Henry Walukow Dorong Pemerintah Provinsi Sulut Cari Solusi Hadapi Kelangkaan Air Bersih

Sulut,GN- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) Henry Walukow mendorong Pemerintah Provinsi Sulut mencari solusi terkait kelangkaan air bersih.

Hal ini dikatakan Henry kepada sejumlah media Senin (21/09/2026) usai mengikuti rapat paripurna di kantor DPRD Sulut.

Menurut Henry dengan menurunnya debit air pada musim kemarau ini mengakibatkan sumur mulai kering, suplay PDAM terbatas bahkan gagalnya hasil panen pertanian.

Henry menegaskan hal ini perlu diantisipasi Pemerintah dalam memperingati hari ulang tahun provinsi Sulut.

“Ini potensi Krisis yang harus diantisipasi pemerintah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Utara,” ucap Henry.

“Sumur sudah mulai kering, PDAM mulai terbatas dan hasil panen pertanian sedikit dan banyak yang gagal,” sembungnya.

Henry menegaskan Pemerintah Harus melakukan terobosan, agar kelangkaan air bersih ditengah masyarakat dapat diatasi.” Harus ada terobosan misalnya pengadaan air bersih dan lain sebagainya baik dari provinsi maupun instansi yang ada. Kasihan banyak masyarakat yang menjerit menyangkut kekurangan air bersih,” pungkas Henry. (sisco)

 




DPRD Sulut Gelar Rapat Paripurna Penjelasan Ranperda APBD Tahun 2027

Sulut,GN- Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berlangsung Senin (21/09/2026), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut.

Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiscus Andy Silangen, SpB-KBD didampingi Ketua DPRD yaitu Wakil Ketua: dr. Michaela E Paruntu, MARS, Royke Anter, S.E., serta Stella Runtuwene, Amd. Sek, memimpin jalannya rapat paripurna tersebut. Ada dua agenda untuk menentukan arah kebijakan keuangan daerah yakni Penyampaian dan Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2027, sekaligus Pengambilan Keputusan atas Ranperda Perubahan APBD TA 2026.

Turut hadir Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, SE dan Wakil Gubernur, dr. Viktor Mailangkay,SH,MH dan anggota DPRD Sulut,Forkopimda serta undangan lainnya.

Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa penyusunan RAPBD 2027 merupakan kelanjutan konkret dari Nota Kesepakatan KUA-PPAS yang telah disepakati bersama pada 14 Agustus 2026 lalu. Seluruh penyusunan berpedoman pada Permendagri Nomor 17 Tahun 2026, serta menerapkan tiga pilar utama tata kelola fiskal daerah: kehati-hatian, adaptif, dan antisipatif — guna menjawab dinamika perekonomian yang terus bergerak.

“Angka-angka yang kami sajikan masih terbuka untuk penyesuaian secara transparan, mengikuti ketetapan alokasi Dana Transfer ke Daerah dari Pemerintah Pusat. Namun arahnya tetap teguh: anggaran berpihak pada pelayanan dasar masyarakat dan berpedoman pada 8 Prioritas Pembangunan Daerah,” kata Gubernur.

Pemprov Sulut juga menegaskan komitmen memperkuat kemandirian fiskal melalui penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta skema pembiayaan yang inovatif dan bertanggung jawab.

Sementara itu, terkait pengambilan keputusan atas Ranperda Perubahan APBD TA 2026, Gubernur menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pimpinan dan anggota DPRD Sulut atas masukan yang konstruktif dan sinergis sepanjang proses pembahasan. Perubahan anggaran ini memfokuskan alokasi pada program yang menyentuh langsung kehidupan rakyat: penanganan kondisi mendesak, wujud solidaritas kemanusiaan, serta efisiensi dan realokasi kegiatan yang berdampak nyata.

“Keputusan hari ini bukan sekadar prosedur formal di atas kertas. Ini adalah wujud komitmen moral dan amanah yang dipercayakan rakyat Sulawesi Utara kepada kita semua,” ujarnya.

