Jelang Hari Kemerdekaan RI Ke-80, Kurniawan Lawendatu Ajak Jaga Kamtibmas di Bumi Nyiur Melambai

Sulut,GN- Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), adalah organisasi otonom di bawah naungan Muhammadiyah yang berperan penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pengurus Organisasi KOKAM Sulut dan tokoh pemuda Kurniawan Lawendatu, mengatakan menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80, mengajak para pengurus dan Anggota KOKAM dan Organisasi Mahasiswa serta para pemuda untuk menjaga stabilitas keamanan serta bahu-membahu bersama kepolisian dalam menciptakan Provinsi Sulut aman dan nyaman.

“Dengan adanya Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Saya mengajak para anggota dan Organisasi Mahasiswa serta para Tokoh Pemuda untuk membantu aparat keamanan dalam hal ini Polda Sulut untuk menjaga situasi keamanan di Sulawesi Utara,” kata Lawendatu.

Lanjut Lawendatu mengatakan, kita terus meningkatkan rasa nasionalis dan mengajak kepada teman-teman Organisasi Mahasiswa, kepemudaan dan masyarakat untuk mengadakan kegiatan yang positif sehingga menciptakan keamanan yang kondusif di wilayah Sulut

“Mari kita jaga Slogan Sulawesi Utara Torang Samua Basudara dan mari kita jaga Keamanan dan ketertiban di Bumi Nyiur melambai yang lebih aman dan nyaman,” tutupnya. (*/sisco




Rapat Paripurna DPRD Sulut, KUA PPAS di Sepakati APBD Perubahan Tahun 2025 Mengalami Penambahan

Sulut,GN- Bertempat di ruangan Rapat Paripurna Senin (11/08/2025), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2025.

Rapat Paripurna penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS dihadiri langsung Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay, Wakil Ketua DPRD, Anggota DPRD Sulut, Jajaran SKPD dan Undangan lainnya.

Diketahui, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun anggaran 2025 mengalami penambahan sebesar Rp17.500.000.000.

Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangan mengatakan, berdasarkan hasil rapat pembahasan Badan anggaran DPRD bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sulawesi Utara antara lain disepakati.

Untuk pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp3.772.280.953.160 setelah perubahan menjadi Rp 3.789.780.953.160. Mengalami penambahan sebesar Rp17.500.000.000

Untuk anggaran belanja daerah lanjut Silangen mengatakan dianggarkan sebesar Rp3.618.482.939.686.
“Setelah perubahan menjadi Rp3.635.982.939.686. Mengalami penambahan sebesar Rp17.500.000.000,” kata Ketua DPRD Sulut.

Sementara Gubernur Sulut menyampaikan terimakasih sekaligus apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Sulut atas dedikasi dan komitmen yang telah ditunjukan selama ini, khususnya dalam membahas dan mendukung setiap tahapan KUA dan PPAS perubahan APBD Provinsi Sulawesi Utara tahun anggaran 2025.

“Sinergi dan kerjasama yang terjalin dengan baik ini tentunya merupakan cerminan komitmen bersama untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” ucap Gubernur.

Gubernur berharap kolaborasi yang harmonis ini dapat terus berlanjut dalam setiap agenda pembangunan daerah di waktu dan kesempatan selanjutnya. (sisco)




Royke Anter Minta Terminal AKAP Liwas di Fungsikan Kembali

Sulut,GN- Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter, dalam rapat Banggar DPRD bersama TAPD Pemprov Sulut membahas KUA-PPAS Perubahan 2025 di ruang rapat paripurna, Jumat (8/8/2025) mengingatkan keberadaan fungsi terminal AKAP Liwas.

Merujuk Terminal AKAP Liwas di Kelurahan Perkamil, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, hingga kini tak difungsikan sebagai terminal sehingga dirinya selaku wakil rakyat yang duduk di DPRD Sulut terus menggaungkan hal itu untuk menjadi perhatian Pemprov Sulut.

“Saya melihat ada beberapa yang harus dilanjutkan. Yang pertama, kita semua tahu ada terminal tipe A di Liwas, sampai saat ini belum digunakan. Kita tahu itu sudah lama dan sudah sangat penting, sudah sangat urgen untuk boleh difungsikan,” kata Anter.

“Ada beberapa yang harus dilanjutkan, pertama kita semua tahu ada terminal tipe A di Liwas, sampai saat ini belum digunakan. Kita tahu itu sudah lama dan sudah sangat penting, sudah sangat urgen untuk boleh difungsikan,” ujar Anter.

