Keren..! Booth RSUP Kandou Manado di Kunjungi Tamu Warga Negara Asing

Manado,GN- Pelaksanaan Festival Sulut Sehat tahun 2025, di atrium Manado Town Quare 3 di buka secara langsung oleh Sekretaris Provinsi Sulut Tahlis Galang, Rabu (10/09/2025) tadi pagi.

Pembukaan Festival Sulut Sehat tahun 2025 yang rencananya berlangsung selama tiga hari ke depan dihadiri oleh Direktur Operasional RSUP Kandou Manado Dr Erwin Sondang Siagian, Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Rima Lolong,M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Robby Kereh, Direktur RSUD Tipe B Provinsi Sulut dr Lydia Tulus,M.Kes, dan tamu undangan lain.

Pantauan media Gemparnews.com Usai acara pembukaan semua stand di kunjungi satu per satu oleh tamu yang hadir.

Sementara, stand atau Booth RSUP Kandou Manado juga ramai di kunjungi oleh masyarakat lokal maupun turis asing.

Suasana semakin keren, ketika salah satu pengunjung tamu warga negara asing menyambangi Booth RSUP Kandou yang berdampingan dengan Booth Dinkesda Sulut.

Percakapan dan dialog mengenai kesehatan sampai pada layanan di RSUP Kandou Manado di pandu oleh petugas kesehatan yang ada di Booth RSUP Kandou.

Penjelasan demi penjelasan tentang edukasi kesehatan di sampaikan kepada warga masyarakat yang mampir mengunjungi Booth RSUP Kandou Manado.

Usai berbincang – bincang dengan petugas kesehatan, dengan mendengarkan edukasi tentang kesehatan, salah satu tamu asing menyampaikan ucapan terimakasih. ” Okay, Thank you so much,” ucapnya dengan sepenggal bahasa inggris sambil tersenyum. (sisco)




Paripurna DPRD Sulut, Rhesa Waworuntu Bacakan 182 Aspirasi Warga Minahasa dan Kota Tomohon

Sulut,GN– Pada Rapat Paripurna DPRD Sulut, Selasa (9/9/2025), anggota DPRD Sulut Rhesa Waworuntu dari dapil Minahasa dan Kota Tomohon, menyampaikan secara langsung hasil pelaksanaan reses ketiga tahun 2025.

Anggota DPRD Sulut Rhesa Waworuntu Menyerahkan Hasil Reses (foto: Gemparnews)

Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja AKD dan Penyampaian Laporan Pelaksaan Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun 2025 Sekaligus Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun 2025 dan Penyampaian/Penjelasan Gubernur Terhadap Ranperda Provinsi Sulawesi Utara Tentang Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sulut Sekaligus Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Tersebut dan Tanggapan Terhadap Pemandangan Umum Fraksi ini di berlangsung di Kantor DPRD Sulut siang tadi.

Rhesa Waworuntu di percayakan oleh Anggota DPRD Sulut dari dapil Minahasa dan Kota Tomohon untuk menyampaikan Hasil Pelaksanaan Reses atau menyampaikan Aspirasi masyarakat kepada Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.

Rhesa menjelaskan bahwa Aspirasi dari Masyarakat Minahasa-Tomohon terdiri dari 182 poin yang telah di serap oleh Anggota Dewan.

“Adapun Aspirasi yang telah kami terima ada 182 Aspirasi yang terbagi dalam 7 Bidang, yang pertama Bidang Infrastruktur ada 111 aspirasi, kedua Pertanian sebanyak 10, Perikanan 1, Perekonomian sebanyak 10, UMKM Sosial Kemasyarakatan 31, Kesehatan 10, dan pendidikan 9 Aspirasi.” kata Rhesa.

“Demikian Laporan Pelaksanaan Reses Kedua Masa Persidangan ketiga tahun 2025 daerah pemilihan Minahasa dan Kota Tomohon. Kami akan serahkan kepada Pimpinan DPRD dan Gubernur Provinsi Sulawesi Utara.” Tutupnya.