Gubernur mengajak seluruh unsur pimpinan dan jajaran Pemprov Sulut serta DPRD untuk mengawal setiap langkah implementasi dengan kerja nyata, kedisiplinan tinggi, integritas tanpa celah, dan rasa tanggung jawab penuh — demi kemajuan, kemakmuran, dan kesejahteraan seluruh masyarakat di Bumi Nyiur Melambai. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Membuka Secara Resmi Orientasi Diklat Mahasiswa Jurusan Keperawatan Polnustar

Manado,GN— Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA., MARS., MH.Kes. membuka secara resmi Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Mahasiswa Program Studi Keperawatan, Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar), Rabu (16/09/2026).

Turut hadir Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian, dr. Yune Laukati, MARS, Manajer Tim Kerja Diklat RSUP Kandou Frets Melope, SE., M.Si., Asisten Manajer Pendidikan Dr. dr. Sekplin Sekeon, MPH., Sp.N(K)., FISQua., FMIN., serta Asisten Manajer Pelatihan Ns. Jimmy Kamagi, S.Ke, dan perwakilan dari kampus Polnustar.

Dirut Prof Starry menegaskan sebelum memasuki lingkungan klinis, mahasiswa harus memahami tanggung jawab sebagai calon tenaga kesehatan. “Anda berada di rumah sakit pusat rujukan. Memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan pasien. Untuk itu, pelatihan awal ini wajib diikuti sebelum masuk pendidikan klinis,” tegas Dirut.

Lanjut kata Dirut, teori harus berjalan bersama praktik. Pengalaman langsung di rumah sakit menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi pasien. “Belajar tanpa praktik sia-sia. Di sini adik-adik belajar dan praktik. Adik-adik hadir sebagai perpanjangan Tuhan untuk menolong sesama manusia sebagai tenaga kesehatan,” kata Dirut.

Selain aspek kompetensi, Dirut juga menekankan pentingnya lingkungan pendidikan yang aman.Dia mengatakan proses pendidikan di RS Kandou harus bebas dari bullying atau perundungan.

Dirut selanjutnya memberikan sejumlah materi yang menjadi bekal mahasiswa selama berada di lingkungan RS Kandou, yakni Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta Pelayanan Prima.

Dirut berpesan kepada para mahasiswa untuk menyerap seluruh materi yang diberikan dan menjadikannya sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja. “Serap semua materi dengan baik untuk bekal nanti dalam dunia pekerjaan,” terangnya.

Perwakilan Polnustar, Ns. Asri memberikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran RSUP Kandou telah menerima mahasiswa Polnustar untuk menjalani pendidikan. “Terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan RS Kandou yang sudah menerima mahasiswa kami untuk melakukan pendidikan,” tandasnya. (sisco)




Pimpin Rapat Internal, Sekwan Niklas Silangen Pastikan Paripurna HUT Provinsi Sulut ke-62 Berjalan Lancar

Sulut,GN- Sekretariat DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Rabu (16/09/2026), menggelar rapat. Rapat internal  tersebut dipimpin langsung Sekretaris DPRD Sulut Weliam N. Silangen, S.Sos,M.Si. Rapat ini dalam rangka Persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Utara yang ke-62.

Pembahasan menyeluruh mencakup seluruh aspek pelaksanaan acara, antara lain:

–  Susunan acara, tata tertib, dan urutan jalannya Rapat Paripurna peringatan HUT ke-62 Provinsi
​
–  Pembagian tugas serta tanggung jawab setiap seksi dalam kepanitiaan
​
– Kesiapan tempat, perlengkapan, dokumen, dan protokol penyelenggaraan
​
– Koordinasi dengan instansi terkait guna menjamin kelancaran acara
​
– Penjadwalan ulang dan pengecekan akhir hal-hal yang masih perlu disempurnakan

Sekwan dalam penyampaian menekankan pentingnya ketelitian dan kerja sama tim yang solid.

“Kita pastikan tidak ada satu hal pun yang terlewat atau tertunda. Kelancaran, ketertiban, dan keberhasilan pelaksanaan Rapat Paripurna ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kerjakan dengan kompak, selesaikan tepat waktu, dan pastikan semua persiapan siap sempurna sebelum hari-H,” ucapnya.

Rapat internal ini menjadi sebuah langkah strategis untuk memastikan peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulut berjalan khidmat, bermartabat, dan memberikan kesan baik bagi seluruh pimpinan, anggota dewan, pejabat, serta undangan yang hadir. (sisco/*)




Penutupan Kegiatan Orientasi Diklat PPDS, Berikut Pesan Dirut Prof Starry Rampengan

Manado,GN– Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry H Rampengan,SpJP(K), FIHA,MARS,MH.Kes secara resmi menutup kegiatan orientasi, pendidikan dan pelatihan peserta PPDS, Selasa (15/09/2026) di Aula lantai 2 RSUP Kandou Manado.

