAU kita dipotong 4 persen dan harus membebani lagi refocusing 107 Miliar. Itu termasuk seluruh aspirasi dan masukan kepada pemerintah dari bapak dan ibu terhadap pemerintah provinsi dan secara merta kita harus ambil dari belanja modal yang ada,” pungkasnya.(Advetorial)




Momentum Jumat Agung Dan Paskah, Bupati JEG Jadi Penabur Firman Serta Berbagi Kasih Kepada Lansia Dan Pemuda

SANGIHE,GN- Sebagai Pimpinan Daerah Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME tak mengenal lelah untuk melaksanakan tugas, baik di dalam daerah maupun di luar daerah untuk pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat di Bumi Tampungang Lawo ini.

Tak hanya itu,selain melaksanakan tugas dan pengabdian bagi masyarakat,Gaghana juga sebagai pelayanan untuk menyampaikan benih firman Tuhan. Wujud nyata sebagai seorang Penatua Bupati Gaghana pada perayaan jumat agung dan paskah tahun 2021 menjadi Khadim untuk menyampaikan Firman Tuhan.

Pnt.Jabes Gaghana Khadim di Jemaat Horeb Belengang Perayaan Ibadah Jumat Agung (foto : gemparnews)

Pada ibadah perayaan jumat agung di Jemaat Horeb Belengang, (2/4/2021),Pnt.Jabes Gaghana menjadi Khadim,dan Dalam ibadah tersebut Gaghana mengambil pembacaaan alkitab dari matius 27:32-44.

Dalam Khotbahnya Gaghana mengatakan , bahwa Memikul Salib bukan sebuah beban.Dalam proses memikul salibnya memang benar ada beban yang ditanggung, akan tetapi seperti yang dialami oleh Simon dari Kirene dengan turut memikul salib ia mendapatkan nilai yang berharga dan sukacita karena kehidupan rumah tangganya, istri dan anak-anaknya diberkati dan mereka sekeluarga menjadi pembawa berita keselamatan.

“Salib ini pun ada dalam kehidupan kita. Namun Orang kristen sering menghindari salib, lebih memilih keinginan hidup dalam zona nyaman, dalam kehidupan yang tidak ada beban, tidak ada masalah, tidak ada tantangan. Ketika kita menghadapi pergumulan dan tantangan dalam kehidupan pribadi, keluarga bahkan gereja, acapkali kita lebih cepat menyalahkan orang lain. Kita tidak menempatkan bahwa pergumulan dan tantangan Itu hadir sebagai salib dalam proses hidup kita,”Kata Pnt Jabes Gaghana.

Pnt.Jabes Gaghana Khadim di Jemaat lahai roi Simueng pada Perayaan Paskah (foto : gemparnews)

Pada kesempatan itu pun Gaghana menyampaikan kesaksiannya yaitu, 17 Januari berapa tahun silam di lombok dengan peristiwa sosial.

” Hari minggu sore Saya didatangi oleh intel, mengatakan saya disuruh pindah. Saya bersama Istri anak dan dua, keluarga pendeta pindah dari tempat itu. pada hari senin terjadi seperti yang dikatakan. Kami di telephone harus lari ke Bali, kami ke Bali menggunakan kapal pesiar memuat.saat Itu Saya hanya membawa tas tangan, yang ada hanya cek, dan Saya memohon kepercayaan dari pembawa kapal Itu untuk Saya membayar kapal berisi  30 orang dengan selembar cek,” tukasnya.

Kami sadari bahwa Itu proses bagi kami, sekalipun pada saat Itu kami belum mengerti maksud Tuhan, tapi kami bersyukur, bergumul dan mendoakan dengan proses yang harus kami alami,” terangnya.

Pnt Jabes E Gaghana Saat Berbagi Kasih Dengan Lansia Di GMIST Lahai roi Simueng (foto : gemparnews)

Lanjut Pada kesaksian, Gaghana menceritakan ketika Sesampai di Manado, Mereka bergumul akan apa yang harus mereka lakukan.sebelumnya mereka tidak pernah berpikir untuk kembali lagi ke Sangihe.

” Tetapi Tuhan membawa kami di Manado kami ditawari untuk mengelolah suatu Perusahaan tetapi di saat bersamaan juga saya diminta untuk menjadi pengurus partai. Ternyata untuk permohonan usahanya tidak kunjung keluar, ternyata Tuhan menginginkan hal yang lain, kembali ke Sangihe dan pada tahun 2004 dipilih sebagai Pimpinan DPRD, tahun 2006 dilantik menjadi wakil Bupati, tahun 2011 dilantik lagi menjadi wakil Bupati, dan tahun 2017 dilantik menjadi Bupati,”jelasnya.

Bupati Jabes E Gaghana Menyampaikan Sambutan Di Acara Pemuda Simueng Bermazmur (foto : gemparnews)

Selanjutnya, dalam Khotbahnya  menyampaikan,Jika kita mengikuti napak tilas kesengsaraan Yesus, peristiwa di golgota bukan akhir dari segalanya. Karena dari peristiwa munculah harapan yang baru,” kata Gaghana.

Kita lihat ketika Yesus ditawari untuk mengecap anggur bercampur empedu untuk mengurangi rasa sakit, namun Yesus menolaknya, Ia ingin menunjukan bahwa proses penderitaan yang dialaminya benar-benar murni yang Allah karuniakan untuk Ia alami, tidak harus mengurangi rasa sakit yang harus Ia tanggung. Itulah karya penebusan yang mahal, yang tidak terselami oleh manusia.kematian Yesus di atas kayu salib dengan cuma-cuma tetapi sangat berkualitas.Dari sana kita dapatkan nilai yang sangatlah berarti dan tidak tergantikan.