“Banyak kendaraan atau angkutan umum yang tak mau parkir lagi di terminal tersebut (Terminal Paal Dua). Tentu ini sangat berpengaruh pada lalu lintas di seputaran terminal,” tambah Anter.

Sementara itu, Pemprov Sulut melalui Pj Sekprov Tahlis Gallang, mengungkapkan pemerintah melalui Direktorat Perhubungan Darat menginginkan Terminal Liwas bisa tembus ke Ringroad Manado, serta Tol Manado-Bitung.

“Tapi, memang terkendala di pembebasan lahan. Masih sementara dikomunikasikan dengan Pemerintah Kota Manado dan Kabupaten Minut. Nanti kami akan berusaha memfasilitasi,” tukasnya. (sisco)




Henry Walukow Apresiasi Gubernur Perjuangkan 30 Blok Daerah

Sulut,GN- Anggota DPRD Sulut dari Fraksi Partai Demokrat Henry Walukow di akhir rapat paripurna pengambilan keputusan Ranperda RPJD 2025-2029 di ruangan paripurna Kantor DPRD Sulut, Jumat (08/08/2025) angkat bicara terkait 30 blok daerah pertambangan rakyat di Sulut.

Henry Walukow (foto : Gemparnews)

“Sesuai dengan visi misi dari Pak Gubernur dan Wakil Gubernur tentang pembinaan pertambangan rakyat yang ada di Sulawesi Utara, pada kesempatan ini saya memberikan informasi sekaligus apresiasi yang tinggi kepada Pak Gubernur karena berkat perjuangan Pak Gubernur pada beberapa hari yang lalu pemerintah pusat lewat Kementerian ESDM telah merestui 30 blok daerah pertambangan rakyat untuk masuk di dalam wilayah pertambangan rakyat Republik Indonesia,” kata Henry.

Henry yang merupakan legislator dapil Minut-Bitung itu menambahkan, ini adalah yang terbanyak se-provinsi yang ada di Indonesia.

“Ini luar biasa perjuangan Pak Gubernur, walaupun di dalamnya masih ada 100-an blok yang masih akan diperjuangkan. Mudah-mudahan ini jadi berkat bagi kita semua warga masyarakat Provinsi Sulawesi Utara,” ujar Henry.

Untuk di ketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah merestui 30 blok daerah pertambangan rakyat di Sulut masuk dalam wilayah pertambangan rakyat (WPR) Republik Indonesia (RI). (sisco)




Bunda PAUD Sangihe Hadiri Rakor Dan Penandatanganan Komitmen Bunda PAUD se- Sulut

SANGIHE,GN- Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Sangihe Cherry Thungari Soeyoenus, Sabtu (8/8/2025) menghadiri Rapat Koordinasi dan Penandatanganan Komitmen Bunda PAUD se-Provinsi Sulawesi Utara yang dipimpin langsung oleh Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Utara, Ny Anik Yulias Selvanus. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Sam Ratulangi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulut ini dihadiri oleh para Bunda PAUD kabupaten/kota, pejabat pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan pendidikan dari seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Rakor ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Bunda PAUD, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas, inklusif, dan ramah anak. Selain itu, momentum ini menjadi ajang penting untuk meneguhkan komitmen bersama mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun, yang mencakup pendidikan dari PAUD hingga jenjang pendidikan menengah.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Utara menekankan pentingnya peran Bunda PAUD di setiap daerah sebagai motor penggerak dan pendamping pemerintah dalam memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan yang layak sejak usia dini.
“Investasi terbaik bagi masa depan adalah memberikan pendidikan yang baik sejak anak-anak kita berada di usia emasnya. Wajib Belajar 13 Tahun menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif ini dan berkomitmen untuk terus menggalakkan berbagai program PAUD di Sangihe. “Kami akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan orang tua demi memastikan anak-anak di Kabupaten Kepulauan Sangihe mendapatkan pendidikan yang terbaik dan merata,” ungkapnya.

Dengan penandatanganan komitmen ini, diharapkan seluruh pihak dapat bergerak bersama dalam mengoptimalkan akses, mutu, dan pemerataan layanan PAUD serta mendukung penuh keberhasilan Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah ini sejalan dengan upaya mempersiapkan generasi emas Sulawesi Utara menuju Indonesia Emas 2045.(RB)




Ketua DPRD Sulut dan Ketua Fraksi Gerindra Kawal Insiden Pencabutan Izin Berlayar KM Barcelona

Sulut,GN- Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD angkat Suara terkait pencabutan ijin pelayaran KM Barcelona.