Hadir dalam Rapat Paripurna tersebut, Pimpinan DPRD Sulut beserta Anggota DPRD Sulut, Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur Sulut, Jajaran Forkopimda, jajaran SKPD Provinsi Sulawesi utara serta tamu undangan.(sisco)




Cindy Wurangian: Instruksi DPP Melalui Ketua DPD I Golkar Sulut Agar Tetap Dekat Dengan Masyarakat

Sulut,GN– Fraksi Golkar solid dalam menyuarakan aspirasi masyarakat. Terbukti pada Selasa (09/09/2025) Fraksi Golkar mengadakan Rapat yang dipimpin Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulut, Cindy Wurangian.

Ketua Fraksi Golkar Sulut Cindy Wurangian (foto: Gemparnews)

Kepada sejumlah wartawan, Wurangian membeberkan beberapa Agenda dan instruksi penting yang akan fraksi Golkar lakukan kedepan.

“Yang pertama, berkaitan dengan pesan DPP melalui Ibu Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, CEP yang menginstruksikan kepada seluruh pimpinan dan anggota fraksi untuk tetap mendekatkan diri dengan masyarakat,” kata Legislator Dapil Bitung-Minut itu.

Lanjut, Wurangian menyebutkan bahwa hal itu sudah dilakukan sebelumnya sehingga selalu diingatkan oleh ketua DPD I Golkar Sulut.

“Hal ini memang sudah dilakukan sebelum-sebelumnya dan itu juga dilakukan oleh Ibu Ketua DPD I sendiri dan terus diingatkan kepada segenap fraksi Golkar DPRD Sulut agar mendengar dan memahami isi hati dari masyarakat, apa yang diperlukan, apa yang menjadi keresahan mereka, apa informasi yang mereka butuhkan. Setelah itu menindaklanjuti atau follow up disesuaikan dengan tupoksi DPRD,” Sebutnya

Kepada anggota fraksi yang ditugaskan di pansus-pansus pembahasan Ranperda yang sementara berlangsung di DPRD Sulut, kata Wurangian untuk tetap aktif dan kritis membangun dan menyodorkan solusi-solusi, tidak hanya permasalahan tapi solusi agar ranperda yang dibahas bisa melahirkan perda yang berkualitas dan meningkatkan taraf hidup masyarakat yang ada di provinsi Sulawesi Utara.

“Itu dua hal penting yang kami Fraksi Golkar Fokuskan,” tandasnya. (sisco)




141 Blok WPR di Sulut Sudah di Kunci, Henry Walukow : Tidak Ada Lagi Perusahaan Yang Kelola

Sulut,GN- Ketua Pansus RTRW, Henry Walukow kepada sejumlah media, memastikan bahwa Ranperda RTRW tinggal selangkah lagi yakni pada tahap Linsek(Pembahasan Lintas Sektor).

Ketua Pansus RTRW Henry Walukow (foto: Gemparnews)

” Pembahasan Lintas Sektor ini sempat tertunda sebelumnya ditetapkan tanggal 11 September kemudian ditunda pada 16 September pekan depan.” ujar Hendri usai rapat fraksi dikantor DPRD Sulut, Selasa (9/9/2025).

Dia meyakini bahwa pembahasan lintas sektor tak akan lama, paling lama satu bulan sudah selesai, dan akan keluar persetujuan substansi(Persub).

” jika tak ada masalah Persub ini selesai dalam tempo 2 bulan kedepan maka dipastikan Ranperda RTRW tersebut segera diketuk atau diparipurnakan menjadi Peraturan Daerah(Perda),” ucap politisi muda Demokrat Sulut itu.

Terinformasi pada tahap pembahasan pekan lalu 30 blok namun saat ini ternyata masih dalam kajian sebanyak 141 blok wilayah pertambangan rakyat di Sulut dan hal tersebut sudah kami bahas bersama dan kini sedang diusulkan ke pemerintah pusat guna mendapat pengesahan.