Acara penutupan turut dihadiri Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou, dr. Yune Laukati, MARS, Dekan FK Unsrat, Dr. dr. Billy J. Kepel, M.Med.Sc., Sp.KKLP, Wakil Dekan I FK Unsrat Dr. dr. Nurdjanah Jane Niode, Sp.DVE, Subsp.Ven.

Penutupan kegiatan dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas PPDS dan Perjanjian Penyelenggaraan Pembelajaran Klinik antara RSUP Kandou dan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (FK Unsrat).

Dekan mengatakan penandatanganan Pakta Integritas menjadi simbol kesanggupan semua pihak untuk menjalankan proses pendidikan secara bertanggung jawab. Peserta PPDS kata Dekan, nantinya tidak hanya menghadapi persoalan akademik dan klinis, tetapi juga berbagai aspek non akademis ketika berada di lingkungan pelayanan rumah sakit.

“Tidak semua profesi ada pakta integritas. Ini penting karena aspek klinis maupun non klinis harus diantisipasi saat saudara terjun dalam pelayanan sebagai residen PPDS,” ujar Dekan.

Lanjut kata Dekan proses pendidikan yang akan dijalani selama kurang lebih empat tahun harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan tetap berpegang pada Pakta Integritas yang telah ditandatangani.

Sementara itu, Dirut Prof Starry menegaskan dengan berakhirnya orientasi dan pelatihan menjadi tanda bahwa peserta didik telah siap memasuki pendidikan klinis. “Hari ini penutupan pelatihan. Itu tandanya peserta didik siap memulai dengan pendidikan klinis,” terang Dirut.

Dirut berpesan agar belajar dengan sungguh-sungguh, melayani dengan hati, dan memperlakukan semua orang dengan rasa hormat. “Jangan membeda-bedakan. Apakah tenaga kesehatan ini atau itu, cleaning service, tenaga kesehatan lainnya, maupun bagian administrasi. Semua harus kita perlakukan dengan rasa hormat,” ucapnya.

Dengan berakhirnya rangkaian orientasi dan pelatihan tersebut, para peserta PPDS selanjutnya menjalani proses pendidikan klinis di RSUP Kandou dengan bekal pengetahuan mengenai keselamatan pasien, mutu pelayanan, pencegahan infeksi, keselamatan kerja, pelayanan prima serta ketahanan mental. (sisco)




Perubahan APBD 2026 di Setujui Lima Fraksi DPRD Sulut

Sulut,GN–  Lima Fraksi di DPRD Provinsi Sulawesi Utara  (Sulut) menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Hal itu disampaikan oleh masing – masing fraksi saat rapat yang di pimpin oleh dr Fransiscus Andi Silangen selaku Ketua DPRD Sulut, Selasa (15/09/2026) dalam Rapat Badan Anggaran.

Faksi PDI Perjuangan disampaikan oleh Pierre Makisanti menyatakan persetujuan terhadap  Ranperda tersebut untuk dilanjutkan ke tahap penetapan Perda.

Fraksi Partai Golkar oleh Cindy Wurangian selaku Ketua dengan disertai sejumlah catatan dan harapan agar anggaran memberikan manfaat bagi masyarakat.

Fraksi Partai Demokrat oleh Hendri Walukow menyatakan persetujuan serta menyampaika satu rekomendasi lengkap yang diserahkan secara tertulis untuk direkapitulasi.

Fraksi Partai Nasdem melalui anggota Banggar Nick Lomban juga menerima dan menyetujui Ranperda dilanjutkan ke tahap penetapan.