Hal itu, dikatakannya sebelum mengakhiri rapat Paripurna pembahasan RPJMD Tahun 2025 – 2029, Jumat (08/08/2025) Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut.

”Sebelum mengakhiri rapat pada hari ini, masyarakat kepulauan, 3 kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud menghadapi pergumulan karena KSOP mencabut ijin pelayaran dari Barcelona, karena ada 5 kapal berlayar,” kata ketua DPRD Sulut.

Atas insiden pencabutan ijin pelayaran kapal tersebut, kata Silangen sangat mempengaruhi masyarakat yang ada di kepulauan.

”Dan saya kira ini menjadi perhatian, dan tolong teman-teman di komisi III untuk memanggil pihak terkait,” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRD Sulut Louis Carl Scramm juga memberikan tanggapannya perihal pencabutan ijin berlayar tersebut.

Menurut Louis, kebijakan tersebut dinilai berlebihan dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat Nusa Utara yang sangat bergantung pada transportasi laut.

“Jangan bikin susah masyarakat Nusa Utara. Sebagian besar kebutuhan mereka tergantung kapal. Sekarang semua izin dibekukan, hanya karena satu kapal terbakar. Ada apa ini? Dan anehnya, hanya satu perusahaan yang terdampak,”ucap ketua fraksi Gerindra DPRD Sulut itu.

Jika memang ada kesalahan atau pelanggaran sambung Louis, seharusnya KSOP melakukan pembinaan sambil tetap mengizinkan operasional kapal berjalan, bukan menghentikan seluruh aktivitas pelayaran.

“Kalau ada kekurangan, bina sambil berjalan. Jangan korbankan masyarakat. KSOP sebaiknya segera kembalikan semua ijin yang dibekukan,” tegas Louis.

Louis  menegaskan, pihaknya akan mengawal persoalan ini hingga tuntas. “Melihat kebijakan sepihak ini dapat memicu krisis distribusi logistik, layanan, hingga aktivitas ekonomi di Nusa Utara,” tandasnya. (sisco)




Fraksi di DPRD Sulut Setuju Ranperda RPJMD Tahun 2025-2029 di Sahkan Menjadi Perda, Berikut Catatan Fraksi – Fraksi

Sulut,GN- Setelah melakukan pembahasan secara marathon akhirnya Rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025 – 2029 disetujui menjadi Peraturan daerah (Perda), melalui Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat, 8 Agustus 2025.

Adapun komposisi Pansus RPJMD tahun 2025-2029 yakin Ketua Louis Carl Schramm, SH MH, Wakil Sekretaris Inggried J. N. N. Sondakh, SE, MM, Sekretaris Nick Adicipta Lomban, SE serta anggota yakni, Dr. Ir. Royke O. Roring, M.Si, IPU, Capt. Remly Kandoli, M.Mar, Dra. Vonny J. Paat, Melisa Gerungan, Irene Golda Pinontoan, Rhesa Waworuntu, Pierre J. S. Makisanti, SH, Pricilla Cindy Wurangian, MBA, Ronald Sampel, Henry Walukow, SE, Prof. Dr. Julyeta P. A Runtuwene, M.S dan Muliadi Paputungan, S.AP.

Pendapat akhir fraksi-fraksi yang disampaikan dalam pembahasan akhir terhadap ranperda tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah tahun 2025-2029, menerima dan menyetujui untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Meskipun telah diterima menjadi Perda namun ada beberapa catatan fraksi antara lain:

1. Menegaskan pentingnya agar program-program prioritas dalam rpjmd diarahkan pada pengentasan kemiskinan struktural, pemberdayaan petani, nelayan, buruh, dan pelaku umkm serta penataan sistem perlindungan sosial yang lebih kuat.

2. Wilayah pembangunan harus menyentuh seluruh pelosok daerah termasuk daerah kepulauan, daerah perbatasan, dan desa tertinggal. fraksi mendorong pemerataan infrastruktur, akses pendidikan, layanan kesehatan, dan konektivitas digital sebagai hak rakyat yang tidak bisa ditunda.

3. RPJMD perlu memberikan penekanan lebih terhadap strategi kedaulatan pangan dan energi melalui penguatan produksi lokal, inovasi teknologi pertanian dan kelautan serta hilirisasi komoditas unggulan Sulawesi Utara.

4. Mendorong pendidikan yang berorientasi pada karakter kebangsaan, literasi digital, dan kesiapan menghadapi transformasi teknologi. generasi muda harus menjadi subjek aktif pembangunan, bukan sekedar objek statistik.