” Ada 141 blok Wilayah Pertambangan Rakyat(WPR) yang kini sementara dikaji pemerintah pusat dan 141 blok ini sudah dikunci untuk menjadi Wilayah Pertambangan Rakyat, jadi tak ada lagi perusahan yang akan kelola jika sudah berstatus WPR.” pungkasnya.

Diketahui Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah(Ranperda) Rencana Tata Ruang(RTRW) Provinsi Sulawesi Utara, kini masuk pada tahap Finalisasi Lintas Sektor dimana Ranperda RTRW tersebut masih akan dikaji oleh lembaga vertikal.(sisco)




Stedy Rondonuwu : Arahan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Semua Kader Harus Solid Menghadapi Agenda Nasional

Sulut,GN- Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara Stedy Rondonuwu di dampingi Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulut Ronald Sampel mengatakan seluruh pengurus daerah provinsi dan kabupaten/kota hari ini ikut zoom meeting dalam rangka hari ulang tahun partai Demokrat ke-24 tahun, pada 9 September 2025.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulut Stedy Rondonuwu di dampingi Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulut Ronald Sampel Saat di Wawancarai Media (foto: Gemparnews)

Selain itu, juga merayakan hari ulang tahun ke-76 tahun ketua pembina Partai Demokrat bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

“Jadi semua pengurus baik dari tingkat provinsi,Kabupaten dan Kota ikut dalam zoom meeting hari ini,” kata Rondonuwu, kepada sejumlah media Selasa (9/9/2025) diruangan fraksi Demokrat DPRD Sulut

Lanjut Kata Rondonuwu, arahan dari ketua dewan pembina, agar semua kader Demokrat untuk lebih solid dalam menghadapi agenda nasional.

“Dalam rangka hari ulang tahun ke-24 tahun, arahan dari DPP partai Demokrat di seluruh Indonesia lebih khusus di Sulawesi Utara yang pertama lebih solid dan mempersiapkan diri untuk agenda – agenda nasional di tahun 2029 atau tahun 20231, tapi yang jelas untuk agenda 2029,” ucapnya.

“Jadi Semua anggota fraksi wajib hadir, karena dibuka secara link zoom meeting. Untuk anggota fraksi di luar kota Manado hadir melalui zoom dari daerah masing -masing,” terang Rondonuwu.

Agenda lain dari DPD Demokrat Sulut dalam rangka hari ulang tahun partai Demokrat ke-24 tahun akan menggelar kegiatan yang menyentuh masyarakat.

“Akan ada kegiatan di Kota Manado hari Sabtu, dalam rangka hari ulang tahun partai Demokrat. Kami akan menyalurkan Bansos ke beberapa titik,” tandasnya.(sisco)




DPRD Sulut Laporkan Hasil Reses Ketiga Tahun 2025, Silangen Sebut Tergantung Keuangan Daerah dan Skala Prioritas

Sulut,GN- Sebanyak 45 anggota DPRD Sulut usai menyerap Aspirasi Masyarakat di dapil masing-masing Masa sidang ketiga tahun 2025.

Suasana Rapat Paripurna (foto: Gemparnews)

Hasil reses tersebut telah di sampaikan ke Gubernur dan Wakil Gubernur dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut yang di gelar pada Selasa (09/09/2025).

Agenda Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja AKD dan Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun 2025 Sekaligus Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun 2025 dan Penyampaian/Penjelasan Gubernur Terhadap Ranperda Provinsi Sulawesi Utara Tentang Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sulut Sekaligus Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Tersebut dan Tanggapan Terhadap Pemandangan Umum Fraksi ini berlangsung di ruang paripurna Kantor DPRD Sulut.

Setelah mendengarkan Laporan Pelaksanaan Reses dari setiap dapil, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiskus Andi Silangen berharap agar supaya hasil reses ini dapat di tindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah.

