RSUP Kandou Manado Gelar Symposium dan Workshop Basic Ophthalmic Nursing

Manado, GN- RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Senin (14/09/2026) menggelar Symposium & Workshop Basic Ophthalmic Nursing dengan tema “Comprehensive Eye Examination and Ophthalmic Procedures”.

Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Departemen Oftalmologi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou dalam mendukung pengembangan kompetensi tenaga keperawatan serta peningkatan kualitas pelayanan oftalmologi yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Selain itu, kegiatan yang memadukan pembelajaran ilmiah dengan pengalaman praktik melalui sesi symposium, diskusi dan tanya jawab, serta hands-on workshop. Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami sekaligus mempraktikkan keterampilan dasar yang dibutuhkan dalam pelayanan pasien mata.

Peserta dalam sesi symposium  ini menerima materi dari tiga dokter spesialis mata Departemen Oftalmologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou. dr. Franky Richard Kasih, Sp.M membawakan materi “Basic Eye Examination for Nurses”. Selanjutnya, dr. Roy Steve Winslow Umboh, Sp.M menyampaikan materi “Anterior Segment Care: Diseases, Diagnostic Examinations, and Ophthalmic Procedures”, sedangkan Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, SpM, ChM, FICS menyampaikan materi “Posterior Segment Care: Diseases, Diagnostic Examinations, and Surgical Management”.

Materi kemudian diperdalam melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Peserta dapat mendiskusikan berbagai kondisi dan situasi yang dapat ditemui dalam pelayanan pasien mata.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Hands-on Workshop – Essential Ophthalmic Nursing Skills yang mencakup lima topik, yaitu Basic Eye Examination; Ophthalmic Medication & Eye Care Procedures; Ophthalmic Equipment & Imaging; Ophthalmic Laser Procedures; serta Patient Education & Red Flags.

Peserta pada sesi praktik diperkenalkan dengan pemeriksaan dan peralatan oftalmologi yang umum digunakan, antara lain slit lamp, OCT, fundus photography, biometri, specular microscopy, dan USG mata (B-scan). Peserta juga mendapatkan demonstrasi dan pembahasan mengenai prosedur YAG laser dan Panretinal Photocoagulation (PRP).

Selain keterampilan teknis, aspek edukasi dan keselamatan pasien turut menjadi perhatian. Peserta dibekali pemahaman mengenai edukasi sebelum dan sesudah pemeriksaan atau tindakan, penggunaan obat mata, perawatan mata di rumah, serta pengenalan red flags yang memerlukan perhatian dan eskalasi lebih lanjut.

Melalui penyelenggaraan kegiatan tersebut, Departemen Oftalmologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado terus mendorong budaya pembelajaran berkelanjutan sekaligus memperkuat peran rumah sakit dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan mutu pelayanan oftalmologi. (sisco)




KMNU-I Kecam Penganiayaan Berujung Maut di Manado, Minta Kasus Dikawal Hingga Tuntas

​Manado,GN- Keluarga Besar Komunitas Masyarakat Nusa Utara Indonesia (KMNU-I) menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras dugaan penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seorang warga, Tommy Wagiu.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan Boulevard 2, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, tepatnya di depan RM Dabu-Dabu Lemong, pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.

​Saat ini, tiga orang terduga pelaku telah diamankan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Manado untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

​Ketua Umum KMNU-I, Eugenius Paransi, S.H., M.H., menegaskan bahwa aksi kekerasan atas alasan apa pun tidak pernah dapat dibenarkan di mata hukum maupun kemanusiaan.

​”Perselisihan atau persoalan apa pun semestinya diselesaikan melalui jalur yang bermartabat dan sesuai dengan hukum, bukan dengan kekerasan yang menghilangkan nyawa seseorang. Kami mengecam keras tindakan biadab ini apabila terbukti, serta menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban,” ujar Eugenius.