Fraksi partai Gerindra oleh Ketua Fraksi Louis Schramm menyatakan jika masih terdapat banyak hal yang perlu diperbaiki. namun mengapresiasi penyampaian data transparan, terbuka dan akuntabel. Sehingga menerima dan menyetujui dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

Ketua DPRD Sulut menegaskan karena lima Fraksi telah sepakat melanjutkan ke tahap pengambilan keputusan akhir. Maka penetapan resmi Perda perubahan APBD 2026 akan dilakukan dalam rapat paripurna pada Senin 21 September 2026.mendatang. (sisco/*)




Dibahas Secara Marathon, Perubahan APBD 2026 di Setujui Lima Fraksi DPRD Sulut

Sulut,GN – DPRD bersama Tim TAPD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) secara marathon melaksanakan rapat pembahasan perubahan APBD tahun 2026. Dari kelima Fraksi di DPRD Provinsi Sulut menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Penyampaian persetujuan fraksi ini saat Rapat Badan Anggaran yang dipimpin dr Fransiscus Andi Silangen selaku Ketua DPRD Sulut, Selasa (15/09/2026).

Pierre Makisanti dari Faksi PDI Perjuangan menyatakan persetujuan terhadap  Ranperda tersebut untuk dilanjutkan ke tahap penetapan Perda.

Sementara itu, dsri Fraksi Partai Golkar Cindy Wurangian selaku Ketua fraksi menyetujui namun disertai sejumlah catatan dan harapan agar anggaran memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selanjutnya Fraksi Partai Demokrat oleh Hendri Walukow menyatakan persetujuan serta menyampaika satu rekomendasi lengkap yang diserahkan secara tertulis untuk direkapitulasi.

Fraksi Partai Nasdem melalui anggota Banggar Nick Lomban juga menerima dan menyetujui Ranperda dilanjutkan ke tahap penetapan.

Fraksi partai Gerindra oleh Ketua Fraksi Louis Schramm menyatakan jika masih terdapat banyak hal yang perlu diperbaiki. namun mengapresiasi penyampaian data transparan, terbuka dan akuntabel. Sehingga menerima dan menyetujui dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

Ketua DPRD Sulut menegaskan dimana lima Fraksi telah sepakat melanjutkan ke tahap pengambilan keputusan akhir. Maka penetapan resmi Perda perubahan APBD 2026 akan dilakukan dalam rapat paripurna pada Senin 21 September 2026 pekan depan. (sisco)




Dipimpin Dirut Prof Starry Rampengan, RSUP Kandou Manado Gelar Penandatanganan Perjanjian Kerja dan Kontrak Kinerja

Manado,GN-  RSUP Kandou Manado melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja dan Kontrak Kinerja, Selasa (15/09/2026), di Aula Lantai 2 RSUP Kandou. Acara penandatangan ini adalah untuk memperkuat pelaksanaan target kerja tahun 2026.

Penandatanganan dimulai dari Direktur Utama Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA., MARS., MH.Kes, Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP., M.Si., Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.B-TKV(K), Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS, Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE., Ak., MM., CA.

Selanjutnya, Direktur Utama menandatangani kontrak kinerja bersama Kepala Satuan Pemeriksa Internal (SPI), Deisy Sandra Megawe, SH., MH., serta para Ketua Komite di lingkungan RSUP Kandou.Manado.

Selanjutnya proses penandatanganan dilakukan  oleh masing-masing direktorat. Para direktur melakukan penandatanganan bersama para manajer dan selanjutnya akan diteruskan secara berjenjang hingga staf.

Dirut Prof Starry Rampengan mengatakan, kontrak kinerja bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi dasar bagi setiap jajaran dalam melaksanakan tugas dan mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

“Yang sudah ditandatangani harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Setiap orang harus memahami tugas, target dan tanggung jawabnya,”tegasnya.

Dirut pun menekankan, pencapaian kinerja rumah sakit merupakan hasil kerja seluruh jajaran. Karena itu, kata Dirut harus koordinasi, disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan program kerja di setiap unit.

Penandatanganan secara berjenjang hingga tingkat staf diharapkan membuat target organisasi dipahami secara menyeluruh, sekaligus memudahkan pemantauan dan evaluasi capaian kinerja sepanjang tahun 2026. (sisco)




Amir Liputo Usulkan Patroli Polisi di Aktifkan

Sulut,GN- Amir Liputo,SH selaku anggota DPRD Provinsi Sulut dari Fraksi PDI-Perjuangan, menyampaikan pentingnya keamanan dan kenyamanan tentang kondisi Kota Manado saat ini. Pasalnya persoalan kriminalitas saat ini sering terjadi khususnya kasus “Senjata tajam” (Sajam).