“Kami mengharapkan agar Laporan ini segera di tindaklanjuti dan jadikan sebagai masukan berharga bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka pemetaan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.” Kata Ketua DPRD Sulut.

“Kami anggota Dewan 45 orang meminta semuanya kepada Pemerintah Pak Gubernur dan pak Wakil Gubernur dan percayalah dalam nama Tuhan Yesus kita berdoa terus, Kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dan Wakil Gubernur Dr J Victor Mailangkay, SH.MH akan terus di berkati Tuhan Yesus.” tambah Silangen.

Ketua DPRD Sulut juga mengungkapkan bahwa Aspirasi dari setiap dapil yang di laporkan dalam rapat Paripurna ini hampir 1000 poin.

“Hampir 1000 poin tadi ya, Permintaan dari 45 Anggota Dewan yang sepakat, Ini tergantung dari Kemampuan Keuangan daerah dan skala Prioritas.” pungkas Silangen sambil menutup agenda Laporan Pelaksanaan reses masa sidang ketiga tahun 2025

Turut hadir Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sulut serta Anggota Dewan, Forkopimda, Jajaran SKPD serta  undangan. (sisco)




Dirut Prof Dr dr Sterry Rampengan Bersama Jajaran dan Tim Akreditasi Lakukan Telusur di Sejumlah Unit Layanan

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA,MARS bersama Jajaran dan tim akreditasi rumah sakit melaksanakan kegiatan telusur, Selasa (09/9/2025).

Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan Bersama Jajaran dan Tim Akreditasi Rumah Sakit Lakukan Telusur (foto: ist)

Kegiatan telusur dilakukan pada sejumlah unit layanan yang ada di RSUP Kandou Manado. Lokasi yang pertama dikunjungi oleh Dirut bersama jajaran dan tim akreditasi rumah sakit yakni apotik rawat jalan. Dirut dan tim akreditasi, berdiskusi mengenai tantangan yang masih dihadapi, terutama terkait kecepatan pelayanan farmasi, keterbatasan SDM, serta alur distribusi obat ke pasien.

“Apotik adalah salah satu titik vital. Jika di sini terjadi keterlambatan, maka seluruh proses pelayanan pasien juga akan ikut terganggu. Itu sebabnya kita harus pastikan sistem yang ada benar-benar efisien,” kata Dirut Prof. Dr dr Starry Rampengan.

Lokasi kedua yang dikunjungi yaitu Poliklinik Eksekutif Mawar Sharon. Jajaran direksi menekankan pentingnya sosialisasi bahwa layanan eksekutif tidak terbatas hanya untuk pasien umum non-BPJS, tetapi juga terbuka untuk semua jenis asuransi.

Rencana strategis pemindahan Poliklinik Mawar Sharon ke Gedung Nyiur Melambai juga dibahas oleh Dirut bersama jajaran dan tim akreditasi. Rencana pemindahan ini tentunya diharapkan mampu memusatkan seluruh layanan eksekutif dalam satu gedung, sehingga memudahkan akses pasien sekaligus meningkatkan kenyamanan.

“Pelayanan eksekutif harus lebih terintegrasi, terpusat, dan mudah dijangkau. Pemindahan ini bukan sekadar relokasi, tetapi strategi meningkatkan kualitas layanan premium di RSUP Kandou,” ujarnya.

Kunjungan berikutnya ke area pendaftaran rawat jalan serta ruang pengaduan BPJS. Di lokasi ini secara langsung Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan berinteraksi dengan pasien dan petugas. Bahkan Dirut juga mendengarkan masukan, serta menanyakan kendala teknis maupun non-teknis, bahkan pula memberikan arahan terkait penanganan keluhan pasien.

“Kita harus satu persepsi, baik manajemen, petugas, maupun tenaga medis. Apa pun kendalanya, harus segera kita cari solusi, karena yang utama adalah kepuasan dan kenyamanan pasien,” terangnya.