​Dorong Transparansi dan Asas Praduga Tak Bersalah

​Pemerhati sosial KMNU-I, Jusak Walo, menambahkan bahwa pihak organisasi tetap menghormati proses hukum yang berjalan dan memegang teguh asas praduga tak bersalah. KMNU-I menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada kepolisian agar diungkap secara objektif, transparan, dan berbasis bukti sah.
​”Kami menyatakan sikap untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. KMNU-I mendorong Polresta Manado bekerja secara profesional dan berkeadilan untuk memastikan siapa pun yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum,” tegas Jusak.

​Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas

​Menyikapi dinamika di lapangan, KMNU-I mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Manado, agar tidak terprovokasi dan menghindari aksi main hakim sendiri. Kepercayaan terhadap instutusi penegak hukum harus tetap dijaga agar tidak memicu konflik susulan.

​Peristiwa ini diharapkan menjadi momentum bersama bagi warga Sulawesi Utara untuk mengedepankan dialog dan kepala dingin dalam menyelesaikan setiap masalah. Kekerasan bukanlah jalan keluar, melainkan ancaman bagi kedamaian bersama. KMNU-I: Tolak Kekerasan, Kawal Keadilan, dan Jaga Kondusivitas Kota Manado dan Sulawesi Utara. (wan)




DPRD Bersama Pemprov Sulut Gelar Paripurna Ranperda Perubahan APBD T.A 2026

Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Senin (14/09/2026) menggelar rapat paripurna penyampaian penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Ketua DPRD Provinsi Sulut dr Fransiscus Andi Silangen, SpB-KBD memimpin jalannya rapat paripurna.  Turut mendampingi Ketua DPRD Sulut yakni  Wakil Ketua dr Michaela E. Paruntu,MARS, Royke Anter,SE,MAP, dan Stella Runtuwene,AMd.Sek serta anggota DPRD.

Sementara dari Pemerintah Provinsi Sulut di hadiri oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Sekprov Sulut dan jajarannya.

Gubernur dalam sambutannya, memuji sinergi antara eksekutif dan legislatif sebagai pilar penting menjaga stabilitas pembangunan dan kepercayaan publik.

Dia menegaskan komitmen pemerintah Daerah untuk mengelola anggaran secara disiplin, transparan, dan akuntabel, serta menempatkan APBD bukan sekadar angka, melainkan instrumen kepemimpinan untuk alokasi dan stabilisasi ekonomi daerah.

Ranperda Perubahan APBD 2026 yang dipaparkan kata Gubernur, merupakan hasil kesepakatan atas perubahan KUA dan PPAS. Dokumen itu dimaksudkan mentransformasikan arah strategis makro daerah menjadi komitmen anggaran yang terukur dan siap dilaksanakan perangkat daerah.

Perubahan ini dilatarbelakangi kebutuhan menyesuaikan ruang fiskal pasca-finalisasi SiLPA 2025, penyesuaian DBH dan transfer, pemenuhan kewajiban normatif ASN dan PPPK, penyelesaian kewajiban utang, tindak lanjut temuan BPK RI, serta respons cepat terhadap keadaan darurat melalui mekanisme Perubahan Penjabaran APBD.

Gubernur menjelaskan secara angka, bahwa Pemerintah Provinsi Sulut melaporkan penambahan pendapatan daerah sebesar Rp63,89 miliar sehingga total menjadi Rp3,2327 triliun. Belanja daerah naik sebesar Rp191,02 miliar menjadi Rp3,1992 triliun. Penerimaan pembiayaan meningkat dari Rp50 miliar menjadi Rp177,13 miliar, sementara pengeluaran pembiayaan tetap di angka Rp210,62 miliar.

Gubernur merinci tiga pilar prioritas alokasi anggaran yang diutamakan dalam perubahan APBD yaitu akselerasi belanja modal untuk konektivitas infrastruktur (jalan, irigasi, pembebasan lahan), penguatan sektor produktif dan strategis (pariwisata, ketahanan pangan, UMKM, olahraga, kajian teknis), serta program pro-rakyat dan perlindungan sosial (pencapaian UHC, jaminan ketenagakerjaan, standar pelayanan minimal).

Selain itu katanya, penyesuaian anggaran juga diarahkan memanfaatkan SiLPA 2025 secara proporsional untuk memindahkan anggaran dari program yang lambat terealisasi ke program prioritas berdaya ungkit.