Hi Amir Liputo (foto : ist)

Hal ini disampaikannya disela – sela Rapat Paripurna di Gedung DPRD Sulut, Senin (14/9/2026).  “Interupsi Pimpinan, Bapak Gubernur yang Kami hormati, disini telah hadir dari Polda. Kami mohon dengan sangat bahwa di Kota Manado setiap pagi mendengar berita tentang Sajam, kasus penikaman dan sebagainya, dan berbagai kejadian tersebut tak jarang berujung jatuhnya korban, untuk itu kondisi ini membuat Kami masyarakat Manado merindukan kembali suasana keamanan seperti dulu”, ujarnya.

Menurutnya, ketika Patroli Kepolisian secara rutin dilakukan hingga ke lorong-lorong pemukiman dengan sendirinya bisa menekan tingginya angka kriminalitas di Kota Manado.

“Karena sajam sudah sangat meresahkan, Kami berharap dibawah kepemimpinan Gubernur YSK, serta Kapolda yang baru, Kami berharap ada operasi khusus, sehingga hal ini tidak terjadi lagi, tandasnya. (sisco)

 




Hari Pertama Uji Kendaraan Keliling di Terminal Tipe A Malalayang di Respon Positif Masyarakat

Manado,GN- Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Utara (Sulut) mulai hari ini 14 sampai 15 September 2026 melakukan Uji Kendaraan Keliling yang dipusatkan di terminal tipe A Malalayang Manado.

 

Terkait kegiatan tersebut, Kepala BPTD Kelas II Sulut melalui Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Terminal Tipe A Malalayang Bram Takumansang mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengkampanyekan tentang keselamatan.

“Kami dari kementerian perhubungan khususnya dari BPTD Kelas II Sulawesi Utara memberikan satu slogan bagaimana kampanye keselamatan. Ini merupakan satu cara untuk menekan tingkat kecelakaan,” kata Bram.

“Makanya hari ini ada kegiatan yang kita sudah berkoordinasikan dengan rekan pengemudi yang nantinya ada uji kendaraan keliling.Nah ini untuk memastikan setiap kendaraan dengan kondisi laik jalan,” sambungnya.

Rencananya kegiatan akan dilaksanakan selama dua hari, mulai hari ini sampai besok untuk menguji kendaraan yang beroperasi secara aktif di Kota Manado maupun keluar Kota maupun keluar daerah.

“Untuk kendaraan yang di uji ada kendaraan mikro atau kendaraan pinggiran yaitu kendaraan Tateli,koha dan Tanawangko. Untuk Bus juga ada yaitu Bus AKDP dan AKAP . Kendaraan AKDP yakni kendaraan dari Motoling, Tompaso Baru dan Paku Ure yang arah ke Minahasa Selatan. Dan untuk AKAP yakni Kendaraan ke Palu, Toraja dan Makasar.trans Sulawesi,” ujar Bram.

Dia berharap dengan kegiatan ini kampanye tentang keselamatan dapat disampaikan dan diketahui oleh semua kendaraan transportasi darat.

“Harapan kami setelah ada kampanye keselamatan ini dapat menimbulkan kembali rasa andil untuk Masalah keselamatan, karena ini menyangkut nyawa dan menyangkut halayak banyak orang maka kita perlu kampanyekan tentang keselamatan,” terang Wasatpel Terminal tipe A Malalayang itu.

Sementara itu, Andro sopir mikrolet memberikan apresiasi dan terimakasih kepada pihak BPTD Kelas II Sulut telah melaksanakan kegiatan Uji Kendaraan Keliling. ” Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan setiap bulan, agar supaya kami sebagai sopir dapat mengetahui kerusakan kendaraan,” ucapnya.

Ditempat yang sama, James juga sopir angkutan dalam kota, merespon positif kegiatan uii kendaraan keliling. “Kegiatan ini tentu sangat membantu bagi kami sebagai sopir. Dapat mengetahui apa saja yang kurang atau rusak dalam kendaraan yang kami operasikan,” terangnya.

James juga senada dengan Andro, dimana kegiatan seperti ini dilaksanakan minimal sebulan sekali. ” Sebaiknya uji kendaraan keliling dilaksanakan sekali dalam sebulan berjalan. Sekali terimakasih sudah membantu kami sebagai sopir. Melalui alat ini, kami dapat mengetahui kerusakan kendaraan yang sedang kami operasikan,” pungkasnya. (sisco)