Dirut juga berdiskusi tentang pembahasan meliputi evaluasi sistem pelayanan, kebutuhan peningkatan sarana-prasarana, hingga efisiensi alur kerja di unit-unit pelayanan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen manajemen RSUP Kandou dalam memastikan pelayanan kepada pasien berjalan optimal serta sesuai standar akreditasi rumah sakit. (sisco/*)




Kunjungilah Stand RSUP Kandou Manado di Festival Sulut Sehat, Ajak Ayo “Ke Kandou Jo” 

Manado – ‎RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado bakal ikut dalam festival Sulut Sehat yang akan dilaksanakan 10–12 September 2025 di Mantos tiga, oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara . Rumah sakit rujukan utama di Sulut ini akan menampilkan berbagai keunggulan, mulai dari pelayanan kesehatan, teknologi alat medis, hingga edukasi publik.

‎Beragam kegiatan menarik telah disiapkan, di antaranya edukasi kesehatan transplantasi ginjal dan Penyakit Jantung Koroner, Penyakit Katup Jantung, Layanan Jantung dan Pembuluh Darah, skrining cepat kesehatan, pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta demonstrasi enam langkah cuci tangan yang benar.‎

‎“Ke Kandou Jo” menjadi seruan utama yang digaungkan dalam festival ini. Pesan tersebut mengajak masyarakat Sulawesi Utara untuk menjadikan RSUP Kandou sebagai pilihan utama ketika membutuhkan layanan kesehatan.

‎Selain edukasi dan layanan kesehatan, RSUP Kandou juga menyiapkan pameran alat medis modern, penayangan video profil serta layanan unggulan rumah sakit, hingga video iklan yang akan terus diputar sepanjang acara. Pengunjung juga berkesempatan mengikuti kuis interaktif berhadiah menarik.

‎Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

‎“Festival Sulut Sehat menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Kandou memiliki fasilitas dan pelayanan yang lengkap, tenaga medis yang kompeten, serta layanan unggulan yang bisa diakses dengan mudah. Seruan ‘Ke Kandou Jo’ adalah ajakan kami agar masyarakat mempercayakan kesehatannya kepada rumah sakit Kandou,” ungkap Prof. Starry Rampengan.‎

‎Dengan keikutsertaan ini, RSUP Kandou berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat citra sebagai rumah sakit rujukan yang menyediakan pelayanan berkualitas.

Ajang ini menjadi momentum penting dalam mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan layanan kesehatan terbaik di sulawesi utara. ‎(*/sisco)




Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan Buka Kegiatan Diklat Prodi Keperawatan Mahasiswa Polnustar

Manado,GN- Kegiatan orientasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi mahasiswa Program studi (Prodi) keperawatan jurusan kesehatan perguruan tinggi Politeknik nusa utara (Polnustar), dibuka langsung Direktur Utama (Dirut) Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP, (K), FIHA, MARS, Senin (8/9/2025) di aula lantai dua RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan Membuka Kegiatan Diklat Mahasiswa Politeknik Nusa Utara (foto: Gemparnews)

Adapun materi dalam kegiatan ini, antara lain Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta Pelayanan Prima.

Apresiasi dan motivasi yang disampaikan oleh Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan kepada para calon perawat dengan menekankan, pentingnya pelatihan ini sebagai pondasi awal dalam membentuk tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, dan berintegritas.

Motivasi yang di berikan menjadi penyemangat bagi para peserta dalam mengikuti kegiatan sekaligus menandai keseriusan rumah sakit dalam mendukung pendidikan tenaga kesehatan di bumi nyiur melambai.

Rangkaian materi ini dirancang untuk memperkaya wawasan sekaligus membiasakan mahasiswa dengan standar operasional tinggi yang diterapkan di RSUP Kandou, sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di kawasan Indonesia Timur.