Untuk memastikan akuntabilitas dan eksekusi tepat sasaran, kata Gubernur, penyusunan dan pengendalian Perubahan APBD akan diintegrasikan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sesuai Permendagri Nomor 70 Tahun 2019.

Gubernur menekankan bahwa meskipun ruang fiskal mengalami koreksi teknis, tema pembangunan RKPD 2026 — “Penguatan Sumber Daya Manusia, Agrobisnis dan Pariwisata yang Didukung Regulasi dan Inovasi tetap menjadi jangkar kebijakan.(sisco)




BPTD Kelas II Sulut Uji Kendaraan Keliling di Terminal Tipe A Malalayang

Sulut,GN- Dalam rangka menindaklanjuti surat edaran Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor 14 tahun 2026 tentang peningkatan keselamatan
Wujudkan Transportasi Aman, Nyaman dan berkeselamatan pengoperasian sarana dan prasarana transportasi darat maka Balai Pengelola Transportasi Daerah Sulawesi Utara ( BPTD Sulut ) menggelar Uji Transportasi Keliling.

Kegiatan ini dipusatkan di terminal Tipe A Malalayang, Senin (14/09/2026). Kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari Senin dan Selasa, 14-15 September 2026 dan di mulai pukul 09.00 sampai 16.00 wita

Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek kondisi kelaikan kendaraan transportasi darat sebelum beroperasi demi keselamatan penumpang. Selain itu, untuk mewujudkan transportasi yang aman,nyaman dan berkeselamatan.

Pemeriksaan laik fungsi kendaraan ini guna meningkatkan keselamatan dijalan, mendukung kelancaran transportasi darat dan menjaga kelayakan kendaraan.

Sebagai catatan uji kendaraan ini tidak dapat mengeluarkan bukti lulus uji Kendaraan Wajib Uji (KBWU).

Ayo periksa kendaraan anda agar perjalanan transportasi aman dan nyaman. (sisco)

 




BPTD Kelas II Sulut Kampanyekan STOP ODOL, Tingkatkan Keselamatan

Sulut,GN – Over dimension dan overload (ODOL) adalah kondisi ketika kendaraan angkutan barang memiliki ukuran dimensi atau berat muatan yang melebihi batas ketentuan standar pabrik dan peraturan lalu lintas.

Perbedaan Over Dimension dan Overload yaitu Over Dimension (Dimensi Berlebih) Kondisi ketika ukuran fisik kendaraan seperti panjang, lebar, tinggi, atau modifikasi bak muatan tidak sesuai dengan standar resmi pabrikan dan rancangan teknis yang disahkan.

Sedangkan Overload (Muatan Berlebih) Kondisi ketika berat barang yang diangkut melampaui kapasitas daya angkut maksimal atau Gross Vehicle Weight (GVW) yang diizinkan bagi kendaraan tersebut, meskipun ukuran bak terlihat pas.

Dampak Negatif Kendaraan ODOL yakni
Kerusakan Infrastruktur jika tekanan berlebih dari kendaraan membuat jalan raya dan jembatan cepat retak, berlubang, serta hancur sebelum waktunya. Bahkan Risiko Kecelakaan Tinggi, dimana truk lebih sulit dikendalikan, rem bekerja terlalu berat hingga rawan blong, dan kendaraan rentan terguling saat menikung atau melewati jalan menurun. Selain itu, mengakibatkan kemacetan Lalu Lintas. Kendaraan yang terlalu besar mempersempit ruas jalan dan melaju dengan sangat lambat di jalur menanjak.

Terkait hal tersebut, BPTD Kelas II Sulawesi Utara (Sulut) kampanyekan Stop ODOL, Tingkatkan Keselamatan.
Kampanye ini tentu akan bermanfaat secara positif bagi kendaraan yang melakukan kegiatan angkutan yang  melintas di jalan umum.

Pemeriksaan dokumen

Petugas BPTD Kelas II Sulut akan melakukan pemeriksaan keaslian dan masa berlaku bukti lulus uji (buku KIR), Kesesuaian antara STNK, Buku Lulus Uji dan nomor kendaraan serta pemeriksaan surat jalan.