5. Implementasi RPJMD harus dikawal secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. fraksi menekankan pentingnya pengawasan melekat oleh dprd, media dan masyarakat sipil agar setiap kebijakan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.

6. Memahami adanya batas waktu 6 bulan penetapan rpjmd sesuai ketentuan. namun tidak ingin dokumen ini nantinya menjadi tidak sinkron dengan RTRW yang sedang difinalisasi. oleh karena itu, fraksi mendorong agar ada klausul eksplisit dalam rpjmd bahwa akan dilakukan review terbatas setelah RTRW 2025-2044 ditetapkan, sehingga harmonisasi dokumen tetap terjaga dan arah pembangunan tetap akuntabel.

7. Mencermati pagu indikatif perangkat daerah serta penjabaran ke program dan kegiatan, masih ada keraguan apakah bisa menopang pencapaian target. fraksi berharap adanya konsistensi arah kebijakan dan transparansi apabila terjadi deviasi dalam pagu anggaran perangkat daerah pada apbd tahun berjalan, termasuk tahun 2026 nanti. jangan sampai RPJMD hanya menjadi dokumen formalitas tanpa keterkaitan nyata dengan penganggaran tahunan.

8. Isu strategis seperti kesenjangan konektivitas dan infrastruktur, ketahanan pangan dan energi air di samping itu transparansi dan akuntabilitas pemerintah diakomodir dengan baik.

9. Mendorong agar isu-isu ini tidak berhenti di tataran dokumen tetapi diimplementasikan secara konsisten.

10. target indeks reformasi birokrasi dan indeks pengelolaan keuangan daerah, fraksi mendukung arah kebijakannya yang bersih dan berorientasi pelayanan. disamping itu percepatan digitalisasi dan sistim pelayanan publik.

11. perlunya sinkronisasi vertikal dan horizontal dalam 12 program yang telah dirancang termasuk infrastruktur, sanitasi dan perumahan serta stabilisasi harga, diperlukan penguatan koordinasi antar OPD agar capaian rpjmd tahun 2025-2029 tercapai.

12. Langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh Gubernur Dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara melalui RPJMD lima tahunan, menurut FRAKSI DPRD sudah dapat mengakomodir sektor-sektor pembangunan multi dimensional.

13. Fraksi mengingatkan agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan perhatian khusus daerah kepulauan terlebih sektor pendidikan, terutama gedung-gedung sekolah yang perlu direhabilitasi lebih khusus proyek pembangunan sekolah yang ditinggalkan oleh pelaksana proyek.

14. Fraksi berharap dan mendorong pembangunan ketersediaan jaringan tenaga listrik dan internet yang merata, bermutu dan berkelanjutan di Sulawesi Utara khususnya jaringan komunikasi internet di area Tondano Pantai, Minahasa;

15. Fraksi juga berharap dan mendorong pembangunan akses jalan penghubung yang lebih memadai, diantaranya di jalur: – sonder-rambunan-pinaras – tincep-timbukar-tangkuney (penghubung minahasa-minsel) – sawangan-pinaras – tondano-remboken-passo-kakas; dan – kelurahan urungo tepi danau tondano – unima

16. Fraksi berharap dan mendorong ketersediaan bantuan panti asuhan dan panti werdha berupa bahan pokok pangan, kesehatan, pendidikan dan pelatihan serta fasilitas sarana prasarana pendukung setiap tahunnya.

17. Fraksi berharap dan mendorong ketersediaan air bersih khususnya di desa kolongan atas dan desa mokupa, minahasa.

18. Fraksi berharap dan mendorong gerakan “marijo ba tanam” dengan menanam komoditi pangan lokal sulawesi utara dalam menunjang swasembada kemandirian pangan daerah, serta mendorong ketersediaan jaring pengaman sosial daerah untuk kesehatan dan pangan bagi warga Sulawesi Utara.

19. Fraksi mengharapkan dengan hadirnya peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah tahun 2025-2029 yang merupakan acuan pembangunan daerah provinsi sulawesi utara kedepan dapat dijalankan secara optimal sehingga Sulawesi Utara dapat terus bertumbuh dan sejahtera.

20. Fraksi mengharapkan agar pemerintah provinsi sulawesi utara dapat mendorong aspek pembangunan sosial, pendidikan, kesehatan, kemasyarakatan, umkm, pariwisata pertanian dan perkebunan kedepan lebih baik, agar permasalahan kemiskinan dan kurangnya ketersediaan lapangan kerja yang terjadi saat ini dapat di selesaikan.