Tulisan Inilah Raja Orang Yahudi, sering juga menjadi status kita saat ini. Bisa dengan status kita kita dicemooh, fitnah dan diomeli orang. Seperti Yesus juga yang disalibkan di bukit golgota dimana orang bisa melewati tempat Itu dan memang sambil menghina, mencemooh, memfitnah, karena mmg tujuannya mereka ingin mempermalukan Yesus, untuk menyaman Yesus dengan penyamun.

Dalam konteks kehidupan kita dimasa sekarang ini, kita banyak mengalami cemooh, penghinaan, fitnah, omelan, sebagai majelis, sebagai pengurus pelka, sebagai jemaat atau apapun posisi kita, mungkin kita mengalami proses seperti ini.tidak perlu kita membalas, kita hanya perlu mendoakan.memang sakit dan membutuhkan proses.tetapi atas semua Itu Tuhan pasti mempunyai rencana dan rencana Tuhan Itu pastikan indah.

Kita Selamat dan beroleh berkat-berkatnya bukan karena kita memberi, bukan karena apa yang telah lakukan, bukan kekuatan dan kemampuan manusia, namun karena Tuhan telah mati dan telah bangkit untuk kita.

” Kalau kita mengalami salib hari-hari ini jangan menyalahkan siapa-siapa, tetapi responi Itu dengan ucapan syukur karena Allah sedang berencana dan mengerjakan karya ajaibNya dalam hidup kita. Percaya dan serahkan sepenuhnya kehidupan kita kepada Yesus yang Tersalib, mati dan bangkit bagi kita,”terang Jabes.

Sementara pada perayaan paskah minggu, (4/4/2021) Pnt Jabes Ezar Gaghana kembali menjadi Khadim untuk menyampaikan firman Tuhan di Jemaat GMIST Lahai roi Simueng.

Dalam Momentum Perayaan paskah,Gaghana menyampaikan bahwa Paskah itu bukan menjadi milik sendiri,tapi paskah itu harus disebarluaskan karena kemenangan kebangkitan Yesus Kristus menjadi milik semua orang,untuk diselamatkan.

” Paskah ini bukan menjadi milik kita sendiri,paskah ini harus disebarluaskan karena kemenangan kebangkitan Yesus Kristus ini adalah menjadi milik semua orang untuk diselamatkan,”kata Bupati Jabes.

Bupati Bersama Rombongan dan Undangan Menyaksikan Acara Pemuda Simueng Bermazmur (foto : gemparnews)

Disela-sela itu, Orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini berbagi kasih kepada Para Lansia di Jemaat Lahai roi Simueng.

Usai memimpin ibadah di jemaat GMIST lahai roi Simueng,Gaghana menghadiri kegiatan Pemuda Simueng bermazmur yang dilaksanakan di Pantai Simueng.

Ketika menyampaikan sambutan Jabes mengatakan bahwa,kegiatan yang dilakukan pemuda Simueng sangat baik,dalam kerangka merayakan paskah sebagai kemenangan bagi umat Tuhan.

Bupati Jabes E Gaghana Menyerahkan Bingkisan Hadiah Berupa Alkitab Kepada Pemuda GMIST Lahai roi Simueng (foto : gemparnews)

” Saya menyampaikan terima kasih,selamat kepada Adik-adik Pemuda yang mensponsori kegiatan ini ,pemuda harus tampil ,pemuda harus tampil,pemuda harus mampu memberikan sumbangsinya dalam berbagai aspek kehidupan dalam tatanan sosial kemasyarakatan terlebih dalam keagamaan,pemuda harus mampu menggunakan potensi,talenta yang sudah dianugerahkan dengan semangat ,boleh tampil di panggung untuk menunjukkan kemampuan boleh beradaptasi dan memimpin dalam dialog kominikasi bahkan dalam berorganisasi sebagai pemuda harus tampil beda dalam kerangka menunjukan jati dirinya baik masyarakat,bagi pekerjaan Tuhan untuk mewujudkan sebagai Pemuda masa depan bangsa,tiang geraja dalam perwujudan kebersamaan”.

Bupati memberikan apresiasi kepada Pemuda Simueng mengambil momentum dalam rangka paska, selain itu mengapresiasi potensi pemuda dikembangkan dengan telenta-talenta yang ada baik suara maupun bakat seninya,musiknya boleh tampilkan dengan maksimal.

” Tentu ini menjadi sebuah harapan,kita berharap banyak hal-hal yang demikian bisa dilakukan baik ditingkat desa maupun ditingkat kecamatan,” harap Gaghana.

Foto Bupati Bersama OPD,Perangkat Kecamatan,Perangkat Kampung dan Pemuda Lahai roi Simueng (foto : gemparnews)

Sebagai perhatian Bupati Gaghana kepada Pemuda,Pada Kesempatan itu juga Jabes memberikan bingkisan hadiah berupa alkitab kepada Pemuda Jemaat Lahai roi Simueng.

Turut hadir pada kesempatan itu,Ketua Tim Penggerak Kabupaten Sangihe Dra Hermin Ririswati Gaghana Katamsi,Sejumlah Pimpinan OPD,Sejumlah Kabag,Camat Manalu,Kapitalauang,MTK, aparat Kampung,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat,Pemuda,dan Masyarakat setempat.(ROBIN/Advetorial).