Penindakan Pelanggaran

BPTD Kelas II Sulut akan melakukan penindakan Pelanggaran yakni peringatan dan teguran, penilangan dan sanksi, pemindahan muatan barang bagi kendaraan overloading dan penandaan dimensi bagi kendaraan overdimension.(sisco)




Digelar Doa Lintas Agama Untuk Kebakaran Hutan Dan Kemarau Panjang Di Sangihe

SANGIHE,GN – Ditengah-tengah musim kemarau yang Panjang dan terjadinya Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Awu di Kabupaten Sangihe , Forum Komunikasi umat Beragama (FKUB), bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar doa Lintas Agama melalui doa bersama oleh tokoh agama dan ritual adat Sangihe oleh tokoh adat Sangihe,bertempat di Papanuhung Tampungang Lawo, Minggu (13/9/2026).


Doa Bersama dan ritual adat Sangihe digelar untuk memohon pertolongan yang maha Kuasa agar Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Awu agar apinya segera padam serta agar memohon segera turun hujan di tengah-tengah kekurangan air bersih saat ini.

Pada doa Lintas agama para tokoh agama melakukan doa bersama secara berantai, begitu juga tokoh adat melakukan ritual adat Sangihe.

Bupati Michael Thungari,SE,MM ketika membawakan sambutan menyampaikan bahwa meskipun hadir dengan keyakinan yang berbeda tetapi bersatu untuk memohon keselamatan bagi masyarakat dan alam di Bumi tanah Tampungang Lawo ini.

” Kita sedang mengalami kemarau yang Panjang,yang berdampak pada ketersediaan air, juga terjadi kebakaran hutan dan lahan di Gunung Awu, yang membakar begitu luas lahan yang terdapat di area Kecamatan kendahe,Kecamatan Tabukan Utara dan kolongan, sehingga dibutuhkan kerja sama dari semua pihak, baik masyarakat, Pemerintah,Relawan, TNI/Polri yang saat ini terus berupaya melalui pos-pos pemantauan dan penanganan di wilayah terdampak TNI/Polri dan relawan bekerja luar biasa siang sampai malam, dan akhirnya sebagain api sudah dinyatakan padam,” ucap Thungari.

Lanjut Bupati bahwa sebagai manusia memiliki kekurangan dan keterbatasan,sekitar 2 bulan belum turun hujan, sehingga pada kesempatan itu secara bersama untuk berdoa memohon pertolongan Tuhan agar segera turun hujan, dan bersyukur sebelum doa dilaksanakan pada sore hari, siang hari telah turun hujan di beberapa tempat di Kabupaten Sangihe.

” Tugas kita semua di sini untuk mendoakan juga para anggota TNI/Polri dan relawan yang sedang berjuang untuk memadamkan api agar mereka tetap sehat, kuat dan selamat, dan api semua dipadamkan serta segera turun hujan di Daerah kita, satu hal yang kita syukuri bahwa Tuhan menunjukkan bahwa, kita di Kabupaten Kepulauan Sangihe diberi kesempatan untuk menyatukan diri, menunjukkan kekompakan kita semua,Kepedulian masyarakat dari semua organisasi, dari semua komonitas, dan kalau kita bersatu dan memberi diri, kompak bencana kebakaran seperti ini pun pelan-pelan kita kendalikan,” tutup Thungari.

Doa Lintas Agama dan ritual adat Sangihe dihadiri oleh Bupati Michael Thungari,SE,MM,bersama Ibu,wakil Bupati Tendris Bulahari bersama Ibu, Pj Sekda Johanis Pilat, Forkopimda, Pimpinan OPD,Camat,Lurah,Tokoh agama,tokoh adat dan undangan.(RB)




DPW BKPRMI Sulut Gelar Rakerwil Tahun 2026

Manado,GN- Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2026, dilaksanakan di Hotel Aston Manado,Sabtu (12/09/2026).

Ketua Umum BKPRMI Sulut Saat Membuka Kegiatan Rakerwil Tahun 2026 (foto: Gemparnews)

Rakerwil kali ini, mengambil tema Revolusi Paradigma Organisasi dan Transformasi Pemuda Remaja Masjid.