Ns Asri Juwita Mahihodi, SKep, MKep selaku perwakilan dari Politeknik Negeri Nusa Utara, mengucapkan terima kasihnya kepada Dirut RSUP Kandou Manado bersama jajarannya, telah membuka pintu lebar bagi mahasiswa keperawatan untuk menimba ilmu dan pengalaman.

“Ini momentum dan kesempatan luar biasa bagi para mahasiswa untuk terus berkembang. Karena itu saya berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” katanya.

Politeknik Nusa Utara menaruh harapan besar kepada para pembimbing di RSUP Kandou untuk turut menempa mahasiswa menjadi tenaga kesehatan yang andal dan siap kerja.

Rasa optimis bahwa pengalaman belajar di rumah sakit pendidikan terakreditasi ini akan menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa, tidak hanya untuk memenuhi capaian kurikulum, tetapi juga dalam membentuk etos kerja dan profesionalisme yang dibutuhkan di dunia kerja nyata.

Dengan adanya kolaborasi dalam kegiatan ini, dinilai sangat strategis dalam rangka penguatan kapasitas dan kualitas pendidikan vokasi di bidang kesehatan. (sisco)

 




Bupati Thungari Terima Kunjungan Wisatawan Mancanegara Bird Watching

Sangihe, GN- Minggu sore, 7 September 2025 Bupati Michael Thungari,SE,MM menerima kunjungan wisatawan “bird watching” Sebanyak 7 orang, yang berasal dari berbagai negara, Inggris, Belanda, Amerika, dan Perancis.
Pada kesempatan itu Bupati menanyakan kesan wisatawan terhadap pulau Sangihe, khususnya pariwisata minat khusus, pengamatan burung endemik di Sangihe.

Salah satu pengamat burung, Michael Turnbull Pulau Sangihe sangat bagus, dan indah. Mereka sangat terkesan dengan burung-burung yang ada di Sangihe.
Selama 3 hari 2 malam melakukan pengamatan di Sangihe, mereka berhasil melihat beberapa jenis burung, antara lain: Paok Sangihe, Anis Bentet Sangihe, Seriwang Sangihe, Serindit Sangihe, Burung Madu Sangihe, dan burung endemik lainnya. Sementara beberapa jenis burung lain seperti Brinji Emas Sangihe, mereka hanya berhasil mendengar suaranya saja.
Michael Turnbull menambahkan bahwa alam sangihe harus tetap dijaga, tidak perlu intervensi atau pembangunan yang berlebihan di kawasan hutan. Wisatawan lebih senang dengan wisata alami seperti ini. Beberapa masukan dari Turnbull terkait track jalur pengamatan yang cukup menantang. Perlu sedikit sentuhan, seperti membuat tangga-tangga, atau tali pembatas untuk keamanan wisatawan.

Menurut Alfret Dadoali, tour guide dari kampung Ulung Peliang, rombongan wisatawan ini merupakan rombongan ke-tujuh yang datang ke Sangihe dalam 3 bulan terakhir.
Wisata pengamatan burung menjadi salah satu potensi pariwisata yang perlu dikembangkan di sangihe. Craig, leader tim dari birdquest-tours.com menambahkan, bahwa mereka secara rutin melakukan pengamatan burung di beberapa region, termasuk Sulawesi dan pulau satelitnya. “Untuk satu kali trip, biasanya kami bisa menghabiskan 1 bulan di lapangan dan secara bergilir dari lokasi ke lokasi, termasuk setelah dari Sangihe akan lanjut ke Talaud”, tambahnya.
Untuk Trip Sangihe, menurut mereka cukup menarik sekaligus menantang. Kata mereka, kemungkinan akan ada trip lagi di Sangihe kemudian hari. Sebelum pamit, mereka juga memberi apresiasi positif terhadap kesigapan dan pelayanan Alfret sebagai pemandu lokal selama kegiatan berlangsung selama beberapa hari terakhir.(RB)