21. Fraksi juga berharap peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pengelolaan sumber daya yang ada di provinsi sulawesi utara ke depan akan terkelola dan berkembang lebih baik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat daerah nyiur melambai yang kita cintai. (sisco)

 




Sekretariat DPRD Sulut Serahkan Piagam Penghargaan Kepada Staf Administrasi dan Umum Syane Karundeng

Sulut,GN – Penyerahan piagam penghargaan kepada Staf Bagian Administrasi dan Umum, Syane Karundeng yang telah berkarya dan mengabdikan diri kurang lebih 36 Tahun 5 Bulan oleh Plt Sekretaris DPRD Sulut Weliam Niklas Silangen, S.Sos.MSI didampingi para Kabag dan Kasub di lingkungan Sekretariat DPRD Sulut.

Piagam penghargaan ini diserahkan diruang Sekretaris DPRD Sulut, Kamis (07/08/2025). Sekwan Niklas pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas jasa dan pengabdian, kesabaran dan ketekunan dalam melaksanakan tugas tugas.

”Hebat juga ibu. Syane dalam melaksanakan tugas berhadapan dengan teman-teman wartawan, dengan kesabaran dan ketekunan. Selamat telah purna tugas, dan menikmati kerja lain,” kata Sekwan.

Sementara itu, Syane Karundeng merasa haru dan menyampaikan terima kasih karena mendapatkan penghargaan dari Sekretariat Dewan. ” Saya merasa bangga dan terharu karena boleh menerima piagam ini. Saya menyampaikan terimakasih,” ucap Syane.

Dalam melaksanakan tugas kuncinya kerjakan sebaik mungkin dan mendengarkan apa yang diarahkan pimpinan serta tanggungjawab.

” Biasa itu ada suka dan duka, namun saya jalani semua sebagian dari tugas dan kerja saya sebagai abdi negara,” tutupnya. (sisco)




Dirut Prof Starry Inspeksi Kelayakan Kendaraan Dinas dan Operasional RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP (K), FIHA, MARS melakukan inspeksi kendaraan Dinas maupun operasional di halaman kantor RSUP Kandou, Selasa, (5/8/2025).

Sebanyak 33 kendaraan dinas diperiksa kelayakannya. Pemeriksaan kendaraan dinas dipimpin langsung Direktur Utama dan didampingi Direktur  Medik dan Keperawatan dr Wega Sukanto Sp.B, TKV (K), Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang Siagian S.STP, MSi dan Direktur Perencanaan Keuangan Ekawanto SE (AK) MM serta para manager.

Dirut Prof Starry menegaskan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan tersebut berfungsi dengan baik sehingga saat mengoperasikan kendaraan dinas maupun kendaraan ambulans tidak mengalami kendala.

Lebih jauh kata Dirut Prof Starry, apel kendaraan dinas tahun depan akan menghadirkan pihak dari bengkel untuk mengecek kelayakan mesin kendaraan.

“Tahun depan saya akan datangkan langsung orang dari bengkel untuk mengecek spare part kendaraan, apakah dilakukan pergantian, berfungsi atau tidak,” kata Prof Starry.

Dia berharap kepada semua pemakai kendaraan dinas untuk dapat digunakan sebaik mungkin dalam kegiatan operasional di RSUP Kandou.

Pantauan media ini, Dirut Prof Starry terlihat sumingrah dan senang bahkan puas dengan hasil pengecekan kelayakan kendaraan dinas dan operasional.

Untuk di ketahui usai pengecekan kendaraan, Dirut, Direksi serta manager melakukan penandatanganan serah terima kendaraan. (sisco)




Bupati Buka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Kabupaten Sangihe

SANGIHE,GN- Bertempat di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo Bupati Michael Thungari,SE,MM membuka pemusatan pendidikan dan pelatihan calon paskibraka Kabupaten Sangihe, senin (4/8/2025).

Bupati didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari,asisten satu setda Johanis Pilat dan sekretaris Kesbangpol.Pembukaan pemusatan pendidikan dan pelatihan calon paskibraka ini, ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada kedua perwakilan anggota paskibara oleh Bupati.

Dalam sambutannya Bupati mengajak kepada seluruh anggota paskibraka untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh,terus semangat dan terus menjunjung nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan dan penuh tanggungjawab.

“Kalian adalah orang-orang pilihan dari setiap siswa di Kabupaten Sangihe dengan proses seleksi yang ketat dan penuh tantangan, gunakan momentum pelatihan ini,untuk meningkatkan prestasi dan mengasah kemampuan, semoga pendidikan pelatihan paskibraka ini dapat berjalan lancar dan sukses,”kata Bupati.(RB)