Turut hadir Pemerintah Provinsi Sulut, di wakili Kadis Perikanan dan Kelautan Sulut Salman Mokoginta, Pangdam 13 Merdeka, Kapolresta Manado,Kadisnaker Manado,Ketua DPRD Boltim, kajati Sulut dan undangan lainnya.

Diawali laporan Panitia Arif Darea menyampaikan laporan panitia pelaksana. Darea mengatakan bahwa
Rakerwil ini dilaksanakan merupakan amanah konstitusi organisasi untuk menjalankan program satu periode kedepan. ” Kami mengucapkan terimakasih yang luar biasa kepada semua panitia yang sudah mengambil bagian hingga suksesnya acara ini,” kata Darea.

Sementara itu, Donal Pakuku,SIP selaku Ketua Umum BKPRMI Sulut mengharapkan agar Rakerwil dapat memberikan output bagi masyarakat.

“Harapan dari kami semoga Rakerwil ini, membangun paradigma pemuda remaja masjid untuk menjadi aktor perubahan,” ucapnya.

Dia juga memberikan dorongan agar Pemuda Remaja Mesjid untuk terus melakukan terobosan melalui program kerja. ” Kita bisa merumuskan program kerja dan juga bisa merumuskan paradigma pemuda remaja masjid.
Kita bergandengan tangan dengan bersinergi dengan program pemerintah,” terangnya.

“Kita harus solid dan bergandengan tangan untuk mensukseskan program kerja yang akan kita bahas hari ini. Ada program kerja jangka pendek dan jangka panjang. Harus ada output yang kita hasilkan dari program yang kita kerjakan dan tentu harus berdampak kepada masyarakat,” tandasnya.

Foto Bersama

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sulut Salman Mokoginta memberikan apresiasi dan terimakasih kepada segenap pengurus DPW BKPRMI Sulut. Pemerintah berharap dengan pelaksanaan Rakerwil dapat menghasilkan program yang berdampak bagi masyarakat. (sisco)

 




Tim Surveior Akreditasi Apresiasi RSUP Kandou Manado, Sayangilah Rumah Kita Tempat Mengabdikan Profesi

Manado,GN-Ketua tim surveior menyampaikan apresiasi kepada, Direktur Utama (Dirut) Prof Dr dr Starry Rampengan,SpJP(K). FIHA,MARS,MH.Kes, Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang Siagian, SSTP., M.Si. Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS, Direktur Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.B-TKV(K), Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE., Ak., MM. Ketua Akreditasi dan tim, serta seluruh civitas hospitalia RS Kandou atas dukungan, kerja keras dan dedikasi selama pelaksanaan survei akreditasi.

Apresiasi juga diberikan terhadap peran pimpinan rumah sakit yang dinilai mampu menunjukkan kepemimpinan yang kuat, memiliki visi yang jelas, serta memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program mutu dan peningkatan pelayanan rumah sakit. Hal tersebut terungkap dalam rangkaian wawancara pimpinan yang dilakukan tim surveior selama proses akreditasi.

Drs A A Raka Karsana, selaku ketua tim surveior menyampaikan secara umum terdapat banyak hal positif yang ditemukan selama proses penilaian di RSUP Kandou Manado. “Banyak yang bagus,” kata Raka, Jumat (11/09/2026).

Seluruh jajaran RSUP Kandou Manado kata Raka, agar terus menjaga dan merawat rumah sakit sebagai tempat berkarya dan mengabdikan profesi. “Sayangilah rumah kita, RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou. Tempat kita mengabdikan profesi,” ujarnya

Keberhasilan sebuah rumah sakit, lanjut Raka mengatakan tidak ditentukan oleh satu atau dua orang saja, namun dibutuhkan kerja bersama seluruh unsur rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. “Rumah sakit ini tidak memerlukan Superman, tetapi memerlukan Super Team,”terang dalam acara santiaji.

Sementara itu, Dirut Prof Starry Rampengan menyampaikan ucapan terimakasih kasih kepada tim surveior yang sudah melaksanakan tugasnya untuk memberikan penilaian akreditasi di rumah sakit Kandou Manado. ” Terimakasih kami sampaikan kepada tim surveior,” tandas Dirut saat penutupan. (sisco)




Bupati Bersama Wakil Bupati Hadiri Upacara Peringatan HUT TNI-AL Ke 81 Tahun

SANGIHE,GN- Bupati Kabupaten Kepualauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM dan wakil Bupati Tendris Bulahari menghadiri upacara peringatan hari ulang tahun (HUT), TNI- AL yang ke 81 tahun di Mako Lanal Tahuna, Kamis (10/9/2026).

Bertindak selaku inspektur upacara adalah Danlanal Tahuna Kolonel laut (P) Hadi Subandi M.Tr.Hanla CRMP, membacakan sambutan kepala staf angkatan laut menyampaikan bahwa, dengan semangat Jayas veva,jaya mahe TNI- AL siap mewujudkan Indonesia berdaulat adil dan Makmur.

” 81 tahun adalah waktu perjalanan yang panjang yang penuh arti dan makna sebagai momentum,refleksi bagaimana kondisi TNI-AL saat ini, apa yang telah dibangun, apa yang harus diperbuat dan kemampuan seperti apa yang dipersiapkan dalam menghadapi tantangan kedepan dimasa depan, sebagai refleksi kita harus sadar sepenuhnya bahwa TNI-AL adalah penegak kedaulatan dari sebuah negara kepualaun terbesar di dunia, TNI – AL selalu siap siaga, hadir dan selalu menjaga seluruh ruang maritim yang menjadi tugas dan tanggungjawab sesuai dengan amanah undang-undang,” kata Danlanal Tahuna membacakan sambutan kepala staf angkatan laut.

Lanjut Subandi ketika diwawancarai terkait tugas TNI-Al di Sangihe kepada wartawan mengatakan bahwa, sesuai undang-undang TNI-AL memiliki tugas pokok yaitu, operasi militer perang, selain itu juga sebagai kekuatan memberi bantuan ketika terjadi penanggulangan bencana alam.

” Kita juga sebagai kekuatan memberi bantuan ketika terjadi bencana alam, seperti saat ini terjadi kebakaran hutan dan lahan, kita bersama TNI/Polri kita bersinergi beserta masyarakat dan relewan kita berusaha memadamkan api yang terjadi di Sangihe,” ucapnya.(RB)




Aktivitas Pelabuhan Dipindahkan Sementara Ke Pelabuhan Petta,Ini Penjelasan Kepala Kantor UPP Kelas II Tahuna

SANGIHE,GN – Sehubungan dengan pelaksanaan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tahuna dan kegiatan bongkar muat KM logistik Nusantara 02 maka aktivitas tambat kapal untuk sementara waktu dipindahkan ke Pelabuhan Petta periode pemindahan mulai dari tanggal 10-18 setempat 2026.

Hal ini di sampaikan Plt.Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tahuna Meifrid Palenewen ketika ditemui media ini di ruang kerjanya.

” Pemindahan aktivitas Pelabuhan yang sudah dilakukan beberapa kali dalam rangka aktivitas tol laut dan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tahuna, kembali mulai hari ini sampai tanggal 18 september, kami memindahkan seluruh aktivitas kepelabuhan sementara waktu ke wilayah kerja Pelabuhan Petta,” jelasnya.

Palenewen pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan, dan meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung pemindahan aktivitas Pelabuhan sementara, dalam rangka mengsupport kegiatan yang ada di Pelabuhan Tahuna.

” Selain itu juga kami sangat antosias, jadi kami selaku Pimpinan UPP Kelas II Tahuna, antosias terhadap masyarakat wilayah tabukan Utara dan sekitarnya, hal ini kami melihat kondisi di lapangan dengan pemindahan sementara ini terjadi penambahan UMKM pertumbuhan ekonomi di wilayah Tabukan Utara, hal ini juga menjadi perhatian khusus bagi Kami selaku penyelenggara Pelabuhan agar lebih giat lagi mendukung pelayanan yang ada di Pelabuhan Petta,” Kata Palenewen.(RB).